Anda di halaman 1dari 3

Pertemuan 1 AKUISISI DATA 1.

Sensor

Sensor dan tranducer umumnya digunakan untuk pengaturan automatis. Model apapun yang digunakan dalam otomasi, sangat tergantung dari sensor dan tranduser yang digunakan. Ketepatan dan kesesuain dalam pemilihan sensor dan tranduser akan menentukan kinerja dan system pengaturan secara otomatis. Sensor adalah jenis tranduser yang digunakan untuk mengubah besaran mekanis, magnetis, panas, sinar, dan kimia menjadi tegangan dan arus listrik. Sensor sering digunakan untuk pendeteksian pada saat melakukan pengukuran atau pengendalian. Sharon (1988) mengatakan sensor. merupakan suatu peralatan yang berfungsi untuk mendeteksi gejala gejala atau sinyal sinyal yang berasal dari perubahan energi listrik, energy fisika, energy kimia, energy biologi, energy mekanik dan lain sebagainya Contohnya: kamera sebagai sensor penglihatan, kulit sebagai sensor peraba, telinga sebagai sensor pendengar, LDR sebagai sensor cahaya, thermistor sebagai sensor suhu. Semua sensor termasuk dalam kategori transduser akan tetapi tidak semua transduser bisa dikatakan sensor.

System merupakan suatu rangkaian proses yang terdiri dari masukan/input, proses/ pengolah dan keluaran/ouput. Di dalam penerapan sensor dan transduser, dikenal dengan nama system kendali, yaitu hubungan antara komponen yang membentuk sebuah konfigurasi sistem, sehingga
menghasilkan tanggapan sistem yang diharapkan. Dalam system kendali output merupakan piranti yang dikendalikan (plant).

2.

Sinyal

3. 4.

A Tranducer

Tranduser adalah suatu alata yang dapat merubah suatu bentuk energy ke bentuk energy lain. William DC (1993) mengatakan transduser adalah sebuah alat yang bila digerakkan oleh suatu energy di dalam sebuah system transmisi, maka alat tersebut akan menyalurkan energy yang sama tersebuta atau energy lainnya ke transmisi berikutnya. Transmisi energy ini bisa berupa energy listrik, energy kimia, energy thermal (panas), energy optic (radiasi) dan energy mekanik.

Contohnya: generator merupakan transduser yang merubah energy mekanik menjadi energy listrik, motor merupakan transduser yang merubah energy listrik menjadi energy mekanik.

Transduser dibagi atas 2 yaitu transduser pasif dan transduser aktif. Transduser pasi adalah Tranduser yang dapat bekerja bila mendapat energi tambahan dari luar, contohnya: thermistor; untuk mengubah energy panas menjadi energy listrik, maka thermistor harus dialiri arus listrik, ketika hambatan thermistor berubah karena panas, maka arus listriknya juga berubah. Sedangkan transduser aktif adalah transduser yang bekerja tanpa tambahan energy dari luar tetapi menggunakan energy yang akan di ubah itu sendiri, contohnya: thermokopel, ketika menerima panas, thermokopel langsung menghasilkan energy listrik tanpa membutuhkan energy dari luar.

5. System Akuisisi data

Sistem akuisisi data dapat didefinisikan sebagai suatu sistem yang berfungsi untuk mengambil, mengumpulkan dan menyiapkan data, hingga memprosesnya untuk
menghasilkan data yang dikehendaki. Jenis serta metode yang dipilih pada umumnya

bertujuan untuk menyederhanakan setiap langkah yang dilaksanakan pada keseluruhan proses. Suatu sistem akuisisi data pada umumnya dibentuk sedemikian rupa sehingga sistem tersebut berfungsi untuk mengambil , mengumpulkan dan menyimpan data dalam bentuk siap yang siap untuk diproses lebih lanjut. Gambar 1 menunjukan diagram blok sistem akuisisi data.

s1(t) = 5t s1(t) = 5t2

Sinyal masukan analog