Anda di halaman 1dari 3

Global Warming di Atas Kertas Isu global warming a.k.

a pemanasan global makin panas aja seiring dengan panasnya kompetisi website sahabat bumi. Dampak pemanasan juga mengenai kamarku!! Tidaak.. ratusan kertas menumpuk di kamar akibat banyaknya bahan untuk ujian blok kali ini...Panaaas..Panas kepala gue karena tumpukan kertas ini. Gimana gue bisa ngehabisin kertas-kertas ini dalam semalam?Loh, kertas bisa bikin kepala panas? Gimana caranya? Aku pun bertandang ke rumah om google untuk menanyakan masalah kertas dan pemanasan kepala. Google pun memberikan sebuah referensi tentang kertas dan pemanasan. Bukan pemanasan kepala! Kertas ternyata bikin bumi ini panas! Kertas bikin global warming!! Nah, berikut ini 4 dari 15 fakta tentang kertas dan pemanasan global (Global Warming) - 42% industri kayu digunakan untuk membuat kertas - Industri kertas merupakan penyumbang emisi gas rumah kaca terbesar ke 4 di Amerika - Kertas memberikan konstribusi 25% dari penimbunan sampah - Jika Amerika mengurangi penggunaan kertas oleh kantor sebesar 10%, hal tersebut dapat mencegah 1,6 juta ton emisi gas rumah kaca atau setara dengan menarik 280.000 mobil dari jalanan. Fakta lain mengatakan bahwa untuk membuat 1 kg butuh sekitar 3 kg kayu. Hanya 1/3 dari pohon yang ditebang yang jadi kertas. Gile beneer..bener-bener nggak efisien. Kembali ke ujian. Setelah aku kira-kira, setiap mahasiswa menghabiskan tidak kurang dari 1 rim kertas tiap bloknya. Satu rim kertas ini dipakai buat nulis laporan, ngeprint handout, ngopi buku, ngopi referensi, ngopi jurnal,ngopi catatan, dll (estimasi ini berlaku buat mahasiswa rajin, tidak berlaku buat mahasiswa yang cinta bumi kaya' gue.plaaak..gue kan bukan mahasiswa yang hobi ngehabisin kertas buat ngopi macem2) 1 blok=7minggu=49hari, kita bulatkan saja 1 blok=50hari. Berarti tiap harinya setiap mahasiswa menghabiskan 10 lembar kertas perhari. Nah, di fakultasku ada sekitar 1200 mahasiswa. Berarti, tiap harinya mahasiswa fakultas kedokteran ugm ngehabisin 1200 x 10 lembar kertas = 12 ribu lembar kertas. Jika tiap kertas beratnya 80 gram, setiap harinya habis 960 kg kertas atau 2880 kg kayu. Nah, konon katanya, 1 pohon rata-rata menghasilkan kayu seberat 125 kg. Berapa pohon yang dihabiskan mahasiswa FK perharinya?Lebih dari 23 pohon ditebang untuk memenuhi kebutuhan kertas mahasiswa fakultas kedokteran ugm. Bener-bener mabuk pohon. Nah, itu baru penggunaaan kertas di FK UGM? Gimana dengan penggunaan kertas oleh mahasiswa di seluruh Indonesia yang memiliki ratusan fakultas dengan ribuan mahasiswa? Bagaimana dengan penggunaan kertas oleh pelajar di seluruh Indonesia? Berapa penggunaan kertas di kantor-kantor di seluruh indonesia? Berapa pohon yang harus ditebang untuk memenuhi kebutuhan kertas tersebut? Pasti angka 23 itu akan berlipat-lipat.. Ternyata kebutuhan kertas sangat mengerikan. Begitu juga pohon yang ditebang untuk memenuhi kebutuhan kertas. Belum lagi, banyaknya pohon yang ditebang untuk keperluan lain, termasuk ilegal logging bukan ilegal blogging. Adakah solusi untuk mengurangi penggunaan kertas tersebut?Berikut ini Obat Dodol Mengurangi kebutuhan kertas: 1. Obat anti laporan praktikum Obat ini berefek pada berkurangnya radang jari tangan karena menulis laporan. Efek utama ditujukan pada pengurangan penggunaan kertas karena proses pembuatan laporan praktikum 2. Obat anti pembajakan

Obat ini mempunyai efek utama mengurangi penggunaan kertas karena digunakan untuk fotokopi buku 3. Obat anti mencatat Obat ini menguntungkan karena dapat mengurangi pegel linu karena capek mencatet catatan kuliah. Efek utama dari obat ini bekerja untuk mengurangi penggunaan kertas untuk mencatat kuliah dosen 4. Obat anti ujian Obat ini merupakan obat paling poten di antara obat-obat impotensi yang lain dalam mengurangi kebutuhan kertas. Obat ini mengakibatkan efek domino dalam mengurangi kebutuhan kertas karena dapat bekerja sebagai obat anti mencatat dan obat anti pembajakan. Kontraindikasi: Obat Dodol Mengurangi kebutuhan kertas tidak boleh diminum oleh mahasiswa yang ingin lulus dengan tepat waktu dan nilai yang memuaskan serta berguna bagi bangsa dan negara. Ternyata obat dodol di atas nggak mempan untuk mengurangi kebutuhan kertas karena mahasiswa di Indonesia pasti ingin menjadi pemuda yang berguna bagi bangsa dan negara. Nah, berikut ini ada solusi untuk mengurangi penggunaan kertas di kalangan kaum muda 1. Catatan kuliah elektronik Dengan adanya catatan kuliah online, kertas-kertas yang digunakan untuk mencatat kuliah dosen dapat diminimalisir. Mahasiswa yang bawa laptop bisa nyatat kuliah dosen langsung di laptopnya. Bahkan, catatan tersebut bisa dipublish lewat blog seperti yang telah dilakukan Rakhmat Ari Wibowo (gubraakk..pede abis ni anak) dan Yuda Herdanto (catatan yuda bener-bener lengkap,gan!). Catatan kuliah online pun bisa jadi sarana berbagi tanpa harus fotokopi. Itung-itung mengurangi pembajakan hak cipta. 2. Laporan praktikum elektronik Ini hanya sekedar impian. Tulisan tanganku yang acakadul membuatku memimpikan hal ini. Siapa tau suatu saat nanti laporan nggak perlu ditulis tangan, malah bisa diketik trus ngumpulinnya via email. Gubraak...Mimpi kali yeee... 3. Penggunaan ebook Kurasa penggunaan ebook ini selain hemat kertas, juga bisa mencegah kanker a.k.a kantong kering :) Nah, gue tadi juga nyari-nyari tips hemat kertas. Ini dia tips hemat kertas dari jakartahijau: 1. Hindari penggunaan tisu toilet atau tisu makan; karena akan jauh lebih baik jika kamu gunakan handuk kecil atau saputangan saja. Dengan adanya mesin cuci, mencucinya tentu tidak akan merepotkan lagi. 2. Berhenti langganan surat kabar atau majalah; dan bukalah versi online untuk mendapat berita harian. Selain menghemat kertas, kita juga dapat menghemat uang karena biaya untuk membuka halaman situs jauh lebih kecil dibanding harga harian koran, dan kita juga dapat menyimpan berita-berita tersebut dalam USB kita. 3. Biasakanlah men-digital-kan semua jenis acuan kertas, seperti pengumuman, kertas selebaran, hasil presentasi, dan simpanlah dalam hard drive untuk lebih amannya. Kita selalu dapat mencetaknya kembali di saat kita membutuhkannya. 4. Kebanyakan bank pada masa kini menghasilkan laporan-laporan yang tidak membutuhkan kertas, baik yang dikirim ke e-mail kita ataupun bayaran online. Gunakanlah layanan tersebut, karena hampir semua bank sekarang menawarkannya gratis. Dan selain itu, pembayaran tagihan tidak perlu terlambat lagi karena kita tidak perlu berurusan dengan kantor pos lagi! Nah, ada juga nih tips hemat kertas dari greenlifestyle:

Tips hemat kertas di tempat kerja: * Sebisa mungkin hindari mencetak dokumen atau imel yang tidak penting. * Tulis slogan "THINK BEFORE YOU PRINT!" dengan huruf besar, dan tempel di dinding kantor atau di dekat layar komputer. * Gunakan/ cetak kertas bolak-balik. Tindakan ini bisa menghemat penggunaan kertas hingga 50%. * Saat akan mencetak dokumen, gunakan menu "print 2 pages per sheet". Artinya, 2 halaman dicetak jadi 1 halaman. Hurufnya memang jadi lebih kecil, tapi masih nyaman untuk dibaca. * Tempelkan draft dokumen pada papan pengumuman untuk digunakan bersama-sama. Ini lebih baik daripada mendistribusikan begitu banyak salinan dokumen. * Kumpulkan kertas yang satu sisinya masih kosong. Pakai ulang kertas (reuse) untuk mencetak dokumen. * Atau pakai ulang kertas tersebut sebagai kertas fax. * Hindari penggunaan fax sheet cover, yang seringkali memakan hampir satu halaman penuh. * Amplop bekas yang masih rapi, bisa digunakan ulang. Bagian nama penerima & pengirim bisa ditiban dengan stiker atau kertas kosong. Tetap terlihat sopan kok. * Belilah printer dan mesin fotokopi yang mampu mencetak pada kedua sisi kertas secara otomatis. Dan pastikan setiap orang paham cara penggunaannya. * Jangan lupa, di setiap imel kita bikin tulisan seperti," Please don't print this e-mail unless you really need to. Save trees!" Tips hemat kertas saat berbelanja dan kegiatan lainnya: * Saat isi pulsa ponsel, pilih yang elektronik aja. Sayang kan kertas voucher, baru dibeli langsung dibuang. * Ketika gaul di kafe atau resto yang menggunakan kertas untuk alas gelas dan piring, kembalikan alas kertas tersebut ke pelayan. Katakan bahwa kita tidak membutuhkannya. * Saat gaul di mall/pusat perbelanjaan/pameran, pihak SPG sering memberikan kita flyer ato brosur promosi produk baru. Jika berminat untuk tahu, kita bisa berhenti sebentar untuk membaca. Setelah itu, brosur bisa kita kembalikan. Dengan begitu kita hanya membawa pulang brosur yang infonya benarbenar kita butuhkan. * Hindari menerima laporan rekening bank atau tagihan ponsel dalam bentuk lembaran kertas yang dikirim via pos. Kontak bagian customer service untuk bilang bahwa kita lebih memilih informasi yang bisa dilihat secara online via internet. * Untuk kirim undangan kawin/arisan/seminar, sebaiknya gunakan e-mail aja. * Undangan perkawinan saat ini bisa dibuat dalam bentuk interaktif. Jadi yang bersangkutan tinggal kirim alamat tautannya ke pihak yang akan diundang. Lebih murah dan tidak menggunakan kertas. * Namun, jika harus membuat undangan kawin dalam bentuk kertas, sebisa mungkin bikin yang sederhana dan tidak menggunakan banyak kertas. Selain lebih hemat biaya, semahal apapun undangan kawin pasti akan berakhir di tong sampah. * Suka membeli buku? Coba kontak penerbit buku favorit kamu agar menggunakan kertas daur ulang (seperti kertas koran) untuk mencetak buku. Selain supaya harganya bisa lebih murah, juga supaya tampak seperti novel impor yang bukunya lebih tipis dan tidak berat. Demikian laporan dari takadakatakata.. Pamit dulu mau siap-siap buat ujian n osce... Mohon doa dari kawan-kawan.. Nantikan kabar gembira dari takadakatakata selanjutnyaa... :)