Anda di halaman 1dari 1

Nyquist Bandwidth Menurut Nyquist bahwa file bila rate sinyal transmisi adalah 2B, maka suatu sinyal

dengan frekuensi tidak lebih besar dari pada B cukup memadai untuk menghasilkan rate sinyal. Kebalikannya juga berlaku suatu bandwidth tertentu sebesar B, maka rate sinyal ytertinggi yang bias hihasilkan adalah 2B. keterbatasan ini dikarenakan efek gangguan intersimbolik, seperti misalnya yang disebabkan oleh distorsi tunda. Hasil berguna untuk pengembangan skema pengkodean digital ke analog. Sebagai contoh : - Rumus Nyquist Bandwith bila diguanakan empat voltase sebagai sinyal, maka masing masing sinyal tersebut akan dapat menampilkan dua bit, dengan multilevel persinyalan, rumusnya sebagai berikut : C = 2B log 2 M Dimana : M (jumlah sinyal), C (Kapasitas Chanel) M adalah sinyal yang berlainan atau level voltase sehingga untuk M= 8, nilai yang dipergunakan dengan modem, C menjadi 18.600 bps. Rumus Kapasitas Shannon - Menurut Shannon Signal-to-Noise-Ratio sangatlah penting dalam transmsi signal digital data karena menyusun batas atas terhadap rate data yang mampu dicapai. Yang dihasilkan Shannon adlah kapasitas chanel maksimum, dalam bit perdetik, sesuai dengan persamaan : C = B Log 2 (1 + SNR) Dimana : C (Kapasitas Chanel dalam bit perdetik) B (bandwidth chanel dalam kertz) Rumus ini menggambarkan nilai maksimum teoritis yang bias tercapai, sedangkan pada prakteknya, rate yang lebih rendah lah yang mampu dicapai. Satu alas an untuk ini adalah rumus tersebut berasumsi white noise (derau suhu). Derau implus tidak diterangkan, baik mengenai distorsi atenuasi maupun dostorsi tunda Referensi http://www.docstoc.com/docs/70551720/Komunikasi-Data.