SALINAN

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 76 TAHUN 2012 TENTANG PETUNJUK TEKNIS PENGGUNAAN DAN PERTANGGUNGJAWABAN KEUANGAN DANA BANTUAN OPERASIONAL SEKOLAH TAHUN ANGGARAN 2013 DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : a. bahwa untuk meringankan beban masyarakat terhadap pembiayaan pendidikan dalam rangka wajib belajar 9 (sembilan) tahun yang bermutu, pemerintah mengalokasi Bantuan Dana Operasional Sekolah (BOS) Tahun anggaran 2013; bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a, perlu menetapkan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan tentang Petunjuk Teknis Penggunaan dan Pertanggungjawaban Keuangan Dana Bantuan Operasional Sekolah Tahun Anggaran 2013; Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara (LembaranNegara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 47, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4286); Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 47, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4301); Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2012 tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Tahun

b.

Mengingat

: 1.

2.

3.

.

Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4864). Peraturan Pemerintah Nomor 47 Tahun 2008 tentang Wajib Belajar (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 90. Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5361). Peraturan Pemerintah Nomor 48 Tahun 2008 tentang Pendanaan Pendidikan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 91. Peraturan Presiden Nomor 47 Tahun 2009 tentang Pembentukan dan Organisasi Kementerian Negara sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Peraturan Presiden Nomor 91 Tahun 2011. 7. . Keputusan Presiden Nomor 84/P Tahun 2009 Mengenai Pembentukan Kabinet Indonesia Bersatu II sebagaimana telah diubah dengan Keputusan Presiden Nomor 59/P Tahun 2011. 4. Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5105) sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 66 Tahun 2010 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2010 Nomor 112. Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4863). Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2010 Nomor 23. 8. 6. Tugas. 9. Peraturan Presiden Nomor 24 Tahun 2010 tentang Kedudukan.2013 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2012 Nomor 228. dan Fungsi Kementerian Negara serta Susunan Organisasi. Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5157. MEMUTUSKAN: Menetapkan : PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN TENTANG PETUNJUK TEKNIS PENGGUNAAN DAN PERTANGGUNGJAWABAN KEUANGAN DANA BOS TAHUN ANGGARAN 2013. Tugas dan Fungsi Eselon I Kementerian Negara sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Presiden Nomor 92 Tahun 2011. 5.

.

akuntabel. Pasal 5 Peraturan Menteri ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan. transparan. Pasal 2 Juknis BOS Tahun 2013 disusun dengan tujuan agar: a. Pasal 4 Alokasi dana BOS untuk setiap sekolah ditetapkan dengan Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Dasar. Perwakilan Indonesia di Luar Negeri. tepat waktu. Pasal 3 (1) Petunjuk Teknis Penggunaan dan Pertanggungjawaban Keuangan Dana BOS Tahun Anggaran 2013 sebagaimana tercantum dalam Lampiran I Peraturan Menteri ini. dan Satuan Pendidikian Dasar dalam penggunaan dana BOS tahun anggaran 2013. dan b. yang selanjutnya disebut Juknis BOS Tahun 2013 merupakan acuan/pedoman bagi pemerintah provinsi/kabupaten/kota. penggunaan dana BOS tepat sasaran dalam mendukung penyelenggaraan wajib belajar 9 (sembilan) tahun secara efektif dan efisien. .Pasal 1 Petunjuk Teknis Penggunaan dan Pertanggungjawaban Keuangan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Tahun Anggaran 2013. dan terhindar dari penyimpangan. pertanggungjawaban keuangan dana BOS dilaksanakan dengan tertib administrasi. (2) Petunjuk Teknis Penggunaan dan Pertanggungjawaban Keuangan Dana BOS untuk Sekolah Indonesia di Luar Negeri Tahun Anggaran 2013 sebagaimana tercantum dalam Lampiran II Peraturan Menteri ini.

.

TTD.Agar setiap orang mengetahuinya. MOHAMMAD NUH . Ditetapkan di Jakarta pada tanggal 14 Desember 2012 MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA. memerintahkan pengundangan Peraturan Menteri ini dengan penempatannya dalam Berita Negara Republik Indonesia.

.

Pasal 34 ayat 2 menyebutkan bahwa Pemerintah dan pemerintah daerah menjamin terselenggaranya wajib belajar minimal pada jenjang pendidikan dasar tanpa memungut biaya. Konsekuensi dari amanat undang-undang tersebut mengamanatkan bahwa setiap warga negara yang berusia 7-15 tahun wajib menyebutkan bahwa wajib belajar merupakan tanggung jawab negara yang Pemerintah dan pemerintah daerah wajib memberikan layanan pendidikan bagi pendidikan lain yang sederajat. sehingga program wajar 9 tahun telah tuntas 7 tahun lebih awal dari target adalah deklarasi Education For All (EFA) di Dakar. sedangkan SMP pada tahun 2009 telah mencapai 98. 1 1 . telah berperan secara signifikan dalam percepatan pencapaian program wajar 9 tahun.SALINAN LAMPIRAN I PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN NOMOR 76 TAHUN 2012 PETUNJUK TEKNIS PENGGUNAAN DAN PERTANGGUNGJAWABAN KEUANGAN DANA BOS TAHUN ANGGARAN 2013 BAB I PENDAHULUAN A. pemerintah daerah. Pada tahun 2005 APK SD telah mencapai 115%. Oleh karena itu. Sekolah (BOS) yang dimulai sejak bulan Juli 2005. Latar Belakang Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional mengikuti pendidikan dasar. pendekatan dan orientasi program BOS. Program Bantuan Operasional mulai tahun 2009 pemerintah telah melakukan perubahan tujuan.11%. sedangkan dalam ayat 3 diselenggarakan oleh lembaga pendidikan Pemerintah. seluruh peserta didik pada tingkat pendidikan dasar (SD dan SMP) serta satuan Salah satu indikator penuntasan program Wajib Belajar 9 Tahun dapat diukur dengan Angka Partisipasi Kasar (APK) SD dan SMP. dan masyarakat. dari perluasan akses menuju peningkatan kualitas.

pemeliharaan sarana dan prasarana. Peraturan Menteri Keuangan yang mengatur mekanisme penyaluran dana BOS BOS di daerah dan mekanisme penyaluran dari kas daerah ke sekolah. Sejak tahun 2012 penyaluran dana BOS dilakukan dengan mekanisme transfer ke provinsi. biaya non personalia adalah biaya untuk bahan atau peralatan pendidikan habis pakai. jasa telekomunikasi. pengalokasian dana BOS dan penggunaan dana BOS di sekolah. uang lembur. Pengertian BOS Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini. 22 . Peraturan Menteri Dalam Negeri yang mengatur mekanisme pengelolaan dana 3. Tujuan Bantuan Operasional Sekolah Secara umum program BOS bertujuan untuk meringankan beban masyarakat terhadap pembiayaan pendidikan dalam rangka wajib belajar 9 tahun yang bermutu. Pelaksanaan program BOS diatur dengan 3 peraturan menteri. dan ada beberapa jenis pembiayaan investasi dan personalia yang diperbolehkan dana BOS dibahas pada Bab V. program BOS mengalami perubahan mekanisme penyaluran sesuai Undang-Undang APBN yang berlaku. air. biaya tak langsung berupa daya. Menurut PP 48 Tahun 2008 pendanaan biaya operasi nonpersonalia bagi satuan pendidikan dasar sebagai Tentang Pendanaan Pendidikan. pajak dll. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan yang mengatur mekanisme Hal-hal yang diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan dan Peraturan Menteri Dalam Negeri tentang Program BOS tidak dibahas kembali dalam Peraturan B. dibiayai dengan dana BOS. transportasi. 1. Namun demikian. BOS adalah program pemerintah yang pada dasarnya adalah untuk penyediaan pelaksana program wajib belajar. Secara detail jenis kegiatan yang boleh dibiayai dari C.Dalam perkembangannya. konsumsi. 2. yaitu: dari Kas Umum Negara ke Kas Umum Daerah serta pelaporannya.

baik negeri maupun swasta di seluruh provinsi di Indonesia. April-Juni. Waktu Penyaluran Dana Penyaluran dana dilakukan setiap periode 3 bulanan. Juli-September dan Oktober-Desember. periode Januari sampai dengan Desember 2013.-/siswa/tahun Rp 710. D. SMP/SMPLB/SMPT/SATAP : : Rp 580.Secara khusus program BOS bertujuan untuk: 1. sehingga sumbangan/pungutan tidak boleh berlebih. kecuali internasional (SBI). Sasaran program BOS adalah semua sekolah SD/SDLB dan SMP/SMPLB/SMPT. dihitung berdasarkan jumlah 2.-/siswa/tahun E. dana BOS akan diberikan selama 12 bulan untuk 2013 tahun ajaran 2013/2014. yaitu periode JanuariMaret. Sumbangan/pungutan bagi sekolah RSBI dan SBI harus pada rintisan sekolah bertaraf internasional (RSBI) dan sekolah bertaraf seluruh siswa SD/SDLB negeri dan 2. yaitu Triwulan I dan II tahun anggaran 2013 tahun ajaran 2012/2013 dan Triwulan III dan IV tahun anggaran Bagi wilayah yang sangat sulit secara geografis (wilayah terpencil) sehingga proses pengambilan dana BOS oleh sekolah mengalami hambatan atau memerlukan biaya pengambilan yang mahal. Sasaran Program dan Besar Bantuan termasuk SD-SMP Satu Atap (SATAP) dan Tempat Kegiatan Belajar Mandiri (TKB Besar biaya satuan BOS yang diterima oleh sekolah.000. Mandiri) yang diselenggarakan oleh masyarakat. tetap mempertimbangkan fungsi pendidikan sebagai kegiatan nirlaba. penyaluran dana BOS oleh sekolah 3 3 . siswa dengan ketentuan: 1. Membebaskan pungutan bagi SMP/SMPLB/SMPT (Terbuka) negeri terhadap biaya operasi sekolah. Pada tahun anggaran 2013. Meringankan beban biaya operasi sekolah bagi siswa di sekolah swasta.000. baik di sekolah negeri maupun swasta. SD/SDLB bentuk apapun. Membebaskan pungutan seluruh siswa miskin dari seluruh pungutan dalam 3.

terpencil berdasarkan usulan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Tim Manajemen BOS Kabupaten/Kota mengusulkan nama-nama kecamatan terpencil kepada Tim Manajemen BOS Provinsi. 3. 2.dilakukan setiap semester. Penentuan wilayah terpencil ditetapkan dengan ketentuan sebagai berikut: 1. Kementerian Keuangan menetapkan daftar alokasi dana BOS wilayah 44 . selanjutnya Tim Manajemen BOS Provinsi mengusulkan daftar nama tersebut ke Tim Manajemen BOS Pusat. yaitu pada awal semester. Unit wilayah terpencil adalah kecamatan.

Semua sekolah SD/SDLB negeri dan SMP/SMPLB/SMPT negeri dilarang 4. tidak memaksa. 3. Sekolah dapat menerima sumbangan dari masyarakat dan orang tua/wali sukarela. 5. Semua sekolah swasta yang telah memiliki izin operasi dan tidak dikembangkan menjadi bertaraf internasional wajib menerima dana BOS. Sumbangan dapat berupa uang dan/atau barang/jasa yang bersifat oleh sekolah dan sumbangan yang diterima dari masyarakat/orang tua/wali 5 5 . daerah dengan persetujuan pemerintah daerah sesuai kewenangannya dan 7. Pemda harus ikut mengendalikan dan mengawasi pungutan yang dilakukan maupun jangka waktu pemberiannya. bantuan pemerintah dan/atau pemerintah daerah pada tahun ajaran berjalan. menerima dana BOS. yang mendapatkan dapat memungut biaya pendidikan yang digunakanhanya untuk memenuhi kekurangan biaya investasi dan biaya operasi. miskin di sekolah tersebut. dan tidak ditentukan jumlah 8. Semua sekolah yang menerima BOS harus mengikuti pedoman BOS yang telah 6. siswa yang mampu untuk memenuhi kekurangan biaya yang diperlukan oleh sekolah. ditetapkan oleh pemerintah dan pemerintah daerah. Semua sekolah SD/SDLB negeri dan SMP/SMPLB/SMPT negeri wajib 2. Sekolah swasta yang menolak BOS harus melalui persetujuan orang tua siswa melalui komite sekolah dan tetap menjamin kelangsungan pendidikan siswa melakukan pungutan kepada orang tua/wali siswa. tidak mengikat. Sekolah negeri kategori RSBI dan SBI diperbolehkan memungut dana dari orang tua siswa yang mampu untuk memenuhi kekurangan biaya investasi dan biaya operasi yang diperoleh dari pemerintah dan/atau pemerintah Komite Sekolah. Sekolah Penerima BOS 1. Untuk SD/SDLB swasta dan SMP/SMPLB/SMPT swasta.BAB II IMPLEMENTASI BOS A.

BOS harus menjamin kepastian lulusan setingkat SD dapat melanjutkan ke 4. mereka yang tidak memberikan sumbangan. Program BOS dan Wajib Belajar 9 Tahun yang Bermutu Melalui program BOS yang terkait pendidikan dasar 9 tahun. serta tidak mendiskriminasikan C. lingkungannya untuk diajak kembali ke bangku sekolah. Sekolah mengelola dana secara profesional. BOS harus memberi kepastian bahwa tidak ada siswa miskin putus sekolah 3. yaitu: 1. Kepala sekolah berkewajiban mengidentifikasi anak putus sekolah di 6. orang tua yang mampu. 1. transparansi dan akuntabilitas. melanjutkan ke SMP/SMPLB. atau walinya memberikan sumbangan sukarela yang tidak mengikat kepada sekolah. Menteri dan Kepala Daerah dapat membatalkan pungutan yang dilakukan oleh meresahkan masyarakat.siswa 9. transparan dan akuntabel. dan dikelola secara mandiri oleh MBS. BOS tidak menghalangi siswa. Program BOS dan Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) Dana BOS diterima oleh sekolah secara utuh. Kepala sekolah harus mengelola dana BOS secara transparan dan akuntabel. setiap pengelola program pendidikan harus memperhatikan hal-hal berikut: dasar 9 tahun yang bermutu. tersebut mengikuti prinsip nirlaba dan dikelola dengan prinsip sekolah apabila sekolah melanggar peraturan perundang-undangan dan dinilai B. BOS harus menjadi sarana penting untuk meningkatkan akses pendidikan 2. Kepala sekolah SD/SDLB menjamin semua siswa yang akan lulus dapat 5. Sumbangan sukarela dari orang tua siswa harus bersifat ikhlas. karena alasan finansial seperti tidak mampu membeli baju seragam/alat tulis waktu dan tidak ditetapkan jumlahnya. 7. sekolah dan biaya lainnya. tidak terikat sekolah dengan melibatkan dewan guru dan Komite Sekolah dengan menerapkan 66 . tingkat SMP.

7 7 . 3. dimana dana BOS pendidik setelah memperhatikan pertimbangan Komite Sekolah dan disahkan 4. Sekolah harus menyusun Rencana Kerja Tahunan (RKT) dalam bentuk Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (RKAS). merupakan bagian integral dari RKAS tersebut. Sekolah harus memiliki Rencana Jangka Menengah yang disusun 4 tahunan. Rencana Jangka Menengah dan RKAS harus disetujui dalam rapat dewan oleh SKPD Pendidikan Kabupaten/kota (untuk sekolah negeri) atau yayasan (untuk sekolah swasta).2.

c. Deputi Bidang Koordinasi Pendidikan dan Agama. Menteri Keuangan. Direktur Jenderal Pendidikan Dasar. e. (Anggota). Bupati/Walikota. c. b. Kemenko Kesra e. Deputi Sumberdaya Manusia dan Kebudayaan. d. d. Tingkat Pusat a. 88 . Provinsi dan Kabupaten/Kota serta Tim Manajemen Sekolah. Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan. Tim Pengarah 1. Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat. Kemenkeu (Anggota). Menteri Dalam Negeri. Penanggung Jawab Umum a. Menteri Negara PPN/Kepala Bappenas. Wakil Gubernur. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. Kemdikbud (Ketua). B. Direktur Jenderal Keuangan Daerah. Tingkat Provinsi 3. b. Bappenas (Anggota). Tingkat Kabupaten/Kota a. 2. Wakil Bupati/Walikota. Tim Manajemen BOS Pusat 1. A. a. Gubernur. b.BAB III ORGANISASI PELAKSANA Organisasi pelaksana BOS meliputi Tim Pengarah dan Tim Manajemen Pusat. b. Kemdagri (Anggota).

i. Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar. serta Pelayanan dan Penanganan c. Bappenas (Anggota). Sekretaris. 3.2. serta Pelayanan dan Penanganan Pengaduan Pengaduan Masyarakat SD i. Menyusun rancangan program. b. Unit data SMP f. Bendahara SMP ii. Direktur Dana Perimbangan. Penanggung jawab sekretariat. ii. Kemenkeu (Anggota). Unit data SD Masyarakat. Tugas dan Tanggung Jawab Tim Manajemen BOS Pusat b. Direktur Pembinaan SMP. g. ii. Unit Monitoring dan Evaluasi. Tim Pelaksana Program BOS a. Penanggung jawab sekretariat SMP ii. Kemdagri (Anggota). c. d. e. Bendahara SD i. Kemdikbud (Ketua). a. Unit Monitoring dan Evaluasi. Mengumpulkan dan meng-update data siswa yang dikirim dari setiap sekolah. Kemdikbud (Anggota). serta Pelayanan dan Penanganan Pengaduan Masyarakat SMP 4. BOS Kabupaten/Kota dan Tim Manajemen BOS Provinsi. Kemdikbud (Sekretaris). Melakukan verifikasi data jumlah siswa per sekolah dengan Tim Manajemen 9 9 . Unit Data. g. Penanggung jawab sekretariat SD i. Kepala Pusat Data dan Statistik Pendidikan. Direktur Pembinaan SD. Kemdikbud (Anggota). Penanggung Jawab Program BOS a. e. Direktur Agama dan Pendidikan. c. Direktur Fasilitas Dana Perimbangan. Ketua Tim/Pelaksana. f. Unit Publikasi/Humas. b. Unit Monitoring dan Evaluasi. Bendahara. d.

Merencanakan dan melaksanakan monitoring dan evaluasi. BOS l. m. Dilarang bertindak menjadi distributor atau pengecer buku. besar alokasi BOS dan penggunaan dana BOS tiap sekolah melalui situs resmi Kemdikbud. Menyusun laporan pelaksanaan BOS. j. Menyusun dan menyiapkan peraturan yang terkait dengan pelaksanaan lampiran Peraturan Menteri Keuangan tentang Pedoman Umum Alokasi g. Menyiapkan data jumlah siswa tiap kabupaten/kota/provinsi untuk bahan BOS bagi Pemerintah Daerah Provinsi. BOS-06A dan Formulir BOS-06B). a. TataTertib Yang Harus Diikuti Oleh Tim Manajemen BOS Pusat Tim Manajemen BOS Provinsi/Kabupaten/Kota/Sekolah. Provinsi/Kabupaten/Kota. termasuk laporan keuangan hasil penyaluran dana BOS ke sekolah yang diperoleh dari Tim Manajemen BOS 5. Provinsi (Formulir BOS-K11 dan BOS K12). Tim Manajemen k. Mengelola dana operasional dan manajemen secara transparan dan Tim Manajemen BOS Pusat ditetapkan dengan surat keputusan Menko Kesra. program BOS. Sekretariat Tim BOS Pusat berada di Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar. Menetapkan Surat Keputusan (SK) alokasi dana BOS tiap sekolah periode e. f. berjalan.d. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Januari-Desember berdasarkan data jumlah siswa tahun pelajaran yang i. . 10 10 c. Memonitor perkembangan penyelesaian penanganan pengaduan yang n. Merencanakan dan melakukan sosialisasi program. Mengumumkan daftar sekolah penerima BOS. Tidak diperkenankan melakukan pungutan dalam bentuk apapun kepada b. Menyalurkan dana BOS dari Kas Umum Negara ke Kas Umum Daerah h. akuntabel. Melatih/memberikan sosialisasi kepada Provinsi. Memberikan pelayanan dan penanganan pengaduan masyarakat (Formulir dilakukan oleh Tim Manajemen BOS Provinsi/Kabupaten/Kota.

d. Melakukan koordinasi/sosialisasi/pelatihan kepada Tim Manajemen BOS sesuai dengan jumlah siswa per sekolah. b. Ketua Tim/Pelaksana (unsur SKPD Pendidikan). Memverifikasi data jumlah siswa yang diperoleh dari kabupaten/kota. a. g. Sekretaris Daerah Provinsi (Ketua). d. c. 2. Unit Monitoring dan Evaluasi serta Pelayanan dan Penanganan Pengaduan g. c. Kabupaten/Kota. Unit Data (Unit Data SD dan Unit Data SMP dari unsur SKPD Pendidikan). Melakukan pencairan dan penyaluran dana BOS ke sekolah tepat waktu e. Unit Publikasi/Humas (dari unsur SKPD Pendidikan). Sekretaris II (dari unsur DPKD/BPKD). Melakukan monitoring dan evaluasi pelaksanaan program BOS di sekolah. Bendahara (dari unsur SKPD Pendidikan). teknis untuk Bank Penyalur dari www. Kepala Dinas/Badan/Biro Pengelola Keuangan Daerah (anggota). h. f. unsur SKPD Pendidikan dan unit dari unsur DPKD/BPKD). Tugas dan Tanggung Jawab Tim Manajemen BOS Provinsi Gubernur. Membuat dan menandatangani perjanjian kerjasama dengan Bank Penyalur dana BOS yang telah ditunjuk dengan mencantumkan hak dan kewajiban masing-masing pihak. Penanggung Jawab b. Kepala SKPD Pendidikan Provinsi sebagai penanggung jawab Tim b.kemdikbud. Masyarakat (Unit yang menangani SD dan Unit yang menangani SMP dari 3. Manajemen BOS Provinsi menandatangani naskah hibah atas nama c. Tim Pelaksana Program BOS a. Sekretaris I (dari unsur SKPD Pendidikan).go. Kepala SKPD Pendidikan Provinsi (anggota). Melakukan monitoring laporan penyaluran dana BOS dari Bank Penyalur ke ke sekolah yang dikirim ke Sistem Monev Online Kemdikbud (petunjuk 11 11 . a.id). f.bos. Tim Manajemen BOS Provinsi 1. e.C. Mempersiapkan DPA-PPKD berdasarkan alokasi dana BOS yang tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK).

Tim Manajemen BOS Pusat (Formulir BOS-K9). Tidak diperkenankan melakukan pemaksaan dalam pembelian barang dan d. selanjutnya dikirim ke pusat (Formulir BOS-K8) paling lambat pada tanggal 20 Januari tahun berikutnya. Dilarang bertindak menjadi distributor atau pengecer buku. TataTertib Yang Harus Diikuti Tim Manajemen BOS Provinsi KUN ke KUD untuk kepentingan lain selain program BOS. Mengumpulkan dan merekapitulasi laporan penggunaan dana BOS dari Tim Manajemen BOS Kabupaten/Kota. program BOS dari sumber APBD. dengan mempertimbangkan beban kerja dalam pengelolaan Pendidikan Provinsi. Tim Pelaksana BOS (dari SKPD Pendidikan) a. l. Kepala SKPD Pendidikan Kabupaten/Kota . 12 12 b. program BOS. Tim Manajemen BOS Provinsi ditetapkan dengan surat keputusan Gubernur. Sekretariat Tim Manajemen BOS Provinsi berada di Kantor SKPD D. Unit Pendataan SD/SDLB. BOS-06A dan Formulir BOS-06B).i. Manajer. Tidak diperkenankan melakukan pungutan dalam bentuk apapun terhadap c. Tim Manajemen BOS Kabupaten/Kota/sekolah. Melakukan pelayanan dan penanganan pengaduan masyarakat (Formulir j. Manajemen BOS Pusat paling lambat pada tanggal 20 Januari tahun m. Tidak diperkenankan menggunakan dana BOS yang telah ditransfer dari b. a. jasa dalam pemanfaatan dana BOS dan tidak mendorong sekolah untuk Struktur Tim Manajemen BOS Provinsi diatas dapat disesuaikan di daerah masing-masing. Membuat dan menyampaikan laporan pelaksanaan kegiatan ke Tim berikutnya. melakukan pelanggaran terhadap ketentuan penggunaan dana BOS. Tim Manajemen BOS Kabupaten/Kota 1. Mengupayakan penambahan dana untuk sekolah dan untuk manajemen k. Penanggung Jawab 2. Membuat dan menyampaikan Laporan Realisasi Penyaluran dana BOS ke 4.

Kepala SKPD Pendidikan Kabupaten/Kota sebagai penanggung jawab Tim satuan pendidikan dasar dengan melampirkan daftar rekening sekolah. d. siswa tiap sekolah untuk disampaikan ke pusat. Bersama Tim BOS Tingkat Provinsi melakukan rekonsiliasi data jumlah g. Melakukan pembinaan terhadap sekolah dalam pengelolaan dan pelaporan j. BOS-01B dan BOS-01C) dalam c. Manajemen BOS Tingkat Provinsi kepada Tim Manajemen BOS Pusat dari sekolah. Unit Pendataan SMP/SMPLB/SMPT/SATAP. Masyarakat. Mengumpulkan dan merekapitulasi laporan realisasi penggunaan dana BOS Provinsi paling lambat 10 Januari tahun berikutnya (Formulir BOS-K8). Memberikan pelayanan dan penanganan pengaduan masyarakat (Formulir BOS-06A dan Formulir BOS-06B). Mengupayakan penambahan dana untuk sekolah dan untuk manajemen dana BOS. Melakukan rekonsiliasi dan verifikasi data dari sekolah. a. f. Mengkompilasi nomer rekening seluruh sekolah (Formulir BOS-02). Melakukan monitoring pelaksanaan program BOS di sekolah dengan n. Kota. membimbing dan mendorong sekolah untuk memasukkan data b. memberdayakan pengawas sekolah sebagai Tim Monitoring Kabupaten/ 13 13 . k. apabila terjadi kesalahan/ketidaktepatan/perubahan data. selanjutnya melaporkan kepada Kepala SKPD Pendidikan m. Tugas dan Tanggung Jawab Tim Manajemen BOS Kabupaten/Kota sistem pendataan yang telah disediakan oleh Kemdikbud. d. Manajemen BOS Kabupaten/Kota menandatangani naskah hibah mewakili i. Mengusulkan revisi SK alokasi dana BOS tiap sekolah melalui Tim l. pokok pendidikan (Formulir BOS-01A. Melakukan sosialisasi/pelatihan kepada sekolah. masyarakat tentang program BOS. program BOS dari sumber APBD. sekolah. Melakukan monitoring perkembangan pemasukan data yang dilakukan e. Merencanakan dan melaksanakan monitoring dan evaluasi. Melatih.c. Unit Monitoring dan Evaluasi dan Pelayanan dan Penanganan Pengaduan 3. komite sekolah dan h.

BOS-01B dan BOS-01C) secara lengkap kedalam sistem yang telah c. Tugas dan Tanggung Jawab Tim Manajemen BOS Sekolah disediakan oleh Kemdikbud. mengirim dan meng-update data pokok pendidikan (Formulir BOSb. Penanggung Jawab 2. 3. Memverifikasi jumlah dana yang diterima dengan data siswa yang ada. b. Kabupaten/Kota (jika ada). melakukan pelanggaran terhadap ketentuan penggunaan dana BOS. Anggota Kepala Sekolah Kantor SKPD Pendidikan Kabupaten/Kota. jasa dalam pemanfaatan dana BOS dan tidak mendorong sekolah untuk Tim Manajemen BOS Kabupaten/Kota ditetapkan dengan surat keputusan Bupati/Walikota. Membuat RKAS yang mencakup seluruh sumber penerimaan sekolah (Formulir BOS-K1 dan BOS-K2).4. Tidak diperkenankan melakukan pemaksaan dalam pembelian barang dan c. serta menghindari terjadinya konflik kepentingan. Tim Manajemen BOS Sekolah 1. Sekretariat Tim Manajemen BOS Kabupaten/Kota berada di E. a. 01A. a. f. Bendahara BOS sekolah. Mengelola dana BOS secara bertanggung jawab dan transparan. e. a. Tidak diperkenankan melakukan pungutan dalam bentuk apapun terhadap b. Tata Tertib Yang Harus Diikuti Oleh Tim Manajemen BOS Kabupaten/Kota sekolah. Satu orang dari unsur orang tua siswa di luar Komite Sekolah yang dipilih oleh Kepala Sekolah dan Komite Sekolah dengan mempertimbangkan kredibilitasnya. Dilarang bertindak menjadi distributor atau pengecer buku. Mengisi. Melaporkan perubahan data siswa setiap triwulan kepada Tim BOS d. Mengumumkan besar dana yang diterima dan dikelola oleh sekolah dan rencana penggunaan dana BOS (RKAS) di papan pengumuman sekolah yang 14 14 .

wajib melaporkan hasil pembelian barang investasi dari dana BOS ke SKPD Pendidikan Kabupaten/Kota. Menandatangani surat pernyataan tanggung jawab yang menyatakan bahwa BOS yang diterima telah digunakan sesuai NPH BOS (Lampiran 4.g. baik yang berasal dari dana BOS maupun dari sumber lain. Dilarang bertindak menjadi distributor atau pengecer buku kepada siswa di Tim Manajemen BOS Sekolah ditetapkan dengan SK dari Kepala Sekolah. Bagi sekolah negeri. Format BOS-K7). yang diterimanya. .go. laporan tahunan diserahkan ke SKPD BOS-K7 dan BOS-K7A) sebagai bentuk pertanggungjawaban penggunaan j. c. Memasukkan data penggunaan dana BOS setiap triwulan kedalam sistem k. Melakukan pembukuan secara tertib (Formulir BOS-K3. 15 15 sekolah yang bersangkutan. Membuat Kabupaten/Kota paling lambat tanggal 5 Januari tahun berikutnya. Tata Tertib Yang Harus Diikuti Oleh Tim Manajemen BOS Sekolah a. pungutan (Formulir BOS-05). Memasang spanduk di sekolah terkait kebijakan pendidikan bebas p. Pendidikan m. online melalui www. Menginformasikan secara tertulis rekapitulasi penerimaan dan penggunaan dana BOS kepada orang tua siswa setiap semester bersamaan dengan pertemuan orang tua siswa dan sekolah pada saat penerimaan raport. Mengumumkan penggunaan dana BOS di papan pengumuman (Formulir BOS-04).id. Bersedia diaudit oleh lembaga yang berwenang terhadap seluruh dana yang dikelola sekolah. Bendahara dan Ketua Komite Sekolah (Formulir BOS-03). d. l. o. BOS-K4.bos. Memberikan pelayanan dan penanganan pengaduan masyarakat. ditandatangani oleh Kepala Sekolah.kemdikbud. Bertanggung jawab secara formal dan material atas penggunaan dana BOS i. Membuat laporan realisasi penggunaan dana BOS triwulanan (Formulir dana dan disimpan di sekolah untuk keperluan monitoring dan audit. n. BOS-K5 dan BOS-K6). h. Memastikan keakuratan data yang diisikan dan dilaporkan. b.

BAB IV PROSEDUR PELAKSANAAN BOS A. Proses Pendataan Pendidikan Dasar 1. 7. 8. BOS-01B dan BOS-01C) sesuai dengan kebutuhan. 2. Sekolah memverifikasi kelengkapan dan kebenaran/kewajaran data individu Kepala sekolah menunjuk tenaga operator pendataan dengan menerbitkan surat tugas sebagai penanggungjawab di tingkat sekolah. 6. Biaya fotocopy formulir dapat dibebankan dari dana BOS. 5. 4. Melakukan update data secara regular ketika ada perubahan data. pendidik dan tenaga kependidikan. kependidikan tentang cara pengisian formulir pendataan. minimal 16 16 . kependidikan/sekolah harus disimpan di sekolah masing-masing untuk Sekolah harus selalu mem-backup lokal data yang telah dientri. pemasukan data harus dilakukan di Kemdikbud kemudian mengirim ke server sekolah sebagai bagian pekerjaan rutin dan tanpa membebankan biaya 9. satu kali dalam 1 semester. Tenaga operator sekolah memasukkan data kedalam aplikasi pendataaan Sekolah yang telah memiliki sarana yang memadai dan petugas/pegawai tambahan pemasukan data dari dana BOS. yang telah disiapkan oleh Kemdikbud secara online. Sekolah menggandakan (fotocopy) formulir data pokok pendidikan (BOS01A. pendidik dan tenaga Sekolah membagi formulir kepada individu yang bersangkutan untuk diisi secara manual dan mengumpulkan formulir yang telah diisi. Sekolah melakukan sosialisasi ke seluruh peserta didik. 10. 3. peserta didik. Formulir yang telah diisi secara manual oleh siswa/pendidik/tenaga keperluan monitoring dan audit. sekolah yang telah dibiayai pemerintah.

Peraturan Menteri Keuangan setelah Kementerian Keuangan menerima data 5. diinput sudah masuk kedalam server dikdas. misalnya: alokasi BOS. Data yang dikirim oleh sekolah akan dijadikan sebagai dasar kebijakan pemerintah/pemerintah daerah untuk berbagai jenis program. ditambah dengan proyeksi pertambahan jumlah siswa tahun pelajaran baru. Tim Manajemen BOS Kabupaten/Kota melakukan pengumpulan dan verifikasi 2. 3. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan membuat alokasi dana BOS tiap kabupaten/kota/provinsi. untuk selanjutnya dikirim ke Kementerian Keuangan. Tim Manajemen BOS Kabupaten/Kota bersama-sama dengan Tim Manajemen BOS Provinsi dan Tim Manajemen BOS Pusat melakukan rekonsiliasi data jumlah siswa tiap sekolah. Proses Penetapan Alokasi Dana BOS Penetapan alokasi dana BOS dilaksanakan sebagai berikut: 1. data jumlah siswa tiap sekolah berdasarkan data individu siswa. Rehab. Kementerian Keuangan menetapkan alokasi anggaran tiap provinsi melalui mengenai jumlah sekolah dan jumlah siswa dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Alokasi dana BOS tiap provinsi dalam satu tahun anggaran ditetapkan 6. dll. 4. Tim Manajemen BOS Kabupaten/Kota bertanggungjawab terhadap proses manusia yang tidak memungkinkan melakukan pendataan sendiri. berdasarkan data jumlah siswa tahun pelajaran yang sedang berjalan Kebudayaan (dalam hal ini ditetapkan oleh Direktur Jenderal Pendidikan 17 17 . Sekolah dapat berkonsultasi dengan dinas pendidikan setempat mengenai 13. Atas dasar data jumlah siswa tiap sekolah. operasional penggunaan aplikasi pendataan dan memastikan data yang pendataan bagi sekolah yang memiliki keterbatasan sarana dan sumber daya 12.11. B. Alokasi dana BOS tiap sekolah ditetapkan oleh Kementerian Pendidikan dan Dasar atas nama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan). tunjangan PTK. Bantuan Siswa Miskin.

yaitu: 18 18 Proses penyaluran dana BOS dari tingkat pusat sampai dengan tingkat sekolah . Alokasi dana BOS tiap sekolah untuk periode Januari-Juni 2013 didasarkan 2013 didasarkan pada data tahun pelajaran 2013-2014. BOS-01B. sedangkan periode Juli-Desember Formulir BOS-01A. Persiapan Penyaluran Dana BOS di Daerah Gambar 1. BOS-01C Tim BOS Pusat Tim BOS Kab/Kota Workshop Pendataan Tim BOS Provinsi Jumlah Siswa Tiap Sekolah Rekap Jumlah Siswa Tiap Kab/Kota & Provinsi Tim BOS Pusat Jumlah Siswa Tiap Sekolah Usulan Alokasi Dana BOS Tiap Provinsi Kementerian Keuangan SK Dirjen Dikdas Alokasi BOS Tiap Sekolah Peraturan Menteri Keuangan Alokasi BOS Tiap Provinsi Dikirim ke tiap provinsi sebagai dasar pencairan dan penyaluran C. Mekanisme Pengalokasian Dana BOS dilakukan 2 tahap.7. Sekolah jumlah siswa tahun pelajaran 2012-2013.

yang prosedurnya diatur dalam Peraturan Pendidikan Kabupaten/Kota 2. Tim Manajemen BOS Kabupaten/Kota mengkompilasi nomor rekening seluruh 3. Triwulan Pertama (bulan Januari sampai dengan bulan Maret) dilakukan 2. yaitu: 19 19 .Tahap 1: Penyaluran dana dari Kas Umum Negara (KUN) ke Kas Umum Daerah (KUD) Provinsi. Bagi sekolah yang belum memiliki rekening. SKPD 4. ada beberapa tahapan/langkah 1. BOS dan alokasi dananya kepada BPKD untuk keperluan pencairan dana BOS D. Mekanisme penyaluran dana dan pelaporannya Tahap 2: Penyaluran dana dari KUD provinsi ke rekening sekolah. lambat 7 (tujuh) hari kerja pada awal bulan April 2013. Menteri Dalam Negeri. triwulanan (tiga bulanan). Triwulan Kedua (bulan April sampai dengan bulan Juni) dilakukan paling 3. maka nama pribadi) dan segera mengirim ke Tim Manajemen BOS Kabupaten/Kota. misalnya sekolah baru. diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK). 1. SKPD Pendidikan Provinsi menyerahkan data daftar sekolah penerima dana dari BUD ke sekolah. Triwulan Ketiga (bulan Juli sampai dengan bulan September) dilakukan paling lambat 7 (tujuh) hari kerja pada awal bulan Juli 2013. Penyaluran Dana BOS Dana BOS bagi daerah tidak terpencil disalurkan dari KUN ke KUD secara paling lambat 14 (empat belas) hari kerja pada awal bulan Januari 2013. kemudian mengirimkannya menandatangani naskah hibah. kepada Tim Manajemen BOS Provinsi (Formulir BOS-02). Menteri Dalam Negeri. Mekanisme Penyaluran dana dan pelaporannya akan diatur dalam Peraturan Untuk kelancaran penyaluran dana BOS. Pendidikan Provinsi dan SKPD persiapan yang harus dilakukan: sekolah harus segera membuka rekening bank atas nama sekolah (bukan atas sekolah dan nomor rekening baru (jika ada).

Apabila dana BOS di BUD 20 20 sekolah harus melaporkan kekurangan dana tersebut kepada Tim Manajemen BOS Kabupaten/Kota. Revisi jumlah siswa pada sekolah diberlakukan untuk pencairan triwulan berikutnya. maka dana tersebut tetap milik kas sekolah dan harus digunakan untuk kepentingan kesalahan data. yang sering terjadi di daerah dan sekolah: Beberapa ketentuan tambahan terkait dengan masalah penyaluran dana BOS setelah pencairan dana di triwulan berjalan. Tim Manajemen BOS Provinsi melakukan pengurangan dana BOS di 3. dan selanjutnya Tim Manajemen BOS Kabupaten/Kota melaporkan kepada Tim Manajemen BOS sekolah tersebut pada periode penyaluran berikutnya. maka sekolah harus melaporkan kelebihan dana tersebut kepada Tim Manajemen BOS Kabupaten/Kota. Jika terdapat siswa pindah/mutasi dari sekolah tertentu ke sekolah lain baru 2. belas) hari kerja pada awal bulan Januari 2013. Jika terjadi kelebihan salur yang dilakukan oleh BUD ke sekolah akibat 4.4. 1. Triwulan Keempat (bulan Oktober sampai dengan bulan Desember) dilakukan Dana BOS daerah terpencil disalurkan dari KUN ke KUD semesteran (6 bulanan). Semester Pertama (bulan Januari-Juni) dilakukan paling lambat 14 (empat 2. kekurangan salur di sekolah dapat diselesaikan pada . yaitu: paling lambat 14 (empat belas) hari kerja pada awal bulan Oktober 2013. Jika terjadi kekurangan salur yang dilakukan oleh BUD ke sekolah. Provinsi. 1. dan selanjutnya Tim Manajemen BOS Kabupaten/Kota masih mencukupi. sekolah sesuai dengan program sekolah. Semester Kedua (Juli-Desember) dilakukan paling lambat 7 (tujuh) hari kerja Selanjutnya BUD harus menyalurkan dana BOS ke sekolah paling lambat 7 hari kerja setelah dana diterima di KUD Provinsi. yang ditinggalkan/menerima siswa pindahan tersebut pada awal bulan Juli 2013. Bilamana terdapat sisa dana di sekolah pada akhir tahun anggaran. maka melaporkan kepada Tim Manajemen BOS Provinsi. maka dana BOS siswa tersebut pada triwulan berjalan menjadi hak sekolah lama.

Pengambilan dana BOS dilakukan oleh bendahara sekolah atas persetujuan Kepala Sekolah dan dapat dilakukan sewaktu-waktu sesuai kebutuhan dengan menyisakan saldo minimum sesuai peraturan yang berlaku. 21 21 . maka Tim 1. 2. tersebut. Manajemen BOS Provinsi mengajukan penambahan dana pada triwulan berikutnya kepada Tim Manajemen BOS Pusat melalui laporan BOS-K9 paling Apabila dana di BUD tidak mencukupi. Pengambilan dana tidak diharuskan melalui adanya pemotongan atau pungutan biaya apapun dengan alasan apapun dan oleh pihak manapun. Besar penggunaan dana tiap bulan disesuaikan dengan kebutuhan sejenis rekomendasi/persetujuan dari pihak manapun. Saldo minimum ini bukan termasuk pemotongan. Dana BOS harus diterima secara utuh oleh sekolah dan tidak diperkenankan 3. Pengambilan Dana lambat akhir minggu ke-2 bulan ke-2 dari setiap triwulan.triwulan berjalan. E. Dana BOS dalam suatu periode tidak harus habis dipergunakan pada periode sekolah sebagaimana tertuang dalam Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (RKAS).

Dewan Guru dan Komite Sekolah. Komponen Pembiayaan Penggunaan dana BOS di sekolah harus didasarkan pada kesepakatan dan bentuk berita acara rapat dan ditandatangani oleh peserta rapat. dapat digunakan untuk membiayai komponen kegiatan-kegiatan berikut: No 1 Komponen Pembiayaan Item Pembiayaan Penjelasan Perhatikan UU No 43/2007 Tentang Perpustakaan Minimal 5% dari dana BOS Pengembangan Perpustakaan Mengganti buku teks yang rusak/menambah kekurangan untuk memenuhi rasio satu siswa satu buku Langganan publikasi berkala Akses informasi online Pemeliharaan buku/koleksi perpustakaan Peningkatan kompetensi tenaga pustakawan Pemeliharaan perabot perpustakaan Biaya pendaftaran Pengembangan database perpustakaan 2 Kegiatan dalam rangka penerimaan siswa baru Termasuk untuk konsumsi panitia dan uang lembur dalam rangka penerimaan siswa Penggandaan formulir Pendaftaran ulang Administrasi pendaftaran 22 22 .BAB V PENGGUNAAN DANA BOS A. Hasil kesepakatan diatas harus dituangkan secara tertulis dalam Dana BOS yang diterima oleh sekolah. keputusan bersama antara Tim Manajemen BOS Sekolah.

No Komponen Pembiayaan Item Pembiayaan Biaya Pendataan data pokok pendidikan Penjelasan baru. Ujian sekolah Termasuk untuk: fotocopy. alat kesenian dan biaya pendaftaran mengikuti lomba penggandaan soal. 4 Kegiatan Ulangan dan Ujian Ulangan harian. honor koreksi ujian. fotocopy. pramuka dan palang merah remaja. Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) biaya transportasi dan akomodasi siswa/guru dalam rangka mengikuti lomba. honor guru dalam rangka penyusunan rapor siswa 23 23 . dan membeli alat olah raga. karya ilmiah remaja. Ulangan umum. Pembuatan spanduk sekolah bebas pungutan 3 Kegiatan pembelajaran dan ekstra kurikuler siswa PAKEM (SD) Pembelajaran Kontekstual (SMP) Pembelajaran remedial Pemantapan persiapan ujian Pengembangan pendidikan karakter Pembelajaran pengayaan Olahraga. kesenian. Standar pembiayaan mengacu kepada batas kewajaran setempat atau batas yang telah ditetapkan Pemda Termasuk untuk: honor jam mengajar tambahan di luar jam pelajaran dan biaya transportasinya (termasuk di SMP Terbuka).

buku inventaris Minuman dan makanan ringan untuk kebutuhan sehari-hari di sekolah Penjelasan 6 Langganan daya dan jasa Pengadaan suku cadang alat kantor Listrik. 250. Perbaikan mebeler.000 per bulan Pengecatan. perbaikan atap Kamar mandi dan bocor. buku induk siswa. jika di sekolah tidak ada jaringan listrik Penggunaan Internet dengan mobile modem dapat dilakukan untuk maksimal pembelian voucher sebesar Rp. bahan praktikum. perbaikan sanitasi sekolah (kamar mandi dan WC).No 5 Komponen Pembiayaan Pembelian bahanbahan habis pakai Item Pembiayaan Buku tulis. perbaikan lantai ubin/keramik dan perawatan fasilitas sekolah lainnya 8 24 24 Pembayaran honorarium bulanan Guru honorer (hanya untuk Dalam pengangkatan guru/tenaga memenuhi SPM) . pensil. air. spidol. perbaikan pintu dan WC siswa harus dijamin berfungsi jendela dengan baik. kapur tulis. dan telepon. internet (fixed/mobile modem) baik dengan cara berlangganan maupun prabayar Pembiayaan penggunaan internet termasuk untuk pemasangan baru 7 Perawatan sekolah Membeli genset atau jenis lainnya yang lebih cocok di daerah tertentu misalnya panel surya. kertas.

serta kualifikasi guru honorer harus sesuai bidang yang diperlukan. Item Pembiayaan Pegawai administrasi (termasuk administrasi BOS untuk SD) Pegawai perpustakaan Penjaga Sekolah Satpam Pegawai kebersihan Penjelasan kependidikan honorer sekolah harus mempertimbangkan batas maksimum penggunaan dana BOS untuk belanja pegawai. 9 Pengembangan profesi guru 10 Membantu siswa miskin Khusus untuk sekolah yang KKKS/MKKS memperoleh Menghadiri seminar yang hibah/block grant terkait langsung dengan peningkatan mutu pendidik pengembangan KKG/MGMP atau dan ditugaskan oleh sejenisnya pada sekolah tahun anggaran yang sama hanya diperbolehkan menggunakan dana BOS untuk biaya transport kegiatan apabila tidak disediakan oleh hibah/blockgrant tersebut. KKG/MGMP Pemberian tambahan bantuan biaya transportasi bagi siswa miskin yang menghadapi masalah biaya transport dari dan ke sekolah 25 25 .No Komponen Pembiayaan guru honorer dan tenaga kependidikan honorer.

No Komponen Pembiayaan Item Pembiayaan Membeli alat transportasi sederhana bagi siswa miskin yang akan menjadi barang inventaris sekolah (misalnya sepeda.d 12 telah terpenuhi pendanaannya dari BOS Alat peraga/media pembelajaran Mesin ketik Peralatan UKS Masing-masing maksimum 1 unit dalam satu tahun anggaran. sepatu dan alat tulis bagi siswa penerima bantuan siswa miskin (BSM) sebanyak penerima BSM. CD dan flash disk) Penggandaan. perahu penyeberangan. suratmenyurat. baik dari pusat. insentif bagi bendahara dalam rangka penyusunan laporan BOS dan biaya transportasi dalam rangka mengambil dana BOS di Bank/PT Pos Desktop/work station Printer atau printer plus scanner 12 Pembelian perangkat komputer 26 26 13 Biaya lainnya jika seluruh komponen 1 s. dll) Penjelasan 11 Pembiayaan pengelolaan BOS Membeli seragam. provinsi maupun kabupaten/kota di sekolah tersebut Alat tulis kantor (ATK termasuk tinta printer. Peralatan komputer tersebut harus ada di sekolah. Penggunaan dana untuk komponen ini harus dilakukan melalui rapat dengan dewan guru dan .

-/bulan. Pengelolaan kegiatan pembelajaran oleh Pengelola TKB Mandiri diberikan Sebagai penanggung jawab pengelolaan dan penggunaan dana BOS untuk SMPT/TKB Mandiri tetap Kepala Sekolah SMP induk. 6. Kegiatan pembimbingan di TKB oleh Guru Pamong.000. diberikan maksimal sebesar Rp 3.-/bulan tetapi secara proporsional disesuaikan 150. Penggunaan dana BOS di sekolah harus memperhatikan hal-hal sebagai berikut: sekolah. Prioritas utama penggunaan dana BOS adalah untuk kegiatan operasional Bagi sekolah yang telah menerima DAK. Khusus untuk SMP Terbuka. Sebaliknya jika dana BOS tidak 2.-/bulan. Kegiatan administrasi ketatausahaan oleh petugas Tata Usaha (1 orang). maksimal sebesar Rp 150.000. maksimal sebesar Rp 150. Supervisi oleh Wakil Kepala SMP Terbuka. Supervisi oleh Kepala Sekolah.No Komponen Pembiayaan Item Pembiayaan Penjelasan sebesar 20% dari total dana BOS yang diterima oleh sekolah dalam satu tahun.000. Kegiatan tatap muka di Sekolah Induk oleh Guru Bina.- 2. diberikan rata-rata 4. dana BOS dapat digunakan juga untuk kegiatan: /bulan. Batas maksimum penggunaan dana BOS untuk belanja pegawai (honor Pembelian meja dan kursi komite sekolah siswa jika meja dan kursi yang ada sudah rusak berat guru/tenaga kependidikan honorer dan honor-honor kegiatan) di sekolah negeri 1. maksimal sebesar Rp 150. diberikan maksimal sebesar Rp 150.000. 1. mencukupi untuk pembelanjaan yang diperbolehkan (13 item pembelanjaan) 27 27 . tidak diperkenankan menggunakan dana BOS untuk peruntukan yang sama. diberikan maksimal sebesar Rp 100. dengan beban mengajarnya.-/bulan.000. masing-masing diberikan 5.-/bulan.000.

Bunga Bank/Jasa Giro akibat adanya dana di rekening sekolah menjadi milik peraturan terkait. Disimpan dengan maksud dibungakan. kecuali Membayar iuran kegiatan yang diselenggarakan oleh UPTD Kecamatan/ untuk Membeli pakaian/seragam/sepatu bagi guru/siswa untuk kepentingan pribadi (bukan inventaris sekolah). 4. 3. 6. pendapatan sekolah lainnya yang sah dengan tetap memperhatikan mengajar harus mengikuti batas kewajaran yang ditetapkan oleh Pemerintah sekolah dan digunakan untuk keperluan sekolah (beradasarkan Surat Edaran Ditjen Perbendaharaan Nomor: S-5965/PB/2010 Tanggal 10 Agustus 2010 Perihal Pemanfaatan Bunga Bank yang berasal dari Dana BOS di rekening B. 10. Kabupaten/Kota/Provinsi/Pusat. Larangan Penggunaan Dana BOS 1. Membiayai kegiatan yang tidak menjadi prioritas sekolah dan memerlukan biaya besar. Sekolah). yaitu pendapatan hibah (misalnya DAK) dan 3. misalnya studi banding. tur studi (karya wisata) dan sejenisnya. 28 28 . 9. Dipinjamkan kepada pihak lain. Menanamkan saham. 8. 2. Membayar bonus dan transportasi rutin untuk guru. 5. Digunakan untuk rehabilitasi sedang dan berat. 4. menanggung biaya siswa/guru yang ikut serta dalam kegiatan tersebut. 11. Membeli Lembar Kerja Siswa (LKS). atau pihak lainnya. Membangun gedung/ruangan baru.maka sekolah dapat mempertimbangkan sumber pendapatan lain yang diterima oleh sekolah. Biaya transportasi dan uang lelah guru PNS yang bertugas di luar jam Daerah. 7. kecuali untuk siswa penerima BSM. Membeli bahan/peralatan yang tidak mendukung proses pembelajaran.

Memilih satu atau lebih pekerja untuk melaksanakan pekerjaan tersebut dengan standar upah yang berlaku di masyarakat. Membuat laporan singkat tertulis tentang penetapan penyedia barang/jasa. 29 29 . Membiayai nasional dan upacara keagamaan/acara keagamaan. Terkait dengan biaya untuk rehabilitasi ringan/pemeliharaan bangunan sekolah. dan kewajaran harga. Mekanisme Pembelian Barang/Jasa di Sekolah 1. Pembelian barang/jasa dilakukan oleh Tim Manajemen BOS Sekolah dengan: barang/jasa dan tempat pembeliannya sesuai dengan perundangan yang berlaku. Diketahui oleh Komite Sekolah. 7. 4. dengan cara membandingkan harga penawaran dari penyedia barang/jasa dengan harga pasar dan melakukan negosiasi.12. ketersediaan. Tim Manajemen BOS Sekolah harus: Membuat rencana kerja. Memperhatikan kualitas barang/jasa. Membiayai kegiatan yang telah dibiayai dari sumber dana pemerintah pusat 13. 6. sekolah. 3. kegiatan dalam rangka mengikuti atau pemerintah daerah secara penuh/wajar. Membiayai kegiatan penunjang yang tidak ada kaitannya dengan operasi 14. misalnya membiayai iuran dalam rangka perayaan hari besar pelatihan/sosialisasi/ pendampingan terkait program BOS/perpajakan program BOS yang dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Menggunakan prinsip keterbukaan dan ekonomis dalam menentukan peraturan 2. diselenggarakan lembaga di luar SKPD Pendidikan Provinsi/Kabupaten/Kota C. 5.

2. cara. 30 30 . monitoring pengaduan dapat dilakukan bekerjasama dengan menginvestigasi. A. fakta. penyerapan dana. pelaksanaannya. Monitoring pelaksanaan program ditujukan untuk memantau penyaluran dan dana manajemen dan operasional yang disediakan oleh Tim Manajemen BOS Pusat dan pelaksanaan program di sekolah. Daerah. dan mendokumentasikan. waktu. pelayanan Kegiatan pengaduan ini dilakukan dapat dengan ditingkatkan. pada saat 2. Pengelola Keuangan penyaluran dana dan pasca penyaluran dana. Secara yang berhak dalam jumlah. 4.BAB VI MONITORING DAN SUPERVISI Bentuk kegiatan monitoring dan supervisi adalah melakukan pemantauan. 3. Alokasi dana sekolah penerima bantuan Penyaluran dan penggunaan dana Administrasi keuangan Pelayanan dan penanganan pengaduan umum tujuan kegiatan ini adalah untuk meyakinkan bahwa dana BOS diterima oleh 5. dan Tim Manajemen BOS Kabupaten/Kota. Komponen utama yang dimonitor antara lain: 1. Tim Manajemen BOS Provinsi. mencari Pelaporan. Selain itu juga dilakukan monitoring terhadap pelayanan dan penanganan pengaduan. lembaga-lembaga sehingga terkait. serta pemajangan rencana penggunaan dan pemakaian dana BOS. 3. kinerja Tim Manajemen BOS Provinsi dan penggunaan Responden terdiri dari Tim Manajemen BOS Provinsi. Dalam Kegiatan monitoring dan supervisi dilakukan oleh Tim Manajemen BOS Pusat. menyelesaikan masalah. pembinaan dan penyelesaian masalah terhadap pelaksanaan program BOS. Bank penyalur dan Sekolah. Monitoring oleh Tim Manajemen BOS Pusat 1. Monitoring dilaksanakan pada saat persiapan penyaluran dana. dan penggunaan yang tepat.

Monitoring dapat melibatkan Pengawas Sekolah secara terintegrasi dengan yang kredibel dan bertanggung jawab untuk membantu melakukan Tim Manajemen BOS Kabupaten/Kota agar memanfaatkan pengawas sekolah 31 31 . secara online. Monitoring oleh Tim Manajemen BOS Kabupaten/Kota 1.4. 4. Monitoring ditujukan untuk memantau penyaluran dana. 5. Monitoring dilaksanakan pada saat persiapan penyaluran dana. disarankan agar monitoring dilakukan secara terpadu dengan program lain selain program BOS. 3. 5. kegiatan pengawasan lainnya oleh Pengawas Sekolah. penyerapan dana. penyerapan dana. Monitoring dilakukan melalui kunjungan lapangan. Responden terdiri dari sekolah dan murid dan/atau orangtua murid. monitoring. 2. 5. Monitoring penyaluran dana BOS dari Bank Penyalur ke sekolah dilakukan C. Monitoring dilaksanakan pada saat penyaluran dana dan pasca penyaluran Bila terjadi permasalahan biaya monitoring. dana. 2. 6. Monitoring pelaksanaan program dilakukan melalui kunjungan lapangan. Monitoring ditujukan untuk memantau penyaluran dana. murid dan/atau orangtua murid penerima bantuan dan lembaga penyalur dana BOS. dan penggunaan dana di tingkat sekolah. dan pasca penyaluran dana. 7. 3. Monitoring dilakukan melalui kunjungan lapangan. Monitoring penyaluran dana BOS dari Bank Penyalur ke sekolah dilakukan B. secara online. sekolah. dan penggunaan dana di tingkat sekolah. Monitoring oleh Tim Manajemen BOS Provinsi 1. Responden terdiri dari Tim Manajemen BOS Kabupaten/Kota. 4. pada saat penyaluran dana.

Tim Manajemen BOS RKAS dibuat setahun sekali pada awal tahun pelajaran. pemanfaatan dana. PELAPORAN 1. Dokumen ini disimpan di sekolah dan diperlihatkan kepada Pengawas Sekolah. penyaluran. RKAS perlu dilengkapi dengan rencana penggunaan dana secara rinci. Provinsi. untuk sekolah swasta ditambah Ketua Yayasan. Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (Formulir BOS-K1 dan BOSK2) RKAS ditandatangani oleh Kepala Sekolah. pertanggungjawaban keuangan serta hasil monitoring evaluasi dan pengaduan dengan statistik penerima bantuan. yang 32 32 .BAB VII PELAPORAN DAN PERTANGGUNGJAWABAN KEUANGAN Sebagai salah satu bentuk pertanggungjawaban dalam pelaksanaan Program BOS. masing-masing pengelola program di tiap tingkatan (Pusat. hal-hal yang dilaporkan oleh pelaksana program adalah yang berkaitan masalah. A. namun demikian perlu dilakukan revisi pada semester kedua. Komite Sekolah dan khusus Kabupaten/Kota. Kabupaten/ Secara umum. Sekolah) diwajibkan untuk melaporkan hasil kegiatannya kepada pihak terkait. dibuat tahunan dan tiga bulanan untuk setiap sumber dana yang diterima sekolah (Formulir BOS-K2). Format RKAS dapat dilihat seperti pada Formulir BOS-K1. Tingkat Sekolah a. dan para pemeriksa lainnya apabila diperlukan. Oleh karena itu sekolah dapat membuat RKAS tahunan yang dirinci tiap semester. penyerapan. Kota.

Manajemen BOS Kabupaten/Kota. yaitu yang berhubungan dengan pihak lain). dan penerimaan jasa giro administrasi bank. Buku Kas Umum ini disusun untuk masing-masing rekening bank yang dimiliki oleh sekolah.b. Dokumen ini diperlihatkan kepada pengawas. Pembukuan dalam Buku Kas Umum meliputi ketiga: i). yaitu Buku Pembantu Kas. Buku yang digunakan adalah sebagai berikut. Buku Pembantu Kas (Formulir BOS-K4) dan transaksi yang dicatat didalam Buku Kas Umum juga harus dicatat dalam buku pembantu. Dokumen ini disimpan di sekolah dan Buku ini harus mencatat tiap transaksi melalui bank (baik cek. iii. Buku Kas Umum (Formulir BOS-K3) untuk program BOS. Tim Manajemen BOS Kabupaten/Kota. penerimaan dari pemungutan pajak. dan para pemeriksa lainnya apabila ii. Formulir yang telah diisi disimpan di sekolah dan diperlihatkan kepada pengawas sekolah. biaya Buku Kas Umum harus diisi tiap transaksi (segera setelah transaksi tersebut terjadi dan tidak menunggu terkumpul satu minggu/bulan) Bank. Pembukuan Sekolah diwajibkan membuat pembukuan dari dana yang diperoleh sekolah atau menggunakan komputer. dan Buku Pembantu Pajak. pajak atas hasil dari jasa giro dan setoran pajak. Buku Pembantu ditandatangani oleh Bendahara dan Kepala Sekolah. Buku Pembantu Bank (Formulir BOS-K5) dan para pemeriksa lainnya apabila diperlukan. giro maupun tunai) dan ditandatangani oleh Bendahara dan Kepala Sekolah. Kolom Pengeluaran: adalah pembelian barang dan jasa. 33 33 . Kolom Penerimaan:dari penyalur dana (BOS atau sumber dana dari bank. semua transaksi eksternal. Buku ini harus mencatat tiap transaksi tunai dan ditandatangani oleh Bendahara dan Kepala Sekolah. Tim diperlukan. ii). Pembukuan yang digunakan dapat dengan tulis tangan i.

Dalam hal pembukuan dilakukan dengan komputer.Dokumen ini disimpan di sekolah dan diperlihatkan kepada pengawas lainnya apabila diperlukan. Tim Manajemen BOS Kabupaten/Kota. dan para pemeriksa iv. bukti pengeluaran harus diserahterimakan kepada pejabat yang baru dari jabatannya. Umum dan Buku Pembantu yang relevan sesuai dengan urutan tanggal iii. Terkait dengan pembukuan dari dana yang diperoleh sekolah untuk i. sekolah. 34 34 . Uang tunai yang ada di Kas Tunai tidak lebih dari Rp 10 juta. Buku Kas Umum dan buku-buku pembantu sekurang-kurangnya sekali dalam satu bulan dan menatausahakan hasil cetakan Buku Kas Umum ii. sekolah perlu memperhatikan hal-hal sebagai berikut. Pembukuan terhadap seluruh penerimaan dan pengeluaran dapat dilakukan dengan tulis tangan atau menggunakan komputer. Apabila bendahara meninggalkan tempat kedudukannya atau berhenti dengan Berita Acara Serah Terima. Buku Kas Umum dan buku pembantunya serta bukti- c. program BOS. iv. Buku Pembantu Pajak (Formulir BOS-K6) Buku pembantu pajak mempunyai fungsi untuk mencatat semua transaksi yang harus dipungut pajak serta memonitor atas pungutan dan penyetoran pajak yang dipungut selaku wajib pungut pajak. Realisasi penggunaan dana tiap sumber dana (Formulir BOS-K7) Laporan ini disusun berdasarkan Buku Kas Umum (Formulir BOS-K3) dari semua sumber dana yang dikelola oleh sekolah pada periode yang sama. Semua transaksi penerimaan dan pengeluaran dicatat dalam Buku Kas kejadiannya. bendahara wajib mencetak dan buku-buku pembantu bulanan yang telah ditandatangani Kepala Sekolah dan Bendahara Sekolah.

tidak dikenai bea meterai. Rekapitulasi Realisasi Penggunaan Dana BOS (Formulir BOS-K7a) Laporan ini merupakan rekapitulasi dari 13 komponen penggunaan dana Sekolah.. Kepala Sekolah dan Komite Sekolah.. Setiap transaksi pengeluaran harus didukung dengan bukti kuitansi yang sah.dikenai bea meterai dengan tarif sebesar Rp 3. Uraian tentang jenis barang/jasa yang dibayar dapat dipisah dalam v. BOS yang tercantum dalam Permendagri tentang Pengelolaan BOS.000. Bukti pengeluaran i.Laporan ini dibuat triwulanan dan ditandatangani oleh Bendahara.000.sampai dengan Rp iii. hibah selaku obyek pemeriksaan. Uraian pembayaran dalam kuitansi harus jelas dan terinci sesuai iv.000.000. Laporan ini harus dilengkapi dengan surat pernyataan tanggung jawab yang menyatakan bahwa dana BOS yang diterima telah digunakan sesuai NPH Bukti pengeluaran yang sah disimpan dan dipergunakan oleh penerima d. sedang . Setiap bukti pembayaran harus disetujui Kepala Sekolah dan lunas 35 35 dengan peruntukannya. dibayar oleh Bendahara. BOS dan disusun berdasarkan Formulir BOS-K7.dan dengan nilai sampai Rp 250.000.dikenai bea 1. Bukti pengeluaran uang dalam jumlah tertentu harus dibubuhi materai yang cukup sesuai dengan ketentuan bea materai.- transaksi dengan nilai nominal lebih besar Rp 1. ii. meterai dengan tarif sebesar Rp 6.000. bentuk faktur sebagai lampiran kuitansi..000. Laporan ini dibuat triwulanan dan ditandatangani oleh Bendahara.. Kepala Sekolah dan Komite e. Untuk transaksi transaksi dengan nilai nominal antara Rp 250..000.

kemdikbud. dana BOS (kuitansi/faktur/nota/bon realisasi penggunaan dana per sumber dana (Formulir BOS-K7 dan BOS-K7a) dan surat pernyataan tanggung jawab yang menyatakan iii.go. disimpan dan ditata disimpan di suatu tempat yang aman dan mudah untuk ditemukan setiap saat. serta i. Laporan kegiatan dan pertanggungjawaban selama satu tahun anggaran disampaikan kepada SKPD Pendidikan Kabupaten/Kota paling lambat tanggal 5 Januari tahun berikutnya. Laporan penggunaan dana BOS di tingkat sekolah meliputi laporan bahwa dana BOS yang diterima telah digunakan sesuai NPH BOS. i. Hal yang perlu dilaporkan oleh Tim Manajemen BOS Sekolah: dilaporkan oleh setiap sekolah tiap triwulan www. Buku Pembantu Bank. Rekapitulasi penggunaan dana BOS (Formulir BOS-K7A) harus melalui laman ii. iii. triwulanan disimpan di sekolah untuk bahan pemeriksaan. Laporan harus memenuhi unsur-unsur sebagai berikut: ii. baik yang berupa laporan-laporan dengan rapi dalam urutan nomor dan tanggal kejadiannya. Lembar pencatatan pengaduan. Buku Pembantu Kas. dari iv. Pembantu Pajak beserta bukti serta dokumen pendukung bukti vendor/toko/supplier) wajib diarsipkan oleh sekolah sebagai bahan keuangan maupun dokumen pendukungnya. Seluruh arsip data keuangan.vi. Buku Kas Umum. Setiap kegiatan wajib dibuatkan laporan hasil pelaksanaan kegiatannya. Laporan lengkap penggunaan dana BOS Lembar pencatatan pertanyaan/kritik/saran.bos. dan Buku pengeluaran audit. Pelaporan sebagai bahan bukti dan bahan laporan. Segala jenis bukti pengeluaran harus disimpan oleh bendahara BOS f. 36 36 .id.

2. Tingkat Kabupaten/Kota(Formulir BOS-K8) Hal-hal yang perlu dilaporkan oleh Tim Manajemen BOS Kabupaten/Kota: BOS Sekolah dengan menggunakan Formulir BOS-K8.

a. Rekapitulasi penggunaan Dana BOS yang diperoleh dari Tim Manajemen tentang jenis kasus, skala kasus, kemajuan penanganan, dan status penyelesaian.

b. Penanganan Pengaduan Masyarakat, yang antara lain berisi informasi

Laporan ini harus diserahkan ke Tim Manajemen BOS Provinsi paling lambat 3. Tingkat Provinsi tanggal 10 Januari tahun berikutnya.

a. Laporan Triwulanan (Formulir BOS-K9 dan BOS-K9a) Laporan ini untuk melihat kesesuaian jumlah dana yang diterima oleh Kas

Laporan ini dibuat triwulanan dipisahkan untuk daerah non terpencil (BOSK9) dan daerah terpencil (BOS-K9a), dibuat oleh Tim Manajemen BOS kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan cq. Direktur Jenderal Pendidikan Dasar paling lambat minggu ke-2 bulan ke-2 setiap triwulan. Provinsi ditandatangani Kepala Dinas Pendidikan Provinsi dan dikirimkan

Umum Daerah (KUD) dari Kas Umum Negara (KUN) dengan kebutuhan riil.

b. Laporan Akhir Tahun (Formulir BOS-K10)

i.

Hal-hal yang perlu dilampirkan dalam laporan tersebut adalah: Formulir BOS-K10.

Hasil Penyerapan dan Penggunaan Dana BOS dengan menggunakan

ii.

Penanganan Pengaduan Masyarakat, yang antara lain berisi informasi penyelesaian.

tentang jenis kasus, skala kasus, kemajuan penanganan, dan status dan kegiatan lainnya.

iii. Kegiatan lainnya, seperti kegiatan sosialisasi dan pelatihan, pengadaan, 37 37

Laporan ini harus diserahkan ke Tim Manajemen BOS Pusat paling lambat c. Hasil Monitoring dan Evaluasi tanggal 20 Januari tahun berikutnya.

kesimpulan, saran, dan rekomendasi. Laporan monitoring rutin dikirimkan monitoring.

ke Tim Manajemen BOS Pusat paling lambat 45 hari setelah pelaksanaan 4. Tingkat Pusat Tim Manajemen BOS Pusat harus membuat laporan-laporan sebagai berikut. a. Laporan Triwulanan (Formulir BOS-K11 dan BOS-K11a)

Laporan ini berisi tentang hasil monitoring, analisis, jumlah responden,

Hal-hal yang perlu disampaikan dalam laporan triwulanan adalah laporan

dari setiap provinsi. Laporan ini harus dikirim oleh Kementerian penyaluran dana triwulan berikutnya dari Kas Umum Negara ke Kas Umum diperlukan. Pendidikan dan Kebudayaan kepada Kementerian Keuangan paling lambat pada minggu ke 2 bulan ke-3 dari setiap triwulan sebagai bahan untuk

Sumber data penyusunan laporan ini adalah Formulir BOS-K-9 dan BOS-K9

realisasi penyerapan dana BOS triwulanan yang diterima dari Tim

Manajemen BOS Provinsi menggunakan Formulir BOS-K11 dan BOS-K11a.

Daerah Provinsi, dan sebagai dasar pencairan dana cadangan, apabila b. Laporan Akhir Tahun (Formulir BOS-K12) Hal-hal yang perlu dilampirkan dalam laporan tersebut adalah:

i.

Laporan penggunaan dana BOS hasil rekapitulasi dari laporan Tim Manajemen BOS Provinsi dengan menggunakan Formulir BOS-K12. diterima dari Tim Manajemen BOS Provinsi. Statistik Penerima Bantuan yang disusun berdasarkan data yang

ii.

38 38

iii. Hasil Monitoring dan Evaluasi yang berisi tentang jumlah responden, waktu pelaksanaan, hasil monitoring, analisis, kesimpulan, saran, dan rekomendasi. iv. Penanganan Pengaduan Masyarakatyang antara lain berisi informasi yang dilakukan oleh Tim Manajemen BOS Provinsi/Kab/Kota. lainnya.

tentang jenis kasus, skala kasus, kemajuan penanganan, dan status Kegiatan lainnya, seperti sosialisasi, pelatihan, pengadaan, dan kegiatan

penyelesaian yang merupakan rekapitulasi dari penanganan pengaduan

v.

Laporan akhir tahun harus diserahkan ke Menteri terkait pada akhir bulan B. PERPAJAKAN Januari tahun berikutnya.

Ketentuan peraturan perpajakan dalam penggunaan dana BOS diatur sebagai berikut. 1. Kewajiban perpajakan yang terkait dengan penggunaan dana BOS untuk

siswa baru; kesiswaan; ulangan harian, ulangan umum, ujian sekolah dan pembelian bahan-bahan untuk perawatan/perbaikan ringan gedung sekolah penggunaan dana BOS sebagaimana tersebut di atas adalah: i. Tidak perlu memungut PPh Pasal 22 sebesar 1,5%1

laporan hasil belajar siswa; pembelian bahan-bahan habis pakai, seperti buku tulis, kapur tulis, pensil dan bahan praktikum; pengembangan profesi guru; a. Bagi bendaharawan/pengelola dana BOS pada Sekolah Negeri atas ii. Memungut dan menyetor PPN sebesar 10% untuk nilai pembelian lebih dari Rp 1.000.000,- (satu juta rupiah) atas penyerahan Barang Kena Pajak dan atau Jasa Kena Pajak oleh Pengusaha Kena Pajak Rekanan Pemerintah. Namun untuk nilai pembelian ditambah PPN-

pembelian ATK/bahan/penggandaan dan lain-lain pada kegiatan penerimaan

nya jumlahnya tidak melebihi Rp 1.000.000,- (satu juta rupiah) dan
1Peraturan

Menteri Keuangan nomor 154/PMK.03/2010 tanggal 31 agustus 2010 tentang Pemungutan Pajak Penghasilan Pasal 22 sehubungan dengan pembayaran atas penyerahan barang dan kegiatan di bidang impor atau kegiatan usaha di bidang lain pasal 3 butir (1)h.

39 39

i. Bagi bendaharawan/pengelola dana BOS pada Sekolah bukan negeri atau PPN. adalah tidak termasuk bendaharawan pemerintah sehingga tidak termasuk sebagai pihak yang ditunjuk sebagai pemungut PPh Pasal 22 dan pengelola dana BOS pada Sekolah Bukan Negeri yang terkait atas penggunaan dana BOS untuk belanja barang sebagaimana tersebut diatas Tidak mempunyai kewajiban memungut PPh Pasal 22. Pemungut b. penyetoran dan pelaporan PPN dan PPNBm bagi pemungut PPN dan Pengusaha Kena Pajak Rekanan Undang-undang Republik Indonesia nomor 8 tahun 1983 terakhir dengan Undang-undang nomor 42 tahun 2009 tentang Perubahan ketiga atas Undang Undang nomor 8 tahun 1983 tentang PPN barang dan jasa dan PPnBM serta KMK/563/2003 tentang penunjukkan bendaharawan pemerintah untuk memnungut.5%1. tidak perlu memungut PPh Pasal 22 sebesar 2 3 40 40 Keputusan Direktur Jenderal Pajak nomor KEP-382/PJ/2002 tentang pedoman pelaksanaan pemungutan. Kewajiban perpajakan yang terkait dengan penggunaan dana BOS untuk pembelian/penggandaan buku teks pelajarandan/atau mengganti buku teks yang sudah rusak. PPN yang terutang dipungut dan disetor oleh Pengusaha Kena Pajak Rekanan PPN dalam hal ini bendaharawan pemerintah tidak perlu memungut Pengusaha Kena Pajak (PKP)3. PPN atas pembelian barang dan atau jasa yang dilakukan oleh bukan Pemerintah sesuai dengan ketentuan yang berlaku umum 2. 2. karena tidak termasuk sebagai pihak yang ditunjuk sebagai pemungut PPh Pasal Membayar PPN yang dipungut oleh pihak penjual (Pengusaha Kena Pajak). Bagi bendaharawan/pengelola dana BOS pada sekolah negeri atas penggunaan dana BOS untuk pembelian/penggandaan buku teks pelajaran dan/atau mengganti buku teks yang sudah rusak adalah: 1. dan melaporkan PPN dan PPnBM beserta tata cara pemungutan. 22. ii. kitab suci dan buku-buku pelajaran agama. . Dengan demikian kewajiban perpajakan bagi bendaharawan/ adalah: i. a.bukan merupakan pembayaran yang dipecah-pecah. penyetoran dan pelaporannya. menyetor. Atas pembelian buku-buku pelajaran umum.

karena tidak termasuk sebagai pihak yang ditunjuk sebagai pemungut PPh Pasal Atas pembelian buku-buku pelajaran umum.ii. kitab suci dan buku-buku pelajaran agama. PPN yang terutang dibebaskan.. Memungut dan menyetor PPN sebesar 10% untuk nilai pembelian 1. Bagi guru/pegawai non PNS sebagai peserta kegiatan. sebagai pihak yang ditunjuk sebagai Pemungut PPh Pasal 22 dan atau PPN. kitab suci dan buku-buku pelajaran agama. Pajak) atas pembelian buku yang bukan buku-buku pelajaran umum.000. penyusunan maupun sekolah bukan negeri: jumlah bruto honor. PPN yang terutang dipungut dan disetor oleh Pengusaha Kena Pajak Rekanan Pemerintah. kitab suci dan buku-buku pelajaran agama. Atas pembelian buku-buku pelajaran umum. harus dipotong PPh bendaharawan/penanggung jawab dana BOS baik pada sekolah negeri Pasal 21 dengan menerapkan tarif Pasal 17 UU PPh sebesar 5 % dari 41 41 . PPN yang terutang dibebaskan. dana BOS pada Sekolah Bukan Negeri yang terkait dengan pembelian/ Tidak mempunyai kewajiban memungut PPh Pasal 22. kesiswaan. lebih dari Rp 1. Namun untuk nilai pembelian yang dipecah-pecah.(satu juta rupiah) atas penyerahan Barang Kena Pajak berupa buku-buku yang bukan buku pelajaran umum. 22.. pengembangan profesi guru. Kewajiban perpajakan yang terkait dengan pemberian honor pada kegiatan penerimaan siswa baru. Membayar PPN yang dipungut oleh pihak penjual (Pengusaha Kena 3. kitab suci dan buku-buku pelajaran agama.000. ditambah PPN-nya jumlahnya tidak melebihi Rp iii. laporan BOS dan kegiatan pembelajaran pada SMP Terbuka. iii. Bendaharawan/pengelola dana BOS pada Sekolah Bukan Negeri adalah tidak termasuk bendaharawan pemerintah sehingga tidak termasuk Dengan demikian kewajiban perpajakan bagi bendaharawan/ pengelola penggandaan buku teks pelajaran dan/atau mengganti buku teks yang sudah rusak adalah: i. Semua a. ii.(satu juta rupiah) dan bukan merupakan pembayaran b.000.000.

Status sendiri PPh Pasal 21 terutang setahun 5% (jumlah s. PPh Pasal 21 sebulan (:12) i).025. Kewajiban perpajakan yang terkait dengan penggunaan dana BOS dalam rangka membayar honorarium guru dan tenaga kependidikan honorer sekolah yang tidak dibiayai dari Pemerintah Pusat dan atau Daerah yang dibayarkan bulanan diatur sebagai berikut: bruto. baik pada Sekolah Negeri. PPh Pasal 21 dihitung dengan menyetahunkan penghasilan sebulan. ii.000. Dengan perhitungan sebagai berikut: i. a. Tambahan tanggungan keluarga. adalah: ii). maks 3 orang @ Rp 2. Penghasilan Kena Pajak vi. untuk jumlah sebulan sampai dengan Rp 2. Penghasilan rutin setiap bulan untuk guru tidak tetap (GTT)..025 juta Kewajiban perpajakan yang terkait dengan penggunaan dana BOS. Rp 50 juta) dst *) Besarnya Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP).(dua juta dua puluh lima ribu rupiah) tidak b. Dikurangi PTKP*) v. Sekolah Swasta. Untuk jumlah lebih dari itu. Golongan III dengan tarif 5% (lima persen) dari penghasilan bruto. Tenaga terhutang PPh Pasal 21. Bagi guru/pegawai PNS diatur sebagai berikut : i.d. Kependidikan Honorer. Golongan I dan II dengan tarif 0% (nol persen).b.30 juta Rp 2. untuk membayar honor kepada tenaga kerja lepas orang pribadi yang melaksanakan sebagai berikut:*) pemeliharaan sekolah harus memotong PPh Pasal 21 dengan ketentuan kegiatan perawatan atau iii). Rp 24. Pegawai Tidak Tetap (PTT). Penghasilan sebulan Penghasilan netto setahun (x 12) XX XX XX XX XX XX iii.025 juta 42 42 . Tambahan status kawin 5. Golongan IV dengan tarif 15% (lima belas persen) dari penghasilan 4. iii. ii. iv.

... Jika upah harian atau rata-rata upah harian yang diterima tidak melebihi Rp 150. harus dihitung kembali jumlah PPh Pasal 21 yang Catatan: setelah dikurangi Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP) yang sebenarnya.320. diterima dalam bulan takwim yang bersangkutan belum melebihi Rp jumlah seluruh upah telah melebihi Rp 1..000.(satu juta tiga ratus 43 43 ..(satu juta tiga ratus dua puluh ribu rupiah).(seratus lima puluh ribu rupiah) dan jumlah seluruh upah 1.(satu juta tiga ratus dua puluh ribu rupiah). mengalami perubahan maka mengikuti perubahan yang terbaru..(satu juta dipotong PPh Pasal 21 sebesar 5% dari jumlah upah harian atau rata-rata d.000.320.. 1.(seratus lima puluh ribu rupiah)..(satu juta tiga ratus dua puluh ribu rupiah). maka harus 150.a.000. Jika upah harian atau rata-rata upah harian yang diterima lebih dari Rp 150.000.000.(satu juta tiga ratus dua puluh ribu rupiah).(seratus lima puluh ribu rupiah).. namun jumlah seluruh upah yang diterima dalam bulan takwim yang bersangkutan telah melebihi Rp 1.320.. yang diterima dalam bulan takwim yang bersangkutan belum melebihi Rp b.000.000. Jika upah harian atau rata-rata upah harian yang diterima tidak melebihi Rp 150.(seratus lima puluh ribu rupiah) dan jumlah seluruh upah yang diterima dalam bulan takwim yang bersangkutan telah melebihi Rp dua puluh ribu rupiah). maka tidak ada PPh Pasal 21 yang dipotong.000.(seratus lima puluh ribu rupiah) dan jumlah seluruh upah yang pada saat jumlah seluruh upah telah melebihi Rp 1. atas jumlah bruto upah setelah dikurangi Penghasilan Tidak Kena Pajak c.320. maka pada saat harus dipotong dengan menerapkan tarif 5% atas jumlah bruto upah *) Besaran upah harian yang terutang pajak penghasilan (PPh) pasal 21 jika upah harian di atas Rp 150.000.000.. Jika upah harian atau rata-rata upah harian yang diterima lebih dari Rp 1.000. maka tiga ratus dua puluh ribu rupiah) harus dipotong PPh Pasal 21 sebesar 5% (PTKP) yang sebenarnya.320.320.

Prioritas utama dalam program BOS adalah pengawasan yang 2. Pemeriksaan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) sesuai dengan 5. sesuai dengan kebutuhan lembaga tersebut atau permintaan instansi yang Inpektorat Daerah Provinsi dan Kabupaten/Kota dengan melakukan audit 3. Pengawasan Pengawasan program BOS meliputi pengawasan melekat. dengan melakukan audit atas permintaan instansi yang akan diaudit. fungsional. provinsi. Apabila terdapat kepada instansi pengawas fungsional atau lembaga berwenang lainnya. Pengawasan oleh Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) 4. kabupaten/kota maupun dilakukan oleh SKPD Pendidikan Kabupaten/Kota kepada sekolah. kewenangan. indikasi penyimpangan dalam pengelolaan BOS. misalnya: dan/atau sekolah dan/atau siswa akan dijatuhkan oleh aparat/pejabat yang berwenang. Pengawasan Melekatyang dilakukan oleh pimpinan masing-masing instansi kepada bawahannya baik di tingkat pusat. Pengawasan masyarakat dalam rangka transparansi pelaksanaan program terdapat di sekolah. Sanksi BOSoleh unsur masyarakat dan unit-unit pengaduan masyarakat yang Sanksi terhadap penyalahgunaan wewenang yang dapat merugikan negara dalam berbagai bentuk. Kabupaten/Kota.BAB VIII PENGAWASAN. pengawasan 1. PEMERIKSAAN DAN SANKSI A. agar segera dilaporkan B. sekolah. dan pengawasan masyarakat. Sanksi kepada oknum yang melakukan pelanggaran dapat diberikan 44 44 . Provinsi dan Pusat. Pengawasan Fungsional Internal oleh Inspektorat Jenderal Kemdikbud serta akan diaudit.

45 45 . yaitu mulai proses penyelidikan. 4. bersumber dari APBN pada tahun berikutnya kepada 3. yaitu dana BOS yang terbukti disalahgunakan agar dikembalikan kepada satuan pendidikan atau ke kas daerah provinsi. penurunan pangkat. Penerapan sanksi kepegawaian sesuai dengan peraturan dan undang-undang 2. Pemblokiran dana dan penghentian sementara seluruh bantuan pendidikan yang provinsi/kabupaten/kota. atau golongan. Penerapan proses hukum. Penerapan tuntutan perbendaharaan dan ganti rugi. secara sengaja dan tersistem untuk memperoleh keuntungan pribadi. bilamana terbukti pelanggaran tersebut dilakukan kelompok.1. mutasi kerja). penyidikan dan yang berlaku (pemberhentian. proses peradilan bagi pihak yang diduga atau terbukti melakukan penyimpangan dana BOS.

pertanyaan. 3. respon. Pengelolaan Pelayanan dan Penanganan 2. Menyediakan bentuk informasi dan data base yang harus disajikan dan dapat Informasi.id : 177 digunakan untuk menyampaikan informasi terhadap program baik yangbersifat 3. Berikut adalah media yang dapat 1. Media diakses publik. 021-5725980 lanjut terhadap informasi/pengaduan yang diterima.kemdikbud. Mengatur alur informasi pengaduan/temuan masalah agar dapat diterima oleh Pengaduan A.go. usulan dan keluhan 1. Alamat web Telepon PIH SD : www. Tim manajemen BOS melaksanakan fungsi-fungsi untuk melakukan tindak- 46 46 . masukan/saran. Pembagian tugas dan fungsi layanan pada program BOS adalah sebagai berikut. B. mendapatkan Masyarakat (P3M) dalam program BOS ditujukan untuk: pihak yang tepat. 021-5725635 : 1771 : bos@kemdikbud.id : 0-800-140-1299 (bebas pulsa) . yang masuk. Tugas dan Fungsi Layanan 5. maupun keluhan. 021-5725632 : 021-5731070. Memastikan bahwa pengelola program akan menindaklanjuti setiap pengaduan Memastikan setiap progres penanganan akan didokumentasikan secara jelas. Faksimil Email SMS SMP : 0-800-140-1276 (bebas pulsa) . telepon. adalah: 2. surat atau email.bos.go.BAB IX PELAYANAN DAN PENANGANAN PENGADUAN MASYARAKAT Program yang baik akan memastikan bahwa setiap pertanyaan. 4. atau pengaduan dapat disampaikan secara langsung. 4. pertanyaan. 021-5725645. atau melalui SMS.

Memonitor progres penanganan pengaduan yang ada di provinsi manajemen BOS. h. sesuai dengan periode laporan program BOS. bersumber dari sistem pengaduan rekapitulasi status Provinsi. ke dalam b. f. c.go. g. i. informasi sebagai bahan masukan bagi kebijakan Menjawab pertanyaan dan menindak-lanjuti usul/saran/masukan. Menyampaikan informasi kepada Inspektorat Jenderal dalam hal Membuat laporan perkembangan penanganan pengaduan secara regular di laman BOS yang merupakan diperlukan tindak lanjut. bos. Tim Manajemen BOS Provinsi a. Tim Manajemen BOS Pusat: a. Menerima dan mencatat semua informasi. 47 47 .1. menyampaikan status pengaduan untuk mendorong penyelesaiannya Menginformasikan status penanganan pengaduan BOS secara berkala kepada Provinsi. Menetapkan petugas Unit P3M. termasuk hasil temuan audit BPK/BPKP/Itjen sistem pengaduan BOS di laman d. Melakukan koordinasi dengan Bagian Hukum dan Kepegawaian - 2. b. Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar terkait dengan publikasi informasi.kemdikbud. Laporan tersebut Menyelenggarakan rapat koordinasi secara berkala dengan agenda melibatkan pihak-pihak terkait. Menerima dan mencatat semua informasi (saran. dan pengaduan) dari masyarakat baik yang disampaikan melalui telepon. j. e. pertanyaan. Menetapkan petugas Unit P3M.id/pengaduan. Menganalisa maupun kabupaten/kota. Kabupaten/Kota untuk ditindak-lanjuti.

pengaduan BOS di laman bos. Menerima dan mencatat semua informasi (saran. b.kemdikbud. e. Dokumentasi (PPID) Provinsi terkait dengan publikasi informasi. yang ada.email. termasuk Menjawab pertanyaan dan menindak-lanjuti usul/saran/masukan dari yang disampaikan melalui sistem pengaduan Monitoring Kabupaten/Kota untuk memastikan tugas dan fungsi layanan masyarakat dan pengaduan BOS dilaksanakan sesuai petunjuk teknis Berkoordinasi dengan Kabupaten/Kota jika diperlukan untuk melakukan mendesak dan penting. pertanyaan. pengaduan sistem pengaduan di laman BOS yang merupakan rekapitulasi status Menyelenggarakan rapat koordinasi secara berkala dengan agenda penyelesaian yang diperlukan. menyampaikan rekapitulasi status kemajuan dan hasil tindak lanjut Melakukan koordinasi dengan Pejabat Pengelola Informasi dan mendorong h. d.kemdikbud. termasuk hasil temuan audit ke dalam sistem c. Laporan tersebut bersumber dari Kabupaten/Kota. Menetapkan petugas Unit P3M.go. email. surat.go. fax. fax. Tim Manajemen BOS Kabupaten/Kota a. Membuat laporan perkembangan status pengaduan secara regular sesuai dengan periode laporan program BOS.id/pengaduan. f. 3. surat.id/pengaduan. dan pengaduan) dari masyarakat baik yang disampaikan melalui telepon. yang dilakukan Kabupaten/Kota guna penanganan secara langsung dalam kasus-kasus yang dianggap g. termasuk hasil temuan audit ke dalam sistem 48 48 . pengaduan BOS di laman bos. online dan sms di laman BOS. masyarakat.

d. f. g.c. termasuk online dan sms di laman BOS. Menjawab pertanyaan dan menindak-lanjuti usul/saran/masukan dari masyarakat. h. Memperbarui status kemajuan dan hasil tindaklanjut pengaduan BOS Membuat laporan perkembangan status pengaduan secara regular sesuai dengan periode laporan program BOS. Menyelenggarakan rapat koordinasi secara berkala dengan agenda menyampaikan status kemajuan dan hasil tindaklanjut pengaduan untuk Dokumentasi (PPID) Kabupaten/Kota terkait dengan publikasi informasi. Melakukan penanganan yang diperlukan dan memonitor kemajuan dan hasil penanganan pengaduan. mendorong penyelesaiannya. e. Melakukan koordinasi dengan Pejabat Pengelola Informasi dan 49 49 . yang disampaikan melalui sistem pengaduan secara online di laman BOS. Laporan tersebut bersumber dari sistem pengaduan di laman BOS.

50 .

FORMULIR ISIAN 51 .

52 .

17) Down Syndrome(P). (. 05). 03). 07). 10).000. 08) Laras(E) 09) Wicara(F). 03).SMP Sederajat. 03) Rungu(B). 20) Bencana Alam/Sosial. 07).000-Rp2.D3.S2.SD Sederajat. 05) Grahita Sedang(C1). 04).000.3) Lebih dari Rp2.3) Lebih dari Rp2.000.000. Tanggal Lahir f Agama : : g Rombel h Riwayat Pendidikan Tahun i Riwayat Beasiswa Jenis 1 2 3 Jenis Beasiswa: 01) Prestasi 02) Bantuan Siswa miskin 03) Pendidikan 04) Unggulan 99) Lainnya Juara ke Tingkat 1) Sekolah 2) Kecamatan 3) Kab/kota 4) Provinsi 5) Nasional 6) Internasional F-PD / : : : : : : : : / 1 IDENTITAS SEKOLAH NPSN : 1) Laki-laki 2) Perempuan NIS : *) Nomor Induk Siswa pemberian Sekolah .000.000.……………………….Nama Ayah Berkebutuhan Khusus Pekerjaan Pendidikan Penghasilan bulanan .D1. 07) Daksa Sedang(D1).201… Yang bertanda tangan Orang Tua/Wali atau Siswa bertanggung jawab secara hukum terhadap kebenaran data yang tercantum. 04).000. 06).000.- Tahun Lahir 01). 08). 09). atau 3a.000.SMA Sederajat.000.000.000-Rp2.2) Rp1.SMP Sederajat. 08). 07).000. 06). 10).D4/S1.Tidak Sekolah.D1. 15) Narkoba(N) 16) Indigo(0).Putus SD. 7b. 10) Tuna Ganda(G). 1) Kurang dari Rp1. / / 01) Islam 02) Kristen/ Protestan 03) Katholik 04) Hindu 05) Budha 06) Khong Hu Chu 99) Lainnya *) contoh 1.SMP Sederajat.Putus SD.Putus SD.000. 09).3) Lebih dari Rp2.000. PKH cm Berat Badan : kg )* daftar pilihan sama dengan pekerjaan ayah )* daftar pilihan sama dengan point o )* daftar pilihan sama dengan pekerjaan ayah )* daftar pilihan sama dengan point o Tahun Lahir 01) Tidak bekerja 02) Nelayan 03) Petani 04) Peternak 05) PNS/TNI/Polri 06) Karyawan Swasta 07) Pedagang Kecil 08) Pedagang Besar 09) Wiraswasta 10) Wirausaha 11) Buruh 12) Pensiunan 99) Lainnya 01).D2.SD Sederajat. 1) Kurang dari Rp1. 13) Bakat Istimewa(J). 05). 09).000.S3. 18) Autis(Q). 08).Tidak Sekolah.2) Rp1.D2. 02). 14) Kesulitan Belajar(K).S3. sebutkan : No HP : km *) pembulatan tanpa koma q Jarak tempat tinggal ke sekolah 01) Jalan Kaki 02) Kendaraan Pribadi 03) Kendaraan Umum/Angkot/Pete-pete 04) Jemputan Sekolah 05) Kereta Api 06)Ojek 07) Andong/Bendi/Sado/Dokar/Delman/Becak 08) Perahu Penyebrangan/Rakit/Getek 99) Lainnya u No SKHUN SD *) diisikan hanya untuk siswa kelas 9 SMP Apakah sebagai penerima PKH : Responden. 04) Grahita Ringan(C).- Tahun Lahir 01).000. 11)Hyperaktif(H).S2. 10).000.D4/S1.000.D3. 19) Terpencil/Terbelakang..000.2) Rp1.Formulir BOS-01A FORMULIR PESERTA DIDIK Tanggal: a Nama Sekolah b NSS c Alamat Sekolah 2 IDENTITAS PESERTA DIDIK a Nama Lengkap b Jenis kelamin c NISN d NIK e Tempat. 9c jika kelas paralel Status : Tingkat : 1=siswa baru 2=pindahan/ 3=naik kelas/ 4=akselerasi/ 5=mengulang/ Nama Sekolah : Penyelenggara / Sumber Kelas status 6=putus sekolah Tahun Mulai Tahun Selesai j Catatan Prestasi Tahun 1 2 3 : Lomba Jenis 1) Sains 2) Seni 3) Olahraga 9) Lain-lain k Identitas Orang Tua/Wali . 1) Kurang dari Rp1.……………………………………………………) 53 53 . ……………………….SD Sederajat.000. 11). 11). 05).Tidak Sekolah.1) Bersama Orang Tua 2) Wali 3) Kost 4) Asrama 5) Panti Asuhan 9)Lainnya l Jenis Tinggal m Alamat Tempat Tinggal Kelurahan / Desa Kecamatan Kabupaten/Kota Provinsi n Tinggi Badan o Berkebutuhan Khusus p No Telepon Rumah r s t v Alat transportasi ke sekolah Email pribadi Jumlah saudara kandung 01) Tidak. 06). 06) Daksa Ringan(D).D3. 02) Netra(A). 21) Tidak Mampu Ekonomi 1) kurang dari 1 km 2) lebih dari 1 km. 02).D4/S1.SMA Sederajat.Nama Wali Pekerjaan Pendidikan Penghasilan bulanan : : : : : : : : : : : : : : : : : RT RW Kode Pos : : : : : : : : : : : 1) Ya 2) Tidak No. 04).000-Rp2.Nama Ibu Berkebutuhan Khusus Pekerjaan Pendidikan Penghasilan bulanan .D1. 2.S2. 02). 11).S3.SMA Sederajat. 12) Cerdas Istimewa(I).000. 03).D2.

Formulir ini merupakan updating formulir pendataan tahun 2012.PEDOMAN PENGISIAN FORMULIR PESERTA DIDIK (F-PD) DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN DASAR  Pedoman Umum 1. Kolom isian berwarna gelap (abu- 2. a. Formulir yang terisi dikumpulkan di sekolah untuk selanjutnya diverifikasi kebenaran datanya oleh pihak sekolah dan dientri kedalam aplikasi pendataan pendidikan dasar. Nama sekolah diisi sesuai dengan SK Pendirian Sekolah. 3. lengkapi data abu) merupakan variabel tambahan di tahun 2013 yang perlu dilengkapi. Nomor Statistik Sekolah (NSS) diisi dengan nomor yang diberikan dari dinas c. Nama lengkap diisi sesuai dengan nama yang terdaftar di sekolah tanpa b. NIS (Nomor 54 54 . Isi dengan menggunakan ballpoint dan huruf capital dan mudah dibaca yang masih kosong di pendataan sebelumnya. Formulir Peserta Didik (F-PD) diisi oleh masing-masing orang tua siswa dan dibubuhkan tandatangan orang tua siswa sebagai bukti keabsahan data. Induk Siswa) diisi sesuai nomor induk pemberian sekolah. Tanggal diisi pada saat pengisian formulir F-PD dengan format tanggal (2 a. Jenis kelamin diisi dengan pilihan 1 untuk laki-laki atau 2 untuk perempuan.  Pedoman Khusus 1. NPSN diisi sesuai dengan nomor yang ditetapkan oleh 2. Identitas Peserta Didik disingkat. NISN (Nomor Induk Siswa Nasional) diisi bagi yang memiliki. Kebenaran isi data merupakan tanggungjawab orang tua Peserta Didik. Alamat sekolah cukup jelas kab/kota. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan b. c. Identitas Sekolah digit)/bulan (2 digit)/tahun (4 digit).

h. g. 06. 03. Isian ini hanya untuk kelas 7 i. Juara ke diisi dengan nomor hanya untuk juara 1. Jika memilih 9 m. 06 atau 99. SMP. ibu. 04. e. 09. 2. 07. 05. ii. 03. iii. ibu. i. 3. ibu. 2 atau 3. iii. Riwayat pendidikan diisikan asal sekolah SD. 9 untuk jenjang Tingkat diisikan dengan nomor bukan angka romawi. 5. 02. Contoh: 6. n. ii. serta kelas 7. 4. Lomba cukup jelas. Jenis tempat tinggal diisi sesuai pilihan 1. 5 atau 9. k. ii. 6 untuk jenjang SD. 04 atau 99. i. 3. Catatan : i. iv. 02.d. wali diisi sesuai pilihan 1. . Catatan prestasi diisi maksimal 3 prestasi terakhir. 8. 12 atau 99. Riwayat beasiswa diisi maksimal 3 beasiswa terakhir yang diperoleh siswa. 04. Tingkat diisikan sesuai tingkat tertinggi yang pernah dicapai. 2. Tinggi dan berat badan cukup jelas. Pekerjaan ayah. ii. 08. 02. 07. Jenis diisi sesuai pilihan 1. SMP. Tahun mulai diisi sesuai dengan tahun diberikannya beasiswa. iv. pilihan di butir o. 11. 08. 1b. 2. v. 7. Agama diisi sesuai pilihan 01. Penghasilan bulanan ayah. 05. iii. Tempat. wali dan tahun lahir cukup jelas. Alamat tempat tinggal cukup jelas. NIK (Nomor Induk Kependudukan) diisi sesuai nomor yang diberikan di f. wali diisi sesuai pilihan 01. Tanggal lahir cukup jelas. j. Nama ayah. oleh sekolah contoh: 7a. 3 atau 9. 03. iv. Berkebutuhan khusus diisikan jika memiliki kebutuhan khusus sesuai l. 2 atau 3. 55 55 (lainnya) maka sebutkan. 03. dalam kartu keluarga (KK). 10. 06. ibu. Jenis diisi sesuai pilihan 01. 8. Penyelenggara/Sumber cukup jelas. 04. 05. Pendidikan ayah. 10 atau 11. Tahun selesai diisi sesuai dengan berakhirnya pemberian beasiswa. 09. i. wali diisi sesuai pilihan 01. 4. 02. Tahun cukup jelas. Rombel (rombongan belajar) diisi sesuai dengan penaman yang diberikan Kelas 1.

04. 09. 08 s. t. v. atau 99. 07. 06. 12. 08. 15. 02. koma. 16. p. 13. 03. Nomor SKHUN adalah SKH Ujian Nasional pada saat ujian UN di SD. 05. hanya bagi siswa kelas 9 SMP. PKH adalah Program Keluarga Harapan. 19. r.o. diisikan bagi keluarga yang 56 56 . No HP (handphone) cukup jelas. 17. 05. Email pribadi cukup jelas. No telepon rumah diisi dengan kode wilayah terlebih dulu dan diikuti nomor q. 18. 20 atau 21. 14. 07. 06. 10. 11. Jika memilih 2. Alat transportasi ke sekolah diisi sesuai pilihan 01. 02. 04. maka sebutkan jarak dalam satuan KM dengan 2 angka desimal di belakang u. Jarak tempat tinggal ke sekolah diisi sesuai pilihan 1 atau 2. diisikan mengikuti program tersebut yang diselenggarakan oleh kementerian sosial. Berkebutuhan khusus diisi sesuai pilihan 01. 03. telepon. Jumlah saudara kandung cukup jelas.

Latitude No Fax  Daerah Transmigrasi  Daerah Bencana Sosial . 08)Paket B. Tanggal / / 1) Kurikulum 1994 2) Kurikulum 2004 3) KTSP 9) Lainnya. sebutkan 03) LP Ma'arif 07) Perwari 04) ML Taman Siswa 08) Dharma Pertiwi 1) Tidak Ada 2) PLN 3) Diesel 4) Tenaga Surya 5) PLN & Diesel 9) Lainnya 1) < 900Watt 2) 900-2200 Watt 1) Ya 2) Tidak 3) 2200-4400 Watt 4) >4400Watt 1) Air kemasan 2) Ledeng/PAM 3) Pompa 4) Sumur 5)Mata air 6)Air sungai 7) Air Hujan 9) Lainnya u Daya v Sumber air w Apakah sekolah menyelenggarakan e-Learning : 57 57 . sebutkan * Khusus Sekolah Swasta oleh Yayasan/Penyelengggara 1) Ya 2) Tidak Kode Pos t Sumber Listrik 01) Aisyiah 05) MPPK 09) YPLP PGRI 02) MPK Muhammadiyah 06) MNPK 99) Lainnya. 07)Paket A. 04)SMPLB. -  Bukan Semua  Daerah Darurat Lainnya Longitude Posisi Geografis e No Telpon f Akses Internet Alamat email Website http:// g Status Sekolah 1) Negeri 01) Tidak Ada 02) schoolnet/Jardiknas 99) Lainnya. / 2) SPM 2) Siang 2) Imbas 2) 9001:2008 3) Kombinasi 3) Belum Ikut 3) TK-SD satu atap 4) SD-SMP satu atap 5) SMP Terbuka / 3) Pra SSN 4) SSN 5) RSBI 6) SBI 8) Proses Sertifikasi 9) Belum Bersertifikat 2) B / 3) C / 9) Belum Terakreditasi / / 2) SMP Biasa Jika SMP terbuka berapa jumlah TKB yang di miliki q Apakah Sekolah ini telah melaksanakan Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) ? r Kurikulum yang di gunakan s Nama Yayasan Nama Pimpinan Yayasan Alamat Yayasan Desa/Kelurahan Kecamatan Kabupaten/Kota Provinsi Akte Pendirian Kelompok yayasan No. 11)SMALB. sebutkan : 2) Swasta 1) Ya 2) Tidak 1) Ya 2) Tidak h Apakah menyelenggarakan pendidikan inklusi ? Apakah menyelenggarakan pendidikan CIBI? 1) Pemerintah Pusat 2). 12)SILN A B  Jika SLB / SDLB/SMPLB jenis kebutuhan khusus yang di layani Desa/Kelurahan Kecamatan Kategori Wilayah (*sesuai SK Bupati/walikota) C  C1  D  D1  E F G H Kode Pos  Daerah Terpencil/Terbelakang  Daerah Perbatasan Negara  Daerah adat terpencil  Daerah Bencana Alam . 03)SDLB. Tanggal 1) Pra SPM 1) 9001:2000 1) Pagi 1) Inti 1) SD Biasa No. 09)TKLB. Pemerintah Daerah 3) Yayasan 9) Lainnnya i Status Kepemilikan SK / Izin Pendirian Sekolah SK Izin Operasional j Akreditasi SK Akreditasi Terakhir k Status Mutu l Sertifikasi ISO m Waktu Penyelenggaraan n Gugus Sekolah o Kategori Sekolah p Nomor Rekening Bank Nama Bank Cabang / KCP / Unit Rekening Atas Nama No. Tanggal No.Formulir BOS-01B FORMULIR SEKOLAH F-SEK KABUPATEN/KOTA PROVINSI Tanggal a Nama Sekolah b NSS c Jenis Sekolah d Alamat Sekolah : : : / / 1 IDENTITAS SEKOLAH NPSN 01) SD. 02)SMP. 05)MI. Tanggal 1) A No. 10)SLB. 06)MTs.

(11) Kondisi mohon lihat panduan 3 ROMBONGAN BELAJAR No (1) Tgkt (2) Nama Rombel (3) Ruang Kelas (4) NUPTK Wali Kelas (5) Nama Wali Kelas (6) 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 Kolom (4) Ruang Kelas diisi sesuai Kode Ruang pada table diatas. lihat panduan untuk lebih jelasnya 58 58 .(7). (9). (8). (4) Kode Prasarana . (10).2 RUANGAN / PRASARANA No (1) Kode Ruang (Pemberian Sekolah) (2) Nama Ruangan (3) Kode Prasarana (4) Panjang (meter) (5) Lebar (meter) (6) Kondisi (diisi sesuai kode pedoman pengisian F-SEK Atap (7) Halaman 2 ) Dinding Kusen Pondasi (8) (9) (10) Lantai (11) Status Kepemilikan (12) 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 Kolom (3) Nama Ruangan.

..……. ……………………….4 SARANA No Kode Sarana (1) 1 2 3 4 5 6 7 8 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 (2) Jumlah (3) Letak (4) Baik Rusak Ringan Rusak Sedang Keterangan Rusak Berat Rusak total Kolom (2) diisi sesuai kode petunjuk pada panduan.) 59 59 . lihat panduan untuk lebih jelasnya 5 BANTUAN / BLOCK GRANT / SUBSIDI DAN BEASISWA No (1) Tahun (2) Jenis Bantuan (3) Sumber Bantuan (4) Besar Bantuan (5) Dana Pendamping (6) Peruntukan Dana (7) 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Isilah dengan huruf kapital dan mudah dibaca Perhatian : Lembar ini harus diisi oleh Kepala Sekolah atau yang mewakili.……………………….201… Kepala Sekolah / Atas nama Kepala Sekolah )* Dibubuhi cap/stempel sekolah (………………………………………………. Yang bertanda tangan dibawah ini bertanggung jawab secara hukum terhadap kebenaran data yang tercantum. Kolom (4) Ruang Kelas diisi sesuai Kode Ruang pada table diatas.

yang masih kosong di pendataan sebelumnya. MI. a. TKLB. i. Pastikan NPSN ini valid. periksa dengan SK bupati/walikota (tanyakan ke dinas setempat). Nomor Statistik Sekolah (NSS) diisi dengan nomor yang diberikan dari dinas validasi NPSN di PDSP. SMLB. 2. MTs).PEDOMAN PENGISIAN FORMULIR SEKOLAH (F-SEK) DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN DASAR  Pedoman Umum 1. 3 atau 9.Provinsi ditulis secara lengkap (bukan singkatan) dengan menggunakan huruf . Identitas Sekolah digit)/bulan (2 digit)/tahun (4 digit). Jenis sekolah diisi dengan pilihan 01. Alamat sekolah cukup jelas. Diisikan sesuai 60 60 . A. Kolom isian berwarna gelap (abuabu) merupakan variabel tambahan. Kategori wilayah diisi dengan pilihan 1. kapital (besar). diisi dengan menggunakan ballpoint dan 2. 02. Formulir Sekolah (F-SEK) diisi oleh pihak sekolah dalam hal ini diwakili oleh 3. SILN. NPSN diisi sesuai dengan nomor yang ditetapkan oleh c. Kepala Sekolah bertanggung jawab terhadap kebenaran isian formulir sekolah  Pedoman Khusus dan selanjutnya membubuhkan tanda tangan serta cap/stempel sekolah. . kepala sekolah.Tanggal diisi pada saat pengisian formulir F-SEK dengan format tanggal (2 1. Formulir ini merupakan updating formulir pendataan tahun 2012. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. . lengkapi data huruf kapital dan mudah dibaca. paket d. kab/kota. Nama sekolah diisi sesuai dengan SK Pendirian Sekolah dan perubahan nama b. B. sesuai dengan nomenklatur terbaru yang sudah resmi.Kabupaten/Kota ditulis lengkap dengan menggunakan huruf kapital (besar). 03 atau 04 (tambahan : SLB.

k. Jika memilih 99 (lainnya) sebutkan akses internet yang dipakai. tanggal (2 digit) bulan (2 digit) dan tahun (4 digit).225092 latitude h. contoh indosat m2. 4 atau 5. 3. SK/izin pendirian sekolah diisi secara lengkap: nomor.801863 longitude. angka di belakang koma minimal 3 digit. Inklusi diisikan dengan angka 1 atau 2 dan CIBI (Cerdas Istimewa Bakat i. 02 atau 99. dll). i. 106. 4 atau 5. p. i. telp dan faximilinya. q. i. Akses internet diisi sesuai dengan pilihan 01. 8 atau 9. 2 atau 3. r. tanggal (2 digit) bulan l. ii. ii. Nomor rekening bank diisi tanpa menggunakan spasi. i. Sertifikasi ISO diiskan sesuai pilihan 1. Cukup jelas. m. iii. tanggal (2 digit) SK/izin operasional sekolah diisi secara lengkap: nomor. Istimewa) diisikan 1 untuk Ya. BNI. atau koma. ii.ii. e. 2. No telpon dan faximili diisi dengan kode wilayah terlebih dulu dan diikuti no f. KCP/Unit diisi sesuai dengan lokasi bank yang berada di buku tabungan. Sebagai contoh: -6. jika tidak menerima isikan dengan rekening sekolah yang 61 61 . titik. 4. 2. 2 atau 3. bulan (2 digit) dan tahun (4 digit). berapa jumlah TKB yang diselenggarakan . 2. Gugus sekolah diisi sesuai pilihan 1. (2 digit) dan tahun (4 digit). Website cukup jelas. jika SMP terbuka isikan Rekening atas nama sekolah atau rekening yang biasa digunakan sebagai biasa digunakan sebagai transaksi kegiatan operasional di sekolah. 3. j. tanda hubung Nama bank boleh disingkat sesuai dengan standar singkatan Bank (BCA. 2. MBS diisi sesuai pilihan 1 atau 2. Posisi geografis disi dengan latitude dan longitude yang didapat dari GPS atau pendekatan melalui peta. Alamat email cukup jelas. Status kepemilikan diisi sesuai pilihan 1. SK akreditasi sekolah diisi secara lengkap: nomor. Akreditasi diisi sesuai dengan pilihan 1. o. BRI. 2 untuk Tidak. Status mutu diisi sesuai pilihan 1. 3. Kategori sekolah diisi sesuai pilihan 1. 5 atau 6. 2. rekening BOS. Waktu penyelenggaraan diisi sesuai pilihan 1. Status sekolah diisi sesuai pilihan 1 atau 2. n. g. 3 atau 9.

Kolom (3) Nama Ruangan dan Kolom (4) kode prasarana diisi sesuai dengan Kode PraSarana 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 Gudang Ruang Ibadah Rumah Dinas Kepala Sekolah Rumah Dinas Guru Rumah Penjaga Sekolah Sanggar MGMP Sanggar PKG Asrama Siswa Unit Produksi Ruang Multimedia Ruang Pusat Belajar Guru Ruang Olahraga Lainnya Nama Ruangan Kamar Mandi/WC Siswa Perempuan Kode PraSarana 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 99 Ruang Teori/Kelas Laboratorium IPA Laboratorium Kimia Laboratorium Fisika Laboratorium Biologi Laboratorium Bahasa Laboratorium IPS Laboratorium Komputer Laboratorium Multimedia Ruang Perpustakaan Ruang Perpustakaan Multimedia Ruang Keterampilan Ruang Serba Guna/Aula Ruang UKS Ruang Praktik Kerja Bengkel Ruang Diesel Ruang Pameran Ruang Gambar Koperasi/Toko Ruang BP/BK Ruang Kepala Sekolah Ruang Guru Ruang TU Ruang OSIS Kamar Mandi/WC Guru Laki-laki Kamar Mandi/WC Guru Perempuan Kamar Mandi/WC Siswa Laki-laki 62 62 . atau 9. 5 atau 9. Akte pendirian diisi secara lengkap: nomor. Nama pimpinan yayasan cukup jelas. iv.s. Nama yayasan diisi dengan lengkap sesuai dengan akta pendirian atau akta perubahan yang terakhir. Ruangan Kode Ruang (Pemberian Sekolah) (2) Nama Ruangan (3) Kode Prasarana (4) Panjang (5) Lebar (6) Kondisi Kusen (9) Status n Kepemilika (12) Atap (7) Dinding (8) Pondasi (10) Lantai (11) 1 RK-1 2 RK-2 4 Lab IPA Ruang Teori/ Kelas Ruang Teori/ Kelas Laboratorium IPA 1 1 8 2 7 6 10 11 8 8 9 12 0 1 0 0 0 0 1 3 1 0 2 0 0 0 0 1 0 Milik 2 Bukan 0 Milik 0 Milik 3 Lab Komputer Laboratorium 1 Komputer a. 2. 7. 3. 4. 2. t. 2. u. Contoh pengisian: No (1) sekolah sehari-hari diisi dengan menggunakan angka 1. 4. 5. tanggal (2 digit) bulan (2 v. 2. Seluruh ruangan yang dimilki oleh sekolah harus dimasukkan ke dalam tabel ruangan. Sumber air adalah air yang biasa digunakan untuk keperluan operasional w. Alamat yayasan cukup jelas. jika memilih 99 (lainnya) sebutkan kelompok yayasan penyelenggara. Kelompok yayasan diisi sesuai dengan pilihan. Daya diisi sesuai pilihan 1. 6. E-learning atau kegiatan belajar mengajar di sekolah berbasiskan internet. ii. 3. i. iii. Kolom (2) kode ruang (pemberian sekolah) diisi sesuai dengan pemberian kode ruangan di sekolah masing-masing. Sumber listrik diisi sesuai pilihan 1. digit) dan tahun (4 digit). 3 atau 4. tabel referensi di bawah ini: Nama Ruangan Kode PraSarana 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 Nama Ruangan b.

b. d. masing. b.15% Kerusakan > 15% Deskripsi baik rusak ringan rusak sedang rusak berat rusak total 3. Kolom (2) tingkat diisi sesuai dengan tingkatan kelas. Kolom (5) NUPTK wali kelas dan Kolom (6) nama wali kelas cukup jelas. Kolom (3) Jumlah cukup jelas. 3a. dan lain-lain. 4. Kolom (2) tingkat diisi sesuai kode sarana di bawah. Kolom (5) Panjang ruangan diisi sesuai panjang ruangan dalam satuan meter d. (8) dinding. Contoh : 2-1.c. Kolom (4) ruang kelas diisi sesuai dengan kolom kode pada tabel ruangan. (9) kusen dan (11) lantai (m).65% Kerusakan > 65% Komponen Bangunan Tidak Ada Deskripsi baik rusak ringan rusak sedang rusak berat rusak total tidak ada (m). Rombongan Belajar (Rombel) Contoh pengisian: No (1) Tingkat (2) Nama Rombel (3) Ruang Kelas (4) NUPTK Wali Kelas (5) Nama Wali Kelas (6) 1 2 VIII VII VIII-a VII-b RK-1 RK-2 2365932654125840 5698754602130985 Dwi Riyanto Muhammad Adjie Susilo Nugroho a.45% Kerusakan 46% . Kolom (3) nama rombel diisi sesuai dengan penamaan dari sekolah masingc. ruangan. Kolom kondisi untuk butir (7) atap. 2. IX/d. Sarana c. Kolom (10) kondisi untuk poin pondasi diisi dengan kode sesuai tabel referensi di bawah ini: Kode 0 1 2 3 4 Kondisi Tidak Ada yang Rusak Kerusakan < 5% Kerusakan 5% .10% Kerusakan 11% . a. f. Contoh: 1. 3. Kolom (6) Lebar ruangan diisi sesuai panjang ruangan dalam satuan meter diisi dengan kode sesuai tabel referensi di bawah ini: Kode 0 1 2 3 4 9 Kondisi Tidak Ada yang Rusak Kerusakan < 30% Kerusakan 30% . Kolom (4) Penempatan ruang diisi sesuai dengan isian kolom kode pada tabel 63 63 . e.

Kolom (5) Keterangan cukup jelas.d. Kode Nama (Item) Kode 1 Meja Siswa 2 Kursi Siswa 3 Meja Guru 4 Kursi Guru 5 Meja TU 6 Kursi TU 7 Papan Tulis 8 Lemari / Filling Cabinet 9 Komputer TU 10 Printer TU 11 Mesin Ketik 12 Foto Copy 13 Komputer 14 Printer 15 Buku Pegangan Guru PPKn 16 Buku Pegangan Guru Pendidikan Agama 17 Buku Pegangan Guru Bahasa dan Sastra Indonesia 18 Buku Pegangan Guru Bahasa Inggris 19 Buku Pegangan Guru Sejarah Nasional dan Umum 20 Buku Pegangan Guru Pendidikan Jasmani 21 Buku Pegangan Guru Matematika 22 Buku Pegangan Guru IPA 23 Buku Pegangan Guru Fisika 24 Buku Pegangan Guru Biologi 25 Buku Pegangan Guru Kimia 26 Buku Pegangan Guru IPS 27 Buku Pegangan Guru Ekonomi 28 Buku Pegangan Guru Sosiologi 29 Buku Pegangan Guru Geografi 30 Buku Pegangan Guru Sejarah Budaya 31 Buku Pegangan Guru Tata Negara 32 Buku Pegangan Guru Antropologi 33 Buku Pegangan Guru Teknologi Informasi Komunikasi 34 Buku Pegangan Guru Pendidikan Seni 35 Buku Pegangan Guru Bahasa Asing Lain 36 Buku Pegangan Guru Bimbingan dan Penyuluhan 37 Buku Pegangan Guru Muatan Lokal 38 Buku Pegangan Guru Kerajinan Tengan dan Kesenian 39 Buku Pegangan Guru Kompetensi Keahlian Kejuruan 40 Buku Pegangan Siswa PPKn 41 Buku Pegangan Siswa Pendidikan Agama 42 Buku Pegangan Siswa Bahasa dan Sastra Indonesia 43 Buku Pegangan Siswa Bahasa Inggris 44 Buku Pegangan Siswa Sejarah Nasional dan Umum 45 Buku Pegangan Siswa Pendidikan Jasmani 46 Buku Pegangan Siswa Matematika 47 Buku Pegangan Siswa IPA 48 Buku Pegangan Siswa Fisika 49 Buku Pegangan Siswa Biologi 50 Buku Pegangan Siswa Kimia 51 Buku Pegangan Siswa IPS 52 Buku Pegangan Siswa Ekonomi 53 Buku Pegangan Siswa Sosiologi 54 Buku Pegangan Siswa Geografi 55 Buku Pegangan Siswa Sejarah Budaya Nama (Item) Kode Nama (Item) 56 Buku Pegangan Siswa Tata Negara 111 Alat Peraga Bimbingan dan Penyuluhan 112 Alat Peraga Muatan Lokal 113 Alat Peraga Kerajinan Tengan dan Kesenian 114 Alat Peraga Kompetensi Keahlian Kejuruan 115 Alat Praktik PPKn 116 Alat Praktik Pendidikan Agama 117 Alat Praktik Bahasa dan Sastra Indonesia 118 Alat Praktik Bahasa Inggris 119 Alat Praktik Sejarah Nasional dan Umum 120 Alat Praktik Pendidikan Jasmani 121 Alat Praktik Matematika 122 Alat Praktik IPA 123 Alat Praktik Fisika 124 Alat Praktik Biologi 125 Alat Praktik Kimia 126 Alat Praktik IPS 127 Alat Praktik Ekonomi 128 Alat Praktik Sosiologi 129 Alat Praktik Geografi 130 Alat Praktik Sejarah Budaya 131 Alat Praktik Tata Negara 132 Alat Praktik Antropologi 133 Alat Praktik Teknologi Informasi Komunikasi 134 Alat Praktik Pendidikan Seni 135 Alat Praktik Bahasa Asing Lain 136 Alat Praktik Bimbingan dan Penyuluhan 137 Alat Praktik Muatan Lokal 138 Alat Praktik Kerajinan Tengan dan Kesenian 139 Alat Praktik Kompetensi Keahlian Kejuruan 140 Alat Pendidikan Multimedia PPKn 141 Alat Pendidikan Multimedia Pendidikan Agama 142 Alat Pendidikan Multimedia Bahasa dan Sastra Indonesia 143 Alat Pendidikan Multimedia Bahasa Inggris 144 Alat Pendidikan Multimedia Sejarah Nasional dan Umum 145 Alat Pendidikan Multimedia Pendidikan Jasmani 146 Alat Pendidikan Multimedia Matematika 147 Alat Pendidikan Multimedia IPA 148 Alat Pendidikan Multimedia Fisika 149 Alat Pendidikan Multimedia Biologi 150 Alat Pendidikan Multimedia Kimia 151 Alat Pendidikan Multimedia IPS 152 Alat Pendidikan Multimedia Ekonomi 153 Alat Pendidikan Multimedia Sosiologi 154 Alat Pendidikan Multimedia Geografi 155 Alat Pendidikan Multimedia Sejarah Budaya 156 Alat Pendidikan Multimedia Tata Negara 157 Alat Pendidikan Multimedia Antropologi 158 Alat Pendidikan Multimedia Teknologi Informasi Komunikasi 159 Alat Pendidikan Multimedia Pendidikan Seni 160 Alat Pendidikan Multimedia Bahasa Asing Lain 161 Alat Pendidikan Multimedia Bimbingan dan Penyuluhan 162 Alat Pendidikan Multimedia Muatan Lokal 163 Alat Pendidikan Multimedia Kerajinan Tengan dan Kesenian 164 Alat Pendidikan Multimedia Kompetensi Keahlian Kejuruan 999 Lainnya 57 Buku Pegangan Siswa Antropologi 58 Buku Pegangan Siswa Teknologi Informasi Komunikasi 59 Buku Pegangan Siswa Pendidikan Seni 60 Buku Pegangan Siswa Bahasa Asing Lain 61 Buku Pegangan Siswa Bimbingan dan Penyuluhan 62 Buku Pegangan Siswa Muatan Lokal 63 Buku Pegangan Siswa Kerajinan Tengan dan Kesenian 64 Buku Pegangan Siswa Kompetensi Keahlian Kejuruan 65 Buku Penunjang PPKn 66 Buku Penunjang Pendidikan Agama 67 Buku Penunjang Bahasa dan Sastra Indonesia 68 Buku Penunjang Bahasa Inggris 69 Buku Penunjang Sejarah Nasional dan Umum 70 Buku Penunjang Pendidikan Jasmani 71 Buku Penunjang Matematika 72 Buku Penunjang IPA 73 Buku Penunjang Fisika 74 Buku Penunjang Biologi 75 Buku Penunjang Kimia 76 Buku Penunjang IPS 77 Buku Penunjang Ekonomi 78 Buku Penunjang Sosiologi 79 Buku Penunjang Geografi 80 Buku Penunjang Sejarah Budaya 81 Buku Penunjang Tata Negara 82 Buku Penunjang Antropologi 83 Buku Penunjang Teknologi Informasi Komunikasi 84 Buku Penunjang Pendidikan Seni 85 Buku Penunjang Bahasa Asing Lain 86 Buku Penunjang Bimbingan dan Penyuluhan 87 Buku Penunjang Muatan Lokal 88 Buku Penunjang Kerajinan Tengan dan Kesenian 89 Buku Penunjang Kompetensi Keahlian Kejuruan 90 Alat Peraga PPKn 91 Alat Peraga Pendidikan Agama 92 Alat Peraga Bahasa dan Sastra Indonesia 93 Alat Peraga Bahasa Inggris 94 Alat Peraga Sejarah Nasional dan Umum 95 Alat Peraga Pendidikan Jasmani 96 Alat Peraga Matematika 97 Alat Peraga IPA 98 Alat Peraga Fisika 99 Alat Peraga Biologi 100 Alat Peraga Kimia 101 Alat Peraga IPS 102 Alat Peraga Ekonomi 103 Alat Peraga Sosiologi 104 Alat Peraga Geografi 105 Alat Peraga Sejarah Budaya 106 Alat Peraga Tata Negara 107 Alat Peraga Antropologi 108 Alat Peraga Teknologi Informasi Komunikasi 109 Alat Peraga Pendidikan Seni 110 Alat Peraga Bahasa Asing Lain 5. Bantuan/Blockgrant/Subsidi dan Beasiswa Cukup jelas 64 64 .

Isilah butir berikut *) Diisi kode angka lihat pedoman F-PTK halaman 7 **) Isilah kode angka sesuai dalam daftar di Petunjuk pengisian format (01 . 4A / . TMT PNS 3. Tgl Lahir h NIK i j k l Agama Status Kawin Nama Ibu Kandung Alamat tempat tinggal Alamat Rumah (Sesuai KTP) Kelurahan / Desa Kecamatan Kabupaten/Kota Provinsi No Telpon Rumah Email *) wajib diisi dan valid m Status Kepegawaian Diangkat oleh No. 2A. 3) Guru Madya . NIP 2. SK Pengangkatan TMT Pengangkatan Sumber Gaji No. 2A. 01) Islam 02) Kristen/ Protestan 03) Katholik 04) Hindu 05) Budha 06) Khong Hu Chu 99) Lainnya 1) Belum Menikah 2) Menikah 3) Janda/Duda / / Jumlah Anak RT RW Kode Pos - No HP 1) PNS 2) PNS Diperbantukan 3) PNS Depag 4) GTY/PTY 5) GTT/PTT Provinsi 6) GTT/PTT Kab/Kota 7) Guru Bantu Pusat 8) Guru Honor Sekolah 9) CPNS 1) pusat 2) provinsi 3) Kab/kota 4) ketua yayasan 5) kepala sekolah 6) komite sekolah 9) lainnya / 1) APBN / 2) APBD Provinsi Tanggal / Bulan/ tahun 3) APBD Kab/kota 4) BOS 5) Komite Sekolah 6) Yayasan 9) Lainnya / Tanggal Mulai Tertanggal Tanggal wafat / / / / / / / / / *) Terhitung Mulai Tanggal KGB (kenaikan gaji berkala) terkahir 1) Aktif 2) Cuti 3) Cuti Diluar Tanggungan Negara 4) Tugas Belajar 5) Pindah 6) Mutasi ke Struktural 7) Berhenti 8)Pensiun 99) Wafat Tanggal Selesai / / *) Terhitung Mulai Tanggal Mengajar di sekolah ini 06)Tenaga Administrasi 07)Kepala Laboratorium 01)Guru 03)Kepala Perpustakaan 04)Tenaga Perpustakaan 05)Kepala Tenaga Administrasi 08)Teknisi Laboratorium 09)Laboran 02)Kepala Sekolah 03)Kepala Perpustakaan 05)Kepala Tenaga Administrasi 06)Tenaga Administrasi 07)Kepala Laboratorium 08)Teknisi Laboratorium 09)Laboran 10)Pengawas 11) wakil kepala sekolah 12)Pembina ekstrakurikuler 13) wali kelas 14) kepala bengkel / / (tanggal/bulan/tahun) *) Tanggal Pengangkatan dengan jabatan sekarang (pada point 2a) Nomor Sertifikat *) Nomor Registrasi Guru 1)Guru Pertama . 4) Guru Utama 1) Belum 2) sudah 3) Sedang Proses Jika sudah. 3C. kesetaraan golongan TMT Inpassing Angka Kredit Inpassing r s t Isikan Kode Sertifikasi Bidang Studi Kode program keahlian Jika Jabatan Anda Kepala Sekolah Lisensi Kepala Sekolah Keterangan )2 / / / Contoh : 1A. 2) Guru Muda . Gaji Pokok q Jika Anda Non PNS isilah butir berikut Status Inpassing  sudah  Belum jika sudah inpassing. Jabatan Fungsional p Jika Anda PNS isilah butir berikut 1. Pangkat/Golongan 4. TMT Golongan 5. 3C. / (tanggal/bulan/tahun) Jika Jabatan Anda Guru dan Sudah Bersertifikasi. isikan tahun sertifikasi NRG 5. Sertifikasi Jabatan . TMT di Sekolah ini 2.a) Jabatan/ Tugas Pokok 2. TMT Jabatan 4.46) 1) Belum 2) Sudah Diisi dengan tanda silang (X) dan dapat dipilih lebih dari satu Jika Jabatan Anda Teknisi Laboratorium atau Laboran dan memiliki program keahlian 65 65 .Formulir BOS-01C FORMULIR PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN Tanggal: / / : : : NPSN ) 1 : F-PTK 1 IDENTITAS SEKOLAH a Nama Sekolah / Nama Instansi ) 1 b NSS ) 1 c Alamat Sekolah ) 1 2 IDENTITAS PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN a Nama Lengkap b Jenis kelamin c Ijazah Terakhir depan 1) Laki-laki 2) Perempuan 05) SMA Sederajat 06) D1 07) D2 08) D3 09) D4/S1 10) S2 11) S3 belakang Tahun d Gelar Akademik e NIY / NIGK f NUPTK g Tempat.b) Tugas Tambahan 3. SK KGB TMT KGB n Status Aktif Jika 2) 3) 4) Jika 5) 6) 7) 8) Jika 99) o Jabatan 1. 4A / dalam rupiah (tanggal/bulan/tahun) contoh 2 5 0 0 0 0 0 Contoh : 1A.

4 5 6 MENGAJAR DI SEKOLAH/LEMBAGA PENDIDIKAN SAAT INI (KHUSUS PENDIDIK/GURU) NPSN dan Nama Sekolah Sekolah Rombel Induk Status dan TMT Kode Mata Pelajaran 1 Jam Jam Jam Jam Kode Mata Pelajaran 2 Jam Jam Jam Jam Rombel Kode Mata Jumlah Jam Mengajar Pelajaran     keterangan:Kolom Sekolah Induk hanya boleh dipilih salah satu dengan tanda silang (X). 1 2 3 keterangan: Contoh pendidikan non formal : kursus RIWAYAT PENDIDIKAN FORMAL Satuan Pendidikan Formal Fakultas Jurusan/Prodi Kpd       PENDIDIKAN YANG SEDANG DI TEMPUH (JIKA SEKARANG MASIH KULIAH) Satuan Pendidikan Formal Fakultas Jurusan/Prodi Kpd   RIWAYAT PENDIDIKAN NON FORMAL Lembaga Pendidikan/Instansi Bidang Studi Tingkat Tahun Masuk Lulus Jenjang Tahun Masuk Stats Smstr kuliah Jenjang Tahun Masuk Lulus Smstr IPK ` ket: pndidikan formal dari yang terendah ke tertinggi. kolom Status dan TMT. 1 2 7 No. 1 2 3 4 5 6 6 No.I. Kolom Kode Mata Pelajaran 1 atau 2 pada baris pertama diisikan kode pada pedoman pengisian dan Jam pada baris kedua yaitu Jumlah jam mengajar 5 No. 1 2 3 4 MENGAJAR PADA SEKOLAH INI Rombel Kode Mata Jumlah Jam Mengajar Pelajaran No. Pekerjaan/Jabatan Beri Tanda jk msh aktif     66 66 . Kolom Rombel diisikan sesuai dengan rombel yang dimiliki sekolah tsb Contoh: VIII-A. Kpd isi dengan tanda silang (X) jika jurusan kependidikan IPK   keterangan: Pendidikan yang sedang ditempuh diisi jika masih status kuliah aktif 8 No 1 2 3 4 keterangan: Kode Mata pelajaran lihat pedoman pengisian RIWAYAT MENGAJAR SEBELUMNYA NPSN Sekolah Nama Sekolah Masa Tugas Dari Tahun Sampai Kode Mata Jumlah Pelajaran Jam 9 No 1 2 3 4 Nama Instansi Dari thn RIWAYAT PEKERJAAN (NON GURU) Masa Tugas s. 1-1. 1 2 3 4 No. Satuan Pendidikan Formal dimulai jenjang SD.d. status pada baris pertama disikan pilihan angka: 1) PNS 2) PNS Diperbantukan 3) PNS Depag 4) GTY/PTY 5) GTT/PTT Provinsi 6) GTT/PTT Kab/Kota 7) Guru Bantu Pusat 8) Guru Honor Sekolah. 9. dan TMT disikan pada baris kedua yaitu TMT disekolah tersebut.3 No.

NON PNS No SK Tanggal SK Tgl RIWAYAT KEPANGKATAN No SK Tanggal SK Tgl bulan tahun Gol/ru ang masa kerja golongan (berapa tahun) RIWAYAT GAJI BERKALA TMT KGB Tgl bulan tahun bulan tahun Masa Kerja (tahun) KELUARGA 2. KESEHATAN. MGMP.10 No 1 2 3 4 5 7 11 No 1 2 3 4 12 a. 1 2 3 15 No. DLL) Penyelenggara Dari Tahun Sampai Tahun Masih Aktif   BEASISWA Penyelenggara Dari Tahun Sampai Tahun menerima Masih    67 67 . KKKS. KKPS. AKTAS. kolom status anak isikan dengan 1) untuk anak kandung dan 2) untuk anak tidak kandung 13 No. 1 2 3 4 14 No. Nama Suami/Istri Pekerjaan Anak Nama NISN : : 1. PNS Status Anak NIP Jenjang Sklh Tahun Masuk Sekolah Tempat lahir / / / Tanggal Lahir / / / keterangan: Daftar anak diisi hanya untuk yang masih dalam usia sekolah. APSI. Organisasi Profesi lainnya) Organisasi Jabatan Bidang Studi/Bidang Tugas Tahun PENGHARGAAN (CONTOH SATYA LENCANA) Tahun Instansi yang Memberikan Tingkat KESEJAHTERAAN DAN PERLINDUNGAN (ASURANSI. 1 2 3 16 No. 1 2 17 No. 1 2 3 Jenis Jenis Jenis Judul KARYA TULIS Tahun Pembuatan Publikasi Keterangan PENGEMBANGAN PROFESI (KKG. ATPUSI. b.

Sertifikat Las dll) Nama Test/Uji Bahasa/Keahlian Penyelenggara Tahun Skor INFORMASI TUNJANGAN Sumber Dana Dari Tahun Sampai Tahun Nominal LAIN-LAIN (CATATAN) Yang bertanda tangan dibawah ini bertanggung jawab secara hukum terhadap kebenaran data yang tercantum. UKBI. 1 2 22 No. 1 2 3 21 a.. 1 2 3 20 No. 1 2 3 19 No.18 No. Mengetahui: Kepala Sekolah / Instansi atau atas nama Kab/Kota………………………………….………………………. TOEIC. )* Dibubuhi cap/stempel sekolah atau Instansi Pendidik / Tenaga Kependidikan ……………………….201… (……………………………………………………) (……………………………………………………) 68 68 . 1 2 3 b. 1 2 3 23 No 1 2 24 Jenis Tunjangan Instansi Jenis Diklat Peran Jenis Diklat Peran Jenis Studi Banding Jenis Judul PENULISAN BUKU Tahun Penerbit WORKSHOP/SEMINAR/LOKAKARYA Tahun Peran Penyelenggara STUDI BANDING Penyelenggara Tahun Sumber Dana Tujuan (Tempat) DIKLAT Tahun Pola Penyelenggara Tingkatan Bid Studi Tahun Pola Penyelenggara Tingkatan Bid Studi TES KEBAHASAAN/UJI SERTIFIKASI KEAHLIAN (Contoh : TOEFL. Dalam Negeri No. Luar Negeri No.

kab/kota. Selanjutnya dibubuhkan tandatangan PTK bukti otentik keabsahan dan kebenaran data. Formulir ini merupakan updating formulir pendataan tahun 2012. Alamat sekolah cukup jelas. dalam aplikasi pendataan dikdas. Identitas Sekolah a. Nama sekolah diisi sesuai dengan SK Pendirian Sekolah dan perubahan b. lengkapi data yang berwarna gelap (abu-abu) saja dan updating data jika ada perubahan untuk di inputkan ke  Pedoman Khusus Tanggal diisi pada saat pengisian formulir F-PTK dengan format tanggal (2 digit)/ bulan (2 digit)/tahun (4 digit). Kolom Isian berwarna gelap (abu-abu) merupakan variabel tambahan di tahun 2013 yang perlu dilengkapi. lengkapi data yang masih kosong di pendataan sebelumnya. NPSN diisi sesuai dengan nomor yang ditetapkan oleh 69 69 .PEDOMAN PENGISIAN FORMULIR PENDIDIK & TENAGA KEPENDIDIKAN (F-PTK) DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN DASAR  Pedoman Umum 1. Jika sudah pernah mengisi formulir 2012. 1. Kementerian Pendidikan Dan Kebudayaan. Formulir Pendidik dan Tenaga Kependidikan (F-PTK) diisi oleh masing-masing individu PTK dan bertanggungjawab sepenuhnya terhadap kebenaran isi formulir. Nomor Statistik Sekolah (NSS) diisi dengan nomor yang diberikan dari dinas c. nomenklatur yang sudah resmi. 2. jika ada pemalsuan data maka menjadi tanggungjawab PTK yang bersangkutan atas konsekwensinya. yang bersangkutan dan diketahui oleh kepala sekolah dengan cara membubuhkan tandatangan kepala sekolah dan di cap/stempel sekolah sebagai 3.

Ijazah terakhir sesuai dengan pilihan 05.go. 7. Jika cuti. TMT KGB terhitung mulai tanggal KGB terakhir. 8 atau 99. c. Sumber gaji cukup jelas. 07. 05. yang sudah memiliki. atau 10. 06. n. i. 2 atau 3. Identitas Pendidik Dan Tenaga Kependidikan a. ii. Tempat. Gelar akademis maupun b. iii. 5. ii. 4. 08. 6. 3. periksa kebenaran data NUPTK di p2tkdikdas. 2. 09 70 70 iii. Diangkat oleh pada status kepegawaian di atas. Nomor SK. Jenis kelamin diisi sesuai pilihan 1 untuk laki-laki atau 2 untuk perempuan. 03. g.kemdikbud. Jika pindah (diisikan tanggal pindahnya). Hj. ii. 10. . NIY (Nomor Induk Yayasan)/NIGK (Nomor Induk Guru Kab/Kota) diisi bagi f. i. 6. h. Jika wafat (diisikan tanggal wafatnya). Status kepegawaian diisi sesuai pilihan 1.2.3. 4. NUPTK diisi bagi yang sudah memiliki dan harus valid. tidak perlu dituliskan.id. 02. Jabatan diisi sesuai dengan SK yang diperoleh. 06. 2. e. NIK (Nomor Induk Kependudukan) diisi sesuai dengan NIK yang tertera pada KTP. 7. Nama lengkap diisi sesuai dengan nama di ijasah. tanggal lahir cukup jelas. Alamat tempat tinggal cukup jelas. 04. i. mulai dan tanggal selesainya. 8. 5. 05. iii. tahun kelulusan sesuai di ijasah. j. Gelar akademik belakang cukup ditulis gelar pendidikan yang terakhir jika linier. 11 tahun diisi d. k. cuti diluar tanggungan negara dan tugas belajar diisikan tanggal o. dan ditulis semua jika tidak linier . TMT Pengangkatan cukup jelas. 08. Agama diisi sesuai pilihan 01. 06 atau 99. Status kawin diisi sesuai pilihan 1. 07. status sosial seperti H. 02. 08. v. iv. Tugas Tambahan selain tugas pokok diatas diisikan sesuai pilihan. Nomor KGB (Kenaikan Gaji Berkala) terakhir. TMT di sekolah ini diisi sesuai dengan SK pengangkatan pertama bekerja Jabatan/tugas pokok diisi sesuai pilihan 01. Status aktif diisi sesuai pilihan 1. di sekolah tersebut. 04. i. 03. Nama ibu kandung diisi sesuai nama gadis ibu kandung. m. l.

Butir ini diisi hanya PTK yang berstatus sebagai PNS iii. Kolom Jumlah jam mengajar dalam 1 minggu mengajar di rombel tersebut Di Sekolah/Lembaga Pendidikan Saat Ini Pendidik/Guru) studi/mata pelajaran b. i.iv. dipilih satu. Butir ini hanya diisi oleh PTK yang berstatus kepala sekolah. 71 71 . NPSN dan Nama Sekolah. p. b. TMT jabatan diisikan sesuai dengan tanggal mulai menjabat di butir o. Kolom kode mata pelajaran kode sesuai dengan tabel referensi bidang (Khusus 4. s. ii. TMT PNS diisi sesuai dengan SK Pengangkatan pertama menjadi PNS. laboran yang memiliki program keahlian. Angka kredit inpassing akumulasi. vi. NRG (Nomor Registrasi Guru) di tuliskan sesuai yang tertera di sertifikat. TMT inpassing cukup jelas. Masing-masing nomor diisi dua baris. Mengajar Pada Sekolah Ini a. i. Tahun dan nomor sertifikat cukup jelas. Butir ini hanya diisi oleh PTK yang berstatus teknisi laboratorium atau t. untuk NPSN (Nomor Pokok Sekolah Nasional) diisi untuk Nama sekolah diisi pada baris bawah. 3. v. 2 atau 3 . Sekolah induk diisi dengan menggunakan tanda silang (X) dan hanya dapat pada baris atas sesuai dengan NPSN sekolah tersebut jika sudah memiliki. i. NIP diisi sesuai dengan Nomor Induk Pegawai terbaru (18 digit). ii. Sertifikasi jabatan diisi sesuai pilihan 1. Pangkat/golongan cukup jelas. Kode sertifikasi sesuai dengan tabel referensi program keahlian. Lisensi kepala sekolah diisi sesuai pilihan 1 atau 2. Status inpassing bagi guru swasta diisikan dengan tanda cheklist. Kolom Rombel diisi dengan kode yang diberikan dari standarisasi tata usaha c. i. Mengajar a. terakhir. Kode sertifikasi mengacu pada kode sertifikasi yang dikeluarkan Direktorat P2TK Dikdas tentang sertifikasi. TMT Golongan diisi sesuai dengan SK kenaikan pangkat/golongan r. vii. q. iv.

Riwayat Pendidikan Formal Pendidikan formal diisi dari yang terendah sampai ke yang tertinggi dan dimulai sejak jenjang Sekolah Dasar (SD). Jurusan/Prodi. tersebut. 3. 7 atau 8. Kolom Tahun Lulus diisi sesuai dengan tahun lulus pendidikan tersebut. PTK yang masih bersekolah maka abaikan tahun lulus. S3. dan jumlah jam ajar pada baris bawah. SMP. c. Kolom Satuan Pendidikan Formal diisi dengan bentuk pendidikan contoh: SD. c. Kode mata pelajaran 1 dan 2 lihat pada kode referensi bidang studi/mata 5. Rombel diisi sesuai dengan rombel yang dimiliki oleh sekolah tersebut d. Kolom Lembaga Pendidikan/Instansi cukup jelas. D2. bagi 72 72 . a. b. 1-1. contoh: VIII-8. Kolom Tahun Masuk diisi sesuai dengan tahun masuk pendidikan tersebut. untuk Status diisi pada baris atas sesuai pilihan 1. Kolom Jurusan Prodi cukup jelas. e. S2. D3.c. Tingkat cukup jelas. Kolom Tahun Lulus diisi sesuai dengan tahun lulus pendidikan tersebut. Kolom Tahun Masuk diisi sesuai dengan tahun masuk pendidikan tersebut. jika jenjang pendidikan SD. SMP abaikan e. 7. b. 6. 6. bagi PTK yang masih bersekolah maka abaikan tahun lulus. S1. a. 4. 5. Bidang Studi cukup jelas. SMA. d. PT.I. d. Kolom Jenjang diisi dengan jenjang Jurusan/Prodi contoh: D1. Riwayat Pendidikan Non Formal Pendidikan non Formal pendidikan yang tidak terkait dengan formal contoh: Kursus. Kolom Fakultas hanya diisi untuk pendidikan tinggi. untuk TMT diisi sejak pertama kali mengajar pada sekolah pelajaran pada baris atas. Status dan TMT. Kolom Kpd diisi dengan tanda silang (X) jika jurusan kependidikan. e. 2. f. g. 9. Pendidikan Yang Sedang Ditempuh (diisi jika sekarang masih kuliah aktif) Cukup jelas.

Kolom Masa Tugas cukup jelas. e. terbaru (18 digit) suami/istri. pelajaran. Kolom Tempat Lahir cukup jelas. d. Kolom Beri Tanda jk msh aktif diisi dengan tanda silang (X). ii. Kolom Jumlah jam cukup jelas. c. jika memilih 2 sebutkan NIP c. 12. i. Nama Suami/Istri cukup jelas. Kolom NPSN (Nomor Pokok Sekolah Nasional) diisi pada baris atas sesuai c. kepala sekolah. untuk anak tidak kandung. atau TNI/Polri dan lainnya.8. f. Kolom Masa Tugas Sampai cukup jelas. Anak diisikan dengan tiga anak pertama pada usia sekolah (4-23 tahun). Pekerjaan diisi sesuai dengan pilihan 1 atau 2. abaikan jika belum memiliki. 11. Kolom Nama Sekolah cukup jelas. oleh Kemdikbud. Kolom Nama Instansi cukup jelas. Riwayat Pekerjaan (Non Guru) Riwayat pekerjaan diisi dengan pekerjaan sebelum menjadi guru misal: sebelum menjadi guru menjadi tenaga administasi. Kolom Pekerjaan/Jabatan cukup jelas. b. Kolom Nama diisi sesuai dengan nama yang terdaftar pada sekolah. Keluarga b. b. dengan NPSN sekolah tersebut jika sudah memiliki. Riwayat Mengajar Sebelumnya a. a. Kolom Masa Tugas Dari Tahun cukup jelas. d. Riwayat Gaji Berkala Cukup jelas. Kolom Kode mata pelajaran lihat pada kode referensi bidang studi/mata 9. a. iii. Kolom NISN (Nomor Induk Siswa Nasional) diisi sesuai yang diberikan 73 73 . Kolom Status Anak diisi sesuai pilihan 1 untuk anak kandung atau 2 iv. 10. Riwayat Kepangkatan Cukup jelas. pegawai swasta.

Penghargaan Penghargaan diisi oleh PTK bagi yang pernah mendapatkan penghargaan baik sampai dengan terakhir. Kolom tahun cukup jelas. pejabat yang berwenang. Diisi berdasarkan urutan dari tahun pertama sampai b. c. Kolom Organisasi yang dimaksud adalah organisasi yang berkaitan denga tersebut. SMP. SMA. jika anda sudah tidak aktif isikan tahun keluar di 15. Karya Tulis vii. c. Tahun Pembuatan cukup jelas. v. d. Kolom keterangan cukup jelas. Diisi berdasarkan urutan dari tahun pertama b. b. profesi PTK. Kolom instansi yang memberikan cukup jelas. 14. SMK.vi. a. Kolom Jenjang Sekolah diisi dengan Bentuk Pendidikan contoh: TK. Kolom bidang studi/bidang cukup jelas. Publikasi cukup jelas. Pengembangan profesi diisi oleh PTK yang terdaftar pada Organisasi Profesi. SD. Kolom jenis cukup jelas. Kolom tahun diisi pada tahun sekarang jika anda masih aktif dalam organisasi tersebut. 74 74 . Kolom Judul cukup jelas. PT. Kolom Tanggal Lahir cukup jelas. a. Kolom tingkat cukup jelas. c. Karya tulis diisi jika PTK pernah membuat karya tulis yang disahkan oleh a. 13. organisasi tersebut. dengan terakhir. Kolom Tahun Masuk Sekolah cukup jelas. Pengembangan Profesi d. dari pemerintah maupun swasta. Kolom Jabatan diisi sesuai dengan posisi pada struktur organisasi profesi d. Diisi berdasarkan urutan dari tahun pertama sampai dengan terakhir.

Kolom tahun adalah tahun penerbtan buku. jika masih Penulisan buku diisi oleh PTK yang pernah menulis buku sampai buku pertama sampai dengan terakhir. menerima abaikan. Beasiswa diisi oleh PTK yang pernah atau masih mendapatkan beasiswa. a. Kolom Penerbit cukup jelas. e. a. berakhirnya perlindungan/ 17. Kolom jenis cukup jelas. Kolom masih menerima diberi tanda silang (X). c. padasaat kesejahteraan tersebut. Kolom Dari tahun adalah tahun pertama mendapatkan beasiswa. d. Workshop/Seminar/Lokakarya Workshop/seminar diisi oleh PTK yang pernah menulis mengikuti workshop/ seminar/lokakarya. Kolom penyelenggara cukup jelas. 18. tahun diisi c. Diisi berdasarkan urutan dari tahun pertama sampai dengan terakhir. Kolom Sampai tahun adalah berakhirnya pemberian beasiswa. Diisi berdasarkan urutan dari tahun pertama sampai dengan terakhir. Beasiswa a. tersebut diterbitkan/dipublikasikan. Kesejahteraan Dan Perlindungan Kesejahteraan dan perlindungan diisi oleh PTK yang pernah atau masih pertama sampai dengan terakhir. 19. Kolom Judul cukup jelas. d. Kolom dari tahun diisi ketika mulai awal terdaftar. Kolom jenis diisi dengan sesuai tingkatan wilayah misal seminar lokal. Kolom jenis cukup jelas. Kolom masih aktif diisi dengan tanda silang (X). nasional. 75 75 .16. b. Penulisan Buku e. Diisi berdasarkan urutan dari tahun b. c. internasional. Kolom sampai memiliki perlindungan/kesejahteraan. Kolom Penyelenggara adalah instansi yang memberikan beasiswa tersebut. jika masih terdaftar abaikan. daerah. a. Diisi berdasarkan urutan dari tahun b.

a. dan lain-lain. Kolom pola diisi jumlah jam diklat. Kolom nama tes/uji cukup jelas. b. 22. Diisi berdasarkan urutan dari tahun pertama sampai dengan terakhir. Peran diisi posisi PTK ketika mengikuti workhop/seminar/lokakarya. Kolom Tingkatan diisi dengan jenjang pendidikan. d. 23. c. Diklat Diisi berdasarkan urutan dari tahun pertama sampai dengan terakhir Diklat diisi oleh PTK yang pernah mengikuti kegiatan diklat baik swasta dengan terakhir maupun pemerintah. terakhir. nara sumber dan lain-lain. misal: diklat PAKEM. Kolom jenis diklat diisi berdasarkan judul diklat. Kolom bidang studi diisi sesuai tabel referensi bidang studi/mata pelajaran. menengah atau lanjut. Tes bahasa/ uji sertifikasi diisi oleh PTK yang pernah mengikutites bahasa/uji sertifikasi. Kolom Tahun diisi tahun penyelenggaraan diklat. 21. Studi banding diisi oleh PTK yang pernah mengikuti kegiatan studi banding. c. Kolom bahasa/keahlian cukup jelas. ketua panitia. Informasi tunjangan diisi oleh PTK yang mendapatkan tunjangan. diklat tersebut. b. Kolom Tahun cukup jelas. Kolom penyelenggara cukup jelas. Kolom penyelenggara diisi berdasarkan instansi yang menyelenggarakan e. Kolom jenis tunjangan misal tunjangan anak/istri/suami. d. yaitu tingkat dasar. Tes Bahasa/Uji Sertifikasi Keahlian f. Studi Banding misal: peserta. 20. Kolom instansi yaitu instansi yang memberikan tunjangan. Informasi Tunjangan 76 76 . e. play b. Kolom Skor atau nilai hasil ujian/tes cukup jelas.b. kepegawaian. Diisi berdasarkan urutan dari tahun pertama sampai therapy. a. Diisi berdasarkan urutan dari tahun pertama sampai dengan a.

pinjaman luar negeri. Kolom sampai tahun diisi jika masa penerimaan tunjangan sudah selesai 24. dan d. Tabel referensi bidang studi/mata pelajaran (jika belum tercantum. lain-lain.c. bantuan. f. No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 Mata Pelajaran / Guru Kelas Kode No Mata Pelajaran / Guru Kelas Kode 100 190 184 187 210 214 215 207 204 167 160 77 77 Guru Kelas PAUD Guru Kelas SDLB Guru Kelas SD/MI 020 19 Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) 027 20 Biologi 800 21 Fisika 127 130 134 137 140 143 217 22 Kimia Pendidikan Agama Islam Pendidikan Agama Katholik Pendidikan Agama Kristen Pendidikan Agama Hindu Pendidikan Agama Budha Pendidikan Agama Konghucu 23 Ekonomi 24 Sosiologi 26 Geografi 27 Sejarah 25 Antropologi 10 Seni Budaya 11 Pendidikan Jasmani 29 BahasaJerman dan Kesehatan 220 28 Bahasa Arab . terkait dengan data Pendidik dan Tenaga Kode Referensi PTK 1. Kolom Sumber dana misal: pemerintah. e. Kolom nominal adalah besaran tunjangan yang diterima. Lain-Lain (Catatan) Kependidikan. atau di abaikan jika masih menerima tunjangan. lihat kode bidang studi dalam buku pedoman sertifikasi guru dalam jabatan Tahun 2011). Diisi jika ada hal-hal penting. Kolom dari tahun cukup jelas.

Tabel referensi Keahlian Laboratorium Kode 01 02 03 05 06 Keahlian Laboratorium Laboratorium IPA Laboratorium Fisika Kode 30 34 35 36 99 Keahlian Laboratorium Seni Rupa Tata Boga Lainnya 18 Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) 35 BimbingandanKonseling(Konselor) 810 Laboratorium Biologi Laboratorium Bahasa Laboratorium Komputer Tata Kecantikan Tata Busana 78 78 .No Mata Pelajaran / Guru Kelas Kode No Mata Pelajaran / Guru Kelas Kode 164 170 174 330 331 12 Bahasa Inggris 14 Matematika 13 Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) 15 BahasaIndonesia Teknologi 16 Informasi dan Komunikasi (TIK) 17 Keterampilan 157 30 BahasaPerancis 154 31 BahasaJepang 156 180 32 BahasaMandarin 224 34 Kewirausahaan 227 097 KeterampilanKomputerdan 33 PengelolaanInformasi(KKPI) 2.

........... 1.......... 2.............REKAPITULASI NAMA DAN NOMOR REKENING SEKOLAH PENERIMA DANA BOS Dibuat oleh Tim Manajemen BOS Kab/Kota Dikirim ke Tim Manajemen BOS Provinsi FORMAT BOS-02 Kabupaten/Kota Provinsi Bank Cabang Nomor Rekening Nama Rekening (Nama Lembaga tdk boleh Rekening Pribadi) : ............. 1........ 2......... No NSS Nama Sekolah Penandatangan (2 orang) 1 2 3 4 5 6 dst............ 2....... 1... 2............. 1............... 1.............. 1......... 2...... Manajer BOS Kab/Kota .. 2.............. : ............ ………………………………… NIP 79 79 ..........

......) Kepala Sekolah (.................. Rencana Penggunaan Dana BOS di Sekolah No Komponen Jumlah Dana (Rp) Total Ketua Komite Sekolah (.) 80 80 ........ siswa Jumlah Dana BOS : Rp .................................. Jumlah Siswa :... s/d ......................................) Bendahara (...Formulir BOS-03 CONTOH RENCANA PENGGUNAAN DANA BOS PERIODE ............

. Pembelian Barang/Jasa Barang/Jasa yang dibeli Tanggal/ Bulan Nama Toko/ Penyedia Jasa Jumlah (Rp) No Ketua Komite Sekolah (........... s/d ............................ A...........Formulir BOS-04 CONTOH LAPORAN PENGGUNAAN DANA BOS PERIODE ..) Kepala Sekolah (........) 81 81 ............... Pengeluaran No Jenis Pengeluaran Tanggal/Bulan Jumlah (Rp) B...................) Bendahara (.....

Formulir BOS-05 Spanduk MENYELENGGARAKAN PENDIDIKAN BEBAS PUNGUTAN BAGI SELURUH SISWA DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL LOGO PROV DINAS PENDIDIKAN PROVINSI LOGO KAB DINAS PENDIDIKAN KAB/KOTA NAMA SD/SMP NEGERI MEMBEBASKAN PUNGUTAN BAGI SISWA MISKIN DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL LOGO PROV DINAS PENDIDIKAN PROVINSI LOGO KAB DINAS PENDIDIKAN KAB/KOTA NAMA SD/SMP NEGERI (RSBI/SBI) MEMBEBASKAN PUNGUTAN BAGI SISWA MISKIN DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL LOGO PROV DINAS PENDIDIKAN PROVINSI LOGO KAB DINAS PENDIDIKAN KAB/KOTA NAMA SD/SMP SWASTA 82 82 .

Tanggal Terima Pengaduan 3.Formulir BOS-6A LEMBAR PENCATATAN PENGADUAN MASYARAKAT 1. RT/RW/Dusun : : : b. Penyelidik : 7. Nama : : 2. Temuan: : 8. Tanggal Penyelidikan Dilakukan 6. Desa/Keluarahan : c. Keputusan/Rekomendasi: 9. Lokasi Kejadian a. Provinsi : 4. Identitas Pengadu b. Alamat a. Uraian Pengaduan: 5. Kabupaten/Kota d. Pelaksanaan Keputusan 83 83 .

Dokumen yang diterima: keputusan : Melaporkan: UPM Prov/Kab/Kota/Sekolah.10. 20__ 84 84 . Tanggal pemberitahuan kepada Pengadu tentang keputusan/dan pelaksanaan 11.

Tindak Lanjut Saran: : Melaporkan: UPM Prov/Kab/Kota/Sekolah. 20__ 85 85 . Alamat : : 2.Formulir BOS-06B LEMBAR PENCATATAN PERTANYAAN/KRITIK/SARAN 1. Uraian Pertanyaan/Saran: : 4. Penerima Pertanyaan/Saran 5. Nama b. Identitas Penanya/Pemberi Saran a. Tanggal Penerimaan Pertanyaan/Saran 3.

... Belanja .. ..2 2.. Urut 5 I No.....4 1.1 5.1 4. ..... Kepala sekolah Jumlah Pengeluaran Bendahara/Penanggungjawab kegiatan ……………………...1 1..3 Uraian 7 PROGRAM SEKOLAH Pengembangan Kompetensi Lulusan Pengembangan standar isi Pengembangan standar proses Pengembangan pendidik dan tenaga kependidikan Pengembangan sarana dan prasarana sekolah Pengembangan standar pengelolaan Pengembangan standar pembiayaan Pengembangan dan implementasi sistem penilaian BELANJA LAINNYA Belanja .. …………………….8 2 2. Kode 2 1 2 2...2 1..3 4 4.....3 1..3 2..2 4. Kode 6 1 1.5 1.2 3. Ketua Komite Sekolah Menyetujui..3 4.. Formulir BOS-K1 Diisi oleh Sekolah Dikirim ke Tim Manajemen BOS KabKota PENGELUARAN/BELANJA Jumlah 4 No.2 2...6 1..... NIP..1 3..2 Uraian 3 SISA TAHUN LALU PENDAPATAN RUTIN Gaji PNS Gaji Pegawai Tidak Tetap Belanja Barang dan Jasa Belanja Pemeliharaan Belanja lain-lain* BANTUAN OPERASIONAL SEKOLAH (BOS) BOS Pusat BOS Provinsi BOS Kabupaten/Kota BANTUAN Dana dekonsentrasi Dana Tugas Pembantuan Dana Alokasi Khusus Lain-lain (bantuan luar negeri/hibah)* SUMBER PENDAPATAN LAINNYA III II IV V Jumlah Penerimaan * Sebutkan jika ada Mengetahui.1 2.. 86 86 ..... Belanja . Urut 1 I II No.. NIP......Nama Sekolah Desa/Kecamatan Kabupaten/Kota Provinsi : : : : PENERIMAAN RENCANA KEGIATAN DAN ANGGARAN SEKOLAH (RKAS) TAHUN AJARAN …..4 2.1 2.... ……………………... Jumlah 8 No.....4 5 5...5 3 3..7 1.

... Nama Sekolah Desa/Kecamatan Kabupaten/Kota Provinsi Triwulan : : : : : Formulir BOS-K2 Diisi oleh Sekolah Dikirim ke Tim Manajemen BOS KabKota Sumber dana : BOS Uraian 3 I 5 Triwulan II 6 III 7 IV 8 No... ……………………. NIP. Kepala sekolah Bendahara/Penanggungjawab kegiatan Ketua Komite Sekolah ……………………. Urut 1 No.... ..RENCANA KEGIATAN DAN ANGGARAN SEKOLAH (RKAS) TAHUN AJARAN ….......... Kode 2 Jumlah (dalam Rp) 4 Mengetahui..... 87 87 ... NIP. ……………………... ...... Menyetujui.

Kode No. Bukti Uraian 1 2 Penerimaan (Debit) Pengeluaran (Kredit) Mengetahui Kepala Sekolah Bendahara ( …………………………… ) NIP ( …………………………… ) NIP .88 88 BUKU KAS UMUM Formulir BOS-K3 Diisi oleh Bendahara Disimpan di sekolah Nama Sekolah Desa/Kecamatan Kabupaten Provinsi Saldo 7 : ……………………………………… : ……………………………………… : ……………………………………… : ……………………………………… Tanggal 3 4 5 6 No.

Kode No. Bukti Pengeluaran (Kredit) Saldo 7 1 2 3 Mengetahui Kepala Sekolah ……. ……… 20….BUKU PEMBANTU KAS Bulan : Formulir BOS-K4 Diisi oleh Bendahara/Guru Disimpan di sekolah : ……………………………………… : ……………………………………… : ……………………………………… : ……………………………………… Uraian 4 5 Nama Sekolah Desa/Kecamatan Kabupaten Provinsi Penerimaan (Debit) 6 Tanggal No. Bendahara ( …………………………… ) NIP ( …………………………… ) NIP 89 89 .

Kode No. ……… 20…. Bendahara/Guru ( …………………………… ) NIP ( …………………………… ) NIP . Bukti 1 2 3 Mengetahui Kepala Sekolah …….90 90 BUKU PEMBANTU BANK Formulir BOS-K5 Diisi oleh Bendahara/Guru Disimpan di sekolah Nama Sekolah Desa/Kecamatan Kabupaten Provinsi Uraian 4 5 6 Bulan: : ……………………………………… : ……………………………………… : ……………………………………… : ……………………………………… Penerimaan (Debit) Pengeluaran (Kredit) Saldo 7 Tanggal No.

NIP …………………………….BUKU PEMBANTU PAJAK Bulan : Formulir BOS-K6 Diisi oleh Bendahara Disimpan di sekolah Nama Sekolah Desa/Kecamatan Kabupaten Provinsi Uraian 4 PPN 5 PPh 23 8 : ……………………………………… : ……………………………………… : ……………………………………… : ……………………………………… Tanggal No. NIP 91 91 ... Bukti Saldo 11 1 2 3 Penerimaan (Debit) PPh 21 PPh 22 6 7 Pengeluaran (Kredit) 10 Mengetahui Kepala Sekolah Bendahara Sekolah ……………………………. Kode No.

.1 5.2....3 6.....1 6.. 3..3.3....1.) Nama Sekolah Kecamatan Kabupaten/Kota Provinsi No..3..1.1 7.1...2 4... dst Pengembangan standar pengelolaan Kegiatan Pengembangan Manajemen Sekolah Penyusunan Visi dan Misi Penyusunan Profil Sekolah ..1.... Mata Pelajaran Peningkatan Kompetensi Kepala Sekolah . dst Kegiatan Pengelolaan Perkantoran Penyusunan Program Ketatausahaan Pengadaan sarana Pendukung Perkantoran .... 3 3. 3........2 6..1 5.....2 4..... dst Pengembangan standar pembiayaan Kegiatan Rumah Tangga Sekolah........ 5 5.2 5. dst Kegiatan Supervisi..2 1.... Program Kesiswaan : Penyusunan Program Kesiswaan Pelaksanaan Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) .......1 6.4 1... 2 2. s/d …………………….....1.. dst Pengembangan pendidik dan tenaga kependidikan Pembinaan Guru di Gugus : Peningkatan Kualitas Guru Kelas......3 2.3.. Monitoring dan Evaluasi Supervisi Akademik ..2....3..2 5..1.3.2...1.2 6.... 6.( Triwulan ke …. 7 7.1.. dst Kegiatan Hubungan Masyarakat Pengembangan Sistem Informasi Manajemen Penyusunan Leaflet .2 3.1 4..3.. Kota ...2 4...1 6....4..... Kode 1 Penerimaan Penggunaan Dana : I 1 1.2..2....2 5.1 5......1 6...... dst Pengembangan standar isi Penyusunan Pembagian Tugas Guru dan Jadwal Pelajaran Penyusunan Program Tahunan Penyusunan Program Semester Penyusunan Silabus .....1 4.1 4...1 2... Program Sekolah Pengembangan Kompetensi Lulusan Penyusunan Kompetensi Ketuntasan Minimal Penyusunan Kriteria Kenaikan Kelas Pelaksanaan Uji Coba UASBN/UN Tk....4.1.2 7... 6.1...2.. 6 6.3 5..1 6.1 1.3 1..2 6.REALISASI PENGGUNAAN DANA TIAP JENIS ANGGARAN TAHUN AJARAN ………….2....4 2..2 3.1. dst Pengadaan dan Perawatan Meubelair : Meja Kursi Murid Meja Kursi guru .2...........1........3.4. dst : : : : Formulir BOS-K7 Diisi oleh Sekolah Dikirim ke Tim Manajemen BOS KabKota Penggunaan dana per sumber dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Bantuan Sumber Pendapatan Pusat Provinsi Kab/Kota Lainnya Lain 4 Uraian Kegiatan 2 Jumlah 3 Rutin 92 92 .. Kecamatan Pelaksanaan Uji Coba UASBN/UN Tk.. Monitoring dan Evaluasi Penyusunan Program Supervisi.2 2... Daya dan Jasa Konsumsi Guru / Pegawai Konsumsi Tamu ...2 3.. dst Pengembangan sarana dan prasarana sekolah Pengadaan...4 6....1 7...1 3.. Pemeliharaan dan Perawatan Alat Kantor/Inventaris Sekolah : Mesin Tik Stensil/ Mesin Pengganda ........... 4... 6.2 6.....2 3. 4 4......1 5.1 3.2. dst Pembinaan Tenaga Kependidikan : Pembinaan Tenaga Ketatausahaan Pembinaan Tenaga Perpustakaan .1.1 3.. dst Pengembangan standar proses Kegiatan Pengelolaan Kegiatan Belajar Mengajar : Pengadaan Sarana Penunjang KBM (ATK KBM) Pengadaan Alat Pembelajaran (seluruh mapel termasuk OR) .2 6..2. 5. dst Program Ekstrakurikuler Penyusunan Program Ekstrakurikuler Pelaksanaan Ekstrakuriler Kepramukaan .3.2. 5..1.2 5....2..1...... PERIODE TANGGAL : …………………........ dst.3 3.1 3. dst Pemeliharaan dan Perbaikan Gedung : Ruang kelas Ruang laboratorium .

..4 8...3 8.5 8.....1..1 8. dst Sub total Penggunaan Dana Penggunaan Dana Lainnya Belanja .2 2..1 Penyusunan kisi-kisi : 8.2 8.....4 8........2 8.II Mengetahui Kepala Sekolah .No.1...6. dst Inovasi Model Penilaian Workshop IHT Pelatihan Study banding ..2...... Kode 1 Penerimaan Penggunaan Dana : Uraian Kegiatan 2 Jumlah 3 Penggunaan dana per sumber dana Rutin Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Pusat Provinsi Kab/Kota 4 Bantuan Lain Sumber Pendapatan Lainnya 8 Pengembangan dan implementasi sistem penilaian 8.2.2 8.. Bendahara 2 2.20.1 8..1 Ulangan Harian 8...... …………………………… NIP..1....1 2.2 Ulangan Tengah Semester 8.5 Penyusunan Soal Ulangan Harian Ulangan Tengah Semester Ulangan Akhir Semester ... dst Pelaksanaan penilaian Ulangan Harian Ulangan Tengah Semester Ulangan Akhir Semester Ulangan Kenaikan Kelas ..3 8....3.3 8.......3 Komite Sekolah …………………………… …………………………… NIP.......4.. Belanja ....3..3 8..6. 93 93 . 8. Sub total Penggunaan Dana Lainnya Total Penggunaan Dana ( II = 1 + 2 ) SISA DANA = I . dst Tindak lanjut hasil Penilaian Analisis Remedial Pengayaan Penilaian lainnya Portofolio Proyek Penugasan .. dst 8.4 8...2 8. Belanja .1.4 8..6 8....3..2.5.3 8...6. 8...4...1 8.3..1 8....6........3 8....3..5. .... .5........1 8..6..3 Ulangan Akhir Semester 8.4..2 8....2 8.....2....5.......

Lampiran Formulir BOS K-7 Dibuat oleh Sekolah Dikirim ke Tim Manajemen BOS Kab/Kota

PERNYATAAN TANGGUNG JAWAB
Yang bertanda tangan di bawah ini : Nama Jabatan Alamat : …………………………………………………………………………… : Kepala Sekolah ……………………………………………………….. : ……………………………………………………………………………

dengan ini menyatakan bahwa: 1. Belanja Bantuan Operasional Sekolah (BOS) telah digunakan dalam rangka mendukung operasional sekolah dan tidak untuk keperluan pribadi. 2. Penggunaan Belanja Bantuan Operasional Sekolah (BOS) adalah sebagai berikut:

No.
1 2 3 4

Waktu
Triwulan I Triwulan II Triwulan III Triwulan IV Jumlah

Penerimaan (Rp)

Penggunaan (Rp)

3. Apabila dikemudian hari pernyataan ini tidak sesuai dengan keadaan yang sebenarnya, saya bersedia dikenakan sanksi administrasi dan/atau dituntut ganti rugi dan/atau tuntutan lainnya sesuai dengan ketentuan peraturan perundangundangan yang berlaku. Demikian surat pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya dan bermaterai cukup untuk dipergunakan sebagaimana mestinya. (Nama Kabupaten/Kota), .........................20….. Kepala Sekolah………………….,
Materai Rp.6.000

...................................................... (Nama Lengkap & Stempel)

94 94

Formulir BOS-K7a Diisi oleh Sekolah Dikirim ke Tim Manajemen BOS KabKota

REKAPITULASI REALISASI PENGGUNAAN DANA BOS
PERIODE TANGGAL : …………………. s/d ……………………..( Triwulan ke …..)

Tahun ........

Nama Sekolah

:

Desa/Kecamatan :

Kab/Kota Provinsi

: :

No. Urut

Program/Kegiatan

Pengembangan Perpustakaan

Kegiatan penerimaan siswa baru

Kegiatan Kegiatan pembelajaran dan ulangan eskul siswa dan ujian

Penggunaan Dana BOS Pembelian Langganan Perawatan Pembayaran honorarium bulanan Pengembangan bahan habis daya dan jasa sekolah guru honorer dan tenaga profesi guru pakai kependidikan honorer Membantu siswa miskin

Pembiayaan pengelolaan BOS

Pembelian perangkat komputer

Biaya lainnya jika komponen 1 s.d. 12 telah terpenuhi

Jumlah

1.1 1.2 1.3 1.4 1.5 1.6 1.7 1.8

Pengembangan Kompetensi Lulusan Pengembangan standar isi Pengembangan standar proses Pengembangan pendidik dan tenaga kependidikan Pengembangan sarana dan prasarana sekolah Pengembangan standar pengelolaan Pengembangan standar pembiayaan Pengembangan dan implementasi sistem penilaian

Menyetujui, Kepala sekolah

Bendahara/Penanggungjawab kegiatan

……………………. NIP. ................

……………………. NIP. ................

95 95

96 96
BANTUAN OPERASIONAL SEKOLAH (BOS)
Formulir BOS-K8 Dibuat oleh Tim Manajemen BOS Kab/Kota Disampaikan kepada Tim Manajemen BOS Provinsi

REKAPITULASI LAPORAN PENGGUNAAN DANA KABUPATEN/KOTA ................................................... PROVINSI ...............................................

TAHUN ..........

No. Urut

Nama Sekolah

Pengembangan Perpustakaan

Kegiatan penerimaan siswa baru

Kegiatan Kegiatan pembelajaran dan ulangan eskul siswa dan ujian

Penggunaan Dana Pembelian Langganan Perawatan Pembayaran honorarium bulanan Pengembangan bahan habis daya dan jasa sekolah guru honorer dan tenaga profesi guru pakai kependidikan honorer Membantu siswa miskin Pembiayaan pengelolaan BOS Pembelian perangkat komputer Biaya lainnya jika komponen 1 s.d. 12 telah terpenuhi

Jumlah

Ketua Tim BOS Kab/Kota ....................................

……………………. NIP. ................

............ 97 97 ...............a) Rp ..... Kepala Dinas Pendidikan Provinsi ............ Kebutuhan Riil Jumlah dana yang ditransfer oleh BUD ke sekolah (Rp) SD 7 SMP 8 No SD 3 SMP 4 SD 5 = (3 x Unit Cost) SMP 6 = (4 x Unit Cost) Kabupaten/Kota Jumlah siswa Jumlah dana 1 2 Total (a) SD Rp ............... NIP..... (e) SMP Rp .....Formulir BOS-K9 Dibuat oleh Tim Manajemen BOS Provinsi Disampaikan kepada Tim Manajemen BOS Pusat LAPORAN REALISASI PENYERAPAN DANA BOS UNTUK DAERAH NON TERPENCIL PROVINSI ..............................b) Rp ............... Rp ................................ SMP ( h = f ............................f) Rp .... Rp . TRIWULAN : ...........e) Rp . Rp ................... SMP ( j = b .......................................... Rp ..... Selisih kurang : jika dana di KUD lebih kecil dari kebutuhan riil SD ( i = a ..(f) (b) (c) (d) Jumlah dana yang ada di KUD Sisa dana periode sebelumnya Transfer KUN ke KUD periode ini Total dana yang ada di KUD Selisih Lebih : jika dana di KUD lebih besar dari kebutuhan riil SD ( g = e ... TAHUN .......... ...

.... SMP ( h = f .... Kepala Dinas Pendidikan Provinsi ..................... Selisih kurang : jika dana di KUD lebih kecil dari kebutuhan riil SD ( i = a .... Rp .... NIP............................ Rp .......e) Rp ... (e) SMP Rp ..... SMP ( j = b ...... ....(f) (b) (c) (d) Jumlah dana yang ada di KUD Sisa dana periode sebelumnya Transfer KUN ke KUD periode ini Total dana yang ada di KUD Selisih Lebih : jika dana di KUD lebih besar dari kebutuhan riil SD ( g = e ....................... Rp ............a) Rp ......f) Rp ................. TAHUN ..............98 98 Formulir BOS-K9a Dibuat oleh Tim Manajemen BOS Provinsi Disampaikan kepada Tim Manajemen BOS Pusat LAPORAN REALISASI PENYERAPAN DANA BOS UNTUK DAERAH TERPENCIL PROVINSI .............b) Rp .............. ........ Rp .................. Kebutuhan Riil Jumlah dana yang ditransfer oleh BUD ke sekolah (Rp) SD 7 SMP 8 No Kabupaten/Kota Jumlah siswa SD 3 SMP 4 SD 5 = (3 x Unit Cost) SMP 6 = (4 x Unit Cost) Jumlah dana 1 2 Total (a) SD Rp ..................... SEMESTER : ..................................

........ NIP...d....................... 99 99 ................ …………………….............. Urut Kabupaten/Kota Pengembangan Perpustakaan Kegiatan penerimaan siswa baru Kegiatan Kegiatan pembelajaran dan ulangan eskul siswa dan ujian Penggunaan Dana Pembelian Langganan Perawatan Pembayaran honorarium bulanan Pengembangan bahan habis daya dan jasa sekolah guru honorer dan tenaga profesi guru pakai kependidikan honorer Membantu siswa miskin Pembiayaa n pengelolaa Pembelian perangkat komputer Biaya lainnya jika komponen 1 s...... TAHUN .....BANTUAN OPERASIONAL SEKOLAH (BOS) Formulir BOS-K10 Dibuat oleh Tim Manajemen BOS Provinsi Disampaikan kepada Tim Manajemen BOS Pusat REKAPITULASI LAPORAN PENGGUNAAN DANA PROVINSI .............. No..... ............. 12 telah terpenuhi Jumlah Ketua Tim BOS Provinsi ...........

.......... NIP............. ....................... Dana yang tersedia di KUD SD SMP SD SMP SD Kebutuhan Riil Lebih/Kurang Salur SMP No Provinsi Total a..............100 100 Formulir BOS-K11 Dibuat oleh Tim Manajemen BOS Pusat Disampaikan kepada Menteri REKAPITULASI LEBIH/KURANG ALOKASI DANA BOS UNTUK DAERAH NON TERPENCIL TRIWULAN : .......... TAHUN ...............n Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Direktur Jenderal Pendidikan Dasar ..................... .......

............ TAHUN ........... Dana yang tersedia di KUD SD SMP SD SMP Kebutuhan Riil Lebih/Kurang Salur SD SMP No Provinsi Total a...............n Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Direktur Jenderal Pendidikan Dasar .................. 101 101 ...Formulir BOS-K11a Dibuat oleh Tim Manajemen BOS Pusat Disampaikan kepada Menteri REKAPITULASI LEBIH/KURANG ALOKASI DANA BOS UNTUK DAERAH TERPENCIL TRIWULAN : ............. ........... NIP..............................

... NIP. MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA................................................... No......... 12 telah terpenuhi Jumlah Direktur Jenderal Pendidikan Dasar ........ ........102 102 BANTUAN OPERASIONAL SEKOLAH (BOS) Formulir BOS-K12 Dibuat oleh Tim Manajemen BOS Pusat Disampaikan kepada Menteri REKAPITULASI LAPORAN PENGGUNAAN DANA TAHUN ...d. TTD MOHAMMAD NUH .. Urut Provinsi Pengembangan Perpustakaan Kegiatan penerimaan siswa baru Kegiatan Kegiatan pembelajaran dan ulangan eskul siswa dan ujian Penggunaan Dana Pembelian Langganan Perawatan Pembayaran honorarium bulanan Pengembangan bahan habis daya dan jasa sekolah guru honorer dan tenaga profesi guru pakai kependidikan honorer Membantu siswa miskin Pembiayaa n pengelolaa Pembelian perangkat komputer Biaya lainnya jika komponen 1 s.......

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful