Anda di halaman 1dari 2

Nama NIM Jurusan

: Raditya Ilham Fadillah : 09406241045 : Pendidikan Sejarah

Tugas Mata Kuliah Museulogi Laporan Museum Pendidikan Indonesia


Museum Pendidikan Indonesia disingkat MPI adalah museum pendidikan yang pertama di Indonesia yang diharapkan dapat menjadi sumber belajar dan wisata edukatif bagi seluruh masyarakat. Museum ini terletak di pusat kampus Universitas Negeri Yogyakarta. Latar belakang pendirian Museum Pendidikan Indonesia sendiri berawal dari kegelisahan yang muncul ke permukaan bahwa belum ada pihak yang mendokumentasikan mengenai sejarah pendidikan di Indonesia. Pembangunan MPI sendiri sebenarnya sudah dipelopori semenjak Alm, Prof. Sugeng Mardiono Phd, menjabat sebagai Rektor UNY. Bangunan Museum Pendidikan Indonesia ini terdiri dari beberapa bagian. Dimana ruang yang pertama adalah front office atau lobi yang menjadi pintu masuk pengunjung. Di ruangan ini pengunjung dapat mengakses informasi mengenai MPI melalui komputer atau bertanya langsung kepada pemandu yang berjaga. Di ruangan ini juga terpajang alat transportasi yang dibilang legendaris, yaitu sepeda onthel. Yang menjadi alat transportasi guru pada zamannya. Ruangan selanjutnya merupakan ruang pameran yang disebut dengan Ruang Gallery 1, Ruang Gallery 2, dan Ruang Gallery 3. Dimana masing-masing Ruang Gallery ini terdapat koleksi yang berbeda; Ruang Gallery 1 menampilkan koleksi berupa peralatan belajar pada masa dulu. Di tempat ini pengunjung dapat menemukan bermacam-macam peralatan tulis kuno sampai modern. Peralatan tulis tersebut antara lain daun lontar yang biasa digunakan untuk menulis naskah kuno, nib (mata pena untuk menulis dengan tinta basah), sabak dan grib, kertas merang, kapur tulis,

hingga pensil dan pulpen. Selain alat tulis, di Ruang Gallery 1 ini terdapat jajaran foto-foto menteri pendidikan dari masa kemasa, koleksi numismatik, miniatur rumah tradisional dari berbagai daerah di Indonesia, sepeda onthel yang digunakan guru pada zaman mengajar dahulu, globe kayu, dan diorama kelas. Selain itu, terdapat pula beberapa benda seperti "Rontal" yang merupakan lembara ron (daun) pohon tal yang menjadi instrumen sejarah bangsa Indonesia yang mewakili nilai dan budaya zaman Hindu hingga Islam di Nusantara. Saat memasuki Ruang Gallery 1 ini kita diajak untuk mengenang, bahwa pelaksanaan pendidikan di Indonesia tidak bisa dilepaskan dari kondisi ekonomi, politik, sosial serta budaya yang ada. Memasuki Ruang Gallery 2, kita akan melihat foto besar Ki Hadjar Dewantara

terpampang. Selain itu ada juga foto R. A. Kartini, Dewi Kartika, dan foto-foto bersejarah yang ada kaitannya dengan dunia pendidikan dalam ukuran yang lebih kecil. Di ruangan ini juga terdapat koleksi buku-buku pelajaran, rapor, ijazah, dan surat tanda tamat belajar dari berbagai tahun. Ruang Gallery 3 yang berbentuk seperempat lingkaran terdapat beragam media pembelajaran seperti berbagai mesin ketik kuno, mesin sheet, epyscope, pengukur masa, mikroskop, dan media pembelajaran dari berbagai disiplin ilmu. Beragam koleksi yang dimiliki oleh MPI terbagi menjadi bila dikategorikan terbagi dalam beberapa jenis, yakni arsip, realia (alat pembelajaran), media pembelajaran, serta foto-foto sejarah pendidikan. Pada kesimpulannya MPI merupakan museum pendidikan yang diharapkan dapat menjadi sumber belajar dan wisata edukatif bagi seluruh masyarakat.