Anda di halaman 1dari 11

Jun 27, 2012

Kenali Tanda Kehamilan Trimester Pertama Agar Ibu Sehat Dan Janin Tumbuh Sempurna
By Ibu Hamil

Banyak wanita yang tidak menyadari bahwa dirinya sedang hamil, hal ini umumnya terjadi pada kehamilan trimester pertama atau tiga bulan pertama masa kehamilan. Hal ini bisa terjadi karena mereka tidak begitu mengenali tanda apa saja yang menunjukan seorang wanita sedang hamil.

Pentingnya Mengetahui Tanda Kehamilan Trimester Pertama


Tak jarang seorang wanita baru menyadari akan kehamilannya setelah lebih dari tiga bulan usia kehamilan. Padahal pengetahuan ini sangatlah penting, tidak hanya untuk sang ibu tapi juga untuk calon bayinya. Karena lebih cepat seorang wanita menyadari kehamilannya semakin baik pula dampaknya untuk janin yang dikandungnya. Jika memang benar positif hamil, maka calon ibu akan lebih berhati-hati menjaga diri dan perilaku agar tidak membahayakan keselamatan janin, karena perlu di ketahui bahwa janin pada masa-masa awal kehamilan sangat rentan mengalami keguguran karena janin belum melekat kuat pada Rahim. Kesehatan dan pertumbuhan janin yang sehat dan normal juga di tentukan pada masa-masa awal kehamilan, oleh karenanya penting untuk calon ibu agar memperhatikan asupan gizi yang di perlukan untuk pertumbuhan janin seperti vitamin, kalsium, zat besi, asam folat dll.

Kenali beberapa Tanda Kehamilan Trimester Pertama


Oleh karenanya sangat penting untuk mengetahui apa saja tanda-tanda awal kehamilan bagi seorang wanita. Tanda-tanda awal kehamilan:

Terlambat menstruasi Saat anda mulai menyadari anda terlambat menstruasi, khususnya bagi anda yang sudah menikah atau pernah melakukan hubungan suami istri, sebaiknya anda segera melakukan tes kehamilan.

Perubahan bentuk payudara Tanda awal kehamilan biasanya di ikuti oleh perubahan pada bentuk payudara, payudara akan nampak membesar, tegang dan nyeri, warna daerah sekitar puting agak menghitam. Rasa mual atau tidak enak di sekitar perut (morning sickness) Rasa mual ini biasanya sebagai reaksi tubuh yang mengartikan janin yang baru tumbuh sebagai benda asing di dalam tubuh, gejala ini biasanya di sebut morning sickness walaupun kejadiannya tidak selalu pada pagi hari. Merasa lelah lebih dari biasanya Rasa lelah yang tidak biasanya ini adalah akibat dari perubahan hormon yang terjadi di dalam tubuh. Frekuensi buang air kecil lebih sering Ini disebabkan embrio yang mulai tumbuh di dalam rahim menekan kandungan kemih, hingga timbul keinginan buang air kecil yang lebih sering. Adanya flek atau bercak darah Munculnya flek atau bercak darah ini disebabkan embrio yang melekat pada rahim yang biasanya di sertai rasa sakit berlebihan pada perut/kram.

Masih banyak lagi tanda-tanda awal kehamilan yang bisa anda ketahui dan pelajari. Mengingat pentingnya menjaga perkembangan janin dari masa awal pertumbuhannya, maka sudah seharusnya seorang calon ibu membekali dirinya dengan mengenali tanda kehamilan trimester pertama.

Pemeriksaan Pertama Kehamilan Tak perlu tegang di pemeriksaan pertama kehamilan. Ini dia bocoran apa saja yang akan diperiksa oleh dokter kandungan Anda. Tetap rileks dan jalani kehamilan dengan bahagia.

Berat dan tinggi badan (BB/TB), untuk mengetahui apakah BB/TB Anda normal, kurang atau lebih. Dokter akan memberitahu berapa kenaikan BB yang dianjurkan selama hamil. Idealnya 0,5 kg per minggu. Tekanan darah, untuk mendeteksi normal atau tidak normal. Tekanan darah tinggi menimbulkan resiko pre-eklampsia atau eklampsia-komplikasi kehamilan yang ditandai naiknya tekanan darah, pembengkakan tubuh, dan adanya senyawa protein di urin. Sebaliknya, tekanan darah rendah menyebabkan ibu sering pusing dan lemah. Perut dan panggul. Pemeriksaan ini untuk mengetahui ukuran dan posisi rahim. Juga untuk memperhitungkan apakah ukuran panggul cukup untuk dilewati bayi. Darah. Untuk mengetahui golongan darah dan faktor rhesus. Selain itu, tes darah diperlukan bila dokter mencurigai adanya penyakit, seperti toksoplasmosis (infeksi yang disebabkan parasit Toxoplasma gondii), sitimegalovirus (infeksi yang disebabkan virus cytomegalovirus), hepatitis (radang hati), dan anemia (kurang darah akibat kurangnya zat besi dan asam folat. Usia kehamilan. Dokter menggunakan beberapa pentunjuk untuk mengetahui usia kehamilan, yaitu kapan pertama kali detak jantung janin dapat didengar dengan alat dopper (usia kehamilan 10-12 minggu), dari tanda kehidupan janin yang mulai terasa, dari tinggi fundus (puncak rahim) dan berdasarkan pemeriksaan USG. Berdasarkan usia kehamilan itu, dokter menentukan perkiran waktu bersalin. Atau, bisa juga memakai rumus Neagle yang dihitung berdasarkan Hari Pertama Haid Terakhir (HPHT).(me)

Perawatan Ibu hamil muda sangat dibutuhkan informasinya terutama oleh para calon ibu. Informasi tersebut dapat mencakup banyak hal, misalnya contoh adanya keluhan ketika hamil muda, beberapa cara menjaga kesehatannya dan sebagainya. Seorang wanita yang mengalami hamil muda, tentunya membutuhkan perhatian khusus. Perhatian tersebut dapat dilakukan oleh suami, nenek ataupun keluarga lainnya.

3 Keluhan yang Dialami Ibu Hamil Muda


Ibu yang sedang masuk pada usia hamil muda atau trimester pertama tentu merasakan kebahagiaan. Namun demikian, adanya keluhan juga sering dialami oleh sebagian besar Ibu hamil. Keluhan tersebut timbul karena hal-hal tertentu. Oleh karena itu, penting dilakukan perawatan Ibu hamil muda. Keluhan serta sebab timbulnya keluhan Ibu hamil muda antara lain.

Adanya pertumbuhan pada bagian rambut dan kuku. Keluhan tersebut dikarenakan terjadi perubahan hormon. Pertumbuhan pada bagian rambut lebih banyak dan bagian kuku lebih kuat. Seorang Ibu hamil muda biasanya mengalami perubahan emosi yang cukup tinggi. Hal itu terjadi dimungkinkan karena kesiapan seorang wanita ketika hamil. Adanya perubahan pada volume darah mengakibatkan tangan dan kaki Ibu hamil bengkak.

Cara Perawatan Pada Ibu Hamil Muda


Beberapa cara perawatan bagi Ibu hamil muda merupakan bagian penting dari kesehatan yang harus dipahami oleh para Ibu hamil muda. Jika Ibu hamil merawat kesehatannya, tentu akan menjadikan janin sehat hingga melahirkan nantinya. Cara perawatan yang dimaksud, antara lain.

Ibu hamil muda utamanya sangat membutuhkan udara yang segar dan bersih. Oleh karena itu, jangan lupa untuk berhati-hati memilih tempat untuk jalan pagi ataupun aktivitas lainnya. Ibu hamil muda juga harus menjaga kesehatan mulutnya hingga melahirkan. Selain itu, jangan lupa untuk menjaga kebersihan payudara, alat kelamin, tangan dan seluruh bagian tubuh. Menghindari pakaian ketat agar janin dalam perut ibu dapat tumbuh dengan optimal.

Cara perawatan tersebut harus dilakukan secara rutin dan diperhatikan dengan sebaik-baiknya oleh Ibu hamil muda hingga melahirkan nanti. Keberhasilan menjaga janin pada hamil muda, maka akan member pengaruh positif pada hamil di trimester ketiga. Setiap Ibu hamil harus senantiasa memeriksakan kandungannya selain melakukan perawatan. Tujuannya yaitu memudahkan Ibu hamil dalam mengantisipasi terjadinya masalah pada janin yang tidak dapat diduga. Perawatan ibu hamil muda dapat menjaga keadaan janin dan ibu sampai waktu melahirkan tiba.

Di era globalisasi, remaja dihadapkan pada kondisi sistem nilai yang telah terkikis oleh sistem nilai asing yang bertentangan dengan nilai moral dan agama, salah satunya adalah hubungan seks di luar nikah dianggap suatu kewajaran. Sedangkan pelepasan tanggung jawab kehamilan bisa diatasi dengan aborsi. Indonesia yang mayoritas penduduknya muslim menunjukkan gejala memprihatinkan bahwa pelaku aborsi jumlahnya cukup signifikan. Frekuensi aborsi sulit dihitung secara akurat, karena sangat sering terjadi tanpa dilaporkan kecuali jika terjadi komplikasi, sehingga perlu perawatan di rumah sakit. Akan tetapi, berdasarkan perkiraan dari BKBN, ada sekitar 2.000.000 kasus aborsi yang terjadi setiap tahunnya di Indonesia. (Aborsi.net). Aborsi secara umum adalah berakhirnya suatu kehamilan (oleh akibat-akibat tertentu) sebelum buah kehamilan tersebut mampu untuk hidup diluar kandungan (JNPK-KR, 1999). Aborsi Menurut Ensiklopedia Indonesia adalah pengakhiran kehamilan sebelum masa gestasi 28 minggu atau sebelum janin mencapai berat 1.000 gram. Definisi lain menyatakan, aborsi adalah pengeluaran hasil konsepsi pada usia kehamilan kurang dari 20 minggu atau berat janin kurang dari 500 gram. Aborsi merupakan suatu proses pengakhiran hidup dari janin sebelum diberi kesempatan untuk bertumbuh (Kapita Seleksi Kedokteran, Edisi 3, halaman 260). Dalam dunia kedokteran dikenal 3 macam aborsi, yaitu: 1. Aborsi Spontan/Alamiah atau Abortus Spontaneus adalah tanpa tindakan apapun. Kebanyakan disebabkan karena kurang baiknya kualitas sel telur dan sel sperma. 2. Aborsi Buatan/Sengaja atau Abortus Provocatus Criminalis adalah pengakhiran kehamilan sebelum usia kandungan 20 minggu atau berat janin kurang dari 500 gram sebagai suatu akibat tindakan yang disengaja dan disadari oleh calon ibu maupun si pelaksana aborsi (dalam hal ini dokter, bidan atau dukun beranak). 3. Aborsi Terapeutik/Medis atau Abortus Provocatus Therapeuticum adalah pengguguran kandungan buatan yang dilakukan atas indikasi medik.

Pelaksanaan aborsi adalah sebagai berikut. Kalau kehamilan lebih muda, lebih mudah dilakukan. 1. Abortus untuk kehamilan sampai 12 minggu biasanya dilakukan dengan MR/ Menstrual Regulation yaitu dengan penyedotan (semacam alat penghisap debu yang biasa, tetapi 2 kali lebih kuat). 2. Pada janin yang lebih besar (sampai 16 minggu) dengan cara Dilatasi & Curetage. 3. Sampai 24 minggu. Di sini bayi sudah besar sekali, sebab itu biasanya harus dibunuh lebih dahulu dengan meracuni dia. Misalnya dengan cairan garam yang pekat seperti saline. Dengan jarum khusus, obat itu langsung disuntikkan ke dalam rahim, ke dalam air ketuban, sehingga anaknya keracunan, kulitnya terbakar, lalu mati. 4. Di atas 28 minggu biasanya dilakukan dengan suntikan prostaglandin sehingga terjadi proses kelahiran buatan dan anak itu dipaksakan untuk keluar dari tempat pemeliharaan dan perlindungannya.

5. Juga dipakai cara operasi caesaria seperti pada kehamilan yang biasa.

Alasan Abortus
Aborsi dilakukan oleh seorang wanita hamil, baik yang telah menikah maupun yang belum menikah dengan berbagai alasan, diantaranya : 1. Tidak ingin memiliki anak karena khawatir mengganggu karir, sekolah atau tanggung jawab lain (75%) 2. Tidak memiliki cukup uang untuk merawat anak (66%) 3. Tidak ingin memiliki anak tanpa ayah (50%)

Alasan lain yang sering dilontarkan adalah masih terlalu muda (terutama mereka yang hamil diluar nikah), aib keluarga, atau sudah memiliki banyak anak dan adapula karena tidak mengerti apa yang mereka lakukan. Alasan tersebut digunakan untuk meyakinkan dirinya bahwa membunuh janin yang ada didalam kandungannya adalah boleh dan benar. Alasan-alasan ini hanya menunjukkan ketidakpedulian seorang wanita yang hanya memikirkan kepentingan dirinya sendiri. Data ini juga didukung oleh studi dari Aida Torres dan Jacqueline Sarroch Forrest (1998) yang menyatakan bahwa hanya 1% kasus aborsi karena perkosaan atau incest (hubungan intim satu darah), 3% karena membahayakan nyawa calon ibu, dan 3% karena janin akan bertumbuh dengan cacat tubuh yang serius. Sedangkan 93% kasus aborsi adalah karena alasan-alasan yang sifatnya untuk kepentingan diri sendiri termasuk takut tidak mampu membiayai, takut dikucilkan, malu atau gengsi.

Resiko Abortus
Dalam buku "Facts of Life" yang ditulis oleh Brian Clowes, Phd, bahwa risiko kesehatan dan keselamatan fisik yang akan dihadapi seorang wanita pada saat melakukan aborsi dan setelah melakukan aborsi adalah kematian mendadak karena pendarahan hebat, kematian mendadak karena pembiusan yang gagal, kematian secara lambat akibat infeksi serius disekitar kandungan, rahim yang sobek (uterine perforation), kerusakan leher rahim (cervical lacerations) yang akan menyebabkan cacat pada anak berikutnya, kanker payudara (karena ketidakseimbangan hormon estrogen pada wanita), kanker indung telur (ovarian cancer), kanker leher rahim (cervical cancer), kanker hati (liver cancer), kelainan pada placenta (placenta previa) yang akan menyebabkan cacat pada anak berikutnya dan pendarahan hebat pada saat kehamilan berikutnya, menjadi mandul/ tidak mampu memiliki keturunan lagi (ectopic pregnancy), infeksi rongga panggul (pelvic inflammatory disease) dan infeksi pada lapisan rahim (endometriosis) Proses aborsi bukan saja suatu proses yang memiliki resiko tinggi dari segi kesehatan dan keselamatan seorang wanita secara fisik, tetapi juga memiliki dampak yang sangat hebat

terhadap keadaan mental seorang wanita. Gejala ini dikenal dalam dunia psikologi sebagai "PostAbortion Syndrome" (Sindrom Paska-Aborsi) atau PAS.

Etika dan Abortus


Perusahaan riset Internasional Synovate atas nama DKT Indonesia melakukan penelitian terhadap perilaku seksual remaja berusia 14-24 tahun yang dilakukan terhadap 450 remaja dari Medan, Jakarta, Bandung dan Surabaya. Terungkap bahwa 64% remaja mengakui secara sadar melakukan hubungan seks pranikah dan telah melanggar nilai-nilai dan norma agama. Tetapi, kesadaran itu ternyata tidak mempengaruhi perbuatan dan prilaku seksual mereka. Alasan para remaja melakukan hubungan seksual tersebut adalah karena semua itu terjadi begitu saja tanpa direncanakan. Hasil penelitian juga memaparkan para remaja tersebut tidak memiliki pengetahuan khusus serta komprehensif mengenai seks. Informasi tentang seks (65%) mereka dapatkan melalui teman, Film Porno (35%), sekolah (19%), dan orangtua (5%). Dari persentase ini dapat dilihat bahwa informasi dari teman lebih dominan dibandingkan orangtua dan guru, padahal teman sendiri tidak begitu mengerti dengan permasalahan seks ini, karena dia juga mentransformasi dari teman yang lainnya. Kurang perhatian orangtua, kurangnya penanaman nilai-nilai agama berdampak pada pergaulan bebas dan berakibat remaja dengan gampang melakukan hubungan suami istri di luar nikah sehingga terjadi kehamilan dan pada kondisi ketidaksiapan berumah tangga dan untuk bertanggung jawab terjadilah aborsi. Seorang wanita lebih cendrung berbuat nekat (pendek akal) jika menghadapi hal seperti ini. Pada zaman modren sekarang ini, remaja sedang dihadapkan pada kondisi sistem-sistem nilai, dan kemudian sistem nilai tersebut terkikis oleh sistem nilai yang lain yang bertentangan dengan nilai moral dan agama. Seperti model pakaian (fashion), model pergaulan dan film-film yang begitu intensif remaja mengadopsi kedalam gaya pergaulan hidup mereka termasuk soal hubungan seks di luar nikah dianggap suatu kewajaran. Bebera faktor yang menyebabkan terjadinya pergaulan bebas dikalangan remaja yaitu faktor agama dan iman; faktor Lingkungan seperti orangtua, teman, tetangga dan media; pengetahuan yang minim ditambah rasa ingin tahu yang berlebihan; dan perubahan zaman.

Agama dan Abortus


Hukum aborsi dalam pandangan Islam menegaskan keharaman aborsi jika umur kehamilannya sudah 4 (empat) bulan, yakni sudah ditiupkan ruh pada janin. Untuk janin yang berumur di bawah 4 bulan, para ulama telah berbeda pendapat. Jadi ini memang masalah khilafiyah. Namun menurut pemahaman kami, pendapat yang rajih (kuat) adalah jika aborsi dilakukan setelah 40 (empat puluh) hari, atau 42 (empat puluh dua) hari dari usia kehamilan dan pada saat permulaan

pembentukan janin, maka hukumnya haram. Sedangkan pengguguran kandungan yang usianya belum mencapai 40 hari, maka hukumnya boleh (ja'iz) dan tidak apa-apa. Wallahualam. Banyak calon ibu yang masih muda beralasan bahwa karena penghasilannya masih belum stabil atau tabungannya belum memadai, kemudian ia merencanakan untuk menggugurkan kandungannya. Allah berfirman dalam QS. Al Israa : 31. "Dan janganlah kamu membunuh anak-anakmu Karena takut kemiskinan. kamilah yang akan memberi rezki kepada mereka dan juga kepadamu. Sesungguhnya membunuh mereka adalah suatu dosa yang besar. Ayat tersebut menerangkan bahwa rezeki adalah urusan Allah sedangkan manusia diperintahkan untuk berusaha. Membunuh satu nyawa sama artinya dengan membunuh semua orang. Menyelamatkan satu nyawa sama artinya dengan menyelamatkan semua orang. Aborsi merupakan problem sosial yang terkait dengan paham kebebasan (freedom/liberalism) yang lahir dari paham sekularisme, yaitu pemisahan agama dari kehidupan (Abdul Qadim Zallum, 1998). Islam memberikan ganjaran dosa yang sangat besar terhadap pelaku aborsi. Sesuai dengan firman Allah dalam QS. Almaidah : 32. Oleh karena itu kami tetapkan (suatu hukum) bagi Bani Israil, bahwa: Barangsiapa yang membunuh seorang manusia, bukan karena orang itu (membunuh) orang lain, atau bukan karena membuat kerusakan dimuka bumi, maka seakan-akan dia telah membunuh manusia seluruhnya. Dan barangsiapa yang memelihara kehidupan seorang manusia, maka seolah-olah dia telah memelihara kehidupan manusia semuanya. Dan sesungguhnya telah datang kepada mereka rasul-rasul kami dengan (membawa) keterangan-keterangan yang jelas, kemudian banyak diantara mereka sesudah itu sungguh-sungguh melampaui batas dalam berbuat kerusakan dimuka bumi. Oleh sebab itu aborsi adalah membunuh, membunuh berarti melakukan tindakan kriminal dan melawan perintah Allah. Allah berfirman dalam QS. Almaidah : 33. Sesungguhnya pembalasan terhadap orang-orang yang memerangi Allah dan rasulNya dan membuat kerusakan di muka bumi, hanyalah mereka dibunuh atau disalib, atau dipotong tangan dan kaki mereka dengan bertimbal balik, atau dibuang dari negeri (tempat kediamannya). yang demikian itu (sebagai) suatu penghinaan untuk mereka didunia, dan di akhirat mereka beroleh siksaan yang besar.

Hukum dan Abortus


Menurut hukum-hukum yang berlaku di Indonesia, aborsi atau pengguguran janin termasuk kejahatan, yang dikenal dengan istilah Abortus Provocatus Criminalis. Yang menerima hukuman adalah : 1. Ibu yang melakukan aborsi 2. Dokter atau bidan atau dukun yang membantu melakukan aborsi 3. Orang-orang yang mendukung terlaksananya aborsi

Tindakan aborsi menurut Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) di Indonesia dikategorikan sebagai tindakan kriminal. Beberapa pasal yang terkait adalah : Pasal 229

1. Barang siapa dengan sengaja mengobati seorang wanita atau menyuruhnya supaya diobati, dengan diberitahukan atau ditimbulkan harapan, bahwa karena pengobatan itu hamilnya dapat digugurkan, diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun atau denda paling banyak tiga ribu rupiah. 2. Jika yang bersalah, berbuat demikian untuk mencari keuntungan, atau menjadikan perbuatan tersebut sebagai pencarian atau kebiasaan, atau jika dia seorang tabib, bidan atau juru obat, pidananya dapat ditambah sepertiga. 3. Jika yang bersalah, melakukan kejahatan tersebut, dalam menjalani pencarian maka dapat dicabut haknya untuk melakukan pencarian itu.

Pasal 341 Seorang ibu yang, karena takut akan ketahuan melahirkan anak, pada saat anak dilahirkan atau tidak lama kemudian, dengan sengaja merampas nyawa anaknya, diancam, karena membunuh anak sendiri, dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun. Pasal 342 Seorang ibu yang, untuk melaksanakan niat yang ditentukan karena takut akan ketahuan bahwa akan melahirkan anak, pada saat anak dilahirkan atau tidak lama kemudian merampas nyawa anaknya, diancam, karena melakukan pembunuhan anak sendiri dengan rencana, dengan pidana penjara paling lama sembilan tahun. Pasal 343 Kejahatan yang diterangkan dalam pasal 341 dan 342 dipandang, bagi orang lain yang turut serta melakukan, sebagai pembunuhan atau pembunuhan dengan rencana. Pasal 346 Seorang wanita yang sengaja menggugurkan atau mematikan kandungannya atau menyuruh orang lain untuk itu, diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun. Pasal 347

1. Barangsiapa dengan sengaja menggugurkan atau mematikan kandungan seorang wanita tanpa persetujuannya, diancam dengan pidana penjara paling lama dua belas tahun.

2. Jika perbuatan itu mengakibatkan matinya wanita tersebut, dikenakan pidana penjara paling lama lima belas tahun.

Pasal 348

1. Barangsiapa dengan sengaja menggugurkan atau mematikan kandungan seorang wanita dengan persetujuannya, diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun enam bulan. 2. Jika perbuatan itu mengakibatkan matinya wanita tersebut, dikenakan pidana penjara paling lama tujuh tahun.

Pasal 349 Jika seorang tabib, bidan atau juru obat membantu melakukan kejahatan yang tersebut pasal 346, ataupun melakukan atau membantu melakukan salah satu kejahatan yang diterangkan dalam pasal 347 dan 348, maka pidana yang ditentukan dalam pasal itu dapat ditambah dengan sepertiga dan dapat dicabut hak untuk menjalankan pencarian dalam mana kejahatan dilakukan.

Aborsi merupakan suatu proses pengakhiran hidup dari janin sebelum diberi kesempatan untuk bertumbuh (Kapita Seleksi Kedokteran, Edisi 3, halaman 260). Melakukan aborsi apapun alasannya mengandung suatu persoalan yang mengancam kesehatan dan keselamatan seorang ibu. Aborsi dapat menimbulkan risiko terhadap keselamatan secara fisik dan dapat menimbulkan risiko gangguan psikologis. Ditinjau dari segi manapun, abortus sangat bertentangan baik dari segi etika, agama dan hukum. Yang terpenting sebenarnya adalah bagaimana remaja dapat menempatkan dirinya sebagai remaja yang baik dan benar sesuai dengan tuntutan agama dan norma yang berlaku di dalam masyarakat serta dituntut peran serta orangtua dalam memperhatikan tingkah laku dalam kehidupan sehari-hari anaknya, memberikan pendidikan agama, memberikan pendidikan seks yang benar. Oleh sebab itu permasalahan ini merupakan tugas seluruh elemen bangsa tanpa terkecuali, agar menjadi sebuah proritas dalam penanganannya agar tidak terjadi kematian disebabkan aborsi tersebut.

Beberapa solusi mengatasi mual di awal kehamilan akan dikupas berikut ini: 1. Terus makan walau dalam keadaan mual, hanya dikurangi jumlah takaran dan memperbanyak frekuensinya. 2. Mengkonsumsi makanan dengan karbohidrat dan protein yang bisa membantu mengatasi rasa mual seperti buah-buahan, sayur, kentang, dan biskuit. 3. Ketika bangun tidur, jangan langsung membangunkan tubuh secara tiba-tiba. Rebahan dan rileks dulu di kasur, duduk, kemudian baru perlahan-lahan berdiri. 4. Jika bangun tidur sering merasa mual, simpan makanan kecil di dekat tempat tidur Anda kemudian baru berdiri setelah memakannya. 5. Hindari makanan yang berminyak, berlemak, dan pedas. 6. Hindari minuman yang mengandung kafein dan karbonat. 7. Perbanyak minum air putih minimal 2 liter sehari. 8. Bila Anda terus merasa mual, konsultasi ke dokter. 9. Jika ingin mencoba pengobatan tradisional bisa dengan menyeduh secangkir air dengan jahe dan meminumnya di pagi hari. Kalau tidak berbentuk minuman, Anda bisa membeli permen jahe dan menyimpannya di tas Anda, sewaktu-waktu terasa mual bisa langsung mengunyahnya. 10. Cukupkan istirahat bagi tubuh Anda, relax sambil mendengarkan musik, membaca buku atau majalah kesayangan. 11. Nikmati kehamilan dengan penuh rasa syukur dan bahagia, semakin Anda menikmatinya semakin mampu mengatasi rasa mual di awal kehamilan.