Anda di halaman 1dari 8

Perhitungan : Mencari net income (NI ) atau Earning After Tax (EAT) dimulai dengan mencari EBET.

. Data yang ada yaitu : - Penjualan perusahaan (sales) tahung 2007 diperkirakan akan meningkat sebesar 40% dari nilai penjualan tahun 2006 sebesar 1.000.000.000, sehingga sales menjadi : = 140 % x Rp. 1.575.000.000.000 = Rp. 2.205.000.000.000 Variabel cost rasio = 44 % dari penjualan bersih ( net sales ) maka nilai variable cost adalah :

= 44 % x Rp. 2.205.000.000.000 = Rp. 970.200.000.000 Fixed Cost diketahui seb Rp 884.800.000.000 Persamaan EAT : EAT = sales ( Fixed Cost + Variabel Cost ) interest Tax EAT = EBIT interest Tax Persamaan EBIT : EBIT = sales ( Fixed Cost + Variabel Cost ), maka : EBIT = Rp. 2.205.000.000.000 ( Rp 884.800.000.000 + Rp. 970.200.000.000 ) = Rp. 2.205.000.000.000 - Rp. 1.855.000.000.000 = Rp. 350.000.000.000

Memperhitungkan interest dengan memperhatikan biaya yang dikeluarkan : Alternatif I : Karena seluruh investasi dipenuhi dengan saham maka biaya bunga yang timbul hanya pada biaya hutang jangka panjang : Hutang jk.panjang : Rp. 280.500.000.000 Rp. 110.500.000.000 = Rp 170.000.000.000 Hutang jk.pendek : Rp. 280.500.000.000 Rp 170.000.000.000 = Rp. 110.500.000.000 Diketahui beban bunga hutang jk.panjang = 14 % / Tahun

Maka biaya bunga yang dikeluarkan adalah : Biaya bunga hutang jk.panjang = Rp 170.000.000.000 x 14% = Rp. 23.800.000.000 alternatif II : karena seluruh investasi dipenuhi dengan obligasi , maka biaya bunga yang timbul adalah biaya bunga hutang jk.panjang ditambah biaya bunga obligasi

- Diketahui pada alternatif ke II bahwa total investasi yang dibiayai denga obligasi adalah sebesar Rp 200 Miliar dengan biaya bunga obligasi = 14 % / tahun Maka biaya bungan adalah : Biaya bunga hutang jk.panjang = Rp 170.000.000.000 x 14% = Rp. 23.800.000.000 Biaya bunga obligasi = Rp 200.000.000.000 x 14 % = Rp. 15.470.000.000 (+) Total bunga ( altern.II) = Rp. 39.270.000.000

alternatif III : investasi dipenuhi 50 % saham dan 50 % obligasi , maka biaya bunga yang dikeluarkan adalah : Biaya bunga hutang jk.panjang = Rp 170.000.000.000 x 14% = Rp. 23.800.000.000 Biaya bunga obligasi = (Rp. 200.000.000.000 x 50 % ) x 14 % = Rp. 14.000.000.000 (+) Total bunga ( altern III ) = Rp. 37.800.000.000

alternatif IV: investasi dipenuhi 25 % saham dan 75 % obligasi, maka biaya bunga yang dikeluarkan adalah : Biaya bunga hutang jk.panjang = Rp 170.000.000.000 x 14% = Rp. 23.800.000.000 Biaya bunga obligasi = (Rp. 200.000.000.000 x 75 % ) x 14 % = Rp. 21.000.000.000 (+) Total bunga ( altern III ) = Rp. 44.800.000.000

alternatif V: investasi dipenuhi 75 % saham dan 25 % obligasi, maka biaya bunga yang dikeluarkan adalah : Biaya bunga hutang jk.panjang = Rp 170.000.000.000 x 14% = Rp. 23.800.000.000 Biaya bunga obligasi = (Rp. 200.000.000.000 x 25 % ) x 14 % = Rp. 7.000.000.000 (+) Total bunga ( altern III ) = Rp. 30.800.000.000

Perhitungan tax sebesar 30 % diperoleh dari EBT dari masing masing alternatif Alternatif I : = Rp 326, 23 Miliar x 30 % = Rp 97,86 Miliar Alternatif II : = Rp 310,73 Miliar x 30 % = Rp 89,46 Miliar Alternatif III : = Rp 312,20 Miliar x 30 % = Rp 93,66 Miliar Alternatif IV : = Rp 305,20 Miliar x 30 % = Rp 91,56 Miliar Alternatif V : = Rp 319,20 Miliar x 30 % = Rp 95,76 Miliar Modal saham yang ditempatkan diketahui sebesar Rp. 540,5 Miliar ( 1.000.000.000 lebar saham x Rp. 800 per lembar saham ) Nilai modal saham ( common stock ) dimasukkan ke dalam seluruh kolom alternatif Tambahan equity hanya ada, jika kebutuhan dana dipenuhi dengan emisi saham : Alternatif I : 100 % saham -> tambahan equity sebesar -> 100 % x Rp. 200 miliar = Rp. 180 miliar Alternatif II : 100 % obligasi -> tidak ada penambahan equito , karena obligasi surat utang Alternatif III : 50% saham & 50 % obligasi -> tambahan equity sebesar -> 50 % x Rp 200 miliar = Rp 100 miliar Alternatif IV : 25 % saham & 75 % obligasi -> tambahan equity sebesar -> 25 % x Rp 200 miliar = Rp 50 miliar Alternatif V : 75 % saham & 25 % obligasi -> tambahan equity sebesar -> 75 % x Rp 200 miliar = Rp 150 miliar

Agio saham diketahuui sebesar Rp 57, 325 miliar Laba ditahan Rp 122,175 miliar Total equity diperoleh dari : Modal sendiri ( total equity ) = EAT + Modal saham + Tambahan Equity emisi saham baru + agio saham + laba ditahan

Tambahan lembar saham baru diperoleh dari : Kebutuhan dana sebesar Rp 200 miliar sedangkan harga perlembar saham Rp 800 Alternatif I : Menerbitkan 100 % saham -> Rp 200 miliar / Rp 800 = 250.000.000 lembar saham Alternatif II : Tidak ada penambahan lembar saham , karena investasi dibiayai dengan 100 % obligasi Alternatif III : Menerbitkan 50 % saham -> ( Rp 200 miliar x 50 % ) / Rp 800 = 125.000.000 lembar saham Alternatif IV : Menerbitkan 25 % saham -> ( Rp 200 miliar x 25 % ) / Rp 800 = 62.500.000 lembar saham Alternatif V : Menerbitkan 75 % saham -> ( Rp 200 miliar x 75 % ) / Rp 800 = 187.500.000 lembar saham

Total jumlah lembar saham biasa diperoleh dari = jumlah lembar saham yang ada + tambahan saham baru

Dari data diatas maka dapat dijawab pertanyaa dasri PT. PESONA ALAM PERMAI Tbk Jakarta yaitu :

1. Alternatif mana yang sebaiknya ditempuh perusahaan berdasarkan penilaian earning per share (EPS ) dan return on equity (ROE) 1.a rumus EPS = ( EAT Dividen saham preferen ) / jumlah lembar saham biasa - alternatif I :

EPS = ( Rp 228.340.000.000 Rp 0 ) / 925625000 lbr - > EPS = Rp 246,68 - alternatif II : EPS = ( Rp 217.500.000.000 Rp 0 ) / 675625000 lbr - > EPS = Rp 308,95 - alternatif III : EPS = ( Rp 218.540.000.000 Rp 0 ) / 800625000 lbr - > EPS = Rp 272,96 - alternatif IV : EPS = ( Rp 213.640.000.000 Rp 0 ) / 725625000 lbr - > EPS = Rp 294,42 - alternatif V : EPS = ( Rp 234.170.000.000 Rp 0 ) / 863125000 lbr - > EPS = Rp 258,87 1.b rumus ROE = ( EAT/ total equity ) x 100 % - alternatif I : ROE = ( Rp 228,34 miliar / Rp 1.148,33 miliar ) 100 % - > ROE = 19,88 % - alternatif II : ROE = ( Rp 228,34 miliar / Rp 937,50 miliar ) 100 % - > ROE = 22,48 % - alternatif III : ROE = ( Rp 228,34 miliar / Rp 1.038,53 miliar ) 100 % - > ROE = 21,04 % - alternatif IV : ROE = ( Rp 228,34 miliar / Rp 983,63 miliar ) 100 % - > ROE = 21,72 % - alternatif V : ROE = ( Rp 228,34 miliar / Rp 1.093,43 miliar ) 100 % - > ROE = 20,43 %

2. Berapa price earning ratio (PER) keempat alternatif pembelanjaan di atas? - alternatif I : PER = Rp. 800 / 246, 28 = 3,24 x - alternatif II : PER = Rp. 800 / 308, 95 = 2,59 x

- alternatif III : PER = Rp. 800 / 272, 95 = 2,93 x

- alternatif IV : PER = Rp. 800 / 294, 42 = 2,72 x

- alternatif V : PER = Rp. 800 / 258, 87 = 3,09 x

3. Berapa book value per share (BVS) dan market book value ( MBV ) atau price to book value (PBV) masing-masing alternatif jika market price dari saham perusahaan meningkat menjadi Rp.980 Rumus BVS = total equity / jumlah saham biasa yang beredar - alternatif I: BVS = Rp 1148,33 miliar / 925625000 lbr -> BVS = - alternatif II: BVS = Rp 928,73miliar / 675625000 lbr -> BVS = - alternatif III: BVS = Rp 1038,53 miliar / 800625000 lbr -> BVS = - alternatif IV: BVS = Rp 983,63 miliar / 738125000 lbr -> BVS = - alternatif V: BVS = Rp 1093,43 miliar / 863125000 lbr -> BVS = 1226,82 1332,60 1297,14 1374,62 1240,60

Jika alternatif berbeda maka EPS yang dipilih karena cash flow PBV = market value / book value

- alternatif I : PER = Rp. 980 / 1240, 60 -> PBV = 0.79 x - alternatif II : PER = Rp. 980 / 1374,62-> PBV = 0.71 x - alternatif III : PER = Rp. 980 / 1297,14-> PBV = 0.76 x - alternatif IV : PER = Rp. 980 / 1332,60-> PBV = 0.74 x - alternatif V : PER = Rp. 980 / 1226,82-> PBV = 0.80 x

4. Apabila pada akhir tahun pertama selama ini dapat membagikan dividen sebesar Rp 75,6 dan dijual dengan harga Rp. 980 maka berapa a. Rate of return (DOR) saham tersebut ROR = ( 75,6 + ( 980 800 )) /800 = ROR = 0,319 atau 31,9 % Rate of return sebesar 31,9 % dihasilkan dari 2 sumber yaitu : - Capital gains = ( 980 800 ) / 800 - > 22,5 % - Dividen = ( 75,6 / 800) x 100 % -> 9,45 % - Total capital gain plus dividen -> 22,5 % + 9,45 % = 31,9 % b. Jika pada akhir tahun pertama dan kedua saham ini dapat memberikan dividen masing-masing sebesar Rp 75,6 dan 82,00 dan pada akhir tahun kedua saham dapat dijual dengan harga Rp. 1.300 maka berapa yang layak dari saham terserbut jika investor menginginkan tingkat keuntungan sebesar 20 % Rumus = Po = ( D1 / (1+r)) + (D2 / (1+r)2 ) + ( P2 / (1 + r)2) Po = (75,6/ (1 + 0,20 )) + ( 46,25 / ( 1 + 0,20 )2 ) + ( 1.300/ (1 + 0,20)2) Po = (75,6/2,20 ) + ( 46,25 / 4,84 ) + ( 1.300 / 4,84) Po = 34,36 + 9,55 + 268,60 Po = 312.51 c. Expected return saham, bilamana beta saham ini diketahui sebesar 1,28, risk free rate 9,85 % dan return of market 20,42 %

E(r) = Rf + ( Rm Rf ) B E(r) = 9,85 % + ( 20,42% 9,85% ) x 1,28 E(r) = 26.13 % d. D1 = Do ( 1 + g )