Anda di halaman 1dari 35

IT210 Pemrograman Visual

Ramos Somya

Variabel adalah tempat untuk menyimpan data yang memiliki suatu tipe data. Variabel ini akan ditempatkan dalam suatu alamat memori pada komputer. C# mengharuskan setiap variabel yang digunakan memiliki suatu tipe data yang spesifik dan hanya menyimpan data yang sesuai dengan tipe data variabel tersebut.

Terdiri dari huruf, angka dan underscore ( _ ). Tidak boleh menggunakan angka pada awal nama variabel. Disarankan untuk tidak menggunakan underscore pada awal nama variabel. Bahasa C# bersifat case sensitive. Keyword tidak bisa digunakan sebagai nama variabel, kecuali kalau keyword ini diawali dengan karakter @

nomorInduk nama_Siswa 2Tanggal public total#pembelian _total_memori @int

: benar : benar : salah : salah : salah : benar : benar

Format: <type> <identifier>; int jumlahSiswa; int day, month, year;


Pendeklarasian suatu varibel dapat juga digabungkan dengan pemberian initial value untuk variabel tersebut. <type> <identifier> = <nilai_awal/value >; int day = 30, month = 12, year = 1976;

using System; class Variabel { public static void Main(string[] args) { int x = 10; Console.Out.WriteLine("x = {0}", x); x = 20; Console.Out.WriteLine("x = {0}", x); Console.ReadKey(); } }

Assigment / Pemberian Nilai Variabel Operator

Digunanakan dalam konteks operasi aritmatika untuk bilangan bulat. Dalam konteks checked, System.OverflowException akan terjadi pada saat runtime jika diberikan nilai yang lebih besar ke dalam suatu variabel. Sedangkan blok unchecked tidak akan mengahasilkan kesalahan. Pada operasi unchecked ini, jika nilai maksimum sudah tercapai maka penambahan nilai akan dimulai lagi dari awal.

using System; class Variabel { System.OverflowException public static void Main() { int i = int.MaxValue; checked { Console.Out.WriteLine(i + 1); // Exception } Unchecked { Console.Out.WriteLine(i + 1); // Overflow } Console.ReadKey(); } }

Notasi Pascal: setiap kata yang digunakan untuk nama variabel diawali dengan huruf besar. Notasi Camel: huruf pertama dalam notasi ini selalu dimulai dengan huruf kecil. Notasi Hungarian: setiap variabel akan dimulai dengan kode yang menyatakan tipe data dari variabel tersebut.
Contoh NamaSiswa, TotalSKS namaSiswa, totalSKS strNamaSiswa, intTotalSKS

Notasi Pascal Camel Hungarian

Variabel static Dibuat dengan mendeklarasikan variabel menggunakan keyword static. Variabel ini merupakan bagian dari class dan bukan bagian dari object. Sering juga disebut static field. Variabel instance Variabel instance adalah variabel yang merupakan bagian dari instance suatu class. Variabel lokal Variabel ini dideklarasikan di dalam suatu blok program (statement for, switch dll).

public class FooClass { private static int x; private int y; public void Method(int[] z) { string name = Foo; } }

x merupakan variabel static bertipe int y adalah instance variabel bertipe int z adalah array yang memiliki elemen bertipe int name adalah sebuah variabel lokal

Tipe Data C# sbyte byte short ushort int uint long ulong char float double bool decimal

Tipe Data Net System.Sbyte System.Byte System.Int16 System.UInt16 System.Int32 System.UInt32 System.Int64 System.UInt64 System.Char System.Single System.Double System.Boolean System.Decimal

Byte 1 1 2 2 4 4 8 8 2 4 8 1 16

Nilai Minimum -128 0 -32.768 0 -2.147.483.648 0 -9.223.372.036. 854.775.808 0 0 1.5 x 5.0 x 10-324 False (0) 1.0 x 10-28 10-45

Nilai Maksimum 127 255 32.767 65.535 2.147.483.647 4.294.967.295 9.223.372.036. 854.775.807 18.446.744.073. 709.551.615 65.535 3.4 x 1038 1.7 x 1010308 True (1) 7.9 x 1028

Adalah suatu variable yang berfungsi sebagai penampung nilai pada method, yang diberikan oleh pemanggil method tersebut. Parameter ini akan mengirimkan informasi yang diperlukan oleh method untuk melakukan operasinya. Dalam C# parameter dibagi menjadi value paramater, ouput parameter dan reference parameter. Keyword out: menggunakan paramater. Keyword ref: membuat parameter reference. Tidak menggunakan out atau ref akan dikategorikan sebagai value parameter.

using System; public class Foo { public static void FooMethod(int x, out int y, ref int z){ x = x * 10; y = x + 10; z = x * 100; } public static void Main() { int a = 10; int b; int c = 10; FooMethod(a, out b, ref c); Console.WriteLine("Nilai a = {0}", a); Console.WriteLine("Nilai b = {0}", b); Console.WriteLine("Nilai c = {0}", c); Console.ReadKey(); } }

Flow control memungkinkan program menentukan kode mana yang akan dijalankan berdasarkan kondisi-kondisi tertentu.
using System; class ContohKondisiAksi { Kondisi public static void Main() { if (DateTime.Now.Hour > 20) { Console.WriteLine("Saatnya cuci kaki dan bobo !!!"); Console.WriteLine("Selamat malam."); } Console.ReadKey(); } }

Aksi

Selection statement digunakan untuk menentukan bagian mana dari program yang akan dieksekusi selanjutnya. C# menyediakan dua jenis selection statement, yaitu if dan switch statement.

If statement digunakan untuk mengeksekusi kode program jika kondisi tertentu terpenuhi. Misalnya dalam hal melakukan operasi pembagian, program harus memeriksa terlebih dahulu apakah pembagi bernilai 0 atau tidak agar tidak terjadi runtime error

using System; class ContohKondisiAksi { public static void Main() { Console.Write("Masukkan nilai x : "); int x = int.Parse(Console.ReadLine()); Console.Write("Masukkan nilai y : "); int y = int.Parse(Console.ReadLine()); if (y!=0) { double hasil = x/y; Console.WriteLine("Hasil pembagian x/y = {0}", hasil); } Console.ReadKey(); } }

Satu

variasi

dari

if

statement

adalah

if-else.

Pada statement ini, selain menentukan langkah apa yang harus dilakukan jika suatu kondisi terpenuhi, juga ditentukan langkah apa yang dilakukan kalau kondisi tersebut TIDAK terpenuhi.
if (y!=0) { double hasil = x/y; Console.WriteLine("Hasil pembagian x/y = {0}", hasil); } else Console.WriteLine("Ada kesalahan. Nilai pembagi = 0"); Console.ReadKey();

Seringkali dalam program kita ingin melakukan pengecekan untuk beberapa kemungkinan nilai dari suatu variable. Bila ini dilakukan dengan menggunakan if, bentuknya akan seperti berikut:
if ( variabel == nilai1 ) { . . . } else if ( variabel == nilai2 ) { . . . } else if ( variabel == nilai3 ) { . . . } else if ( variabel == nilai4 ) { . . . } else { . . . }

Ada cara lain yang lebih sederhana yaitu dengan menggunakan switch.
case DayOfWeek.Tuesday: { Console.WriteLine("Sekarang hari Selasa"); break; } case DayOfWeek.Wednesday : { Console.WriteLine("Sekarang hari Rabu"); break; } case DayOfWeek.Thursday: { Console.WriteLine("Sekarang hari Kamis"); break; } default: { Console.WriteLine("Sekarang hari apa ya?"); break; } } Console.ReadKey(); } }

using System; class contohSwitch { public static void Main() { switch (DateTime.Now.DayOfWeek) { case DayOfWeek.Sunday: { Console.WriteLine("Sekarang hari Minggu"); break; } case DayOfWeek.Monday: { Console.WriteLine("Sekarang hari Senin"); break; }

Statement jenis ini digunakan untuk menentukan bagian mana dari program yang akan dieksekusi berulang-ulang dan apa kondisi yang menentukan perulangan tersebut. Dalam C# ada empat iteration statement yang dapat digunakan, yaitu: while, do, for, dan foreach.

While statement berguna untuk melakukan perulangan selama kondisi bernilai true.
using System; class @while { public static void Main() { int i = 0; while (i<10) { Console.WriteLine("Nilai i : " + i); i += 1; } Console.ReadKey(); } }

Pada dasarnya perulangan menggunakan do sama dengan perulangan menggunakan while.


using System; class @do { public static void Main() { int i = 0; int i = 0; do { Console.WriteLine("Nilai i : " + i); i += 1; } while (i < 10); Console.ReadKey(); } }

Fungsi konstruksi ini sama dengan for dalam bahasabahasa lain yang diturunkan dari C, misalnya pada C++ maupun Java.
using System; class @for { public static void Main() { string[] drives = System.Environment.GetLogicalDrives(); Console.WriteLine("Partisi yang ada : \n"); for (int i = 0; i < drives.Length; i++) { Console.WriteLine("\tdrive " + drives[i]); } Console.ReadKey(); } }

Bentuk ini sebenarnya diambil dari Visual Basic (for each). Statement foreach digunakan untuk menelusuri suatu collection.
Console.WriteLine("Partisi yang ada : \n"); foreach (string drive in drives) { Console.WriteLine("\tdrive " + drive); } Console.ReadKey();

Jump statement digunakan untuk memindahkan kontrol eksekusi dari suatu bagian ke bagian lain dalam program. Beberapa statement yang termasuk dalam jenis ini sebaiknya diminimalkan penggunaaanya, contohnya goto, continue, dan break.

Statement ini digunakan untuk melompat keluar dari while, for, dan switch statement.
for (int i = 0; i < drives.Length; i++) { Console.WriteLine("\tdrive " + drives[i]); if (i+1 == 2) break; }

Statement continue ini berfungsi untuk melanjutkan eksekusi program ke iterasi berikutnya dengan melompati statementstatement berikutnya dalam blok loop.
using System; class @continue { public static void Main() { for (int i = 0; i < 10; i++) { if (i == 5) continue; Console.WriteLine("i=" + i); } Console.ReadKey(); } }

Goto digunakan untuk melanjutkan eksekusi program menuju label yang sudah didefinisikan sebelumnya. Jika jump statement lainnya penggunaannya terbatas, goto ini termasuk yang lebih bebas, karena bisa digunakan untuk melakukan lompatan ke bagian mana saja dari program kecuali melompat ke dalam suatu blok.

using System; class @goto { public static void Main() { for (int i = 0; i < 100; i++) { if (i == 4) goto selesai; Console.WriteLine("i=" + i); } selesai: Console.ReadKey(); } }

Seperti halnya dalam bahasa turunan C lainnya, perintah return digunakan untuk mengembalikan kontrol eksekusi ke pemanggil. Misalnya method A memanggil method B, pada saat perintah return dijalankan dalam method B, maka kontrol eksekusi akan dikembalikan ke method A dan perintah selanjutnya yang akan dijalankan adalah perintah berikutnya dalam method A.

Penggunaan throw ini berkaitan dengan penanganan error (try statement) dalam C#. Throw digunakan untuk membangkitkan exception dalam program.