Anda di halaman 1dari 4

METODE INTEGRASI ROMBERG Integrasi Romberg merupakan teknik yang digunakan dalam integrasi numerik untuk menganalisis kasus

dimana fungsi yang akan diintegrasikan tersedia. Teknik ini memiliki keunggulan untuk menghasilkan nilai-nilai dari fungsi yang digunakan untuk mengembangkan skema yang efisien bagi pengintegrasian secara numerik. Integrasi Romberg didasarkan pada ekstrapolasi Richardson (Richardsons extrapolation), yaitu metode untuk mengkombinasikan dua perkiraan integral secara numerik untuk memperoleh nilai ketiga, yang lebih akurat. Teknik ini bersifat rekursif dan dapat digunakan untuk menghasilkan sebuah perkiraan integral dalam batas toleransi kesalahan (error tolerance) yang sudah ditentukan terlebih dahulu. Metode ini digunakan untuk memperbaiki hasil pendekatan integrasi metode trapesium, karena kesalahan metode trapesium cukup besar untuk polinom pangkat tinggi dan fungsi transeden. Pada proses integrasi Romberg, mula-mula kita hitung kuadratur dengan lebar langkah h dan 2h. Defisini kuadratur adalah

Untuk menurunkan galat hampiran integral dari O(h2) menjadi O(h2n + 2) dapat digunakan ekstrapolasi Richardson seperti dinyatakan dalam teorema :

Jik didefinisikan barisan kuadratur {I(i, j) : i j dimana j = 1, 2, 3, } untuk hampiran integral f (x) pada [a, b] sebagai : I (i, 1) = Ti 1. I (i, 2) = Si 1. I (i, 3) = Bi 1. i 1 (barisan aturan trapezium majemuk) i 2 (barisan aturan Simpson majemuk) i 3 (barisan aturan Boole majemuk)

Maka integrasi Romberg untuk meningkatkan keakuratan hampiran integral dapat di tulis sebagai

I j,k

4 k 1 I j1,k 1 I j,k 1 4 k 1 1

Dengan: k (> 1) adalah level integrasi (k = 1 berhubungan dengan aturan trapezoidal yang asli). j ( 1) membedakan antara perkiraan yang lebih (j+1) dan kurang (j) akurat.

Contoh soal : 1. Hitung integral koma. Jawab : Jarak antar titik : h = (1-0)/ 8 = 0,125 dengan metode Romberg (n = 8). Gunakan 5 angka di belakang

Table titik titik didalam selang [ 0,1 ] dengan h = 0,125: