ULKUS KORNEA (Bed Site Teaching

)

Oleh : Adi Sutriwanto Pasaribu 0718011039

Preceptor : dr. Helmi Muchtar, Sp.M.

SMF ILMU PENYAKIT MATA RSUD Dr.Hi.ABDUL MOELOEK BANDAR LAMPUNG

Tulang Bawang Barat : 22-09-2012/ 11:52 WIB 2 . Pasien mengatakan pada 2 bulan yang lalu pelipis kanan dan mata kanan pasien terkena potongan kayu pada saat menebang pohon di belakang rumahnya. Tetapi setelah pengobatan. Setelah itu pasien mengatakan mata kanan nya menjadi merah dan berair. Pasien lalu berobat ke dokter dan diberikan obat tetes. : Tn. Pasien mengucekngucek matanya karena terasa ada yang mengganggu pada matanya. berair.SEPTEMBER 2012 SMF MATA RSUD Dr. Identitas Nama Umur Jenis kelamin Pekerjaan Alamat Masuk RSUDAM II. berair dan pelipis kanan terasa sakit. dan pelipis kanan terasa sakit Riwayat penyakit sekarang Pasien datang ke POLI MATA RSAM dengan keluhan mata kanan merah disertai penglihatan kabur dirasakan sejak 2 bulan yang lalu. nyeri dan penglihatan menjadi kabur. berair. Anamnesa Keluhan utama Keluhan tambahan : Mata kanan merah disertai penglihatan kabur sejak 2 bulan yang lalu : Mata kanan nyeri. Hi. ABDOEL MOELOEK BANDAR LAMPUNG STATUS BST MATA I. B : 65 tahun : Laki-laki : Petani : Candra Kencana. Keluhan tersebut disertai dengan rasa nyeri pada mata tersebut. mata kanan pasien tetap merah. pasien merasakan tidak ada perubahan.

Riwayat trauma pada mata disangkal. Riwayat darah tinggi dan kencing manis disangkal.Riwayat penyakit dahulu Pasien tidak pernah mengalami keluhan atau penyakit serupa sebelumnya. Pemeriksaan Fisik a. Status Generalis • Kepala : Status Oftalmologis o Bentuk : Normocephalic o Mata o Hidung : Tidak ada kelainan o Telinga : Tidak ada kelainan o Mulut • : Tidak ada kelainan Thoraks : Dalam batas normal : Tidak teraba : Tidak teraba : Tidak ada kelainan : Tampak sakit ringan : Composmentis : 160/90 mmHg : 82 x/menit : 20 x/menit o Jantung : Dalam batas normal o Paru • o Hepar o Lien • Ekstremitas Abdomen 3 . Riwayat penyakit keluarga Tidak ada keluarga pasien yang menderita keluhan seperti ini. Status Present Keadaan umum Kesadaran Tekanan darah Nadi Pernafasan b. III.

kedudukaan normal Tumbuh teratur Tidak ada Tidak ada kelainan Tidak ada kelainan Hiperemis Hiperemis Mix injection (+) Anikterik Defek putih (+). Status Oftalmologis Defek putih (+) OCULAR DEXTRA 1/60 Tidak dilakukan Tidak dilakukan Tidak dilakukan Eksoftalmus (-). kedudukan normal Tumbuh teratur Tidak ada Tidak ada kelainan Tidak ada kelainan Tenang Tenang Tenang Anikterik Jernih Sedang Gambaran kripta baik Midriasis (-). leukoma (+) Hipopion (+) menutupi ¼ bagian dari COA Gambaran kripta baik Midriasis (+). miosis (-). endoftalmus (-).c. ulkus (+). endoftalmus (-). SENSUS COLORIS BULBUS OCULI PARESE/PARALISE PALPEBRA SUPERIOR PALPEBRA INFERIOR CONJUNCTIVA PALPEBRA CONJUNCTIVA FORNICES CONJUNCTIVA BULBI SCLERA CORNEA CAMERA OCULI ANTERIOR IRIS PUPIL 4 . SUPERSILIA VISUS KOREKSI SKIASKOPI OCULAR SINISTRA > 3/60 Tidak dilakukan Tidak dilakukan Tidak dilakukan Eksoftalmus( -). perforasi (-).

Kimia Darah SGOT : 15 u/l SGPT : 10 u/l Ureum : 20 mg/dl Creatinin : 0. datang ke POLI MATA RSAM dengan keluhan mata kanan merah disertai penglihatan kabur dirasakan sejak 2 bulan yang lalu.9 mg/dl GDS : 125 mg/dl V. Resume Pasien laki-laki. Pemeriksaan Penunjang 22 September 2012 a. Darah rutin Hb : 11.700 /ul Diff. RC(+) Jernih Tidak dilakukan Tidak dilakukan Normal perpalpasi Normal IV. Keluhan tersebut terjadi setelah pasien terkena potongsn kayu pada pelipis kanan dan mata kanan pasien pada saat menebang pohon di belakang rumahnya. usia 65 tahun.RC(-) Jernih Tidak dilakukan Tidak dilakukan Normal perpalpasi Normal LENSA FUNDUS REFLEK CORPUS VITREUM TENSION OCULI SISTEM CANALIS LACRIMALIS miosis (-). Keluhan tersebut disertai dengan rasa nyeri dan berair pada mata tersebut serta sakit pada pelipis kanan. Kemudian pasien berobat ke dokter dan diberikan obat tetes 5 .8 gr/dL LED : 30 mm/jam Leukosit : 5. Count : 0/0/0/80/15/5 CT/BT : 3’/10’ b.

RC(-) Jernih VI. ulkus (+). Pada pemeriksaan fisik ditemukan . Pasien kemudian berobat ke RSAM untuk mendapatkan pengobatan dan tindakan lebih lanjut. Anjuran Pemeriksaan . leukoma (+) Hipopion (+) menutupi ¼ bagian COA Gambaran kripta baik Midriasis (+).Kultur bakteri. Diagnosa Kerja Ulkus kornea OD et causa susp bakteri VII.Status oftalmologis Pada pemeriksaan fisik didapatkan: OCULI DEXTRA VISUS 1/60 PALPEBRA SUPERIOR Tenang KONJUNGTIVA Mix injection KORNEA Defek putih (+).Status generalis : Dalam batas normal . Diagnosa Banding Ulkus kornea OD et causa susp jamur VIII. miosis (-).Pemeriksaan mikrobiologi dengan pewarnaan KOH dan gram IX. CAMERA OCULI ANTERIOR IRIS PUPIL LENSA perforasi (-).mata namun tidak ada perbaikan. dan resistensi test .Slit lamp . Antibiotik Sistemik : Ciprofloxacin 500 mg tab 2 x 1 6 . Medikamentosa 1. Penatalaksanaan a. jamur.

3% ED gtt 1 / jam : Ibuprofen 400 mg tab 3x1 : Cendo Tropin 1% ED 2x 0.2. 2. Prognosa Quo ad vitam Quo ad functionam Quo ad sanationam : Dubia ad Bonam : Dubia ad Bonam : Dubia ad Bonam 7 . Antibiotik Topikal 3. Menjelaskan kepada penderita supaya tidak mengucek-ngucek mata 3. Menjelaskan bahwa penderita menderita peradangan pada kornea yang dinamakan ulkus kornea yang kemungkinan disebabkan oleh bakteri. Analgetik Antiinflamsi 4. Pasien diminta untuk meneteskan dan menggunakan obat secara teratur dan menjaga daya tahan tubuh dengan makan makanan yang bergizi dan istirahat yang cukup untuk mempercepat penyembuhan penyakit. X. Siklopegik : Gentamisin 0. Edukasi 1.5 b.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful