Anda di halaman 1dari 1

Seberapa jauh kondisi kekinian pencetus gagasan dapat diperbaiki melalui gagasan yang diajukan.

Melihat kondisi yang demikian dapat disimpulkan bahwa sebagian besar penduduk Indonesia memiliki minat baca yang rendah dikarenakan zaman serba IT menyebabkan sebagian warga Indonesia beralih ke IT. Menurut para pembaca berbagai sumber dapat dicari dengan mudah tanpa harus membaca buku di perpustakaan. Selain itu, berbagai alasan yang dilontarkan para pembaca perpustakaan identik dengan ruangan suram penuh buku yang membosankan atau hanya berkutat pada kegiatan akademis semata. Maka dari itu kami berinisiatif untuk membuat suatu perpustakaan dengan bentuk Iglo sebagai model perpustakaan modern berbasis high tecnology untuk stimulator minat baca Penduduk Indonesia dengan khususnya sasaran anak-anak dikarenakan anak-anak harus dapat membaca dari usia dini dan dapat menambah pengetahuan serta wawasan. Rumah bentuk Iglo berlantai empat serta modern ini sangat kreatif dan inovatif dikarenakan fasilitas-fasilitas yang didukung oleh teknologi tinggi, sehingga dapat menghipnotis penduduk Indonesia yang awalnya tidak mau membaca menjadi mau membaca. Didalamnya tersedia bermacam-macam buku dari mulai komik hingga buku nasional berbahasa inggris, dilengkapi ruangan 3D disetiap objek ilmu yang berisisi film animasi dan dokumenter dengan inti cerita berasal dari buku yang ada di objek ilmu tersebut. Maka para pembaca bisa menikmati sekaligus mendapatkan pengetahuan dan wawasan yang baru dengan metode pembelajaran yang baru di rumah cerdas ini.

Anda mungkin juga menyukai