Anda di halaman 1dari 9

Blok Urogenitonefrologi Tugas Laporan Modul 2 13 November 2008

Produksi Urin Menurun

Oleh Kelompok 6A :

Nadira Wulandari Lasimpala (110206042) Rahmatiah (110206048) Ovan Wekawuladana (110206053) Nurul Indra Khamariah Waris (110206056) Mukhlisal Aqni (110206059) Dian Novera Ningsih (110206062) Fitriani (110206065) Mutmainnah (110206068) Imron Sagara (110206069) Risna Fitriana Amusroh (110206105) Harry Supratama (110206108) Renadia Brillianti (110206111)

Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia Makassar 2008

Skenario Seorang wanita 68 tahun, masuk RS dengan keluhan produksi kencing berkurang. Gejala ini disertai muntah-muntah, merasa sangat lemas dan malaise. Dua minggu sebelumnya penderita merasa sangat lemas dan sakit seluruh tubuh, terutama lengan dan kaki, dan penderita minum obat untuk mengurangi rasa sakit tersebut. Kata Kunci Wanita, 68 thn Produksi kencing menurun (KU) Muntah-muntah Lemas, malaise 2 minggu sebelumnya lemas dan sakit seluruh tubuh, t.u. lengan dan kaki Riwayat minum obat analgetik

Klarifikasi Kata Sulit Produksi kencing menurun (Oligouria) : Bila jumlah urine < 600 ml/24 jam pada orang dewasa. Dimana jumlah urine normal 600-2500 ml/24 jam. Dapat disebabkan oleh gangguan jumlah renal Blood Flow (RBF), filtrasi dan reabsorbsi di ginjal. Malaise : perasaan tak menentu berupa tubuh yang tak nyaman dan lelah. (Ref:dorland, hal 1279) Muntah : mengeluarkan isi lambung melalui mulut dengan paksaan. Dapat disebabkan oleh perangsangan pada batang otak dan rangsangan pada saluran cerna. (Ref:dorland, hal 2413) Pertanyaan-pertanyaan Penting 1. Penyebab-penyebab & patomekanisme Oligouria ? 2. Patomekanisme dari tiap-tiap gejala (muntah, lemas, sakit seluruh tubuh) ? 3. Hubungan antar gejala dengan keluhan utama? 4. Mengapa sakit yang diderita lebih berat pada lengan dan kaki ? 5. Apakah predisposisi berpengaruh terhadap keluhan utama pada skenario ?

6. Pengaruh riwayat minum obat dengan keluhan utama pada skenario? 7. Penyakit-penyakit apa saja yang memberikan gejala oligouria? 8. Pemeriksaan yang diperlukan untuk menegakkan diagnosis ? 9. DD ??? Jawaban 1. Faktor yang menyebabkan Oligouria : - kurang intake cairan - hipermetabolisme - obstruksi pada ureter - gangguan fungsi ginjal Patomekanisme terjadinya Oligouria 1. teori kebocoran kembali

Kiri : laju filtrasi glomerulus normal Kanan : kebocoran inulin melalui sel-sel tubulus yang telah rusak ke dalam Sirkulasi peritubulus. 2. Teori Obstruksi Tubulus Obstruksi tubulus (sel debris, sembab interstitial, silinder titik kasar)menyebabkan

Kenaikan tekanan intratubular diikuti penurunan tekanan filtrasi glomerulus dan Laju filtrasi glomerulus.

3. Teori Vaskular Kiri : vasokonstriksi arteriol afferent menyebabkan penurunan tekanan filtrasi Glomerulus dan diikuti penurunan laju filtrasi glomerulus Kanan : teori penurunan permeabilitas membran basalis glomerulus. Penurunan Permeabilitas membran glomerulus menyebabkan penurunan LFG walaupun Tekanan filtrasi glomerulus dan aliran ginjal masih dipertahankan dalam batas normal

2. Faktor Mekanisme Tiap-Tipa Gejala

Ggn fungsi ginjal Ureumia kreatinin Terangsang CTZ

hiperfosfatemia Ca++ dari tulang Hipercalcemia

Sakit tulang Pusat muntah Menumpuk tulang

Mual,muntah malaise

(NAT)

muntah

Sakit tulang (lambung) Komsumsi obat NSAID Analgetik

3. Hubungan antar gejala dengan keluhan utama

Kerusakan yg irreversibel Perubahan status kesehatan Informasi kurang Kurang pengetahuan berduka Penurunan globulin Fungsi imun menurun Resiko infeksi

Fungsi GFR proteinuria hipoalbunemia Tek.osmotik Tek.hidrostatik Pergeseran cairan ruang Ke interstitial edema Kelebihan volume cairan Fase diuretik Volume urin Melambatnya pengembalian Kemampuan absorbsi tubular Resiko defisit volume cairan
Ureum, kreatinin Bau mulut

Sisa metabolisme Tdk dpt dibuang Kadar ureumia Dieskresi di sal.cerna Stimulus med.oblongata Mual,muntah Intake nutrisi Perubahan nutrisi kurang Dari kebutuhan

Prod.eritropoietin Rngsangan Eritropoietin ke Sum2 tulang Hb menurun

kelemahan Intoleransi aktivitas

Pem.pigmen urine (urokrom) Fungsi lapisan kulit Asupan nutrisi kulit Kulit kering,gatal, bersisik Ggn integritas kulit

4. Gejala semakin berat pada kaki dan lengan diakibatkan Pada Gagal ginjal akut mempunyai gejala klinis Hiperkalemia (kalium darah) terjadi perubahan elektrolit & penurunan pH Enselopati uremik neuropati perifer (nyeri di tungkai dan kaki) krn pada daerah ekstermitas lebih banyak beraktivitas. Sisa2 metabolime (ureum) menumpuk pd lengan dan kaki krn faktor aktivitas.

5. Apakah predisposisi berpengaruh terhadap keluhan utama Faktor predisposisi berpengaruh : jenis kelamin : lebih sering pada wanita karena urethra pd wanita lebih pendek dari pria sehingga lebih mudah terkena infeksi umur : pada usia tua terjadi penurunan fungsi kerja ginjal dan sudah ada sel-sel yang mati sehingga kerja dari ginjal berkurang 6. Pengaruh riwayat minum obat dengan keluhan utama

menekan prostaglandin (vasodilatasi)

vasokonstriksi

iskemik

Ggn fungsi ginjal

NAT (nekrosis akut tubular)

GFR

Prod.kencing

7. Penyakit-penyakit yang menyebabkan oligouria Gagal ginjal akut Urolithiasis Cystitis ISK (infeksi saluran kelamin) 8. Pemeriksaan untuk penegakan diagnosis Anamnesis : 1. data keseimbangan cairan dan BB harian harus diukur 2. nyeri saat kencing 3. urin berbatu, berpasir, atau hematuri 4. mual, muntah, diare PemFis 1. Palpasi dan perfusi pd kandung kemih 9. Diffrential Diagnostic Gagal Ginjal Akut Definisi Suatu sindrom klinik akibat adanya gangguan fungsi ginjal yang terjadi secara mendadak (jam/hari) yang menyebabkan retensis sisa metabolisme nitrogen dan non-nitrogen dengan atau tanpa oligouria. Etiologi Pre-renal terutama disebabkan oleh hipoperfusi ginjal Renal, terutama disebabkan oleh kelainan vaskular dan tubular Post-renal, terutama disebabkan oleh adanya obstruksi Patofisiologi
Iskemia/nefrotok sin Penurunan aliran darah ginjal Penurunan aliran darah glomerulus Kerusakan sel tubulus

Kerusakan glomerulus

Peningkatan hantaran NaCl ke makula densa

Obstruksi tubulus

Kebcoran filtrat

Penurunan ultrafiltrasi glomerulus

Penurunan GFR

Gejala Klinis Oligouria azotemia Mual Muntah Malaise dll Pemeriksaan Penunjang Pemeriksaan lab : analisis urin rutin, analisis urin khusus Pemeriksaan darah :darah rutin, darah khusus, faal ginjal Pemeriksaan EKG Renal Imaging : BNO, IVU, USG, CT Scan Penatalaksanaan Memelihara hidrasi normal Diuretika Obat vasoaktif Diet : protein, natrium

Referensi 1) Suyono,slamet. Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam Jilid 1 Edisi IV. Dalam : Waspadji S,Lesmana L, Alwi I,editors. Jakarta: FK UI;2006 2) Corwin, EJ. Buku Saku Patofisiologi. Jakarta : EGC ; 2001. 3) Sukandar, Enday. Nefrologi Klinik Edisi III. Bandung : Bagian Ilmu Penyakit Dalam FK UNPAD ; 20064 4) Silbernagl, Stefan. Teks & Atlas Berwarna Patofisiologi . Dalam : Lang F,editor. Jakarta : EGC ; 2007 5) Price, SA. Patofisiologi Volume II Edisi 6. Jakarta : EGC ; 2003 6) Purnomo, BB. Dasar-dasar Urologi Edisi II. Malang : Ilmu Bedah FK UNIV.Brawijaya ; 2008
7) Gunawan, SG. Farmakologi Dan Terapi. Dalam : Setiabudy R, Nafrialdi, editors.

Jakarta : FK UI ; 2007 8) Dorland,Newman. Kamus kedokteran DORLAND edisi 29. Jakarta : EGC; 2002
9) Rilantono, LI. Buku Ajar Kardiologi. Dalam : Baraas F, Karo SK, Roebiono PS,

editors. Jakarta : FK UI ; 1996