Anda di halaman 1dari 26

Penetapan Kadar Tramadol HCl secara Argentometri

Lyanlie Winarto (260110100058) Rizki M.H. Indrawan (260110100060) Raine D. Kumamba (260110100061) Fajar Hanggoro (260110100063)

PRINSIP TITRASI
Titrasi Argentometri adalah suatu metode titrasi yang melibatkan reaksi pengendapan antara ion perak dengan suatu anion. Metode yang digunakan adalah metode Mohr yang digunakan pada penetapan senyawa dengan pH netral.
(Day, R.A., 1986)

PRINSIP TITRASI
Penggunaan metode Mohr sangat terbatas jika dibandingkan dengan metode Volhard dan Fajans dimana dengan metode ini hanya dapat dipakai untuk menentukan konsentrasi ion Cl- , CN-, dan Br - (Kimia, 2009).

PRINSIP TITRASI

Reaksi Titrasi Mohr


Ag+(aq) + Cl-(aq)
Ag+(aq) + CrO42-(aq)

AgCl(S) (endapan putih)


Ag2CrO4(S) (coklat kemerahan)

(Day, R.A., 1986).

Reaksi Titrasi Mohr


Konsentrasi ion klorida dalam suatu larutan dapat ditentukan dengan cara titrasi dengan larutan standar perak nitrat. Endapan putih perak klorida akan terbentuk selama proses titrasi berlangsung dan digunakan indikator larutan kalium kromat encer. Setelah semua ion klorida mengendap maka kelebihan ion Ag+ pada saat titik akhir titrasi dicapai akan bereaksi dengan indikator membentuk endapan coklat kemerahan Ag2CrO4 (Kimia, 2009).

Analisis Kualitatif
Uji Organoleptis
Bentuk

Warna

Bau

TRAMADOL HCL

The Merck Index, 1989)

TRAMADOL HCL
Nama Kimia : ()cis-2[(dimetilamino)metil]1-(3-metoksifenil sikloheksanol) hidroklorida. : 299,8. : Serbuk kristal putih, berasa pahit dan tidak berbau. : Mudah larut dalam air dan metanol, sangat sedikit larut dalam pelarut eter. : 180 - 183 C. : 5,0 6,2. (Refarmed, Certificate of Analysis)

Bobot Molekul Pemerian


Kelarutan Titik Didih pH

MONOGRAFI PERAK NITRAT


Rumus Molekul AgNO3 Berat Molekul 169,87 Pemerian : Hablur transparan atau serbuk hablur berwarna putih; tidak berbau; menjadi gelap jika kena cahaya Kelarutan : Sangat mudah larut dalam air, larut dalam etanol (95%) p Keasam-basaan : pH larutan 4% b/v 5,4 sd 6,4. Penyimpanan : Dalam wadah tertutup baik, terlindung dari cahaya. (Farmakope Indonesia III halaman 97, 1979)

MONOGRAFI NATRIUM KLORIDA


Rumus Molekul NaCl Berat Molekul 58,44 Pemerian : Hablur heksahedral tidakberwarna atau serbuk hablur putih; tidak berbau; rasa asin, Kelarutan : Larut dalam 2,8 bagian air, dalam 2,7 bagian air mendidih dan dalam lebih kurang 10 bagian gliserol p; sukar larut dalam etanol 95% p.

MONOGRAFI NATRIUM KLORIDA


Penetapan Kadar : Timbang seksama 250 mg, larutkan dalam 50 ml air, titrasi dengan perak nitrat 0,1 N menggunakan indikator larutan kalium kromat P. (1 ml perak nitrat 0,1 N setara dengan 5,844 mg NaCl. Penyimpanan : Dalam wadah tertutup baik. Khasiat dan penggunaan: Sumber ion klorida dan ion natrium. (Farmakope Indonesia III halaman 43, 1979)

MONOGRAFI KALIUM KROMAT

Pembuatan Larutan Standar AgNO3 0,01 M


Ditimbang 0,16 g AgNO3 & dimasukkan dlm gelas beker 50 mL. Dilarutkan dgn aquades & dimasukkan ke dlm labu ukur 100 mL, diencerkan sampai tanda batas.

Pembuatan Larutan Standar NaCl 0,01 M


Ditimbang 0,0585 g NaCl & dimasukkan ke dlm gelas beker 50 mL. Dilarutkan dgn aquades & dimasukkan dlm labu ukur 100 mL kemudian diencerkan sampai tanda batas.

Standarisasi Larutan AgNO3 dgn NaCl


Dipipet 25 mL NaCl 0,01 M kemudian dimasukkan ke dlm labu erlenmeyer. Ditambahkan 1 mL indikator K2CrO4 dan dititrasi dgn larutan AgNO3 0,01 M. Dicatat volume AgNO3 yg digunakan. Dilakukan duplo.

Prinsip Reaksi
Pembakuan AgNO3 Na Cl + AgNO3 AgCl + NaNO3
Larut

Endapan putih

2 AgNO3 + K2 CrO4

Ag2CrO4 +
Endapan coklat merah

2 KNO3
Larut

TITRASI
PENENTUAN VOLUME TITRAN LAR. STANDAR

1 2 4
PENENTUAN KADAR SAMPEL

LARUTAN STANDAR

MGREK LAR. STANDAR = MGREK LAR. SAMPEL

+
LAR. SAMPEL

KUANTITATIF/ STOKHIOMETRI

MMOL. SAMPEL
X BM

REAKSI SEMPURNA

MGRAM SAMPEL

PRINSIP TITRASI ARGENTOMETRI


LAR. DIKET. KONS. AgNO3 (N)

LAR. SAMPEL/ ANALIT KONS. AKAN DITETAPKAN

PENTITER

KUANTITATIF/ STOKHIOMETRI TITIK EKIVALEN INDIKATOR TITIK AKHIR TITRASI

VOLUMENYA DIUKUR (mL)

MGREK ANALIT

Metode Mohr
AgNO3

K2CrO4

Cl

Tahapan Analisis

Pembakuan AgNO3 menggunakan NaCl


Penentuan kadar sampel dengan metode argentometri Mohr

Penentuan kadar sampel (METODA MOHR)


Cl- + AgNO3 AgCl + Endapan putih NO3Larut 2 KNO3

2 AgNO3 + K2 CrO4

Endapan coklat merah

Ag2CrO4 +

Larut

Argentometri
Tingkat keasaman (pH) larutan yang mengandung NaCl berpengaruh pada titrasi. Titrasi dengan metode Mohr dilakukan pada pH 8. Jika pH terlalu asam (pH < 6), sebagian indikator K2CrO4 akan berbentuk HCrO4-, sehingga larutan AgNO3 lebih banyak yang dibutuhkan untuk membentuk endapan Ag2CrO4. Pada pH basa (pH > 8), sebagian Ag+ akan diendapkan menjadi perak karbonat atau perak hidroksida, sehingga larutan AgNO3 sebagai penitrasi lebih banyak yang dibutuhkan.

Penetapan Kadar Tramadol HCl


Timbang 100 mg tramadol HCl Dilarutkan dalam aquades Ditambahkan 1 ml kalium kromat 5% Dititrasi dengan perak nitrat yang telah dibakukan Dikocok kuat, sampai terbentuk endapan merah (Dewi Anggraeni , 2002).

Perhitungan penetapan kadar tramadol HCl


Berat yang diperoleh = [volume X Normalitas ]AgNO3 X BM tramadol HCl

Kadar yang diperoleh =

(Dewi Anggraeni, 2002).

DAFTAR PUSTAKA

Day, R.A., Underwood, A.L. 1996. Analisis Kimia Kuantitatif. Penerjemah: A. H. Pudjaatmaka, Edisi kelima. Erlangga. Jakarta. Dewi Anggraeni. 2002. Skripsi : Beberapa Metode AnalisisKuantitatif Tramadol Hidroklorida Secara Titrimetri dan Instrumen. Fakultas Farmasi Universitas Padjajaran. Jatinangor. Dirjen POM.1979. Farmakope Indonesia Edisi ke III. Departemen Kesehatan Republik Indonesia. Jakarta. Dirjen POM.1995. Farmakope Indonesia Edisi ke IV. Departemen Kesehatan Republik Indonesia. Jakarta. Kimia. 2009. Argentometri Mohr. Tersedia di: http://www.artikelkimia.info/prosedur-kerja-praktikum-argentometrimetode-mohr-17591008092011 (Diakses 4-03-2013).