Anda di halaman 1dari 22

BIODATA

Nama Lengkap Alamat : :


Drs. Bambang Istidjab, M.M Jl.Lobak no 72, Depok Utara. Kota Depok 16421 1. Staff DEPHUB 1972-1978 2. Kasubag Perbendaharaan DEPHUB 1978-1988 3. Kabag Verifikasi & Pembukuan Anggaran Rutin DEPHUB 1988-1989 4. Kabag Anggaran Rutin DEPHUB 1989-1995 5. Direktur Keuangan PT.Pelabuhan Indonesia IV (PERSERO) Makassar 1995-2002 6. Dosen STIP dan STMT Trisakti (Lektor Kepala) / Pembina Utama Muda (IV/d) 2002 sampai sekarang

Pengalaman bekerja

POKOK POKOK BAHASAN


I. PENDAHULUAN

II. PERENCANAAN LOKASI PABRIK ATAU PERUSAHAAN III. MATERIAL HANDLING

IV. EOQ (ECONOMIC ORDER QUANTITY)


V. METODE TRANSPORTASI VI. PROGRAM EVALUASI DAN REVIU TEKNIK (PERT)/ NETWORKING PLANNING

PENGERTIAN MANAJEMEN
Menyelenggarakan sesuatu dengan menggerakkan orangorang, uang, mesin-mesin dan alat-alat sesuai dengan kebutuhan (Prof. Dr. Prajudi Atmosudirdjo, SH) Seni memperoleh sesuatu/ hasil melalui orang lain The art of getting thing done through people (Lawrence AA & Mary Parker Follet) Suatu proses yang khas yang terdiri dari perencanaan, pengorganisasian, penggerakan pelaksanaan dan pengendalian yang dilakukan untuk menentukan serta mencapai sasaran yang telah ditentukan dengan memanfaatkan sumber daya manusia dan sumber daya lainnya (G.R. Terry)

PENGERTIAN MANAJEMEN (LANJUTAN)

Ilmu Manajemen

Fungsi manajemen Perencanaan pemimpinan Pengendalian Pengorganisasian

Tujuan yang diharapkan oleh organisasi

INTI MANAJEMEN
KEPEMIMPINAN - LEADERSHIP Merupakan inti dari manajemen, karena : Kepemimpinan merupakan motor atau daya penggerak daripada semua sumber-sumber dan alat- alat (resources) yang tersedia bagi suatu organisasi

FUNGSI FUNGSI MANAJEMEN


PLANNING (MERENCANAKAN)

Proses menetapkan sasaran dan tindakan yang perlu untuk mencapai sasaran tadi
ORGANIZING (MENGORGANISASIKAN)

Proses memperkerjakan dua orang atau lebih untuk bekerja sama dalam cara terstruktur guna mencapai sasaran spesifik atau beberapa sasaran
ACTUATING/ EXECUTING (PELAKSANAAN)

Pelaksanaan program-program yang untuk mencapai tujuan dan sasaran


CONTROLLING (PENGENDALIAN)/ EVALUATING (EVALUASI)

sudah

direncanakan

Proses untuk memastikan bahwa aktivitas sebenarnya sesuai dengan aktivitas yang direncanakan

UNSUR-UNSUR MANAJEMEN

Man

Money Material Machine Market Methode

PENGERTIAN PRODUKSI

Produksi adalah sesuatu yang dihasilkan oleh suatu perusahaan baik berbentuk barang (goods) maupun jasa (services) dalam suatu periode waktu yang selanjutnya dihitung sebagai nilai tambah bagi perusahaan.

PENGERTIAN PRODUKSI DAPAT DITINJAU DARI DUA SUDUT:

Pengertian produksi dalam arti sempit, yaitu mengubah bentuk barang menjadi barang baru, ini menimbulkan form utility.
Pengertian produksi dalam arti luas, yaitu usaha yang menimbulkan kegunaan karena place,time, dan possesion.

PENGERIAN MANAJEMEN PRODUKSI

Manajemen produksi merupakan suatu ilmu yang membahas secara komprehensif bagaimana pihak manajemen produksi perusahaan mempergunakan ilmu dan seni yang dimiliki dengan mengarahkan dan mengatur orang-orang untuk mencapai suatu hasil produksi yang diinginkan.

LIMA TANGGUNGJAWAB KEPUTUSAN UTAMA:

a.

Proses b. Kapasitas c. Persediaan d. Tenaga kerja e. Mutu/kualitas

BEBERAPA TANTANGAN YANG DIHADAPI OLEH MANAJER PRODUKSI DIMASA YANG AKAN DATANG:

A. b. c.

Harus mampu menciptakan produk yang bisa memuaskan konsumen. manajer produksi harus mengedepankan konsep efesiensi dan efektivitas dalam pekerjaan. perubahan teknologi yang begitu tinggi mengharuskan manajer produksi untuk bisa mengupgrade secara berkelanjutan terhadap setiap teknologi yang dimiliki.

Tujuan dari pembuatan perencanaan dan pengendalian : a. Suatu perencanaan dan pengendalian disusun serta dikonsep dengan tujuan untuk memperkecil resiko yang akan terjadi dikemudian hari, termasuk meminimalisir berbagai biaya yang tidak efesien yang mungkin timbul selama proses pekerjaan berlangsung. b. Suatu perencanaan dan pengendalian yang dibuat harus didasarkan atas konsep target-target atau prioritas-prioritas yang ingin dibangun. c. Suatu perencanaan dan pengendalilan yang dikonsep secara bik serta dijalankan dengan benar mampu memberi keyakinan kepada para stakeholders perusahaan. d. Suatu perencanaan dan pengendalian yang baik mampu memberikan kekuatan deteksi kepada berbagai peristiwa yang terjadi, dimana peristiwa tersebut dirasakan berbeda dari biasanya, dan akhirnya konsep pencegahan dapat diterapkan.

PENGERTIAN TIME SCHEDULE


Time schedule adalah jangka waktu yang dibuat untuk melaksanakan suatu rencana sistematis dan terjadwal. Ada 3 (tiga) tujuan umum pembuatan time schedule yang dilakukan oleh seorang manajer produksi, keuangan, sumber daya manusia, dan pemasaran yaitu: a. memberi arah pekerjaan secara lebih terfokus, dan mengedepankan penyelesaian pekerjaan berdasarkan skala prioritas. b. Diharapkan setiap pekerjaan dapat terselesaikan secara terjadwal. Sehingga ini memungkinkan terwujudkan konsep efektivitas dan efesiensi yang diharapkan. Lebih jauh ini mampu membuat anggaran (budget) yang telah disusun tercukupi hingga pekerjaan selesai dilaksanakan. c. Dengan kualitas time schedule yang sempurna dan disusun dengan konsep menajemen keuangan modern serta dengan mengedepankan prudential principle (prinsip kehati-hatian) dalam setiap pembuatan rencananya. Maka diharapkan setiap pekerjaan dapat dipertanggungjawabkan.

PENGERTIAN CONTINGENCY PLAN

Contingency Plan adalah rencana cadangan


yang dibuat untuk mengantisipasi kemungkinan dari gagalnya rencana inti.

MASALAH-MASALAH YANG DIHADAPI INDUSTRI DALAM MEMILIH LOKASI IALAH:


Dekat dengan sumber material Dekat dengan pasar Mudah mendapat tenaga kerja Mudah fasilitas transportasi. Mudah memperoleh air, dan Sikap pemerintah setempat serta masyarakatnya.

EMPAT LOKASI YANG DIPERTIMBANGKAN SESUAI KEPERLUAN PERUSAHAAN :


a. Lokasi

untuk kantor pusat b. Lokasi untuk pabrik c. Lokasi untuk gudang d. Kantor cabang

Di dalam perencanaan tempat kedudukan perusahaan, tersedianya sumber daya tenaga kerja itu harus dipertimbangkan dalam beberapa segi yaitu : a. Jumlah, tingkat keahlian, umur, dan jenis kelamin tenaga kerja yang terseadia. b. Harga atau biaya penggunaan setiap jenis tenaga kerja dalam bentuk tingkat upah atau gaji dan bayaran-bayaran lainnya seperti tunjangan kesehatan, keselamatan, perumahan, jaminan hari tua, dan sebagainya. c. Tingkat pengangguran didaerah-daerah yang dipertimbangkan d. Ciri-ciri ketenagakerjaan seperti sering tidaknya terjadi pemogokan dan unjuk rasa. e. Ada tidaknya serikat-serikat pekerja, besar kecilnya pengaruhnya terhadap kebijakan perusahaan, dan besar tidaknya pengaruh pemerintah atas serikatserikat pekerja tersebut.

(lanjutan) h. Tingkat perpindahan penduduk i. Peraturan pemerintah tentang ketenagakerjaan yang mungkin berbeda pada daerah-daerah yang berbeda. j. Ada tidaknya perusahaan saingan yang berkedudukan didaerah yang sama dan menggunakan tenaga kerja yang sama jenisnya. k. Besar kecilnya pengaruh perbedaan GRAS (golongan, ras, agama dan suku) di daerah yang bersangkutan. l. Kadar premanisme di daerah yang bersangkutan yang sering memaksa penjualan tenaga kerja ke perusahaan-perusahaan yang dapat mengakibatkan tenaga kerja yang secara reasmi dimiliki oleh karyawan harus menganggur.

Lebih jauh kita bisa mengkaji dari segi feasible dan infeasible suatu lokasi bisnis. Bahwa menentukan lokasi yang layak dan tidak layak untuk suatu bisnis bisa sangat dipengaruhi oleh beberapa hal, yaitu: a. Bentuk bisnis yang bersangkutan, contohnya bisnis food and berverage, tekstil, otomotif, pertenakan, dan sebaginya. Pada bisnis peternakan sangat tepat jika itu didirikan adalah jauh dari pusat keramaian, karaena bisnis peternakan sangat memberi pengaruh pada efek pilusi yang akan timbul dan itu bisa sangat mengganggu masyakat saekeliling seperti bisnis peternakan unggas, bisnis sapi perah dan lainnya. Tujuan bisnis yang akan dikerjakan apakah bisnis tersebut bersifat profit oriental atau non oriented. c. Bentuk teknologi yang akan dipergunakan. Penggunaan teknologi sanagt mempengaruhi kemajuan dan kemunduran bisnis. Pada pendirian rumah sakit maka teknologi yang dipergunakan adalah teknologi yang memiliki alat-alat yang modern dan bisa dipertanggungjawabkan. Karena pada era sekarang ini masyarakat menginginkan agar produk yang dipakai tersebut adalah terjamin dan memiliki sisi-sisi yang bisa dipertanggungjawabkan dalam pengertian pasien yang berobat adalah merasa senang dan bahagian terhadap pelayanan dan pengobatab yang diberikan oleh rumah sakit tersebut.

b.

d.

Biaya transportasi. Pada saat suatu bisnis didirikan maka transportasi dan segala sesuatu yang berhubungan dengannya menjadi penting karena ini menyankut dengan cost (biaya yang dikeluarkan). Seseorang konsumen tidak akan pergi ke tempat yang mana jaraknya terlalu jauh dan tidak mampu dijangkau dalam waktu yang cepat, apa lagi jika itu adalah seperti rumah sakit yang otomatis masyarakat pada saat membutuhkannya akan mencari tempat berobat yang jauh lebih dekat,terutama pada kejadian-kejadian yang bersifat penting seperti ibu hamil, kecelakaan tabrakan, dan lainnya.

Beberapa metode pemilihan lokasi Untuk memilih perusahaan ada tiga metode yang paling umum dipergunakan, yaitu: A. Metode penilian hasil
Metode ini biasa juga dikenal deangan metode hasil value karena dalam metode ini pembahasan pada segi market,material,employer, dan transportation menjadi penting. Penilaian ini adalah dianggap sebagai penilaian yang paling dasar dalam konsep studi kelayakan, karena sesuatu yang sagat urgen dan tidak bisa dikesampingkan begitu saja.

B.

Metode dengan penerapan perbandingan biaya


untuk metode ini analisa harus disarkan pada isi biaya. Biaya (cost) dijadikan saaebagai bagian penting dalam pengambilan keputusan untuk pendirian bisnis. Analisa biaya ini mencakup persoalan pasokan yang harus selalu tersedia seperti bahan mentah, dan bahan setengah jadi serta bahan jadi, juga termasuk biaya untuk menunjang operasional perusahaan, dan lainnnya.

C.

Metode Dengan Dampak Ekonomi


kajian dampak ekonomi menjadi penting pada saat dihadapkan pada berbagai pertimbangan dan persoalan yang akan muncul di kemudian hari. Oleh karena itu, menjadi kebijksana pada saat kita mempertimbangkan dampak ekonomi dengan mendeteksinya semenjak dini guna menekan biaya yang mungkin akan timbul dikemudian hari.