Anda di halaman 1dari 1

Bagi santriwan maupun santriwati mungkin sudah terbiasa dengan rutinitas sholat bejamaah, mengaji, antri kamar mandi

dan masih banyak lainnya. Pagi itu, seperti biasa Afika mengikuti rutinitas di asramanya walaupun dengan mata yang di paksa untuk melebar. Di sekelilingnya pun hanya ada beberapa orang yang mengikuti sholat subuh berjamaah, sedangakan di sudut asrama di kamar pojok dekat tangga penghuninya masih tertidur lelap. Tak seorang pun berniat untuk solat bejamaah, yang mereka rasakan hanya kenikmatan tidur dan bermain dengan alam bawah sadarnya. Ayah panggilan untuk Pembina asrama berkeliling dan memasuki kamar satu persatu dengan membawa seember air dan byur tak seorang santriwati mengelak dari siraman itu. Ah, ganggu aja, (sambil mengucek-mengucek matanya) eh maaf ayah, iyah ini mau ikut jamaaah . Sewaktu di sekolah, pak Ali sebagai guru Biologi mengajarkan tentang Rekayasa genetika. Semua murid kelas XII IPA 4 mendengarkan dengan seksama sesekali menulis. Di pojok ruangan Latifah ternyata asik mendengar penjelasan dari pa kali sampai seperti lagu tidur. Dia tertidur dikelas tanpa beban sedikitpun, dengan sedikit kemarahan tapi bernada lembut pak ali memanggil Latifah. Dengan kesadaran yang sedikit dipaksakan Latifah terbangun, hadir pak, serentak seisi kelas tertawa melihat Latifah yang gelagapan. Maaf pak, saya izin kebelakang mau cuci muka, dengan menyembunyikan rasa malu yang sangat dalam.