Proses Penyusunan APBD (5) APBD adalah rencana anggaran tahunan daerah dalam bentuk peraturan daerah.

APBD merupakan instrumen utama untuk melaksanakan kebijakan dalam satu tahun anggaran. Dalam penyusunannya, melibatkan berbagai pihak yang berkompeten. Perbedaan substansial antara era sebelum otonomi dengan era otonomi daerah dalam hal penyusunan APBD adalah bahwa pada era sebelumnya dominasi eksekutif sangat besar dan hampir-hampir menafikan peran DPRD dan masyarakat. Sedangkan pada era otonomi daerah penyusunan APBD harus mengedepankan partisipasi dan akuntabilitas publik. Karena APBD merupakan operasionalisasi dari berbagai kebijakan,maka harus mencerminkan suatu kesatuan sistem perencanaan yang sistematis dan dapat dianalisis keterkaitannya dengan dokumen-dokumen perencanaan yang telah ditetapkan sebelumnya. Prinsip penyusunan APBD harus mengedepankan prinsip-prinsip good governance, sebagaimana dikemukakan Saragih (2003 : 120) bahwa prinsip- prinsip dasar pengelolaan keuangan publik adalah akuntabilitas, transparansi, responsivitas, efektif, efisien dan partisipatif. Untuk menerjemahkan prinsip-prinsip tersebut, perlu disusun alur perencanaan anggaran. Mekanisme penyusunan anggaran daerah dengan mekanisme penjaringan aspirasi dapat dilihat pada gambar berikut :

Anda perlu membandingkan proses penganggaran APBN/APBD pada masa lalu dengan proses penganggaran APBN/APBD yang baru.2002 Latihan : Proses penganggaran APBN/APBD yang baru mengalami perubahan mulai dari perencanaan hingga ke pelaksanaan anggaran. A s o s i e r g u r u a n T in g K A T r a k a t . Analisislah aspek-aspek apa sajakah yang mengalami perubahan secara signifikan! Petunjuk Jawaban Latihan : Untuk menjawab pertanyaan ini.la in T I M A H L I P o k o k .G M e k a n is m e a m P b a r 1 A n g g a r a n D a e r a h e n y u s u n a n A r a h d a n p e m P e m e r in t a h b in a a n a t a s a n d a r i R e n s t r a d a D a t a H is t o r is P M A S Y A R A T o k o h m a s y a O r m a s . g i d a n la in . Sebagai illustrasi.p o k o k P ik ir a n D P R D A P E M D A r a h & U m u m K A e b ija k a n P B D D P R D T I M A H L I T I M E K A S N G G A R E K U T I F A N S t r a t e g i & A P B D P r io r it a s P A A D N H I T I A O C S u r a t E d a r a n F R o r u m W a r g a e n c a n a P r o g r a m / K e g ia t a n M A e m o r a n d a n g g a r a n U n it K e r ja R e n s t r a U K R A P B D P A N I T I A A N G G L E G I S A R A N L A T I F R A P B D Sumber : Mardiasmo. proses penganggaran pada masa lalu . L S M a s i P r o f e s i.

reformasi yang dilakukan adalah perubahan anggaran dual budgeting system (DBS) menjadi unified budgeting system (UBS). Dalam tahap perencanaan anggaran.mempunyai beberapa kelemahan. juga perubahan dalam siklus APBN. . dan pelaksanaannya. antara lain. kurang terkaitnya antara kebijakan. terpisahnya penyusunan anggaran rutin dan anggaran pembangunan. penganggaran. Ketiga. penganggaran yang berhorizon satu tahun. Selain perubahan dalam siklus perencanaan. pertama. Keempat. terutama pelaksanaan anggaran. perencanaan. Adapun UBS (penganggaran terpadu) adalah penyusunan rencana keuangan tahunan yang dilakukan secara terintegrasi untuk seluruh jenis belanja guna melaksanakan kegiatan pemerintah dengan prinsip efisiensi alokasi dana. Kedua. penganggaran yang berdasarkan masukan (inputs).

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful