Anda di halaman 1dari 3

1 identifikasi masalah : sakit pada mukosa mulut , sulit makan / bicara. Sakit yang berulang .

2 yang harus d telusuri: sakit seperti apa , sejak kapan sakit , awal bagaimana ,sakitnya menyebar atau hanya satu tempat , obatnya apa , ada penyakit sistemik atau tidak. Sudah pernah minum obat apa. Sudah ke dokter belum? Dokter ap? Riwayat penyakit,penyakit keluarga,bentuk sakitnya ,kebiasaan pasien.

1.

2.

3.

4.

5.

6.

tanda dan gejala: adanya plenting plenting yang pecah dan mengering , adanya vesikel yang pecah menjadi ulkus stlh 3 minggu pada mukosa bukal, palatum, mukosa bibir , gingiva dalam batas normal bisa karena setelah minum obat tersebut pasien sembuh,menjadi ketergantung menjadi etiologinya.lesi yang terkait dengan penggunaan obat : lesi berupa ulkus , vesicel, papulla iya bisa.karena etiologi dari penyakit mulut bisa dari virus jamur bakteri , dan obat obatan pun bisa menjadi etiologi. Auto imun , radiasi, makanan,contoh:HSV,obat-obatan: Iya mungkin, karena sifatnya yang rekuren dan sakit selain it menggangu makan. Dan dapat mengakibatkan kekurangan nutrisi dan dehidrasi Eritema multiforme disebabkan imun,makananHSV,Lepuh licenoid dan seperti lupus akibat obat.lupus eritematus,steven jhonson,pemhigus Obat yang dulu diminum,seberapa sering mengkomsumsi,lesi ditempat lain selain oral,

1. Terjadi erosi pada bibir yang meluas , terlihat bentuk gambaran darah kering dan pecah-pecah koreng (krusta). Dan ini merupakan lesi mukokutan yang juga terlihat lesi target pada tangan. 2. Diagnosa paling memungkinkan ERYTHEMA MULTIFORM MAYOR. Karena dari gejala klinis dan etiologi penggunaan obat-obatan bisa juga karena terkena virus hsv. Karena belum tampak butterfly rush. 3. Perlu, untuk menegakkan diagnosa agar tidak tertukar dengan lesi-lesi yang lain seperti pemphigus, pemphigoid, dll. 4. . http://allergyclinic.wordpress.com/2012/01/14/sindromsteven-johnson-manifestasi-klinis-dan-penanganannya/ 5. Ada. Dikarenakan EM adalah penyakit mukokutan. 6. Perlu. Dirujuk untuk rawat inap agar mendapatkan elektrolit cukup.