P. 1
INTERAKSI OBAT

INTERAKSI OBAT

|Views: 167|Likes:
Dipublikasikan oleh masterdien
interaksi obat
interaksi obat

More info:

Published by: masterdien on Mar 26, 2013
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/18/2015

pdf

text

original

INTERAKSI OBAT ( NURAINI FARIDA

)

pendahuluan
• Perkembangan obat baru pesat  problem baru • Terapi obat dari dokter jarang yang tunggal • Campuran obat yg amat banyak laksana shot gun prescription  sulit diprediksi akibatnya • Maka perlu medication report yg teliti dan respon px dipantau dg baik sehingga px tdk mendpt penyakit baru akibat terapi yg diberikan  AMATI KELAINAN RESPON LB DINI * Dapat juga terjadi interaksi obat yg diberikan  bgmn hasilnya ?

DRUG INTERACTIONS
• 1. Pharmaceutical drug interactions physical, chemical pharmceutical D.I. • 2. Pharmacokinetics drug interactions absorption, distribution, metabolism, exretion D.I. • 3. Pharmacodinamic / Pharmacological D.I. Sinergisme ( potensiasi, sumasi ) Antagonisme Decreased desired effect Prevention of drug action

Interaksi farmaseutis • Tergantung pd : 1. * Interaksi farmaseutis terjadi di luar tubuh  dalam proses pembuat . Sifat Fisiko kimia obat | Farmakokinetik obat ( ADME ) | Respon farmakologik obat Bentuk Sediaan Obat | Bioavailabilitas obat 2.

Ikatan obat – reseptor . Cerna  +/. Modif. Absorpsi obat pada sal.Interaksi fase farmakokinetik & farmakodinamik • Mekanisme terjadinya interaksi : Farmakokinetik Obat ( LADME System ) | sangat komplex ( terj.modif.mrp.modif.terj. Exresi obat .terj. Kulit / mukosa .ikatan obat – protein  hypoalbumin ? .perubahan distribusi obat . Efek langsung dari obat . 1 atau lb cara di bwh ini . Modif. Absorpsi obat mel. Dlm tubuh ) | mel.

Kemungkinan Drug interactions • Rumus interaksi obat : ½n(n–1)  in vitro ½ n ( n – 1 ) (X)  in vivo n = jumlah obat yg diberikan x = faktor inter individual / intra individual .

Da in caps td No.c --------R/ Theophylline 100 mg Ephedrine 25 mg Diazepam 5 mg mfla caps dtd No.c n = ½ (2)(2-1) = 1x n = ½ (3)(3-1) = 3x .contoh • R/ Acetosal 500 mg Codein 10 mg mfla pulv. X S 3 dd caps I p. X S 3 dd I p.

faktor penderita 3.Mencegah interaksi obat 1. self medication 4. hindari polypharmacy / interaksi langsung cumarin + aspirin  efek anticoagulan meningkat ! 3. awasi self medication  stop ? Faktor yg mempengaruhi interaksi obat 1. anamnesis harus teliti 2. hindari polymedicine 4. diet px . faktor obat 2.

jangka wkt pemberian  anti diabetes.Dosis obat  mempeng.lincocin turun kaolinpectin.lincocin naik .urutan minum obat lincocin.Faktor mempengaruhi interaksi • 1.Intensitas & lama kerja obat .BSO  Tabl. Obat Obat yang bertahan lama di dalam darah harus diwaspadai krn berpotensi terjadi interaksi dg obat lain . antihipertensi .2 jam kmd+kaolin pectin abs.cara minum obat  tetra + susu ./Caps Sustained release . 2 jam kmd+lincocin abs.

Faktor penderita Penyakit Px  obat kontra indikasi dg penyakit Px Kadar protein plasma  ikatan D-Prot berubah Fungsi hati  gangguan metabolisme Fungsi ginjal  gangguan eksresi ( t ½ obat lb lama) Diit penderita CNS depresant + alcohol  efek naik Faktor farmakogenetik Px  perbed. Isoniazide. Pd rash berbeda ( Procainamid. penurunan fungsi organ) bayi ( proses metab. Phenylbutazone ) Umur ( banyak penyakit. Metab.• 2. Belum sempurna ) .

Macam interaksi dan contoh 1.u. X S 3 dd pulv.l. camp.a pulv dtd No.I ----R/ Thymol 1% Camphora 2 %  terj. 500 mg  higroskopis m.f.e ------ . eutektikum Menthol 2% Tacum venetum ad 100 S. Sifat fisik obat berubah  obat menjadi basah R/ Kalii Jodid. Interaksi farmaseutik a.

Interaksi farmaseutik • B. X S 3 dd pulv I ---• C. S 3 dd Cth II p. Mefenamic. 4. Obat bgmn ? BSO tepat ? . Alkaloid + adsorben  interaksi apa ? efek camp. R/ Acid. Symplex 10 ml CMC Na 1% Aqua ad 100 ml mfla susp.c -----  Cmp.5 Syr.5 Acetosal 4. Terjadi absorpsi obat berkhasiat R/ Papaverine 40 mg Kaolin 300 mg mfla pulv dtd No.

saline 12 h).Aktivitas obat hilang : Interaksi fisikokimia pd sediaan infus /inj. Colistin . Iv  obat tak stabil (dlm saline/dextrose) a. oxytetraccycline ) d. Diazepam c. saline Benzyl penicillin. stable 6 – 8 h in dextrose.Interaksi farmaseutis D. unstable infuse within 2-4 h Ampicillin (dextrose 2-4 h. stable 12 h ( Flucloxacillin. Erythromycin b. Photosensitive drugs Amphotericin. Natrium nitroprusid e. Unstable 6 h Cephaloridine. Tetracycline.

k – Morphine like drugs _ Drugs with anticholinergic effect ( tricyclic antidepressant ) • Absorpsi terganggu krn terjadi senyawa chelat / senyawa komplex reaksi antara : Tetracycline + garam Calcium garam Allumunium garam Magnesium garam Ferrum Isoniazide + garam Allumunium { AL(OH)3 } .Interaksi fase absorpsi • Absorpsi terganggu krn motilitas GIT turun misal disebabkan o.

Pergeseran ikatan obat – protein plasma Objek drug + Precipitant drug  Ikatan Drug – Protein dari object bergeser  Cp bebas >> | Efek Obat >> Bila ikatan D-Protein > 90 % & Vd rendah kemungkinan reaksi tsb. Vd 10 l ) precipitant Sulfonamid Salicylat .Interaksi fase distribusi • a. Besar misal pada : object drug Warfarin ( 99 %. Vd 35 % ) Tolbutamid ( 96 %. Vd 9 l ) Phenytoin ( 90 %.

Acetosal 500 mg No. X  menggeser ikatan S 3 dd caps I Phen. XXX S 3 dd Caps I ---R/ Tabl.Interaksi fs distribusi • R/ Caps.-Protein plasma ---- * Transport active bbrp antihipertensi ( Bethanidine. Debrisoquine ) ke ujung saraf simpatis dihambat oleh tricyclic antidepresant ( pheno thiazine )  shg efeknya menurun . Phenytoin 100 mg No.

25 mg Furosemid 30 mg  bila terjadi hipokalemia toxisitas glucosa q. XXX S. XXX  efek anticoagulan naik S 1 dd tabl I ----R/ tabl. Cumarin 5 mg No.di in caps. XXX S 1 dd tabl I * . 1 dd Caps I ------R/ tabl.Contoh lain • R/ Digoxin 0. Clofibrat 250 mg No. No.s digoxin meningkat mfla pulv.

C  inducer kuat S 1 dd tabl. I ---R/. I ---interaksi : induksi metabolisme warfarin dan menghambat uptake nya oleh hepatocyt efek antikoagulan menurun  hilang .Interaksi fase distribusi • A. Tabl. Tabl.Efek obat hilang R/. Rifampicin 450 mg No. C  mgd Warfarin S 1 dd tabl. Simarc 2 No.

corticosteroid. oral contraseptive Griseofulvin . Chlorpromazine.Coumarin anticoagulan.Warfarin Phenytoin . corticosteroid. Doxycycline. Phenytoin.Interaksi fase metabolisme • Induksi metabolisme  Cp Object drugs <<  Effect << Drug interactions due to induction of drug metabolis ------------------------------------------------------------------------------------------precipitant drugs Object drugs ( Cp << ) -----------------------------------------------------------------------------------------Alkohol .Coumarin. tolbutamide.Coumarin anticoagulan. Phenytoin Barbiturat . oral contraseptive .

Warfarin. propanolol Disulfiram .Phenytoin.Interaksi metabolisme • Inhibisi metabolisme  Cp object drugs >>  effect >> Drug interactions due to inhibition of drug metabolism ------------------------------------------------------------------------------------------Precipitant Object drugs ( Cp >> ) ------------------------------------------------------------------------------------------1.Diazepam.Alkohol. S(-) Warfarin Isoniazida (slow acetylator) . tolbutamide Cimetidine . NON SPESIFIC Chloramphenicol . Warfarin.Phenytoin .

dizziness. tachycardia .Amphetamine Alkohol . SPESIFIC REACTION Carbidopa or Benzerazide . flushing.L Dopa ( Dopa decarboxylase ) MAO Inhibitor .Inhibisi (lanjutan ) • 2. vomitus. Alk ) Bila acetaldehyd terakumulasi  abdominal colic.Disulfiram -------------------------------------------------------------------------------------Metabolisme Alkohol  Acetaldehyd -/ CO2 + H2O | Disulfiram (tx habit.

Digoxin .efek uricosuric << .Penicilin .Chlorpropamide .Sulphinpyrazone .Exretion interaction Drug Interactions involving altered drug exretion ------------------------------------------------------------------------------------------precipitant drug object drugs Result -------------------------------------------------------------------------------------------Phenylbutazone .retensi MTX Quinidine .Digoxin .Hypoglycaemia Salicylate (low dose) .Cp Penicilin >> --------------------------------------------------------------------------------------------- .retensi Digoxin Verapamil .Methotrexate .retensi Digoxin Probenecid .

c ------ . Sumasi R/ Sulfadiazine 166.AKIBAT INTERAKSI OBAT Efek pada hewan =/= manusia 1. C S 4 dd Caps II pc ------R/ Paracetamol 300 mg Phenacetin 200 mg mfla pulv. dtd No.7 mg Sulfamezatin 166. X S prn pulv I p.7 mg mfla caps dtd NO.Sinergisme : a.7 mg Sulfamerazine 166.

Potensiasi Bila tidak dketahui  Bila disadari sengaja diberikan  bisa berbahaya menguntungkan R/ Ephedrine HCl 25 mg …… bronchodilat/ CNS stim Diphenhydramine HCl 25 mg …… sedatif antihistamin Diazepam 2 mg …… CNS depresan Sach. X S 3 dd caps I p. No.s mfla pulv da in caps td. Lact. q.Akibat interaksi • B.c ------- .

I pc ( kristal pd urine asam) --------------------------------------------------------------------------------------------R/ Sulfamethoxazole 400 mg …. Keduanya saling menguatkan Trimethropim 80 mg mfla tabl.Chlorid S 3 dd C I ( asam ) -----R/ Tab. XX … mgd Sulfamethoxazole S 2 dd tabl. Cotrimoxazol 480 mg No.Benadryl expect. Fl.Interaksi lain • R/ Syr. . M S d. dtd No.form. I …… mgd Ammon.c.

Contoh lain R/ Antalgin 300 mg …. II pc ----- Cp aspirin << mgd MgOH R/ Tabl. X S 3 dd tabl. Keduanya saling menguatkan Ibuprofen 100 mg ( potensiasi wlp dosis tdk penuh ) mfla caps dtd NO.Aspirin 500 mg No. Antasida DOEN No.. X S prn caps I --------------------------------------------------------------------------------------------------R/ Tabl. X ( u/ antiinflamasi kurang) .

..s mfla pulv dtd No. Cns stimulant CTM 4 mg ….. XX S 3 dd pulv I pc ------ . Cns depresan Glycerylguaiacolat 100 mg Luminal 10 mg …… Cns depresan Sacharum lact. ANTAGONISME ( YG satu mrp antidote yg lain ) R/ Theophylline 100 mg …. q.Akibat interaksi • 2.

Karena Pen hanya dapat aktif bila berada dalam kuman yang tumbuh. VI S imm --------R/ Caps. .antagonisme R/ Inj. Procain Penicilline 3 ooo.ooo IU fl. XX S 4 dd Caps I pc ----------Tetracycline menghambat mekanisme kerja Pen. Tetracycline HCl 5oo mg No.

C S.3. Sulfas Ferrosus 200 mg No. C larut S 1 dd tabl. INH 100 mg No. Calcii Lactat 500 mg No. Phenytoin 1oo mg No. C S 3 dd tabl. ½ -----R/ Tabl. Garam komplex tak R/ Tabl. 4 dd Cth I ----- Ca menyebkn Phenytoin << R/ Tabl. Interaksi yang mengurangi efek obat R/ Caps.I pc . C S 3 dd tabl I ------ terbent.

Interaksi Absorpsi obat menurun R/ Tabl.c. I -----R/ Sol. Vitamin A 20.000 IU No XXX S 1 dd tabl. Parafin liquid. 30 ml S u. -----Vitamin tidak diserap ttp dieksresi bersama laxantnya Vitamin DEK juga serupa .

Competitive inhibition Garam Sulfa + Senyawa PABA  Efek sulfa << ( tgt dosis masing masing ) 4. MENGHAMBAT EFEK OBAT ( TGT DOSIS ) tetracycline + antasida Pil KB  terbentuk garam komplex tak larut yg susah diserap + Diazepam  efek kontrasepsi dihambat krn induksi oleh diazepam .

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->