Anda di halaman 1dari 14

LAPORAN LABORATORIUM PROGRAM STUDI TEKNIK TELEKOMUNIKASI

06 DEMULTIPLEXER
NAMA PRAKTIKAN NAMA REKAN KERJA : Ali Mahfud : 1. Azizah Nur Fitri Harun 2. Rizqia Irawati

KELAS/KELOMPOK TANGGAL PELAKSANAAN PRAKTIKUM TANGGAL PENYERAHAN LAPORAN

: T. Telekomunikasi 2A / Kelompok 1 : 18 Maret 2013 : Maret 2013

JURUSAN TEKNIK ELEKTRO POLITEKNIK NEGERI JAKARTA

2013
DAFTAR ISI
DAFTAR ISI
1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8.

2 3 3 4 4 6 8 9 10

TUJUAN DASAR TEORI ALAT-ALAT YANG DIGUNAKAN LANGKAH-LANGKAH PERCOBAAN DATA HASIL PERCOBAAN ANALISA DAN PEMBAHASAN PERTANYAAN DAN TUGAS KESIMPULAN

LAMPIRAN DAFTAR PUSTAKA

DEMULTIPLEXER
1. TUJUAN

Memahami prinsip kerja dari rangkaian Demultiplexer Membuat rangkaian Demultiplexer dengan gerbang logika Menjalankan fungsi IC Demultiplexer 74138 dan 74139

2. DASAR TEORI Demultiplexer adalah rangkaian logika yang menerima satu input data dan mendistribusikan input tersebut kebeberapa output yang tersedia. Seleksi data-data input dilakukan oleh selector line, yang juga merupakan input dari demultiplexer tersebut. Blok diagram, table kebenaran dan rangkaian dasar sebuah demultiplexer ditunjukkan pada gambar 2.1.dan gambar 2.2.

Demultiplexer

TabelKebenaran:
INPUT A 1 1 1 1 S1 0 0 1 1 S0 0 1 0 1 Y0 1 0 0 0 OUTPUT Y1 0 1 0 0 Y2 0 0 1 0 Y3 0 0 0 1

Gambar 2.1. Blok diagram dan table kebenaran 1-of-4 Decoder / Demultiplexer

Gambar 2.2. Rangkaian Dasar Demultiplexer 4 input 3. ALAT-ALAT YANG DIGUNAKAN No. Alat-alatdankomponen 1. IC 7408 (Quad 2 input NAND Gate) IC 7404 (Hex Inverter) IC 74138 (1 of 8 Decoder/Demultiplexer) IC 74139 (Dual 1 of 4 Decoder/Demultiplexer) 2. Power Supply DC 3. Multimeter 4. Logic Probe 5. Resistor 220 6. LED 7. Protoboard 8. Kabel-kabel penghubung 4. LANGKAH-LANGKAH PERCOBAAN
4

jumlah 1 1 1 1 1 1 1 2 2 1 Secukupnya

Langkah-langkah dalam melakukan percobaan adalah sebagai berikut:


a. Demultiplexer 1 to 8 dengan gerbang logika 1. Lihat data sheet untuk masing-masing IC yang dipergunakan, catat kaki-kaki

input, output serta kaki Vcc dan Ground.


2. Atur tegangan power supply sebesar 5 Volt. 3. Buat rangkaian demultiplexer seperti gambar 4.1.

Gambar 4.1. Rangkaian Demultiplexer 1 of 4 dengan rangkaian logika

4. Berikan logic 1 pada input Aserta selector S1 dan S0 sesuai tabel 6.1. Amati LED

pada output Y0, Y1, Y2, dan Y3. Catat hasilnya pada tabel 6.1.

b. Demultiplexer dengan IC TTL 74138 dan 74139 5. Buat rangkaian seperti gambar 4.2.

Gambar 4.2. IC TTL 74139 (Dual 1-of-4 Decoder/Demultiplexer)

6. Berikan logic 0 dan/atau logic 1 pada enable input serta selector S1 dan S0 sesuai

tabel 6.2. Amati LED pada output 1Y0, 1Y1, 1Y2, 1Y3, 2Y0, 2Y1, 2Y2, dan 2Y3. Catat hasilnya pada tabel 6.2.
7. Buat rangkaian seperti gambar 4.3.

Gambar 4.3. TTL 74138 (1-of-8 Decoder/Demultiplexer)

8. Berikan logic 0 dan/atau logic 1 pada enable input (G1, G21, dan G2B) serta

selector (S1 dan S0) sesuai tabel 6.3. Amati LED pada output Y0, Y1, Y2, Y3, Y4, Y5, Y6, dan Y7. Catat hasilnya pada tabel 6.3.
9. Rancanglah rangkaian 1 to 8 demultiplexer dengan IC 74153 (Dual 1 of 4

Decoder/Demultiplexer).
10. Berikan logic 0 dan/atau logic 1 pada masing-masing input sesuai tabel 6.4. Amati

LED pada output Y. Catat hasilnya pada tabel 6.4.

Gambar 4.4. 1-of-8 Decoder/Demultiplexer dengan IC TTL 74139

5. DATA HASIL PERCOBAAN

Tabel 6.1.Demultiplexer 1-4dengangerbanglogika


INPU T A 0 0 0 SELECT S1 S0 0 0 0 1 1 0 OUTPUT Y1 Y2 0 0 0 0 0 0

Y0 0 0 0

Y3 0 0 0 7

0 ENABLE INPU INPUT T 1G A 2G 01 1 01 1 01 1 01 1 1 0 1 0 1 0 1 0

0 OUTPUT 1Y2 Y3 1Y3 1 0 1 0 0 1 1 0 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 2Y0 1 1 1 1 0 1 1 1 2Y1 1 1 1 1 1 1 0 1 2Y2 1 1 1 1 1 0 1 1 2Y3 1 1 1 1 1 1 1 0

SELECT SELECTOR 1A S1 00 00 11 11 X X X X 1B S0 00 11 00 11 X X X X 2A X X X X 0 0 1 1 2B Y0 1X 0X 0X 0X 0 1 0 1

OUTPUT 1Y Y10 0 0 1 1 0 1 0 1 1 1 1 1Y 12 Y 10 10 01 10 1 1 1 1

Tabel 6.2. IC 74139 (Dual 1-of-4 Decoder/Demultiplexer)

Tabel 6.3. IC 74138 (Dual 1-of-8 Decoder/Demultiplexer)

ENABLE INPUT G1 0 X X 1 1 1 1 1 1 1 1 G2A X 1 X 0 0 0 0 0 0 0 0 G2B X X 1 0 0 0 0 0 0 0 0 C X X X 0 0 0 0 1 1 1 1

SELECTOR B X X X 0 0 1 1 0 0 1 1 A X X X 0 1 0 1 0 1 0 1 Y0 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 Y1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 Y2 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1

OUTPUT Y3 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 Y4 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 Y5 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 Y6 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 Y7 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0

Tabel 6.3. 1-of-8 Demultiplexerdengan IC 74139 (Dual 1-of-4 Decoder/Demultiplexer)


SELECTOR S0 0 0 0 0 1 1 1 1 S1 0 0 1 1 0 0 1 1 S2 0 1 0 1 0 1 0 1 Y0 0 1 1 1 1 1 1 1 Y1 1 1 1 1 0 1 1 1 Y2 1 1 0 1 1 1 1 1 OUTPUT Y3 1 1 1 1 1 1 0 1 Y4 1 0 1 1 1 1 1 1 Y5 1 1 1 1 1 0 1 1 Y6 1 1 1 0 1 1 1 1 Y7 1 1 1 1 1 1 1 0

6. ANALISA DAN PEMBAHASAN Demultiplexer adalah rangkaian logika yang menerima satu input data dan mendistribusikan input tersebut ke beberapa output yang tersedia. Pada rangkaian dasar demultiplexer, terdapat 1 input dan 2 selector. Apabila input 0 dan selector menseleksi input, hasil akan tetap tidak ada. Jadi, input harus berlogic high bila gerbang atau rangkaian demultiplexer ingin aktif. Pada rangkaian IC TTL 74139, enable memiliki aktif rendah begitupula dengan output pada IC ini. Jadi LED pada output akan tetap menyala apabila tidak ada logic dari input (Normally ON). Apabila selector menunjukan logic = 000 maka lampu di output Y0 akan padam begitu pula seterusnya. Pada IC TTL 74138 memiliki 2 buah enable aktif rendah yaitu dan begitupula dengan outputnya yang memiliki aktif rendah. Apabila G1 tidak di beri logic high maka IC 74138 ini tidak bekerja, begitupula pada enable dan apabila salahsatunya diberi logic high maka IC tidak bekerja. Setelah diamati, dan merupakan satu kesatuan. Pada IC TTL 74139 yang digabungkan, maka output yang dihasilkan adalah 8. Maka output yang dibutuhkan adalah 23 maka input yang dibutuhkan adalah 3. Dalam hal ini enable IC ke 2 di NOT kan. Dimana enable dan output pada IC ini merupakan aktif rendah, berarti saat selector semuanya dont care maka LED adalah Normally ON.
9

7. PERTANYAAN DAN TUGAS


1. Rancangglah rangkaian demultiplexer 1 to 16 dengan mempergunakan 2 buah IC

Multiplexer 74138.

2. Buatlah kesimpulan dari percobaan ini!

Dari Percobaan tersebut, dapat disimpulkan bahwa IC TTL 74138 1-of-8 Demultiplexer dapat digabungkan dengan menggunakan 2 IC dimana hasil outputnya menjadi 1-of-16 Demultiplexer. Karena output keluaran yang diingin kan adalah 16,
10

maka input yang dibutuhkan adalah 24 yaitu 4 input. Sehingga pada rangkaian tersebut dibuatlah input baru dengan menggabungkan G2A dan G2B pada kedua IC, dimana pada enable ini merupakan aktif rendah. Jadi apabila inputnya berlogic 0100 , yang aktif masih IC pertama karena menerima logic 0, namun jika inputnya berlogic 1000 , maka yang aktif adalah IC 2. Mengapa? Karena enablenya di NOT kan dari enable IC 1. Dalam rangkaian tersebut diberlakukan juga LSB dan MSB.

8. KESIMPULAN Setelah melakukan beberapa percobaan tentang Demultiplexer, maka dapat disimpulkan bahwa Demultiplexer merupakan kebalikan dari Multiplexer. Dimana pada Multiplexer Output maupun Inputnya tidak aktif rendah berbeda dengan Demultiplexer. Dalam Demultiplexer Outputnya memiliki aktif rendah. Secara istilah dapat dikatakan bahwa Demultiplexer Suatu list output yang dihasilkan tergantung dari suatu input dan selector.

11

LAMPIRAN
12

13

DAFTAR PUSTAKA

Scribd.com .2012., Demultiplexer . http://scribd.com/doc/105794046/DeMultiplexer. Diakses tanggal 23 Maret 2013

14