P. 1
LAMBANG JAWA TIMUR.pdf

LAMBANG JAWA TIMUR.pdf

|Views: 64|Likes:
Dipublikasikan oleh Nurine Kristy

More info:

Published by: Nurine Kristy on Mar 23, 2013
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/26/2013

pdf

text

original

LAMBANG JAWA TIMUR Lambang Jawa Timur berbentuk perisai dengan bentuk dasar segi lima.

Lambang ini terdiri dari gambar bintang, tugu pahlawan, gunung berapi, pintu gerbang candi, sawah ladang, padi kapas, bunga, roda dan rantai. Bintang merupakan lambang Ketuhanan Yang Maha Esa. Tugu pahlawan melambangkan kepahlawanan rakyat Jawa Timur dalam perang kemerdekaan. Gunung berapi melambangkan semangat mencapai masyarakat adil dan makmur. Pintu gerbang candi sebagai simbol cita-cita perjuangan masa lampau dan sekarang. Sawah, ladang, sungai, padi, dan kapas sebagai simbol kemakmuran. Sedangkan roda dan rantai sebagai simbol kekuatan. Di bawah perisai, terdapat tulisan Jer Basuki Mawa Beya, yang memiliki makna keberhasilan membutuhkan kesungguhan
sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Lambang_Jawa_Timur [online], diakses 26 Maret 2012

LEGENDA ASAL MUASAL SURABAYA

asal mula surabaya - Kota Surabaya adalah ibukota Provinsi Jawa Timur dan merupakan kota terbesar kedua di Indonesia setelah Jakarta. Asal usul nama kota yang berjuluk “Kota Pahlawan” ini memiliki banyak versi, dari versi sejarah hingga versi cerita mitos. Menurut sejarah, nama kota ini sudah muncul sejak awal Kerajaan Majapahit, yakni dikenal dengan nama Ujung Galuh. Namun, karena sebuah peristiwa, maka daerah itu dinamakan Surabaya yang berarti “selamat menghadapi bahaya”. Surabaya sendiri diambil dari simbol ikan sura atau hiu (selamat) dan buaya (bahaya) untuk menggambarkan kepahlawanan tentara Majapahit yang dipimpin oleh Raden Wijaya melawan pasukan Tar Tar (Mongol). Lalu, bagaimana asal usul nama Kota Surabaya menurut versi mitos?

“Tapi. Binatang-binatang lain yang ada di sekitar mereka pun hidup tenteram dan damai. mangsamu hanya yang berada di daratan. Gara-garanya adalah Si Sura beberapa kali mencari mangsa di sungai. Berani-beraninya kamu memasuki wilayah kekuasaanku! Mengapa kamu melanggar perjanjian kita?” tanya si Baya dengan kesal.” usul Sura.Berikut kisahnya dalam cerita Asal Usul Nama Kota Surabaya? *** cerita rakyat jatim .. si Baya dan si Sura tidak pernah lagi berkelahi. di perairan sebelah utara Jawa Timur. Aku setuju dengan usulanmu.” jawab si Baya. “Siapa yang melanggar perjanjian? Hai. ketika si Sura mencari mangsa di sungai. Baya.. “Hai. Tentu saja si Baya marah sekali melihat perilaku Si Sura. Namun. Jadi. kuat. Sura.Dahulu. apa yang harus kita lakukan untuk menghentikan permusuhan ini?” “Hmmm. perlu kamu ketahui bahwa antara darat dan air yaitu tempat yang dicapai air laut pada waktu pasang. tak satu pun hewan yang berani menghentikan pertikaian mereka. hiduplah seekor baya atau buaya dan seekor sura (hiu) yang saling bermusuhan. . “Hai. bagaimana kalau daerah kekuasaan kita bagi dua. namun tidak pernah ada yang kalah maupun menang. Semua mangsa yang ada di dalam air menjadi bagianku.” jawab si Baya. Mereka pun sepakat untuk berdamai. Sejak itulah.” “Baik. Kedua binatang buas tersebut hampir setiap saat berkelahi untuk memperebutkan mangsa. Suatu ketika. Aku sudah bosan terus-terusan berkelahi. Sementara kamu sepenuhnya berkuasa di daratan. bukan di laut Suatu hari.” kata si Sura. kedamaian itu tidak berlangsung lama. Mereka kerap bertarung higga berhari-hari lamanya. Aku sepenuhnya berkuasa sepenuhnya di dalam air. Aku pun merasa demikian. “Lalu. Sura. si Baya akhirnya memergokinya. Sura. si Baya dan si Sura merasa bosan terus-terusan berkelahi. Meskipun perilaku kedua binatang buas ini kerap mengganggu ketenteraman. Keduanya sama-sama tangkas. “Benar katamu. apakah kamu ingat isi perjanjian kita dulu bahwa akulah yang berkuasa di wilayah air? Bukankah sungai ini juga ada airnya?” kata si Sura. dan ganas.

tetapi air itu juga ada di sungai. sedangkan daerah kekuasaanmu ada di laut. “Kamu menantangku berkelahi lagi. Tapi. Tak ayal.” tegas si Baya.. Sura. si Sura yang sudah bersiap-siap dengan cepat berkelit menghindari serangan. Sura. Meskipun dalam keadaan terluka parah. Dalam suatu serangan. si Baya pun meminta agar perjanjian itu dibatalkan dan menantang si Sura untuk saling mengadu kekuatan. Air sungai yang semula jernih pun langsung berubah menjadi merah akibat darah yang keluar dari luka si Baya. Tapi. cerita asal mula surabaya .. “Tidak bisa.” Namun.. si Baya tetap bersikeras ingin mempertahankan daerah kekuasaannya. si Baya pun langsung menerjang si Sura yang berada di dalam air.Akhirnya. . mereka bertarung mati-matian karena siapa pun di antara mereka yang kalah. ha. Tanpa menunggu waktu lagi. Usahanya tidak sia-sia karena ia berhasil menggigit ekor si Sura hingga hampir terputus. Perjanjian kita batal! Yang penting sekarang. “Hai. dialah yang akan menjadi penguasa tunggal di wilayah ini. si Sura pun menjerit kesakitan seraya melarikan diri menuju lautan.” si Sura tertawa terbahak-bahak. “Baiklah kalau begitu.. siapa yang lebih kuat di antara kita.. Aku tidak sebodoh yang kamu kira. Baya! Aku tidak pernah mengatakan bahwa air itu hanya di ada di laut.” kata si Baya. cerita asal usul surabaya .Si Sura dan si Baya masih saling menerkam dan menggigit. “Hai. Yang jelas sungai ini adalah wilayah kekuasaanku!” Merasa ditipu. si Sura berhasil menggigit pangkal ekor si Baya. Aku tahu kalau sungai ini ada airnya.” “Hai. si Baya terus berupaya melakukan perlawanan.asal usul nama surabaya . Sura. Aku tidak perduli kamu bodoh atau pintar.Benar apa yang dikatakan si Sura. si Sura tetap merasa bahwa alasannyalah yang paling kuat. Sementara itu. Baya? Siapa takut?” jawab si Sura. “Itu berarti sungai ini daerah kekuasaanku. Si Baya merasa puas karena mampu mempertahankan wilayah kekuasaannya. Baya. dia harus meninggalkan wilayah tersebut. bukankah kamu lihat sendiri bila sungai ini berada di darat?” tanya si Baya. pertarungan sengit pun kembali terjadi antara kedua binatang buas itu. ha.. Kamu memang sengaja mencari gara-gara. “Ha.. Kali ini.

Oleh pemerintah setempat. diikuti dengan Arab. Pesan moral yang dapat dipetik dari cerita di atas adalah bahwa sifat serakah seperti yang dimiliki si Sura dapat mendatangkan malapetaka. etnisitas di Jawa Timur lebih heterogen. Hampir di seluruh kota di Jawa Timur terdapat minoritas Suku Madura. masyarakat setempat menamakan daerah tersebut Surabaya.Untuk mengenang peristiwa tersebut. diakses 26 maret 2012 1. yaitu diambil gabungan dari kata Sura dan Baya. konon adalah keturunan pelarian Kerajaan Majapahit. mereka umumnya tinggal di daerah perkotaan. Orang Tionghoa adalah minoritas yang cukup signifikan dan mayoritas di beberapa tempat. tersebar di Pegunungan Tengger dan sekitarnya. terutama di daerah pesisir utara dan selatan. Suku Madura mendiami di Pulau Madura dan daerah Tapal Kuda (Jawa Timur bagian timur). . namun demikian. Suku Bali juga tinggal di sejumlah desa di Kabupaten Banyuwangi. (Samsuni/sas/281/1011) sumber : http://www. Suku Jawa menyebar hampir di seluruh wilayah Jawa Timur daratan. Suku Madura bahkan merupakan mayoritas. umumnya mereka bekerja di sektor informal.com/2011/10/cerita-rakyat-asal-usul-nama-kota. Selain penduduk asli. si Sura pun hampir kehilangan ekornya akibat gigitan si Baya. Suku Bangsa Mayoritas penduduk Jawa Timur adalah Suku Jawa. Jawa Timur juga merupakan tempat tinggal bagi para pendatang.html [online]. Dewasa ini banyak ekspatriat tinggal di Jawa Timur. Orang Samin tinggal di sebagian pedalaman Kabupaten Bojonegoro. Suku Osing tinggal di sebagian wilayah Kabupaten Banyuwangi. gambar ikan Sura dan Buaya dijadikan sebagai lambang kota Surabaya yang hingga kini masih dipakai. Akibat keserakahannya.menjelma. Di sejumlah kawasan Tapal Kuda. terutama di Surabaya dan sejumlah kawasan industri lainnya. Suku Tengger. *** Demikian cerita Asal Usul Nama Kota Surabaya dari daerah Jawa Timur.

Bahasa Jawa yang dituturkan hampir sama dengan Bahasa Jawa Tengahan (Bahasa Jawa Solo-an). misalnya mobil diucapkan libom. Di daerah pesisir utara bagian barat (Tuban dan Bojonegoro).2. Dialek Bahasa Jawa di Malang umumnya hampir sama dengan Dialek Surabaya. Kata-kata tersebut lebih banyak diserap dari bahasa Jawa. sehingga bahasa ini terkesan kasar. jika dalam dialek Mataraman diucapkan dengan 'maem' atau 'dhahar'. kata kerja. bahkan merasa lebih akrab. Bahasa Madura juga dikenal tingkatan bahasa seperti halnya Bahasa Jawa. Di daerah Tapal Kuda. Berdasarkan penelitian Sugeng Pujileksono (2007). sebagian penduduk menuturkan dalam dua bahasa: Bahasa Jawa dan Bahasa Madura. Beberapa kata yang diucapkan terbalik. Namun demikian. Seperti retropus elite atau supporter elit. Mulai dari kata benda. Bahasa Jawa yang dituturkan di Jawa Timur memiliki beberapa dialek/logat. dalam dialek Malangan diucapkan 'mangan'. Saat ini Bahasa Jawa merupakan salah satu mata pelajaran muatan lokal yang diajarkan di sekolah-sekolah dari tingkat SD hingga SLTA. dan seringkali mengabaikan tingkatan bahasa layaknya Bahasa Jawa Baku. Dialek Sumenep dipandang sebagai dialek yang paling halus. Bahasa terbalik Malangan sering juga disebut sebagai bahasa walikan atau osob kiwalan. penutur bahasa ini dikenal cukup fanatik dan bangga dengan bahasanya. Sebagai contoh. kosa kata (vocabulary) bahasa walikan Malangan telah mencapai lebih dari 250 kata. Bahasa Madura dituturkan oleh Suku Madura di Madura maupun di mana pun mereka tinggal. Di daerah Mataraman (eks-Karesidenan Madiun dan Kediri). engghi-enten (bahasa tengahan). dialek Bahasa Jawa yang dituturkan mirip dengan yang dituturkan di daerah BloraRembang di Jawa Tengah. Dibanding dengan bahasa Jawa dialek Mataraman (Ngawi sampai Kediri). Cina dan Inggris. blak-blakan. Bahasa Jawa Dialek Surabaya dikenal dengan Boso Suroboyoan. Otruham untuk menyebut supporter dari wilayah Muharto. namun demikian Bahasa Jawa dituturkan oleh sebagian besar Suku Jawa. dan polisi diucapkan silup. bahkan dalam beberapa hal tidak dimengerti oleh penutur Bahasa Madura di Pulau Madura (mutually unintellegible). Kawasan kepulauan di sebelah timur Pulau Madura menggunakan Bahasa Madura dengan dialek tersendiri. . yaitu enja-iya (bahasa kasar). kata sifat. Indonesia. Ciri khas Bahasa Jawa Timuran adalah egaliter. Dialek Bahasa Jawa di bagian tengah dan timur dikenal dengan Bahasa Jawa Timuran. Bahasa-bahasa walikan banyak yang tercipta dari istilah-istilah di kalangan supporter. bahasa dialek malang termasuk bahasa kasar dengan intonasi yang relatif tinggi. yang dianggap bukan Bahasa Jawa baku. kata makan. Bahasa Bahasa Indonesia adalah bahasa resmi yang berlaku secara nasional. sebagian kecil diserap dari bahasa Arab. dan engghi-bhunten (bahasa halus). Produksi bahasa walikan Malangan semakin berkembang pesat seiring dengan munculnya supporter kesebelasan Arema (kini Arema Indonesia)yang sering disebut Aremania. sehingga dijadikan bahasa standar yang diajarkan di sekolah. Salah satu ciri khas yang membedakan antara bahasa arek Surabaya dengan arek Malang adalah penggunaan bahasa terbalik yang lazim dipakai oleh arek-arek Malang.

Sebagian orang Jawa juga masih memegang teguh kepercayaan Kejawen. misalnya JTV memiliki program berita menggunakan Boso Suroboyoan. Saat ini kelompok ludruk tradisional dapat dijumpai di daerah Surabaya. Kristen. dan umumnya dibuka dengan Tari Remo dan parikan. dan Bahasa Jawa Tengahan. dan Jombang. Penggunaan bahasa daerah kini mulai dipromosikan kembali. Agama Suku Jawa umumnya menganut agama Islam.Suku Osing di Banyuwangi menuturkan Bahasa Osing. yang seringkali dibumbui dengan humor dan kritik sosial. dianggap lebih dekat dengan Bahasa Jawa Kuna. Reog yang sempat diklaim sebagai tarian dari Malaysia merupakan kesenian khas Ponorogo yang telah dipatenkan sejak tahun 2001. meski keberadaannya semakin dikalahkan dengan modernisasi. Mojokerto. Suku Osing umumnya beragama Islam. bahasa sehari-hari yang digunakan oleh Suku Tengger. meski ada pula sebagian yang menganut Buddha. Pementasan reog disertai dengan jaran kepang (kuda lumping) yang disertai unsur-unsur gaib. Kesenian Jawa Timur memiliki sejumlah kesenian khas. dan Katolik. 4. bahkan Masjid Cheng Ho di Surabaya dikelola oleh orang Tionghoa dan memiliki arsitektur layaknya kelenteng. Agama Islam sangatlah kuat dalam memberi pengaruh pada Suku Madura. Sejumlah stasiun televisi lokal kembali menggunakan bahasa daerah sebagai bahasa pengantar pada beberapa acaranya. Ludruk merupakan salah satu kesenian Jawa Timuran yang cukup terkenal. dan ada pula yang menganut Hindu dan Buddha. Bahasa Tengger. yakni seni panggung yang umumnya seluruh pemainnya adalah laki-laki. . terutama berita dan talk show. reog kini juga menjadi icon kesenian Jawa Timur. ludruk menceritakan kehidupan sehari-hari rakyat jelata. Seni terkenal Jawa Timur lainnya antara lain wayang kulit purwa gaya Jawa Timuran. sebagian menganut agama Kristen dan Katolik. Bahasa Madura. 3. Orang Tionghoa umumnya menganut Konghucu. Sedangkan Suku Tengger menganut agama Hindu. Berbeda dengan ketoprak yang menceritakan kehidupan istana.

Seni tari tradisional di Jawa Timur secara umum dapat dikelompokkan dalam gaya Jawa Tengahan. Terdapat pula kebudayaan semacam barong sai di Jawa Timur. Blitar. tari srimpi. menunjukkan bahwa kawasan tersebut dulunya merupakan daerah kekuasaan Kesultanan Mataram. Magetan. Kawasan ini mencakup wilayah Tuban. Budaya dan Adat Istiadat Kebudayaan dan adat istiadat Suku Jawa di Jawa Timur bagian barat menerima banyak pengaruh dari Jawa Tengahan. Kedua kesenian itu sudah jarang ditemui. Di daerah Mataraman. gaya Jawa Timuran. wayang kulit dan ketoprak cukup populer di kawasan ini. eksKaresidenan Kediri (Kediri. tarian Jawa gaya Osing. Trenggalek) dan sebagian Bojonegoro. dan besutan. Ngawi. kesenian Jawa Tengahan seperti ketoprak dan wayang kulit cukup populer. Lamongan. Pacitan). Bondowoso dan Jember. dan kelana. Seperti halnya di Jawa Tengah. dan trian gaya Madura. Angling Darma. Ponorogo. Seni tari klasik antara lain tari gambyong. Tulungagung. Singo Wulung adalah kebudayaan khas Bondowoso. tari bondan. Sedangkan Jember memiliki macan kadhuk. 5. dan Sarip Tambak-Oso. Kesenian itu ada di dua kabupaten yaitu. Kawasan pesisir barat Jawa Timur banyak dipengaruhi oleh kebudayaan Islam. Dahulu pesisir utara Jawa Timur merupakan daerah masuknya dan pusat . sehingga kawasan ini dikenal sebagai Mataraman. Daerah tersebut meliputi eks-Karesidenan Madiun (Madiun. Legenda terkenal dari Jawa Timur antara lain Damarwulan.topeng dalang di Madura. dan Gresik.

memiliki ikatan yang berdasarkan persahabatan dan teritorial. Untuk mendoakan orang yang telah meninggal. babaran (upacara menjelang lahirnya bayi). ke-100. Masyarakat di pesisir barat: Tuban. Penduduk Jawa Timur umumnya menganut perkawinan monogami. ke-40. jalan tol GempolProbolinggo-Banyuwangi. dimana pihak pria melamar wanita. 1 tahun. jalan tol GempolMalang-Kepanjen. Adat istiadat masyarakat Osing merupakan perpaduan budaya Jawa. sepasaran (upacara setelah bayi berusia lima hari). Masyarakat desa di Jawa Timur. Dan umumnya pria selanjutnya akan masuk ke dalam keluarga wanita. Mojokerto. dan 3 tahun setelah kematian. Saat ini tengah dikembangkan jalan tol trans-Jawa. Upacara perkawinan didahului dengan acara temu atau kepanggih. memiliki sedikit pengaruh budaya Mataraman. di antaranya jalan tol Surabaya-MojokertoKertosono-Madiun-Mantingan. 6. pihak laki-laki melakukan acara nako'ake (menanyakan apakah si gadis sudah memiliki calon suami). Madura. dan Bali. mengingat besarnya populasi Suku Madura di kawasan ini. setelah itu dilakukan peningsetan (lamaran). seperti halnya di Jawa Tengah. Transportasi Transportasi darat Jawa Timur dilintasi oleh jalan nasional sebagai jalan arteri primer. Gresik. Lamongan. Adat istiadat di kawasan Tapal Kuda banyak dipengaruhi oleh budaya Madura. pitonan (upacara setelah bayi berusia tujuh bulan). Berbagai upacara adat yang diselenggarakan antara lain: tingkepan (upacara usia kehamilan tujuh bulan bagi anak pertama). mengingat kawasan ini cukup jauh dari pusat kebudayaan Jawa: Surakarta dan Yogyakarta. serta jalan tol dalam . sunatan. ke-3. Sementara adat istiadat Suku Tengger banyak dipengaruhi oleh budaya Hindu. Jaringan jalan tol di Jawa Timur meliputi jalan tol SurabayaGempol dan jalan tol Surabaya-Manyar. di antaranya jalur pantura (Anyer-JakartaSurabaya-Banyuwangi) dan jalan nasional lintas tengah (Jakarta-BandungYogyakarta-Surabaya). dan Jombang) dan Malang. Di kawasan eks-Karesidenan Surabaya (termasuk Sidoarjo. Sebelum dilakukan lamaran.perkembangan agama Islam. ke-7. pacangan. berbeda dengan lazimnya kebiasaan daerah lain di Indonesia. biasanya pihak keluarga melakukan kirim donga pada hari ke-1. Lima dari sembilan anggota walisongo dimakamkan di kawasan ini. bahkan Bojonegoro memiliki kebiasaan lumrah keluarga wanita melamar pria.

Jembatan Suramadu yang melintasi Selat Madura menghubungkan Surabaya dan Pulau Madura telah selesai pembangunannya dan kini telah dapat digunakan. Kota-kota di Jawa Timur dihubungkan dengan jaringan bus antarkota. Belakangan. Pelabuhan Tanjung Wangi di Kabupaten Banyuwangi. Bus kota dapat dijumpai di Surabaya dan Jember. Pelabuhan Bawean di Kabupaten Gresik. dan Surabaya-Jember-Banyuwangi. Terminal Purabaya di Waru. Pelabuhan Tanjung Tembaga di Kota Probolinggo. Malang. Pelabuhan berskala nasional di Jawa Timur meliputi Pelabuhan Gresik di Kabupaten Gresik. Sidoarjo adalah terminal terbesar di Indonesia. umumhya beroperasi selama 24 jam penuh. Surabaya-Kediri. Sumatera. Madiun dan Kediri. Becak adalah moda angkutan tradisional yang dapat dijumpai hampir di setiap wilayah. SurabayaMalang. Pelabuhan Paiton di Kabupaten Probolinggo. Sebagai alternatif taksi. terdapat becak bermesin yang dikenal dengan sebutan bentor (Jawa: becak montor = becak bermotor). yang menggantikan helicak (di Jakarta disebut bajaj) sejak tahun 1990-an. Pelabuhan Pasuruan di Kota Pasuruan.kota Surabaya: tol lingkar timur dan tol tengah kota. Pelabuhan Sapudi di Kabupaten Sumenep. Rute dengan jarak menengah dilayani oleh bus antarkota yang berukuran lebih kecil. Rute dengan jarak jauh seperti Jakarta. Pelabuhan Sapeken di Kabupaten Sumenep. dan Bali-Lombok umumnya dilayani oleh bus malam. Setiap kabupaten/kota di Jawa Timur juga memiliki sistem angkutan kota (angkot) atau angkutan perdesaan (angkudes) yang menghubungkan ibukota kabupaten dengan daerah sekitarnya. di Surabaya terdapat angguna (angkutan serba guna). Transportasi laut Pelabuhan Internasional Hub Tanjung Perak adalah pelabuhan utama yang berada di Surabaya. serta Pelabuhan Kangean di Kabupaten Sumenep . Di Surabaya angkutan seperti ini dikenal dengan sebutan lyn atau bemo. Jember. Bus dengan SurabayaTuban-Semarang. SurabayaMadiun-Yogyakarta. meski di sejumlah tempat dilarang beroperasi. seperti jurusan Surabaya-Mojokerto atau Madiun-Ponorogo. Taksi dengan argometer dapat dijumpai di Surabaya-Gresik-Sidoarjo. Pelabuhan Kalbut di Kabupaten Situbondo.

Bandara Noto Hadinegoro di Kabupaten Jember. Kebun Raya Purwodadi di Purwodadi. Transportasi udara Bandara Internasional Juanda di Sidoarjo menghubungkan Jawa Timur dengan kota-kota besar di Indonesia dan luar negeri. museum. Situs Trowulan di Kabupaten Mojokerto. Bandara Blimbingsari di Kabupaten Banyuwangi. Bali). Pariwisata Jawa Timur memiliki sejumlah tempat wisata yang menarik. seperti daerah "Puncak" di Jawa Barat. Jawa Timur juga terdapat peninggalan sejarah pada era klasik. . Bandara umum lainnya adalah Bandara Abdul Rachman Saleh di Kabupaten Malang. Daerah pegunungan Malang dan Batu dikenal sebagai kawasan wisata alami yang banyak terdapat tempat peristirahatan. Demikian pula daerah pegunungan di perbatasan Pasuruan-Mojokerto. dan Taman Safari Indonesia II di Prigen. 7. terdapat belasan candi dan makam raja-raja Majapahit. Sumenep merupakan pusat kerajaan Madura. Di Madura. serta Bandar Udara Trunojoyo di Kabupaten Sumenep. Wisata alam lainnya di Jawa Timur adalah Taman Nasional (4 dari 12 Taman Nasional di Jawa).Jawa Timur memiliki sejumlah pelabuhan penyeberangan. yang dihuni oleh Suku Tengger. dan Trawas. dimana terdapat keraton. Pelabuhan Kalianget (menghubungkan Madura dengan kepulauan). di antaranya Candi Penataran di Blitar. dimana setiap tahun diselenggarakan upacara Kasada. Salah satu icon wisata Jawa Timur adalah Gunung Bromo. Bandara Iswahyudi di Madiun. Pasuruan. di antaranya Ujung-Kamal (menghubungkan Surabaya dengan Pulau Madura) dan Pelabuhan Ketapang (menghubungan Banyuwangi dengan Gilimanuk. dan makam raja-raja Madura (Asta Tinggi). seperti Prigen. dulunya merupakan pusat Kerajaan Majapahit. Tretes. serta Pelabuhan Jangkar di Situbondo. Candicandi lainnya menyebar di hampir seluruh wilayah Jawa Timur.

dimana terdapat Tugu Pahlawan. Monumen Kapal Selam. Surabaya merupakan pusat pemerintahan dan pusat bisnis Jawa Timur. Pantai Ngliyep di Malang. Di pantai selatan terdapat Pantai Prigi. Tunjungan. dan Pantai Pasir Putih di Situbondo. kini telah dikelola dan dikembangkan oleh Pemkab Lamongan menjadi kawasan Wisata Bahari Lamongan (WBL) disebut juga Jatim Park II. Kawasan pesisir utara terdapat sejumlah makam para wali. Pantai Kenjeran di Surabaya. Lima dari sembilan walisongo dimakamkan di Jawa Timur: Sunan Ampel di Surabaya. Bendungan Sutami di Malang. Di pantai utara terdapat Pantai Tanjung Kodok di Kabupaten Lamongan. Museum Mpu Tantular.Jawa Timur dikenal memiliki panorama pantai yang sangat indah. Di kawasan pesisir utara ini juga terdapat gua-gua yang menarik: Gua Maharani di Lamongan dan Gua Akbar di Tuban. Kebun Binatang Surabaya. dan KyaKya.selain itu juga terdapat Wanawisata Dander. Waduk Pacal di Bojonegoro . Sunan Giri dan Maulana Malik Ibrahim di Gresik. dan Sunan Bonang di Tuban. Sunan Drajat di Paciran (Lamongan). Gua Gong yang berada di Kabupaten Pacitan.Pelang. Di Bojonegoro terdapat wisata Kayangan Api yaitu api abadi yang sudah ada sejak ratusan tahun. Ampel Denta. Danau di Jawa Timur antara lain Telaga Sarangan di Magetan. dan Pantai Watu Ulo di Jember. dan Pantai Pasir Putih di Trenggalek. yang menjadi wisata religi para peziarah bagi umat Islam. Makam proklamator Soekarno terdapat di Kota Blitar.dimana pada waktu PON XV Tahun 2000 diambil api PON dari sini. Jatim Park di Batu dan Wisata Bahari Lamongan merupakan miniatur Jawa Timur. Pantai Popoh di Tulungagung. dan Bendungan Selorejo di Blitar. yang juga merupakan wisata edukasi.

Kecamatan Babat. Kediri terkenal akan tahu takwa. Bondowoso merupakan penghasil tape yang sangat manis. dan lontong kupang. Madiun dikenal akan nasi pecel madiun dan sebagai penghasil brem. lontong balap. tahu pong. dan getuk pisang. semanggi. Gresik terkenal dengan nasi krawu. . Makanan Khas Makanan khas Jawa Timur di antaranya adalah rawon dan rujak petis.kayangan api coban pelangi coban rondo Gua Maharani 8. Surabaya terkenal akan rujak cingur. sate kerang. Lamongan terkenal akan wingko babat nya. Malang dikenal sebagai penghasil keripik tempe selain itu Cwie Mie dan Bakso juga merupakan kuliner khas daerah ini.

otak-otak bandeng. Jagung dikenal sebagai salah satu makanan pokok orang Madura. Dan Trenggalek merupakan penghasil Tempe Kripik. sementara ubi kayu yang diolah menjadi gaplek dahulu merupakan makanan pokok sebagian penduduk di Pacitan dan Trenggalek. Blitar memiliki makanan khas nasi pecel. Buah yang terkenal asli Blitar yaitu Rambutan. Sidoarjo terkenal akan kerupuk udang dan petisnya.bonggolan dan pudak nya. Banyuwangi terkenal dengan sego tempong dan makanan khas campurannya yaitu rujak soto dan pecel rawon. .

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->