P. 1
GANGGUAN PSIKOSOMATIK

GANGGUAN PSIKOSOMATIK

|Views: 130|Likes:
Dipublikasikan oleh Hanif Abror
psikis, fisik, penyakit, jiwa
psikis, fisik, penyakit, jiwa

More info:

Categories:Types, Resumes & CVs
Published by: Hanif Abror on Mar 27, 2013
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/31/2013

pdf

text

original

GANGGUAN PSIKOSOMATIK

Oleh Dr. H. Yulizar Darwis, Sp. KJ, MM

PENGERTIAN Gangguan psikosomatik merupakan gangguan fisik somatik akibat problem psikis .

kompromi) Tidak berhasil Repressif Tidak berhasil Ansietas bebas mengambang (sbg kumannya gangguan jiwa) Mekanisme defensif spesifik Keluhan/gejala tertentu Gangguan jiwa tertentu .PSIKODINAMIK Konflik psikik Frustrasi (kecewa) Takut.malu. khawatir (real anxiety) Diselesaikan secara sadar (fight. menarik diri.

• Konversi  gangguan fisik somatik  gangguan psikosomatik .PSIKODINAMIK • Proyeksi (waham+halusinasi)  gangguan paranoid. • Regresi (berat)  gangguan skizofrenia hebefrenik. • Undoing (peniadaan)  gangguan obsesifkompulsif. • Konversi (gangguan fungsi organ/kepribadian)  gangguan histerik. • Introversi (melamun/autisme)  gangguan skizofrenia. • Displacement (pergeseran)  gangguan fobik. • Gembira dan aktifitas >>  gangguan maniakal. • Menurunkan aktifitas  gangguan depresif.

Ansietas tersebut akan dihilangkan dengan mekanisme defensif. Bila gejala atau gangguan fungsi organ/alat sebagai pengganti ansietas disebut gangguan psikofisiologik (gangguan psikosomatik) Hubungan antara emosi dan soma sukar untuk dipisahkan.GANGGUAN PSIKOFISIOLOGIK (GANGGUAN PSIKOSOMATIK) Seperti dikemukakan sebelumnya karena frustrasi akan timbul ansietas. .

tetapi pada alat tubuh (organ) tidak dijumpai kelainan organik. diseut : gangguan fungsional.1. tetapi gejala yang diperlihatkan tidak sesuai dengan kelainan organik. 3. Kelebihan gejala kemungkinan memiliki dasar emosional. Penderita menunjukan kelainan pada alat tiubuh (organ). maka timbullah kelainan anatomik yang irreversibel. meskipun demikian asal mulanya karena suatu kelainan emosional. Pada penderita ditemukan kelainan pada alat tubh (organ). Harus disadari bahwa bila memeriksa seseorang dari mula2 dibiasakan memperhatikan 3 kemungkinan : Penderita menunjukkan gejala2 somatik. . Karena terjadi gangguan faal terlalu lama. Jadi menegakkan diagnosis gangguan psikofisiologik (gangguan psikosomatik) janganlah per exclosionem. 2.

diare berlendir dan mengandung mukosa usus.menopause  ansietas rasa tertekan. . Dan gejala/gangguan psikofisiologik merupakan salah satu mekanime defensif terhadap ansietas. terasing dan terbatas dalam hubungan sosial menyebabkan berhentinya menstruasi (menopause). Misalnya : . muntah sehingga menjadi sangat kurus. Ansietas tertentu menyebabkan gangguan tertentu pula. alat/bagian terkena adalah alat/bagian yang mempunyai daya tahan terlemah.kolitis ulseratif  ansietas rasa bersalah dan berdosa menyebabkan gangguan defekasi.anoreksia nervosa  rasa permusuhan terhadap saudara/orang tua menyebabkan nafsu makan hilang. anoreksia dan lelah. . 1. 2. Tentang terkenanya alat tertentu bila mengalami ansietas ada 2 hipotesis : Locus minorus resistensi . .Etiologi Etiologi gangguan psikosomatik adalah karena adanya ansietas.

nyeri ulu hati. 4. nyeri dada. rasa mual. 6. dirasakan menderita penyakit jantung. . kekhawatiran akan kematian)  perhatian tertuju pada jantung. anoreksia dan lelah. Kolitis ulseratif ansietas rasa bersalah/berdosa  gangguan defekasi. Sistem gastrointestinal anoreksia. Hipertensi vaskularis ketegangan  vasokonstruksi  hipertensi. Astenia sirkularis ansietas dikonversi dengan kelelahan fisik. 5. Sistem kardiovaskuler ansietas hebat (tu. Ulkus peptikum emosi  ulkus peptikum. 2. bab mengandung lendir dan selaput lendir.Beberapa gangguan psikofisiologik (psikosomatik) 1. 3.

Menopause terkekang. 9. Kulit (dermatitis) rasa malu menyebab dermatitis atopik. 12. . Sistem urogenital kesulitan dalam perkembangan seksual  dismenore. Anoreksia nervosa nafsu makan hilang sehingga menjadi kurus karena ada perasaan permusuhan terhadap saudara/orang tua. Sistem endokrin kehilangan/ancaman kehilangan orang dekat  tyrotoksikosis. frigiditas. 11. terbatas dalam hubungan sosial menyebabkan berhentinya haid (menopause).7. terasing. 10. dispareunia. Sistem respiratorik  asma bronkial. impotensia. 8.

DIAGNOSIS • Diagnosis ditegakkan bila gangguan fisik somatik disebabkan faktor psikik • Sebaiknya dipahami psikodinamik dari gangguan tersebut • Diagnosis  gangguan psikosomatik dengan gambaran utama ………………. .

TERAPI • Untuk ansietas dapat diberikan derivat Benzodiazepin • Untuk target simptom diberikan obat-obat simptomatik • Sebaiknya dilakukan psikoterapi .

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->