MENTERI TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI REPUBLIK INDONESIA

PERATURAN MENTERI TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI REPUBLIK INDONESIA NOMOR PER.04/MEN/IV/2011 TENTANG PERUBAHAN ATAS LAMPIRAN PERATURAN MENTERI TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI NOMOR PER.15/MEN/X/2010 TENTANG STANDAR PELAYANAN MINIMAL BIDANG KETENAGAKERJAAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : a. bahwa Lampiran Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Nomor PER.15/MEN/X/2010 tentang Standar Pelayanan Minimal Bidang Ketenagakerjaan sudah tidak sesuai lagi dengan kebijakan ketenagakerjaan, sehingga perlu dilakukan perubahan; b. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a, perlu ditetapkan dengan Peraturan Menteri; Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 39, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4279); 2. Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2004 tentang Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 6, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4356); 3. Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 125, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4437) sebagaimana telah beberapa kali diubah, terakhir dengan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2008 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 59, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4844); 4. Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan Antara Pemerintah Pusat dan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 126, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4438); 5. Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2004 tentang Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia di Luar Negeri (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 133, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4445);

13. Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4585). Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4815). Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Nomor PER. Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4737). Pasal I Beberapa ketentuan yang tercantum dalam Lampiran Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Nomor PER.15/MEN/X/2010 tentang Standar Pelayanan Minimal Bidang Ketenagakerjaan. Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2007 tentang Pembagian Urusan Pemerintahan antara Pemerintah. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 59 Tahun 2007 tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah. Peraturan Pemerintah Nomor 65 Tahun 2005 tentang Pedoman Penyusunan dan Penerapan Standar Pelayanan Minimal (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 150. Pemerintahan Daerah Provinsi.6. Peraturan Pemerintah Nomor 6 Tahun 2008 tentang Pedoman Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 19. Keputusan Presiden Nomor 84/P Tahun 2009. diubah sebagai berikut: 2 . 10. 7. 8. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 6 Tahun 2007 tentang Petunjuk Teknis Penyusunan dan Penetapan Standar Pelayanan Minimal.12/MEN/VII/2010 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi.15/MEN/X/2010 TENTANG STANDAR PELAYANAN MINIMAL BIDANG KETENAGAKERJAAN. 11. MEMUTUSKAN: Menetapkan : PERATURAN MENTERI TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI TENTANG PERUBAHAN ATAS LAMPIRAN PERATURAN MENTERI TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI NOMOR PER. dan Pemerintahan Daerah Kabupaten/Kota (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 82. Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4594). Peraturan Pemerintah Nomor 79 Tahun 2005 tentang Pedoman Pembinaan dan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 165. 12. 9. Peraturan Presiden Nomor 5 Tahun 2010 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2010-2014. 14.

Nomor 6. Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4279). Keputusan Presiden Nomor 4 Tahun 1980 tentang Wajib Lapor Lowongan Pekerjaan di Perusahaan. 3. Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi PER. Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Nomor PER.07/MEN/IV/2008 tentang Penempatan Tenaga Kerja. dinas provinsi menerbitkan Surat Pengantar Rekrut (SPR) dalam waktu 1 (satu) hari kerja setelah meneliti keabsahan Surat Izin Pengerahan (SIP). 5. diubah sebagaimana tercantum dalam Lampiran I Peraturan Menteri ini. PELAYANAN PENEMPATAN TENAGA KERJA 1) Huruf A. untuk pelayanan penempatan Tenaga Kerja Indonesia di luar negeri terdapat beberapa kegiatan lain yang dilakukan oleh dinas provinsi dan/atau dinas kabupaten/kota yaitu: a. Langkah Kegiatan. 7. 2) Huruf G. 2. Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2004 tentang Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia di Luar Negeri (Lembaran Negara Republik Indonsia Tahun 2004 Nomor 133. Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4445). Romawi II. Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Nomor PER. LAMPIRAN I. 2. Selain kegiatan sebagaimana yang dimaksud pada angka 1. Langkah Kegiatan. nomor 2 diubah sehingga berbunyi sebagai berikut: G.07/MEN/V/2010 tentang Asuransi Tenaga Kerja Indonesia (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2010 Nomor 273). Dasar. 8.1. 2. 3 . diubah sebagai berikut: a. Dasar 1. 4. Keputusan Presiden Nomor 36 Tahun 2002 tentang Konvensi ILO Nomor 88 Mengenai Lembaga Pelayanan Penempatan Tenaga Kerja.14/MEN/X/2010 tentang Pelaksanaan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia di Luar Negeri (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2010 Nomor 515). diubah sehingga berbunyi sebagai berikut: A. Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Nomor PER. Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 13.23/MEN/IX/2009 tentang Pendidikan dan Pelatihan Kerja Bagi Calon Tenaga Kerja Indonesia di Luar Negeri (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 340). LAMPIRAN II.

dinas provinsi menerbitkan izin tempat penampungan calon TKI. dinas provinsi memfasilitasi Pemberangkatan (PAP). nomor 2. j. k. g. l. dinas provinsi dan kabupaten/kota melakukan pembinaan TKI purna penempatan di daerah asal. dinas kabupaten/kota melakukan pendaftaran calon TKI. Pembekalan Akhir dinas provinsi atau dinas kabupaten/kota memfasilitasi penyelesaian pembayaran klaim asuransi TKI dalam hal terjadi permasalahan pembayaran klaim asuransi TKI. Romawi III. f. Dasar. dinas kabupaten/kota menerbitkan rekomendasi izin tempat penampungan calon TKI. h. e. 4 . diubah sehingga berbunyi: A. i. b. pengantar kerja/petugas antar kerja melakukan pendataan pencari kerja (pencaker) yang terdaftar di dinas kabupaten/kota. c. penandatanganan Perjanjian Penempatan TKI antara PPTKIS dan calon TKI diketahui oleh dinas kabupaten/kota. nomor 1. dinas kabupaten/kota menerbitkan rekomendasi paspor TKI oleh yang ditujukan kepada kantor imigrasi setempat.b. dihapus. d. pengantar kerja/petugas antar kerja dinas kabupaten/kota bersama-sama dengan petugas PPTKIS melakukan seleksi calon TKI. Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi dalam hal penjatuhan sanksi administratif terhadap konsorsium asuransi TKI dalam hal ditemukan pelanggaran yang dilakukan oleh konsorsium asuransi TKI. Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2004 tentang Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 6. Dasar 1. PELAYANAN PENYELESAIAN PERSELISIHAN HUBUNGAN INDUSTRIAL 1) Huruf A. dinas provinsi dan kabupaten/kota mengusulkan kepada Direktur Jenderal Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja. Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4356). 2) Huruf A Dasar.

PELAYANAN PENGAWASAN KETENAGAKERJAAN Huruf C. diubah sehingga berbunyi: A. Romawi IV. nomor 2. terakhir dengan Peraturan Pemerintah Nomor 84 Tahun 2010 tentang Perubahan Ketujuh atas Peraturan Pemerintah Nomor 14 Tahun 1993 tentang Penyelenggaraan Program Jaminan Sosial Tenaga Kerja (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2010 Nomor 144. Huruf e. Contoh Perhitungan diubah sebagai berikut: e. Cara Perhitungan Indikator. 2) Huruf B. Cara Perhitungan Indikator. yang diuji oleh pengawas ketenagakerjaan sebanyak 288 unit dengan catatan jumlah pengawas ketenagakerjaan spesialis sebanyak 3 orang. Peraturan Pemerintah Nomor 14 Tahun 1993 tentang Penyelenggaraan Program Jaminan Sosial Tenaga Kerja. Rumus persentasi pekerja/buruh peserta program JAMSOSTEK aktif dengan jumlah pekerja/buruh: = ∑pekerja/buruh peserta program JAMSOSTEK aktif ∑ pekerja/buruh 2. Pengertian 2. d. angka 2. angka 1 dan angka 2 diubah sehingga berbunyi: A. Jumlah peralatan yang telah diuji oleh pengawas ketenagakerjaan cara perhitungannya adalah 3 orang pengawas ketenagakerjaan spesialis x 8 unit /bulan x 12 bulan = 288 unit (satu tahun).c. Dasar. Dasar 2. 3) Huruf C. Cara Perhitungan Indikator: 1. sebagaimana telah beberapa kali diubah. Pengujian Perusahaan. Romawi V. Pembilang jumlah pekerja/buruh peserta program JAMSOSTEK aktif. PELAYANAN PEKERJA/BURUH KEPESERTAAN JAMINAN SOSIAL BAGI 1) Huruf A. Pengertian. Contoh Perhitungan: misalkan : provinsi dan kabupaten/kota jumlah peralatan yang terdaftar sebanyak 1759 unit. maka persentase pengujian peralatan di provinsi dan kabupaten/kota pada tahun berjalan adalah: 5 x 100% . nomor 9 diubah sehingga berbunyi: B. Besaran pekerja/buruh yang menjadi peserta JAMSOSTEK aktif adalah jumlah pekerja/buruh di perusahaan yang menjadi peserta JAMSOSTEK. Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5176).

288 unit x 100% = 24% 1759 unit arti angka 24% adalah kinerja pengawasan ketenagakerjaan dalam melakukan pengujian peralatan di perusahaan pada provinsi dan kabupaten/kota dalam tahun berjalan. Ditetapkan di Jakarta pada tanggal 19 April 2011 MENTERI TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI REPUBLIK INDONESIA. M. 3. LAMPIRAN III. S.H. Peraturan Menteri ini diundangkan dengan penempatannya dalam Berita Negara Republik Indonesia. H. ttd Drs. Pasal II Peraturan Menteri ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan. Ttd ttd PATRIALIS AKBAR. Diundangkan di Jakarta pada tanggal 19 April 2011 MENTERI HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA REPUBLIK INDONESIA. Agar setiap orang mengetahuinya. MUHAIMIN ISKANDAR. A. diubah sebagaimana tercantum dalam Lampiran III Peraturan Menteri ini.Si. BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA TAHUN 2011 NOMOR 229 6 .

Besaran tenaga kerja yang mendapatkan pelatihan berbasis kompetensi 2. Kab/Kota Keterangan 1 1.LAMPIRAN I PERATURAN MENTERI TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI REPUBLIK INDONESIA NOMOR PER. PELAYANAN DASAR STANDAR PELAYANAN MINIMAL INDIKATOR NILAI 4 75% BATAS WAKTU PENCAPAIAN (TAHUN) SATUAN KERJA/LEMBAGA PENANGGUNG JAWAB 6 Dinas/Unit Ketenagakerjaan Prov. Kab/Kota Dinas/Unit Ketenagakerjaan Prov. Kab/Kota Dinas/Unit Ketenagakerjaan Prov. Besaran tenaga kerja yang mendapatkan pelatihan kewirausahaan 5 2016 7 Σ tenaga kerja yang dilatih _____________x 100% Σ pendaftar pelatihan berbasis kompetensi Σ tenaga kerja yang dilatih _____________x 100% Σ pendaftar pelatihan berbasis masyarakat Σ tenaga kerja yang dilatih _____________x 100% Σ pendaftar pelatihan kewirausahaan 60% 2016 60% 2016 2. 2 Pelayanan Pelatihan Kerja 3 1.04/MEN/IV/2011 TENTANG PERUBAHAN ATAS LAMPIRAN PERATURAN MENTERI TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI NOMOR PER.15/MEN/X/2010 TENTANG STANDAR PELAYANAN MINIMAL BIDANG KETENAGAKERJAAN PELAYANAN DASAR STANDAR PELAYANAN MINIMAL BIDANG KETENAGAKERJAAN KEMENTERIAN URUSAN WAJIB : TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI : PELAYANAN BIDANG KETENAGAKERJAAN No. Pelayanan Penempatan Tenaga Kerja Besaran pencari kerja yang terdaftar yang ditempatkan 70% 2016 Σ pencari kerja yang ditempatkan x 100% Σ pencari kerja terdaftar 7 . Kab/Kota Dinas/Unit Ketenagakerjaan Prov. Besaran tenaga kerja yang mendapatkan pelatihan berbasis masyarakat 3.

Pelayanan Pengawasan Ketenagakerjaan 45 % 2016 Σ Perusahaan yang telah diperiksa x 100% Σ perusahaan yang terdaftar Σ Peralatan yang telah diuji x 100% Σ Peralatan yang terdaftar 50% 2016 Ditetapkan di Jakarta pada tanggal 19 April 2011 MENTERI TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI REPUBLIK INDONESIA. 2 Pelayanan Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial Pelayanan Kepesertaan Jamsostek 3 Besaran Kasus yang diselesaikan dengan Perjanjian Bersama (PB) Besaran pekerja/buruh yang menjadi peserta program Jamsostek aktif 1. H. 50 % 2016 ∑ Pekerja/buruh peserta program jamsostek aktif x 100 % ∑ Pekerja/buruh 5. Kab/Kota Dinas/Unit Ketenagakerjaan Prov.Si 8 . ttd Drs. PELAYANAN DASAR STANDAR PELAYANAN MINIMAL INDIKATOR NILAI 4 50 % BATAS WAKTU PENCAPAIAN (TAHUN) SATUAN KERJA/LEMBAGA PENANGGUNG JAWAB 6 Dinas/Unit Ketenagakerjaan Prov. Kab/Kota Keterangan 1 3. Kab/Kota Dinas/Unit Ketenagakerjaan Prov. Besaran Pemeriksaan Perusahaan 2. Besaran Pengujian Peralatan di Perusahaan 5 2016 7 ∑ Kasus yang diselesaikan dengan PB x 100 % ∑ Kasus yang dicatatkan 4. Kab/Kota Dinas/Unit Ketenagakerjaan Prov.No. M.A MUHAIMIN ISKANDAR.

00 PKT/Jumlah Peserta b.04/MEN/IV/201 TENTANG PERUBAHAN ATAS LAMPIRAN PERATURAN MENTERI TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI NOMOR PER. pelaporan.00 1.00 1.00 PKT/Jumlah Peserta 34 .Dokumentasi.00 1.Honor Penyaji 1.00 1.Rekruitmen peserta Honor Terkait Output Kegiatan .Komputer supplies . Total JP 1. 1.Komputer supplies .00 1.00 1. pengiriman .Pembuatan sertifikat . 1.Bahan praktek pelatihan dan uji kompetensi .LAMPIRAN III PERATURAN MENTERI TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI REPUBLIK INDONESIA NOMOR PER.Konsumsi Peserta Belanja Barang Operasional Lainnya .Bahan praktek pelatihan dan uji kompetensi .Honor Instruktur Volume 1. Kegiatan PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI Belanja Bahan . pelaporan.Rapat persiapan Belanja Barang Operasional Lainnya .15/MEN/X/2010 TENTANG STANDAR PELAYANAN MINIMAL BIDANG KETENAGAKERJAAN KOMPONEN BIAYA A.00 1. PELAYANAN PELATIHAN KERJA ANGGARAN BIAYA PROGRAM PELATIHAN UNTUK 1 (SATU) ORANG PESERTA DINAS KETENAGAKERJAAN : PROVINSI/KABUPATEN/KOTA TAHUN ANGGARAN : No a.00 1.Alat tulis kantor .Rapat persiapan .00 PKT/Jumlah Peserta 3.00 1.00 1. PELATIHAN BERBASIS MASYARAKAT Belanja Bahan .00 PKT/Jumlah Peserta 3. pengiriman .00 LBR PKT/Jumlah Peserta OK OK PKT/Jumlah Peserta PKT/Jumlah Peserta PKT/Jumlah Peserta PKT//Jumlah Peserta 2. Total JP 1.Rekruitmen peserta Honor Terkait Output Kegiatan .Alat tulis kantor .Penggandaan . 1.Dokumentasi.00 LBR PKT/Jumlah Peserta OK OK PKT/Jumlah Peserta PKT/Jumlah Peserta PKT/Jumlah Peserta 2. 1.Pembuatan sertifikat .Penggandaan .00 1.00 1.00 1.

Transport Operasional .00 LBR PKT/Jumlah Peserta OK OK PKT/Jumlah Peserta PKT/Jumlah Peserta PKT/Jumlah Peserta 1.00 1.00 1.00 1. 5.Alat tulis kantor .Honor Instruktur Total JP 1.Penggandaan .00 PKT PKT PKT PKT PKT 35 . 1.00 PKT/Jumlah Peserta B. 2. 1.00 1.00 1.00 1. Honor Terkait Output Kegiatan . 3.00 1.00 1.00 Total OJ/PKT OJ/PKT OH 1.00 1.Transport Operasional . PELAYANAN PENEMPATAN TENAGA KERJA ANGGARAN BIAYA PROGRAM PENEMPATAN TENAGA KERJA UNTUK 1 ORANG PESERTA DINAS KETENAGAKERJAAN: PROVINSI/KABUPATEN/KOTA TAHUN ANGGARAN : No a.Komputer supplies .00 1.Uang Harian (lumpsum) 1.00 1.00 Volume PKT PKT PKT PKT PKT PENEMPATAN TENAGA KERJA ANTAR KERJA ANTAR DAERAH (AKAD) Belanja Bahan Honor yang terkait dengan output kegiatan Belanja bahan non operasional Belanja jasa profesi Belanja perjalanan lainnya 1.Transport Instruktur .Rapat persiapan Belanja Barang Operasional Lainnya .Rekruitmen peserta 1.00/PKT/Jumlah Peserta Belanja Perjalanan Lainnya .00 PKT/Jumlah Peserta c.00 1.00 1. Kegiatan PENEMPATAN TENAGA KERJA ANTAR KERJA LOKAL (AKL) Belanja Bahan Honor yang terkait dengan output kegiatan Belanja bahan non operasional Belanja jasa profesi Belanja perjalanan lainnya 1.Uang Harian (lumpsum) 1. PELATIHAN KEWIRAUSAHAAN Belanja Bahan . Belanja Perjalanan Lainnya .Bahan praktek pelatihan dan Uji Kompetensi . 3. pengiriman . 1.Dokumentasi.00.00 1.Transport Instruktur . b.00 1.00 1. 4. pelaporan. 4.Transport Peserta . 2. 5. PKT/Jumlah Peserta 2.Pembuatan sertifikat .4.00 Total PKT/Jumlah Peserta OT PKT/Jumlah Peserta OH 1.00 1.

1. PELAYANAN PENYELESAIAN PERSELISIHAN HUBUNGAN INDUSTRIAL SECARA BIPARTIT DAN KEPESERTAAN JAMINAN SOSIAL BAGI PEKERJA/BURUH ANGGARAN BIAYA PROGRAM PEMBINAAN DALAM RANGKA PENYELESAIAN PERSELISIHAN HUBUNGAN INDUSTRIAL DINAS KETENAGAKERJAAN : PROVINSI/KABUPATEN/KOTA TAHUN ANGGARAN : No a. 1.00 1.00 1.Pelaporan 2.00 1. 1. Kegiatan Volume SOSIALISASI PENYELESAIAN PERSELISIHAN HUBUNGAN INDUSTRIAL SECARA BIPARTIT DAN KEPESERTAAN JAMINAN SOSIAL BAGI PEKERJA/BURUH Belanja Bahan .00 1.00 1..c.00 1.. Belanja Barang Operasional Lainnya .00 1. orang) • Penyelenggara daerah ( .Konsumsi Sosialisasi .00 1.00 PKT C.Komputer supplies .Perlengkapan peserta .00 1. Jasa Profesi (Nara Sumber) Perjalanan • Transport Narasumber • Transport Penyelenggara • Transport Peserta 1. PENEMPATAN TENAGA KERJA ANTAR KERJA ANTAR NEGARA Belanja Bahan Alat tulis kantor Komputer supplies Penggandaan Bahan Orientasi Pencetakan Formulir Penggandaan buku Pedoman dan Juknis AKAN 1.00 1. 4..orang) • Uang Saku Peserta ( .00 1.00 OK OK OK OK OK OH JPL 3..00 PKT PKT PKT LBR BK 2. orang) 1.00 1..Konsumsi Rapat Persiapan .00 1.00 1.Konsumsi seleksi 1..00 PKT PKT PKT PKT PKT PKT Honor yang terkait dengan output kegiatan Honor Tim penyelenggara SPM • Pengarah • Ketua • Sekretaris • Penyelengara Pusat ( ..00 OK OK OK 36 .Penggandaan bahan .00 1.

.00 1.00 OK OK OK OK OK OH JPL 3.00 1.00 1.Perlengkapan peserta .00 1. 1..Konsumsi Rapat Persiapan .00 1.00 1.Konsumsi Sosialisasi .00 PKT PKT PKT PKT PKT PKT Honor yang terkait dengan output kegiatan Honor Tim penyelenggara SPM • Pengarah • Ketua • Sekretaris • Penyelengara Pusat ( .Komputer supplies .00 1.00 OK OK OK OK OK OH JPL 3.00 PKT PKT PKT PKT PKT PKT Honor yang terkait dengan output kegiatan Honor Tim penyelenggara SPM • Pengarah • Ketua • Sekretaris • Penyelengara Pusat ( ...00 OK OK OK 37 .b.00 OK OK OK c.00 1. orang) 1. Jasa Profesi (Nara Sumber) Perjalanan • Transport Narasumber • Transport Penyelenggara • Transport Peserta 1. 1. orang) Jasa Profesi (Nara Sumber) 1.Konsumsi Sosialisasi .orang) • Uang Saku Peserta ( .00 1. orang) • Penyelenggara daerah ( .Konsumsi Rapat Persiapan .00 1. 4.00 1.00 1.00 1.Penggandaan bahan ..Pelaporan 2..00 1.00 1. BIMBINGAN TEKNIS TENTANG TATA CARA PENYELESAIAN PERSELISIHAN HUBUNGAN INDUSTRIAL Belanja Bahan 1..orang) • Uang Saku Peserta ( .00 1. 4.Komputer supplies ....00 1. Perjalanan • Transport Narasumber • Transport Penyelenggara • Transport Peserta 1..00 1.Penggandaan bahan . .Perlengkapan peserta . Belanja Bahan .. orang) • Penyelenggara daerah ( .00 1..00 1.00 1.. Bimbingan Teknis Tentang Kepesertaan Jaminan Sosial Tenaga Bagi Pekerja/Buruh 1.Pelaporan 2.00 1.

00 1. 1.00 1.00 PKT b. Kegiatan Volume SOSIALISASI PERATURAN TENTANG JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA Belanja Bahan Alat tulis kantor Komputer supplies Penggandaan bahan Perlengkapan peserta 1.Konsumsi 1.00 1.00 PKT c. Belanja Barang Operasional Lainnya .00 1.00 PKT 38 . PELAYANAN JAMINAN SOSIAL BAGI PEKERJA/BURUH ANGGARAN BIAYA PROGRAM PEMBINAAN DALAM RANGKA PENINGKATAN KEPESERTAAN JAMINAN SOSIAL BAGI PEKERJA/BURUH DINAS KETENAGAKERJAAN: PROVINSI/KABUPATEN/KOTA TAHUN ANGGARAN : No a. 1.00 1.D. BIMBINGAN TEKNIS DALAM RANGKA PEMBINAAN KEPESERTAAN KEPESERTAAN JAMSOSTEK BAGI PEKERJA/BURUH Belanja Bahan Alat tulis kantor Komputer supplies Penggandaan bahan Perlengkapan peserta 1. 2.Konsumsi 1. Belanja Barang Operasional Lainnya .00 1.00 1.00 1.00 1.00 PKT PKT PKT OK 2. Belanja Barang Operasional Lainnya .Konsumsi 1.00 PKT PKT PKT OK 1. PENEGAKAN HUKUM TERKAIT DENGAN KEPESERTAAN JAMSOSTEK Belanja Bahan Alat tulis kantor Komputer supplies Penggandaan bahan Perlengkapan peserta 1.00 PKT PKT PKT OK 2.

00 1.Transport Lokal Panitia Daerah . Kegiatan Volume PEMBINAAN PENERAPAN NORMA KETENAGAKERJAAN DI PERUSAHAAN Belanja Bahan Alat tulis kantor Komputer supplies Penggandaan bahan Pengadaan Spanduk Pengadaan Sertifikat Pengadaan Seminar Kit 1.Transport moderator pusat .00 1.Transport penjajakan .00 PKT PKT PKT PKT PKT PKT PKT PKT PKT PKT PKT b.00 1.00 PKT PKT PKT PKT PKT PKT 39 .00 1.Honor penceramah .00 1. Belanja Barang Operasional Lainnya .00 PKT PKT 3.00 1.Akomodasi dan Konsumsi 1.00 1.Uang harian penjajakan .00 PKT PKT PKT PKT PKT PKT 2.00 1.00 1.Transport penceramah pusat . PEMERIKSAAN.Honor panitia daerah Belanja Jasa Profesi .00 1.00 1. PELAYANAN PENGAWASAN KETENAGAKERJAAN ANGGARAN BIAYA PEMBINAAN.00 1.Transport panitia pusat . 5.Uang harian peserta . DAN PENGUJIAN PERUSAHAAN DINAS KETENAGAKERJAAN : PROVINSI/KABUPATEN/KOTA TAHUN ANGGARAN : No a. 1.00 1.00 1. 1. Honor yang terkait dengan output kegiatan .Transport peserta .Honor penanggung jawab .00 PKT PKT PKT PKT PKT 4.00 1. PEMBINAAN PENERAPAN NORMA KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA Belanja Bahan Alat tulis kantor Komputer supplies Penggandaan bahan Pengadaan Spanduk Pengadaan Sertifikat Pengadaan Seminar Kit 1.E.Uang harian penceramah pusat .Uang harian moderator pusat 1.Honor panitia pusat .00 1.00 1.00 1.Honor penyusun materi .00 1.00 1.00 1.00 1.Honor moderator Belanja Perjalanan Lainnya .00 1. 1.Transport penceramah daerah .Honor pengarah .Uang harian panitia pusat .00 1.00 1.

00 1.Uang harian penjajakan .Transport peserta .00 1.00 1.Honor penanggung jawab .00 PKT PKT PKT PKT PKT PKT PKT PKT PKT PKT PKT PKT PKT PKT 1.00 PKT PKT 3.Honor pengarah .00 1.Honor moderator Belanja Perjalanan Lainnya .00 1.Transport penjajakan .Uang harian moderator pusat 1.1 PENINGKATAN KUANTITAS PENGAWAS KETENAGAKERJAAN Belanja Bahan Buku-buku hand out ATK Penggandaan bahan Biaya telex/telegram/pengiriam surat Pengadaan sertifikat Pengadaan seminar kit Dokumentasi dan pelaporan Buku peraturan perundangan Biaya seleksi peserta Biaya koordinasi rapat Biaya kesehatan Pembukaan dan penutupan Pengenalan alat-alat K3 Biaya foto copy 1.Transport moderator pusat .00 1.Akomodasi dan konsumsi PKL .Honor pengawas ujian .00 1.Transport Lokal Panitia Daerah .Transport dosen Honor yang terkait dengan Output Kegiatan .Honor penyusun naskah .Honor panitia pusat .00 1.00 1. 5.00 1.00 PKT PKT PKT 40 .Transport panitia pusat .Akomodasi dan konsumsi peserta .00 1.Uang harian peserta .Akomodasi dan Konsumsi 1.Uang harian panitia pusat .00 1.00 1.00 PKT PKT PKT PKT PKT PKT PKT PKT PKT PKT PKT c.00 1.00 PKT 3.00 1.Transport penceramah daerah .Honor panitia daerah Belanja Jasa Profesi .00 1.00 1.00 1.Honor penyusun materi . 1.00 1.00 1. PENINGKATAN KUANTITAS DAN KUALITAS PENGAWAS KETENAGAKERJAAN C.00 PKT PKT PKT PKT PKT 4.2.Honor penceramah .00 1. Belanja Barang Non Operasional Lainnya . 2.00 1.00 1. 1.00 1.00 1.Honor pengawas ujian her 1.00 1. Honor yang terkait dengan output kegiatan .Konsumsi praktek .00 1.00 1.00 1. Belanja Barang Operasional Lainnya .Uang harian penceramah pusat .Transport penceramah pusat .00 1.

Tarif hotel pendamping 1.00 PKT PKT 1.00 1.00 PKT 3.00 1.00 1.00 1. koordinasi.Uang harian pendamping PKL .00 1.Honor pengawas ujian . 1.00 1.Honor penceramah .00 PKT PKT PKT PKT 5.00 1.Honor narasumber .00 1.Konsumsi praktek .00 1..00 PKT PKT PKT PKT PKT 41 .00 1.Honor penyusun naskah .00 1.Honor pengawas ujian her .Transport peserta (PP) . 1. 1.00 PKT PKT PKT PKT PKT PKT PKT PKT PKT PKT PKT PKT PKT PKT 2.Honor pembimbing daerah Belanja perjalanan lainnya .Honor Pembina. Belanja Barang Non Operasional Lainnya .00 1.00 PKT PKT PKT PKT PKT C.00 1.Honor penyelenggara Belanja Jasa Profesi .00 1.Transport pendamping PKL . Belanja Jasa Profesi .Uang harian pendamping PKL .Transport peserta dalam rangka PKL .00 1.00 1.00 1.00 1.00 1.Tarif hotel pendamping 1.00 PKT PKT PKT PKT 5.00 PKT PKT PKT PKT PKT 4.Honor narasumber .Transport peserta (PP) . staf ahli . staf ahli .Honor penceramah .Transport pendamping PKL .00 1.Akomodasi dan konsumsi peserta .00 1. koordinasi.Transport peserta dalam rangka PKL .00 1.00 1. 1.00 1.2 PENINGKATAN KUALITAS PENGAWAS KETENAGAKERJAAN 1.00 1.Honor dokter/perawat .00 1.00 1.00 1. Belanja Bahan Buku-buku hand out ATK Penggandaan bahan Biaya telex/telegram/pengiriam surat Pengadaan sertifikat Pengadaan seminar kit Dokumentasi dan pelaporan Buku peraturan perundangan Biaya seleksi peserta Biaya koordinasi rapat Biaya kesehatan Pembukaan dan penutupan Pengenalan alat-alat K3 Biaya foto copy 1.00 1.Honor pembimbing daerah Belanja perjalanan lainnya .00 1.00 1.Akomodasi dan konsumsi PKL .00 1.Transport dosen Honor yang terkait dengan Output Kegiatan .Honor Pembina.Honor dokter/perawat .Honor penyelenggara 4.

00 PKT DINAS KETENAGAKERJAAN : PROVINSI/KABUPATEN/KOTA TAHUN ANGGARAN : No a. 2. Honor Yang Terkait Dengan Output Kegiatan .Honor pengolah data 1. Belanja Perjalanan Lainnya .Transport lokal petugas .00 provinsi PENINGKATAN KUANTITAS DAN KUALITAS PENGAWAS KETENAGAKERJAAN SPESIALIS Belanja Bahan Alat tulis kantor Penggandaan bahan Penggandaan hasil laporan Pengiriman laporan 1.00 1.00 provinsi .Honor pengolah data 1.Uang harian petugas dalam rangka koordinasi ke PKT 1.00 PKT PKT 3.Honor penanggung jawab .00 PKT PKT PKT PKT b. Kegiatan PENDATAAN OBYEK PENGUJIAN K3 Belanja Bahan Alat tulis kantor Penggandaan bahan Penggandaan hasil laporan Pengiriman laporan 1.00 1.Uang harian petugas PKT 1.00 1.Tarif hotel petugas dalam rangka koordinasi ke PKT 1.Transport petugas dalam rangka koordinasi ke PKT 1.Honor penanggung jawab .Uang harian petugas .00 1.00 Volume PKT PKT PKT PKT 2. 1.Transport petugas dalam rangka koordinasi ke provinsi .00 1.00 1.Transport lokal petugas PKT 1. 1.00 provinsi .00 1.00 PKT PKT PKT PKT 42 .00 1.00 1. 1.00 1.00 . PENINGKATAN SARANA DAN PRASARANA PENGAWASAN KETENAGAKERJAAN Belanja Bahan . Belanja Perjalanan Lainnya .00 PKT PKT 3. Honor Yang Terkait Dengan Output Kegiatan .Pengadaan Alat Deteksi K3 ANGGARAN BIAYA PENGUJIAN PERUSAHAAN 1.00 1.Uang harian petugas dalam rangka koordinasi ke provinsi 1.00 .d.

Si 43 .00 PKT PENINGKATAN SARANA DAN PRASARANA PENGUJIAN Belanja Bahan Alat tulis kantor Komputer supplies Penggandaan bahan Pengiriman laporan 1.00 1.00 1.00 PKT PKT PKT PKT 2. 1. ttd Drs.00 1. Belanja Barang Operasional Lainnya . Belanja Barang Operasional Lainnya .. 1.00 1. PEMBERDAYAAN AHLI K3 SPESIALIS Belanja Bahan .Tarif hotel petugas dalam rangka koordinasi ke provinsi c. H.00 PKT d.Alat tulis kantor .A MUHAIMIN ISKANDAR.Konsumsi 1.00 PKT Ditetapkan di Jakarta pada tanggal 19 April 2011 MENTERI TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI REPUBLIK INDONESIA.Komputer supplies 1.Konsumsi 1. M. 1.00 PKT PKT 2.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful