Anda di halaman 1dari 33

MEDAN MAGNET

Kelas XI
SMA Negeri 2 Malang

Oleh : Guru Fisika

MEDAN MAGNET

Standart Kompetensi

Kompetensi Dasar Indikator

Materi

STANDAR KOMPETENSI

2
Kelas XI

Menerapkan konsep kelistrikan dan kemagnetan dalam berbagai penyelesaian masalah dan produk teknologi

KOMPETENSI DASAR
2.2
Kelas XI
Semester 1

Menerapkan induksi magnetik dan gaya magnetik pada beberapa produk teknologi

INDIKATOR
Kelas XI

2.2

Semester 1

Menentukan Medan magnetik disekitar penghantar lurus berarus listrik Menentukan Medan magnetik pusat penghantar yang berbentuk lingkaran Menentukan gaya lorentz

MEDAN MAGNET

Materi Medan Magnet

Induksi magnet di sekitar penghantar lurus dan panjang Induksi magnet pada penghantar berbentuk lingkaran

Induksi magnet pada kumparan ( solenoida dan toroida ) Garis garis gaya magnet / fluks magnetik
gaya Lorentz end

Soal - soal

INDUKSI MAGNETIK DI SEKITAR ARUS LISTRIK


Medan magnetik adalah ruang tempat magnet-megnet lainnya mengalami gaya magnetik. Tahun 1819, Hans Christian O, melalui suatu percobaan mendapatkan bahwa di sekitar arus listrik timbul medan magnetik.

MEDAN MAGNETIK DI SEKITAR KAWAT LURUS BERARUS


A. ARAH INDUKSI MAGNETIK

Genggam kawat lurus dengan tangan kanan hingga jempol menunjukkan arah kuat arus, maka arah putaran keempat jari yg dirapatkan akan menyatakan arah lingkaran garis-garis medan magnetik.

MEDAN MAGNETIK DI SEKITAR KAWAT LURUS BERARUS


Induksi magnetik (B) berupa garis singgung pada garis induksi magnetik. Keterangan: B = induksi magnetik = permeabilitas hampa = 4 x 10-7 Wb/ amp .m a = jarak dari kawat berarus I = kuat arus listrik

0i B 2a

MEDAN MAGNETIK DI SEKITAR KAWAT LINGKARAN BERARUS

Besar induksi magnetik yg ditimbulkan oleh penghantar berarus berbentuk lingkaran dipengaruhi oleh kuat arus, jari-jari lingkaran maupun posisi titik yg ditinjau

iN
0

2a

Keterangan: B = induksi magnetik di pusat lingkaran = permeabilitas hampa = 4 x 10-7 Wb/ A.m a = jari-jari lingkaran I = kuat arus listrik

MEDAN MAGNETIK DI SUMBU KAWAT LINGKARAN BERARUS Sebuah kawat penghantar berbentuk lingkaran (jari-jari = a) dialiri arus I maka besarnya induksi magnetik di sumbu lingkaran P

Bp

0i sin
3

2a

MEDAN MAGNETIK PADA SOLENOIDA


Besarnya induksi magnetik di tengah-tengah solenoida

B 0 ni

BA= N I l

Besarnya induksi magnetik di titik ujung solenoida

MEDAN MAGNET DALAM BELITAN TOROIDA


Besarnya induksi magnet yang ada dalam belitan toroida adalah Keterangan: B= induksi magnetik di sumbu toroida = permeabilitas hampa = 4 x 10-7 Wb/ amp x m a = jari-jari efektif toroida I = kuat arus listrik

Ni B 2a
0

Fluks Magnetik
Faraday menggambarkan medan magnet dengan bantuan garis-garis medan.

BAcos

Faraday menggambarkan medan magnet dengan bantuan garis-garis medan. Kemudian garis medan tersebut dinyatakan dengan angka. Kerapatan garis medan didefinisikan sebagai banyak garis medan yang menembus suatu bidang secara tegak lurus. Jika kerapatan garis gaya medan magnetnya membentuk sudut terhadap garis normal bidang.

CONTOH SOAL
Sebuah solenoida yg panjangnya 30 cm & terdiri atas 5 lilitan serta sebuah toroida dg jari-jari efektif 45 cm dialiri arus yg sama besar. Setelah diamati, induksi magnetik di pusat solenoida & di sumbu toroida sama besar. Hitung banyak lilitan toroida!

Misal solenoida = 1 & toroida = 2 Diket: L1= 30 cm, N1= 5 B1 = B2

N2 = 15 Jadi, banyak lilitan toroida adalah 15 lilitan

GAYA LORENTZ
Penghantar berarus listrik

medan magnet

gaya yang terjadi pada penghantar berarus listrik yang berada dalam medan magnet disebut gaya Lorentz

GAYA LORENTZ PADA KAWAT BERARUS


Kawat sepanjang l yang dialiri arus listrik sebesar I dan terletak di dalam medan magnet B akan mengalami gaya lorentz (FL) sesuai dg rumus: FL= B I l sin = sudut yang dibentuk oleh B dan I

Menentukan arah gaya lorentz


Dg kaidah tangan kanan : Buka telapak tangan dg keempat jari selain jempol dirapatkan.
Arahkan keempat yari yg dirapatkan sesuai dg arah induksi magnet (B) & arahkan jempol hingga sesuai dg arah I, maka arah gaya lorentz yg dialami akan sesuai dg arah dorongan telapak tangan.

GAYA LORENTZ ANTARA 2 KONDUKTOR LURUS PANJANG & BERARUS


Besar gaya tarik menarik atau tolak menolak antara 2 penghantar lurus panjang sejajar dan berarus F ii l 2a
0 1 2

Dua penghantar berlawanan arah


Dua penghantar se arah

GAYA LORENTZ PADA MUATAN YANG BERGERAK


Partikel bermuatan q yg bergerak dg kecepatan v & memasuki medan magnetik B juga merasakan gaya Lorentz, yg besarnya adalah F= q v B sin
Dg = sudut antara arah v dg arah B.

untuk muatan (+), arah F sesuai dg yg diperoleh dari kaidah tangan kanan, tapi untuk muatan (-) arah F berlawanan arah dg yg diperoleh dari kaidah tangan kanan.

GAYA LORENTZ PADA MUATAN YANG BERGERAK

Bila = 90 (v ^ B) maka F = q v B. Karena F selalu tegak lurus terhadap v. maka lintasan partikel bermuatan merupakan lingkaran dengan jari-jari R sebesar: R = mv/q.B
dengan v = w R w = 2f = 2 / T

Soal
1 2

6 5 3 4

Soal 1
Tentukan induksi magnet pada jarak 20 centimeter dari suatu penghantar lurus panjang yang berarus listrik 10 ampere.

Soal 2
Tentukan induksi magnet di pusat penghantar berbentuk lingkaran dengan jari-jari 20 cm dan berarus listrik 5 ampere.

Soal 3
Suatu kumparan panjangnya 10 cm memiliki 100 lilitan dan dialiri arus 5 ampere.Tentukan induksi magnet di pusat kumparan.

Soal 4
Suatu penghantar panjangnya 20 cm berarus listrik 10 ampere berada dalam . medan magnet 2 x 10-4 wb/m2 . Hitung gaya Lorentz yang terjadi pada penghantar.

Soal 5
Elektron bergerak dengan kelajuan 4 x 106 -4 wb/m2 m/s dalam medan magnet 2 x 10 . . Berapa jari jari lintasan elektron pada saat bergerak dalam medan magnet. ( massa elektron = 9,1 x 10 -31 kg ; muatan elektron = 1,6 x 10 -19 coulomb )

Soal 6
Dua penghantar lurus berarus listrik masing masing 10 ampere dan 5 ampere . Jarak antara kedua penghantar 20 cm . Hitung gaya persatuan panjang yang terjadi pada kedua penghantar.