Anda di halaman 1dari 16

HEPATITIS

DR. HENDRAWAN BUDI RAHARJA DR. FRIDISTHA HAMALDHANI PELAYANAN KESEHATAN MASYARAKAT FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS KRISTEN INDONESIA

APA ITU HEPATITIS?


Sakit kuning Sakit liver Penyakit hati Radang pada hati

PENYEBAB HEPATITIS

JENIS-JENIS HEPATITIS
Hepatitis A Hepatitis B

GEJALA HEPATITIS
Kuning (bola mata/kulit). Air kencing berwarna gelap seperti air teh. BAB seperti warna tanah atau dempul. Lelah/lemas. Hilang nafsu makan. Nyeri/rasa tidak enak di perut. Mual/muntah. Demam, kadang-kadang menggigil.

HEPATITIS A APA PENYEBABNYA?


Disebabkan oleh virus hepatitis A yang menular dengan kontak langsung misalnya tangan yang kotor dan dikeluarkan melalui tinja sehingga bila terkontaminasi pada makanan dan menyebar ke orang lain.

FAKTOR RESIKO
Menyerang usia 5-14 tahun yang banyak terjadi di perkotaan dan menyerang sekelompok orang misalnya sekeluarga. Merupakan endemis pada negara-negara dengan higiene dan sanitasi yang di bawah standar. Kelompok yang tergolong resiko tinggi meliputi; anak, tenaga medis, paramedis, petugas laboratorium.

GEJALA KLINIS
Sama dengan gejala hepatitis pada umumnya yang disertai panas badan 39C. Penyakit ini dapat sembuh sendiri. Warna kuning akan menghilang dan warna tinja akan normal dalam 4 minggu sejak muncul gejala klinis.

HEPATITIS B APA PENYEBABNYA?


Disebabkan oleh virus hepatitis B yang ditularkan melalui jarum suntik atau dari seorang ibu kepada bayinya yang dilahirkannya.

Virus hepatitis B dapat ditemukan pada cairan tubuh seperti air ludah, air mata, cairan semen, cairan otak bahkan air susu ibu.

FAKTOR RESIKO
Pekerja di sektor kesehatan. Bayi dengan ibu terinfeksi virus hepatitis B. Kontak seksual dengan penderita hepatitis B. Pengguna narkoba suntik. Perilaku seksual yang berganti-ganti pasangan. Sosial ekonomi rendah.

GEJALA KLINIS
Gejala yang timbul sama dengan gejala hepatitis pada umumnya.

PENANGANAN HEPATITIS

PENCEGAHAN HEPATITIS
Perilaku seksual yang aman. Tidak menggunakan jarum suntik secara bergantian. Kesehatan hidup perorangan, lingkungan dan sanitasi yang baik. Pemakaian air bersih. Mencegah kontaminasi kuman pada makanan.

PENCEGAHAN TERBAIK
Vaksinasi Imunisasi hepatitis A.

Diberikan pada anak usia antara 2 hingga 18 tahun. Diberikan cukup 1 kali saja. Untuk orang dewasa, dibutuhkan imunisasi ulang (booster) setelah 6 hingga 12 bulan imunisasi pertama. Mempunyai kekebalan terhadap virus hepatitis A selama 15 hingga 20 tahun.

Imunisasi hepatitis B Diberikan sebanyak 3 kali. Imunisasi pertama dan kedua diberikan dalam jarak 1 bulan. Imunisasi ketiga diberikan 5 bulan setelah imunisasi kedua. Dapat mencegah infeksi virus hepatitis B selama 15 tahun.

TERIMA KASIH