SURAT SETORAN PAJAK DAERAH BEA PEROLEH A N H A K AT

Lembar

1

BERFUNGSI SEBAGAI SURAT PEMBERITAHUAN OBJEK PAJAK PAJAK
DINAS PENDA PAT AN DAERAH KOTA BATAM PERHATIAN : Bacalah petunjuk pengisian pada halaman belakang lembar ini terlebih dahulu. A. 1. Nama Wajib Pajak: 2. NPWP: 3. Alamat Wajib Pajak: 4. Kelurahan: 7. Kota: 9. No Telp : B. 1. Nomor Objek Pajak (NOP) PBB: 2. Letak tanah dan atau bangunan: 3. Kelurahan: 5. Kecamatan: Kota: Penghitungan NJOP PBB: Luas Uraian m2 NJOP PBB / NJOP PBB / m 2 11 Rp NJOP PBB: 12
( Diisi berdasarkan

( S S P D -

Untuk Wajib Pajak

5. RT/RW:

6. Kecamatan: 8. Kode Pos: 10. No HP :

4. RT/RW: 6.

( Diisi luas tanah dan atau bangunan yang Luas x SPPT PBB tahun terjadinya haknya diperoleh ) perolehan hak / Tahun ……..…. )

Tanah ( bumi ) Bangunan

7 8

m m

2

9

Rp 10

Rp Rp

angka 7 x angka 9 angka 8 x angka 10 angka 11 + angka 12

2

13 Rp Rp 1 2 3 4 5 6

C.

15. Jenis perolehan hak atas tanah dan atau bangunan: 14. Harga transaksi / Nilai pasar: PENGHITUNGAN BPHTB ( Hanya diisi berdasarkan penghitungan Wajib Paja k ) 1. Nilai Perolehan Objek Pajak ( NPOP ) memperhatikan nilai pada B.13., B.14., dan C 2. Nilai Perolehan Objek Pajak Tidak Kena Pajak ( NPOPTKP ) memperhatikan nilai pada C 3. Nilai Perolehan Objek Pajak Kena Pajak ( NPOPKP ) 4. Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan yang terutang 5. Pengenaan 50% karena waris / Hibah Wasiat / Pemberian Hak Pengelolaan *) 6. Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan yang harus dibayar
angka 1angka 2 5% x angka 3 50% x angka 4

Rp Rp Rp Rp Rp

D.

Jumlah Setoran berdasarkan: a. Perhitungan Wajib Pajak b. STPD BPHTB / SKPDKB BPHTB / SKPDKBT BPHTB *) c. Pengurangan dihitung sendiri menjadi: Nomor: Tanggal:

% berdasarkan Peraturan KDH No:

………………………………………………... d. ………………………………… JUMLAH YANG DISETOR (dengan angka): huruf): Rp
(berdasarkan perhitungan C6 dan pilihan di D) *) Coret yang tidak perlu

(dengan

………..…, tgl…………………….… WAJIB PAJAK / PENYETOR

MENGET AH UI:
PPAT / NOTARIS / KEPALA KANTOR LELANG / PEJABAT LELANG / KEPALA KANTOR PERTANAHAN KOTA BATAM

DITERIMA OLEH: TEMPAT PEMBAYARAN BPHTB Tanggal:
……………………….……….

Telah Diverifikasi: an. KEPALA DINAS PENDAPATAN KOTA BATAM
KEPALA UPTD - Pelayanan BPHTB,

Nama lengkap, stempel, dan Hanya diisi oleh PETUGAS DISPENDA

Nomor Dokumen: NOP PBB baru :
Wajib Pajak

Lembar 1/6

d. No HP : ( S S P D - Untuk PPAT / Notaris / Kantor Lelang ( Diisi luas tanah dan atau bangunan yang Luas x SPPT PBB tahun terjadinya haknya diperoleh ) perolehan hak / Tahun ……. RT/RW: 6.. Kota: 9. Nilai Perolehan Objek Pajak Kena Pajak ( NPOPKP ) 4. tgl…………………….………. Kode Pos: 10. stempel. Nilai Perolehan Objek Pajak ( NPOP ) memperhatikan nilai pada B. Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan yang terutang 5. Pengurangan dihitung sendiri menjadi: Nomor: Tanggal: % berdasarkan Peraturan KDH No: ………………………………………………. dan Hanya diisi oleh PETUGAS DISPENDA Nomor Dokumen: NOP PBB baru : Lembar 2/6 – PPAT / Notaris / Kantor Lelang .. dan C 2. Nilai Perolehan Objek Pajak Tidak Kena Pajak ( NPOPTKP ) memperhatikan nilai pada C 3. Alamat Wajib Pajak: 4. Kecamatan: 8. A. Kelurahan: 5. Nama lengkap.… WAJIB PAJAK / PENYETOR MENGET AH UI: PPAT / NOTARIS / KEPALA KANTOR LELANG / PEJABAT LELANG / KEPALA KANTOR PERTANAHAN KOTA BATAM DITERIMA OLEH: TEMPAT PEMBAYARAN BPHTB Tanggal: ………………………. Jenis perolehan hak atas tanah dan atau bangunan: 14. 5.13. KEPALA DINAS PENDAPATAN KOTA BATAM KEPALA UPTD . Perhitungan Wajib Pajak b. Nomor Objek Pajak (NOP) PBB: 2. Nama Wajib Pajak: 2. 15. RT/RW: 6. NPWP: 3. Harga transaksi / Nilai pasar: PENGHITUNGAN BPHTB ( Hanya diisi berdasarkan penghitungan Wajib Paja k ) 1.. Jumlah Setoran berdasarkan: a. Kecamatan: Kota: Penghitungan NJOP PBB: Luas Uraian m2 NJOP PBB / NJOP PBB / m 2 11 Rp NJOP PBB: 12 4.14. 1. ) ( Diisi berdasarkan Tanah ( bumi ) Bangunan 7 8 m m 2 9 Rp 10 Rp Rp angka 7 x angka 9 angka 8 x angka 10 angka 11 + angka 12 2 13 Rp Rp 1 2 3 4 5 6 C.…. No Telp : B. ………………………………… JUMLAH YANG DISETOR (dengan angka): huruf): Rp (berdasarkan perhitungan C6 dan pilihan di D) *) Coret yang tidak perlu (dengan ………. Telah Diverifikasi: an. Kelurahan: 7.…..Pelayanan BPHTB.. STPD BPHTB / SKPDKB BPHTB / SKPDKBT BPHTB *) c. B. Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan yang harus dibayar angka 1angka 2 5% x angka 3 50% x angka 4 Rp Rp Rp Rp Rp D. 1.SURAT SETORAN PAJAK DAERAH BEA PEROLEH A N H A K AT Lembar 2 BERFUNGSI SEBAGAI SURAT PEMBERITAHUAN OBJEK PAJAK PAJAK DINAS PENDA PAT AN DAERAH KOTA BATAM PERHATIAN : Bacalah petunjuk pengisian pada halaman belakang lembar ini terlebih dahulu. Pengenaan 50% karena waris / Hibah Wasiat / Pemberian Hak Pengelolaan *) 6. Letak tanah dan atau bangunan: 3..

No Telp : B. 5. Kecamatan: Kota: Penghitungan NJOP PBB: Luas Uraian m2 NJOP PBB / NJOP PBB / m 2 11 Rp NJOP PBB: 12 4. Pengurangan dihitung sendiri menjadi: Nomor: Tanggal: % berdasarkan Peraturan KDH No: ………………………………………………. STPD BPHTB / SKPDKB BPHTB / SKPDKBT BPHTB *) c.14. Telah Diverifikasi: an.….………. Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan yang terutang 5. tgl……………………. Nama lengkap. Kota: 9. KEPALA DINAS PENDAPATAN KOTA BATAM KEPALA UPTD . 1. Jenis perolehan hak atas tanah dan atau bangunan: 14. Jumlah Setoran berdasarkan: a. d.. dan C 2.13. Kelurahan: 5. Letak tanah dan atau bangunan: 3. ………………………………… JUMLAH YANG DISETOR (dengan angka): huruf): Rp (berdasarkan perhitungan C6 dan pilihan di D) *) Coret yang tidak perlu (dengan ……….Pelayanan BPHTB. Kelurahan: 7. Nomor Objek Pajak (NOP) PBB: 2. B..….. A. Nilai Perolehan Objek Pajak Kena Pajak ( NPOPKP ) 4.... Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan yang harus dibayar angka 1angka 2 5% x angka 3 50% x angka 4 Rp Rp Rp Rp Rp D. No HP : ( S S P D - Untuk Badan Pertanaha n Nasional (BPN) ( Diisi luas tanah dan atau bangunan yang Luas x SPPT PBB tahun terjadinya haknya diperoleh ) perolehan hak / Tahun ……. Alamat Wajib Pajak: 4. Kecamatan: 8. Perhitungan Wajib Pajak b. Nama Wajib Pajak: 2. stempel.SURAT SETORAN PAJAK DAERAH BEA PEROLEH A N H A K AT Lembar 3 BERFUNGSI SEBAGAI SURAT PEMBERITAHUAN OBJEK PAJAK PAJAK DINAS PENDA PAT AN DAERAH KOTA BATAM PERHATIAN : Bacalah petunjuk pengisian pada halaman belakang lembar ini terlebih dahulu. 15.… WAJIB PAJAK / PENYETOR MENGET AH UI: PPAT / NOTARIS / KEPALA KANTOR LELANG / PEJABAT LELANG / KEPALA KANTOR PERTANAHAN KOTA BATAM DITERIMA OLEH: TEMPAT PEMBAYARAN BPHTB Tanggal: ………………………. Nilai Perolehan Objek Pajak Tidak Kena Pajak ( NPOPTKP ) memperhatikan nilai pada C 3. Harga transaksi / Nilai pasar: PENGHITUNGAN BPHTB ( Hanya diisi berdasarkan penghitungan Wajib Paja k ) 1. NPWP: 3. Pengenaan 50% karena waris / Hibah Wasiat / Pemberian Hak Pengelolaan *) 6. Kode Pos: 10. 1. Nilai Perolehan Objek Pajak ( NPOP ) memperhatikan nilai pada B. ) ( Diisi berdasarkan Tanah ( bumi ) Bangunan 7 8 m m 2 9 Rp 10 Rp Rp angka 7 x angka 9 angka 8 x angka 10 angka 11 + angka 12 2 13 Rp Rp 1 2 3 4 5 6 C. RT/RW: 6. RT/RW: 6. dan Hanya diisi oleh PETUGAS DISPENDA Nomor Dokumen: NOP PBB baru : Lembar 3/6 – Badan Pertanahan Nasional (BPN) .

SURAT SETORAN PAJAK DAERAH BEA PEROLEH A N H A K AT Lembar 4 BERFUNGSI SEBAGAI SURAT PEMBERITAHUAN OBJEK PAJAK PAJAK DINAS PENDA PAT AN DAERAH KOTA BATAM PERHATIAN : Bacalah petunjuk pengisian pada halaman belakang lembar ini terlebih dahulu.….……….. tgl……………………. Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan yang terutang 5. Nama Wajib Pajak: 2. stempel.. Kelurahan: 7. RT/RW: 6. d. 1. ) ( Diisi berdasarkan Tanah ( bumi ) Bangunan 7 8 m m 2 9 Rp 10 Rp Rp angka 7 x angka 9 angka 8 x angka 10 angka 11 + angka 12 2 13 Rp Rp 1 2 3 4 5 6 C. ………………………………… JUMLAH YANG DISETOR (dengan angka): huruf): Rp (berdasarkan perhitungan C6 dan pilihan di D) *) Coret yang tidak perlu (dengan ………. 15. dan Hanya diisi oleh PETUGAS DISPENDA Nomor Dokumen: NOP PBB baru : Lembar 4/6 – Bank / Tempat Pembayaran Sebagai Arsip . RT/RW: 6. Letak tanah dan atau bangunan: 3. Kode Pos: 10. Pengenaan 50% karena waris / Hibah Wasiat / Pemberian Hak Pengelolaan *) 6.14.13. Kecamatan: 8. Nama lengkap. 1. Nilai Perolehan Objek Pajak ( NPOP ) memperhatikan nilai pada B. Alamat Wajib Pajak: 4. Nomor Objek Pajak (NOP) PBB: 2. Telah Diverifikasi: an.. Perhitungan Wajib Pajak b.… WAJIB PAJAK / PENYETOR MENGET AH UI: PPAT / NOTARIS / KEPALA KANTOR LELANG / PEJABAT LELANG / KEPALA KANTOR PERTANAHAN KOTA BATAM DITERIMA OLEH: TEMPAT PEMBAYARAN BPHTB Tanggal: ………………………. Nilai Perolehan Objek Pajak Tidak Kena Pajak ( NPOPTKP ) memperhatikan nilai pada C 3. Jenis perolehan hak atas tanah dan atau bangunan: 14. No HP : ( S S P D - Untuk Bank / Tempat Pembayaran Sebagai Arsip ( Diisi luas tanah dan atau bangunan yang Luas x SPPT PBB tahun terjadinya haknya diperoleh ) perolehan hak / Tahun ……..…. Jumlah Setoran berdasarkan: a. B. dan C 2. Pengurangan dihitung sendiri menjadi: Nomor: Tanggal: % berdasarkan Peraturan KDH No: ………………………………………………. Kelurahan: 5.Pelayanan BPHTB. NPWP: 3. Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan yang harus dibayar angka 1angka 2 5% x angka 3 50% x angka 4 Rp Rp Rp Rp Rp D. Nilai Perolehan Objek Pajak Kena Pajak ( NPOPKP ) 4.. No Telp : B. Kecamatan: Kota: Penghitungan NJOP PBB: Luas Uraian m2 NJOP PBB / NJOP PBB / m 2 11 Rp NJOP PBB: 12 4. KEPALA DINAS PENDAPATAN KOTA BATAM KEPALA UPTD .. Kota: 9. STPD BPHTB / SKPDKB BPHTB / SKPDKBT BPHTB *) c. 5. Harga transaksi / Nilai pasar: PENGHITUNGAN BPHTB ( Hanya diisi berdasarkan penghitungan Wajib Paja k ) 1. A.

Nama Wajib Pajak: 2. 15. Kota: 9. 1. Kode Pos: 10. Kelurahan: 5. dan Hanya diisi oleh PETUGAS DISPENDA Nomor Dokumen: NOP PBB baru : Lembar 5/6 – Bank / Tempat Pembayaran Sebagai Laporan ke Dispenda .Pelayanan BPHTB. Kecamatan: Kota: Penghitungan NJOP PBB: Luas Uraian m2 NJOP PBB / NJOP PBB / m 2 11 Rp NJOP PBB: 12 4.SURAT SETORAN PAJAK DAERAH BEA PEROLEH A N H A K AT Lembar 5 BERFUNGSI SEBAGAI SURAT PEMBERITAHUAN OBJEK PAJAK PAJAK DINAS PENDA PAT AN DAERAH KOTA BATAM PERHATIAN : Bacalah petunjuk pengisian pada halaman belakang lembar ini terlebih dahulu.. Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan yang harus dibayar angka 1angka 2 5% x angka 3 50% x angka 4 Rp Rp Rp Rp Rp D. Perhitungan Wajib Pajak b. STPD BPHTB / SKPDKB BPHTB / SKPDKBT BPHTB *) c. stempel. RT/RW: 6. Alamat Wajib Pajak: 4.… WAJIB PAJAK / PENYETOR MENGET AH UI: PPAT / NOTARIS / KEPALA KANTOR LELANG / PEJABAT LELANG / KEPALA KANTOR PERTANAHAN KOTA BATAM DITERIMA OLEH: TEMPAT PEMBAYARAN BPHTB Tanggal: ……………………….. Letak tanah dan atau bangunan: 3. Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan yang terutang 5. NPWP: 3.. d. 1. ………………………………… JUMLAH YANG DISETOR (dengan angka): huruf): Rp (berdasarkan perhitungan C6 dan pilihan di D) *) Coret yang tidak perlu (dengan ………. RT/RW: 6. Kelurahan: 7. No Telp : B. 5.…. Jumlah Setoran berdasarkan: a. Nilai Perolehan Objek Pajak ( NPOP ) memperhatikan nilai pada B. Harga transaksi / Nilai pasar: PENGHITUNGAN BPHTB ( Hanya diisi berdasarkan penghitungan Wajib Paja k ) 1. Nilai Perolehan Objek Pajak Kena Pajak ( NPOPKP ) 4. ) ( Diisi berdasarkan Tanah ( bumi ) Bangunan 7 8 m m 2 9 Rp 10 Rp Rp angka 7 x angka 9 angka 8 x angka 10 angka 11 + angka 12 2 13 Rp Rp 1 2 3 4 5 6 C. A.14. Telah Diverifikasi: an.. B. Pengurangan dihitung sendiri menjadi: Nomor: Tanggal: % berdasarkan Peraturan KDH No: ……………………………………………….…. Nama lengkap.………. KEPALA DINAS PENDAPATAN KOTA BATAM KEPALA UPTD .. Nilai Perolehan Objek Pajak Tidak Kena Pajak ( NPOPTKP ) memperhatikan nilai pada C 3. No HP : ( S S P D - Untuk Bank / Tempat Pembayaran Sebagai Laporan ( Diisi luas tanah dan atau bangunan yang Luas x SPPT PBB tahun terjadinya haknya diperoleh ) perolehan hak / Tahun ……. Nomor Objek Pajak (NOP) PBB: 2.13. tgl……………………. dan C 2. Pengenaan 50% karena waris / Hibah Wasiat / Pemberian Hak Pengelolaan *) 6. Jenis perolehan hak atas tanah dan atau bangunan: 14.. Kecamatan: 8.

Pelayanan BPHTB. ………………………………… JUMLAH YANG DISETOR (dengan angka): huruf): Rp (berdasarkan perhitungan C6 dan pilihan di D) *) Coret yang tidak perlu (dengan ………. B. Telah Diverifikasi: an. 5..…. stempel. Letak tanah dan atau bangunan: 3. Nama lengkap. Pengurangan dihitung sendiri menjadi: Nomor: Tanggal: % berdasarkan Peraturan KDH No: ………………………………………………. 15. Kecamatan: Kota: Penghitungan NJOP PBB: Luas Uraian m2 NJOP PBB / NJOP PBB / m 2 11 Rp NJOP PBB: 12 4. Nama Wajib Pajak: 2. Jumlah Setoran berdasarkan: a. d. Kota: 9. RT/RW: 6. A. Harga transaksi / Nilai pasar: PENGHITUNGAN BPHTB ( Hanya diisi berdasarkan penghitungan Wajib Paja k ) 1. Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan yang terutang 5. Kelurahan: 5. Kode Pos: 10.…. tgl…………………….………. NPWP: 3.Pelayanan BPHTB ( Diisi luas tanah dan atau bangunan yang Luas x SPPT PBB tahun terjadinya haknya diperoleh ) perolehan hak / Tahun …….14. No HP : ( S S P D - Untu k UPTD. Alamat Wajib Pajak: 4..SURAT SETORAN PAJAK DAERAH BEA PEROLEH A N H A K AT Lembar 6 BERFUNGSI SEBAGAI SURAT PEMBERITAHUAN OBJEK PAJAK PAJAK DINAS PENDA PAT AN DAERAH KOTA BATAM PERHATIAN : Bacalah petunjuk pengisian pada halaman belakang lembar ini terlebih dahulu. Nilai Perolehan Objek Pajak Kena Pajak ( NPOPKP ) 4.13. ) ( Diisi berdasarkan Tanah ( bumi ) Bangunan 7 8 m m 2 9 Rp 10 Rp Rp angka 7 x angka 9 angka 8 x angka 10 angka 11 + angka 12 2 13 Rp Rp 1 2 3 4 5 6 C.Pelayanan BPHTB . No Telp : B. STPD BPHTB / SKPDKB BPHTB / SKPDKBT BPHTB *) c. Pengenaan 50% karena waris / Hibah Wasiat / Pemberian Hak Pengelolaan *) 6. Perhitungan Wajib Pajak b. Jenis perolehan hak atas tanah dan atau bangunan: 14.… WAJIB PAJAK / PENYETOR MENGET AH UI: PPAT / NOTARIS / KEPALA KANTOR LELANG / PEJABAT LELANG / KEPALA KANTOR PERTANAHAN KOTA BATAM DITERIMA OLEH: TEMPAT PEMBAYARAN BPHTB Tanggal: ………………………. Nilai Perolehan Objek Pajak ( NPOP ) memperhatikan nilai pada B.. dan C 2.. Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan yang harus dibayar angka 1angka 2 5% x angka 3 50% x angka 4 Rp Rp Rp Rp Rp D. Kelurahan: 7. dan Hanya diisi oleh PETUGAS DISPENDA Nomor Dokumen: NOP PBB baru : Lembar 6/6 – UPTD.. Nomor Objek Pajak (NOP) PBB: 2. Nilai Perolehan Objek Pajak Tidak Kena Pajak ( NPOPTKP ) memperhatikan nilai pada C 3. 1. 1. RT/RW: 6. KEPALA DINAS PENDAPATAN KOTA BATAM KEPALA UPTD . Kecamatan: 8..

Huruf d. maka jumlah setoran sejumlah nilai yang dinyatakan di D-b · Jika D-c dipilih. Diisi dengan prosentase sesuai dengan ketentuan yang berlaku jika terdapat dasar/ketentua n lain selain huruf a.Pemekaran Usaha . atau Surat Huruf c. BAGIAN JUMLAH PAJAK YANG DISETOR diisi memperhatikan HURUF C-5 dan pilihan pada HURUF D. CARA PENGISIAN: HURUF Diisi dengan data WP Angka 1 s.Hadiah . … Tahun 2010) Angk a 2 Angk a 3 Angk a 4 HURU F D Diisi dengan memberi tanda “X” pada kotak yang sesuai dengan dasar seorang WP melakuka n setoran pajak Huruf a. Lembar keempat diterima Bank/Tempat Pembayaran sebagai Arsip.Perolehan hak Rumah Sederhana Sehat dan RSS melalui KPR bersubsidi *) . maka angka NPOP ini harus mempertimbangkan akumulas i ini.b atau berdasarkan huruf D.Pemberian hak baru sebagai kelanjutan pelepasan hak . yang ditetapkan Kepala Daerah (informasi mengenai besarnya NPOPTKP dapat diperole h melalui DPPKAD setempat) Cukup Jelas Diisi dengan hasil perkalian antara NPOPKP (angka 3) dengan tarif pajak sebesar 5% (sesuai Pasal ….Pemasukan dalam perseroan /badan hukum lainnya .Tukar Menukar .Pelaksanaan putusan hakim yang mempunyai kekuatan hukum tetap . jika akumulas i sebelumny a belum perna h dikenai BPHTB maka NPOP dihitung sebagai penjumlahan dengan akumulas i ini.Pemisahan hak yang mengakibatkan peralihan .Pemberian hak baru .PETUNJUK PENGISIAN SSPD BPHTB Formulir ini terdiri dari 6 (enam) lembar. huruf b. 60/PRT/1992 tentang persyarata n Teknis Pembangunan Rumah Susun. · Jika D-a dipilih. Perda No. Isilah SSPD BPHTB ini dengan huruf cetak kapital atau diketik. maka jumlah setoran sejumlah nilai yang dinyatakan di D-d Jumlah setoran tersebut diisi dengan angka (dalam kotak) dan huruf (pada bagian yang diarsir). Angka 7 s. HURU F C Diisi dengan penghitungan Bea Perolehan atas tanah dan Bangunan (BPHTB) oleh WP. Ketetapan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan Kurang Bayar Tambahan (SKBKBT) jika WP memenuhi syarat tertentu untuk mendapatka n penguranga n dari jumlah yang seharusnya ada di huruf C.SKBKB T sebagaimana huruf D. Diisi sesuai dengan besarnya NPOPTKP untuk Kabupaten/Kota yang bersangkutan . dan Lembar keenam diterima UPTD .Hibah Wasiat . Huruf b. Formulir ini dapat juga digunakan untuk pembayaran atas suatu pembetulan atau pengungkapan ketidakbenaran penghitungan WP.d angka 10 Cukup Jelas A HURUF B Diisi dengan data dan jenis perolehan hak atas tanah dan atau bangunan Angka 1 Diisi dengan Nomor Objek Pajak (NOP) yang tercantum dalam SPPTPBB atas tanah dan atau bangunan yang bersangkutan. Lembar kedua diterima PPAT /Notaris/ Kantor Lelang. dalam hal NPOP tersebut tidak diketahui atau lebih rendah dari NJOP PBB maka NPOP diis i dengan NJOP PBB sebagaimana huruf B angka 13.d angka 6 Diisi dengan letak tanah dan/atau bangunan yang haknya diperoleh. maka jumlah setoran menggunakan C-4. dan huruf c. · Jika D-b dipilih.Jual Beli . tetapi menggunakan Surat Tagihan Pajak Daerah BPHTB (STPD). Surat Ketetapan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan Kurang Bayar (SKBKB). Dalam hal WP yang bersangkuta n pernah menerima peralihan hak. Dalam hal SSPD BPHTB digunakan untuk setoran berdasarka n STB/SKBKB. Gunakan satu SSPD BPHTB untuk setiap setoran dan setiap jenis perolehan hak atas tanah dan/atau bangunan. maka jumlah setoran menggunakan C-4 dikalikan dengan prosentase yang dinyatakan di D-c · Jika D-d dipilih. 20/KPTS/M/200 4 dan rumah Susun Sederhana yang dilakuka n melalui Kredit Pemilika n Rumah bersubsid i (KPR bersubsidi ) yang pembangunanny a mengacu pada peraturan Menteri Pekerjaan Umum NO. Lembar kelima diterima Bank/ Tempat Pembayaran sebagai Lampiran ke Dispenda. Sehat/RSH) sebagaimana diatur dalam keputusan Menteri Pemukima n dan Prasarana Wilayah No. Angka 16 Diisi dengan nomor sertifika t atas tanah dan atau bangunan bersangkutan.Pemberian hak baru diluar pelepasan hak Kode 06 07 08 09 10 11 01 02 03 04 05 12 13 14 15 16 17 *) Dalam hal Perolehan Hak Rumah Sederhana Sehat (Rs. Lembar pertama diterima Wajib Pajak (WP) sebagai bukti pembayaran.Pelayanan BPHTB. Lembar ketiga diterima Badan Pertanahan Nasional. .Penggabunganusaha . Namun.d angka 13 Merupakan tabel untuk penghitungan NJOP PBB atas tanah dan/atau bangunan yang haknya diperoleh Pada kolom angka 9 dan 10 agar disebutkan Tahun SPPT PBB saat terjadinya perolehan Dalam hal NJOP PBB belum ditetapkan /belum ada SPPT PBB angka 9 dan angka 10 diisi berdasarkan surat Keterangan NJOP PBB yang diterbitkan oleh Kepala Kantor Pelayanan PBB/KPP Pratama yang wilayah kerjanya meliputi letak tanah dan bangunan atas permohonan WP Angka 14 Diisi dengan harga transaksi yang terjadi/harga transaksi yang tercantum dalam Risalah Lelang/nilai pasar objek tersebut.Waris Jenis Perolehan Hak . Angka 15 Diisi dengan kode jenis perolehan hak atas tanah dan bangunan sebagai berikut: Kode Jenis Perolehan Hak -Pemindahan Hak . seperti setoran berdasarkan SK Pembetulan/SK Keberatan/Putusa n Banding/Putusa n lain yang menyebabkan jumlah pajak yang harus dibayar berbeda dengan yang tertera di HURUF C.d huruf C tidak perlu diisi Angk a 1 Nilai Perolehan Objek Pajak (NPOP) diisi dengan harga transaks i / nilai pasa r obje k pajak sebagaimana huruf B angka 14.Hibah . jika setoran akan dilakuka n sebagaimana huruf C jika setoran dilakuka n tidak menggunakan perhitungan di huruf C. Angka 2 s.Penunjukan pemberi dalam lelang .Pelebaran usaha Kode Jenis Perolehan Hak . 24/KPTS/M/200 3 tentang pengadaan perumahan dan pemukima n dengan dukungan fasilitas Subsidi Perumahan sebagaimana telah diubah dengan Keputusan Menteri Pemukima n dan Prasarana Wilayah No.

maka WP tetap mengisi SSPD BPHTB dengan memberikan keterangan “NIHIL” pada bagian JUMLAH SETORAN. SSPD BPHTB nihil cukup diketahui oleh PPAT/Notaris dengan menandatangan i kolom yang telah disediakan (WP tidak perlu ke Bank Yang Ditunjuk ). .Catatan: Dalam hal BPHTB yang seharusnya terutang nihil (nol).

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful