Anda di halaman 1dari 31

PEGAS-PEGAS ORTODONTI

Kelompok 1 Adeka Julita Sari Annisa Dwi P. Dina Ariani Febia Karunia Ajrina Busri Annisa Luthfia Y. D. Fernandy Shintari Nurul H. Anantaria O. R Dellyan Putra Farida Ervintari I Putu Arya R.

Simple Spring
Nama lain : finger spring, free end spring, cantilever spring

Indikasi : gigi insisif


Fungsi : untuk menarik gigi insisif ke mesial/distal Jenis Kawat : SS, jenis spring hard Diameter Kawat : 0,5 0,6

Panjang kawat : kurang lebih 1,75 cm


Dapat dimodifikasi dengan menambahkan coil dengan diameter 3 mm

Syarat
1. lengan pegas di atas titik kontak dan tidak menganggu oklusi 2. tidak menempel gusi 3. retensi pegas ke arah pergerakan gigi (sisi distal gigi supaya lebih aktif) 4. bagian labial sejajar permukaan insisal gigi, sepanjang 1/3 mesial-distal (bila lebih, maka gigi akan rotasi)

Aktivasi
Aktivasi dengan menggerakkan lengan pegas kurang lebih 3 mm ke arah pergerakan atau memperbesar coil (bila menggunakan coil)

Alat-Alat

Bagian-Bagian
1. Lengan Bagian yang memeluk mahkota gigi kemudian memanjang ke arah pusat lingkaran, berfungsi untuk mendorong gigi ke arah mesial/distal 2. Koil Membentuk lingkaran satu / duan kali putaran dengan diameter 2mm, merupakan sumber kelentingan pegas yang menghasilkan kekuatan aktif 3. Basis Lanjutan dari koil yang dipatrikan pada mainwire atau ditanam dalam plat akrilik

Untuk mendorong lebih dari dua gigi anterior ke labial bersama-sama Menggunakan kawat berdiameter 0,6-0,7 mm Terletak tegak lurus sumbu panjang gigi (bila tidak dapat terjadi gerkana ke labial dan insisal sehingga menyebabkan ekstrusi Macam: single Mershon dan double Mershon

Single Mershon

Double Mershon

Aktivasi Pegas Mershon


PRINSIP/TEMPAT Memperbesar loop
ALAT Menggunakan tang 2 jari bulat

LABIAL BOW
Short labial bow Long labial bow Split labial bow Reverse labial bow Roberts retractor Mills retractor High labial bow with apron springs Fitted labial bow

SHORT LABIAL BOW


Indikasi: Mereduksi overjet yang ringan Penutupan anterior space Retensi sebagai bagian dari Hawleys retainer Diameter kawat yang diperlukan: 0,6-0,7 mm bila berfungsi aktif 0,7-0,9 mm bila berfungsi pasif

Aktivasi: Dengan memperkecil loop, sehingga busur labial teretraksi sejauh 1-2 mm.

Letak Kawat/Busur di Bagian Labial


Letak kawat Arah pergerakan gigi Panjang busur di bagian C-C labial Berakhir dengan loop U 1/3 tengah
Lebar loop sebagai lengan retensi Palatal antara C dan P1

1/3 servikal 1/3 insisal

Palatal dan insisal 2/3 bidang bukal gigi (ekstrusi) Palatal dan servikal 1-2 mm dari servikal gigi (intrusi)

Tinggi loop

LONG LABIAL BOW


Indikasi: Mereduksi overjet ringan

Penutupan anterior space


Penutupan space di distal kaninus Guidance bagi canine selama retraksi canine Retensi sebagai bagian dari Hawleys retainer

Panjang busur: P1 P1 Berakhir dengan loop U sebagai lengan retensi antara P1 dan P2 Aktivasi: Memperkecil loop sehingga bar bergeser ke labial sejauh 1 mm.

Short Labial Bow

Long Labial Bow

SPLIT LABIAL BOW


Merupakan modifikasi dari short labial bow dengan memisahkan kawat di tengah untuk meningkatkan fleksibilitas dari short labial bow yang kaku Terbuat dari kawat SS 0,7 mm dan mempunyai 2 lengan bukal, U loop, distal akhir di kaninus, yang terpisah

Efektif untuk retraksi anterior, penutupan diastema di midline yang dimodifikasi dengan lengan bukal yang memanjang melewati insisiv yang berlawanan Aktivasi dilakukan dengan menekan/ mengecilkan loop 1-2 mm.

REVERSE LABIAL BOW


Reverse aktivasi dilakukan dengan membuka loop lebih lebar, bukan menekannya sehingga lebih kecil seperti pada labial bow konvensional Loop berada di distal kaninus dan lengan kanan dibengkokkan ke arah anterior lengkung rahang

Lengan mesial loop diadaptasikan diantara kaninus dan premolar 1 Aktivasi dilakukan dengan membuka loop yang menyebabkan menurunkan posisi labial bow di regio insisivus. Untuk menjaga level yang sesuai, tekukan penyeimbang diberikan dia dasar U loop.

ROBERTS RETRACTOR
INDIKASI: Retraksi empat gigi insisif Sangat fleksibel, digunakan untuk kasus dengan overjet lebih dari 4mm Ketebalan kawat: 0,5mm
DESAIN: Terdiri dari dua retraktor kaninus yang bergabung membentuk apron spring Lengkung setinggi mahkota gigi dengan lebar 2/3 gigi insisiv lateral Coil ditempatkan pada titik munculnya kawat dari lengan Diameter coil harus minimal 3mm

KEKURANGAN Lebih mudah rusak Sulit diperbaiki

CARA AKTIVASI Disesuaikan pada bagian vertikal di bawah coil dengan menekuk pegas ke palatal

MILLS RETRACTOR
INDIKASI: Sangat fleksibel, digunakan untuk mengurangi overjet yang besar Untuk penyelarasan gigi insisiv yang tidak teratur DESAIN: Mempunyai bagian loop yang besar sehingga fleksibilitasnya meningkat

Ketebalan kawat: 0,7mm

KEKURANGAN Kurang nyaman untuk pasien Sulit dibuat di pabrik

CARA AKTIVASI Dengan mengecilkan loop dan menekuk busur ke palatal


Perawatan yang baik harus dilakukan untuk menghindari trauma pada mukosa selama penyesuaian

HIGH LABIAL BOW WITH APRON SPRING


Syarat -heavy wire bow: kawat tebal diameter 0,9 mm -apron springs: kawat diameter 0,4 mm Sangat fleksibel, untuk kasus large overjet Apron bisa didesain untuk retraksi 1 gigi / lebih komponen aktif, diaktivasi dengan menekuk pegas mendekati gigi

Keuntungan Sangat fleksibel, sekali aktivasi bisa mencapai 3mm

Kerugian Sulit dibuat, Jaringan lunak beresiko mudah terluka

FITTED LABIAL BOW


Kawat menyesuaikan kontur permukaan labial U loop nya umumnya kecil Tidak dapat menghasilkan pergerakan aktif Digunakan sebagai retainer untuk pelengkap perawatan ortodonti cekat

Pembuatan Pegas

Terima kasih