Anda di halaman 1dari 11

FKG 2009

Usia pasien : 53 th Keluhan utama : gusi tetap bolong setelah dilakukan pencabutan gigi kanan yang impaksi Muncul luka yang sama waktu sebelum operasi kanker di sebelah bekas luka operasi tumor Riwayat : kanker kelenjar liur yang sudah dioperasi dan dilakukan radioterapi serta kemoterapi 2 minggu setelah kemoterapi dilakukan pencabutan gigi kanan paling belakang karena pasien merasakan giginya sakit Pernah suatu kali keluar nanah tapi sedikit Onset : 2 minggu setelah kemoterapi Lokasi : Lubang bekas pencabutan gigi kanan belakang RB Frekuensi : pasien kadang kadang merasa sakit

Intensitas

sakit ? Ada riwayat penyakit sistemik lain tidak? Riwayat keluarga ? Bad habbit ? Lingkungan dan pekerjaan ? Sudah pernah diobati ?

Gambaran Klinis

Inspeksi

: tampak defek lubang regio 48 diameter 2,5 cm, gingiva kemerahan, tampak tulang yang terlihat di dalam defek, pus (-), bagian sublingual kanan tampak masa kecil kemerahan dan ada lapisan putih di atasnya serta permukaannya tidak rata Palpasi : gigi 48 massa (-), nyeri tekan (-), daerah sublingual didapati ulkus tepi meninggi dan tidak rata, agak keras, dan juga nyeri tekan (+)

Gambaran Rontgen

Regio

48 tampak gambaran radiolusen dengan diameter 2 cm, tidak didapatkan gambaran radiopak Regio sublingual : tampak normal

Osteoradionekrosis

Dry

socket Penyembuhan tertunda karena infeksi, blood clothnya rusak Osteomyelitis Paska pencabutan gigi, terkena infeksi

Punya riwayat kemoterapi, sel2 sehat pada tulang ikut mati RadioterapiPerubahan lig.periodontal dan tulang alveolar radioterapi juga menyebabkan dinding arteri menebal mendorong terjadinya trombosis dan kerusakan pembuluh darah yang kecil yaitu menyebabkan jaringan akan mengalami hipovaskuler, hipoksi,hiposeluler penyembuhan lama, saku gusi bertambah besar, destruksi trabekula tulang, resesi perlekatan periodontal terhadap gigi Osteoblas cenderung radiosensitif dibandingkan osteoklas Sehingga terjadi peningkatan lisis sel tulang, perubahan2 tadi, sehingga tulang mengalami infeksi dan nekrosis osteoradionekrosis

Pemberian

antibiotik HBO (Hiperbarik Oksigen) Any sequestrum that becomes loose should be removed gently along with any sharp edges of spicules of bone Perbaikan OH Pemeriksaan rongga mulut setiap 3 bulan oral hygiene 0.02% chlorhexidine mouthwashes after meals Irrigate debris and sequestra (death bone)