Anda di halaman 1dari 38

BAB I

PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG
Setelah tahun 2000, dunia khususnya bangsa Indonesia memasuki era globalisasi,
pada tahun 2003 era dimulainya pasar bebas ASEAN dimana banyak tenaga professional
keluar dan masuk ke dalam negeri. Pada masa itu mulai terjadi suatu masa
transisi/pergeseran pola kehidupan masyarakat dimana pola kehidupan masyarakat
tradisional berubah menjadi masyarakat yang maju. Keadaan itu menyebabkan berbagai
macam dampak pada aspek kehidupan masyarakat khususnya aspek kesehatan baik yang
berupa masalah urbanisaasi, pencemaran, kecelakaan, banyak tindakan kekerasan, kenakalan
remaja, penyalahgunaan NAPZA, tauran, penggangguran, tindak penyaluran agresifitas atau
anarkis, putus sekolah, PHK, disamping meningkatnya angka kejadian penyakit klasik yang
berhubungan dengan infeksi, kurang gizi, dan kurangnya pemukiman sehat bagi penduduk.
Pergeseran pola nilai dalam keluarga dan umur harapan hidup yang meningkat juga
menimbulkan masalah kesehatan yang berkaitan dengan kelompok lanjut usia serta penyakit
degeneratif. Dengan banyaknya masalah-masalah yang ada dalam keperawatan jiwa yang
kini kita hadapi, maka kita perlu mengkaji ulang faktor yang mempengaruhi masalahmasalah keperawatan jiwa
Telah terbukti bahwa upaya pencegahan jauh lebih baik daripada upaya pengobatan.
Untuk itu masyarakat luas perlu diberikan informasi tentang kesehatan jiwa beserta
permasalahan, pencegahan dan penanganannya. Upaya pelayanan kesehatan jiwa terhadap
masyarakat pada saat ini tidak mungkin dilaksanakan oleh petugas kesehatan saja, tetapi
perlu peran serta seluruh masyarakat dan keluarga klien untuk memfasilitasi peran aktif dari
kader kesehatan dalam upaya kesehatan jiwa.

B. RUMUSAN MASALAH
Dalam pembuatan makalah ini, penulis menggunakan metode kajian pusataka yang
artinya mencari dari bukubuku yang ada kaitannya dengan pembahasan mengenai perawatan
kesehatan jiwa dan sebagai referensi lainya juga didapat dari situs web di internet yang
membahas mengenai hal tersebut disertai dengan pemikiran penulis sendiri.
C. TUJUAN
1. Memahami konsep dasar keperawatan jiwa
2. menjelaskan tentang masalah-masalah dalam keperawatan jiwa
3. menerangakan perkembangan dalam keperawatan jiwa

D. SISTEMATIKA PENULISAN
a. Cover
b. Halaman Judul
c. Kata Pengantar
d. Daftar Isi
e. Pendahuluan
f. Pembahasan
g. Penutup
h. Daftar Pustaka

E. METODE PENGUMPULAN DATA


Metode yang digunakan adalah :
a. Studi Dokumentasi
Yaitu suatu metode yang dilakukan dengan mempelajari naskah-naskah dan
dokumen-dokumen lainnya baik berbentuk buku sumber ataupun dari internet.
b. Studi Kepustakaan
Yaitu metode penelitian yang dilakukan dengan mempelajari teori-teori dalam buku
atau literatur lainnya yang berhubungan dengan masalah yang diteliti

BAB II
PEMBAHASAN
A. KONSEP PROSES KEPERAWATAN JIWA
Proses keperawatan jiwa merupakan suatu metode ilmiah yang dipergunakan perawat
untuk menyelesaikan masalah klien. Penggunaan diri secara terapeutik pada saat memberikan
asuhan keperawatan akan sangat mempengaruhi kualitas hubungan antara perawat dan klien.
Perawat dalam hal ini, harus menghadirkan diri secara total untuk klien pada saat melakukan
hubungan secara interpersonal.
Landasan secara ilmiah yang dapat diadopsi oleh perawat dalam melakukan hubungan
interpersonal, adalah model konseptual Peplau yang dikenal sebagai model proses
interpersonal. Peplau mendefinisikan aktivitas keperawatan merupakan suatu proses
konseptualisasi yang diarahkan pada klien untuk lebih produktif sebagai suatu bentuk fungsi
interpersonal; hal inilah yang menjadi orientasi tujuan proses antara perawat dan pasien.

Travelbee (1971) menggambarkan suatu instrumen untuk melahirkan suatu proses


interpersonal dalam keperawatan as the therapeutic use of self yang didefinisikan sebagai
suatu kemampuan untuk mempergunakan diri sendiri secara sadar dan dengan penuh
kesadaran dalam upaya untuk membangun hubungan dan menyusun intervensi keperawatan
( Townsend, 2005).

Dalam hal ini perawat harus mengerti lebih dahulu mengenai dirinya sendiri sebelum
dia mampu mengerti mengenai diri orang lain (klien). Proses pengembangan kemampuan
untuk mengerti mengenai nilai-nilai diri sendiri, keyakinan, pemikiran, perasaan, sikap,
motivasi, persangkaan, kekuatan, dan keterbatasan serta bagaimana pikiran dan perilaku
berakibat terhadap orang lain, inilah yang disebut dengan kesadaran diri (Videbeck, 2001).

Hal tersebut memiliki makna bahwa semua komponen diri yang dapat ditampilkan
haruslah sesuai. Kesesuaian tersebut dalam bentuk perilaku secara non verbal dan dalam
bentuk perkataan secara verbal. Kejujuran perawat dalam hal ini sangat diperlukan karena
merupakan komponen dari penilaian terhadap hubungan terapeutik yang dijalankan.
Penguasaan kemampuan hubungan secara terapeutik menjadi komoditas yang sangat penting

bagi seorang perawat. Hubungan secara terapeutik tersebut dibangun dengan tujuan untuk
membantu klien.

Wujud dari penggunaan diri secara terapeutik dimulai dengan langkah adanya
komunikasi yang juga secara terapeutik. Tehnik komunikasi terapeutik wajib dijalankan
selama proses interaksi berlangsung antara perawat dan klien. Hal ini juga didasari oleh
konsep yang telah berkembang dalam keperawatan jiwa bahwa diri kita adalah suatu alat
sehingga perlu dipertahankan kondisinya supaya tetap terapeutik saat dipergunakan.
(noviebsuryanto.12012009)

1. Pengkajian
Perawat perlu mengkaji data demografi, riwayat kesehatan dahulu, kegiatan hidup klien
sehari-hari, keadaan fifik, status mental, hubungan interpersonal serta riwayat personal dan
keluarga
a.

Data demografi
Pengkajian data demografi meliputi nama, tempat dan tanggal lahir klien, pendidikan,

alamat orang tua, serta data lain yang dianggap perlu diketahui. Riwayat kelahiran, alergi,
penyakit dan pengobatan yang pernah diterima klien, juga perlu dikaji. Selain itu kehidupan
sehari-hari klien meliputi keadaan gizi termasuk berat badan, jadwal makan dan minat
terhadap makanan tertentu, tidur termasuk kebiasaan dan kualitas tidur, eliminasi meliputi
kebiasaan dan masalah yang berkaitan dengan eliminasi, kecacatan dan keterbatasan lainnya.
b.

Fisik
Dalam pengkajian fisik perlu diperiksa keadaan kulit, kepala rambut, mata, telinga,

hidung, mulut, pernapasan, kardiovaskuler, musculoskeletal dan neurologis klien.


Pemeriksaan fisik lengkap saat diperlukan untuk mengetahui kemungkinan pengaruh
gangguan fisik terhadap perilaku klien. Misalnya klien yang menderita DM atau asma sering
berperilaku merusak dalam usahanya untuk mengendalikan lingkungan. Selain itu hasil
pemeriksaan fisik berguna sebagai dasar dalam menentukan pengobatan yang diperlukan.
Bahkan untuk mengetahui kemungkinan bekas penganiayaan yang pernah dialami klien.
c.

Status mental
4

Pemeriksaan status mental klien bermanfaat untuk memberikan gambaran mengenai


fungsi ego klien. Perawat membandingkan perilaku dengan tingkat fungsi ego klien dari
waktu ke waktu. Oleh karena itu status mental klien perlu dikaji setiap waktu dengan suasana
santai bagi klien
Pemeriksaan status mental meliputi: keadaan emosi, proses berfikir dan isi pikir,
halusinasi dan persepsi, cara berbicara dan orientasi, keinginan untuk bunuh diri dan
membunuh. Pengkajian terhadap hubungan interpersonal klien dilihat dalam hubungannya
dengan orang lain yang penting untuk mengetahui kesesuaian perilaku dengan usia.
Pertanyaan yang perlu diperhatikan perawat ketika mengkaji hubungan interpersonal klien
antara lain:
1). Apakah klien berhubungan dengan orang lain dengan usia sebanya dan dengan jenis
kelamin tertentu.
2). Apa posisi klien dalam struktur kekuasaan dalam kelompok
3). Bagaimana ketermpilan sosial klien ketika menjalin dan berhubungan dengan orang lain.
4). Apakah klien mempunyai teman dekat.

d.

Riwayat personal dan keluarga


Riwayat personal dan keluarga meliputi faktor pencetus masalah, tumbuh kembang

klien, biasanya dikumpulkan oleh tim kesehatan. Data ini sangat diperlukan untuk mengerti
perilaku klien dan membantu menyusun tujuan asuhan keperawatan.
Pengumpulan data keluarga merupakan bagian penting dari pengkajian melalui
pengalihan focus dari klien sebagai individu ke sistem keluarga. Tiap anggota keluarga di
beri kesempatan untuk mengidentifikasi siapa yang bermasalah dan apa yang telah dilakukan
oleh keluarga untuk menyelesaikan masalah tersebut.
2. Diagnosa keperawatan
Untuk menegakan diagnosa keperawatan, data yang telah dikumpulkan kemuadian
dianalisa sebagai dasar perencanaan asuhan keperawatan selanjutnya.

3. Perencanaan
Setelah pengkajian selesai dan maslah utama yang dialami klien telah teridentifikasi, rencana
perawatan dan pengobatan yang komprehensif.
Untuk klien yang dirawat di unit perawatan jiwa, tujuan umumnya adalah sebagai berikut:
a.

Memenuhi kebutuhan emosi klien dan kebutuhan untuk dihargai

b.

Mengurangi ketegangan pada anak dan keutuhan untuk berperilaku defensive.

c.

Membantu klien menjalan hubungan positif dengan orang lain

d.

Membentu mengembangkan identitas diri klien

e.

Memberikan klien kesempatan untuk menjalin kembali tahapan perkembangan

terdahulu yang belum terseleseikan secara tuntas


f.

Membantu klien untuk berkomunikasi secara efektif

g.

Mencegah anak untuk menyakiti baik dirinya maupun diri orang lain

h.

Membantu klien memelihara kesehatan fisiknya.

4. Implementasi.
Berbagai bentuk terapi pada klien dan keluarga dapat diterapkan, antara lain:
a.

Terapi bermain

Pada umumnya merupakan media yang tepat bagi klien untuk mengekspresikan konflik yang
belum terselesaikan, selain juga berfungsi untuk:
1). Menguasai dan mengasimilasi kembali pengalaman lalu yang tidak dapat dikendalikan
sebelumnya
2). Berkomunikasi dengan kebutuhan yang tidak disadari
3). Berkomunikasi dengan orang lain
4). Menggali dan mencoba belajar bagaimana hubungan dengan diri sendiri, dunia luar dan
orang lain.

5). Mencocokan tuntutan dan dorongan dari dalam diri dengan realitas
b.

Terapi keluarga

Semua anggota keluarga perlu diikutsertakan dalam terapi keluarga. Orang tua perlu belajar
secara bertahap tentang peran meraka dalam permasalahan yang dihadapi dan
bertanggungjawab terhadap perubahan yang terjadi pada klein dan keluarga. Biasanya cukup
sulit bagi keluarga untuk menyadari bahwa keadaan dalam keluarga turut menimbulkan
gangguan pada anggota keluarganya. Oleh karena itu perawat perlu berhati-hati dalam
meningkatkan kesadaran keluarga.
c.

Terapi kelompok

Terapi kelompok dapat berupa suatu kelompok yang melakukan kegiatan atau berbicara.
Terapi kelompok ini sangat bermanfaat untuk meningkatkan uji realitas, mengendalikan
impuls (dorongan internal), meningkatkan harga diri, memfasilitasi pertumbuhan,
kematangan dan keterampilan sosial klien. Kelompok dengan lingkungan yang terapeutik
memungkinkan anggotanya untuk menjalin hubungan dan pengalaman sosial yang positif
dalam suatu lingkungan yang terkendali.
d.

Psikofarmakologi

Walaupun belum sepenuhnya diterima dalam psikiatri, tetapi bermanfaat untuk mengurangi
gejala (hiperaktif, depresi, impulsive dan ansietas) dan membantu agar pengobatan lain lebih
efektif. Pemberian obat ini tetap diawasi oleh dokter dan menggunkan pedoman yang tepat
e.

Terapi individu

Ada berbagai terapi individu, terapi bermain psikoanalisa, psikoanalitis berdasarkan


psikoterapi dan terapi bermain pengalaman. Hubungan antara klien dan terapist memberikan
kesempatan pada klien untuk mendapatkan pengalaman mengenai hubungan positif dengan
orang lain dengan penuh kasih sayang.
f.

Pendidikan pada orang tua

Pendidikan pada orang tua merupakan hal penting untuk mencegah gangguan kesehatan jiwa
klien, begitu pula untuk peningkatan kembali penyembuhan setelah dirawat. Orang tua
diajarkan tentang tahap tumbang klien, sehingga orang tua dapat mengetahui perilaku yang

sesuai dengan klien. Keterampilan berkomunikasi juga meningkatkan pengertian dan empati
antara orang tua dan anaknya.
g.

Terapi lingkungan

Konsep terapi lingkungan dilandaskan pada kejadian dalam kehidupan sehari-hari yang
dialami klien. Lingkungan yang aman dan kegiatan yang teratur dan terprogram,
memungkinkan klien untuk mencapai tugas terapeutik dan rencana penyembuhan dengan
berfokus pada modifikasi perilaku. Kegiatan yang terstruktur secara formal seperti: belajar,
terapi kelompok dan terapi rekreasi. Kegiatan ruti meliputi: bangun pagi hari, makan dan jam
tidur.
5. Evaluasi
Pada umumnya pengamatan perawat berfokus pada perubahan perilaku klien. Apakah klien
menunjukan kesadaran dan pengertian tentang dirinya sendiri melalui refleksi diri dan
meningkatnya kemampuan untuk membuat keputusan secara rasional.
Aspek yang perlu dievaluasi antara lain:

Keefektifan intervensi penaggulangan perilaku

Kemampuan untuk berhubungan dengan orang lain secara wajar

Kemampuan untuk melakukan asuhan mandiri

Kemampuan untuk menggunakan kegiatan program sebagai rekreasi dan proses


belajar

Respon terhadap peraturan dan rutinitas

Status mental secara menyeluruh

B. KOMUNIKASI DALAM PELAYANAN KEPERAWATAN JIWA

Komunikasi merupakan komponen dasar dari hubungan antar manusia dan meliputi
pertukaran informasi, perasaan, pikiran dan perilaku antara dua orang atau lebih. Komunikasi
mempunyai dua tujuan, yaitu untuk pertukaran informasi dan mempengaruhi orang lain.

Interaksi perawat dan pasien akan menghasilkan informasi untuk perawat tentang
keadaan pasien dan pada waktu yang bersamaan perawat dapat memberikan informasi
8

tentang cara-cara menyelesaikan masalah dengan strategi tertentu sehingga pasien


terpengaruh dan mau melakukannya untuk penyelesaian masalah pasien. Jika pasien
menerima dan melakukan informasi yang diberikan oleh perawat maka perilaku pasien
berubah ke arah adaptif yang merupakan hasil utama tindakan keperawatan.

Sikap dalam berkomunikasi


Sikap dalam berkomunikasi dapat ditampilkan melalui perilaku-perilaku berikut:
1. Gerakan tubuh, seperti sikap tubuh, ekspresi wajah dan sikap-sikap lain. Misalnya:
tersenyum, kontak mata, sedikit membungkuk pada saat bicara, tidak melipat tangan, tidak
menyilangkan kaki, tidak memasukkan tangan ke kantong.

2. Jarak saat berinteraksi, ruang intim sampai 50 cm, ruang pribadi 50-120 cm, dan ruang
konsultasi sosial 275-365 cm. Komunikasi terapeutik pada umumnya terjadi di ruang pribadi,
tetapi antara pasien dengan perawat tidak dibatasi meja.

3. Sentuhan, dapat digunakan dalam komunikasi terapeutik, tetapi harus dilakukan secara
tenang sambil menganalisis kondisi pasien dan respons yang mungkin akan diberikan oleh
pasien. Sentuhan tidak tepat untuk beberapa situasi, misalnya: terhadap pasien yang penuh
curiga dan tidak percaya kepada orang lain, pasien yang merupakan korban penganiayaan,
pasien yang budayanya melarang atau membatasi sentuhan. Beberapa contoh sentuhan:
bersalaman, menepuk
bahu/mengangkat jempol/tepuk tangan untuk memberikan pujian, memegang tangan pasien
pada saat pasien sedih dan menangis.

4. Diam, dapat berguna untuk memfasilitasi pasien dalam mengekspresikan pikiran dan
perasaannya. Misalnya: pada pasien menarik diri, setelah perawat mengajukan pertanyaan
maka perawat diam untuk memberi kesempatan pada pasien berpikir tentang jawaban
pertanyaan.

5. Volume dan nada suara, mempengaruhi penyampaian pesan. Pada pasien lansia volume
suara tinggi dengan nada rendah, pada pasien perilaku kekerasan, volume dan nada suara
rendah tetapi tetap tegas.

D. Penerapan komunikasi terapeutik


9

1. Penerapan komunikasi terapeutik pada individu.

Tahap pra interaksi


Sebelum bertemu dengan pasien saudara perlu mengevaluasi diri tentang kemampuan
yang saudara miliki. Jika saudara merasa tidak siap maka saudara perlu membaca kembali,
diskusi dengan teman sekelompok atau dengan tutor. Jika saudara telah siap, maka saudara
membuat rencana interaksi. Ada beberapa hal yang perlu dilakukan pada tahap ini yaitu :
evaluasi diri, penetapan perkembangan interaksi dan rencana interaksi.

a. Evaluasi diri
Beberapa pertanyaan yang dapat membantu saudara mengevaluasi diri:
_ Apa pengetahuan yang saya miliki tentang keperawatan jiwa?
_ Apa yang saya ketahui tentang latar belakang sosial budaya pasien?
_ Apa yang akan saya ucapkan saat bertemu dengan pasien?
_ Bagaimana respons saya selanjutnya jika pasien diam, menolak, marah,
atau inkoheren?
_ Bagaimana pengalaman interaksi saya dengan pasien?
_ Apakah ada kegagalan saya berinteraksi dengan pasien?
_ Jika ada, lakukan koreksi dengan cara membaca cara-cara berhubungan
dengan pasien, konsultasi dengan tutor, diskusi dengan teman
sekelompok.
_ Bagaimana tingkat kecemasan saya?
_ Jika cemas ringan, laksanakan interaksi.
_ Jika cemas sedang sampai berat, konsultasi dengan tutor dan tunda kontak
dengan pasien sampai saudara dapat mengatasi kecemasan.

b. Penetapan perkembangan interaksi dengan pasien.


Beberapa pertanyaan berikut dapat digunakan untuk menetapkan tahap
perkembangan interaksi dengan pasien.
_ Apakah saat ini pertemuan/kontak pertama?
_ Apakah pertemuan lanjutan?
_ Apa tujuan pertemuan ini? Pengkajian / observasi / pemantauan / tindakan
keperawatan / terminasi?
10

_ Apa tindakan yang akan saya lakukan?


_ Bagaimana cara melakukannya?
Setelah saudara tetapkan status interaksi yang akan dilaksanakan, maka
saudara perlu membuat rencana interaksi.

c. Rencana interaksi
_ Siapkan rencana percakapan yang akan saudara lakukan pada saat
berinteraksi dengan pasien.
_ Tehnik komunikasi apa yang akan saudara ucapkan, kaitkan dengan tujuan
saudara melakukan interaksi dengan pasien. Hal ini berhubungan dengan
tahapan interaksi yang akan dilakukan.
_ Tehnik observasi apa yang perlu saudara lakukan selama berhubungan
dengan pasien.
_ Apa langkah-langkah tindakan keperawatan yang akan saudara lakukan
sesuaikan dengan Standar Operasional Prosedur (SOP).

11

C, FORMULIR DAN PETUNJUK CARA PENGISIAN PENGKAJIAN


KEPERAWATAN KESEHATAN JIWA

FORMULIR PENGKAJIAN KEPERAWATAN KESEHATAN JIWA

RUANG RAWAT: ............................. TANGGAL DIRAWAT: .......................

I. IDENTITAS KLIEN
Inisial

: .................................... Tanggal Pengkajian : ..............................

Umur

: ..................................... RM. No.

Informan

: ....................................

: .............................

II. ALASAN MASUK


..........................................................................................................................................
......................................................................................................................................................
......................................................................................................................................................
..................

III. FAKTOR PREDISPOSISI


1. Pernah mengalami gangguan jiwa masa lalu? ya tidak
2. Pengobatan sebelumnya : berhasil Kurang berhasil tidak berhasil
3. Pelaku/Usia Korban/Usia Saksi/Usia
Aniaya fisik
Aniaya seksual
Penolakan
Kekerasan dalam keuarga
Tindakan kriminal

Jelaskan No. 1,2,3:


..........................................................................................................................................
......................................................................................................................................................
..............................................................

12

Masalah Keperawatan :
..........................................................................................................................................
......................................................................................................................................................
..............................................................
4. Adakah anggota keluarga yang mengalami gangguan jiwa ya tidak
Hubungan keluarga gejala Riwayat penyakit
........................................... ........................................... ...........................................
........................................... ........................................... ...........................................
Masalah Keperawatan :
..........................................................................................................................................
......................................................................................................................................................
............

5. Pengalaman masa lalu yang tidak menyenangkan


..........................................................................................................................................
......................................................................................................................................................
............
Masalah Keperawatan :
..........................................................................................................................................
......................................................................................................................................................
............

IV. FISIK
1. Tanda Vital : TD: ............... N: ............... S: ...............P: ....................
2. Ukur : TB: ............... BB: ...............
3. Keluhan fisik : Ya Tidak
Jelaskan:
..........................................................................................................................................
......................................................................................................................................................
............

Masalah Keperawatan:

13

..........................................................................................................................................
......................................................................................................................................................
..................................................
V. PSIKOSOSIAL
1. Genogram
Masalah Keperawatan:
..........................................................................................................................................
......................................................................................................................................................
............

2. Konsep diri:
a. Gambaran diri

: ...............................................................................................

b. Identitas

: ...............................................................................................

c. Peran

: ...............................................................................................

d. Ideal diri

: ...............................................................................................

e. Harga diri

: ...............................................................................................

Masalah Keperawatan:
..........................................................................................................................................
......................................................................................................................................................
............

3. Hubungan sosial:
a. Orang berarti : ....................................................................................................
b. Peran serta dalam kegiatan kelompok/masyarakat:.............................................
c. Hambatan dalam berhubungan dengan orang lain:..............................................

Masalah Keperawatan :
..........................................................................................................................................
......................................................................................................................................................
............

4. Spiritual:
a. Nilai dan keyakinan

:..................................................................

b. Kegiatan ibadah

: ..................................................................
14

Masalah Keperawatan :
......................................................................................................................................................
.........................
VI. STATUS METAL
1. Penampilan
tidak rapi penggunaan pakaian Cara berpakaian tidak sesuai seperti biasanya
Jelaskan:
......................................................................................................................................................
......................... ............................................................................................................................
...................................................
Masalah Keperawatan:
......................................................................................................................................................
......................... ............................................................................................................................
...................................................

2. Pembicaraan
Cepat Keras Gagap Inkoheren
Apatis Lambat Membisu Tidak mampu memulai pembicaraan
Jelaskan:
......................................................................................................................................................
......................... ............................................................................................................................
...................................................
Masalah Keperawatan:
......................................................................................................................................................
......................... ............................................................................................................................
...................................................

3. Aktivitas Motorik
Lesu Tegang Gelisah Agitasi
Tik Grimasen Tremor Kompulsif
Jelaskan:
......................................................................................................................................................
......................... ............................................................................................................................
...................................................
15

Masalah Keperawatan:
......................................................................................................................................................
......................... ............................................................................................................................
...................................................

4. Alam Perasaan
Sedih Ketakutan Putus asa Kawatir Gembira berlebihan
Jelaskan:
......................................................................................................................................................
......................... ............................................................................................................................
...................................................
Masalah Keperawatan :
......................................................................................................................................................
......................... ............................................................................................................................
...................................................

5. Afek
Datar Tumpul Labil Tidak sesuai
Jelaskan:
......................................................................................................................................................
......................... ............................................................................................................................
...................................................
Masalah Keperawatan :
......................................................................................................................................................
......................... ............................................................................................................................
...................................................
6. Interaksi selama wawancara
Bermusuhan Tidak kooperatif Mudah tersinggung
Kontak mata kurang Defensif Curiga
Jelaskan:
......................................................................................................................................................
......................... ............................................................................................................................
...................................................
16

Masalah Keperawatan :
......................................................................................................................................................
......................... ............................................................................................................................
...................................................
7. Persepsi
Pendengaran Penglihatan Perabaan
Pengecapan Penghidu

Jelaskan:
......................................................................................................................................................
......................... ............................................................................................................................
...................................................

Masalah Keperawatan :
......................................................................................................................................................
......................... ............................................................................................................................
...................................................

8. Proses Pikir
Sirkumstansial Tangensial Kehilangan asosiasi
Fligt of ideas Blocking Pengulangan pembicaraan/
perseverasi
Jelaskan:
......................................................................................................................................................
......................... ............................................................................................................................
...................................................
Masalah Keperawatan :
......................................................................................................................................................
......................... ............................................................................................................................
...................................................

9. Isi Pikir
Obsesi Fobia Hipokondria
17

Depersonalisasi Ide yang terkait Pikiran magis


Jelaskan:
......................................................................................................................................................
......................... .............................................................................................................Masalah
Keperawatan :
......................................................................................................................................................
......................... ............................................................................................................................
...................................................
Waham
Agama Somatik Kebesaran Curiga
Nihilistik Sisip pikir Siar pikir Kontrol pikir
Jelaskan:
......................................................................................................................................................
......................... .............................................................................................................Masalah
Keperawatan :
......................................................................................................................................................
......................... ............................................................................................................................
...................................................
10. Tingkat kesadaran
Bingung Sedasi Stupor
Disorientasi
Waktu Tempat Orang
Jelaskan:
......................................................................................................................................................
....................................................................
Masalah Keperawatan :
......................................................................................................................................................
......................... ............................................................................................................................
...................................................

11. Memori
Gangguan daya ingat jangka panjang Gangguan daya ingat jangka pendek
Gangguan daya ingat saat ini Konfabulasi

18

Jelaskan:
......................................................................................................................................................
......................... .............................................................................................................
Masalah Keperawatan :
......................................................................................................................................................
......................... ............................................................................................................................
...................................................

12. Tingkat konsentrasi dan berhitung


Mudah beralih Tidak mampu berkonsentrasi Tidak mampu berhitung sederhana
Jelaskan:
......................................................................................................................................................
......................... ...........................................................................................................
Masalah Keperawatan :
......................................................................................................................................................
......................... ............................................................................................................................
...................................................

13. Kemampuan penilaian


Gangguan ringan Gangguan bermakna
Jelaskan:
......................................................................................................................................................
......................... ............................................................................................................
Masalah Keperawatan :
......................................................................................................................................................
......................... ............................................................................................................................
...................................................

14. Daya tilik diri


Mengingkari penyakit yang diderita Menyalahkan hal-hal diluar dirinya
Jelaskan:
......................................................................................................................................................
......................... ...........................................................................................................
19

Masalah Keperawatan :
......................................................................................................................................................
......................... ............................................................................................................................
...................................................

VII. KEBUTUHAN PERSIAPAN PULANG


1. Makan
Bantuan minimal Bantuan total

2. BAB/BAK
Bantuan minimal Bantuan total
Jelaskan:
......................................................................................................................................................
......................................................................................................................................................
..........................................
Masalah Keperawatan :
......................................................................................................................................................
......................................................................................................................................................
..........................................

3. Mandi
Bantuan minimal Bantuan total
4. Berpakaian/berhias
Bantuan minimal Bantuan total

5. Istirahat dan tidur


Tidur siang : ....................................................................................................
Tidur malam : .....................................................................................................
Kegiatan sebelum dan sesudah tidur: ....................................................................
6. Penggunaan obat
Bantuan minimal Bantuan total
7. Pemeliharaan kesehatan
Ya Tidak
Perawatan lanjutan
20

Sistem pendukung
8. Kegiatan didalam rumah
Ya Tidak
Mempersiapkan makanan
Menjaga kerapian rumah
Mencuci pakaian
Pengaturan keuangan
9. Kegiatan diluar rumah
Ya Tidak
Belanja
Transportasi
Lain-lain
Jelaskan:
......................................................................................................................................................
............................... ......................................................................................................................
...............................................................
Masalah Keperawatan :
......................................................................................................................................................
............................... ......................................................................................................................
...............................................................
VIII. MEKANISME KOPING
Adaptif Maladaptif
Bicara dengan orang lain Minum alkohol
Mampu menyelesaikan masalah Reaksi lambat/berlebih
Teknik relaksasi Bekerja berlebihan
Aktivitas konstruktif Menghindar
Olahraga Mencederai diri
Lainnya .................... Lainnya : ............................................
Masalah Keperawatan:
......................................................................................................................................................
.................................. ...................................................................................................................
.....................................................................

21

IX. MASALAH PSIKOSOSIAL DAN LINGKUNGAN


Masalah dengan dukungan kelompok, spesifik: .....................................................................
Masalah berhubungan dengan lingkungan, spesifik: ..............................................................
Masalah dengan pendidikan, spesifik: ...................................................................................
Masalah dengan perumahan, spesifik: ..................................................................................
Masalah ekonomi, spesifik: ....................................................................................................
Masalah dengan pelayanan kesehatan, spesifik: ..................................................................
Masalah lainnya, spesifik: ......................................................................................................
Masalah Keperawatan:
......................................................................................................................................................
.................................. ...................................................................................................................
.....................................................................

X. PENGETAHUAN KURANG TENTANG:


Penyakit jiwa Sistem pendukung
Faktor predisposisi Penyakit fisik
Koping Obat-obatan
Lainnya .....................................................................................
Masalah Keperawatan:
......................................................................................................................................................
.................................. ...................................................................................................................
.....................................................................

XI. ANALISA DATA

XII. ASPEK MEDIK


Diagnosa medik :
Terapi medik : ............................................................................
............................................................................
............................................................................
22

............................................................................

XIII. DAFTAR MASALAH KEPERAWATAN


......................................................................................................................................................
......................................................................................................................................................
......................................................................................................................................................
......................................................................................................................................................
........................................................................................................................................ .............
......................................................................................................................................................
......................................................................................................................................................
......................................................................................................................................................
......................................................................................................................................................
...........................................................................................................................
......................................................................................................................................................
......................................................................................................................................................
......................................................................................................................................................
......................................................................................................................................................
........................................................................................................................................
......................................................................................................................................................
......................................................................................................................................................
......................................................................................................................................................
......................................................................................................................................................
........................................................................................................................................

XIV. DAFTAR DIAGNOSA KEPERAWATAN


......................................................................................................................................................
......................................................................................................................................................
......................................................................................................................................................
......................................................................................................................................................
........................................................................................................................................
......................................................................................................................................................
......................................................................................................................................................
......................................................................................................................................................
23

......................................................................................................................................................
........................................................................................................................................
......................................................................................................................................................
......................................................................................................................................................
......................................................................................................................................................
......................................................................................................................................................
........................................................................................................................................
Kendari, 15 Juli 2010
Mahasiswa,
( ilham )

24

PETUNJUK TEKNIS PENGISIAN FORMAT PENGKAJIAN


KEPERAWATAN KESEHATAN JIWA

Setiap melakukan pengkajian, tulis tempatklien dirawat dan tanggal dirawat

I. IDENTITAS KLIEN
1. Perawat yang merawat klien melakukan perkenalan dan kontrak dengan klien: nama
perawat, nama klien, panggilan perawat, panggilan klien, tujuan, waktu, tempat
pertemuan, topik yang akan dibicarakan
2. Usia dan No. RM bisa dilihat RM
3. Mahasiswa menuliskan sumber data yang didapat

II. ALASAN MASUK


Tanyakan kepada klien/keluarga:
1. Apa yang menyababkan klien/keluarga datang ke Rumah Sakit saat ini?
2. Apa yang sudah dilakukan oleh keluarga untuk mengatasi masalah ini?
3. Bagaimana hasilnya?

III. FAKTOR PREDISPOSISI


1. Tanyakan kepada klien/keluarga apakah klien pernah mengalami gangguan jiwa
dimasa lalu, bila ya beri tanda V pada kotak ya dan bila tidak beri tanda V pada
kotak tidak.
2. Apabila pada poin 1 ya maka tanyakan bagaimana hasil pengobatan sebelumnya
apabila dia dapat beradatasi di masyarakat tanpa gejala-gejala gangguan jiwa maka
beri tanda V pada kota berhasil, apabila dia dapat beradaptasi tapi masih ada
gejala-gejala sisa maka beri tanda V pada kotak kurang berhasil, apabila tidak
ada kemajuan atau gejala-gejala bertambah atau menetap maka beritanda V pada
kotak : Tidak berhasil
3. Tanyakan pada klien apakah klien pernah melakukan dan atau mengalami dan atau
menyaksikan penganiayaan fisik, seksual, penolakan dari lingkungan, kekerasan
dalam keluarga dan tindakan kriminal, beri tanda V sesuai dengan penjelasan
klien/keluarga aakah klien sebagai pelaku dan atau korban, dan atau saksi, maka beri
tanda V pada kotak pertama, isi usia saat kejadian pada kotak kedua. Jika klien
pernah sebagai pelaku dan korban dan saksi (2 atau lebih) tuliskan pada penjelasan.
25

a. Beri penjelasan secara singkat dan jelas tentang kejadian yang dialami klien
terkait no. 1,2,3.
b. Masalah keperawatan ditulis sesuai data
4.

Tanyakan kepada klien/keluarga apakah ada anggota keluarga lainnya yang


mengalami gangguan jiwa, jika ada beri tanda V pada kotak ya dan jika tidak
beri tanda V pada kotak tidak. Apabila ada aqnggota keluarga lama yang
mengalami gangguan jiwa maka tanyakan bagaimana hubungan klien dengan
anggota keluarga tersebut. Tanyakan apa gejala yang dialami serta riwayat
pengobatan dan perawatan yang pernah diberikan pada anggoita keluarga tersebut.

5.

Tanyakan kepada klien/keluarga tentang pengalaman yang tidak menyenangkan


(kegagalan, kehilangan, perpisahan, kematian, trauma selama tumbuh kembang)
yang pernah dialami klien masa lalu.

IV. FISIK
Pengkajian fisik dofokuskan pada sistem dan fungsi organ
1.

Ukur dan observasi tanda-tanda vital: tekanan darah, nadi, suhu, pernapasan klien.

2.

Ukur tinggi badan dan berat badan klien

3.

Tanyakan kepada klien/keluarga, apakah ada keluhan fisik , apakah ada kleuhan
fisik yang dirasakan oleh klien, bila ada beri tanda V di kotak ya dan bila tidak
beri tanda V pada kjotak tidak.

4.

Kaji lebih lanjut sitem dan fungsi organ dan jelaskan sesuai dengan keluhan yang
ada.

5.

masalah keperawatan ditulis sesuai dengan data yang ada.

V. PSIKOSOSIAL
1. Genogram
o Buatlah genogram minimal tiga genarasi yang dapat menggambarkan hubungan klien dan
keluarga. Contoh:
= perempuan

= laki-laki

= meninggal

26

= tinggal serumah

= orang yang dekat

= klien
= hamil

= umur klien
= kembar
o Jelaskan masalah yang terkait dengan komunikasi, pengambilan keputusan dan pola asuh
o Masalah keperawatan ditulis sesuai dengan data

2. Konsep diri:
a. Gambaran diri
Tanyakan persepsi klien terhadap tubuhnya, bagian tubuhnya yang disukai dan tidak
disukai.
b. Identitas diri. Tanyakan:
Satus dan posisi klien sebelum dirawat
Kepuasan klien terhadap status dan posisinya (sekolah, tempat kerja, kelompok)
Kepuasan klien sebagai laki-laki/perempuan
c. Peran. Tanyakan:
Tugas/peran yang diemban dalam keluarga/kelompok/masyarakat
Kemampuan klien dalam melaksanakan tugas/peran tersebut
d. Ideal diri. Tanyakan:
Harapan terhadap tubuh, posisi, status, tugas/peran.
Harapan klien terhadap lingkungan (keluarga, sekolah, tempat kerja, masyarakat)
Harapan klien terhadap penyakitnya
e. Harga diri. Tanyakan:
Hubungan klien dengan orang lain sesuai dengan kondisi no. 2 a, b, c, d.
Penilaian/penghargaan orang lain terhadap diri dan kehidupannya.
Masalah keperawatan ditulis sesuai dengan data

3. Hubungan sosial:

27

o Tanyakan pada klien siapa orang yang berarti dalam kehidupannya, tempat mengadu,
tempat bicara, minta bantuan atau sokongan.
o Tanyakan pada klien kelompok apa saja yang diikuti dalam masyarakat
o Tanyakan pada klien sejauh mana ia terlibat dalam kelompok dimasyarakat.
Masalah keperawatan ditulis sesuai data

4. Spiritual:
a. Nilai dan keyakinan: tanyakan:
Pandangan dan keyakinan, terhadap gangguan jiwa sesuai dengan norma budaya dan
agama yang dianut.
Pandangan masyarakat stempat tentang gangguan jiwa
b. Kegiatan ibadah: Tanyakan:
- Kegiatan ibadah dirumah secara individu dan kelompok
- Pendapat klien/keluarga tenbtang kegiatan ibadah
c. Masalah Keperawatan ditulis sesuai data

XV. STATUS METAL


Beri tanda V pada kotak sesuai dengan keadaan klien boleh lebih dari satu.
1. Penampilan
o

Data ini didapatkan melalui hasil observasi perawat/keluarga:

Penampilan tidak rapi jika dari ujung rambut sampai kaki ada yang tidak rapi. Misal:
rambut acak-acakan, kancing baju tidak tepat, resleting tidak dikunci, baju terbalik,
baju tidak diganti-ganti.

Penggunaan pakaian tidak sesuai, misalnya: pakaian dalam dipakai diluar baju

Cara berpakaian tidak seperti biasanya jika penggunaan pakaian tidak tepat (waktu,
tempat, identitas, situasi/kondisi)

Jelaskan hal-hal yang ditampilkan klien dan kondisi lain yang tidak tercantum

Masalah keperawatan ditulis sesuai dengan data.

2. Pembicaraan
o

Amati pembicaraan yang ditemukan pada klien, apakah cepat, keras, gagap, membisu,
apatis, dan atau lambat.

Bila pembicaraan berpindah-pindah dari stu kalimat ke kalimat lain yang tidak ada
kaitannya beri tanda V pada kotak inkoheren.

Jelaskan hal-hal yang tidak tercantum


28

Masalah Keperawatan ditulis sesuai dengan data.

3. Aktivitas Motorik
o

Data ini didapatkan melalui hasil observasi perawat/keluarga.

Lesu, tegang, gelisah sudah jelas

Agitasi: gerakan motorik yang menunjukkan kegelisahan

Tik: gerakan-gerakan kecil pada otot muka yang tidak terkontrol

Grimasen: gerakan otot muka yang berubah-ubah yang tidak dapat dikontrol klien

Tremor: jari-jari yang tampak gemetar ketika klien menjulurkan tangan dan
merentangkan jari-jari

Kompulsif: kegiatan yang dilakukan berulang-ulang, seperti berulang kali mencucui


tangan, mencuci muka, mandi, mengeringkan tangan dan sebagainya.

Jelaskan aktivitas yang ditampilkan klien dan kondisi lain yang tidak tercantum

Masalah keperawatan ditulis sesuai dengan data.

4. Alam Perasaan
o

Data ini didapatkan melalui hasil observasi perawat/keluarga.

Sedih, putus asa, gembira yang berlebihan sudah jelas.

Ketakutan: objek yang ditakuti sudah jelas

Khawatir: objeknya belum jelas

Jelaskan kondisi lain yang tidak tercantum

Masalah keperawatan ditulis sesuai dengan data

5. Afek
o Data ini didapatkan melalui hasil observasi perawat/keluarga.
o Datar: tidak ada perubahan roman muka saat ada stimulus yang
menyenangkan atau menyedihkan.
o Tumpul: hanya bereaksi bila ada stimulus emosi yang kuat
o Labil: emosi yang cepat berubah-ubah
o Tidak sesuai: emosi yang tidak sesuai atau bertentangan dengan stimulus yang
ada
o Jelaskan hal-hal yang tidak tercantum
o Masalah keperawatan ditulis sesuai dengan data
29

6. Interaksi selama wawancara


o Data ini didapatkan melalui hasil wawancara dan observasi perawat/keluarga.
o Bermusuhan, tidak koopretaif, mudah tersinggung sudah jelas
o Kontak mata kurang: tidak mau menatap lawan bicara
o Defensif: selalu berusaha mempertahankan pendapat dan kebenaran dirinya
o Curiga: menunjukkan sikap/perasaan tidak percaya pada orang lain
o Jelaskan hal-hal yang tidak tercantum
o Masalah keperawatan ditulis sesuai dengan data

7. Persepsi
o Jenis-jenis halusinasi sudah jelas, kecuali penghidu sama dengan penciuman
o Jelaskan isi halusinasi, frekuensi, gejala yang tampak pada saat klien
berhalusinasi
o Masalah keperawatan ditulis sesuai dengan data

8. Proses Pikir
o Data diperoleh dari hasil observasi dan saat wawancara
o Sirkumstansial: pembicaraan yang berbelit-belit tetapi sampai pada tujuan
pembicaraan
o Tangensial: pembicaraan yang berbelit-belit tetapi tidak sampai pada tujuan
o Kehilangan asosiasi: pembicaraan yang tidak ada hubungan antara satu
kalimat dengan kalimat lainnya, dan klien tidak menyadarinya
o Fligh of ideas: pembicaraan yang meloncat dari satu topik ke topik lainnya,
masih ada hubungan yang tidak logis dan tidak sampai pada tujuan.
o Blocking: pembicaraan terhenti tiba-tiba tanpa gangguan eksternal kemudian
dilanjutkankembali
o Perseverasi: pembicaraan yang diulang berkali-kali
o Jelaskan apa yang dikatakan oleh klien pada saat wawancara
o Masalah keperawatan ditulis sesuai dengan data

9. Isi Pikir
o Data ini didapatkan melalui wawancara

30

o Obsesi:

pikiran

yang

selalu

muncul

walaupun

klien

berusaha

menghilangkannya
o Phobia: ketakutan yang patologis/ tidak logis terhadap objek/situasi tertentu
o Hopikondria: keyakinan terhadap adanya gangguan organ dalam tubuh yang
tidak sebenarnya tidak ada
o Depersonalisasi: perasaan klien yang asing terhadap diri sendiri, orang atau
lingkungan
o Ide yang terkait: keyakinan klien terhadap kejadian yang terjadi dilingkungan
yang bermakna dan terkait pada dirinya.
o Pikiran magis: keyakinan klien tentang kemampuannya melakukan hal-hal
yang mustahil diluar kemampuannya.

Waham:
o Agama: keyakinan klien terhadap suatu agama secara berlebihan dan
diucapkan secara berulang tetapi tidak sesuai dengan kenyataan.
o Somatik: klien mempunyai keyakinan tentang tubuhnya dan dikatakan secara
berulang yang tidak sesuai dengan kenyataan
o Kebesaran:

klien

mempunyai

keyakinan

yang

berlebihan

terhadap

kemampuannya yang disampaikan secara berulang yang tidak sesuai dengan


kenyataan
o Curiga: klien mempunyai keyakinan bahwa ada seseorang atau kelompok
yang berusaha merugikan atau mencederai dirinya yang disampaikan secara
berulang dan tidak sesuai dengan keyakinan.
o Nihilistik: klien yakin bahwa dirinya sudah tidak ada di dunia/ meninggal
yang dinyatakan secara berulang yang tidak sesuai dengan kenyataan

Waham yang bizar


o Sisip pikir: klien yakin ada ide pikiran orang lain yang disisipkan didalam
pikiran yang disampaikan secara berulang dan tidak sesuai dengan kenyataan
o Siar pikir: klien yakin bahwa orang lain mengetahui apa yang dia pikirkan
walaupun dia tidak menyatakan kepada orang tersebut yang dinyakan secara
berulang dan tidak sesuai dengan kenyataan.
o Kontrol pikir: klien yakin pikirannya dikontrol oleh kekuatan dari luar
o Jelaskan apa yang dikatakan oleh klien pada saat wawancara
31

o Masalah keperawatan ditulis sesuai dengan data


10. Tingkat kesadaran
o Data tentang bingung dan sedasi diperoleh melalui wawancara dan observasi,
stupor diperoleh melalui observasi, orientasi klien (waktu, tempat, orang)
diperoleh melalui wawancara
o Bingung: tampak bingung atau kacau
o Sedasi: mengatakan merasa melayang-layang antara sadar/tidak sadar
o Stupor: gangguan motorik seperti kekakuan, gerakan-gerakan yang diulang,
anggota tubuh klien dapat dikatakan dalam sikap canggung dan dipertahankan
klien. Tapi klien mengerti semua yang terjadi dilingkungan.
o Orientasi waktu, tempat, orang jelas.
o Jelaskan data obyektif dan subyektif yang terkait hal-hal diatas
o Masalah keperawatan ditulis sesuai dengan data
o Jelaskan apa yang dikatakan oleh klien pada saat wawancara.

11. Memori
o Data ini didapatkan melalui wawancara
o Gangguan daya ingat jangka panjang: tidak dapat mengingat kejadian yang
terjadi lebih dari satu bulan
o Gangguan daya ingat jangka pendek: tidak dapat mengingat kejadian yang
terjadi dalam minggu terakhir
o Gangguan daya ingat saat ini: tidak dapat mengingat kejadian yang baru saja
terjadi
o Jelaskan data obyektif dan subyektif yang terkait hal-hal diatas
o Masalah keperawatan ditulis sesuai dengan data
o Jelaskan apa yang dikatakan oleh klien pada saat wawancara.

12. Tingkat konsentrasi dan berhitung


o Data ini didapatkan melalui wawancara
o Mudah dialihkan: perhatian klien mudah berganti dari satu objek ke objek lain
o Tidak mampu berkonsentarsi: klien selalu minta agar pertanyaan diulang/
tidak dapat menjelaskan kembali pembicaraan
o Tidak mampu berhitung: tidak dapat melakukan penambahan/pengurangan
pada benda-benda nyata
32

o Jelaskan sesuai data terkait


o Masalah keperawatan ditulis sesuai dengan data

13. Kemampuan penilaian


o Gangguan kemampuan penilaian ringan: dapat mengambil keputusan yang
sederhana dengan bantuan orang lain. Contoh: berikan kesempatan pada klien
untuk memilih mandi dulu sebelum makan atau makan dulu sebelum mandi.
Jika diberi penjelasan klien dapat mengambil keputusan
o Gangguan kemampuan penilaian bermakna: tidak mampu mengambil
keputusan walaupun dibantu orang lain. Contoh: berikan kesempatan pada
klien untuk memilih mandi dulu sebelum makan atau makan dulu sebelum
mandi. Jika diberi penjelasan klien masih tidak mampu mengambil keputusan
o Jelaskan sesuai data terkait
o Masalah keperawatan ditulis sesuai dengan data.

14. Daya tilik diri


o Data ini didapatkan melalui wawancara
o Mengingkari penyakit yang diderita: tidak menyadari gejala penyakit
(perubahan fisik, emosi) pada dirinya danmerasa tidak perlu pertolongan.
o Menyalahkan hal-hal diluar dirinya: menyalahkan orang lain/lingkungan yang
menyebabkan kondisi saat ini.
o Jelaskan sesuai data terkait
o Masalah keperawatan ditulis sesuai dengan data

XVI. KEBUTUHAN PERSIAPAN PULANG


1. Makan
o Obsevasi dan tanyakan tentang frekuensi, jumlah, variasi, macam (suka/tidak
suka/pantang) dan cara makan
o Observasi kemampuan klien dalam menyiapkan dan membersihkan alat
makan.

2. BAB/BAK
Observasi kemampuan klien untuk BAB/BAK
o Pergi menggunakan dan membersihkan WC
33

o Membersihkan diri dan merapikan pakaian

3. Mandi
Observasi dan tanyakan tentang frekuensi, cara mandi, menyikat gigi, cuci
rambut, gunting kuku, cukur (kumis, jenggot, dan rambut)
Observasi kebersihan tubuh dan bau badan

4. Berpakaian/berhias

Observasi kemampuan klien dalam mengambil, memilih, dan mengenakan


pakaian dan alas kaki

Observasi penampilan dandanan klien

Tanyakan dan observasi frekuensi ganti pakaian

Nilai kemampuan yang harus dimiliki klien: mengambil, memilih, dan


mengenakan pakaian.

5. Istirahat dan tidur

Observasi dan tanyakan tentang:

Lama dan waktu tidur siang/tidur malam

Persiapan sebelum tidur seperti: menyikat gigi, cuci kaki dan berdoa

Kegiatan sesudah tidur, seperti: merapikan tempat tidur, mandi/cuci muka dan
menyikat gigi

1. Penggunaan obat
Observasi dan tanyakan kepada klien dan keluarga tentang:
Penggunaan obat: frekuensi, jenis, dosis, waktu, dan cara.
Reaksi obat

2. Pemeliharaan kesehatan
Tanyakan kepada klien dan keluarga tentang:
Apa, bagaimana, kapan dan kemana, perawatan dan pengobatan lanjut.
Siapa saja sistem pendukung yang dimiliki (keluarga, teman,institusi, dan lembaga
pelayanan kesehatan) dan cara penggunaannya.

3. Kegiatan didalam rumah


34

Tanyakan kemampuan klien dalam:


Merencanakan, mengolah dan menyajikan makanan
Merapikan rumah (kamar tidur, dapur, menyapu, mengepel)
Mencuci pakaian sendiri
Mengatur kebutuhan biaya sehari-hari
4. Kegiatan diluar rumah
Tanyakan kemampuan klien:
Belanja untuk keperluan sehari-hari
Dalammelakukan perjalanan mandiri dengan jalan kaki, menggunakan kendaraan
pribadi, kendaraan umum.
Kegiatan lain yang dilakukan klien diluar rumah (bayar listrik/telpon/air, kantor pos,
dan bank)
XVII. MEKANISME KOPING
Data didapat melalui wawancara pada klien atau keluarganya. Beri tanda V pada
kotak koping yang dimilki klien, baik adaptif maupun maladaptif.
XVIII. MASALAH PSIKOSOSIAL DAN LINGKUNGAN
Data didaptkan melalui wawncara pada klien atau keluarganya. Pada tiap masalah
yang dimiliki klien beri uraian spesifik, singkat, dan jelas.
XIX. PENGETAHUAN KURANG TENTANG:
Data didaptkan melalui wawancara pada klien. Pada tiap item yang dimiliki oleh klien
simpulkan dalam masalah
XX. ASPEK MEDIK
Tuliskan diagnosa medik klien yang telah dirumuskan oleh dokter yang merawat.
Tuliskan obat-obatan klien saat ini, baik obat fisik, psikofarmaka dan terapi lain
XXI. DAFTAR MASALAH KEPERAWATAN
Tuliskan semua masalah disertai data pendukung, yaitu data subyektif dan adat
objektif
Buatlah pohon masalah dari data yang telah dirumuskan
XXII. DAFTAR DIAGNOSA KEPERAWATAN
Rumuskan diagnosis denganrumusan P (permasalahan) dan E (etiologi) berdasarkan
pohon masalah
Urutkan diagnosis sesuai dengan prioritas

35

Pada akhir pengkajian, tulis tempat dan tanggal pengkajian serta tanda tangan dan
nama jelas perawat.

36

BAB III
KESIMPULAN DAN SARAN

A. Kesimpulan
Kesehatan jiwa bukan hanya tidak ada gangguan jiwa, melainkan mengandung
berbagai karakteristik yang positif yang menggambarkan keselarasan dan keseimbangan
kejiwaan yang mencerminkan kedewasaan kepribadiannya.
Dari kasus diatas dapat disimpulkan bahwa masalah ekonomi merupakan salah satu
masalah yang paling sering menyebabkan gangguan jiwa di Indonesia. Himpitan ekonomi
yang semakin besar dikarenakan penghasilan yang tidak dapat memenuhi kebutuhan hidup
sehari-hari dapat menjadi salah satu pencetus untuk seseorang bunuh diri. Saat ini masalah
ganguan jiwa semakin meningkat. Beban hidup yang semakin berat, diperkirakan menjadi
salah satu penyebab bertambahnya klien gangguan jiwa. Terutama karena meningkatnya
harga-harga semua bahan pokok, BBM dan adanya era globalisasi.
B. Saran
Seluruh perawat agar meningkatkan pemahamannya terhadap berbagai trend dan isu
keperawatan jiwa di Indonesia sehingga dapat dikembeangkan dalam tatanan layanan
keperawatan.

37

DAFTAR PUSTAKA
Anonim. 2008. STANDAR PRAKTEK KEPERAWATAN JIWA. (online), terdapat
dalam http://www.standarpraktekkeperawatanjiwa Moveamuras Weblog.htm)
(diakses pada tanggal 17 maret 2013)
Doenges, Marylinn E, dkk. 2007. Rencana Asuhan Keperwatan Psikiatri. Jakarta:
EGC
Keliat, Budi Anna, dkk. 1999. Proses kepearawatan Kesehatan Jiwa. Jakarta: EGC.
Stuart, Gail W. Buku Saku Keperwatan Jiwa Edisi 5. Jakarta: EGC.
Yosep, Iyus. 2007. Keperawatan jiwa. Bandung: Refika Aditama

38