P. 1
modul-6-sesi-1-jembatan-komposit1_2

modul-6-sesi-1-jembatan-komposit1_2

|Views: 115|Likes:
Dipublikasikan oleh Nengsi Gitu Nengsi

More info:

Published by: Nengsi Gitu Nengsi on Mar 26, 2013
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/04/2013

pdf

text

original

STRUKTUR BAJA II

MODUL 6

Sesi 1
Dosen Pengasuh : Ir. Thamrin Nasution

Struktur Jembatan Komposit

Materi Pembelajaran : 1. Pengertian Konstruksi Komposit. 2. Aksi Komposit. 3. Manfaat dan Keuntungan Struktur Komposit. 4. Lebar Efektif. 5. Tegangan Elastis Pada Penampang Komposit. 6. CONTOH SOAL : 6.1). Perhitungan Modulus Penampang Elastis. 6.2). Perhitungan Tegangan Elastis Pada Penampang Komposit.

Tujuan Pembelajaran :  Mahasiswa mengetahui dan memahami struktur jembatan komposit. DAFTAR PUSTAKA a) Agus Setiawan,”Perencanaan Struktur Baja Dengan Metode LRFD (Berdasarkan SNI 031729-2002)”, Penerbit AIRLANGGA, Jakarta, 2008. b) Charles G. Salmon, Jhon E. Johnson,”STRUKTUR BAJA, Design dan Perilaku”, Jilid 2, Penerbit AIRLANGGA, Jakarta, 1996, atau, c) Charles G. Salmon, Jhon E. Johnson, Steel Structures Design and Behavior, 5th Edition, Pearson Education Inc., 2009 d) RSNI T-03-2005, Perencanaan Struktur Baja Untuk Jembatan. e) Tabel Baja PT. GUNUNG GARUDA.

UCAPAN TERIMA KASIH Penulis mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pemilik hak cipta photo-photo.co.wordpress.com .com thamrin_nst@hotmail. buku-buku rujukan dan artikel. yang terlampir dalam modul pembelajaran ini.wordpress.id thamrinnst. Wassalam Penulis Thamrin Nasution thamrinnst. Semoga modul pembelajaran ini bermanfaat.

2012 Departemen Teknik Sipil.Modul kuliah “STRUKTUR BAJA II” . Penampang yang seperti ini termasuk kategori non komposit. kayu dengan beton. Thamrin Nasution STRUKTUR JEMBATAN BAJA KOMPOSIT 1. Sebaliknya. Hal ini pada umumnya dijumpai pada baja dan beton. dari kedua jenis bahan yang berbeda tadi. Gambar 1 : Jembatan komposit. Sumber : Composite steel highway bridges. beton sangat kuat memikul gaya tekan dan sangat lemah terhadap gaya tarik. www. sehingga bekerja sama dalam memikul beban. dan lain-lain. Material baja adalah bahan yang kuat terhadap gaya tarik dan kuat juga terhadap gaya tekan. yaitu gambungan antara pelat lantai dari bahan beton dan gelagar dari bahan baja. 1 . A. Pelat beton dan gelagar baja mengalami deformasi sendirisendiri.C. Hayward. terutama dalam kemampuannya memikul gaya tarik dan gaya tekan.com Konstruksi komposit bisa merupakan perpaduan antara baja dengan beton. Pengertian Konstruksi Komposit . FTSP. Sumber : Composite steel highway bridges. Ir. tetapi gaya tekan yang dapat dipikul sangat erat kaitannya dengan kelangsingan profil. sehingga pada balok baja terjadi lendutan yang besar yang diakibatkan oleh beban yang besar yang harus dipikul balok baja tersebut. Hayward. gelagar kotak. ITM. A.C.G. Corus Construction & Industrial. Pada pertemuan kedua bahan akan terjadi gelincir karena tidak ada penahan.corusconstruction. yang disatukan sedemikian rupa. Gabungan kedua elemen struktur ini dapat memikul beban lentur (momen) secara bersama-sama. dan didalamnya diisi dengan material beton. Konstruksi komposit dibuat sedemikian rupa dengan memanfaatkan keunggulan dari masing-masing bahan. gelagar kotak. www. lihat Gambar 3 berikut.corusconstruction.G.com Gambar 2 : Jembatan komposit. Konstruksi komposit adalah sebuah konstruksi yang bahan-bahannya merupakan perpaduan dari dua jenis material yang berbeda sifat. Pada mulanya balok baja hanya dipakai sebagai penopang pelat lantai. dengan besar deformasi tergantung dari kekuatan masing-masing bahan (baja dan beton). Konstruksi seperti ini ditemukan pada struktur jembatan. Dalam bentuk lain adalah struktur tiang/kolom dimana lapis luar tiang/kolom digunakan besi hollow dari baja. Corus Construction & Industrial.

com Gambar 4 : Jembatan komposite dengan penghubung geser. dan untuk gedung pada tahun 1960. Shear Connector Sumber : http://www. dimana baja dan beton saling melekat dengan bantuan penghubung geser (Shear connector). Semenjak tahun 1979 yang lalu.doka. Ir. aksi komposit selalu dimanfaatkan pada bangunan gedung terutama pada jembatan.directindustry.com 2 .Modul kuliah “STRUKTUR BAJA II” . Sumber : http://www. ITM. 2012 Departemen Teknik Sipil. FTSP. Thamrin Nasution Pelat lantai beton Tergelincir/slip Gelagar baja Pelat lantai beton Tekan Tarik Tekan Gelagar baja Tarik Diagram tegangan Gambar 3 : Penampang baja – beton non komposit Pada awal tahun 1930 kanstruksi komposit dibuat pada jembatan.

Distribusi tegangan adalah linier disetiap penampang. 3 .Modul kuliah “STRUKTUR BAJA II” . Gaya geser pada penghubung geser adalah sebanding secara proportional dengan beban pada penghubung geser. dengan kata lain tidak terjadi gelincir diantara permukaan beton dan baja. lantai menggunakan deck Sumber : http://www. 3. b.com. ITM. b. 2012 Departemen Teknik Sipil. Lantai beton dan balok baja tidak akan terpisah secara vertikal dibagian manapun sepanjang bentangan. dihubungkan secara komposit menjadi satu. antara lain : a. sehingga dapat melentur secara bersamaan dan menyatu. c.au 2. Bila dibandingkan dengan konstruksi non komposit.antec. Penampang atau tinggi profil baja lebih rendah. Aksi komposit terjadi apabila dua batang/bagian struktur pemikul beban. Profil baja dapat dihemat dibandingkan dengan balok non komposit. Lantai beton dengan balok profil baja dihubungkan dengan penghubung geser secara tepat pada seluruh bentangnya. Ir. sehingga dapat mengurangi atau menghemat tinggi lantai (storey height) pada bangunan gedung dan tinggi ruang bebas pada bangunan jembatan. Thamrin Nasution Gambar 5 : Bangunan komposit. FTSP. Aksi komposit hanya dapat terjadi apabila anggapan-anggapan berikut ini dapat dipenuhi atau mendekati keadaan sebenarnya antara lain : a. misalnya konstruksi lantai beton dan balok profil baja. konstruksi komposit memberikan beberapa keuntungan. Aksi Komposit ("Composite Action"). d. Manfaat dan Keuntungan Stuktur Komposit.

sehingga pelendutan pelat lantai (komposit) semakin kecil. bE b’ b’ bf Gambar 6 : Bentuk distribusi tegangan pada pelat beton akibat momen lentur.. Panjang bentang untuk batang tertentu dapat lebih besar. Ir. Thamrin Nasution c. 2012 Departemen Teknik Sipil. Kapasitas daya pikul beban bertambah dibandingkan dengan pelat beton yang bebas di atas gelagar baja. 4. Lebar Efektif. Kekakuan lantai pelat beton bertulang semakin tinggi karena pengaruh komposit (menyatu dengan gelagar baja). d. artinya dengan sistem komposit baja dan beton. dan terus menurun secara non-liner sebanding dengan letaknya yang semakin jauh dari sayap gelagar. Dari gambar diatas terlihat bahwa tegangan paling ektrim terdapat pada daerah diatas sayap gelagar. untuk penampang yang sama. e. bE = bf + 2 b’ bE bE Gelagar dalam ….1 bf b’ bO bO b’ bf b’ bO Gelagar luar Gambar 7 : Ukuran-ukuran dalam penetapan lebar efektif gelagar baja-beton komposit. ITM. mempunyai momen pikul yang lebih besar. Lebar efektif balok komposit dapat dinyatakan dengan persamaan berikut. 4 .Modul kuliah “STRUKTUR BAJA II” . Konsep lebar efektif bermanfaat dalam disain bila kekuatan harus ditentukan untuk suatu elemen yang terkena distribusi tegangan tidak seragam. FTSP.

5. 8 bE  1 / 2 bo  jarak dari pusat gelagar ke tepi slab (lihat gambar 7). = momen lentur. …1. atau c. 5 . fb  I I = momen inertia penampang balok T.d. Y1 M . 12 x tebal minimum lantai. RSNI T-03-2005. lebar efektif lantai harus diambil sebagai nilai terkecil dari : a. Thamrin Nasution Penyederhanaan penetapan lebar efektif untuk keperluan perencanaan diberikan oleh AISC – LRFD untuk beban layan maupun perhitungan kekuatan nominal. L bE  + jarak dari pusat gelagar ke tepi slab. fa  Dimana. Gelagar interior (dalam).Modul kuliah “STRUKTUR BAJA II” . b. a. L …1. 1/5 x panjang bentang gelagar untuk bentang sederhana atau 1/7 x panjang bentang gelagar untuk bentang menerus.b. FTSP. …1. L = panjang bentang jembatan bo = jarak antara gelagar memanjang. Gelagar eksterior (luar).a. Ir.c. bE  4 bE  bO (jarak gelagar sama) …1. menetapkan lebar efektif sebagai berikut : Bila lantai beton meliputi kedua sisi badan gelagar. a Y1 fa M Y2 b fb regangan tegangan Gambar 8 : Diagram tegangan – regangan balok homogen. bE  bO . Jarak pusat-pusat antara badan gelagar. Y2 . Besar tegangan lentur adalah. 2012 Departemen Teknik Sipil. Dimana. atau b. ITM. Pada balok T yang homogen. adalah sebagai berikut. Perencanaan Struktur Baja Untuk Jembatan. Tegangan Elastis Pada Penampang Komposit. bentuk diagram tegangan-regangan dalam kondisi layan terlihat seperti gambar berikut. …2. I M M . (lihat gambar 7).

d. Thamrin Nasution Pada balok komposit. fc = kekuatan tekan beton umur 28 hari. Ir. dimana slab beton penampang komposit di transformasikan menjadi baja equivalen.000 MPa. bE hc bE / n Luas baja equivalen fca fcb fsa ysa ysb yca ycb Garis netral komposit M hs Garis netral profil b’ bf b’ fsb Gambar 9 : Tegangan pada penampang komposit. FTSP. sekalipun hubungan baja – beton sangat kaku. Ec = Wc1. s c (besar deformasi yang terjadi antara baja dan beton adalah sama) Atau. …3. Ec Es = modulus elastisitas baja = 200. Wc = berat jenis beton. Untuk beton normal dapat diambil. Sehingga. Ec = modulus elastisitas beton. fs fc  Es Ec …3.5 (0. Lihat Modul 2. Es = ratio modulus. 2400 . Ec  4700 fc' …3. n = …3. fc  n . fs  Es . ITM. diberikan oleh persamaan berikut. 6 . maka diagram tegangannya menjadi tidak sama dengan balok yang homogen.b.a. Dimana. kalau pada beton bertulang adalah kebalikannya. dengan jenis bahan yang berbeda (beton – baja) dimana mempunyai modulus elastis yang berbeda pula.043) fc' Dimana.e. dengan kata lain baja – beton mengalami deformasi serentak Hubungan tegangan dan regangan baja – beton dapat dilihat pada persamaan berikut ini. 2012 Departemen Teknik Sipil. yaitu luas tulangan di transformasikan menjadi luas beton equivalen. ambil Wc = 2500 kg/m3.Modul kuliah “STRUKTUR BAJA II” . Bentuk tegangan lentur pada penampang komposit seperti gambar berikut.2600 kg/m3.c. fc Ec …3.

I gn n . FTSP. I gn 6. Ir.21 WF 400.000 MPa)/(21538 MPa) = 9. fc’ = 21 Mpa. WF 400.400.Modul kuliah “STRUKTUR BAJA II” .13. bE = bo = 1. bE = L / 5 = 10 m / 5 = 2.0 m. Contoh Soal.13.5 m bo = 1. fy = 250 MPa. fsb  fsa  I gn I gn Tegangan lentur tekan yang terjadi pada serat atas/bawah slab beton. Modulus ratio. Beton.400.a. M . 21 = 21538 MPa. memakai baja mutu BJ-41.400. …4.400.40 m Modulus elastis. …4.21 Panjang bentang L = 10 m bo = 1.13.1. Panjang bentang. 2012 Departemen Teknik Sipil. L = 10 meter. y sb M . dengan mutu beton.000 MPa. bE = 12 x hc = 12 x 0.21 WF 400.5 m 20 cm WF 400.20 m = 2.21 WF 400. n = Es / Ec = (200. Ec = 4700 fc' = 4700 .13. ycb fca  . ITM. yca M .b.3 7 .21 bo bo Gambar 10 : Jembatan komposit Penyelesaian : Lebar efektif (RSNI T-03-2005). ysa . 6. Hitunglah modulus penampang elastis dari penampang komposit . fcb  n .5 m (menentukan).13. M . Thamrin Nasution Tegangan lentur yang terjadi pada profil baja.400. Gunakan lebar penampang efektif. Es = 200. Baja.

7 cm2) . Luas penampang baja equivalen. ITM. 8 . Atotal .1 cm) . FTSP.400. . (20 cm) As Atotal = 322 cm2.7 cm2) .1 cm.Modul kuliah “STRUKTUR BAJA II” . (40 cm/2 + 20 cm) (540.21 yb Gambar 11 : Letak garis netral penampang komposit Letak garis netral komposit. yb = 16100. = 540.7 cm2) .8 cm . Perhitungan momen inertia komposit (I). ya = 3220. terhadap garis netral komposit adalah sebagai berikut.5 m / 9. 2012 Departemen Teknik Sipil. Ir.161 m = 16. ya = (322 cm2) . (hs + hc/2) + As . yb = (322 cm2) .1 cm hc = 20 cm 30 cm d1 d2 ya Garis netral komposit 60 cm hs = 40 cm Garis netral profil 20 cm WF 400. (hs/2) (540.0 cm3 + 8748.0 cm3)/(540.21 Luas total.13.7 cm2) .1 cm) . Ya + yb = hs + hc 22. Penampang baja equivalen. (20 cm/2) + (218.1 cm.Kontrol.7 cm2) .7 cm2) = 22.13.400. Luas profil WF 400.0 cm3 = 11968. (40 cm + 20 cm/2) + (218.0 cm2. (40 cm/2) (540.7 cm2) . a. = 218. Thamrin Nasution Lebar equivalen baja.7 cm2.Statis momen ke sisi bawah flens bawah profil.7 cm2. Atotal . bE = 150 cm bE / n = 16.8 cm = 40 cm + 20 cm 60 cm = 60 cm (memenuhi). ya = Ac .0 cm3 yb = (20474.Statis momen ke sisi atas pelat beton. Luas penampang baja equivalen. Io = 1/12 . .7 cm2) = 37. yb = Ac . (hc/2) + As . Ac = 322. Ac = (16.0 cm3 + 4374. (16. Momen inertia terhadap diri sendiri. bE / n = 1.1 cm + 37.0 cm3)/(540.0 cm3 ya = (11968.3 cm4. (20 cm)3 = 10733.3 = 0. (hs/2 + hc) (540.

As = 218. jarak antara gelagar.Pada tepi bawah sayap baja. Ssb = I / yb = (193860.Pada tepi atas sayap baja. Sebuah jembatan komposit dengan perletakan sederhana. b. K-300 = 300 kg/cm2 9 . d22 = 66600 cm4 + (218. d12 = 10733.9 cm4. Ic = Io + A .6 cm3. DATA . Ir. Ssa = I / (ya – 20 cm) = (193860. FTSP. Gelagar memakai WF 600. 2. .DATA 1.20.400. .300. . ITM.8 cm. Hitunglah tegangan yang terjadi pada penampang komposit akibat berat sendiri.12. d1 = ya – (hc/2) = (22.4 cm3. Thamrin Nasution Letak pusat berat penampang baja equivalen terhadap garis netral komposit.9 cm4 = 193860. Tebal lantai beton hc = 20 cm. S = 1. mutu baja BJ-41.Pada tepi atas pelat beton. Penyelesaian : A). BETON Mutu beton. K-300.1 cm)2 = 57877.2 cm4)/(37.2.1 cm) Sc = 8772.1 cm) – (20 cm/2) = 12. panjang bentang. Momen inertia penampang baja equivalen terhadap garis netral komposit .8 cm) Ssb = 5128. L = 12 meter.(12.8 cm) – (40 cm/2) = 17.0 cm.(17. Panjang bentang jembatan L = 12. c. Is = Io + A .21.0 cm. DATA MATERIAL a. Momen inertia terhadap diri sendiri.2 cm4)/(22.3 cm4 + 135982.1 cm – 20 cm) Ssa = 92314.0 cm3. 6.10 meter.13.0 m. Momen inertia penampang komposit. 2012 Departemen Teknik Sipil.3 cm4 + (322. d2 = yb – (hs/2) = (37. Letak pusat berat profil WF terhadap garis netral komposit.2 cm4)/(22. I = Ic + Is = 57877.2 cm4. DATA GEOMETRIS JEMBATAN Tebal slab lantai jembatan hc = 20.0 cm2). Profil WF 400.8 cm)2 = 135982. Sc = I / ya = (193860. Luas profil WF. Momen inertia profil WF terhadap garis netral komposit . Io = 66600 cm4.7 cm2).3 cm4. Modulus penampang elastis.Modul kuliah “STRUKTUR BAJA II” . Jarak antara gelagar baja S = bo = 110.7 cm2. mutu beton.1 cm.

20 S = bo S = bo Gambar 12 : gambar soal 6. .12.8 cm.300.41 Tegangan leleh baja. Thamrin Nasution Kuat tekan beton.10 m bo = 1. Mmaks = 1/8 q L2 = 1/8 . Berat Sendiri. Momen maksimum terjadi di tengah bentang sebesar. Berat beton bertulang. (7.2.10 m) .20 WF 600. Es = 200.20 WF 600. Modulus elastis. hs = 58.10 m 20 cm WF 600.300. Ec  4700 fc' = 23453 MPa.Modul kuliah “STRUKTUR BAJA II” . Momen lentur.000 Mpa.m’.300. Modulus Elastis.20 m) . 10 . qs = 151 kg/m = 1.12. b.Pelat beton.300. a.180 kN. Profil WF 600. Ir.12.12. BAJA Mutu baja. fy = 250 MPa. Wc = 25 kN/m3 WF 600. .20.51 kN/m. B).20 Panjang bentang L = 12 m bo = 1. As = 192.500 kN/m’. (0.010 kN/m’) .20 fc' = 0.300. (12 m)2 Mmaks = 126. 2012 Departemen Teknik Sipil. FTSP.12. (25 kN/m3) = 5. qs = 1.300. WF 600.12.Profil WF 600.010 kN/m’.20 Io = 118000 cm4.9 MPa.12. b.5 cm2.83 K/10 = 24.510 kN/m’. qc = (1. q = 7. ANALISA STRUKTUR. ITM. BJ .300.

n = Es / Ec = (200.5 cm2) .4 cm WF 600. yb = 17750. Ir.12.5 cm2) .4 m bE = bo = 1.5 cm2) = 51.5 cm2.0 cm3 + 9509.20 Luas total.40 m.5 = 0.10 m / 8.129 m = 12.4 cm3 + 5659. ya = (258 cm2) .10 m (menentukan).5 cm2) . Luas profil WF 600. ITM.96 cm = 58. (58.8 cm (memenuhi). bE = 12 hc = 12 . Lebar efektif (RSNI T-03-2005).8 cm hs = 58. ya = Ac .12.300.9 cm hc = 20 cm 39.5 Lebar equivalen baja.9 cm) . bE = 110 cm bE / n = 12. (hs/2) (450.8 cm + 20 cm/2) + (192.Kontrol.8 cm = 78. = 192. (hs + hc/2) + As .8 cm Garis netral profil 29.Modul kuliah “STRUKTUR BAJA II” .5 cm3 = 12089. Atotal . bE = L / 5 = 12 m / 5 = 2.Statis momen ke sisi atas pelat beton. (hs/2 + hc) (450. GARIS NETRAL PENAMPANG KOMPOSIT. yb = Ac .8 cm/2 + 20 cm) (450. . Luas penampang baja equivalen. (0.9 cm. (hc/2) + As .5 cm3 = 23409. Atotal . FTSP. .5 cm3 ya = (12089. Thamrin Nasution C).000 MPa)/(23500 MPa) = 8. 2012 Departemen Teknik Sipil.9 cm3)/(450. = 450.4 cm d1 d2 ya Garis netral komposit 78.20 m) = 2.5 cm2) . (58. bE / n = 1. Ya + yb = hs + hc 26.5 cm2) .9 cm3.8 cm + 20 cm 78. yb = (258 cm2) .Statis momen ke sisi bawah flens bawah profil. ya = 2580.300.5 cm3)/(450. (20 cm/2) + (192.5 cm2. (20 cm) As Atotal = 258 cm2.5 cm2) . (58. Ac = (12.8 cm/2) (450. 11 .84 cm.96 cm . Modulus ratio.20 yb Gambar 13 : Letak garis netral penampang komposit Letak garis netral komposit. yb = (23409.84 cm + 51.5 cm2) = 26.

ITM.200 mm) (126.mm) x (268. Luas profil WF.9 Mpa (tekan).300.6 cm4 = 297738.84 cm) – (20 cm/2) = 16.180 x10 6 N. Letak pusat berat penampang baja equivalen terhadap garis netral komposit. c. (297738. (297738. Ic = Ioc + Ac . n .7 x 10 4 mm 4 ) Pada tepi bawah pelat beton. Ac = 258. Momen inertia terhadap diri sendiri.56 cm)2 = 215973.0 cm2).0 cm4 + (258. Profil WF 600.0 cm2.7 x 10 4 mm 4 ) = 2. FTSP.3 MPa (tekan). b.I (8. TEGANGAN LENTUR PADA PENAMPANG KOMPOSIT. d2 = yb – (hs/2) = (51. M . Is = Ios + A .(22. 12 .4 mm .1 cm4. MOMEN INERTIA PENAMPANG KOMPOSIT.12.200mm) fcb   n .4 mm) fca   = 1. Ios = 118000 cm4. I = Ic + Is = 81765.20.84 cm. Momen inertia terhadap diri sendiri.5) . M .8 cm/2) = 22.7 cm4.Modul kuliah “STRUKTUR BAJA II” .6 cm4. Thamrin Nasution D). Luas penampang baja equivalen. d22 = 118000 cm4 + (192.5 cm2).I (8. ( ya .(16.56 cm. ya (126. As = 192.5) . Momen inertia profil WF terhadap garis netral komposit .3 MPa (tekan).mm) x (268. Penampang baja equivalen. E). d12 = 8600. Momen inertia penampang komposit. a. Pada tepi atas flens atas profil WF. Ioc = 1/12 . d1 = ya – (hc/2) = (26. Momen inertia penampang baja equivalen terhadap garis netral komposit . Letak pusat berat profil WF terhadap garis netral komposit.1 cm4 + 215973.96 cm) – (58. terhadap garis netral komposit adalah sebagai berikut.180 x10 6 N. (20 cm)3 = 8600.9 cm) . 2012 Departemen Teknik Sipil.mm) x (268. Perhitungan momen inertia komposit (I).200 mm) (126.7 x 10 4 mm 4 ) = 0.200mm) fsa   I (297738. (12. M . Pada tepi atas pelat beton.84 cm)2 = 81765.0 cm4.4 mm . ( ya .180 x10 6 N.5 cm2. Ir.

8 cm 58.96 cm WF 600.3 MPa 20 cm Ya = 26. M . 13 . Ir.Modul kuliah “STRUKTUR BAJA II” .9 MPa 78. bagian beton sepenuhnya mengalami tegangan tekan.300.0 MPa Gambar 14 : Diagram tegangan penampang komposit akibat berat sendiri.20 22.12. ITM.9 cm 1.180 x10 6 N. bE = 110 cm bE / n = 12.6 mm) fsa   I (297738. 2012 Departemen Teknik Sipil.84 cm Garis netral komposit 0.3 MPa 2.mm) x (519. FTSP.8 cm Garis netral profil Yb = 51. Thamrin Nasution Pada tepi bawah flens bawah profil WF. Keterangan : Dari diagram tegangan terlihat. ( yb) (126.0 Mpa (tarik).7 x 10 4 mm 4 ) = 22.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->