39746285-makalah-epilepsi

LAPORAN DISKUSI KELOMPOK

BLOK: BRAIN AND MIND SYSTEM SEMESTER: VI

NAMA: SHERLY CANCERITA NIM: 070100057 KELAS TUTORIAL: A-3 FASILITATOR: dr. Hasanul Arifin, Sp.FK
Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara

2010
Kata Pengantar
Puji dan syukur penulis panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa sebab karena rahmat-Nya makalah ini dapat terselesaikan. Selain itu, penulis juga berterima kasih kepada para dosen yang telah memberikan pengarahan selama proses pembelajaran yang sangat bermanfaat dalam pembuatan makalah ini. Adapun tujuan dari penyusunan makalah ini, agar dapat memahami lebih lanjut mengenai struktur dan fisiologis kerja otak. Selain itu juga untuk menjelaskan patofisiologi, mekanisme suatu kelainan, proses diagnosis, penatalaksanaan serta gambaran lanjut suatu kondisi kelainan neurologis. Selain itu, penulis berharap agar makalah ini, dapat bermanfaat bagi pembaca.

Medan, 24 Maret 2010

Penulis

2

..... 10.........2 Daftar Isi………………………………………………………………….5 Pertanyaan dan Jawaban…………………………………………………....... 6. 7.....4 Bab II Isi………………………………………………………………….22 Kesimpulan……………………………………………………………….......... 8........ 9. 5............. 4........ 2...23 Lampiran...24 3 .. 3.21 Ulasan……………………………………………………………………......................22 Daftar Pustaka…………………………………………………………….Daftar Isi 1...3 Bab I Pendahuluan……………………………………………………….............. Halaman Judul……………………………………………………………… Kata Pengantar…………………………………………………………….............

juga akan dibahas mengenai terapi yang dapat diberikan baik secara farmakologi maupun non farmakologi.akan dipaparkan mengenai epilepsi dan kejang secara umum. Dimana epilepsi sendiri juga mempunyai manifestasi klinis berupa kejang. Lewat makalah ini. berulang. Selain itu. yakni suatu manifestasi klinis yang serupa. dan paroksismal yang disebabkan hiperaktivitas listrik sekumpulan saraf otak. penyakit ini dapat mempengaruhi aktivits maupun produktivitas seseorang. Yang mana dalam perkembangannya. Namun selain itu. 4 . akan dibahas mengenai oivitas serta produktivitas seseepilepsi.BAB I PENDAHULUAN Dalam makalah ini. epilepsi juga memiliki manifestasi klinis lainnya yang sangat bergantung pada fokus terjadinya epilepsi.

Kejang • 3x dalam 6 bulan terakhir • Gerakan tonik diikuti klonik • Sebelum serangan : menjerit • Selama serangan : tidak sadar • Setelah serangan : disorientasi. Pemicu ke-2 C. Tonik : fase relaksasi (-) 2. Demam (-). dirujuk ke Poliklinik Saraf RSUP H. Pukul: 10. kejang telah dialami os sebanyak 3 kali dalam kurun waktu 6 bulan.BAB II ISI Tema blok: Epilepsi Fasilitator: dr.00 dan 10. yang selama ini tinggal di Pulau Samosir. Kejang bersifat tonik selama 10-15 detik dan diikuti oleh gerakan menghentakhentak pada kedua lengan dan tungkai 5-10 menit.30-13. Hasanul Arifin.30-13. riwayat penyakit sebelumnya (-). Tanggal tutorial: 08 Februari 2010 dan 11 Februari 2010 B. Setelah serangan os tampak kebingungan. Klarifikasi Istilah: 1. Riwayat sering mengalami diare dan tidak enak di perut (-). Diare dan tidak enak perut. Dari anamnese oleh ibunya. Epilepsi : manifestasi klinis serupa. Yang bersangkutan pernah melakukan pemeriksaan tinja anal swab. selama serangan os tidak sadrakan diri dan dijumpai mulut berbuih. Riwayat gemar makan daging babi. berulang. 2. 5 . bersifat sementara akibat hiperaktivitas listrik di otak Identifikasi Masalah: Laki-laki. Ruangan: Ruang diskusi Kimia-1 Pemicu: Seorang laki-laki. Sebelum serangan os sering menjerit terlebih dahulu. Adam Malik Medan dengan keluhan riwayat kejang. pada anal swab dijumpai telur taenia (+). 19 tahun. FK Data pelaksanaan: A. 19 tahun : 1.00 D. Sp. ditemukan telur cacing pita dan telur Taenia (+). riwayat penyakit dalam keluarga (-).

Epilepsi 6 .Hipotesa Masalah: 1. Kejang 3. Os kemungkinan mengalami neurocystisercosis Analisa Masalah More Info: Dari peneriksaan klinis dijumpai: • TD :120/80 mmHg • Nadi : 80 x/menit • Pernafasan : 20 x/menit • Temperatur : 36. Os kemungkinan menderita epilepsy 2. Anatomi dan fisiologi sistem motorik 2.8 0C • EEG : Spike dan Wave Paroxysmal hampir di seluruh lapangan • CT-Scan: tidak dijumpai kelainan Learning Issue: 1.

Anatomi dan fisiologi sistem motorik Sistem piramidalis merupakan bagian yang serabut2nya menyatu dalam medula oblongata membentuk piramis -UMN (dari korteks motorik sampai ke neuron motorik) -LMN (mulai dr motor neuron.Pembahasan: 1. hipoksia. hipernatremi. hipokalsemi. hiperosmolar Tumor otak Insufisiensi cereprovaskular arteriosklerotik dan infark cerebri Toksin dan obat Diagnosis: • Anamnesis • Pemeriksaan penunjang: -EEG -MRI -CT SCAN • Pemeriksaan darah dan urine • Pemeriksaan CSF • Pemeriksaan herediter(keturunan) 3. uremia. Etiologi: • Cedera kepala Infeksi Kelainan metabolik : hiponatremi. k saraf tepi dan ke otot) 2. hipoglikemi. Kejang Defenisi: Kondisi dimana otot berkontraksi dan relaksasi secara cepat dan berulang oleh karena abnormalitas sementara dari aktivitas listrik di otak. Epilepsi Defenisi • • • • • 7 .

Intrakranial : • • • • • • • • • • • Klasifikasi: Berdasarkan International League Against Epilepsy (ILAE) 1989 : 1. Idiopatik 2.bukan disebabkan oleh suatu penyakit otak akut.Epilepsi adalah manifestasi klinis yang serupa dan berulang serta paroksismal yang disebabkan oleh hiperaktifitas listrik sekelompok sel saraf diotak yang spontan. Ekstrakranial : 8 . Simtomatik : a. Kejang Umum (Generalised Seizure): a) Absans Tumor Vaskuler Trauma Infeksi Kongenital dan Herediter Anoksia Hipoglikemia Gangguan Elektrolit Gangguan Metabolik Obat-obatan Uremia b. Kejang Parsial(Partial Seizure) : a) Kejang Parsial Sederhana (Simple Partial Seizure) b) Kejang Parsial Kompleks (Complex Partial Seizure) c) Kejang Parsial menjadi tonik-klonik (Partial Seizure evolving to tonic/clonic convulsion) 2. Etiologi 1.

mendengar abnormal). Tidak Tergolongkan (Unclassified Seizure) Patogenesis 1. bradikardi). gangguan sensorik (merasa.b) Mioklonik c) Klonik d) Tonik e) Tonik/klonik f) Atonik 3. Parsial Kompleks : blok inaktivasi kanal : defek kanal : perubahan struktur. Gejala Klinis 1. Parsial Simpel Dijumpai kesadaran utuh. menghidu. gangguan system autonom (takipnu. aktivasi kanal Ca type-T. dan gangguan psikis (disfagia. Hipersinkron • Peningkatan sinkronisasi 3. Hipereksitasi neuron • Perubahan kanal ion • Kanal Na • Kanal K • Kanal Ca • Perubahan di reseptor • EAAR meningkatkan glutamate dan aspartat untuk proses eksitatorik • Inhibitori tidak berlangsung dengan menurunnya GABA 2. Ca bersifat sitotoksik 9 . gangguan daya ingat) 2. terdapat gangguan motorik (gerakan abnormal unilateral). Propagasi/perambatan • Rangsang elektrik berulang di suatu daerah sehingga merambat ke daerah lain.

pola EEG spike wave . 5. EEG tdk patognomik .Tonik klonik (grand mal): hilang kesadaran secara cepat. Kontraksi otot-otot maksila dan mandibula menyebabkan lidah tergigit (biting of the tongue) 3. cahaya berkedip dan rangsang lainnya 3. Kontaksi otot pipi sehingga air liur terkocok dan mulut berbuih.Absans (petit mal): terdapat hilang kesadaran. Anamnesis (autoanamnesis & alloanamnesis) • a. menangis. Karakteristik serangan Pola/bentuk Waktu Durasi Faktor pencetus 10 . onset pada usia 4-8 tahun. mnggigit lidah. c.Mioklonik: kontraksi serupa pada beberapa otot tungkai . b. Terputusnya pengiriman impuls aspesifik ke seluruh korteks serebri Pelepasan muatan listrik yang berlebihan dan tidak terkendali neuron-neuron di thalamus hilangnya kesadaran Diagnosis 1.Klonik: gerakan menyentak repetitif .Tonik: peningkatan tonus otot Patofisiologi 1. Generalisata . d.urinaria yang penuh menyebabkan inkontinesia urin 4. Kontraksi otot-otot ekspirasi dan otot laring sehingga ekspirasi (-) sebabkan epileptic cry.Atonik: drop attacks .Dijumpai rangsangan berupa musik. inkontinensia urin. 2. Kontraksi dari otot v.

Katapleksi. • • • Gejala Penyakit penyerta Usia serangan pertama Riwayat epilepsi 2. Pemeriksaan Laboratorium 6. Transient Ischaemic Attack. Histeria. Penatalaksanaan Farmakologi First line drugs : 11 .e. 4. Transient Global Amnesia.dll. Pemeriksaan Elektroensefalografi (EEG) 4. Serangan Panik. 6. Migren. Disaritmia jantung. 8. 3. 5. Pemeriksaan NeuroImaging Struktural dan Fungsional 5. Pemeriksaan Kromosom dan Mitokondria bila dicurigai ada kelainan genetik Diagnosis Banding: 1. Pemeriksaan Fisik (umum dan neurologi) Eliminasi kemungkinan-kemungkinan seperti: • Trauma kepala • Infeksi telinga atau sinus • Gangguan kongenital • Gangguan neurologik • Kecanduan alkohol/obat terlarang • Kanker 3. 7. 2. Sinkop.

Inhibitor kanal Ca type-T Contoh: etosuksimid. gabapentin 4. Valproat. clonazepam 3.• • • • • • • • • • difenilhidantoin Fenobarbital Karbamazepin Valproat Gabapentin Klobazam Lamotrigin Oksikarbazepin Topiramat vigabatrin Second line drugs : Mekanisme Kerja 1.Penurunan glutamat Contoh: Lamotigrin. karbamazepin. fenobarbital. Dengan demikian diharapkan akan terbentuk badan-badan keton yang akan mencegah epilepsi. lamotigrin. as. barbiturat Hambat degradasi GABA : tiagabin. Peningkatan inhibisi oleh GABA Langsung pd kompleks : benzodiazepin. • Vagus nerve stimulation 12 .valproat. fenobarbital. protein yang adekuat dan rendah karbohidrat. as. as. Inhibitor kanal Na akson Contoh: fenitoin.valproat. topiramat Non Farmakologi • Kenali & hindari pencetus • Diet Ketogenik Dengan memberikan asupan makan yang tinggi lemak. topiramat. zonisamid 2.

Karena itu. Namun. penderita akan mengalami anemia. Prognosis bergantung kepada jenis serangan. 2. • Behaviour therapy Komplikasi Prognosis Kurang lebih 70% serangan epilepsi dapat dicegah dengan obat anti epilepsi. saat mulai pengobatan. anak autis juga mengalami defisiensi enzim myeloperoksidase.Dengan menanamkan /implant sejenis baterai biasanya di bawah kulit di dada.Defisiensi ini akan menghambat proses pemecahan glutein dan casein sehingga keduanya akan masuk aliran darah dan dibawa ke otak. Apabila serangan yang terjadi berupa serangan umum primer seperti kejang tonik klonik dan petit mal. cacing akan menancapkan bagian anterior tubuhnya ke usus halus manusia. Ketika menginfeksi. Pencegahan Pertanyaan selama diskusi: 1. Cacing betina akan menghisap darah. Mengapa anak autis harus diberi diet bebas glutein? Jawaban pertanyaan: 1. diikuti gejala kompleks dan dimulai pada waktu bayi <3 tahun. kelainan neurologi. maka prognosis relatif buruk. Selain itu. sehingga bila dikonsumsi akan menyebabkan exitatori berlebih di otak. Glutein bersifat exitable. apabila serangan parsial. Bagaimana infeksi Ancylostomatidae dapat menyebabkan anemia? 2. Sesampainya di otak. 13 . Hal tersebut yang menyebabkan adanya anjuran diet bebas glutein pada anak autis. dan faktor etiologi. yang akan menyemburkan muatan listrik lemah kepada saraf vagus. maka umumnya prognosis baik. Hal ini akan menyebabkan neuron otak mati. glutein dan casein akan merangsang pengeluaran opioid yang akan menyebabkan gangguan perilaku pada anak autis. sedangkan cacing jantan senang berpindah-pindah sehingga akan terbentuk banyak lubang-lubang. yang akan memperburuk kondisi penderita autis. usia terjadinya serangan pertama.

Pembahasan mengenai autisme dipaparkan secara baik melalui situs http://www. 2.org.gov dan http://content. sanitasi dan persediaan air yang tidak memadai serta iklim dan lingkungan yang sesuai untuk berkembangnya Soil Transmit Helminth. Kesimpulan: Berdasarkan manifestasi klinis dan pemeriksaan penunjang berupa EEG.com. 3. masih ada beberapa yang sedang dalam serangkaian percobaan. os menderita epilepsi.orgm.aacap. kurang kesadaran akan kesehatan. 14 .Ulasan: 1. Selain itu.dpd.nejm. 4. Terdapat berbagai asumsi mengenai etiologi autisme dan beberapa di antaranya telah dapat dibuktikan melalui beragam percobaan. http://jama. dan http://www. 6.cdc. kemiskinan. Namun. Autis disebabkan banyak faktor resiko dan ada juga yang idiopatik. Helminthiasis dapat disebabkan kurangnya kebersihan lingkungan.org.bmj.ama-assn. juga dibahas angka prevalensi dan pemicu secara baik di buku Nelson. Pembahasan mengenai Ascariasis dan Ancylostomiasis dipaparkan secara baik melalui situs http://www. 5. Beberapa kemungkinan yang sedang diperkirakan adalah untuk mendeteksi dini autis dan pengkoreksian genetik untuk memperbaiki penyimpangan yang ditimbulkan maupun koreksi genetik untuk mencegah kemungkinan anak lahir dengan autis. Textbook of Pediatric. 7.

Neurology 2000. Albonico M.1496-1499. Fein D: Screening for autism in young children: The Modified Checklist for Autism in Toddlers (M-CHAT) and other measuress. Shimizu Y. 18th ed. adolescents. Honda H. Stanton et al: Nelson Textbook of Pediatric. BMJ 2003. J Am Acad Child Adolesc Psychiatry 1999.DAFTAR PUSTAKA American Academy of Child and Adolescent Psychiatry: Practice parameters for the assessment and treatment of children. Philadelphia: Saunders Elsevier 2007. 18th ed. Adv Parasitol 2001. et al: Hookworm infection. Kliegman. Brooker S. Baird G. Cass H.38:3254. Bethony J.55:468-479.11:253-262. Behrman. Stanton et al: Nelson Textbook of Pediatric. Behrman. Slonims V: Diagnosis of autism. and hookworm. Rutter M: No effect of MMR withdrawal on the incidence of autism: A total population study.48:285-375.46:572-579. trichuriasis. Stanton et al: Nelson Textbook of Pediatric. Ment Retard Dev Disabil Res Rev 2005. Autistic Disorder. Dumont-Mathieu T. Lancet 2006.133-136.). J Child Psychol Psychiatry 2005. American Academy of Neurology: Practice parameter: Screening and diagnosis of autism. 15 .327:488-493. 18th ed. N Engl J Med 2004. Kliegman. Philadelphia: Saunders Elsevier 2007. Philadelphia: Saunders Elsevier 2007. Brooker S. Behrman. Crompton DW: Ascaris and ascariasis. Bethony JM. and adults with autism and other pervasive developmental disorders. Hookworms (Necator americanus and Ancylostoma spp.351:799-807.1495-1496. Hotez PJ. Ascariasis (Ascaris lumbricoides).367:1521-1532. et al: Soil-transmitted helminth infections: Ascariasis. Kliegman.

LAMPIRAN Siklus hidup Nematoda 16 . JAMA 2006.295:19-20. genetics.Kuehn BM: Studies probe autism anatomy.

LAMPIRAN 17 .

Perbandingan otak anak autis dengan anak normal LAMPIRAN 18 .

LAMPIRAN 19 .

Does your child understand what people say? Yes No 22.g. Does your child look at your face to check your reaction when faced with something unfamiliar? Yes No 20 . Does your child enjoy playing peek-a-boo/hide-and-seek? Yes No 5. such as up stairs? Yes No 4. Does your child ever use his/her index finger to point. Does your child respond to his/her name when you call? Yes No 15.. Does your child ever seem oversensitive to noise? (e. Does your child like climbing on things. Does your child ever pretend. Does your child make unusual finger movements near his/her face? Yes No 19. Does your child look you in the eye for more than a second or two? Yes No 11. does your child look at it? Yes No 16.? Yes No 2. Does your child enjoy being swung. to indicate interest in something? Yes No 8. Can your child play properly with small toys (e. to ask for something? Yes No 7. for example. or dropping them? Yes No 9. cars or blocks) without just mouthing. you've seen it once or twice). bounced on your knee. Does your child ever bring objects over to you (parent) to show you something? Yes No 10.. Does your child walk? Yes No 17. fiddling.. plugging ears) Yes No 12. 1. Does your child try to attract your attention to his/her own activity? Yes No 20. Does your child imitate you? (e. etc. Does your child ever use his/her index finger to point. Have you ever wondered if your child is deaf? Yes No 21.g. If you point at a toy across the room. to talk on the phone or take care of a doll or pretend other things? Yes No 6. please answer as if the child does not do it. you make a face-will your child imitate it?) Yes No 14. Does your child take an interest in other children? Yes No 3.Skrining autisme : M-CHAT Please fill out the following about how your child usually is. If the behavior is rare (e. Does your child look at things you are looking at? Yes No 18. Does your child smile in response to your face or your smile? Yes No 13. Please try to answer every question.g. Does your child sometimes stare at nothing or wander with no purpose? Yes No 23.g.

NO 20. No 4. No 5. children who fail the checklist should be evaluated in more depth by the physician or referred for a developmental evaluation with a specialist. Yes/no answers convert to pass/fail responses. No 22. Not all children who fail the checklist will meet criteria for a diagnosis on the autism spectrum. Yes 3. NO 19. No 11. Yes If 2 or more Critical Items (denoted by ) are failed. No 2. No 9. Bold capitalized items are CRITICAL items. 1. No 10. No 15. No 21. NO 14. Below are listed the failed responses for each item on theM-CHAT.M-CHAT Scoring Instructions A child fails the checklist when 2 or more critical items are failed OR when any three items are failed. Yes 16. However. No 17. child FAILS the M-CHAT and a follow-up interview should be administered for failed items only. NO 18. Otherwise. No 6. Yes 23. OR 3 or more items total are failed. NO 7. No 13. No 8. child PASSES the M-CHAT 21 . NO 12.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful