SALINAN

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 76 TAHUN 2012 TENTANG PETUNJUK TEKNIS PENGGUNAAN DAN PERTANGGUNGJAWABAN KEUANGAN DANA BANTUAN OPERASIONAL SEKOLAH TAHUN ANGGARAN 2013 DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : a. bahwa untuk meringankan beban masyarakat terhadap pembiayaan pendidikan dalam rangka wajib belajar 9 (sembilan) tahun yang bermutu, pemerintah mengalokasi Bantuan Dana Operasional Sekolah (BOS) Tahun anggaran 2013; bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a, perlu menetapkan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan tentang Petunjuk Teknis Penggunaan dan Pertanggungjawaban Keuangan Dana Bantuan Operasional Sekolah Tahun Anggaran 2013; Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara (LembaranNegara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 47, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4286); Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 47, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4301); Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2012 tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Tahun

b.

Mengingat

: 1.

2.

3.

.

Tugas. 5. 9. Peraturan Presiden Nomor 24 Tahun 2010 tentang Kedudukan. MEMUTUSKAN: Menetapkan : PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN TENTANG PETUNJUK TEKNIS PENGGUNAAN DAN PERTANGGUNGJAWABAN KEUANGAN DANA BOS TAHUN ANGGARAN 2013. Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4863). Peraturan Presiden Nomor 47 Tahun 2009 tentang Pembentukan dan Organisasi Kementerian Negara sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Peraturan Presiden Nomor 91 Tahun 2011. dan Fungsi Kementerian Negara serta Susunan Organisasi. Peraturan Pemerintah Nomor 47 Tahun 2008 tentang Wajib Belajar (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 90. Keputusan Presiden Nomor 84/P Tahun 2009 Mengenai Pembentukan Kabinet Indonesia Bersatu II sebagaimana telah diubah dengan Keputusan Presiden Nomor 59/P Tahun 2011. Peraturan Pemerintah Nomor 48 Tahun 2008 tentang Pendanaan Pendidikan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 91. Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4864). 8. 6. Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5105) sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 66 Tahun 2010 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2010 Nomor 112. Tugas dan Fungsi Eselon I Kementerian Negara sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Presiden Nomor 92 Tahun 2011.2013 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2012 Nomor 228. . 7. Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5361). Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5157. 4. Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2010 Nomor 23.

.

Pasal 2 Juknis BOS Tahun 2013 disusun dengan tujuan agar: a. Perwakilan Indonesia di Luar Negeri. Pasal 4 Alokasi dana BOS untuk setiap sekolah ditetapkan dengan Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Dasar. yang selanjutnya disebut Juknis BOS Tahun 2013 merupakan acuan/pedoman bagi pemerintah provinsi/kabupaten/kota. penggunaan dana BOS tepat sasaran dalam mendukung penyelenggaraan wajib belajar 9 (sembilan) tahun secara efektif dan efisien. tepat waktu. transparan. akuntabel. (2) Petunjuk Teknis Penggunaan dan Pertanggungjawaban Keuangan Dana BOS untuk Sekolah Indonesia di Luar Negeri Tahun Anggaran 2013 sebagaimana tercantum dalam Lampiran II Peraturan Menteri ini. Pasal 3 (1) Petunjuk Teknis Penggunaan dan Pertanggungjawaban Keuangan Dana BOS Tahun Anggaran 2013 sebagaimana tercantum dalam Lampiran I Peraturan Menteri ini. Pasal 5 Peraturan Menteri ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan. pertanggungjawaban keuangan dana BOS dilaksanakan dengan tertib administrasi. . dan Satuan Pendidikian Dasar dalam penggunaan dana BOS tahun anggaran 2013. dan b. dan terhindar dari penyimpangan.Pasal 1 Petunjuk Teknis Penggunaan dan Pertanggungjawaban Keuangan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Tahun Anggaran 2013.

.

memerintahkan pengundangan Peraturan Menteri ini dengan penempatannya dalam Berita Negara Republik Indonesia. MOHAMMAD NUH . TTD.Agar setiap orang mengetahuinya. Ditetapkan di Jakarta pada tanggal 14 Desember 2012 MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA.

.

Pasal 34 ayat 2 menyebutkan bahwa Pemerintah dan pemerintah daerah menjamin terselenggaranya wajib belajar minimal pada jenjang pendidikan dasar tanpa memungut biaya. Oleh karena itu. sedangkan SMP pada tahun 2009 telah mencapai 98. 1 1 . pemerintah daerah. dan masyarakat. Sekolah (BOS) yang dimulai sejak bulan Juli 2005. dari perluasan akses menuju peningkatan kualitas. Konsekuensi dari amanat undang-undang tersebut mengamanatkan bahwa setiap warga negara yang berusia 7-15 tahun wajib menyebutkan bahwa wajib belajar merupakan tanggung jawab negara yang Pemerintah dan pemerintah daerah wajib memberikan layanan pendidikan bagi pendidikan lain yang sederajat. Pada tahun 2005 APK SD telah mencapai 115%. telah berperan secara signifikan dalam percepatan pencapaian program wajar 9 tahun.SALINAN LAMPIRAN I PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN NOMOR 76 TAHUN 2012 PETUNJUK TEKNIS PENGGUNAAN DAN PERTANGGUNGJAWABAN KEUANGAN DANA BOS TAHUN ANGGARAN 2013 BAB I PENDAHULUAN A. sedangkan dalam ayat 3 diselenggarakan oleh lembaga pendidikan Pemerintah. Program Bantuan Operasional mulai tahun 2009 pemerintah telah melakukan perubahan tujuan.11%. sehingga program wajar 9 tahun telah tuntas 7 tahun lebih awal dari target adalah deklarasi Education For All (EFA) di Dakar. pendekatan dan orientasi program BOS. seluruh peserta didik pada tingkat pendidikan dasar (SD dan SMP) serta satuan Salah satu indikator penuntasan program Wajib Belajar 9 Tahun dapat diukur dengan Angka Partisipasi Kasar (APK) SD dan SMP. Latar Belakang Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional mengikuti pendidikan dasar.

Dalam perkembangannya. konsumsi. Secara detail jenis kegiatan yang boleh dibiayai dari C. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan yang mengatur mekanisme Hal-hal yang diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan dan Peraturan Menteri Dalam Negeri tentang Program BOS tidak dibahas kembali dalam Peraturan B. pajak dll. 1. Pelaksanaan program BOS diatur dengan 3 peraturan menteri. biaya non personalia adalah biaya untuk bahan atau peralatan pendidikan habis pakai. dan ada beberapa jenis pembiayaan investasi dan personalia yang diperbolehkan dana BOS dibahas pada Bab V. air. 2. dibiayai dengan dana BOS. program BOS mengalami perubahan mekanisme penyaluran sesuai Undang-Undang APBN yang berlaku. Menurut PP 48 Tahun 2008 pendanaan biaya operasi nonpersonalia bagi satuan pendidikan dasar sebagai Tentang Pendanaan Pendidikan. biaya tak langsung berupa daya. pengalokasian dana BOS dan penggunaan dana BOS di sekolah. Tujuan Bantuan Operasional Sekolah Secara umum program BOS bertujuan untuk meringankan beban masyarakat terhadap pembiayaan pendidikan dalam rangka wajib belajar 9 tahun yang bermutu. yaitu: dari Kas Umum Negara ke Kas Umum Daerah serta pelaporannya. uang lembur. Sejak tahun 2012 penyaluran dana BOS dilakukan dengan mekanisme transfer ke provinsi. Pengertian BOS Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini. Namun demikian. Peraturan Menteri Dalam Negeri yang mengatur mekanisme pengelolaan dana 3. BOS adalah program pemerintah yang pada dasarnya adalah untuk penyediaan pelaksana program wajib belajar. Peraturan Menteri Keuangan yang mengatur mekanisme penyaluran dana BOS BOS di daerah dan mekanisme penyaluran dari kas daerah ke sekolah. jasa telekomunikasi. pemeliharaan sarana dan prasarana. transportasi. 22 .

baik di sekolah negeri maupun swasta. D. Pada tahun anggaran 2013. Sasaran program BOS adalah semua sekolah SD/SDLB dan SMP/SMPLB/SMPT. baik negeri maupun swasta di seluruh provinsi di Indonesia. yaitu periode JanuariMaret. Meringankan beban biaya operasi sekolah bagi siswa di sekolah swasta. SMP/SMPLB/SMPT/SATAP : : Rp 580. SD/SDLB bentuk apapun. yaitu Triwulan I dan II tahun anggaran 2013 tahun ajaran 2012/2013 dan Triwulan III dan IV tahun anggaran Bagi wilayah yang sangat sulit secara geografis (wilayah terpencil) sehingga proses pengambilan dana BOS oleh sekolah mengalami hambatan atau memerlukan biaya pengambilan yang mahal. sehingga sumbangan/pungutan tidak boleh berlebih. kecuali internasional (SBI). tetap mempertimbangkan fungsi pendidikan sebagai kegiatan nirlaba.-/siswa/tahun Rp 710. Membebaskan pungutan seluruh siswa miskin dari seluruh pungutan dalam 3. dana BOS akan diberikan selama 12 bulan untuk 2013 tahun ajaran 2013/2014.-/siswa/tahun E.000. penyaluran dana BOS oleh sekolah 3 3 . periode Januari sampai dengan Desember 2013. siswa dengan ketentuan: 1. Juli-September dan Oktober-Desember. Waktu Penyaluran Dana Penyaluran dana dilakukan setiap periode 3 bulanan. April-Juni. Sasaran Program dan Besar Bantuan termasuk SD-SMP Satu Atap (SATAP) dan Tempat Kegiatan Belajar Mandiri (TKB Besar biaya satuan BOS yang diterima oleh sekolah.Secara khusus program BOS bertujuan untuk: 1. Membebaskan pungutan bagi SMP/SMPLB/SMPT (Terbuka) negeri terhadap biaya operasi sekolah. Mandiri) yang diselenggarakan oleh masyarakat. dihitung berdasarkan jumlah 2. Sumbangan/pungutan bagi sekolah RSBI dan SBI harus pada rintisan sekolah bertaraf internasional (RSBI) dan sekolah bertaraf seluruh siswa SD/SDLB negeri dan 2.000.

yaitu pada awal semester. 2. Unit wilayah terpencil adalah kecamatan. selanjutnya Tim Manajemen BOS Provinsi mengusulkan daftar nama tersebut ke Tim Manajemen BOS Pusat. 3.dilakukan setiap semester. Tim Manajemen BOS Kabupaten/Kota mengusulkan nama-nama kecamatan terpencil kepada Tim Manajemen BOS Provinsi. terpencil berdasarkan usulan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Penentuan wilayah terpencil ditetapkan dengan ketentuan sebagai berikut: 1. Kementerian Keuangan menetapkan daftar alokasi dana BOS wilayah 44 .

BAB II IMPLEMENTASI BOS A. Semua sekolah SD/SDLB negeri dan SMP/SMPLB/SMPT negeri dilarang 4. bantuan pemerintah dan/atau pemerintah daerah pada tahun ajaran berjalan. Sekolah dapat menerima sumbangan dari masyarakat dan orang tua/wali sukarela. tidak memaksa. 3. Sekolah Penerima BOS 1. Sumbangan dapat berupa uang dan/atau barang/jasa yang bersifat oleh sekolah dan sumbangan yang diterima dari masyarakat/orang tua/wali 5 5 . yang mendapatkan dapat memungut biaya pendidikan yang digunakanhanya untuk memenuhi kekurangan biaya investasi dan biaya operasi. Sekolah swasta yang menolak BOS harus melalui persetujuan orang tua siswa melalui komite sekolah dan tetap menjamin kelangsungan pendidikan siswa melakukan pungutan kepada orang tua/wali siswa. 5. siswa yang mampu untuk memenuhi kekurangan biaya yang diperlukan oleh sekolah. Sekolah negeri kategori RSBI dan SBI diperbolehkan memungut dana dari orang tua siswa yang mampu untuk memenuhi kekurangan biaya investasi dan biaya operasi yang diperoleh dari pemerintah dan/atau pemerintah Komite Sekolah. tidak mengikat. Untuk SD/SDLB swasta dan SMP/SMPLB/SMPT swasta. menerima dana BOS. ditetapkan oleh pemerintah dan pemerintah daerah. Semua sekolah SD/SDLB negeri dan SMP/SMPLB/SMPT negeri wajib 2. miskin di sekolah tersebut. daerah dengan persetujuan pemerintah daerah sesuai kewenangannya dan 7. Pemda harus ikut mengendalikan dan mengawasi pungutan yang dilakukan maupun jangka waktu pemberiannya. Semua sekolah swasta yang telah memiliki izin operasi dan tidak dikembangkan menjadi bertaraf internasional wajib menerima dana BOS. Semua sekolah yang menerima BOS harus mengikuti pedoman BOS yang telah 6. dan tidak ditentukan jumlah 8.

BOS harus menjamin kepastian lulusan setingkat SD dapat melanjutkan ke 4. dan dikelola secara mandiri oleh MBS. lingkungannya untuk diajak kembali ke bangku sekolah. Program BOS dan Wajib Belajar 9 Tahun yang Bermutu Melalui program BOS yang terkait pendidikan dasar 9 tahun. mereka yang tidak memberikan sumbangan. Kepala sekolah berkewajiban mengidentifikasi anak putus sekolah di 6. orang tua yang mampu. BOS harus menjadi sarana penting untuk meningkatkan akses pendidikan 2. Sumbangan sukarela dari orang tua siswa harus bersifat ikhlas. 1.siswa 9. sekolah dan biaya lainnya. BOS tidak menghalangi siswa. Kepala sekolah harus mengelola dana BOS secara transparan dan akuntabel. tingkat SMP. BOS harus memberi kepastian bahwa tidak ada siswa miskin putus sekolah 3. tersebut mengikuti prinsip nirlaba dan dikelola dengan prinsip sekolah apabila sekolah melanggar peraturan perundang-undangan dan dinilai B. setiap pengelola program pendidikan harus memperhatikan hal-hal berikut: dasar 9 tahun yang bermutu. Kepala sekolah SD/SDLB menjamin semua siswa yang akan lulus dapat 5. Program BOS dan Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) Dana BOS diterima oleh sekolah secara utuh. tidak terikat sekolah dengan melibatkan dewan guru dan Komite Sekolah dengan menerapkan 66 . serta tidak mendiskriminasikan C. transparan dan akuntabel. transparansi dan akuntabilitas. 7. atau walinya memberikan sumbangan sukarela yang tidak mengikat kepada sekolah. karena alasan finansial seperti tidak mampu membeli baju seragam/alat tulis waktu dan tidak ditetapkan jumlahnya. yaitu: 1. Menteri dan Kepala Daerah dapat membatalkan pungutan yang dilakukan oleh meresahkan masyarakat. melanjutkan ke SMP/SMPLB. Sekolah mengelola dana secara profesional.

Rencana Jangka Menengah dan RKAS harus disetujui dalam rapat dewan oleh SKPD Pendidikan Kabupaten/kota (untuk sekolah negeri) atau yayasan (untuk sekolah swasta).2. 3. Sekolah harus menyusun Rencana Kerja Tahunan (RKT) dalam bentuk Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (RKAS). Sekolah harus memiliki Rencana Jangka Menengah yang disusun 4 tahunan. dimana dana BOS pendidik setelah memperhatikan pertimbangan Komite Sekolah dan disahkan 4. 7 7 . merupakan bagian integral dari RKAS tersebut.

Wakil Gubernur. b. Kemenko Kesra e. Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan. Gubernur. Menteri Dalam Negeri. Tim Pengarah 1. d. c. b. Menteri Keuangan. b. Tim Manajemen BOS Pusat 1. 88 . a. Tingkat Pusat a. d. Provinsi dan Kabupaten/Kota serta Tim Manajemen Sekolah. b. Bupati/Walikota.BAB III ORGANISASI PELAKSANA Organisasi pelaksana BOS meliputi Tim Pengarah dan Tim Manajemen Pusat. e. Direktur Jenderal Keuangan Daerah. Direktur Jenderal Pendidikan Dasar. B. c. Wakil Bupati/Walikota. Tingkat Provinsi 3. Deputi Sumberdaya Manusia dan Kebudayaan. A. Kemdikbud (Ketua). (Anggota). Bappenas (Anggota). Tingkat Kabupaten/Kota a. 2. Deputi Bidang Koordinasi Pendidikan dan Agama. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. Kemdagri (Anggota). Menteri Negara PPN/Kepala Bappenas. Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat. Kemenkeu (Anggota). Penanggung Jawab Umum a.

Kemdikbud (Anggota). Bappenas (Anggota). 3. i. ii. Penanggung jawab sekretariat SD i. Unit Monitoring dan Evaluasi. a. b. g. Unit Data. serta Pelayanan dan Penanganan c. Menyusun rancangan program. Kemdikbud (Sekretaris). Penanggung Jawab Program BOS a. Kemdikbud (Ketua). serta Pelayanan dan Penanganan Pengaduan Pengaduan Masyarakat SD i. serta Pelayanan dan Penanganan Pengaduan Masyarakat SMP 4. d. BOS Kabupaten/Kota dan Tim Manajemen BOS Provinsi. d. Unit Publikasi/Humas. Unit data SMP f. Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar. Direktur Agama dan Pendidikan. c. Direktur Pembinaan SMP. Direktur Fasilitas Dana Perimbangan. b. Kemdikbud (Anggota). Bendahara SD i. Unit Monitoring dan Evaluasi. e. Bendahara. Mengumpulkan dan meng-update data siswa yang dikirim dari setiap sekolah. Unit data SD Masyarakat. c. Kemenkeu (Anggota). f. Direktur Pembinaan SD. Melakukan verifikasi data jumlah siswa per sekolah dengan Tim Manajemen 9 9 . Sekretaris. Penanggung jawab sekretariat. Tugas dan Tanggung Jawab Tim Manajemen BOS Pusat b. Kepala Pusat Data dan Statistik Pendidikan.2. Unit Monitoring dan Evaluasi. ii. Direktur Dana Perimbangan. Kemdagri (Anggota). Tim Pelaksana Program BOS a. Bendahara SMP ii. g. e. Penanggung jawab sekretariat SMP ii. Ketua Tim/Pelaksana.

Sekretariat Tim BOS Pusat berada di Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar. Memonitor perkembangan penyelesaian penanganan pengaduan yang n. Menyusun laporan pelaksanaan BOS. f. berjalan. BOS-06A dan Formulir BOS-06B). Memberikan pelayanan dan penanganan pengaduan masyarakat (Formulir dilakukan oleh Tim Manajemen BOS Provinsi/Kabupaten/Kota. termasuk laporan keuangan hasil penyaluran dana BOS ke sekolah yang diperoleh dari Tim Manajemen BOS 5. akuntabel. Menetapkan Surat Keputusan (SK) alokasi dana BOS tiap sekolah periode e. program BOS. TataTertib Yang Harus Diikuti Oleh Tim Manajemen BOS Pusat Tim Manajemen BOS Provinsi/Kabupaten/Kota/Sekolah. Provinsi/Kabupaten/Kota. Januari-Desember berdasarkan data jumlah siswa tahun pelajaran yang i. m.d. a. 10 10 c. . Menyalurkan dana BOS dari Kas Umum Negara ke Kas Umum Daerah h. Merencanakan dan melaksanakan monitoring dan evaluasi. Tim Manajemen k. j. besar alokasi BOS dan penggunaan dana BOS tiap sekolah melalui situs resmi Kemdikbud. Mengumumkan daftar sekolah penerima BOS. Melatih/memberikan sosialisasi kepada Provinsi. BOS l. Menyiapkan data jumlah siswa tiap kabupaten/kota/provinsi untuk bahan BOS bagi Pemerintah Daerah Provinsi. Tidak diperkenankan melakukan pungutan dalam bentuk apapun kepada b. Merencanakan dan melakukan sosialisasi program. Dilarang bertindak menjadi distributor atau pengecer buku. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Menyusun dan menyiapkan peraturan yang terkait dengan pelaksanaan lampiran Peraturan Menteri Keuangan tentang Pedoman Umum Alokasi g. Mengelola dana operasional dan manajemen secara transparan dan Tim Manajemen BOS Pusat ditetapkan dengan surat keputusan Menko Kesra. Provinsi (Formulir BOS-K11 dan BOS K12).

Melakukan monitoring dan evaluasi pelaksanaan program BOS di sekolah. f. d. Tim Pelaksana Program BOS a. Manajemen BOS Provinsi menandatangani naskah hibah atas nama c. Sekretaris I (dari unsur SKPD Pendidikan). d. h. Kepala Dinas/Badan/Biro Pengelola Keuangan Daerah (anggota). Kepala SKPD Pendidikan Provinsi (anggota). a. Sekretaris II (dari unsur DPKD/BPKD).bos. Kabupaten/Kota. Tim Manajemen BOS Provinsi 1. Masyarakat (Unit yang menangani SD dan Unit yang menangani SMP dari 3. c. Membuat dan menandatangani perjanjian kerjasama dengan Bank Penyalur dana BOS yang telah ditunjuk dengan mencantumkan hak dan kewajiban masing-masing pihak. Tugas dan Tanggung Jawab Tim Manajemen BOS Provinsi Gubernur. b. Sekretaris Daerah Provinsi (Ketua). Unit Publikasi/Humas (dari unsur SKPD Pendidikan). e. Penanggung Jawab b. Bendahara (dari unsur SKPD Pendidikan).go. Unit Data (Unit Data SD dan Unit Data SMP dari unsur SKPD Pendidikan). Mempersiapkan DPA-PPKD berdasarkan alokasi dana BOS yang tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK). c. 2. Unit Monitoring dan Evaluasi serta Pelayanan dan Penanganan Pengaduan g. Memverifikasi data jumlah siswa yang diperoleh dari kabupaten/kota.C. Melakukan monitoring laporan penyaluran dana BOS dari Bank Penyalur ke ke sekolah yang dikirim ke Sistem Monev Online Kemdikbud (petunjuk 11 11 . g. Melakukan pencairan dan penyaluran dana BOS ke sekolah tepat waktu e. Kepala SKPD Pendidikan Provinsi sebagai penanggung jawab Tim b.kemdikbud. a. f. Melakukan koordinasi/sosialisasi/pelatihan kepada Tim Manajemen BOS sesuai dengan jumlah siswa per sekolah. unsur SKPD Pendidikan dan unit dari unsur DPKD/BPKD).id). teknis untuk Bank Penyalur dari www. Ketua Tim/Pelaksana (unsur SKPD Pendidikan).

l. program BOS. BOS-06A dan Formulir BOS-06B). Tim Manajemen BOS Pusat (Formulir BOS-K9). Tidak diperkenankan menggunakan dana BOS yang telah ditransfer dari b. Melakukan pelayanan dan penanganan pengaduan masyarakat (Formulir j. Sekretariat Tim Manajemen BOS Provinsi berada di Kantor SKPD D. Unit Pendataan SD/SDLB. Manajer. Manajemen BOS Pusat paling lambat pada tanggal 20 Januari tahun m. Tim Pelaksana BOS (dari SKPD Pendidikan) a. 12 12 b. Mengumpulkan dan merekapitulasi laporan penggunaan dana BOS dari Tim Manajemen BOS Kabupaten/Kota. a. melakukan pelanggaran terhadap ketentuan penggunaan dana BOS.i. Membuat dan menyampaikan laporan pelaksanaan kegiatan ke Tim berikutnya. jasa dalam pemanfaatan dana BOS dan tidak mendorong sekolah untuk Struktur Tim Manajemen BOS Provinsi diatas dapat disesuaikan di daerah masing-masing. dengan mempertimbangkan beban kerja dalam pengelolaan Pendidikan Provinsi. Tim Manajemen BOS Provinsi ditetapkan dengan surat keputusan Gubernur. selanjutnya dikirim ke pusat (Formulir BOS-K8) paling lambat pada tanggal 20 Januari tahun berikutnya. Tim Manajemen BOS Kabupaten/Kota 1. Tidak diperkenankan melakukan pemaksaan dalam pembelian barang dan d. Tim Manajemen BOS Kabupaten/Kota/sekolah. TataTertib Yang Harus Diikuti Tim Manajemen BOS Provinsi KUN ke KUD untuk kepentingan lain selain program BOS. Penanggung Jawab 2. Membuat dan menyampaikan Laporan Realisasi Penyaluran dana BOS ke 4. Kepala SKPD Pendidikan Kabupaten/Kota . Tidak diperkenankan melakukan pungutan dalam bentuk apapun terhadap c. Dilarang bertindak menjadi distributor atau pengecer buku. Mengupayakan penambahan dana untuk sekolah dan untuk manajemen k. program BOS dari sumber APBD.

c. Manajemen BOS Kabupaten/Kota menandatangani naskah hibah mewakili i. selanjutnya melaporkan kepada Kepala SKPD Pendidikan m. memberdayakan pengawas sekolah sebagai Tim Monitoring Kabupaten/ 13 13 . Melakukan sosialisasi/pelatihan kepada sekolah. masyarakat tentang program BOS. Merencanakan dan melaksanakan monitoring dan evaluasi. Mengupayakan penambahan dana untuk sekolah dan untuk manajemen dana BOS. komite sekolah dan h. Manajemen BOS Tingkat Provinsi kepada Tim Manajemen BOS Pusat dari sekolah. Melatih. Mengusulkan revisi SK alokasi dana BOS tiap sekolah melalui Tim l. Memberikan pelayanan dan penanganan pengaduan masyarakat (Formulir BOS-06A dan Formulir BOS-06B). k. Unit Pendataan SMP/SMPLB/SMPT/SATAP. apabila terjadi kesalahan/ketidaktepatan/perubahan data. a. pokok pendidikan (Formulir BOS-01A. Melakukan monitoring perkembangan pemasukan data yang dilakukan e. Masyarakat. Kepala SKPD Pendidikan Kabupaten/Kota sebagai penanggung jawab Tim satuan pendidikan dasar dengan melampirkan daftar rekening sekolah. f. Tugas dan Tanggung Jawab Tim Manajemen BOS Kabupaten/Kota sistem pendataan yang telah disediakan oleh Kemdikbud. d. Melakukan monitoring pelaksanaan program BOS di sekolah dengan n. BOS-01B dan BOS-01C) dalam c. siswa tiap sekolah untuk disampaikan ke pusat. program BOS dari sumber APBD. Mengkompilasi nomer rekening seluruh sekolah (Formulir BOS-02). Melakukan pembinaan terhadap sekolah dalam pengelolaan dan pelaporan j. membimbing dan mendorong sekolah untuk memasukkan data b. d. sekolah. Mengumpulkan dan merekapitulasi laporan realisasi penggunaan dana BOS Provinsi paling lambat 10 Januari tahun berikutnya (Formulir BOS-K8). Kota. Unit Monitoring dan Evaluasi dan Pelayanan dan Penanganan Pengaduan 3. Melakukan rekonsiliasi dan verifikasi data dari sekolah. Bersama Tim BOS Tingkat Provinsi melakukan rekonsiliasi data jumlah g.

Tata Tertib Yang Harus Diikuti Oleh Tim Manajemen BOS Kabupaten/Kota sekolah. BOS-01B dan BOS-01C) secara lengkap kedalam sistem yang telah c. Penanggung Jawab 2. jasa dalam pemanfaatan dana BOS dan tidak mendorong sekolah untuk Tim Manajemen BOS Kabupaten/Kota ditetapkan dengan surat keputusan Bupati/Walikota. Tidak diperkenankan melakukan pemaksaan dalam pembelian barang dan c. b. 3.4. Tugas dan Tanggung Jawab Tim Manajemen BOS Sekolah disediakan oleh Kemdikbud. Tidak diperkenankan melakukan pungutan dalam bentuk apapun terhadap b. a. Mengelola dana BOS secara bertanggung jawab dan transparan. Anggota Kepala Sekolah Kantor SKPD Pendidikan Kabupaten/Kota. Mengumumkan besar dana yang diterima dan dikelola oleh sekolah dan rencana penggunaan dana BOS (RKAS) di papan pengumuman sekolah yang 14 14 . 01A. mengirim dan meng-update data pokok pendidikan (Formulir BOSb. Tim Manajemen BOS Sekolah 1. e. Memverifikasi jumlah dana yang diterima dengan data siswa yang ada. Sekretariat Tim Manajemen BOS Kabupaten/Kota berada di E. Bendahara BOS sekolah. Dilarang bertindak menjadi distributor atau pengecer buku. a. Kabupaten/Kota (jika ada). a. Satu orang dari unsur orang tua siswa di luar Komite Sekolah yang dipilih oleh Kepala Sekolah dan Komite Sekolah dengan mempertimbangkan kredibilitasnya. melakukan pelanggaran terhadap ketentuan penggunaan dana BOS. Melaporkan perubahan data siswa setiap triwulan kepada Tim BOS d. Mengisi. Membuat RKAS yang mencakup seluruh sumber penerimaan sekolah (Formulir BOS-K1 dan BOS-K2). f. serta menghindari terjadinya konflik kepentingan.

Membuat laporan realisasi penggunaan dana BOS triwulanan (Formulir dana dan disimpan di sekolah untuk keperluan monitoring dan audit. b. yang diterimanya. . Memberikan pelayanan dan penanganan pengaduan masyarakat. baik yang berasal dari dana BOS maupun dari sumber lain.kemdikbud. l.g. Memastikan keakuratan data yang diisikan dan dilaporkan. BOS-K4. Format BOS-K7). laporan tahunan diserahkan ke SKPD BOS-K7 dan BOS-K7A) sebagai bentuk pertanggungjawaban penggunaan j. Memasukkan data penggunaan dana BOS setiap triwulan kedalam sistem k. Dilarang bertindak menjadi distributor atau pengecer buku kepada siswa di Tim Manajemen BOS Sekolah ditetapkan dengan SK dari Kepala Sekolah.id. ditandatangani oleh Kepala Sekolah. Melakukan pembukuan secara tertib (Formulir BOS-K3. Bersedia diaudit oleh lembaga yang berwenang terhadap seluruh dana yang dikelola sekolah. d. Membuat Kabupaten/Kota paling lambat tanggal 5 Januari tahun berikutnya. h. Tata Tertib Yang Harus Diikuti Oleh Tim Manajemen BOS Sekolah a. BOS-K5 dan BOS-K6). o. pungutan (Formulir BOS-05). Mengumumkan penggunaan dana BOS di papan pengumuman (Formulir BOS-04). Bertanggung jawab secara formal dan material atas penggunaan dana BOS i. c.bos. n. Bagi sekolah negeri. Bendahara dan Ketua Komite Sekolah (Formulir BOS-03). Menginformasikan secara tertulis rekapitulasi penerimaan dan penggunaan dana BOS kepada orang tua siswa setiap semester bersamaan dengan pertemuan orang tua siswa dan sekolah pada saat penerimaan raport. Memasang spanduk di sekolah terkait kebijakan pendidikan bebas p.go. online melalui www. Menandatangani surat pernyataan tanggung jawab yang menyatakan bahwa BOS yang diterima telah digunakan sesuai NPH BOS (Lampiran 4. wajib melaporkan hasil pembelian barang investasi dari dana BOS ke SKPD Pendidikan Kabupaten/Kota. 15 15 sekolah yang bersangkutan. Pendidikan m.

2. 8. BOS-01B dan BOS-01C) sesuai dengan kebutuhan. 5. peserta didik. yang telah disiapkan oleh Kemdikbud secara online.BAB IV PROSEDUR PELAKSANAAN BOS A. 10. Sekolah memverifikasi kelengkapan dan kebenaran/kewajaran data individu Kepala sekolah menunjuk tenaga operator pendataan dengan menerbitkan surat tugas sebagai penanggungjawab di tingkat sekolah. 7. pendidik dan tenaga Sekolah membagi formulir kepada individu yang bersangkutan untuk diisi secara manual dan mengumpulkan formulir yang telah diisi. 6. Sekolah melakukan sosialisasi ke seluruh peserta didik. 3. minimal 16 16 . Formulir yang telah diisi secara manual oleh siswa/pendidik/tenaga keperluan monitoring dan audit. Proses Pendataan Pendidikan Dasar 1. kependidikan tentang cara pengisian formulir pendataan. pemasukan data harus dilakukan di Kemdikbud kemudian mengirim ke server sekolah sebagai bagian pekerjaan rutin dan tanpa membebankan biaya 9. satu kali dalam 1 semester. Melakukan update data secara regular ketika ada perubahan data. kependidikan/sekolah harus disimpan di sekolah masing-masing untuk Sekolah harus selalu mem-backup lokal data yang telah dientri. Sekolah menggandakan (fotocopy) formulir data pokok pendidikan (BOS01A. sekolah yang telah dibiayai pemerintah. Tenaga operator sekolah memasukkan data kedalam aplikasi pendataaan Sekolah yang telah memiliki sarana yang memadai dan petugas/pegawai tambahan pemasukan data dari dana BOS. Biaya fotocopy formulir dapat dibebankan dari dana BOS. pendidik dan tenaga kependidikan. 4.

data jumlah siswa tiap sekolah berdasarkan data individu siswa. tunjangan PTK. Atas dasar data jumlah siswa tiap sekolah. ditambah dengan proyeksi pertambahan jumlah siswa tahun pelajaran baru. Tim Manajemen BOS Kabupaten/Kota bersama-sama dengan Tim Manajemen BOS Provinsi dan Tim Manajemen BOS Pusat melakukan rekonsiliasi data jumlah siswa tiap sekolah. Tim Manajemen BOS Kabupaten/Kota melakukan pengumpulan dan verifikasi 2. diinput sudah masuk kedalam server dikdas. Tim Manajemen BOS Kabupaten/Kota bertanggungjawab terhadap proses manusia yang tidak memungkinkan melakukan pendataan sendiri. 4.11. Bantuan Siswa Miskin. berdasarkan data jumlah siswa tahun pelajaran yang sedang berjalan Kebudayaan (dalam hal ini ditetapkan oleh Direktur Jenderal Pendidikan 17 17 . Alokasi dana BOS tiap provinsi dalam satu tahun anggaran ditetapkan 6. Sekolah dapat berkonsultasi dengan dinas pendidikan setempat mengenai 13. Data yang dikirim oleh sekolah akan dijadikan sebagai dasar kebijakan pemerintah/pemerintah daerah untuk berbagai jenis program. B. Rehab. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan membuat alokasi dana BOS tiap kabupaten/kota/provinsi. Peraturan Menteri Keuangan setelah Kementerian Keuangan menerima data 5. dll. operasional penggunaan aplikasi pendataan dan memastikan data yang pendataan bagi sekolah yang memiliki keterbatasan sarana dan sumber daya 12. misalnya: alokasi BOS. Alokasi dana BOS tiap sekolah ditetapkan oleh Kementerian Pendidikan dan Dasar atas nama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan). 3. Proses Penetapan Alokasi Dana BOS Penetapan alokasi dana BOS dilaksanakan sebagai berikut: 1. untuk selanjutnya dikirim ke Kementerian Keuangan. Kementerian Keuangan menetapkan alokasi anggaran tiap provinsi melalui mengenai jumlah sekolah dan jumlah siswa dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

sedangkan periode Juli-Desember Formulir BOS-01A. yaitu: 18 18 Proses penyaluran dana BOS dari tingkat pusat sampai dengan tingkat sekolah . BOS-01C Tim BOS Pusat Tim BOS Kab/Kota Workshop Pendataan Tim BOS Provinsi Jumlah Siswa Tiap Sekolah Rekap Jumlah Siswa Tiap Kab/Kota & Provinsi Tim BOS Pusat Jumlah Siswa Tiap Sekolah Usulan Alokasi Dana BOS Tiap Provinsi Kementerian Keuangan SK Dirjen Dikdas Alokasi BOS Tiap Sekolah Peraturan Menteri Keuangan Alokasi BOS Tiap Provinsi Dikirim ke tiap provinsi sebagai dasar pencairan dan penyaluran C. Mekanisme Pengalokasian Dana BOS dilakukan 2 tahap. Alokasi dana BOS tiap sekolah untuk periode Januari-Juni 2013 didasarkan 2013 didasarkan pada data tahun pelajaran 2013-2014. BOS-01B. Sekolah jumlah siswa tahun pelajaran 2012-2013.7. Persiapan Penyaluran Dana BOS di Daerah Gambar 1.

Penyaluran Dana BOS Dana BOS bagi daerah tidak terpencil disalurkan dari KUN ke KUD secara paling lambat 14 (empat belas) hari kerja pada awal bulan Januari 2013. BOS dan alokasi dananya kepada BPKD untuk keperluan pencairan dana BOS D. Triwulan Kedua (bulan April sampai dengan bulan Juni) dilakukan paling 3. yaitu: 19 19 . triwulanan (tiga bulanan). Pendidikan Provinsi dan SKPD persiapan yang harus dilakukan: sekolah harus segera membuka rekening bank atas nama sekolah (bukan atas sekolah dan nomor rekening baru (jika ada). maka nama pribadi) dan segera mengirim ke Tim Manajemen BOS Kabupaten/Kota. Bagi sekolah yang belum memiliki rekening. SKPD Pendidikan Provinsi menyerahkan data daftar sekolah penerima dana dari BUD ke sekolah.Tahap 1: Penyaluran dana dari Kas Umum Negara (KUN) ke Kas Umum Daerah (KUD) Provinsi. Menteri Dalam Negeri. Triwulan Ketiga (bulan Juli sampai dengan bulan September) dilakukan paling lambat 7 (tujuh) hari kerja pada awal bulan Juli 2013. 1. diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK). lambat 7 (tujuh) hari kerja pada awal bulan April 2013. kemudian mengirimkannya menandatangani naskah hibah. Triwulan Pertama (bulan Januari sampai dengan bulan Maret) dilakukan 2. SKPD 4. yang prosedurnya diatur dalam Peraturan Pendidikan Kabupaten/Kota 2. kepada Tim Manajemen BOS Provinsi (Formulir BOS-02). Mekanisme penyaluran dana dan pelaporannya Tahap 2: Penyaluran dana dari KUD provinsi ke rekening sekolah. Mekanisme Penyaluran dana dan pelaporannya akan diatur dalam Peraturan Untuk kelancaran penyaluran dana BOS. Menteri Dalam Negeri. misalnya sekolah baru. ada beberapa tahapan/langkah 1. Tim Manajemen BOS Kabupaten/Kota mengkompilasi nomor rekening seluruh 3.

belas) hari kerja pada awal bulan Januari 2013. Semester Kedua (Juli-Desember) dilakukan paling lambat 7 (tujuh) hari kerja Selanjutnya BUD harus menyalurkan dana BOS ke sekolah paling lambat 7 hari kerja setelah dana diterima di KUD Provinsi. kekurangan salur di sekolah dapat diselesaikan pada . Provinsi. Triwulan Keempat (bulan Oktober sampai dengan bulan Desember) dilakukan Dana BOS daerah terpencil disalurkan dari KUN ke KUD semesteran (6 bulanan). maka melaporkan kepada Tim Manajemen BOS Provinsi. Tim Manajemen BOS Provinsi melakukan pengurangan dana BOS di 3. dan selanjutnya Tim Manajemen BOS Kabupaten/Kota melaporkan kepada Tim Manajemen BOS sekolah tersebut pada periode penyaluran berikutnya. Apabila dana BOS di BUD 20 20 sekolah harus melaporkan kekurangan dana tersebut kepada Tim Manajemen BOS Kabupaten/Kota. maka dana BOS siswa tersebut pada triwulan berjalan menjadi hak sekolah lama. dan selanjutnya Tim Manajemen BOS Kabupaten/Kota masih mencukupi. yang sering terjadi di daerah dan sekolah: Beberapa ketentuan tambahan terkait dengan masalah penyaluran dana BOS setelah pencairan dana di triwulan berjalan. yang ditinggalkan/menerima siswa pindahan tersebut pada awal bulan Juli 2013. Jika terjadi kekurangan salur yang dilakukan oleh BUD ke sekolah. sekolah sesuai dengan program sekolah. Revisi jumlah siswa pada sekolah diberlakukan untuk pencairan triwulan berikutnya. yaitu: paling lambat 14 (empat belas) hari kerja pada awal bulan Oktober 2013. Semester Pertama (bulan Januari-Juni) dilakukan paling lambat 14 (empat 2. Jika terjadi kelebihan salur yang dilakukan oleh BUD ke sekolah akibat 4. Jika terdapat siswa pindah/mutasi dari sekolah tertentu ke sekolah lain baru 2. 1. 1. maka dana tersebut tetap milik kas sekolah dan harus digunakan untuk kepentingan kesalahan data. maka sekolah harus melaporkan kelebihan dana tersebut kepada Tim Manajemen BOS Kabupaten/Kota. Bilamana terdapat sisa dana di sekolah pada akhir tahun anggaran.4.

Besar penggunaan dana tiap bulan disesuaikan dengan kebutuhan sejenis rekomendasi/persetujuan dari pihak manapun. Dana BOS dalam suatu periode tidak harus habis dipergunakan pada periode sekolah sebagaimana tertuang dalam Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (RKAS). Dana BOS harus diterima secara utuh oleh sekolah dan tidak diperkenankan 3. tersebut. Pengambilan dana tidak diharuskan melalui adanya pemotongan atau pungutan biaya apapun dengan alasan apapun dan oleh pihak manapun. 21 21 . Pengambilan Dana lambat akhir minggu ke-2 bulan ke-2 dari setiap triwulan.triwulan berjalan. Pengambilan dana BOS dilakukan oleh bendahara sekolah atas persetujuan Kepala Sekolah dan dapat dilakukan sewaktu-waktu sesuai kebutuhan dengan menyisakan saldo minimum sesuai peraturan yang berlaku. Manajemen BOS Provinsi mengajukan penambahan dana pada triwulan berikutnya kepada Tim Manajemen BOS Pusat melalui laporan BOS-K9 paling Apabila dana di BUD tidak mencukupi. E. Saldo minimum ini bukan termasuk pemotongan. maka Tim 1. 2.

Komponen Pembiayaan Penggunaan dana BOS di sekolah harus didasarkan pada kesepakatan dan bentuk berita acara rapat dan ditandatangani oleh peserta rapat. Dewan Guru dan Komite Sekolah.BAB V PENGGUNAAN DANA BOS A. keputusan bersama antara Tim Manajemen BOS Sekolah. Hasil kesepakatan diatas harus dituangkan secara tertulis dalam Dana BOS yang diterima oleh sekolah. dapat digunakan untuk membiayai komponen kegiatan-kegiatan berikut: No 1 Komponen Pembiayaan Item Pembiayaan Penjelasan Perhatikan UU No 43/2007 Tentang Perpustakaan Minimal 5% dari dana BOS Pengembangan Perpustakaan Mengganti buku teks yang rusak/menambah kekurangan untuk memenuhi rasio satu siswa satu buku Langganan publikasi berkala Akses informasi online Pemeliharaan buku/koleksi perpustakaan Peningkatan kompetensi tenaga pustakawan Pemeliharaan perabot perpustakaan Biaya pendaftaran Pengembangan database perpustakaan 2 Kegiatan dalam rangka penerimaan siswa baru Termasuk untuk konsumsi panitia dan uang lembur dalam rangka penerimaan siswa Penggandaan formulir Pendaftaran ulang Administrasi pendaftaran 22 22 .

honor guru dalam rangka penyusunan rapor siswa 23 23 . alat kesenian dan biaya pendaftaran mengikuti lomba penggandaan soal. pramuka dan palang merah remaja. Ujian sekolah Termasuk untuk: fotocopy. honor koreksi ujian. Standar pembiayaan mengacu kepada batas kewajaran setempat atau batas yang telah ditetapkan Pemda Termasuk untuk: honor jam mengajar tambahan di luar jam pelajaran dan biaya transportasinya (termasuk di SMP Terbuka). Pembuatan spanduk sekolah bebas pungutan 3 Kegiatan pembelajaran dan ekstra kurikuler siswa PAKEM (SD) Pembelajaran Kontekstual (SMP) Pembelajaran remedial Pemantapan persiapan ujian Pengembangan pendidikan karakter Pembelajaran pengayaan Olahraga. kesenian. fotocopy.No Komponen Pembiayaan Item Pembiayaan Biaya Pendataan data pokok pendidikan Penjelasan baru. karya ilmiah remaja. dan membeli alat olah raga. Ulangan umum. Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) biaya transportasi dan akomodasi siswa/guru dalam rangka mengikuti lomba. 4 Kegiatan Ulangan dan Ujian Ulangan harian.

Perbaikan mebeler. pensil. perbaikan sanitasi sekolah (kamar mandi dan WC). perbaikan lantai ubin/keramik dan perawatan fasilitas sekolah lainnya 8 24 24 Pembayaran honorarium bulanan Guru honorer (hanya untuk Dalam pengangkatan guru/tenaga memenuhi SPM) .No 5 Komponen Pembiayaan Pembelian bahanbahan habis pakai Item Pembiayaan Buku tulis. air. internet (fixed/mobile modem) baik dengan cara berlangganan maupun prabayar Pembiayaan penggunaan internet termasuk untuk pemasangan baru 7 Perawatan sekolah Membeli genset atau jenis lainnya yang lebih cocok di daerah tertentu misalnya panel surya. 250. perbaikan pintu dan WC siswa harus dijamin berfungsi jendela dengan baik. perbaikan atap Kamar mandi dan bocor. buku inventaris Minuman dan makanan ringan untuk kebutuhan sehari-hari di sekolah Penjelasan 6 Langganan daya dan jasa Pengadaan suku cadang alat kantor Listrik. kertas. spidol. bahan praktikum. jika di sekolah tidak ada jaringan listrik Penggunaan Internet dengan mobile modem dapat dilakukan untuk maksimal pembelian voucher sebesar Rp. buku induk siswa.000 per bulan Pengecatan. dan telepon. kapur tulis.

serta kualifikasi guru honorer harus sesuai bidang yang diperlukan. Item Pembiayaan Pegawai administrasi (termasuk administrasi BOS untuk SD) Pegawai perpustakaan Penjaga Sekolah Satpam Pegawai kebersihan Penjelasan kependidikan honorer sekolah harus mempertimbangkan batas maksimum penggunaan dana BOS untuk belanja pegawai. 9 Pengembangan profesi guru 10 Membantu siswa miskin Khusus untuk sekolah yang KKKS/MKKS memperoleh Menghadiri seminar yang hibah/block grant terkait langsung dengan peningkatan mutu pendidik pengembangan KKG/MGMP atau dan ditugaskan oleh sejenisnya pada sekolah tahun anggaran yang sama hanya diperbolehkan menggunakan dana BOS untuk biaya transport kegiatan apabila tidak disediakan oleh hibah/blockgrant tersebut.No Komponen Pembiayaan guru honorer dan tenaga kependidikan honorer. KKG/MGMP Pemberian tambahan bantuan biaya transportasi bagi siswa miskin yang menghadapi masalah biaya transport dari dan ke sekolah 25 25 .

provinsi maupun kabupaten/kota di sekolah tersebut Alat tulis kantor (ATK termasuk tinta printer. dll) Penjelasan 11 Pembiayaan pengelolaan BOS Membeli seragam. baik dari pusat. sepatu dan alat tulis bagi siswa penerima bantuan siswa miskin (BSM) sebanyak penerima BSM. insentif bagi bendahara dalam rangka penyusunan laporan BOS dan biaya transportasi dalam rangka mengambil dana BOS di Bank/PT Pos Desktop/work station Printer atau printer plus scanner 12 Pembelian perangkat komputer 26 26 13 Biaya lainnya jika seluruh komponen 1 s.No Komponen Pembiayaan Item Pembiayaan Membeli alat transportasi sederhana bagi siswa miskin yang akan menjadi barang inventaris sekolah (misalnya sepeda. Penggunaan dana untuk komponen ini harus dilakukan melalui rapat dengan dewan guru dan .d 12 telah terpenuhi pendanaannya dari BOS Alat peraga/media pembelajaran Mesin ketik Peralatan UKS Masing-masing maksimum 1 unit dalam satu tahun anggaran. perahu penyeberangan. CD dan flash disk) Penggandaan. Peralatan komputer tersebut harus ada di sekolah. suratmenyurat.

- 2. diberikan maksimal sebesar Rp 3.-/bulan tetapi secara proporsional disesuaikan 150. dengan beban mengajarnya. 1. Supervisi oleh Wakil Kepala SMP Terbuka.No Komponen Pembiayaan Item Pembiayaan Penjelasan sebesar 20% dari total dana BOS yang diterima oleh sekolah dalam satu tahun.000.-/bulan. Kegiatan pembimbingan di TKB oleh Guru Pamong. Penggunaan dana BOS di sekolah harus memperhatikan hal-hal sebagai berikut: sekolah.000. diberikan maksimal sebesar Rp 150.000. Kegiatan administrasi ketatausahaan oleh petugas Tata Usaha (1 orang). 6. Sebaliknya jika dana BOS tidak 2.-/bulan. Pengelolaan kegiatan pembelajaran oleh Pengelola TKB Mandiri diberikan Sebagai penanggung jawab pengelolaan dan penggunaan dana BOS untuk SMPT/TKB Mandiri tetap Kepala Sekolah SMP induk. dana BOS dapat digunakan juga untuk kegiatan: /bulan.-/bulan. maksimal sebesar Rp 150.000. mencukupi untuk pembelanjaan yang diperbolehkan (13 item pembelanjaan) 27 27 . maksimal sebesar Rp 150. Supervisi oleh Kepala Sekolah. Prioritas utama penggunaan dana BOS adalah untuk kegiatan operasional Bagi sekolah yang telah menerima DAK. diberikan rata-rata 4. Batas maksimum penggunaan dana BOS untuk belanja pegawai (honor Pembelian meja dan kursi komite sekolah siswa jika meja dan kursi yang ada sudah rusak berat guru/tenaga kependidikan honorer dan honor-honor kegiatan) di sekolah negeri 1. tidak diperkenankan menggunakan dana BOS untuk peruntukan yang sama. Khusus untuk SMP Terbuka.000. diberikan maksimal sebesar Rp 100.000. masing-masing diberikan 5. maksimal sebesar Rp 150. Kegiatan tatap muka di Sekolah Induk oleh Guru Bina.-/bulan.

maka sekolah dapat mempertimbangkan sumber pendapatan lain yang diterima oleh sekolah. Digunakan untuk rehabilitasi sedang dan berat. 28 28 . 8. Membayar bonus dan transportasi rutin untuk guru. Biaya transportasi dan uang lelah guru PNS yang bertugas di luar jam Daerah. Membiayai kegiatan yang tidak menjadi prioritas sekolah dan memerlukan biaya besar. Disimpan dengan maksud dibungakan. yaitu pendapatan hibah (misalnya DAK) dan 3. atau pihak lainnya. 3. kecuali Membayar iuran kegiatan yang diselenggarakan oleh UPTD Kecamatan/ untuk Membeli pakaian/seragam/sepatu bagi guru/siswa untuk kepentingan pribadi (bukan inventaris sekolah). 11. menanggung biaya siswa/guru yang ikut serta dalam kegiatan tersebut. Sekolah). 4. 9. 10. Membeli bahan/peralatan yang tidak mendukung proses pembelajaran. 7. 5. misalnya studi banding. Menanamkan saham. Membeli Lembar Kerja Siswa (LKS). Dipinjamkan kepada pihak lain. tur studi (karya wisata) dan sejenisnya. 2. Bunga Bank/Jasa Giro akibat adanya dana di rekening sekolah menjadi milik peraturan terkait. Membangun gedung/ruangan baru. 4. 6. Kabupaten/Kota/Provinsi/Pusat. pendapatan sekolah lainnya yang sah dengan tetap memperhatikan mengajar harus mengikuti batas kewajaran yang ditetapkan oleh Pemerintah sekolah dan digunakan untuk keperluan sekolah (beradasarkan Surat Edaran Ditjen Perbendaharaan Nomor: S-5965/PB/2010 Tanggal 10 Agustus 2010 Perihal Pemanfaatan Bunga Bank yang berasal dari Dana BOS di rekening B. Larangan Penggunaan Dana BOS 1. kecuali untuk siswa penerima BSM.

misalnya membiayai iuran dalam rangka perayaan hari besar pelatihan/sosialisasi/ pendampingan terkait program BOS/perpajakan program BOS yang dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Membiayai nasional dan upacara keagamaan/acara keagamaan. Membiayai kegiatan penunjang yang tidak ada kaitannya dengan operasi 14. 4. Diketahui oleh Komite Sekolah. diselenggarakan lembaga di luar SKPD Pendidikan Provinsi/Kabupaten/Kota C. Tim Manajemen BOS Sekolah harus: Membuat rencana kerja. Membiayai kegiatan yang telah dibiayai dari sumber dana pemerintah pusat 13. 5.12. sekolah. Pembelian barang/jasa dilakukan oleh Tim Manajemen BOS Sekolah dengan: barang/jasa dan tempat pembeliannya sesuai dengan perundangan yang berlaku. ketersediaan. dengan cara membandingkan harga penawaran dari penyedia barang/jasa dengan harga pasar dan melakukan negosiasi. 3. Mekanisme Pembelian Barang/Jasa di Sekolah 1. 6. Menggunakan prinsip keterbukaan dan ekonomis dalam menentukan peraturan 2. 29 29 . 7. Memilih satu atau lebih pekerja untuk melaksanakan pekerjaan tersebut dengan standar upah yang berlaku di masyarakat. dan kewajaran harga. Membuat laporan singkat tertulis tentang penetapan penyedia barang/jasa. Terkait dengan biaya untuk rehabilitasi ringan/pemeliharaan bangunan sekolah. kegiatan dalam rangka mengikuti atau pemerintah daerah secara penuh/wajar. Memperhatikan kualitas barang/jasa.

penyerapan dana. pada saat 2. dan penggunaan yang tepat. Monitoring oleh Tim Manajemen BOS Pusat 1. Tim Manajemen BOS Provinsi. 4. dan mendokumentasikan. Secara yang berhak dalam jumlah. monitoring pengaduan dapat dilakukan bekerjasama dengan menginvestigasi. 3. Monitoring dilaksanakan pada saat persiapan penyaluran dana. kinerja Tim Manajemen BOS Provinsi dan penggunaan Responden terdiri dari Tim Manajemen BOS Provinsi. fakta. cara. pelayanan Kegiatan pengaduan ini dilakukan dapat dengan ditingkatkan. dan Tim Manajemen BOS Kabupaten/Kota.BAB VI MONITORING DAN SUPERVISI Bentuk kegiatan monitoring dan supervisi adalah melakukan pemantauan. Bank penyalur dan Sekolah. waktu. pelaksanaannya. Daerah. lembaga-lembaga sehingga terkait. Selain itu juga dilakukan monitoring terhadap pelayanan dan penanganan pengaduan. Alokasi dana sekolah penerima bantuan Penyaluran dan penggunaan dana Administrasi keuangan Pelayanan dan penanganan pengaduan umum tujuan kegiatan ini adalah untuk meyakinkan bahwa dana BOS diterima oleh 5. 3. 30 30 . 2. Monitoring pelaksanaan program ditujukan untuk memantau penyaluran dan dana manajemen dan operasional yang disediakan oleh Tim Manajemen BOS Pusat dan pelaksanaan program di sekolah. Komponen utama yang dimonitor antara lain: 1. mencari Pelaporan. menyelesaikan masalah. A. Dalam Kegiatan monitoring dan supervisi dilakukan oleh Tim Manajemen BOS Pusat. serta pemajangan rencana penggunaan dan pemakaian dana BOS. pembinaan dan penyelesaian masalah terhadap pelaksanaan program BOS. Pengelola Keuangan penyaluran dana dan pasca penyaluran dana.

Monitoring penyaluran dana BOS dari Bank Penyalur ke sekolah dilakukan C. 2. Monitoring penyaluran dana BOS dari Bank Penyalur ke sekolah dilakukan B. Responden terdiri dari sekolah dan murid dan/atau orangtua murid. monitoring. Monitoring dilakukan melalui kunjungan lapangan. Monitoring dilaksanakan pada saat penyaluran dana dan pasca penyaluran Bila terjadi permasalahan biaya monitoring. Monitoring oleh Tim Manajemen BOS Kabupaten/Kota 1. kegiatan pengawasan lainnya oleh Pengawas Sekolah. secara online. Monitoring dilakukan melalui kunjungan lapangan. 4. penyerapan dana. 6. dana. 7. Monitoring dilaksanakan pada saat persiapan penyaluran dana. murid dan/atau orangtua murid penerima bantuan dan lembaga penyalur dana BOS. Monitoring pelaksanaan program dilakukan melalui kunjungan lapangan. 3. 5. Responden terdiri dari Tim Manajemen BOS Kabupaten/Kota. 5. Monitoring dapat melibatkan Pengawas Sekolah secara terintegrasi dengan yang kredibel dan bertanggung jawab untuk membantu melakukan Tim Manajemen BOS Kabupaten/Kota agar memanfaatkan pengawas sekolah 31 31 . Monitoring oleh Tim Manajemen BOS Provinsi 1. dan penggunaan dana di tingkat sekolah. Monitoring ditujukan untuk memantau penyaluran dana. dan penggunaan dana di tingkat sekolah. sekolah. Monitoring ditujukan untuk memantau penyaluran dana. penyerapan dana. disarankan agar monitoring dilakukan secara terpadu dengan program lain selain program BOS. 5. secara online. 4. pada saat penyaluran dana.4. 3. dan pasca penyaluran dana. 2.

Tingkat Sekolah a. hal-hal yang dilaporkan oleh pelaksana program adalah yang berkaitan masalah. dibuat tahunan dan tiga bulanan untuk setiap sumber dana yang diterima sekolah (Formulir BOS-K2). PELAPORAN 1. penyaluran. Oleh karena itu sekolah dapat membuat RKAS tahunan yang dirinci tiap semester. namun demikian perlu dilakukan revisi pada semester kedua. Tim Manajemen BOS RKAS dibuat setahun sekali pada awal tahun pelajaran. Kota. Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (Formulir BOS-K1 dan BOSK2) RKAS ditandatangani oleh Kepala Sekolah. untuk sekolah swasta ditambah Ketua Yayasan. pemanfaatan dana. penyerapan. RKAS perlu dilengkapi dengan rencana penggunaan dana secara rinci. Kabupaten/ Secara umum. Provinsi. Format RKAS dapat dilihat seperti pada Formulir BOS-K1. masing-masing pengelola program di tiap tingkatan (Pusat. Sekolah) diwajibkan untuk melaporkan hasil kegiatannya kepada pihak terkait. Komite Sekolah dan khusus Kabupaten/Kota. dan para pemeriksa lainnya apabila diperlukan.BAB VII PELAPORAN DAN PERTANGGUNGJAWABAN KEUANGAN Sebagai salah satu bentuk pertanggungjawaban dalam pelaksanaan Program BOS. A. pertanggungjawaban keuangan serta hasil monitoring evaluasi dan pengaduan dengan statistik penerima bantuan. Dokumen ini disimpan di sekolah dan diperlihatkan kepada Pengawas Sekolah. yang 32 32 .

ii). pajak atas hasil dari jasa giro dan setoran pajak. Tim diperlukan. Buku Pembantu Kas (Formulir BOS-K4) dan transaksi yang dicatat didalam Buku Kas Umum juga harus dicatat dalam buku pembantu. iii. dan Buku Pembantu Pajak.b. Buku yang digunakan adalah sebagai berikut. yaitu Buku Pembantu Kas. Buku Pembantu ditandatangani oleh Bendahara dan Kepala Sekolah. dan penerimaan jasa giro administrasi bank. dan para pemeriksa lainnya apabila ii. Dokumen ini diperlihatkan kepada pengawas. Manajemen BOS Kabupaten/Kota. Pembukuan Sekolah diwajibkan membuat pembukuan dari dana yang diperoleh sekolah atau menggunakan komputer. Pembukuan yang digunakan dapat dengan tulis tangan i. Pembukuan dalam Buku Kas Umum meliputi ketiga: i). Buku ini harus mencatat tiap transaksi tunai dan ditandatangani oleh Bendahara dan Kepala Sekolah. Dokumen ini disimpan di sekolah dan Buku ini harus mencatat tiap transaksi melalui bank (baik cek. yaitu yang berhubungan dengan pihak lain). Formulir yang telah diisi disimpan di sekolah dan diperlihatkan kepada pengawas sekolah. Kolom Penerimaan:dari penyalur dana (BOS atau sumber dana dari bank. Buku Pembantu Bank (Formulir BOS-K5) dan para pemeriksa lainnya apabila diperlukan. 33 33 . semua transaksi eksternal. biaya Buku Kas Umum harus diisi tiap transaksi (segera setelah transaksi tersebut terjadi dan tidak menunggu terkumpul satu minggu/bulan) Bank. Buku Kas Umum ini disusun untuk masing-masing rekening bank yang dimiliki oleh sekolah. penerimaan dari pemungutan pajak. Tim Manajemen BOS Kabupaten/Kota. Buku Kas Umum (Formulir BOS-K3) untuk program BOS. Kolom Pengeluaran: adalah pembelian barang dan jasa. giro maupun tunai) dan ditandatangani oleh Bendahara dan Kepala Sekolah.

program BOS. Apabila bendahara meninggalkan tempat kedudukannya atau berhenti dengan Berita Acara Serah Terima. Buku Kas Umum dan buku pembantunya serta bukti- c. Pembukuan terhadap seluruh penerimaan dan pengeluaran dapat dilakukan dengan tulis tangan atau menggunakan komputer. Realisasi penggunaan dana tiap sumber dana (Formulir BOS-K7) Laporan ini disusun berdasarkan Buku Kas Umum (Formulir BOS-K3) dari semua sumber dana yang dikelola oleh sekolah pada periode yang sama. Umum dan Buku Pembantu yang relevan sesuai dengan urutan tanggal iii.Dokumen ini disimpan di sekolah dan diperlihatkan kepada pengawas lainnya apabila diperlukan. bukti pengeluaran harus diserahterimakan kepada pejabat yang baru dari jabatannya. Terkait dengan pembukuan dari dana yang diperoleh sekolah untuk i. sekolah perlu memperhatikan hal-hal sebagai berikut. Tim Manajemen BOS Kabupaten/Kota. Semua transaksi penerimaan dan pengeluaran dicatat dalam Buku Kas kejadiannya. Buku Kas Umum dan buku-buku pembantu sekurang-kurangnya sekali dalam satu bulan dan menatausahakan hasil cetakan Buku Kas Umum ii. sekolah. Buku Pembantu Pajak (Formulir BOS-K6) Buku pembantu pajak mempunyai fungsi untuk mencatat semua transaksi yang harus dipungut pajak serta memonitor atas pungutan dan penyetoran pajak yang dipungut selaku wajib pungut pajak. iv. 34 34 . Uang tunai yang ada di Kas Tunai tidak lebih dari Rp 10 juta. bendahara wajib mencetak dan buku-buku pembantu bulanan yang telah ditandatangani Kepala Sekolah dan Bendahara Sekolah. dan para pemeriksa iv. Dalam hal pembukuan dilakukan dengan komputer.

. Bukti pengeluaran uang dalam jumlah tertentu harus dibubuhi materai yang cukup sesuai dengan ketentuan bea materai.000.dikenai bea 1. Untuk transaksi transaksi dengan nilai nominal antara Rp 250. Rekapitulasi Realisasi Penggunaan Dana BOS (Formulir BOS-K7a) Laporan ini merupakan rekapitulasi dari 13 komponen penggunaan dana Sekolah. hibah selaku obyek pemeriksaan. ii.000.tidak dikenai bea meterai.. BOS yang tercantum dalam Permendagri tentang Pengelolaan BOS.000. sedang . bentuk faktur sebagai lampiran kuitansi.000.. Kepala Sekolah dan Komite Sekolah. Uraian tentang jenis barang/jasa yang dibayar dapat dipisah dalam v.. Uraian pembayaran dalam kuitansi harus jelas dan terinci sesuai iv. dibayar oleh Bendahara.. Laporan ini harus dilengkapi dengan surat pernyataan tanggung jawab yang menyatakan bahwa dana BOS yang diterima telah digunakan sesuai NPH Bukti pengeluaran yang sah disimpan dan dipergunakan oleh penerima d.sampai dengan Rp iii.dan dengan nilai sampai Rp 250. Setiap bukti pembayaran harus disetujui Kepala Sekolah dan lunas 35 35 dengan peruntukannya. BOS dan disusun berdasarkan Formulir BOS-K7. Laporan ini dibuat triwulanan dan ditandatangani oleh Bendahara. meterai dengan tarif sebesar Rp 6.000.dikenai bea meterai dengan tarif sebesar Rp 3.000.000. Kepala Sekolah dan Komite e.Laporan ini dibuat triwulanan dan ditandatangani oleh Bendahara.000. Bukti pengeluaran i.- transaksi dengan nilai nominal lebih besar Rp 1. Setiap transaksi pengeluaran harus didukung dengan bukti kuitansi yang sah.

Buku Pembantu Bank.go. Laporan kegiatan dan pertanggungjawaban selama satu tahun anggaran disampaikan kepada SKPD Pendidikan Kabupaten/Kota paling lambat tanggal 5 Januari tahun berikutnya. i. triwulanan disimpan di sekolah untuk bahan pemeriksaan.vi. Pelaporan sebagai bahan bukti dan bahan laporan. Seluruh arsip data keuangan. Buku Kas Umum. Pembantu Pajak beserta bukti serta dokumen pendukung bukti vendor/toko/supplier) wajib diarsipkan oleh sekolah sebagai bahan keuangan maupun dokumen pendukungnya. Rekapitulasi penggunaan dana BOS (Formulir BOS-K7A) harus melalui laman ii. serta i. dana BOS (kuitansi/faktur/nota/bon realisasi penggunaan dana per sumber dana (Formulir BOS-K7 dan BOS-K7a) dan surat pernyataan tanggung jawab yang menyatakan iii. 36 36 . Setiap kegiatan wajib dibuatkan laporan hasil pelaksanaan kegiatannya.kemdikbud. Laporan penggunaan dana BOS di tingkat sekolah meliputi laporan bahwa dana BOS yang diterima telah digunakan sesuai NPH BOS. dari iv. Segala jenis bukti pengeluaran harus disimpan oleh bendahara BOS f. baik yang berupa laporan-laporan dengan rapi dalam urutan nomor dan tanggal kejadiannya. Laporan lengkap penggunaan dana BOS Lembar pencatatan pertanyaan/kritik/saran. Hal yang perlu dilaporkan oleh Tim Manajemen BOS Sekolah: dilaporkan oleh setiap sekolah tiap triwulan www.id. disimpan dan ditata disimpan di suatu tempat yang aman dan mudah untuk ditemukan setiap saat. Laporan harus memenuhi unsur-unsur sebagai berikut: ii. Lembar pencatatan pengaduan. iii. Buku Pembantu Kas. dan Buku pengeluaran audit.bos.

2. Tingkat Kabupaten/Kota(Formulir BOS-K8) Hal-hal yang perlu dilaporkan oleh Tim Manajemen BOS Kabupaten/Kota: BOS Sekolah dengan menggunakan Formulir BOS-K8.

a. Rekapitulasi penggunaan Dana BOS yang diperoleh dari Tim Manajemen tentang jenis kasus, skala kasus, kemajuan penanganan, dan status penyelesaian.

b. Penanganan Pengaduan Masyarakat, yang antara lain berisi informasi

Laporan ini harus diserahkan ke Tim Manajemen BOS Provinsi paling lambat 3. Tingkat Provinsi tanggal 10 Januari tahun berikutnya.

a. Laporan Triwulanan (Formulir BOS-K9 dan BOS-K9a) Laporan ini untuk melihat kesesuaian jumlah dana yang diterima oleh Kas

Laporan ini dibuat triwulanan dipisahkan untuk daerah non terpencil (BOSK9) dan daerah terpencil (BOS-K9a), dibuat oleh Tim Manajemen BOS kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan cq. Direktur Jenderal Pendidikan Dasar paling lambat minggu ke-2 bulan ke-2 setiap triwulan. Provinsi ditandatangani Kepala Dinas Pendidikan Provinsi dan dikirimkan

Umum Daerah (KUD) dari Kas Umum Negara (KUN) dengan kebutuhan riil.

b. Laporan Akhir Tahun (Formulir BOS-K10)

i.

Hal-hal yang perlu dilampirkan dalam laporan tersebut adalah: Formulir BOS-K10.

Hasil Penyerapan dan Penggunaan Dana BOS dengan menggunakan

ii.

Penanganan Pengaduan Masyarakat, yang antara lain berisi informasi penyelesaian.

tentang jenis kasus, skala kasus, kemajuan penanganan, dan status dan kegiatan lainnya.

iii. Kegiatan lainnya, seperti kegiatan sosialisasi dan pelatihan, pengadaan, 37 37

Laporan ini harus diserahkan ke Tim Manajemen BOS Pusat paling lambat c. Hasil Monitoring dan Evaluasi tanggal 20 Januari tahun berikutnya.

kesimpulan, saran, dan rekomendasi. Laporan monitoring rutin dikirimkan monitoring.

ke Tim Manajemen BOS Pusat paling lambat 45 hari setelah pelaksanaan 4. Tingkat Pusat Tim Manajemen BOS Pusat harus membuat laporan-laporan sebagai berikut. a. Laporan Triwulanan (Formulir BOS-K11 dan BOS-K11a)

Laporan ini berisi tentang hasil monitoring, analisis, jumlah responden,

Hal-hal yang perlu disampaikan dalam laporan triwulanan adalah laporan

dari setiap provinsi. Laporan ini harus dikirim oleh Kementerian penyaluran dana triwulan berikutnya dari Kas Umum Negara ke Kas Umum diperlukan. Pendidikan dan Kebudayaan kepada Kementerian Keuangan paling lambat pada minggu ke 2 bulan ke-3 dari setiap triwulan sebagai bahan untuk

Sumber data penyusunan laporan ini adalah Formulir BOS-K-9 dan BOS-K9

realisasi penyerapan dana BOS triwulanan yang diterima dari Tim

Manajemen BOS Provinsi menggunakan Formulir BOS-K11 dan BOS-K11a.

Daerah Provinsi, dan sebagai dasar pencairan dana cadangan, apabila b. Laporan Akhir Tahun (Formulir BOS-K12) Hal-hal yang perlu dilampirkan dalam laporan tersebut adalah:

i.

Laporan penggunaan dana BOS hasil rekapitulasi dari laporan Tim Manajemen BOS Provinsi dengan menggunakan Formulir BOS-K12. diterima dari Tim Manajemen BOS Provinsi. Statistik Penerima Bantuan yang disusun berdasarkan data yang

ii.

38 38

iii. Hasil Monitoring dan Evaluasi yang berisi tentang jumlah responden, waktu pelaksanaan, hasil monitoring, analisis, kesimpulan, saran, dan rekomendasi. iv. Penanganan Pengaduan Masyarakatyang antara lain berisi informasi yang dilakukan oleh Tim Manajemen BOS Provinsi/Kab/Kota. lainnya.

tentang jenis kasus, skala kasus, kemajuan penanganan, dan status Kegiatan lainnya, seperti sosialisasi, pelatihan, pengadaan, dan kegiatan

penyelesaian yang merupakan rekapitulasi dari penanganan pengaduan

v.

Laporan akhir tahun harus diserahkan ke Menteri terkait pada akhir bulan B. PERPAJAKAN Januari tahun berikutnya.

Ketentuan peraturan perpajakan dalam penggunaan dana BOS diatur sebagai berikut. 1. Kewajiban perpajakan yang terkait dengan penggunaan dana BOS untuk

siswa baru; kesiswaan; ulangan harian, ulangan umum, ujian sekolah dan pembelian bahan-bahan untuk perawatan/perbaikan ringan gedung sekolah penggunaan dana BOS sebagaimana tersebut di atas adalah: i. Tidak perlu memungut PPh Pasal 22 sebesar 1,5%1

laporan hasil belajar siswa; pembelian bahan-bahan habis pakai, seperti buku tulis, kapur tulis, pensil dan bahan praktikum; pengembangan profesi guru; a. Bagi bendaharawan/pengelola dana BOS pada Sekolah Negeri atas ii. Memungut dan menyetor PPN sebesar 10% untuk nilai pembelian lebih dari Rp 1.000.000,- (satu juta rupiah) atas penyerahan Barang Kena Pajak dan atau Jasa Kena Pajak oleh Pengusaha Kena Pajak Rekanan Pemerintah. Namun untuk nilai pembelian ditambah PPN-

pembelian ATK/bahan/penggandaan dan lain-lain pada kegiatan penerimaan

nya jumlahnya tidak melebihi Rp 1.000.000,- (satu juta rupiah) dan
1Peraturan

Menteri Keuangan nomor 154/PMK.03/2010 tanggal 31 agustus 2010 tentang Pemungutan Pajak Penghasilan Pasal 22 sehubungan dengan pembayaran atas penyerahan barang dan kegiatan di bidang impor atau kegiatan usaha di bidang lain pasal 3 butir (1)h.

39 39

Pemungut b. a.bukan merupakan pembayaran yang dipecah-pecah. Dengan demikian kewajiban perpajakan bagi bendaharawan/ adalah: i. Kewajiban perpajakan yang terkait dengan penggunaan dana BOS untuk pembelian/penggandaan buku teks pelajarandan/atau mengganti buku teks yang sudah rusak. adalah tidak termasuk bendaharawan pemerintah sehingga tidak termasuk sebagai pihak yang ditunjuk sebagai pemungut PPh Pasal 22 dan pengelola dana BOS pada Sekolah Bukan Negeri yang terkait atas penggunaan dana BOS untuk belanja barang sebagaimana tersebut diatas Tidak mempunyai kewajiban memungut PPh Pasal 22. i. ii. PPN atas pembelian barang dan atau jasa yang dilakukan oleh bukan Pemerintah sesuai dengan ketentuan yang berlaku umum 2. penyetoran dan pelaporan PPN dan PPNBm bagi pemungut PPN dan Pengusaha Kena Pajak Rekanan Undang-undang Republik Indonesia nomor 8 tahun 1983 terakhir dengan Undang-undang nomor 42 tahun 2009 tentang Perubahan ketiga atas Undang Undang nomor 8 tahun 1983 tentang PPN barang dan jasa dan PPnBM serta KMK/563/2003 tentang penunjukkan bendaharawan pemerintah untuk memnungut.5%1. . tidak perlu memungut PPh Pasal 22 sebesar 2 3 40 40 Keputusan Direktur Jenderal Pajak nomor KEP-382/PJ/2002 tentang pedoman pelaksanaan pemungutan. dan melaporkan PPN dan PPnBM beserta tata cara pemungutan. 2. Bagi bendaharawan/pengelola dana BOS pada sekolah negeri atas penggunaan dana BOS untuk pembelian/penggandaan buku teks pelajaran dan/atau mengganti buku teks yang sudah rusak adalah: 1. 22. Bagi bendaharawan/pengelola dana BOS pada Sekolah bukan negeri atau PPN. Atas pembelian buku-buku pelajaran umum. kitab suci dan buku-buku pelajaran agama. menyetor. penyetoran dan pelaporannya. karena tidak termasuk sebagai pihak yang ditunjuk sebagai pemungut PPh Pasal Membayar PPN yang dipungut oleh pihak penjual (Pengusaha Kena Pajak). PPN yang terutang dipungut dan disetor oleh Pengusaha Kena Pajak Rekanan PPN dalam hal ini bendaharawan pemerintah tidak perlu memungut Pengusaha Kena Pajak (PKP)3.

Semua a.000. lebih dari Rp 1. kitab suci dan buku-buku pelajaran agama. sebagai pihak yang ditunjuk sebagai Pemungut PPh Pasal 22 dan atau PPN.(satu juta rupiah) atas penyerahan Barang Kena Pajak berupa buku-buku yang bukan buku pelajaran umum. kitab suci dan buku-buku pelajaran agama. Kewajiban perpajakan yang terkait dengan pemberian honor pada kegiatan penerimaan siswa baru.000. Bendaharawan/pengelola dana BOS pada Sekolah Bukan Negeri adalah tidak termasuk bendaharawan pemerintah sehingga tidak termasuk Dengan demikian kewajiban perpajakan bagi bendaharawan/ pengelola penggandaan buku teks pelajaran dan/atau mengganti buku teks yang sudah rusak adalah: i..(satu juta rupiah) dan bukan merupakan pembayaran b. dana BOS pada Sekolah Bukan Negeri yang terkait dengan pembelian/ Tidak mempunyai kewajiban memungut PPh Pasal 22.ii. penyusunan maupun sekolah bukan negeri: jumlah bruto honor. PPN yang terutang dibebaskan. Atas pembelian buku-buku pelajaran umum. pengembangan profesi guru. Memungut dan menyetor PPN sebesar 10% untuk nilai pembelian 1. laporan BOS dan kegiatan pembelajaran pada SMP Terbuka. Membayar PPN yang dipungut oleh pihak penjual (Pengusaha Kena 3. harus dipotong PPh bendaharawan/penanggung jawab dana BOS baik pada sekolah negeri Pasal 21 dengan menerapkan tarif Pasal 17 UU PPh sebesar 5 % dari 41 41 . karena tidak termasuk sebagai pihak yang ditunjuk sebagai pemungut PPh Pasal Atas pembelian buku-buku pelajaran umum. iii. Namun untuk nilai pembelian yang dipecah-pecah. kitab suci dan buku-buku pelajaran agama. ii. PPN yang terutang dibebaskan.000. kitab suci dan buku-buku pelajaran agama. kesiswaan.. Pajak) atas pembelian buku yang bukan buku-buku pelajaran umum. ditambah PPN-nya jumlahnya tidak melebihi Rp iii. Bagi guru/pegawai non PNS sebagai peserta kegiatan. PPN yang terutang dipungut dan disetor oleh Pengusaha Kena Pajak Rekanan Pemerintah. 22.000.

maks 3 orang @ Rp 2.. untuk membayar honor kepada tenaga kerja lepas orang pribadi yang melaksanakan sebagai berikut:*) pemeliharaan sekolah harus memotong PPh Pasal 21 dengan ketentuan kegiatan perawatan atau iii). baik pada Sekolah Negeri. Sekolah Swasta.(dua juta dua puluh lima ribu rupiah) tidak b. Tenaga terhutang PPh Pasal 21. Status sendiri PPh Pasal 21 terutang setahun 5% (jumlah s.025 juta Kewajiban perpajakan yang terkait dengan penggunaan dana BOS.30 juta Rp 2. Dengan perhitungan sebagai berikut: i.025. iii. Rp 50 juta) dst *) Besarnya Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP). Tambahan status kawin 5. Pegawai Tidak Tetap (PTT). a.b. Tambahan tanggungan keluarga. Golongan III dengan tarif 5% (lima persen) dari penghasilan bruto. untuk jumlah sebulan sampai dengan Rp 2. Bagi guru/pegawai PNS diatur sebagai berikut : i.d. ii. Golongan IV dengan tarif 15% (lima belas persen) dari penghasilan 4. iv.000. Kewajiban perpajakan yang terkait dengan penggunaan dana BOS dalam rangka membayar honorarium guru dan tenaga kependidikan honorer sekolah yang tidak dibiayai dari Pemerintah Pusat dan atau Daerah yang dibayarkan bulanan diatur sebagai berikut: bruto. ii. Dikurangi PTKP*) v. Penghasilan sebulan Penghasilan netto setahun (x 12) XX XX XX XX XX XX iii. PPh Pasal 21 dihitung dengan menyetahunkan penghasilan sebulan. Penghasilan Kena Pajak vi. Penghasilan rutin setiap bulan untuk guru tidak tetap (GTT). Kependidikan Honorer. adalah: ii). PPh Pasal 21 sebulan (:12) i). Golongan I dan II dengan tarif 0% (nol persen).025 juta 42 42 . Untuk jumlah lebih dari itu. Rp 24.

.. Jika upah harian atau rata-rata upah harian yang diterima tidak melebihi Rp 150.(seratus lima puluh ribu rupiah).320. maka pada saat harus dipotong dengan menerapkan tarif 5% atas jumlah bruto upah *) Besaran upah harian yang terutang pajak penghasilan (PPh) pasal 21 jika upah harian di atas Rp 150. namun jumlah seluruh upah yang diterima dalam bulan takwim yang bersangkutan telah melebihi Rp 1.(seratus lima puluh ribu rupiah) dan jumlah seluruh upah yang pada saat jumlah seluruh upah telah melebihi Rp 1.(satu juta tiga ratus dua puluh ribu rupiah)..000. atas jumlah bruto upah setelah dikurangi Penghasilan Tidak Kena Pajak c.(seratus lima puluh ribu rupiah) dan jumlah seluruh upah 1.000.. harus dihitung kembali jumlah PPh Pasal 21 yang Catatan: setelah dikurangi Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP) yang sebenarnya. diterima dalam bulan takwim yang bersangkutan belum melebihi Rp jumlah seluruh upah telah melebihi Rp 1.a.(satu juta dipotong PPh Pasal 21 sebesar 5% dari jumlah upah harian atau rata-rata d.000..320.320.000.320.000.(satu juta tiga ratus 43 43 ..320.000..000..(satu juta tiga ratus dua puluh ribu rupiah). yang diterima dalam bulan takwim yang bersangkutan belum melebihi Rp b.(satu juta tiga ratus dua puluh ribu rupiah). Jika upah harian atau rata-rata upah harian yang diterima lebih dari Rp 150..320. mengalami perubahan maka mengikuti perubahan yang terbaru. Jika upah harian atau rata-rata upah harian yang diterima lebih dari Rp 1.. maka harus 150.(seratus lima puluh ribu rupiah).000.(seratus lima puluh ribu rupiah) dan jumlah seluruh upah yang diterima dalam bulan takwim yang bersangkutan telah melebihi Rp dua puluh ribu rupiah).000.(satu juta tiga ratus dua puluh ribu rupiah). maka tiga ratus dua puluh ribu rupiah) harus dipotong PPh Pasal 21 sebesar 5% (PTKP) yang sebenarnya.000. Jika upah harian atau rata-rata upah harian yang diterima tidak melebihi Rp 150.000. 1.. maka tidak ada PPh Pasal 21 yang dipotong.

kewenangan. Pengawasan masyarakat dalam rangka transparansi pelaksanaan program terdapat di sekolah. Kabupaten/Kota. Provinsi dan Pusat. indikasi penyimpangan dalam pengelolaan BOS. agar segera dilaporkan B. dan pengawasan masyarakat. misalnya: dan/atau sekolah dan/atau siswa akan dijatuhkan oleh aparat/pejabat yang berwenang. sekolah. Pemeriksaan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) sesuai dengan 5. pengawasan 1. kabupaten/kota maupun dilakukan oleh SKPD Pendidikan Kabupaten/Kota kepada sekolah. fungsional.BAB VIII PENGAWASAN. sesuai dengan kebutuhan lembaga tersebut atau permintaan instansi yang Inpektorat Daerah Provinsi dan Kabupaten/Kota dengan melakukan audit 3. Prioritas utama dalam program BOS adalah pengawasan yang 2. Pengawasan Pengawasan program BOS meliputi pengawasan melekat. Pengawasan Melekatyang dilakukan oleh pimpinan masing-masing instansi kepada bawahannya baik di tingkat pusat. provinsi. dengan melakukan audit atas permintaan instansi yang akan diaudit. Sanksi kepada oknum yang melakukan pelanggaran dapat diberikan 44 44 . Pengawasan Fungsional Internal oleh Inspektorat Jenderal Kemdikbud serta akan diaudit. Apabila terdapat kepada instansi pengawas fungsional atau lembaga berwenang lainnya. PEMERIKSAAN DAN SANKSI A. Sanksi BOSoleh unsur masyarakat dan unit-unit pengaduan masyarakat yang Sanksi terhadap penyalahgunaan wewenang yang dapat merugikan negara dalam berbagai bentuk. Pengawasan oleh Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) 4.

45 45 . secara sengaja dan tersistem untuk memperoleh keuntungan pribadi.1. Penerapan proses hukum. proses peradilan bagi pihak yang diduga atau terbukti melakukan penyimpangan dana BOS. penurunan pangkat. atau golongan. 4. yaitu mulai proses penyelidikan. penyidikan dan yang berlaku (pemberhentian. mutasi kerja). bilamana terbukti pelanggaran tersebut dilakukan kelompok. Penerapan tuntutan perbendaharaan dan ganti rugi. bersumber dari APBN pada tahun berikutnya kepada 3. Pemblokiran dana dan penghentian sementara seluruh bantuan pendidikan yang provinsi/kabupaten/kota. Penerapan sanksi kepegawaian sesuai dengan peraturan dan undang-undang 2. yaitu dana BOS yang terbukti disalahgunakan agar dikembalikan kepada satuan pendidikan atau ke kas daerah provinsi.

go. Berikut adalah media yang dapat 1. Media diakses publik.go. pertanyaan. telepon. usulan dan keluhan 1. surat atau email. maupun keluhan. adalah: 2. Tim manajemen BOS melaksanakan fungsi-fungsi untuk melakukan tindak- 46 46 . Memastikan bahwa pengelola program akan menindaklanjuti setiap pengaduan Memastikan setiap progres penanganan akan didokumentasikan secara jelas. Pembagian tugas dan fungsi layanan pada program BOS adalah sebagai berikut. respon. Pengelolaan Pelayanan dan Penanganan 2.bos. Menyediakan bentuk informasi dan data base yang harus disajikan dan dapat Informasi. 021-5725980 lanjut terhadap informasi/pengaduan yang diterima.id : 0-800-140-1299 (bebas pulsa) . Tugas dan Fungsi Layanan 5.id : 177 digunakan untuk menyampaikan informasi terhadap program baik yangbersifat 3. atau melalui SMS. B. pertanyaan. 3. yang masuk. Mengatur alur informasi pengaduan/temuan masalah agar dapat diterima oleh Pengaduan A. masukan/saran. Alamat web Telepon PIH SD : www. 4. atau pengaduan dapat disampaikan secara langsung. 021-5725635 : 1771 : bos@kemdikbud.BAB IX PELAYANAN DAN PENANGANAN PENGADUAN MASYARAKAT Program yang baik akan memastikan bahwa setiap pertanyaan. 4. 021-5725645. Faksimil Email SMS SMP : 0-800-140-1276 (bebas pulsa) .kemdikbud. mendapatkan Masyarakat (P3M) dalam program BOS ditujukan untuk: pihak yang tepat. 021-5725632 : 021-5731070.

ke dalam b. informasi sebagai bahan masukan bagi kebijakan Menjawab pertanyaan dan menindak-lanjuti usul/saran/masukan. Menetapkan petugas Unit P3M. Menerima dan mencatat semua informasi. f.id/pengaduan. pertanyaan. sesuai dengan periode laporan program BOS. Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar terkait dengan publikasi informasi.kemdikbud. b. dan pengaduan) dari masyarakat baik yang disampaikan melalui telepon. Memonitor progres penanganan pengaduan yang ada di provinsi manajemen BOS. Menetapkan petugas Unit P3M. Tim Manajemen BOS Pusat: a. bos. j. termasuk hasil temuan audit BPK/BPKP/Itjen sistem pengaduan BOS di laman d. Menganalisa maupun kabupaten/kota. menyampaikan status pengaduan untuk mendorong penyelesaiannya Menginformasikan status penanganan pengaduan BOS secara berkala kepada Provinsi. bersumber dari sistem pengaduan rekapitulasi status Provinsi. Melakukan koordinasi dengan Bagian Hukum dan Kepegawaian - 2.go. i. Tim Manajemen BOS Provinsi a. e. Menyampaikan informasi kepada Inspektorat Jenderal dalam hal Membuat laporan perkembangan penanganan pengaduan secara regular di laman BOS yang merupakan diperlukan tindak lanjut. Kabupaten/Kota untuk ditindak-lanjuti. g. c. h.1. Menerima dan mencatat semua informasi (saran. 47 47 . Laporan tersebut Menyelenggarakan rapat koordinasi secara berkala dengan agenda melibatkan pihak-pihak terkait.

Menerima dan mencatat semua informasi (saran.go. Membuat laporan perkembangan status pengaduan secara regular sesuai dengan periode laporan program BOS.email. Tim Manajemen BOS Kabupaten/Kota a. yang ada.id/pengaduan. 3. termasuk hasil temuan audit ke dalam sistem 48 48 . pengaduan sistem pengaduan di laman BOS yang merupakan rekapitulasi status Menyelenggarakan rapat koordinasi secara berkala dengan agenda penyelesaian yang diperlukan.id/pengaduan.kemdikbud.go. yang dilakukan Kabupaten/Kota guna penanganan secara langsung dalam kasus-kasus yang dianggap g. Dokumentasi (PPID) Provinsi terkait dengan publikasi informasi. menyampaikan rekapitulasi status kemajuan dan hasil tindak lanjut Melakukan koordinasi dengan Pejabat Pengelola Informasi dan mendorong h. online dan sms di laman BOS. pengaduan BOS di laman bos. masyarakat. email. pengaduan BOS di laman bos. e. dan pengaduan) dari masyarakat baik yang disampaikan melalui telepon. surat. fax. Menetapkan petugas Unit P3M. fax.kemdikbud. termasuk hasil temuan audit ke dalam sistem c. Laporan tersebut bersumber dari Kabupaten/Kota. f. termasuk Menjawab pertanyaan dan menindak-lanjuti usul/saran/masukan dari yang disampaikan melalui sistem pengaduan Monitoring Kabupaten/Kota untuk memastikan tugas dan fungsi layanan masyarakat dan pengaduan BOS dilaksanakan sesuai petunjuk teknis Berkoordinasi dengan Kabupaten/Kota jika diperlukan untuk melakukan mendesak dan penting. b. surat. d. pertanyaan.

termasuk online dan sms di laman BOS. e. h. Menyelenggarakan rapat koordinasi secara berkala dengan agenda menyampaikan status kemajuan dan hasil tindaklanjut pengaduan untuk Dokumentasi (PPID) Kabupaten/Kota terkait dengan publikasi informasi. Memperbarui status kemajuan dan hasil tindaklanjut pengaduan BOS Membuat laporan perkembangan status pengaduan secara regular sesuai dengan periode laporan program BOS. d. f. yang disampaikan melalui sistem pengaduan secara online di laman BOS. g. Melakukan koordinasi dengan Pejabat Pengelola Informasi dan 49 49 .c. Menjawab pertanyaan dan menindak-lanjuti usul/saran/masukan dari masyarakat. Laporan tersebut bersumber dari sistem pengaduan di laman BOS. mendorong penyelesaiannya. Melakukan penanganan yang diperlukan dan memonitor kemajuan dan hasil penanganan pengaduan.

50 .

FORMULIR ISIAN 51 .

52 .

.D2. 07). atau 3a. 18) Autis(Q).D1.S3.D3. 02) Netra(A).S3.S2.000-Rp2.Putus SD.000.D1. 12) Cerdas Istimewa(I). 05). 11).D1.Putus SD. 08). (.000. 08).000.000. 07).000.Tidak Sekolah.D3.3) Lebih dari Rp2. 17) Down Syndrome(P). 13) Bakat Istimewa(J).S3.D4/S1.SD Sederajat.000-Rp2. 1) Kurang dari Rp1. 03) Rungu(B).201… Yang bertanda tangan Orang Tua/Wali atau Siswa bertanggung jawab secara hukum terhadap kebenaran data yang tercantum.Tidak Sekolah.S2. 02). 05). 06) Daksa Ringan(D).SD Sederajat.- Tahun Lahir 01).000.000. 14) Kesulitan Belajar(K). 10) Tuna Ganda(G). sebutkan : No HP : km *) pembulatan tanpa koma q Jarak tempat tinggal ke sekolah 01) Jalan Kaki 02) Kendaraan Pribadi 03) Kendaraan Umum/Angkot/Pete-pete 04) Jemputan Sekolah 05) Kereta Api 06)Ojek 07) Andong/Bendi/Sado/Dokar/Delman/Becak 08) Perahu Penyebrangan/Rakit/Getek 99) Lainnya u No SKHUN SD *) diisikan hanya untuk siswa kelas 9 SMP Apakah sebagai penerima PKH : Responden.Nama Ibu Berkebutuhan Khusus Pekerjaan Pendidikan Penghasilan bulanan . 04) Grahita Ringan(C). 09). PKH cm Berat Badan : kg )* daftar pilihan sama dengan pekerjaan ayah )* daftar pilihan sama dengan point o )* daftar pilihan sama dengan pekerjaan ayah )* daftar pilihan sama dengan point o Tahun Lahir 01) Tidak bekerja 02) Nelayan 03) Petani 04) Peternak 05) PNS/TNI/Polri 06) Karyawan Swasta 07) Pedagang Kecil 08) Pedagang Besar 09) Wiraswasta 10) Wirausaha 11) Buruh 12) Pensiunan 99) Lainnya 01). 9c jika kelas paralel Status : Tingkat : 1=siswa baru 2=pindahan/ 3=naik kelas/ 4=akselerasi/ 5=mengulang/ Nama Sekolah : Penyelenggara / Sumber Kelas status 6=putus sekolah Tahun Mulai Tahun Selesai j Catatan Prestasi Tahun 1 2 3 : Lomba Jenis 1) Sains 2) Seni 3) Olahraga 9) Lain-lain k Identitas Orang Tua/Wali .Formulir BOS-01A FORMULIR PESERTA DIDIK Tanggal: a Nama Sekolah b NSS c Alamat Sekolah 2 IDENTITAS PESERTA DIDIK a Nama Lengkap b Jenis kelamin c NISN d NIK e Tempat.………………………. 20) Bencana Alam/Sosial.……………………………………………………) 53 53 .3) Lebih dari Rp2. 05).000. 11).D2.000.2) Rp1. 09).Nama Wali Pekerjaan Pendidikan Penghasilan bulanan : : : : : : : : : : : : : : : : : RT RW Kode Pos : : : : : : : : : : : 1) Ya 2) Tidak No. 11).SMA Sederajat.000. 09).SMA Sederajat.3) Lebih dari Rp2.S2.D4/S1.- Tahun Lahir 01). 10).Putus SD. 11)Hyperaktif(H). 10). 04). 04).000. 07).SMA Sederajat. 04).000-Rp2. 03). 05) Grahita Sedang(C1).2) Rp1.Tidak Sekolah. 08).SMP Sederajat. 07) Daksa Sedang(D1).000.2) Rp1.Nama Ayah Berkebutuhan Khusus Pekerjaan Pendidikan Penghasilan bulanan .000.000. Tanggal Lahir f Agama : : g Rombel h Riwayat Pendidikan Tahun i Riwayat Beasiswa Jenis 1 2 3 Jenis Beasiswa: 01) Prestasi 02) Bantuan Siswa miskin 03) Pendidikan 04) Unggulan 99) Lainnya Juara ke Tingkat 1) Sekolah 2) Kecamatan 3) Kab/kota 4) Provinsi 5) Nasional 6) Internasional F-PD / : : : : : : : : / 1 IDENTITAS SEKOLAH NPSN : 1) Laki-laki 2) Perempuan NIS : *) Nomor Induk Siswa pemberian Sekolah .000. 06). 03). 21) Tidak Mampu Ekonomi 1) kurang dari 1 km 2) lebih dari 1 km. 2.000.000. 08) Laras(E) 09) Wicara(F). 02).000. ……………………….D3.D4/S1. 03). / / 01) Islam 02) Kristen/ Protestan 03) Katholik 04) Hindu 05) Budha 06) Khong Hu Chu 99) Lainnya *) contoh 1. 06).000. 7b.SMP Sederajat. 15) Narkoba(N) 16) Indigo(0).000.SMP Sederajat.SD Sederajat. 1) Kurang dari Rp1.000. 19) Terpencil/Terbelakang.D2. 1) Kurang dari Rp1. 02). 06). 10).1) Bersama Orang Tua 2) Wali 3) Kost 4) Asrama 5) Panti Asuhan 9)Lainnya l Jenis Tinggal m Alamat Tempat Tinggal Kelurahan / Desa Kecamatan Kabupaten/Kota Provinsi n Tinggi Badan o Berkebutuhan Khusus p No Telepon Rumah r s t v Alat transportasi ke sekolah Email pribadi Jumlah saudara kandung 01) Tidak.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan b.PEDOMAN PENGISIAN FORMULIR PESERTA DIDIK (F-PD) DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN DASAR  Pedoman Umum 1. NIS (Nomor 54 54 . a. Nama sekolah diisi sesuai dengan SK Pendirian Sekolah. Tanggal diisi pada saat pengisian formulir F-PD dengan format tanggal (2 a.  Pedoman Khusus 1. Induk Siswa) diisi sesuai nomor induk pemberian sekolah. Formulir ini merupakan updating formulir pendataan tahun 2012. Kolom isian berwarna gelap (abu- 2. Identitas Sekolah digit)/bulan (2 digit)/tahun (4 digit). Nomor Statistik Sekolah (NSS) diisi dengan nomor yang diberikan dari dinas c. Kebenaran isi data merupakan tanggungjawab orang tua Peserta Didik. Formulir Peserta Didik (F-PD) diisi oleh masing-masing orang tua siswa dan dibubuhkan tandatangan orang tua siswa sebagai bukti keabsahan data. NISN (Nomor Induk Siswa Nasional) diisi bagi yang memiliki. Nama lengkap diisi sesuai dengan nama yang terdaftar di sekolah tanpa b. Isi dengan menggunakan ballpoint dan huruf capital dan mudah dibaca yang masih kosong di pendataan sebelumnya. 3. NPSN diisi sesuai dengan nomor yang ditetapkan oleh 2. lengkapi data abu) merupakan variabel tambahan di tahun 2013 yang perlu dilengkapi. Identitas Peserta Didik disingkat. Alamat sekolah cukup jelas kab/kota. Jenis kelamin diisi dengan pilihan 1 untuk laki-laki atau 2 untuk perempuan. Formulir yang terisi dikumpulkan di sekolah untuk selanjutnya diverifikasi kebenaran datanya oleh pihak sekolah dan dientri kedalam aplikasi pendataan pendidikan dasar. c.

4. 7. Tahun selesai diisi sesuai dengan berakhirnya pemberian beasiswa. 11. Berkebutuhan khusus diisikan jika memiliki kebutuhan khusus sesuai l. 05. pilihan di butir o. k. . 04. ibu.d. 03. 07. 02. iv. Contoh: 6. ibu. iii. n. 06 atau 99. Nama ayah. 3. 6 untuk jenjang SD. 06. Agama diisi sesuai pilihan 01. h. 8. wali diisi sesuai pilihan 1. ii. 3 atau 9. iv. Penyelenggara/Sumber cukup jelas. 03. 5 atau 9. 2. e. Pendidikan ayah. 09. 04 atau 99. 3. ii. wali diisi sesuai pilihan 01. 2 atau 3. ii. ibu. Tahun cukup jelas. 04. 02. j. Isian ini hanya untuk kelas 7 i. 06. 5. Pekerjaan ayah. iii. dalam kartu keluarga (KK). oleh sekolah contoh: 7a. Tanggal lahir cukup jelas. 10. 09. 08. serta kelas 7. wali diisi sesuai pilihan 01. 2. wali dan tahun lahir cukup jelas. SMP. 1b. 03. 10 atau 11. Tempat. 07. Tahun mulai diisi sesuai dengan tahun diberikannya beasiswa. Lomba cukup jelas. Tinggi dan berat badan cukup jelas. Alamat tempat tinggal cukup jelas. Tingkat diisikan sesuai tingkat tertinggi yang pernah dicapai. 4. g. 03. 55 55 (lainnya) maka sebutkan. Catatan prestasi diisi maksimal 3 prestasi terakhir. Riwayat beasiswa diisi maksimal 3 beasiswa terakhir yang diperoleh siswa. 05. 05. 2. Jenis tempat tinggal diisi sesuai pilihan 1. Catatan : i. v. 9 untuk jenjang Tingkat diisikan dengan nomor bukan angka romawi. ibu. iv. SMP. 02. 8. Penghasilan bulanan ayah. ii. 04. 12 atau 99. Jenis diisi sesuai pilihan 01. 02. iii. 08. Juara ke diisi dengan nomor hanya untuk juara 1. Jika memilih 9 m. Jenis diisi sesuai pilihan 1. Riwayat pendidikan diisikan asal sekolah SD. 2 atau 3. NIK (Nomor Induk Kependudukan) diisi sesuai nomor yang diberikan di f. i. i. i. Rombel (rombongan belajar) diisi sesuai dengan penaman yang diberikan Kelas 1.

Jika memilih 2. atau 99. diisikan bagi keluarga yang 56 56 . No HP (handphone) cukup jelas. koma. 06. Berkebutuhan khusus diisi sesuai pilihan 01. 10. Alat transportasi ke sekolah diisi sesuai pilihan 01. 08 s. 19. 04. 11. Nomor SKHUN adalah SKH Ujian Nasional pada saat ujian UN di SD.o. 05. Jumlah saudara kandung cukup jelas. 15. 16. 03. 12. Jarak tempat tinggal ke sekolah diisi sesuai pilihan 1 atau 2. hanya bagi siswa kelas 9 SMP. 02. t. r. 18. telepon. maka sebutkan jarak dalam satuan KM dengan 2 angka desimal di belakang u. PKH adalah Program Keluarga Harapan. 05. 14. 02. Email pribadi cukup jelas. v. 03. No telepon rumah diisi dengan kode wilayah terlebih dulu dan diikuti nomor q. 04. 06. 07. 08. 13. 07. p. diisikan mengikuti program tersebut yang diselenggarakan oleh kementerian sosial. 20 atau 21. 17. 09.

12)SILN A B  Jika SLB / SDLB/SMPLB jenis kebutuhan khusus yang di layani Desa/Kelurahan Kecamatan Kategori Wilayah (*sesuai SK Bupati/walikota) C  C1  D  D1  E F G H Kode Pos  Daerah Terpencil/Terbelakang  Daerah Perbatasan Negara  Daerah adat terpencil  Daerah Bencana Alam . sebutkan : 2) Swasta 1) Ya 2) Tidak 1) Ya 2) Tidak h Apakah menyelenggarakan pendidikan inklusi ? Apakah menyelenggarakan pendidikan CIBI? 1) Pemerintah Pusat 2). Tanggal No. Tanggal / / 1) Kurikulum 1994 2) Kurikulum 2004 3) KTSP 9) Lainnya. 07)Paket A. 09)TKLB. 08)Paket B. -  Bukan Semua  Daerah Darurat Lainnya Longitude Posisi Geografis e No Telpon f Akses Internet Alamat email Website http:// g Status Sekolah 1) Negeri 01) Tidak Ada 02) schoolnet/Jardiknas 99) Lainnya. 11)SMALB. Latitude No Fax  Daerah Transmigrasi  Daerah Bencana Sosial . 02)SMP. Tanggal 1) A No. sebutkan * Khusus Sekolah Swasta oleh Yayasan/Penyelengggara 1) Ya 2) Tidak Kode Pos t Sumber Listrik 01) Aisyiah 05) MPPK 09) YPLP PGRI 02) MPK Muhammadiyah 06) MNPK 99) Lainnya. sebutkan 03) LP Ma'arif 07) Perwari 04) ML Taman Siswa 08) Dharma Pertiwi 1) Tidak Ada 2) PLN 3) Diesel 4) Tenaga Surya 5) PLN & Diesel 9) Lainnya 1) < 900Watt 2) 900-2200 Watt 1) Ya 2) Tidak 3) 2200-4400 Watt 4) >4400Watt 1) Air kemasan 2) Ledeng/PAM 3) Pompa 4) Sumur 5)Mata air 6)Air sungai 7) Air Hujan 9) Lainnya u Daya v Sumber air w Apakah sekolah menyelenggarakan e-Learning : 57 57 . Tanggal 1) Pra SPM 1) 9001:2000 1) Pagi 1) Inti 1) SD Biasa No. 04)SMPLB.Formulir BOS-01B FORMULIR SEKOLAH F-SEK KABUPATEN/KOTA PROVINSI Tanggal a Nama Sekolah b NSS c Jenis Sekolah d Alamat Sekolah : : : / / 1 IDENTITAS SEKOLAH NPSN 01) SD. 06)MTs. / 2) SPM 2) Siang 2) Imbas 2) 9001:2008 3) Kombinasi 3) Belum Ikut 3) TK-SD satu atap 4) SD-SMP satu atap 5) SMP Terbuka / 3) Pra SSN 4) SSN 5) RSBI 6) SBI 8) Proses Sertifikasi 9) Belum Bersertifikat 2) B / 3) C / 9) Belum Terakreditasi / / 2) SMP Biasa Jika SMP terbuka berapa jumlah TKB yang di miliki q Apakah Sekolah ini telah melaksanakan Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) ? r Kurikulum yang di gunakan s Nama Yayasan Nama Pimpinan Yayasan Alamat Yayasan Desa/Kelurahan Kecamatan Kabupaten/Kota Provinsi Akte Pendirian Kelompok yayasan No. Pemerintah Daerah 3) Yayasan 9) Lainnnya i Status Kepemilikan SK / Izin Pendirian Sekolah SK Izin Operasional j Akreditasi SK Akreditasi Terakhir k Status Mutu l Sertifikasi ISO m Waktu Penyelenggaraan n Gugus Sekolah o Kategori Sekolah p Nomor Rekening Bank Nama Bank Cabang / KCP / Unit Rekening Atas Nama No. 05)MI. 03)SDLB. 10)SLB.

(4) Kode Prasarana . (8).2 RUANGAN / PRASARANA No (1) Kode Ruang (Pemberian Sekolah) (2) Nama Ruangan (3) Kode Prasarana (4) Panjang (meter) (5) Lebar (meter) (6) Kondisi (diisi sesuai kode pedoman pengisian F-SEK Atap (7) Halaman 2 ) Dinding Kusen Pondasi (8) (9) (10) Lantai (11) Status Kepemilikan (12) 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 Kolom (3) Nama Ruangan. (10).(7). (9). lihat panduan untuk lebih jelasnya 58 58 . (11) Kondisi mohon lihat panduan 3 ROMBONGAN BELAJAR No (1) Tgkt (2) Nama Rombel (3) Ruang Kelas (4) NUPTK Wali Kelas (5) Nama Wali Kelas (6) 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 Kolom (4) Ruang Kelas diisi sesuai Kode Ruang pada table diatas.

…….201… Kepala Sekolah / Atas nama Kepala Sekolah )* Dibubuhi cap/stempel sekolah (………………………………………………. ……………………….4 SARANA No Kode Sarana (1) 1 2 3 4 5 6 7 8 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 (2) Jumlah (3) Letak (4) Baik Rusak Ringan Rusak Sedang Keterangan Rusak Berat Rusak total Kolom (2) diisi sesuai kode petunjuk pada panduan... Kolom (4) Ruang Kelas diisi sesuai Kode Ruang pada table diatas. Yang bertanda tangan dibawah ini bertanggung jawab secara hukum terhadap kebenaran data yang tercantum.) 59 59 . lihat panduan untuk lebih jelasnya 5 BANTUAN / BLOCK GRANT / SUBSIDI DAN BEASISWA No (1) Tahun (2) Jenis Bantuan (3) Sumber Bantuan (4) Besar Bantuan (5) Dana Pendamping (6) Peruntukan Dana (7) 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Isilah dengan huruf kapital dan mudah dibaca Perhatian : Lembar ini harus diisi oleh Kepala Sekolah atau yang mewakili.……………………….

03 atau 04 (tambahan : SLB. Pastikan NPSN ini valid. kab/kota. sesuai dengan nomenklatur terbaru yang sudah resmi. Alamat sekolah cukup jelas. paket d. B. a. 02. Identitas Sekolah digit)/bulan (2 digit)/tahun (4 digit). Jenis sekolah diisi dengan pilihan 01. Formulir ini merupakan updating formulir pendataan tahun 2012. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Kolom isian berwarna gelap (abuabu) merupakan variabel tambahan. Kategori wilayah diisi dengan pilihan 1. MI. Nama sekolah diisi sesuai dengan SK Pendirian Sekolah dan perubahan nama b. Kepala Sekolah bertanggung jawab terhadap kebenaran isian formulir sekolah  Pedoman Khusus dan selanjutnya membubuhkan tanda tangan serta cap/stempel sekolah. . diisi dengan menggunakan ballpoint dan 2. Diisikan sesuai 60 60 .Tanggal diisi pada saat pengisian formulir F-SEK dengan format tanggal (2 1. NPSN diisi sesuai dengan nomor yang ditetapkan oleh c. SILN. i. TKLB.PEDOMAN PENGISIAN FORMULIR SEKOLAH (F-SEK) DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN DASAR  Pedoman Umum 1. 2. Nomor Statistik Sekolah (NSS) diisi dengan nomor yang diberikan dari dinas validasi NPSN di PDSP. kepala sekolah. 3 atau 9. periksa dengan SK bupati/walikota (tanyakan ke dinas setempat). MTs).Kabupaten/Kota ditulis lengkap dengan menggunakan huruf kapital (besar). Formulir Sekolah (F-SEK) diisi oleh pihak sekolah dalam hal ini diwakili oleh 3. kapital (besar). SMLB. A. lengkapi data huruf kapital dan mudah dibaca. yang masih kosong di pendataan sebelumnya.Provinsi ditulis secara lengkap (bukan singkatan) dengan menggunakan huruf . .

2. m. Website cukup jelas.ii. 3. Sertifikasi ISO diiskan sesuai pilihan 1. Waktu penyelenggaraan diisi sesuai pilihan 1. Akses internet diisi sesuai dengan pilihan 01. angka di belakang koma minimal 3 digit. i. Alamat email cukup jelas. ii. BNI. o. Istimewa) diisikan 1 untuk Ya. jika tidak menerima isikan dengan rekening sekolah yang 61 61 . Status mutu diisi sesuai pilihan 1. iii. tanggal (2 digit) bulan (2 digit) dan tahun (4 digit). g. Cukup jelas. telp dan faximilinya. jika SMP terbuka isikan Rekening atas nama sekolah atau rekening yang biasa digunakan sebagai biasa digunakan sebagai transaksi kegiatan operasional di sekolah. Jika memilih 99 (lainnya) sebutkan akses internet yang dipakai. Status sekolah diisi sesuai pilihan 1 atau 2. No telpon dan faximili diisi dengan kode wilayah terlebih dulu dan diikuti no f. titik. 3. 8 atau 9. rekening BOS. k. 106. tanggal (2 digit) SK/izin operasional sekolah diisi secara lengkap: nomor. ii. n. i. r. contoh indosat m2. 2. i. p. tanggal (2 digit) bulan l. 4. Inklusi diisikan dengan angka 1 atau 2 dan CIBI (Cerdas Istimewa Bakat i. KCP/Unit diisi sesuai dengan lokasi bank yang berada di buku tabungan. Sebagai contoh: -6. j. dll). atau koma. 3 atau 9. 4 atau 5. 2 atau 3. berapa jumlah TKB yang diselenggarakan . Akreditasi diisi sesuai dengan pilihan 1. q. 2 atau 3. Gugus sekolah diisi sesuai pilihan 1.801863 longitude. ii. 02 atau 99. 2. SK/izin pendirian sekolah diisi secara lengkap: nomor. 5 atau 6. e. 4 atau 5. Status kepemilikan diisi sesuai pilihan 1. Nomor rekening bank diisi tanpa menggunakan spasi. BRI. SK akreditasi sekolah diisi secara lengkap: nomor. 2. Kategori sekolah diisi sesuai pilihan 1. MBS diisi sesuai pilihan 1 atau 2. bulan (2 digit) dan tahun (4 digit). 2 untuk Tidak. 2. i.225092 latitude h. 3. (2 digit) dan tahun (4 digit). tanda hubung Nama bank boleh disingkat sesuai dengan standar singkatan Bank (BCA. Posisi geografis disi dengan latitude dan longitude yang didapat dari GPS atau pendekatan melalui peta.

Akte pendirian diisi secara lengkap: nomor. 2. Kolom (2) kode ruang (pemberian sekolah) diisi sesuai dengan pemberian kode ruangan di sekolah masing-masing. u. Nama yayasan diisi dengan lengkap sesuai dengan akta pendirian atau akta perubahan yang terakhir. 3. Sumber listrik diisi sesuai pilihan 1. 7.s. digit) dan tahun (4 digit). i. Sumber air adalah air yang biasa digunakan untuk keperluan operasional w. 2. iii. Ruangan Kode Ruang (Pemberian Sekolah) (2) Nama Ruangan (3) Kode Prasarana (4) Panjang (5) Lebar (6) Kondisi Kusen (9) Status n Kepemilika (12) Atap (7) Dinding (8) Pondasi (10) Lantai (11) 1 RK-1 2 RK-2 4 Lab IPA Ruang Teori/ Kelas Ruang Teori/ Kelas Laboratorium IPA 1 1 8 2 7 6 10 11 8 8 9 12 0 1 0 0 0 0 1 3 1 0 2 0 0 0 0 1 0 Milik 2 Bukan 0 Milik 0 Milik 3 Lab Komputer Laboratorium 1 Komputer a. 2. Daya diisi sesuai pilihan 1. 2. tabel referensi di bawah ini: Nama Ruangan Kode PraSarana 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 Nama Ruangan b. 3 atau 4. Kolom (3) Nama Ruangan dan Kolom (4) kode prasarana diisi sesuai dengan Kode PraSarana 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 Gudang Ruang Ibadah Rumah Dinas Kepala Sekolah Rumah Dinas Guru Rumah Penjaga Sekolah Sanggar MGMP Sanggar PKG Asrama Siswa Unit Produksi Ruang Multimedia Ruang Pusat Belajar Guru Ruang Olahraga Lainnya Nama Ruangan Kamar Mandi/WC Siswa Perempuan Kode PraSarana 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 99 Ruang Teori/Kelas Laboratorium IPA Laboratorium Kimia Laboratorium Fisika Laboratorium Biologi Laboratorium Bahasa Laboratorium IPS Laboratorium Komputer Laboratorium Multimedia Ruang Perpustakaan Ruang Perpustakaan Multimedia Ruang Keterampilan Ruang Serba Guna/Aula Ruang UKS Ruang Praktik Kerja Bengkel Ruang Diesel Ruang Pameran Ruang Gambar Koperasi/Toko Ruang BP/BK Ruang Kepala Sekolah Ruang Guru Ruang TU Ruang OSIS Kamar Mandi/WC Guru Laki-laki Kamar Mandi/WC Guru Perempuan Kamar Mandi/WC Siswa Laki-laki 62 62 . 5 atau 9. ii. tanggal (2 digit) bulan (2 v. 4. t. Alamat yayasan cukup jelas. Seluruh ruangan yang dimilki oleh sekolah harus dimasukkan ke dalam tabel ruangan. Contoh pengisian: No (1) sekolah sehari-hari diisi dengan menggunakan angka 1. E-learning atau kegiatan belajar mengajar di sekolah berbasiskan internet. iv. 6. 4. jika memilih 99 (lainnya) sebutkan kelompok yayasan penyelenggara. atau 9. 3. Kelompok yayasan diisi sesuai dengan pilihan. Nama pimpinan yayasan cukup jelas. 5.

Kolom (5) Panjang ruangan diisi sesuai panjang ruangan dalam satuan meter d. Rombongan Belajar (Rombel) Contoh pengisian: No (1) Tingkat (2) Nama Rombel (3) Ruang Kelas (4) NUPTK Wali Kelas (5) Nama Wali Kelas (6) 1 2 VIII VII VIII-a VII-b RK-1 RK-2 2365932654125840 5698754602130985 Dwi Riyanto Muhammad Adjie Susilo Nugroho a. 2. 3a. Kolom (6) Lebar ruangan diisi sesuai panjang ruangan dalam satuan meter diisi dengan kode sesuai tabel referensi di bawah ini: Kode 0 1 2 3 4 9 Kondisi Tidak Ada yang Rusak Kerusakan < 30% Kerusakan 30% . Sarana c. Kolom kondisi untuk butir (7) atap. Kolom (3) Jumlah cukup jelas. Kolom (2) tingkat diisi sesuai dengan tingkatan kelas. ruangan. b. Kolom (5) NUPTK wali kelas dan Kolom (6) nama wali kelas cukup jelas.65% Kerusakan > 65% Komponen Bangunan Tidak Ada Deskripsi baik rusak ringan rusak sedang rusak berat rusak total tidak ada (m). (8) dinding. Kolom (4) ruang kelas diisi sesuai dengan kolom kode pada tabel ruangan. b.10% Kerusakan 11% .c. Kolom (4) Penempatan ruang diisi sesuai dengan isian kolom kode pada tabel 63 63 . Kolom (2) tingkat diisi sesuai kode sarana di bawah. IX/d. dan lain-lain. Contoh : 2-1. (9) kusen dan (11) lantai (m). a. Kolom (10) kondisi untuk poin pondasi diisi dengan kode sesuai tabel referensi di bawah ini: Kode 0 1 2 3 4 Kondisi Tidak Ada yang Rusak Kerusakan < 5% Kerusakan 5% .15% Kerusakan > 15% Deskripsi baik rusak ringan rusak sedang rusak berat rusak total 3. 4. e. 3. d. Kolom (3) nama rombel diisi sesuai dengan penamaan dari sekolah masingc. f. Contoh: 1.45% Kerusakan 46% . masing.

Bantuan/Blockgrant/Subsidi dan Beasiswa Cukup jelas 64 64 . Kode Nama (Item) Kode 1 Meja Siswa 2 Kursi Siswa 3 Meja Guru 4 Kursi Guru 5 Meja TU 6 Kursi TU 7 Papan Tulis 8 Lemari / Filling Cabinet 9 Komputer TU 10 Printer TU 11 Mesin Ketik 12 Foto Copy 13 Komputer 14 Printer 15 Buku Pegangan Guru PPKn 16 Buku Pegangan Guru Pendidikan Agama 17 Buku Pegangan Guru Bahasa dan Sastra Indonesia 18 Buku Pegangan Guru Bahasa Inggris 19 Buku Pegangan Guru Sejarah Nasional dan Umum 20 Buku Pegangan Guru Pendidikan Jasmani 21 Buku Pegangan Guru Matematika 22 Buku Pegangan Guru IPA 23 Buku Pegangan Guru Fisika 24 Buku Pegangan Guru Biologi 25 Buku Pegangan Guru Kimia 26 Buku Pegangan Guru IPS 27 Buku Pegangan Guru Ekonomi 28 Buku Pegangan Guru Sosiologi 29 Buku Pegangan Guru Geografi 30 Buku Pegangan Guru Sejarah Budaya 31 Buku Pegangan Guru Tata Negara 32 Buku Pegangan Guru Antropologi 33 Buku Pegangan Guru Teknologi Informasi Komunikasi 34 Buku Pegangan Guru Pendidikan Seni 35 Buku Pegangan Guru Bahasa Asing Lain 36 Buku Pegangan Guru Bimbingan dan Penyuluhan 37 Buku Pegangan Guru Muatan Lokal 38 Buku Pegangan Guru Kerajinan Tengan dan Kesenian 39 Buku Pegangan Guru Kompetensi Keahlian Kejuruan 40 Buku Pegangan Siswa PPKn 41 Buku Pegangan Siswa Pendidikan Agama 42 Buku Pegangan Siswa Bahasa dan Sastra Indonesia 43 Buku Pegangan Siswa Bahasa Inggris 44 Buku Pegangan Siswa Sejarah Nasional dan Umum 45 Buku Pegangan Siswa Pendidikan Jasmani 46 Buku Pegangan Siswa Matematika 47 Buku Pegangan Siswa IPA 48 Buku Pegangan Siswa Fisika 49 Buku Pegangan Siswa Biologi 50 Buku Pegangan Siswa Kimia 51 Buku Pegangan Siswa IPS 52 Buku Pegangan Siswa Ekonomi 53 Buku Pegangan Siswa Sosiologi 54 Buku Pegangan Siswa Geografi 55 Buku Pegangan Siswa Sejarah Budaya Nama (Item) Kode Nama (Item) 56 Buku Pegangan Siswa Tata Negara 111 Alat Peraga Bimbingan dan Penyuluhan 112 Alat Peraga Muatan Lokal 113 Alat Peraga Kerajinan Tengan dan Kesenian 114 Alat Peraga Kompetensi Keahlian Kejuruan 115 Alat Praktik PPKn 116 Alat Praktik Pendidikan Agama 117 Alat Praktik Bahasa dan Sastra Indonesia 118 Alat Praktik Bahasa Inggris 119 Alat Praktik Sejarah Nasional dan Umum 120 Alat Praktik Pendidikan Jasmani 121 Alat Praktik Matematika 122 Alat Praktik IPA 123 Alat Praktik Fisika 124 Alat Praktik Biologi 125 Alat Praktik Kimia 126 Alat Praktik IPS 127 Alat Praktik Ekonomi 128 Alat Praktik Sosiologi 129 Alat Praktik Geografi 130 Alat Praktik Sejarah Budaya 131 Alat Praktik Tata Negara 132 Alat Praktik Antropologi 133 Alat Praktik Teknologi Informasi Komunikasi 134 Alat Praktik Pendidikan Seni 135 Alat Praktik Bahasa Asing Lain 136 Alat Praktik Bimbingan dan Penyuluhan 137 Alat Praktik Muatan Lokal 138 Alat Praktik Kerajinan Tengan dan Kesenian 139 Alat Praktik Kompetensi Keahlian Kejuruan 140 Alat Pendidikan Multimedia PPKn 141 Alat Pendidikan Multimedia Pendidikan Agama 142 Alat Pendidikan Multimedia Bahasa dan Sastra Indonesia 143 Alat Pendidikan Multimedia Bahasa Inggris 144 Alat Pendidikan Multimedia Sejarah Nasional dan Umum 145 Alat Pendidikan Multimedia Pendidikan Jasmani 146 Alat Pendidikan Multimedia Matematika 147 Alat Pendidikan Multimedia IPA 148 Alat Pendidikan Multimedia Fisika 149 Alat Pendidikan Multimedia Biologi 150 Alat Pendidikan Multimedia Kimia 151 Alat Pendidikan Multimedia IPS 152 Alat Pendidikan Multimedia Ekonomi 153 Alat Pendidikan Multimedia Sosiologi 154 Alat Pendidikan Multimedia Geografi 155 Alat Pendidikan Multimedia Sejarah Budaya 156 Alat Pendidikan Multimedia Tata Negara 157 Alat Pendidikan Multimedia Antropologi 158 Alat Pendidikan Multimedia Teknologi Informasi Komunikasi 159 Alat Pendidikan Multimedia Pendidikan Seni 160 Alat Pendidikan Multimedia Bahasa Asing Lain 161 Alat Pendidikan Multimedia Bimbingan dan Penyuluhan 162 Alat Pendidikan Multimedia Muatan Lokal 163 Alat Pendidikan Multimedia Kerajinan Tengan dan Kesenian 164 Alat Pendidikan Multimedia Kompetensi Keahlian Kejuruan 999 Lainnya 57 Buku Pegangan Siswa Antropologi 58 Buku Pegangan Siswa Teknologi Informasi Komunikasi 59 Buku Pegangan Siswa Pendidikan Seni 60 Buku Pegangan Siswa Bahasa Asing Lain 61 Buku Pegangan Siswa Bimbingan dan Penyuluhan 62 Buku Pegangan Siswa Muatan Lokal 63 Buku Pegangan Siswa Kerajinan Tengan dan Kesenian 64 Buku Pegangan Siswa Kompetensi Keahlian Kejuruan 65 Buku Penunjang PPKn 66 Buku Penunjang Pendidikan Agama 67 Buku Penunjang Bahasa dan Sastra Indonesia 68 Buku Penunjang Bahasa Inggris 69 Buku Penunjang Sejarah Nasional dan Umum 70 Buku Penunjang Pendidikan Jasmani 71 Buku Penunjang Matematika 72 Buku Penunjang IPA 73 Buku Penunjang Fisika 74 Buku Penunjang Biologi 75 Buku Penunjang Kimia 76 Buku Penunjang IPS 77 Buku Penunjang Ekonomi 78 Buku Penunjang Sosiologi 79 Buku Penunjang Geografi 80 Buku Penunjang Sejarah Budaya 81 Buku Penunjang Tata Negara 82 Buku Penunjang Antropologi 83 Buku Penunjang Teknologi Informasi Komunikasi 84 Buku Penunjang Pendidikan Seni 85 Buku Penunjang Bahasa Asing Lain 86 Buku Penunjang Bimbingan dan Penyuluhan 87 Buku Penunjang Muatan Lokal 88 Buku Penunjang Kerajinan Tengan dan Kesenian 89 Buku Penunjang Kompetensi Keahlian Kejuruan 90 Alat Peraga PPKn 91 Alat Peraga Pendidikan Agama 92 Alat Peraga Bahasa dan Sastra Indonesia 93 Alat Peraga Bahasa Inggris 94 Alat Peraga Sejarah Nasional dan Umum 95 Alat Peraga Pendidikan Jasmani 96 Alat Peraga Matematika 97 Alat Peraga IPA 98 Alat Peraga Fisika 99 Alat Peraga Biologi 100 Alat Peraga Kimia 101 Alat Peraga IPS 102 Alat Peraga Ekonomi 103 Alat Peraga Sosiologi 104 Alat Peraga Geografi 105 Alat Peraga Sejarah Budaya 106 Alat Peraga Tata Negara 107 Alat Peraga Antropologi 108 Alat Peraga Teknologi Informasi Komunikasi 109 Alat Peraga Pendidikan Seni 110 Alat Peraga Bahasa Asing Lain 5.d. Kolom (5) Keterangan cukup jelas.

TMT Jabatan 4.Formulir BOS-01C FORMULIR PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN Tanggal: / / : : : NPSN ) 1 : F-PTK 1 IDENTITAS SEKOLAH a Nama Sekolah / Nama Instansi ) 1 b NSS ) 1 c Alamat Sekolah ) 1 2 IDENTITAS PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN a Nama Lengkap b Jenis kelamin c Ijazah Terakhir depan 1) Laki-laki 2) Perempuan 05) SMA Sederajat 06) D1 07) D2 08) D3 09) D4/S1 10) S2 11) S3 belakang Tahun d Gelar Akademik e NIY / NIGK f NUPTK g Tempat. 2) Guru Muda . kesetaraan golongan TMT Inpassing Angka Kredit Inpassing r s t Isikan Kode Sertifikasi Bidang Studi Kode program keahlian Jika Jabatan Anda Kepala Sekolah Lisensi Kepala Sekolah Keterangan )2 / / / Contoh : 1A. 2A. Tgl Lahir h NIK i j k l Agama Status Kawin Nama Ibu Kandung Alamat tempat tinggal Alamat Rumah (Sesuai KTP) Kelurahan / Desa Kecamatan Kabupaten/Kota Provinsi No Telpon Rumah Email *) wajib diisi dan valid m Status Kepegawaian Diangkat oleh No. 3) Guru Madya . 01) Islam 02) Kristen/ Protestan 03) Katholik 04) Hindu 05) Budha 06) Khong Hu Chu 99) Lainnya 1) Belum Menikah 2) Menikah 3) Janda/Duda / / Jumlah Anak RT RW Kode Pos - No HP 1) PNS 2) PNS Diperbantukan 3) PNS Depag 4) GTY/PTY 5) GTT/PTT Provinsi 6) GTT/PTT Kab/Kota 7) Guru Bantu Pusat 8) Guru Honor Sekolah 9) CPNS 1) pusat 2) provinsi 3) Kab/kota 4) ketua yayasan 5) kepala sekolah 6) komite sekolah 9) lainnya / 1) APBN / 2) APBD Provinsi Tanggal / Bulan/ tahun 3) APBD Kab/kota 4) BOS 5) Komite Sekolah 6) Yayasan 9) Lainnya / Tanggal Mulai Tertanggal Tanggal wafat / / / / / / / / / *) Terhitung Mulai Tanggal KGB (kenaikan gaji berkala) terkahir 1) Aktif 2) Cuti 3) Cuti Diluar Tanggungan Negara 4) Tugas Belajar 5) Pindah 6) Mutasi ke Struktural 7) Berhenti 8)Pensiun 99) Wafat Tanggal Selesai / / *) Terhitung Mulai Tanggal Mengajar di sekolah ini 06)Tenaga Administrasi 07)Kepala Laboratorium 01)Guru 03)Kepala Perpustakaan 04)Tenaga Perpustakaan 05)Kepala Tenaga Administrasi 08)Teknisi Laboratorium 09)Laboran 02)Kepala Sekolah 03)Kepala Perpustakaan 05)Kepala Tenaga Administrasi 06)Tenaga Administrasi 07)Kepala Laboratorium 08)Teknisi Laboratorium 09)Laboran 10)Pengawas 11) wakil kepala sekolah 12)Pembina ekstrakurikuler 13) wali kelas 14) kepala bengkel / / (tanggal/bulan/tahun) *) Tanggal Pengangkatan dengan jabatan sekarang (pada point 2a) Nomor Sertifikat *) Nomor Registrasi Guru 1)Guru Pertama .b) Tugas Tambahan 3. TMT di Sekolah ini 2. NIP 2.46) 1) Belum 2) Sudah Diisi dengan tanda silang (X) dan dapat dipilih lebih dari satu Jika Jabatan Anda Teknisi Laboratorium atau Laboran dan memiliki program keahlian 65 65 . Pangkat/Golongan 4. 3C. / (tanggal/bulan/tahun) Jika Jabatan Anda Guru dan Sudah Bersertifikasi.a) Jabatan/ Tugas Pokok 2. 2A. TMT PNS 3. 4A / dalam rupiah (tanggal/bulan/tahun) contoh 2 5 0 0 0 0 0 Contoh : 1A. isikan tahun sertifikasi NRG 5. 4) Guru Utama 1) Belum 2) sudah 3) Sedang Proses Jika sudah. Gaji Pokok q Jika Anda Non PNS isilah butir berikut Status Inpassing  sudah  Belum jika sudah inpassing. TMT Golongan 5. Sertifikasi Jabatan . SK Pengangkatan TMT Pengangkatan Sumber Gaji No. Jabatan Fungsional p Jika Anda PNS isilah butir berikut 1. 3C. 4A / . Isilah butir berikut *) Diisi kode angka lihat pedoman F-PTK halaman 7 **) Isilah kode angka sesuai dalam daftar di Petunjuk pengisian format (01 . SK KGB TMT KGB n Status Aktif Jika 2) 3) 4) Jika 5) 6) 7) 8) Jika 99) o Jabatan 1.

d. status pada baris pertama disikan pilihan angka: 1) PNS 2) PNS Diperbantukan 3) PNS Depag 4) GTY/PTY 5) GTT/PTT Provinsi 6) GTT/PTT Kab/Kota 7) Guru Bantu Pusat 8) Guru Honor Sekolah. Kolom Kode Mata Pelajaran 1 atau 2 pada baris pertama diisikan kode pada pedoman pengisian dan Jam pada baris kedua yaitu Jumlah jam mengajar 5 No. 1 2 3 4 5 6 6 No. Pekerjaan/Jabatan Beri Tanda jk msh aktif     66 66 . Kpd isi dengan tanda silang (X) jika jurusan kependidikan IPK   keterangan: Pendidikan yang sedang ditempuh diisi jika masih status kuliah aktif 8 No 1 2 3 4 keterangan: Kode Mata pelajaran lihat pedoman pengisian RIWAYAT MENGAJAR SEBELUMNYA NPSN Sekolah Nama Sekolah Masa Tugas Dari Tahun Sampai Kode Mata Jumlah Pelajaran Jam 9 No 1 2 3 4 Nama Instansi Dari thn RIWAYAT PEKERJAAN (NON GURU) Masa Tugas s. 1 2 3 4 No. Kolom Rombel diisikan sesuai dengan rombel yang dimiliki sekolah tsb Contoh: VIII-A.I. 1 2 3 keterangan: Contoh pendidikan non formal : kursus RIWAYAT PENDIDIKAN FORMAL Satuan Pendidikan Formal Fakultas Jurusan/Prodi Kpd       PENDIDIKAN YANG SEDANG DI TEMPUH (JIKA SEKARANG MASIH KULIAH) Satuan Pendidikan Formal Fakultas Jurusan/Prodi Kpd   RIWAYAT PENDIDIKAN NON FORMAL Lembaga Pendidikan/Instansi Bidang Studi Tingkat Tahun Masuk Lulus Jenjang Tahun Masuk Stats Smstr kuliah Jenjang Tahun Masuk Lulus Smstr IPK ` ket: pndidikan formal dari yang terendah ke tertinggi. 1-1. Satuan Pendidikan Formal dimulai jenjang SD.3 No. kolom Status dan TMT. 1 2 3 4 MENGAJAR PADA SEKOLAH INI Rombel Kode Mata Jumlah Jam Mengajar Pelajaran No. 1 2 7 No. 4 5 6 MENGAJAR DI SEKOLAH/LEMBAGA PENDIDIKAN SAAT INI (KHUSUS PENDIDIK/GURU) NPSN dan Nama Sekolah Sekolah Rombel Induk Status dan TMT Kode Mata Pelajaran 1 Jam Jam Jam Jam Kode Mata Pelajaran 2 Jam Jam Jam Jam Rombel Kode Mata Jumlah Jam Mengajar Pelajaran     keterangan:Kolom Sekolah Induk hanya boleh dipilih salah satu dengan tanda silang (X). 9. dan TMT disikan pada baris kedua yaitu TMT disekolah tersebut.

1 2 3 15 No. 1 2 3 4 14 No.10 No 1 2 3 4 5 7 11 No 1 2 3 4 12 a. 1 2 3 16 No. KKKS. Organisasi Profesi lainnya) Organisasi Jabatan Bidang Studi/Bidang Tugas Tahun PENGHARGAAN (CONTOH SATYA LENCANA) Tahun Instansi yang Memberikan Tingkat KESEJAHTERAAN DAN PERLINDUNGAN (ASURANSI. AKTAS. KKPS. PNS Status Anak NIP Jenjang Sklh Tahun Masuk Sekolah Tempat lahir / / / Tanggal Lahir / / / keterangan: Daftar anak diisi hanya untuk yang masih dalam usia sekolah. APSI. NON PNS No SK Tanggal SK Tgl RIWAYAT KEPANGKATAN No SK Tanggal SK Tgl bulan tahun Gol/ru ang masa kerja golongan (berapa tahun) RIWAYAT GAJI BERKALA TMT KGB Tgl bulan tahun bulan tahun Masa Kerja (tahun) KELUARGA 2. KESEHATAN. kolom status anak isikan dengan 1) untuk anak kandung dan 2) untuk anak tidak kandung 13 No. ATPUSI. b. Nama Suami/Istri Pekerjaan Anak Nama NISN : : 1. MGMP. 1 2 3 Jenis Jenis Jenis Judul KARYA TULIS Tahun Pembuatan Publikasi Keterangan PENGEMBANGAN PROFESI (KKG. 1 2 17 No. DLL) Penyelenggara Dari Tahun Sampai Tahun Masih Aktif   BEASISWA Penyelenggara Dari Tahun Sampai Tahun menerima Masih    67 67 .

1 2 3 19 No.. 1 2 3 b. Luar Negeri No. 1 2 22 No. 1 2 3 21 a.18 No. 1 2 3 20 No.………………………. TOEIC. UKBI. Mengetahui: Kepala Sekolah / Instansi atau atas nama Kab/Kota…………………………………. Dalam Negeri No. 1 2 3 23 No 1 2 24 Jenis Tunjangan Instansi Jenis Diklat Peran Jenis Diklat Peran Jenis Studi Banding Jenis Judul PENULISAN BUKU Tahun Penerbit WORKSHOP/SEMINAR/LOKAKARYA Tahun Peran Penyelenggara STUDI BANDING Penyelenggara Tahun Sumber Dana Tujuan (Tempat) DIKLAT Tahun Pola Penyelenggara Tingkatan Bid Studi Tahun Pola Penyelenggara Tingkatan Bid Studi TES KEBAHASAAN/UJI SERTIFIKASI KEAHLIAN (Contoh : TOEFL. Sertifikat Las dll) Nama Test/Uji Bahasa/Keahlian Penyelenggara Tahun Skor INFORMASI TUNJANGAN Sumber Dana Dari Tahun Sampai Tahun Nominal LAIN-LAIN (CATATAN) Yang bertanda tangan dibawah ini bertanggung jawab secara hukum terhadap kebenaran data yang tercantum.201… (……………………………………………………) (……………………………………………………) 68 68 . )* Dibubuhi cap/stempel sekolah atau Instansi Pendidik / Tenaga Kependidikan ……………………….

1. jika ada pemalsuan data maka menjadi tanggungjawab PTK yang bersangkutan atas konsekwensinya. Nama sekolah diisi sesuai dengan SK Pendirian Sekolah dan perubahan b. kab/kota. Nomor Statistik Sekolah (NSS) diisi dengan nomor yang diberikan dari dinas c. Identitas Sekolah a. Kementerian Pendidikan Dan Kebudayaan. yang bersangkutan dan diketahui oleh kepala sekolah dengan cara membubuhkan tandatangan kepala sekolah dan di cap/stempel sekolah sebagai 3. Selanjutnya dibubuhkan tandatangan PTK bukti otentik keabsahan dan kebenaran data. lengkapi data yang berwarna gelap (abu-abu) saja dan updating data jika ada perubahan untuk di inputkan ke  Pedoman Khusus Tanggal diisi pada saat pengisian formulir F-PTK dengan format tanggal (2 digit)/ bulan (2 digit)/tahun (4 digit). Formulir Pendidik dan Tenaga Kependidikan (F-PTK) diisi oleh masing-masing individu PTK dan bertanggungjawab sepenuhnya terhadap kebenaran isi formulir. lengkapi data yang masih kosong di pendataan sebelumnya. NPSN diisi sesuai dengan nomor yang ditetapkan oleh 69 69 . dalam aplikasi pendataan dikdas. Kolom Isian berwarna gelap (abu-abu) merupakan variabel tambahan di tahun 2013 yang perlu dilengkapi. Alamat sekolah cukup jelas. nomenklatur yang sudah resmi. Formulir ini merupakan updating formulir pendataan tahun 2012. 2.PEDOMAN PENGISIAN FORMULIR PENDIDIK & TENAGA KEPENDIDIKAN (F-PTK) DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN DASAR  Pedoman Umum 1. Jika sudah pernah mengisi formulir 2012.

2. Tempat. TMT di sekolah ini diisi sesuai dengan SK pengangkatan pertama bekerja Jabatan/tugas pokok diisi sesuai pilihan 01. 10. Gelar akademik belakang cukup ditulis gelar pendidikan yang terakhir jika linier. 04. h. Jika cuti. Jika wafat (diisikan tanggal wafatnya). Tugas Tambahan selain tugas pokok diatas diisikan sesuai pilihan. NUPTK diisi bagi yang sudah memiliki dan harus valid. Status aktif diisi sesuai pilihan 1. TMT KGB terhitung mulai tanggal KGB terakhir. e. 6. Nomor SK. 08. g. 2 atau 3. 08. mulai dan tanggal selesainya. 08. atau 10. Gelar akademis maupun b. ii. 7. 8. Alamat tempat tinggal cukup jelas. tanggal lahir cukup jelas. status sosial seperti H. Nomor KGB (Kenaikan Gaji Berkala) terakhir. 2. 11 tahun diisi d. Status kepegawaian diisi sesuai pilihan 1. 02. Identitas Pendidik Dan Tenaga Kependidikan a. Status kawin diisi sesuai pilihan 1. 07. j. Hj. 3.id. n. di sekolah tersebut.go. 5. 07. c. 04. tidak perlu dituliskan. TMT Pengangkatan cukup jelas.kemdikbud. 6. tahun kelulusan sesuai di ijasah. ii. NIY (Nomor Induk Yayasan)/NIGK (Nomor Induk Guru Kab/Kota) diisi bagi f.3. 4. Jika pindah (diisikan tanggal pindahnya). Agama diisi sesuai pilihan 01. 06. Jabatan diisi sesuai dengan SK yang diperoleh. 4. 03. 06. i. m. dan ditulis semua jika tidak linier . periksa kebenaran data NUPTK di p2tkdikdas. iv. cuti diluar tanggungan negara dan tugas belajar diisikan tanggal o. 7. yang sudah memiliki. 5. ii. Sumber gaji cukup jelas. Nama ibu kandung diisi sesuai nama gadis ibu kandung. 8 atau 99. 05. 03. 02. Nama lengkap diisi sesuai dengan nama di ijasah. Jenis kelamin diisi sesuai pilihan 1 untuk laki-laki atau 2 untuk perempuan. iii. iii. Ijazah terakhir sesuai dengan pilihan 05. . NIK (Nomor Induk Kependudukan) diisi sesuai dengan NIK yang tertera pada KTP. i. 09 70 70 iii. 06 atau 99. l. Diangkat oleh pada status kepegawaian di atas. i. v.2. i. 05. k.

i. untuk NPSN (Nomor Pokok Sekolah Nasional) diisi untuk Nama sekolah diisi pada baris bawah. Status inpassing bagi guru swasta diisikan dengan tanda cheklist. 3. NPSN dan Nama Sekolah. Butir ini diisi hanya PTK yang berstatus sebagai PNS iii. Pangkat/golongan cukup jelas. b. Masing-masing nomor diisi dua baris. TMT Golongan diisi sesuai dengan SK kenaikan pangkat/golongan r. Kolom kode mata pelajaran kode sesuai dengan tabel referensi bidang (Khusus 4. Angka kredit inpassing akumulasi.iv. terakhir. Butir ini hanya diisi oleh PTK yang berstatus teknisi laboratorium atau t. Sekolah induk diisi dengan menggunakan tanda silang (X) dan hanya dapat pada baris atas sesuai dengan NPSN sekolah tersebut jika sudah memiliki. TMT jabatan diisikan sesuai dengan tanggal mulai menjabat di butir o. dipilih satu. Mengajar Pada Sekolah Ini a. i. Sertifikasi jabatan diisi sesuai pilihan 1. laboran yang memiliki program keahlian. TMT inpassing cukup jelas. Tahun dan nomor sertifikat cukup jelas. Kode sertifikasi mengacu pada kode sertifikasi yang dikeluarkan Direktorat P2TK Dikdas tentang sertifikasi. vi. q. i. ii. Mengajar a. v. Kolom Jumlah jam mengajar dalam 1 minggu mengajar di rombel tersebut Di Sekolah/Lembaga Pendidikan Saat Ini Pendidik/Guru) studi/mata pelajaran b. vii. s. TMT PNS diisi sesuai dengan SK Pengangkatan pertama menjadi PNS. Lisensi kepala sekolah diisi sesuai pilihan 1 atau 2. p. NIP diisi sesuai dengan Nomor Induk Pegawai terbaru (18 digit). ii. i. Kode sertifikasi sesuai dengan tabel referensi program keahlian. iv. Butir ini hanya diisi oleh PTK yang berstatus kepala sekolah. 2 atau 3 . 71 71 . Kolom Rombel diisi dengan kode yang diberikan dari standarisasi tata usaha c. NRG (Nomor Registrasi Guru) di tuliskan sesuai yang tertera di sertifikat.

f. d. e. untuk Status diisi pada baris atas sesuai pilihan 1. Kolom Tahun Masuk diisi sesuai dengan tahun masuk pendidikan tersebut. Tingkat cukup jelas. 6. 4. Kolom Jenjang diisi dengan jenjang Jurusan/Prodi contoh: D1. 3. contoh: VIII-8. jika jenjang pendidikan SD. Rombel diisi sesuai dengan rombel yang dimiliki oleh sekolah tersebut d. Kolom Lembaga Pendidikan/Instansi cukup jelas. tersebut. 1-1. Status dan TMT. Kolom Tahun Lulus diisi sesuai dengan tahun lulus pendidikan tersebut. SMP. Kolom Jurusan Prodi cukup jelas. c. 7 atau 8. Kolom Tahun Masuk diisi sesuai dengan tahun masuk pendidikan tersebut. d. Kolom Satuan Pendidikan Formal diisi dengan bentuk pendidikan contoh: SD. Jurusan/Prodi. SMA. S2.c. c. bagi 72 72 . Kode mata pelajaran 1 dan 2 lihat pada kode referensi bidang studi/mata 5. Kolom Kpd diisi dengan tanda silang (X) jika jurusan kependidikan. g. dan jumlah jam ajar pada baris bawah. SMP abaikan e. bagi PTK yang masih bersekolah maka abaikan tahun lulus. Kolom Fakultas hanya diisi untuk pendidikan tinggi. PT. 7. D2. 9. 6. untuk TMT diisi sejak pertama kali mengajar pada sekolah pelajaran pada baris atas. 5. D3.I. S1. a. b. a. PTK yang masih bersekolah maka abaikan tahun lulus. b. 2. Riwayat Pendidikan Non Formal Pendidikan non Formal pendidikan yang tidak terkait dengan formal contoh: Kursus. e. Riwayat Pendidikan Formal Pendidikan formal diisi dari yang terendah sampai ke yang tertinggi dan dimulai sejak jenjang Sekolah Dasar (SD). Kolom Tahun Lulus diisi sesuai dengan tahun lulus pendidikan tersebut. S3. Pendidikan Yang Sedang Ditempuh (diisi jika sekarang masih kuliah aktif) Cukup jelas. Bidang Studi cukup jelas.

pegawai swasta. Kolom NPSN (Nomor Pokok Sekolah Nasional) diisi pada baris atas sesuai c. kepala sekolah. Kolom Nama diisi sesuai dengan nama yang terdaftar pada sekolah. Riwayat Pekerjaan (Non Guru) Riwayat pekerjaan diisi dengan pekerjaan sebelum menjadi guru misal: sebelum menjadi guru menjadi tenaga administasi.8. a. Kolom Pekerjaan/Jabatan cukup jelas. Kolom Status Anak diisi sesuai pilihan 1 untuk anak kandung atau 2 iv. terbaru (18 digit) suami/istri. Kolom Masa Tugas Sampai cukup jelas. Keluarga b. b. Riwayat Mengajar Sebelumnya a. oleh Kemdikbud. abaikan jika belum memiliki. Kolom Jumlah jam cukup jelas. untuk anak tidak kandung. Nama Suami/Istri cukup jelas. Kolom Nama Instansi cukup jelas. f. e. jika memilih 2 sebutkan NIP c. 10. Kolom NISN (Nomor Induk Siswa Nasional) diisi sesuai yang diberikan 73 73 . Riwayat Gaji Berkala Cukup jelas. atau TNI/Polri dan lainnya. Kolom Masa Tugas cukup jelas. Anak diisikan dengan tiga anak pertama pada usia sekolah (4-23 tahun). Kolom Tempat Lahir cukup jelas. 12. iii. d. Kolom Kode mata pelajaran lihat pada kode referensi bidang studi/mata 9. d. pelajaran. Kolom Beri Tanda jk msh aktif diisi dengan tanda silang (X). 11. a. Kolom Nama Sekolah cukup jelas. Riwayat Kepangkatan Cukup jelas. b. i. Kolom Masa Tugas Dari Tahun cukup jelas. c. dengan NPSN sekolah tersebut jika sudah memiliki. Pekerjaan diisi sesuai dengan pilihan 1 atau 2. ii.

Kolom Tahun Masuk Sekolah cukup jelas. 74 74 . Pengembangan Profesi d. Kolom Jabatan diisi sesuai dengan posisi pada struktur organisasi profesi d. Pengembangan profesi diisi oleh PTK yang terdaftar pada Organisasi Profesi. Kolom tingkat cukup jelas. SMP. SMK. Karya tulis diisi jika PTK pernah membuat karya tulis yang disahkan oleh a. dengan terakhir. Diisi berdasarkan urutan dari tahun pertama sampai dengan terakhir. Kolom Jenjang Sekolah diisi dengan Bentuk Pendidikan contoh: TK. PT. 13. SMA. b. SD. Kolom Tanggal Lahir cukup jelas. Publikasi cukup jelas. Penghargaan Penghargaan diisi oleh PTK bagi yang pernah mendapatkan penghargaan baik sampai dengan terakhir. Karya Tulis vii. Diisi berdasarkan urutan dari tahun pertama b. a. Tahun Pembuatan cukup jelas. d. Kolom Judul cukup jelas.vi. organisasi tersebut. 14. Kolom tahun cukup jelas. Kolom keterangan cukup jelas. pejabat yang berwenang. jika anda sudah tidak aktif isikan tahun keluar di 15. c. Kolom tahun diisi pada tahun sekarang jika anda masih aktif dalam organisasi tersebut. a. Kolom jenis cukup jelas. c. profesi PTK. c. Kolom Organisasi yang dimaksud adalah organisasi yang berkaitan denga tersebut. Kolom instansi yang memberikan cukup jelas. v. Kolom bidang studi/bidang cukup jelas. dari pemerintah maupun swasta. Diisi berdasarkan urutan dari tahun pertama sampai b.

Beasiswa diisi oleh PTK yang pernah atau masih mendapatkan beasiswa. 75 75 . Kolom jenis cukup jelas. berakhirnya perlindungan/ 17. Kolom jenis cukup jelas. c. Kolom masih aktif diisi dengan tanda silang (X). Kolom Judul cukup jelas.16. Diisi berdasarkan urutan dari tahun b. c. Kesejahteraan Dan Perlindungan Kesejahteraan dan perlindungan diisi oleh PTK yang pernah atau masih pertama sampai dengan terakhir. nasional. tersebut diterbitkan/dipublikasikan. padasaat kesejahteraan tersebut. Workshop/Seminar/Lokakarya Workshop/seminar diisi oleh PTK yang pernah menulis mengikuti workshop/ seminar/lokakarya. Kolom Penerbit cukup jelas. d. Kolom Sampai tahun adalah berakhirnya pemberian beasiswa. Kolom Dari tahun adalah tahun pertama mendapatkan beasiswa. Diisi berdasarkan urutan dari tahun pertama sampai dengan terakhir. menerima abaikan. a. a. e. Kolom penyelenggara cukup jelas. Diisi berdasarkan urutan dari tahun pertama sampai dengan terakhir. d. Diisi berdasarkan urutan dari tahun b. Kolom sampai memiliki perlindungan/kesejahteraan. Kolom dari tahun diisi ketika mulai awal terdaftar. 18. jika masih terdaftar abaikan. Kolom Penyelenggara adalah instansi yang memberikan beasiswa tersebut. Kolom masih menerima diberi tanda silang (X). tahun diisi c. Penulisan Buku e. internasional. Kolom jenis diisi dengan sesuai tingkatan wilayah misal seminar lokal. b. Beasiswa a. Kolom tahun adalah tahun penerbtan buku. jika masih Penulisan buku diisi oleh PTK yang pernah menulis buku sampai buku pertama sampai dengan terakhir. a. 19. daerah.

20. b. a. b. 22. misal: diklat PAKEM. play b. ketua panitia. Kolom bidang studi diisi sesuai tabel referensi bidang studi/mata pelajaran. Kolom instansi yaitu instansi yang memberikan tunjangan. dan lain-lain. Kolom pola diisi jumlah jam diklat. Studi banding diisi oleh PTK yang pernah mengikuti kegiatan studi banding. menengah atau lanjut. Kolom penyelenggara cukup jelas. Tes bahasa/ uji sertifikasi diisi oleh PTK yang pernah mengikutites bahasa/uji sertifikasi. Kolom jenis diklat diisi berdasarkan judul diklat. c. Kolom Tahun diisi tahun penyelenggaraan diklat. Informasi Tunjangan 76 76 . Diklat Diisi berdasarkan urutan dari tahun pertama sampai dengan terakhir Diklat diisi oleh PTK yang pernah mengikuti kegiatan diklat baik swasta dengan terakhir maupun pemerintah. Diisi berdasarkan urutan dari tahun pertama sampai dengan terakhir.b. d. e. c. Kolom Skor atau nilai hasil ujian/tes cukup jelas. Kolom jenis tunjangan misal tunjangan anak/istri/suami. kepegawaian. diklat tersebut. nara sumber dan lain-lain. Tes Bahasa/Uji Sertifikasi Keahlian f. Diisi berdasarkan urutan dari tahun pertama sampai therapy. d. Kolom bahasa/keahlian cukup jelas. terakhir. Studi Banding misal: peserta. Kolom penyelenggara diisi berdasarkan instansi yang menyelenggarakan e. Diisi berdasarkan urutan dari tahun pertama sampai dengan a. Kolom Tahun cukup jelas. Informasi tunjangan diisi oleh PTK yang mendapatkan tunjangan. 23. 21. Kolom nama tes/uji cukup jelas. a. Kolom Tingkatan diisi dengan jenjang pendidikan. yaitu tingkat dasar. Peran diisi posisi PTK ketika mengikuti workhop/seminar/lokakarya.

Kolom nominal adalah besaran tunjangan yang diterima. Kolom dari tahun cukup jelas.c. No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 Mata Pelajaran / Guru Kelas Kode No Mata Pelajaran / Guru Kelas Kode 100 190 184 187 210 214 215 207 204 167 160 77 77 Guru Kelas PAUD Guru Kelas SDLB Guru Kelas SD/MI 020 19 Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) 027 20 Biologi 800 21 Fisika 127 130 134 137 140 143 217 22 Kimia Pendidikan Agama Islam Pendidikan Agama Katholik Pendidikan Agama Kristen Pendidikan Agama Hindu Pendidikan Agama Budha Pendidikan Agama Konghucu 23 Ekonomi 24 Sosiologi 26 Geografi 27 Sejarah 25 Antropologi 10 Seni Budaya 11 Pendidikan Jasmani 29 BahasaJerman dan Kesehatan 220 28 Bahasa Arab . dan d. Tabel referensi bidang studi/mata pelajaran (jika belum tercantum. e. atau di abaikan jika masih menerima tunjangan. bantuan. pinjaman luar negeri. Kolom sampai tahun diisi jika masa penerimaan tunjangan sudah selesai 24. Kolom Sumber dana misal: pemerintah. lain-lain. Diisi jika ada hal-hal penting. f. Lain-Lain (Catatan) Kependidikan. terkait dengan data Pendidik dan Tenaga Kode Referensi PTK 1. lihat kode bidang studi dalam buku pedoman sertifikasi guru dalam jabatan Tahun 2011).

Tabel referensi Keahlian Laboratorium Kode 01 02 03 05 06 Keahlian Laboratorium Laboratorium IPA Laboratorium Fisika Kode 30 34 35 36 99 Keahlian Laboratorium Seni Rupa Tata Boga Lainnya 18 Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) 35 BimbingandanKonseling(Konselor) 810 Laboratorium Biologi Laboratorium Bahasa Laboratorium Komputer Tata Kecantikan Tata Busana 78 78 .No Mata Pelajaran / Guru Kelas Kode No Mata Pelajaran / Guru Kelas Kode 164 170 174 330 331 12 Bahasa Inggris 14 Matematika 13 Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) 15 BahasaIndonesia Teknologi 16 Informasi dan Komunikasi (TIK) 17 Keterampilan 157 30 BahasaPerancis 154 31 BahasaJepang 156 180 32 BahasaMandarin 224 34 Kewirausahaan 227 097 KeterampilanKomputerdan 33 PengelolaanInformasi(KKPI) 2.

................ ………………………………… NIP 79 79 . 1...... 2....... : ........ 2.......... 2....................... 2................... No NSS Nama Sekolah Penandatangan (2 orang) 1 2 3 4 5 6 dst..... 1.............................. 1............. Manajer BOS Kab/Kota .........REKAPITULASI NAMA DAN NOMOR REKENING SEKOLAH PENERIMA DANA BOS Dibuat oleh Tim Manajemen BOS Kab/Kota Dikirim ke Tim Manajemen BOS Provinsi FORMAT BOS-02 Kabupaten/Kota Provinsi Bank Cabang Nomor Rekening Nama Rekening (Nama Lembaga tdk boleh Rekening Pribadi) : .. 2... 1.... 1....... 1. 2.................

. Rencana Penggunaan Dana BOS di Sekolah No Komponen Jumlah Dana (Rp) Total Ketua Komite Sekolah (........................) 80 80 ............................................. s/d ... siswa Jumlah Dana BOS : Rp .........Formulir BOS-03 CONTOH RENCANA PENGGUNAAN DANA BOS PERIODE ...... Jumlah Siswa :..........) Bendahara (.......................) Kepala Sekolah (..

....) 81 81 ....) Kepala Sekolah (... s/d ....................) Bendahara (.Formulir BOS-04 CONTOH LAPORAN PENGGUNAAN DANA BOS PERIODE ............................... Pengeluaran No Jenis Pengeluaran Tanggal/Bulan Jumlah (Rp) B......... Pembelian Barang/Jasa Barang/Jasa yang dibeli Tanggal/ Bulan Nama Toko/ Penyedia Jasa Jumlah (Rp) No Ketua Komite Sekolah (..... A.......................

Formulir BOS-05 Spanduk MENYELENGGARAKAN PENDIDIKAN BEBAS PUNGUTAN BAGI SELURUH SISWA DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL LOGO PROV DINAS PENDIDIKAN PROVINSI LOGO KAB DINAS PENDIDIKAN KAB/KOTA NAMA SD/SMP NEGERI MEMBEBASKAN PUNGUTAN BAGI SISWA MISKIN DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL LOGO PROV DINAS PENDIDIKAN PROVINSI LOGO KAB DINAS PENDIDIKAN KAB/KOTA NAMA SD/SMP NEGERI (RSBI/SBI) MEMBEBASKAN PUNGUTAN BAGI SISWA MISKIN DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL LOGO PROV DINAS PENDIDIKAN PROVINSI LOGO KAB DINAS PENDIDIKAN KAB/KOTA NAMA SD/SMP SWASTA 82 82 .

Lokasi Kejadian a. RT/RW/Dusun : : : b. Nama : : 2. Keputusan/Rekomendasi: 9. Temuan: : 8.Formulir BOS-6A LEMBAR PENCATATAN PENGADUAN MASYARAKAT 1. Pelaksanaan Keputusan 83 83 . Kabupaten/Kota d. Tanggal Terima Pengaduan 3. Tanggal Penyelidikan Dilakukan 6. Provinsi : 4. Penyelidik : 7. Desa/Keluarahan : c. Alamat a. Uraian Pengaduan: 5. Identitas Pengadu b.

Dokumen yang diterima: keputusan : Melaporkan: UPM Prov/Kab/Kota/Sekolah. Tanggal pemberitahuan kepada Pengadu tentang keputusan/dan pelaksanaan 11.10. 20__ 84 84 .

20__ 85 85 . Uraian Pertanyaan/Saran: : 4. Tindak Lanjut Saran: : Melaporkan: UPM Prov/Kab/Kota/Sekolah. Alamat : : 2.Formulir BOS-06B LEMBAR PENCATATAN PERTANYAAN/KRITIK/SARAN 1. Nama b. Tanggal Penerimaan Pertanyaan/Saran 3. Penerima Pertanyaan/Saran 5. Identitas Penanya/Pemberi Saran a.

Nama Sekolah Desa/Kecamatan Kabupaten/Kota Provinsi : : : : PENERIMAAN RENCANA KEGIATAN DAN ANGGARAN SEKOLAH (RKAS) TAHUN AJARAN …...3 4 4. Urut 5 I No. Formulir BOS-K1 Diisi oleh Sekolah Dikirim ke Tim Manajemen BOS KabKota PENGELUARAN/BELANJA Jumlah 4 No.2 2. …………………….1 2. ..3 Uraian 7 PROGRAM SEKOLAH Pengembangan Kompetensi Lulusan Pengembangan standar isi Pengembangan standar proses Pengembangan pendidik dan tenaga kependidikan Pengembangan sarana dan prasarana sekolah Pengembangan standar pengelolaan Pengembangan standar pembiayaan Pengembangan dan implementasi sistem penilaian BELANJA LAINNYA Belanja .1 5.1 3. ……………………... Urut 1 I II No.5 1.......4 1... Jumlah 8 No.2 1.7 1.3 1.5 3 3..1 1.1 2.. .. Ketua Komite Sekolah Menyetujui..............3 4..4 5 5.... Kode 2 1 2 2.. Kode 6 1 1. NIP........2 4.6 1...... NIP.. 86 86 ..2 3.4 2.1 4.3 2. Kepala sekolah Jumlah Pengeluaran Bendahara/Penanggungjawab kegiatan ……………………. Belanja ..2 Uraian 3 SISA TAHUN LALU PENDAPATAN RUTIN Gaji PNS Gaji Pegawai Tidak Tetap Belanja Barang dan Jasa Belanja Pemeliharaan Belanja lain-lain* BANTUAN OPERASIONAL SEKOLAH (BOS) BOS Pusat BOS Provinsi BOS Kabupaten/Kota BANTUAN Dana dekonsentrasi Dana Tugas Pembantuan Dana Alokasi Khusus Lain-lain (bantuan luar negeri/hibah)* SUMBER PENDAPATAN LAINNYA III II IV V Jumlah Penerimaan * Sebutkan jika ada Mengetahui........2 2. Belanja ....8 2 2...

…………………….. ……………………. Kepala sekolah Bendahara/Penanggungjawab kegiatan Ketua Komite Sekolah ……………………...... Urut 1 No... Menyetujui.. .... Kode 2 Jumlah (dalam Rp) 4 Mengetahui.... Nama Sekolah Desa/Kecamatan Kabupaten/Kota Provinsi Triwulan : : : : : Formulir BOS-K2 Diisi oleh Sekolah Dikirim ke Tim Manajemen BOS KabKota Sumber dana : BOS Uraian 3 I 5 Triwulan II 6 III 7 IV 8 No. NIP..... .....RENCANA KEGIATAN DAN ANGGARAN SEKOLAH (RKAS) TAHUN AJARAN ….. 87 87 ... NIP......

Bukti Uraian 1 2 Penerimaan (Debit) Pengeluaran (Kredit) Mengetahui Kepala Sekolah Bendahara ( …………………………… ) NIP ( …………………………… ) NIP . Kode No.88 88 BUKU KAS UMUM Formulir BOS-K3 Diisi oleh Bendahara Disimpan di sekolah Nama Sekolah Desa/Kecamatan Kabupaten Provinsi Saldo 7 : ……………………………………… : ……………………………………… : ……………………………………… : ……………………………………… Tanggal 3 4 5 6 No.

Kode No. ……… 20….BUKU PEMBANTU KAS Bulan : Formulir BOS-K4 Diisi oleh Bendahara/Guru Disimpan di sekolah : ……………………………………… : ……………………………………… : ……………………………………… : ……………………………………… Uraian 4 5 Nama Sekolah Desa/Kecamatan Kabupaten Provinsi Penerimaan (Debit) 6 Tanggal No. Bukti Pengeluaran (Kredit) Saldo 7 1 2 3 Mengetahui Kepala Sekolah ……. Bendahara ( …………………………… ) NIP ( …………………………… ) NIP 89 89 .

Kode No. Bukti 1 2 3 Mengetahui Kepala Sekolah …….90 90 BUKU PEMBANTU BANK Formulir BOS-K5 Diisi oleh Bendahara/Guru Disimpan di sekolah Nama Sekolah Desa/Kecamatan Kabupaten Provinsi Uraian 4 5 6 Bulan: : ……………………………………… : ……………………………………… : ……………………………………… : ……………………………………… Penerimaan (Debit) Pengeluaran (Kredit) Saldo 7 Tanggal No. ……… 20…. Bendahara/Guru ( …………………………… ) NIP ( …………………………… ) NIP .

NIP 91 91 . Kode No. NIP ……………………………..BUKU PEMBANTU PAJAK Bulan : Formulir BOS-K6 Diisi oleh Bendahara Disimpan di sekolah Nama Sekolah Desa/Kecamatan Kabupaten Provinsi Uraian 4 PPN 5 PPh 23 8 : ……………………………………… : ……………………………………… : ……………………………………… : ……………………………………… Tanggal No. Bukti Saldo 11 1 2 3 Penerimaan (Debit) PPh 21 PPh 22 6 7 Pengeluaran (Kredit) 10 Mengetahui Kepala Sekolah Bendahara Sekolah ……………………………..

..1 4...2 3.2 3. dst Kegiatan Supervisi.......2 2..2 6.......2. dst : : : : Formulir BOS-K7 Diisi oleh Sekolah Dikirim ke Tim Manajemen BOS KabKota Penggunaan dana per sumber dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Bantuan Sumber Pendapatan Pusat Provinsi Kab/Kota Lainnya Lain 4 Uraian Kegiatan 2 Jumlah 3 Rutin 92 92 .3... 6.4 2.1 5.... dst Pemeliharaan dan Perbaikan Gedung : Ruang kelas Ruang laboratorium .2 4...1....1.. 3 3....1. dst Pengembangan standar pengelolaan Kegiatan Pengembangan Manajemen Sekolah Penyusunan Visi dan Misi Penyusunan Profil Sekolah . PERIODE TANGGAL : …………………....2...2 6.3 2..2.2 5.2 5.....2 6.. dst Pengembangan pendidik dan tenaga kependidikan Pembinaan Guru di Gugus : Peningkatan Kualitas Guru Kelas...1 2..4........... 6.. Pemeliharaan dan Perawatan Alat Kantor/Inventaris Sekolah : Mesin Tik Stensil/ Mesin Pengganda .. Kecamatan Pelaksanaan Uji Coba UASBN/UN Tk..2 1.....1 6.....1......1 3... 5 5.3....3..4..3 3. 6 6..... Mata Pelajaran Peningkatan Kompetensi Kepala Sekolah ..2 3.. 5.1 3.....3.....( Triwulan ke …. Kota ..3 5. dst Pembinaan Tenaga Kependidikan : Pembinaan Tenaga Ketatausahaan Pembinaan Tenaga Perpustakaan .2 3..... dst Pengembangan standar proses Kegiatan Pengelolaan Kegiatan Belajar Mengajar : Pengadaan Sarana Penunjang KBM (ATK KBM) Pengadaan Alat Pembelajaran (seluruh mapel termasuk OR) ....1.2....3....1 3.1 3. dst Program Ekstrakurikuler Penyusunan Program Ekstrakurikuler Pelaksanaan Ekstrakuriler Kepramukaan .2 5...3...1..3.1.2 6...4 6...1 7. 4 4. Program Kesiswaan : Penyusunan Program Kesiswaan Pelaksanaan Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) ....1...2....1 5... s/d ……………………...... Kode 1 Penerimaan Penggunaan Dana : I 1 1.2 6......1. 3. 2 2..1..3.2 7.1.1 7.2.1 5.1.1 1.......2.2.1 4...3 6. dst Pengembangan standar pembiayaan Kegiatan Rumah Tangga Sekolah...2. Program Sekolah Pengembangan Kompetensi Lulusan Penyusunan Kompetensi Ketuntasan Minimal Penyusunan Kriteria Kenaikan Kelas Pelaksanaan Uji Coba UASBN/UN Tk.... dst Pengadaan dan Perawatan Meubelair : Meja Kursi Murid Meja Kursi guru .2 5...1 5............REALISASI PENGGUNAAN DANA TIAP JENIS ANGGARAN TAHUN AJARAN …………. dst Pengembangan sarana dan prasarana sekolah Pengadaan... 7 7. 5.. 6.1 6.2..2.. Daya dan Jasa Konsumsi Guru / Pegawai Konsumsi Tamu ..1. dst Pengembangan standar isi Penyusunan Pembagian Tugas Guru dan Jadwal Pelajaran Penyusunan Program Tahunan Penyusunan Program Semester Penyusunan Silabus ..1 6.) Nama Sekolah Kecamatan Kabupaten/Kota Provinsi No........4.4 1.. 4.3 1... Monitoring dan Evaluasi Supervisi Akademik ....1.1.. dst Kegiatan Hubungan Masyarakat Pengembangan Sistem Informasi Manajemen Penyusunan Leaflet ..2 4..2.... Monitoring dan Evaluasi Penyusunan Program Supervisi.....3.. 3..1 6..2 4... dst.. dst Kegiatan Pengelolaan Perkantoran Penyusunan Program Ketatausahaan Pengadaan sarana Pendukung Perkantoran .1 4....1 6....

...3 8..3..No......4 8.3 Ulangan Akhir Semester 8.3 Komite Sekolah …………………………… …………………………… NIP...2...4... dst Sub total Penggunaan Dana Penggunaan Dana Lainnya Belanja .20.6....2 8....3 8.2 8... dst 8. Bendahara 2 2..6. .....3 8..........5.2 8..6.5......6 8...3 8. 8. Kode 1 Penerimaan Penggunaan Dana : Uraian Kegiatan 2 Jumlah 3 Penggunaan dana per sumber dana Rutin Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Pusat Provinsi Kab/Kota 4 Bantuan Lain Sumber Pendapatan Lainnya 8 Pengembangan dan implementasi sistem penilaian 8....5 Penyusunan Soal Ulangan Harian Ulangan Tengah Semester Ulangan Akhir Semester .3.4 8..4 8..4 8..1..4. Belanja .4...1. dst Inovasi Model Penilaian Workshop IHT Pelatihan Study banding .... 8...1. 93 93 . dst Tindak lanjut hasil Penilaian Analisis Remedial Pengayaan Penilaian lainnya Portofolio Proyek Penugasan .1 8.1 8.II Mengetahui Kepala Sekolah ...1 8....2 8....1 2.3..1...3. Sub total Penggunaan Dana Lainnya Total Penggunaan Dana ( II = 1 + 2 ) SISA DANA = I .5.1 8.. .......... Belanja .2 2.2 Ulangan Tengah Semester 8.6......1 8....3.3 8....2 8.2.........6..2.5 8........1 Penyusunan kisi-kisi : 8..1 Ulangan Harian 8.... dst Pelaksanaan penilaian Ulangan Harian Ulangan Tengah Semester Ulangan Akhir Semester Ulangan Kenaikan Kelas ....... …………………………… NIP.2...2 8...5.3 8.

Lampiran Formulir BOS K-7 Dibuat oleh Sekolah Dikirim ke Tim Manajemen BOS Kab/Kota

PERNYATAAN TANGGUNG JAWAB
Yang bertanda tangan di bawah ini : Nama Jabatan Alamat : …………………………………………………………………………… : Kepala Sekolah ……………………………………………………….. : ……………………………………………………………………………

dengan ini menyatakan bahwa: 1. Belanja Bantuan Operasional Sekolah (BOS) telah digunakan dalam rangka mendukung operasional sekolah dan tidak untuk keperluan pribadi. 2. Penggunaan Belanja Bantuan Operasional Sekolah (BOS) adalah sebagai berikut:

No.
1 2 3 4

Waktu
Triwulan I Triwulan II Triwulan III Triwulan IV Jumlah

Penerimaan (Rp)

Penggunaan (Rp)

3. Apabila dikemudian hari pernyataan ini tidak sesuai dengan keadaan yang sebenarnya, saya bersedia dikenakan sanksi administrasi dan/atau dituntut ganti rugi dan/atau tuntutan lainnya sesuai dengan ketentuan peraturan perundangundangan yang berlaku. Demikian surat pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya dan bermaterai cukup untuk dipergunakan sebagaimana mestinya. (Nama Kabupaten/Kota), .........................20….. Kepala Sekolah………………….,
Materai Rp.6.000

...................................................... (Nama Lengkap & Stempel)

94 94

Formulir BOS-K7a Diisi oleh Sekolah Dikirim ke Tim Manajemen BOS KabKota

REKAPITULASI REALISASI PENGGUNAAN DANA BOS
PERIODE TANGGAL : …………………. s/d ……………………..( Triwulan ke …..)

Tahun ........

Nama Sekolah

:

Desa/Kecamatan :

Kab/Kota Provinsi

: :

No. Urut

Program/Kegiatan

Pengembangan Perpustakaan

Kegiatan penerimaan siswa baru

Kegiatan Kegiatan pembelajaran dan ulangan eskul siswa dan ujian

Penggunaan Dana BOS Pembelian Langganan Perawatan Pembayaran honorarium bulanan Pengembangan bahan habis daya dan jasa sekolah guru honorer dan tenaga profesi guru pakai kependidikan honorer Membantu siswa miskin

Pembiayaan pengelolaan BOS

Pembelian perangkat komputer

Biaya lainnya jika komponen 1 s.d. 12 telah terpenuhi

Jumlah

1.1 1.2 1.3 1.4 1.5 1.6 1.7 1.8

Pengembangan Kompetensi Lulusan Pengembangan standar isi Pengembangan standar proses Pengembangan pendidik dan tenaga kependidikan Pengembangan sarana dan prasarana sekolah Pengembangan standar pengelolaan Pengembangan standar pembiayaan Pengembangan dan implementasi sistem penilaian

Menyetujui, Kepala sekolah

Bendahara/Penanggungjawab kegiatan

……………………. NIP. ................

……………………. NIP. ................

95 95

96 96
BANTUAN OPERASIONAL SEKOLAH (BOS)
Formulir BOS-K8 Dibuat oleh Tim Manajemen BOS Kab/Kota Disampaikan kepada Tim Manajemen BOS Provinsi

REKAPITULASI LAPORAN PENGGUNAAN DANA KABUPATEN/KOTA ................................................... PROVINSI ...............................................

TAHUN ..........

No. Urut

Nama Sekolah

Pengembangan Perpustakaan

Kegiatan penerimaan siswa baru

Kegiatan Kegiatan pembelajaran dan ulangan eskul siswa dan ujian

Penggunaan Dana Pembelian Langganan Perawatan Pembayaran honorarium bulanan Pengembangan bahan habis daya dan jasa sekolah guru honorer dan tenaga profesi guru pakai kependidikan honorer Membantu siswa miskin Pembiayaan pengelolaan BOS Pembelian perangkat komputer Biaya lainnya jika komponen 1 s.d. 12 telah terpenuhi

Jumlah

Ketua Tim BOS Kab/Kota ....................................

……………………. NIP. ................

.......................e) Rp ........ Rp ....b) Rp ................ (e) SMP Rp ........... Kepala Dinas Pendidikan Provinsi .(f) (b) (c) (d) Jumlah dana yang ada di KUD Sisa dana periode sebelumnya Transfer KUN ke KUD periode ini Total dana yang ada di KUD Selisih Lebih : jika dana di KUD lebih besar dari kebutuhan riil SD ( g = e .... SMP ( j = b .....................f) Rp ......a) Rp ...........Formulir BOS-K9 Dibuat oleh Tim Manajemen BOS Provinsi Disampaikan kepada Tim Manajemen BOS Pusat LAPORAN REALISASI PENYERAPAN DANA BOS UNTUK DAERAH NON TERPENCIL PROVINSI ............. ....... Rp ........ SMP ( h = f . TRIWULAN : ..... Kebutuhan Riil Jumlah dana yang ditransfer oleh BUD ke sekolah (Rp) SD 7 SMP 8 No SD 3 SMP 4 SD 5 = (3 x Unit Cost) SMP 6 = (4 x Unit Cost) Kabupaten/Kota Jumlah siswa Jumlah dana 1 2 Total (a) SD Rp ................... Selisih kurang : jika dana di KUD lebih kecil dari kebutuhan riil SD ( i = a ......................... TAHUN ...... Rp ............. 97 97 ...................................................... Rp ........... NIP........

. NIP................................................ Rp ........ Rp ......... Rp .... Kebutuhan Riil Jumlah dana yang ditransfer oleh BUD ke sekolah (Rp) SD 7 SMP 8 No Kabupaten/Kota Jumlah siswa SD 3 SMP 4 SD 5 = (3 x Unit Cost) SMP 6 = (4 x Unit Cost) Jumlah dana 1 2 Total (a) SD Rp ................. .........e) Rp ...........................b) Rp . Selisih kurang : jika dana di KUD lebih kecil dari kebutuhan riil SD ( i = a .. TAHUN .....(f) (b) (c) (d) Jumlah dana yang ada di KUD Sisa dana periode sebelumnya Transfer KUN ke KUD periode ini Total dana yang ada di KUD Selisih Lebih : jika dana di KUD lebih besar dari kebutuhan riil SD ( g = e ................ Kepala Dinas Pendidikan Provinsi ....... SMP ( h = f .......... SEMESTER : ......................f) Rp ............................................... (e) SMP Rp ...a) Rp ..98 98 Formulir BOS-K9a Dibuat oleh Tim Manajemen BOS Provinsi Disampaikan kepada Tim Manajemen BOS Pusat LAPORAN REALISASI PENYERAPAN DANA BOS UNTUK DAERAH TERPENCIL PROVINSI .... Rp ... .. SMP ( j = b .......................

NIP.BANTUAN OPERASIONAL SEKOLAH (BOS) Formulir BOS-K10 Dibuat oleh Tim Manajemen BOS Provinsi Disampaikan kepada Tim Manajemen BOS Pusat REKAPITULASI LAPORAN PENGGUNAAN DANA PROVINSI ............................... No....................... 12 telah terpenuhi Jumlah Ketua Tim BOS Provinsi .d. Urut Kabupaten/Kota Pengembangan Perpustakaan Kegiatan penerimaan siswa baru Kegiatan Kegiatan pembelajaran dan ulangan eskul siswa dan ujian Penggunaan Dana Pembelian Langganan Perawatan Pembayaran honorarium bulanan Pengembangan bahan habis daya dan jasa sekolah guru honorer dan tenaga profesi guru pakai kependidikan honorer Membantu siswa miskin Pembiayaa n pengelolaa Pembelian perangkat komputer Biaya lainnya jika komponen 1 s................... . 99 99 ................................. TAHUN .... ……………………....

.................................... TAHUN ................... NIP..... Dana yang tersedia di KUD SD SMP SD SMP SD Kebutuhan Riil Lebih/Kurang Salur SMP No Provinsi Total a.n Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Direktur Jenderal Pendidikan Dasar ................ . ..................100 100 Formulir BOS-K11 Dibuat oleh Tim Manajemen BOS Pusat Disampaikan kepada Menteri REKAPITULASI LEBIH/KURANG ALOKASI DANA BOS UNTUK DAERAH NON TERPENCIL TRIWULAN : .................

.n Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Direktur Jenderal Pendidikan Dasar .... ............................... NIP... Dana yang tersedia di KUD SD SMP SD SMP Kebutuhan Riil Lebih/Kurang Salur SD SMP No Provinsi Total a............Formulir BOS-K11a Dibuat oleh Tim Manajemen BOS Pusat Disampaikan kepada Menteri REKAPITULASI LEBIH/KURANG ALOKASI DANA BOS UNTUK DAERAH TERPENCIL TRIWULAN : .......................................... TAHUN .... 101 101 ................

...d. ........ MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA....... Urut Provinsi Pengembangan Perpustakaan Kegiatan penerimaan siswa baru Kegiatan Kegiatan pembelajaran dan ulangan eskul siswa dan ujian Penggunaan Dana Pembelian Langganan Perawatan Pembayaran honorarium bulanan Pengembangan bahan habis daya dan jasa sekolah guru honorer dan tenaga profesi guru pakai kependidikan honorer Membantu siswa miskin Pembiayaa n pengelolaa Pembelian perangkat komputer Biaya lainnya jika komponen 1 s...... 12 telah terpenuhi Jumlah Direktur Jenderal Pendidikan Dasar ..........102 102 BANTUAN OPERASIONAL SEKOLAH (BOS) Formulir BOS-K12 Dibuat oleh Tim Manajemen BOS Pusat Disampaikan kepada Menteri REKAPITULASI LAPORAN PENGGUNAAN DANA TAHUN .............................. NIP.................. No..... TTD MOHAMMAD NUH .....