LAMBANG JAWA TIMUR Lambang Jawa Timur berbentuk perisai dengan bentuk dasar segi lima.

Lambang ini terdiri dari gambar bintang, tugu pahlawan, gunung berapi, pintu gerbang candi, sawah ladang, padi kapas, bunga, roda dan rantai. Bintang merupakan lambang Ketuhanan Yang Maha Esa. Tugu pahlawan melambangkan kepahlawanan rakyat Jawa Timur dalam perang kemerdekaan. Gunung berapi melambangkan semangat mencapai masyarakat adil dan makmur. Pintu gerbang candi sebagai simbol cita-cita perjuangan masa lampau dan sekarang. Sawah, ladang, sungai, padi, dan kapas sebagai simbol kemakmuran. Sedangkan roda dan rantai sebagai simbol kekuatan. Di bawah perisai, terdapat tulisan Jer Basuki Mawa Beya, yang memiliki makna keberhasilan membutuhkan kesungguhan
sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Lambang_Jawa_Timur [online], diakses 26 Maret 2012

LEGENDA ASAL MUASAL SURABAYA

asal mula surabaya - Kota Surabaya adalah ibukota Provinsi Jawa Timur dan merupakan kota terbesar kedua di Indonesia setelah Jakarta. Asal usul nama kota yang berjuluk “Kota Pahlawan” ini memiliki banyak versi, dari versi sejarah hingga versi cerita mitos. Menurut sejarah, nama kota ini sudah muncul sejak awal Kerajaan Majapahit, yakni dikenal dengan nama Ujung Galuh. Namun, karena sebuah peristiwa, maka daerah itu dinamakan Surabaya yang berarti “selamat menghadapi bahaya”. Surabaya sendiri diambil dari simbol ikan sura atau hiu (selamat) dan buaya (bahaya) untuk menggambarkan kepahlawanan tentara Majapahit yang dipimpin oleh Raden Wijaya melawan pasukan Tar Tar (Mongol). Lalu, bagaimana asal usul nama Kota Surabaya menurut versi mitos?

. Aku sudah bosan terus-terusan berkelahi. Suatu ketika. hiduplah seekor baya atau buaya dan seekor sura (hiu) yang saling bermusuhan. Namun. Tentu saja si Baya marah sekali melihat perilaku Si Sura.” kata si Sura. Sura. . “Lalu.” usul Sura. Sementara kamu sepenuhnya berkuasa di daratan. kedamaian itu tidak berlangsung lama. Mereka kerap bertarung higga berhari-hari lamanya. ketika si Sura mencari mangsa di sungai. Meskipun perilaku kedua binatang buas ini kerap mengganggu ketenteraman. Semua mangsa yang ada di dalam air menjadi bagianku. bagaimana kalau daerah kekuasaan kita bagi dua. Aku sepenuhnya berkuasa sepenuhnya di dalam air. perlu kamu ketahui bahwa antara darat dan air yaitu tempat yang dicapai air laut pada waktu pasang. apa yang harus kita lakukan untuk menghentikan permusuhan ini?” “Hmmm. Sejak itulah. Jadi. “Tapi. tak satu pun hewan yang berani menghentikan pertikaian mereka. dan ganas. si Baya akhirnya memergokinya. si Baya dan si Sura tidak pernah lagi berkelahi. “Hai.” jawab si Baya.. Sura. Aku setuju dengan usulanmu. Gara-garanya adalah Si Sura beberapa kali mencari mangsa di sungai. “Hai. Kedua binatang buas tersebut hampir setiap saat berkelahi untuk memperebutkan mangsa. Berani-beraninya kamu memasuki wilayah kekuasaanku! Mengapa kamu melanggar perjanjian kita?” tanya si Baya dengan kesal. Keduanya sama-sama tangkas. Sura. Mereka pun sepakat untuk berdamai.Dahulu. Aku pun merasa demikian. Baya. namun tidak pernah ada yang kalah maupun menang. mangsamu hanya yang berada di daratan. di perairan sebelah utara Jawa Timur. apakah kamu ingat isi perjanjian kita dulu bahwa akulah yang berkuasa di wilayah air? Bukankah sungai ini juga ada airnya?” kata si Sura. Binatang-binatang lain yang ada di sekitar mereka pun hidup tenteram dan damai.” “Baik. bukan di laut Suatu hari. “Siapa yang melanggar perjanjian? Hai.” jawab si Baya. “Benar katamu.Berikut kisahnya dalam cerita Asal Usul Nama Kota Surabaya? *** cerita rakyat jatim . si Baya dan si Sura merasa bosan terus-terusan berkelahi. kuat.

Tak ayal. Sementara itu. ha. Kamu memang sengaja mencari gara-gara. Sura. Dalam suatu serangan. sedangkan daerah kekuasaanmu ada di laut..” kata si Baya. Baya! Aku tidak pernah mengatakan bahwa air itu hanya di ada di laut. Tanpa menunggu waktu lagi.asal usul nama surabaya . si Baya tetap bersikeras ingin mempertahankan daerah kekuasaannya. “Hai. Tapi. si Sura yang sudah bersiap-siap dengan cepat berkelit menghindari serangan. “Baiklah kalau begitu. “Tidak bisa.” “Hai. Baya? Siapa takut?” jawab si Sura. dialah yang akan menjadi penguasa tunggal di wilayah ini. Sura. si Sura pun menjerit kesakitan seraya melarikan diri menuju lautan. Aku tidak sebodoh yang kamu kira. “Ha.Si Sura dan si Baya masih saling menerkam dan menggigit. “Hai. si Sura tetap merasa bahwa alasannyalah yang paling kuat.” Namun. Sura. siapa yang lebih kuat di antara kita. Usahanya tidak sia-sia karena ia berhasil menggigit ekor si Sura hingga hampir terputus. si Baya pun meminta agar perjanjian itu dibatalkan dan menantang si Sura untuk saling mengadu kekuatan. Baya. “Itu berarti sungai ini daerah kekuasaanku. bukankah kamu lihat sendiri bila sungai ini berada di darat?” tanya si Baya. Aku tidak perduli kamu bodoh atau pintar. . cerita asal usul surabaya . si Sura berhasil menggigit pangkal ekor si Baya. cerita asal mula surabaya .” tegas si Baya. dia harus meninggalkan wilayah tersebut.” si Sura tertawa terbahak-bahak. mereka bertarung mati-matian karena siapa pun di antara mereka yang kalah. Si Baya merasa puas karena mampu mempertahankan wilayah kekuasaannya. Tapi. Meskipun dalam keadaan terluka parah. Yang jelas sungai ini adalah wilayah kekuasaanku!” Merasa ditipu.. Perjanjian kita batal! Yang penting sekarang. pertarungan sengit pun kembali terjadi antara kedua binatang buas itu. Air sungai yang semula jernih pun langsung berubah menjadi merah akibat darah yang keluar dari luka si Baya.. Aku tahu kalau sungai ini ada airnya. si Baya terus berupaya melakukan perlawanan. si Baya pun langsung menerjang si Sura yang berada di dalam air. “Kamu menantangku berkelahi lagi... ha.Akhirnya.Benar apa yang dikatakan si Sura. Kali ini... tetapi air itu juga ada di sungai.

terutama di daerah pesisir utara dan selatan. Orang Tionghoa adalah minoritas yang cukup signifikan dan mayoritas di beberapa tempat.html [online]. diikuti dengan Arab. yaitu diambil gabungan dari kata Sura dan Baya. konon adalah keturunan pelarian Kerajaan Majapahit. Jawa Timur juga merupakan tempat tinggal bagi para pendatang.com/2011/10/cerita-rakyat-asal-usul-nama-kota. diakses 26 maret 2012 1. masyarakat setempat menamakan daerah tersebut Surabaya. (Samsuni/sas/281/1011) sumber : http://www. Suku Osing tinggal di sebagian wilayah Kabupaten Banyuwangi. Suku Madura mendiami di Pulau Madura dan daerah Tapal Kuda (Jawa Timur bagian timur). . Suku Jawa menyebar hampir di seluruh wilayah Jawa Timur daratan.menjelma. Hampir di seluruh kota di Jawa Timur terdapat minoritas Suku Madura. umumnya mereka bekerja di sektor informal. etnisitas di Jawa Timur lebih heterogen. Suku Madura bahkan merupakan mayoritas. Selain penduduk asli. si Sura pun hampir kehilangan ekornya akibat gigitan si Baya. tersebar di Pegunungan Tengger dan sekitarnya. gambar ikan Sura dan Buaya dijadikan sebagai lambang kota Surabaya yang hingga kini masih dipakai. Pesan moral yang dapat dipetik dari cerita di atas adalah bahwa sifat serakah seperti yang dimiliki si Sura dapat mendatangkan malapetaka. namun demikian. Suku Tengger. Suku Bangsa Mayoritas penduduk Jawa Timur adalah Suku Jawa. Orang Samin tinggal di sebagian pedalaman Kabupaten Bojonegoro. Oleh pemerintah setempat. Akibat keserakahannya.Untuk mengenang peristiwa tersebut. *** Demikian cerita Asal Usul Nama Kota Surabaya dari daerah Jawa Timur. mereka umumnya tinggal di daerah perkotaan. Suku Bali juga tinggal di sejumlah desa di Kabupaten Banyuwangi. terutama di Surabaya dan sejumlah kawasan industri lainnya. Dewasa ini banyak ekspatriat tinggal di Jawa Timur. Di sejumlah kawasan Tapal Kuda.

sebagian kecil diserap dari bahasa Arab. Otruham untuk menyebut supporter dari wilayah Muharto. Saat ini Bahasa Jawa merupakan salah satu mata pelajaran muatan lokal yang diajarkan di sekolah-sekolah dari tingkat SD hingga SLTA. Seperti retropus elite atau supporter elit. dan polisi diucapkan silup. Dialek Sumenep dipandang sebagai dialek yang paling halus. Kata-kata tersebut lebih banyak diserap dari bahasa Jawa. dalam dialek Malangan diucapkan 'mangan'. . Beberapa kata yang diucapkan terbalik. misalnya mobil diucapkan libom. Bahasa terbalik Malangan sering juga disebut sebagai bahasa walikan atau osob kiwalan. Dibanding dengan bahasa Jawa dialek Mataraman (Ngawi sampai Kediri). sehingga bahasa ini terkesan kasar. kata sifat. engghi-enten (bahasa tengahan). Dialek Bahasa Jawa di Malang umumnya hampir sama dengan Dialek Surabaya. dan engghi-bhunten (bahasa halus). bahasa dialek malang termasuk bahasa kasar dengan intonasi yang relatif tinggi. kosa kata (vocabulary) bahasa walikan Malangan telah mencapai lebih dari 250 kata. blak-blakan. Produksi bahasa walikan Malangan semakin berkembang pesat seiring dengan munculnya supporter kesebelasan Arema (kini Arema Indonesia)yang sering disebut Aremania. penutur bahasa ini dikenal cukup fanatik dan bangga dengan bahasanya. Kawasan kepulauan di sebelah timur Pulau Madura menggunakan Bahasa Madura dengan dialek tersendiri. Bahasa Bahasa Indonesia adalah bahasa resmi yang berlaku secara nasional. Sebagai contoh. Ciri khas Bahasa Jawa Timuran adalah egaliter. kata kerja.2. Bahasa Madura dituturkan oleh Suku Madura di Madura maupun di mana pun mereka tinggal. Cina dan Inggris. yang dianggap bukan Bahasa Jawa baku. bahkan merasa lebih akrab. jika dalam dialek Mataraman diucapkan dengan 'maem' atau 'dhahar'. sebagian penduduk menuturkan dalam dua bahasa: Bahasa Jawa dan Bahasa Madura. Dialek Bahasa Jawa di bagian tengah dan timur dikenal dengan Bahasa Jawa Timuran. Indonesia. Di daerah Tapal Kuda. yaitu enja-iya (bahasa kasar). Bahasa Jawa yang dituturkan di Jawa Timur memiliki beberapa dialek/logat. Bahasa Jawa Dialek Surabaya dikenal dengan Boso Suroboyoan. Di daerah pesisir utara bagian barat (Tuban dan Bojonegoro). Di daerah Mataraman (eks-Karesidenan Madiun dan Kediri). namun demikian Bahasa Jawa dituturkan oleh sebagian besar Suku Jawa. dan seringkali mengabaikan tingkatan bahasa layaknya Bahasa Jawa Baku. sehingga dijadikan bahasa standar yang diajarkan di sekolah. Salah satu ciri khas yang membedakan antara bahasa arek Surabaya dengan arek Malang adalah penggunaan bahasa terbalik yang lazim dipakai oleh arek-arek Malang. Berdasarkan penelitian Sugeng Pujileksono (2007). Bahasa-bahasa walikan banyak yang tercipta dari istilah-istilah di kalangan supporter. dialek Bahasa Jawa yang dituturkan mirip dengan yang dituturkan di daerah BloraRembang di Jawa Tengah. Bahasa Madura juga dikenal tingkatan bahasa seperti halnya Bahasa Jawa. Bahasa Jawa yang dituturkan hampir sama dengan Bahasa Jawa Tengahan (Bahasa Jawa Solo-an). Mulai dari kata benda. Namun demikian. bahkan dalam beberapa hal tidak dimengerti oleh penutur Bahasa Madura di Pulau Madura (mutually unintellegible). kata makan.

Sebagian orang Jawa juga masih memegang teguh kepercayaan Kejawen. Berbeda dengan ketoprak yang menceritakan kehidupan istana. Kristen. yang seringkali dibumbui dengan humor dan kritik sosial. Bahasa Tengger. Agama Islam sangatlah kuat dalam memberi pengaruh pada Suku Madura. meski ada pula sebagian yang menganut Buddha. dan umumnya dibuka dengan Tari Remo dan parikan. Bahasa Madura. dan Jombang. ludruk menceritakan kehidupan sehari-hari rakyat jelata. Sejumlah stasiun televisi lokal kembali menggunakan bahasa daerah sebagai bahasa pengantar pada beberapa acaranya. Kesenian Jawa Timur memiliki sejumlah kesenian khas. 3. Seni terkenal Jawa Timur lainnya antara lain wayang kulit purwa gaya Jawa Timuran. Pementasan reog disertai dengan jaran kepang (kuda lumping) yang disertai unsur-unsur gaib. dan Katolik.Suku Osing di Banyuwangi menuturkan Bahasa Osing. Orang Tionghoa umumnya menganut Konghucu. dan ada pula yang menganut Hindu dan Buddha. Reog yang sempat diklaim sebagai tarian dari Malaysia merupakan kesenian khas Ponorogo yang telah dipatenkan sejak tahun 2001. Suku Osing umumnya beragama Islam. misalnya JTV memiliki program berita menggunakan Boso Suroboyoan. bahkan Masjid Cheng Ho di Surabaya dikelola oleh orang Tionghoa dan memiliki arsitektur layaknya kelenteng. 4. dianggap lebih dekat dengan Bahasa Jawa Kuna. Agama Suku Jawa umumnya menganut agama Islam. Saat ini kelompok ludruk tradisional dapat dijumpai di daerah Surabaya. Sedangkan Suku Tengger menganut agama Hindu. terutama berita dan talk show. yakni seni panggung yang umumnya seluruh pemainnya adalah laki-laki. meski keberadaannya semakin dikalahkan dengan modernisasi. Mojokerto. Ludruk merupakan salah satu kesenian Jawa Timuran yang cukup terkenal. dan Bahasa Jawa Tengahan. . Penggunaan bahasa daerah kini mulai dipromosikan kembali. sebagian menganut agama Kristen dan Katolik. reog kini juga menjadi icon kesenian Jawa Timur. bahasa sehari-hari yang digunakan oleh Suku Tengger.

tari bondan. tarian Jawa gaya Osing. kesenian Jawa Tengahan seperti ketoprak dan wayang kulit cukup populer. Angling Darma. Seni tari tradisional di Jawa Timur secara umum dapat dikelompokkan dalam gaya Jawa Tengahan. eksKaresidenan Kediri (Kediri. gaya Jawa Timuran. tari srimpi. Blitar. Di daerah Mataraman. sehingga kawasan ini dikenal sebagai Mataraman. Legenda terkenal dari Jawa Timur antara lain Damarwulan. wayang kulit dan ketoprak cukup populer di kawasan ini. Budaya dan Adat Istiadat Kebudayaan dan adat istiadat Suku Jawa di Jawa Timur bagian barat menerima banyak pengaruh dari Jawa Tengahan. Bondowoso dan Jember. 5. dan trian gaya Madura. Kesenian itu ada di dua kabupaten yaitu. dan besutan. Seperti halnya di Jawa Tengah. Dahulu pesisir utara Jawa Timur merupakan daerah masuknya dan pusat .topeng dalang di Madura. Singo Wulung adalah kebudayaan khas Bondowoso. Ngawi. dan kelana. Daerah tersebut meliputi eks-Karesidenan Madiun (Madiun. Ponorogo. Kawasan pesisir barat Jawa Timur banyak dipengaruhi oleh kebudayaan Islam. Magetan. dan Sarip Tambak-Oso. Terdapat pula kebudayaan semacam barong sai di Jawa Timur. Lamongan. Tulungagung. menunjukkan bahwa kawasan tersebut dulunya merupakan daerah kekuasaan Kesultanan Mataram. dan Gresik. Sedangkan Jember memiliki macan kadhuk. Seni tari klasik antara lain tari gambyong. Kawasan ini mencakup wilayah Tuban. Kedua kesenian itu sudah jarang ditemui. Pacitan). Trenggalek) dan sebagian Bojonegoro.

babaran (upacara menjelang lahirnya bayi). Lima dari sembilan anggota walisongo dimakamkan di kawasan ini. di antaranya jalur pantura (Anyer-JakartaSurabaya-Banyuwangi) dan jalan nasional lintas tengah (Jakarta-BandungYogyakarta-Surabaya). 1 tahun. Gresik.perkembangan agama Islam. jalan tol GempolProbolinggo-Banyuwangi. berbeda dengan lazimnya kebiasaan daerah lain di Indonesia. Adat istiadat masyarakat Osing merupakan perpaduan budaya Jawa. dan 3 tahun setelah kematian. memiliki sedikit pengaruh budaya Mataraman. Adat istiadat di kawasan Tapal Kuda banyak dipengaruhi oleh budaya Madura. Mojokerto. mengingat kawasan ini cukup jauh dari pusat kebudayaan Jawa: Surakarta dan Yogyakarta. Masyarakat desa di Jawa Timur. Dan umumnya pria selanjutnya akan masuk ke dalam keluarga wanita. setelah itu dilakukan peningsetan (lamaran). dimana pihak pria melamar wanita. 6. ke-40. sunatan. pihak laki-laki melakukan acara nako'ake (menanyakan apakah si gadis sudah memiliki calon suami). bahkan Bojonegoro memiliki kebiasaan lumrah keluarga wanita melamar pria. pitonan (upacara setelah bayi berusia tujuh bulan). Saat ini tengah dikembangkan jalan tol trans-Jawa. Untuk mendoakan orang yang telah meninggal. Sebelum dilakukan lamaran. dan Bali. Masyarakat di pesisir barat: Tuban. Madura. ke-7. biasanya pihak keluarga melakukan kirim donga pada hari ke-1. serta jalan tol dalam . sepasaran (upacara setelah bayi berusia lima hari). memiliki ikatan yang berdasarkan persahabatan dan teritorial. jalan tol GempolMalang-Kepanjen. di antaranya jalan tol Surabaya-MojokertoKertosono-Madiun-Mantingan. Transportasi Transportasi darat Jawa Timur dilintasi oleh jalan nasional sebagai jalan arteri primer. Berbagai upacara adat yang diselenggarakan antara lain: tingkepan (upacara usia kehamilan tujuh bulan bagi anak pertama). pacangan. ke-3. Lamongan. Sementara adat istiadat Suku Tengger banyak dipengaruhi oleh budaya Hindu. Di kawasan eks-Karesidenan Surabaya (termasuk Sidoarjo. dan Jombang) dan Malang. Upacara perkawinan didahului dengan acara temu atau kepanggih. ke-100. mengingat besarnya populasi Suku Madura di kawasan ini. seperti halnya di Jawa Tengah. Penduduk Jawa Timur umumnya menganut perkawinan monogami. Jaringan jalan tol di Jawa Timur meliputi jalan tol SurabayaGempol dan jalan tol Surabaya-Manyar.

Rute dengan jarak jauh seperti Jakarta. Pelabuhan berskala nasional di Jawa Timur meliputi Pelabuhan Gresik di Kabupaten Gresik. Pelabuhan Pasuruan di Kota Pasuruan. Malang. dan Bali-Lombok umumnya dilayani oleh bus malam. Terminal Purabaya di Waru. Becak adalah moda angkutan tradisional yang dapat dijumpai hampir di setiap wilayah. SurabayaMalang. Belakangan. Pelabuhan Kalbut di Kabupaten Situbondo. Pelabuhan Tanjung Tembaga di Kota Probolinggo. SurabayaMadiun-Yogyakarta.kota Surabaya: tol lingkar timur dan tol tengah kota. Setiap kabupaten/kota di Jawa Timur juga memiliki sistem angkutan kota (angkot) atau angkutan perdesaan (angkudes) yang menghubungkan ibukota kabupaten dengan daerah sekitarnya. Bus dengan SurabayaTuban-Semarang. Jembatan Suramadu yang melintasi Selat Madura menghubungkan Surabaya dan Pulau Madura telah selesai pembangunannya dan kini telah dapat digunakan. Surabaya-Kediri. terdapat becak bermesin yang dikenal dengan sebutan bentor (Jawa: becak montor = becak bermotor). Pelabuhan Tanjung Wangi di Kabupaten Banyuwangi. yang menggantikan helicak (di Jakarta disebut bajaj) sejak tahun 1990-an. Transportasi laut Pelabuhan Internasional Hub Tanjung Perak adalah pelabuhan utama yang berada di Surabaya. Pelabuhan Sapeken di Kabupaten Sumenep. Taksi dengan argometer dapat dijumpai di Surabaya-Gresik-Sidoarjo. Sidoarjo adalah terminal terbesar di Indonesia. serta Pelabuhan Kangean di Kabupaten Sumenep . Kota-kota di Jawa Timur dihubungkan dengan jaringan bus antarkota. Madiun dan Kediri. Pelabuhan Bawean di Kabupaten Gresik. umumhya beroperasi selama 24 jam penuh. Sumatera. Di Surabaya angkutan seperti ini dikenal dengan sebutan lyn atau bemo. seperti jurusan Surabaya-Mojokerto atau Madiun-Ponorogo. Jember. Rute dengan jarak menengah dilayani oleh bus antarkota yang berukuran lebih kecil. dan Surabaya-Jember-Banyuwangi. meski di sejumlah tempat dilarang beroperasi. Bus kota dapat dijumpai di Surabaya dan Jember. Pelabuhan Paiton di Kabupaten Probolinggo. Sebagai alternatif taksi. Pelabuhan Sapudi di Kabupaten Sumenep. di Surabaya terdapat angguna (angkutan serba guna).

seperti Prigen. dan Trawas. Kebun Raya Purwodadi di Purwodadi. terdapat belasan candi dan makam raja-raja Majapahit. dimana setiap tahun diselenggarakan upacara Kasada. Daerah pegunungan Malang dan Batu dikenal sebagai kawasan wisata alami yang banyak terdapat tempat peristirahatan. yang dihuni oleh Suku Tengger. Salah satu icon wisata Jawa Timur adalah Gunung Bromo. Transportasi udara Bandara Internasional Juanda di Sidoarjo menghubungkan Jawa Timur dengan kota-kota besar di Indonesia dan luar negeri. Wisata alam lainnya di Jawa Timur adalah Taman Nasional (4 dari 12 Taman Nasional di Jawa). di antaranya Ujung-Kamal (menghubungkan Surabaya dengan Pulau Madura) dan Pelabuhan Ketapang (menghubungan Banyuwangi dengan Gilimanuk. Bali). dan Taman Safari Indonesia II di Prigen. Bandara Noto Hadinegoro di Kabupaten Jember. dulunya merupakan pusat Kerajaan Majapahit. Jawa Timur juga terdapat peninggalan sejarah pada era klasik. di antaranya Candi Penataran di Blitar.Jawa Timur memiliki sejumlah pelabuhan penyeberangan. Di Madura. . Tretes. museum. Pasuruan. Sumenep merupakan pusat kerajaan Madura. serta Pelabuhan Jangkar di Situbondo. serta Bandar Udara Trunojoyo di Kabupaten Sumenep. Demikian pula daerah pegunungan di perbatasan Pasuruan-Mojokerto. dimana terdapat keraton. Bandara umum lainnya adalah Bandara Abdul Rachman Saleh di Kabupaten Malang. Candicandi lainnya menyebar di hampir seluruh wilayah Jawa Timur. Bandara Iswahyudi di Madiun. dan makam raja-raja Madura (Asta Tinggi). 7. Bandara Blimbingsari di Kabupaten Banyuwangi. Situs Trowulan di Kabupaten Mojokerto. seperti daerah "Puncak" di Jawa Barat. Pelabuhan Kalianget (menghubungkan Madura dengan kepulauan). Pariwisata Jawa Timur memiliki sejumlah tempat wisata yang menarik.

dan Pantai Watu Ulo di Jember. Sunan Drajat di Paciran (Lamongan). Di pantai selatan terdapat Pantai Prigi. Kebun Binatang Surabaya. yang juga merupakan wisata edukasi. Sunan Giri dan Maulana Malik Ibrahim di Gresik. yang menjadi wisata religi para peziarah bagi umat Islam. Gua Gong yang berada di Kabupaten Pacitan. dan Bendungan Selorejo di Blitar.dimana pada waktu PON XV Tahun 2000 diambil api PON dari sini. kini telah dikelola dan dikembangkan oleh Pemkab Lamongan menjadi kawasan Wisata Bahari Lamongan (WBL) disebut juga Jatim Park II. Surabaya merupakan pusat pemerintahan dan pusat bisnis Jawa Timur.selain itu juga terdapat Wanawisata Dander. Jatim Park di Batu dan Wisata Bahari Lamongan merupakan miniatur Jawa Timur. Monumen Kapal Selam. Di Bojonegoro terdapat wisata Kayangan Api yaitu api abadi yang sudah ada sejak ratusan tahun. Kawasan pesisir utara terdapat sejumlah makam para wali. dimana terdapat Tugu Pahlawan. Lima dari sembilan walisongo dimakamkan di Jawa Timur: Sunan Ampel di Surabaya. Waduk Pacal di Bojonegoro . dan Pantai Pasir Putih di Situbondo. Danau di Jawa Timur antara lain Telaga Sarangan di Magetan.Jawa Timur dikenal memiliki panorama pantai yang sangat indah.Pelang. Pantai Popoh di Tulungagung. Di pantai utara terdapat Pantai Tanjung Kodok di Kabupaten Lamongan. Ampel Denta. dan Pantai Pasir Putih di Trenggalek. Bendungan Sutami di Malang. dan KyaKya. Makam proklamator Soekarno terdapat di Kota Blitar. Pantai Kenjeran di Surabaya. Tunjungan. dan Sunan Bonang di Tuban. Pantai Ngliyep di Malang. Museum Mpu Tantular. Di kawasan pesisir utara ini juga terdapat gua-gua yang menarik: Gua Maharani di Lamongan dan Gua Akbar di Tuban.

Surabaya terkenal akan rujak cingur. Kediri terkenal akan tahu takwa. Bondowoso merupakan penghasil tape yang sangat manis. semanggi. sate kerang. dan getuk pisang. . tahu pong. Gresik terkenal dengan nasi krawu. Malang dikenal sebagai penghasil keripik tempe selain itu Cwie Mie dan Bakso juga merupakan kuliner khas daerah ini. lontong balap. Makanan Khas Makanan khas Jawa Timur di antaranya adalah rawon dan rujak petis. Madiun dikenal akan nasi pecel madiun dan sebagai penghasil brem. Lamongan terkenal akan wingko babat nya. Kecamatan Babat.kayangan api coban pelangi coban rondo Gua Maharani 8. dan lontong kupang.

. Buah yang terkenal asli Blitar yaitu Rambutan. Blitar memiliki makanan khas nasi pecel. sementara ubi kayu yang diolah menjadi gaplek dahulu merupakan makanan pokok sebagian penduduk di Pacitan dan Trenggalek.otak-otak bandeng. Jagung dikenal sebagai salah satu makanan pokok orang Madura. Banyuwangi terkenal dengan sego tempong dan makanan khas campurannya yaitu rujak soto dan pecel rawon. Sidoarjo terkenal akan kerupuk udang dan petisnya.bonggolan dan pudak nya. Dan Trenggalek merupakan penghasil Tempe Kripik.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful