Anda di halaman 1dari 13

HOWARD BECKER Outsiders, 1962 Kejahatan sebagai hal yang problematik dan merupakan hasil dari batasan masyarakat.

t. 2 Dalil : Kel. Sosial menciptakan penyimpangan peraturan Perilaku menyimpang perilaku yang oleh orang-orang diberi cap demikian.

Kejahatan bukanlah kualitas perbuatan yang telah dilakukan oleh orang akibat diterapkannya peraturan dan sanksi oleh orang lain kepada si pelanggar Penjahat adalah seseorang terhadap siapa cap (label) tersebut telah dikenakan, perilaku kejahatan adalah perbuatan yang oleh orangorang diberikan label demikian

TEORI LABELING konteks studi kriminologi penjahat mempelajari proses terjadinya kejahatan/penjahat.

Individual deviation tekanan psikis Situasional deviation stres karena keadaan Systematic deviation sub-sub kultur, sistem tingkah laku
Penyimpangan Primer Penyimpangan Sekunder

Mempertanyakan hub antara kekuasaan dalam pembuatan undang-undang (pidana). Perbedaan tingkat kekuasaan pembuatan dan bekerjanya undang-undang Austin Turk, W.B. Chambliss, R.B. Seidman R.Quenney, Class, State and Crime (1977)

Teori Konflik radikal Marxis

Taylor, Walton dan Young, 1973, New

Criminology R Michalowski, E Bohlander, Radikal kontrol sosial daripada tentang sebabsebab kejahatan

Masyarakat terdiri dari kelompok-kelompok yang berbeda Terjadi perbedaan penilaian dalam kelompokkelompok tersebut tentang baik dan buruk Konflik antara kelompok-kelompok tersebut mencerminkan kekuasaan politik Hukum dibuat untuk kepentingan mereka yang memiliki kekuasaan politik Kepentingan utama dari pemegang kekuasaan politik untuk menegakkan hukum adalah menjaga dan memlihara kekuasaannya.

TEORI KONFLIK KONSERVATIF , TEORI KONFLIK RADIKAL

Mempelajari kondisi-kondisi sos, struk, pol, bdy, dan ekon lahir dan bekerjanya undang-undang Chambliss dan Seidman kejahatan bukan merupakan persoalan moral, melainkan masalah yang bersifat politik kepentingan kelompok yang berkuasa R Quinney, Crime and Justice in Society, 1969 The Sociological Theori of Interest, 4 dalil : Perat khusus masy yang diatur sec politis Masy yang diatur sec politis masy yg didasarkan atas kepentingan Struktur kepentingan distribusi kekuasaan yg tidak seimbang dan konflik masy yg diatur sec politis Hukum dirumuskan dan ditata dalam struktur kepentingan masy yg diatur sec politis

KEJAHATAN KORPORASI

Edward Ross, 1907 ,Criminaloid White Collar Crime Kejahatan yang dilakukan oleh kalangan profesi Pemerintah Kejahatan korporasi

Tindakan-tindakan korporasi yg dapat dikenai

sanksi pidana, perdata, administrasi, yg berupa tindakan penyalahgunaan sec melawan hukum kekuasaan ekon iIlegal abuses of economic powerkorp yg bertujuan semata-mata utk memperoleh keuntungan sebanyak2 nya kesehatan dan jiwa, penipuan konsumen, pelanggaran perat perburuhan, iklan yg menyesatkan, pencmran lingk , manipulasi pajak.

Produk-produk industri yang membahayakan

Secara konsepsual kejahatan korporasi


Kejahatan korporasi dilakukan oleh korporasi

utk mencapai tujuan korp utk memperoleh keuntungan Korporasi jahat korp yg bertujuan semata-mata utk melakukan kejahatan Kejahatan terhadap korporasi pencurian atau penggelapan terhdp milik korp

KERUGIAN YG DITIMBULKAN
DISAMPING KERUGIAN MATERI, KESEHATAN DAN JIWA
MENURUNNYA MORAL MASYARAKAT KERUGIAN YG PALING BESAR MERUSAKNYA HUB 2 SOSIAL, MERUSAK KEPERCAYAAN MASY

TERHDP PEMIMPIN MEMISKINKAN RAKYAT DAN PEMERINTAH YG KORUP

KRIESBERG Tiga model keputusan korporasi


Rational Actor model sebagai unit tunggal
Organization process model sebagai suatu sistem

unit2 yg terorganisir Produk dari keputsan2 yg dibuat sec individual utk kepent pribadi

TEORI TTG PERT JWBAN KORPORASI


TEORI IDENTIFIKASI tangg jwb adl langsung bukan mewakili TEORI IMPUTASImewakili ( vicarious liability) korp bert jwb terhdp maksud dan tindakan pegawainya sebagai kesatuan
PENUNTUTAN : Korporasinya saja Korporasi bersama-sama pegawainya Pegawainya saja

KORBAN KEJAHATAN
HANS VON HENTIG, 1948, The Criminal and His

Victim.
2 Hal yang menarik perhatian : Negara turut bersalah terhadap terjadinya korban. Meninggalkan pendekatan positif memperhatikan

proses-proses yg terjadi dalam SPP dan struktur masyarakat.

2 DAERAH JELAJAH YG BERSIFAT INTEGRAL


Konteks sosial dimana viktimatisasi terjadi

dipelajari nilai2, kultur, tradisi, struktur Akibat2 sosial dari viktimatisasi individu, kelomp, masyarakat.