Anda di halaman 1dari 1

Diagnosis Neurologis (sasbel 1) Untuk mendiagnosis neurologis, harus berdasarkan 3 diagnosis, yaitu: Diagnosis etiologi Diagnosis klinis Topis

Apabila diterapkan ke kasus, akan menjadi sebagai berikut: Diagnosis etiologi : Stroke non Hemorragik Diagnosis klinis : Parase nervus VII dextra tipe sentral Parase nervus XII dextra tipe sentral Hemiparase ekstrimitas dextra superior et inferior Topis : Lesi capsula interna

Penjelasan Mengenai Topis (sasbel 2) Yang dimaksud dengan topis adalah keberadaan letak lesi yang rusak, apabila dalam kasus yang dapat dilihat adalah, pertama: yang mengalami gangguan adalah UMN (Upper Motor Neuron), hal ini disebabkan pada info III didapatkan refleks fisiologis yang positif meningkat dan refleks patologis yang hanya positive, ini menunjukan bahwa yang mengalami gangguan adalah UMN (Sidharta,2009). Kedua: lesi itu tepatnya terletak di capsula interna, hal ini dapat dilihat juga di info III terdapat keselarasan hemiparase ekstrimitas atas dan ekstrimitas bawah. Pada dasarnya yang menyebabkan hal ini adalah oleh karena di tingkat kapsula interna kawasan serabut kortikospinal yang menyalurkan impuls untuk gerakan tungkai dan lengan diperdarahi oleh 1 arteri yang sama yaitu arteri lentikulostriata. Hal ini berbeda dengan korteks motorik primer yang diperdarahi oleh cabang kortikal dari 2 arteri yaitu arteri cerebri antherior dan cabang kortikal arteri cerebri media, sehingga apabila terdapat lesi di cortex cerebrii akan ditemukan hemiparase ekstrimitas atas dan bawah yang tidak selaras (Sidharta,2009). DAPUS

Mardjono M, Sidharta P. 2009. Neourologi Klinis Dasar. Jakarta: Dian Rakyat