Anda di halaman 1dari 9

SATUAN ACARA PENYULUHAN

Cabang Ilmu Topik Hari/Tanggal Waktu Tempat Sasaran Metode Media Materi A. : : : : : : : : : Keperawatan Medikal Bedah Ambulasi Dini (Early Ambulation) Jumat, 22 Februari 2008 25 Menit Ruang Urologi RSWS Makassar Pasien Ceramah dan Tanya Jawab Leaflet dan Flipchart Terlampir

Tujuan Instruksional Umum Setelah mengikuti penyuluhan ini diharapkan, pasien akan mengerti dan memahami tentang ambulasi dini dengan baik.

B.

Tujuan Instruksional Khusus Setelah mengikuti penyuluhan, ini diharapkan para pasien mampu: 1. Menyebutkan pengertian ambulasi dini. 2. Menyebutkan tahap-tahap dalam dangling. 3. Menyebutkan tahap-tahap dalam ambulasi dini. 4. Menyebutkan 5. Menyebutkan hal-hal hal-hal yang yang perlu perlu diperhatikan diperhatikan saat saat melakukan dangling. melakukan ambulasi dini.

C.

Materi 1. Menjelaskan pengertian ambulasi dini . 2. Menjelaskan tahap-tahap dalam dangling. 3. Menjelaskan tahap-tahap dalam ambulasi dini. 4. Menjelaskan 5. Menjelaskan hal-hal hal-hal yang yang perlu perlu diperhatikan diperhatikan saat saat melakukan dangling . melakukan ambulasi dini .

D. E. F.

Metode Ceramah dan tanya jawab Alat Bantu Leaflet dan flipchart Sumber Hegner, Barbara R, Proses Jakarta, 2003. Asisten Keperawatan: Suatu pendekatan Penerbit buku kedokteran, EGC, keperawatan,

G.

Proses Penyuluhan

N Fase o 1 Pendahuluan (5 menit)

Kegiatan Penyuluhan Memberi salam teraupetik. Menjelaskan tujuan. Kontrak waktu.

Kegiatan Peserta Membalas salam

Metode Ceramah

Memperhatihan pengertian Memperhatikan Ceramah, dan leaflet Mendengarkan dan flipchart dan

Kerja (15 menit)

Menjelaskan
ambulasi dini.

Menjelaskan

mempraktekkan tahaptahap dalam dangling.

Menjelaskan

dan mempraktekkan tahaptahap dalam ambulasi dini. hal-hal yang perlu diperhatikan saat melakukan dangling . hal-hal yang perlu diperhatikan saat melakukan ambulasi dini . Bertanya Memperhatikan Tanya jawab

Menjelaskan

Menjelaskan

3.

Terminasi (5 menit)

Memberikan kesempatan untuk bertanya.

Menjelaskan pertanyaan.
Melakukan evaluasi dengan memberikan pertanyaan isi penyuluhan. Menyimpulkan penyuluhan. isi

Mengakhiri dengan salam.

Menjawab

H.

Evaluasi 1. Sebutkan pengertian ambulasi dini! 2. Sebutkan tahap-tahap dalam dangling! 3. Sebutkan tahap-tahap dalam ambulasi dini! 4. Sebutkan hal-hal yang perlu diperhatikan saat melakukan dangling!

5. Sebutkan hal-hal yang perlu diperhatikan saat melakukan ambulasi dini! MATERI PENYULUHAN A. Pengertian Ambulasi operasi. Sebelum melakukan ambulasi dini, terlebih dulu lakukan dangling. Dangling adalah pasien duduk dengan kaki menjuntai di tepi tempat tidur. B. Tahapan Dangling Dalam melakukan dangling, ada beberapa tahapan yang harus dilalui di antaranya: 1. Lakukan semua tindakan prosedur awal. 2. Ingatlah untuk mencuci tangan, mengidentifikasi pasien dan member privasi kepada pasien. 3. Siapkan peralatan yang diperlukan seperti bantal dan selimut. 4. Periksa denyut nadi pasien. 5. Turunkan penghalang tempat tidur dan kunci tempat tidur pada posisi yang terendah. 6. Perlahan-lahan tinggikan kepala tempat tidur. 7. Bantu pasien untuk memakai selimut atau mantel mandi. 8. Letakkan satu tangan disekeliling bahu pasien dan tangan lainnya di bawah lutut pasien. 9. Dengan perlahan dan lembut putar pasien sampai menghadap perawat, biarkan kaki pasien menggantung di tepi tempat tidur. 10. Gulung bantal dan letakkan di belakang punggung pasien untuk dijadikan penopang. 11. Setelah pasien memakai kaki. sebuah sandal, kursi beri bisa instruksi ditempatkan untuk untuk menggoyangkan Dini adalah latihan berjalan pertama yang dilakukan pada pasien setelah menjalani proses pembedahan/

menopang kaki pasien selama beberapa menit. 12. Mintalah pasien dangling selama waktu yang diperintahkan.

Beberapa hal yang harus diperhatikan dalam melakukan dangling adalah : saat pasien pusing atau pingsan, bantu pasien berbaring dan periksa tanda-tanda vital pasien. 13. Periksa kembali nadi pasien. 14. Atur kembali bantal di kepala tempat tidur, lepas selimut atau mantel mandi dan sandal pasien. 15. Letakkan satu tangan disekeliling bahu pasien dan satu lagi di bawah lutut. Dengan lembut dan perlahan angkat kaki pasien ke atas tempat tidur. 16. Turunkan kepala tempat tidur, pasang penghalang tempat tidur dan periksa kembali nadi pasien. 17. Setelah selesai, cuci tangan dan dokumentasikan waktu (durasi) dangling, nadi dan reaksi pasien. C. Tahapan Ambulasi Setelah melakukan proses dangling, bila pasien dalam keadaan baik-baik meliputi : 1. Pastikan tempat tidur dalam posisi terendah. Sediakan sebuah kursi untuk berjaga-jaga kalau pasien lelah. 2. Etelah pasien melakukan dangling tanpa rasa sakit, bantu pasien untuk berdiri, periksa nadi pasien. Jika nadi meningkat sampai lebih dari 10 poin, kembali ke tempat tidur. Jika pasien pusing atau pingsan, kembalilah ke tempat tidur. Minta pasien untuk menarik napas dalam dan melihat sekeliling terbuka. Berbicara dan yakinkan pasien. 3. Pindahkan lengan perawat ke belakang pinggang pasien dan berbalik sehingga perawat menghadap ke arah yang sama dengan pasien. ruangan. Kepala pasien tegak dan mata saja, lalu dilanjutkan dengan tahapan ambulasi dini,

4. Pasien berjalan perlahan dengan jarak yang pendek dan kembali ke sisi tempat tidur. Jika pasien tampak lelah dan akan pingsan atau terjadi perubahan besar pada nadi, biarkan pasien beristirahat. 5. Jika pasien pingsan saat pelaksanaan ambulasi dini :

Dengan perlahan turunkan pasien ke lantai. Lindungi kepala pasien. Jangan mencoba menahan pasien berdiri. Beri tanda untuk meminta bantuan.

6. Setelah selesai, cuci tangan dan dokumentasikan waktu (durasi) ambulasi dini, nadi dan reaksi pasien.

PRAKTEK KLINIK PROFESI Keperawatan Medikal Bedah DI RUANGAN UROLOGI RS WAHIDIN SUDIRO HUSODO

TUGAS KELOMPOK SAP PENYULUHAN

AMBULASI DINI (EARLY AMBULATION)

di susun oleh

kelompok 3
SANCO IRIANTO. A SITTI ZULHA SUAIB SITI UMRANA RADENG NURALIAH HARTINI BAI

PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN


FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS HASANUDDIN MAKASSAR 2008