P. 1
Komunikasi Antar Sel

Komunikasi Antar Sel

|Views: 19|Likes:
Dipublikasikan oleh Muhammad Rozikhin
Kelompok 6 IDK 1 Mahasiswa Keperawatan Universitas Esa Unggul'12
Kelompok 6 IDK 1 Mahasiswa Keperawatan Universitas Esa Unggul'12

More info:

Categories:Types, School Work
Published by: Muhammad Rozikhin on Mar 28, 2013
Hak Cipta:Attribution Non-commercial
Harga Terdaftar: $4.99 Beli Sekarang

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
See more
See less

12/04/2013

$4.99

USD

pdf

text

original

KELOMPOK 6

KOMUNIKASI ANTAR SEL
Present By: Bella Karunia Kristini Mariana Safrina Gon Muhammad Rozikhin Sri Harta Carina Yoga Hapriyanjaya

ILMU DASAR KEPERAWATAN 1

Komunikasi pada organisme uniseluler dan multiseluler a. Menyadari kondisi lingkungan b. Memberi respon terhadap lingkungan Misalnya : sel tumbuhan respon terhadap cahaya, nutrisi, patogen, dan lain-lain. Komunikasi pada organisme multiseluler : a. Antar organisme b. Antar sel di dalam organisme tersebut Komunikasi antar sel alat komunikasi : Bagaimana sel menginterpretasikan sinyal yang ada.

otak) Komunikasi sel melalui beberapa tahap terjadi perubahan bentuk informasi pada tahapan penyampaian sinyal ke target Sinyal Transduksi .KOMUNIKASI SEL Komunikasi manusia Ada beberapa tahap informasi ditulis baca impuls listrik : telfon diterima memori penerima (saraf.

TIGA TAHAP SINYALING PADA SEL .

derivat asam lemak dan Gas terlarut seperti NO dan CO. Eksositosis 2. steroid. Kebanyakan molekul sinyal dikeluarkan oleh sel dengan cara : 1. Sinyal (ligand) akan berikatan dengan reseptor pada sel target. asam amino. Terikat pada permukaan sel sehingga hanya mempengaruhi sel yang berinteraksi dengan sel pemberi sinyal. nukleotida. peptida kecil. Difusi melalui membran plasma. . retinoid.Sinyal ekstraselular terjadi di reseptor spesifik pada atau di dalam sel target. Molekul sinyal : Protein. 3.

Molekul sinyal harus merupakan molekul yang kecil dan hidrofobik dan dapat berdifusi menembus membran plasma. Inti sel Reseptor di dalam sel target dan ligand sinyal memasuki sel dan mengaktifasi sel target. Pada membran sel 2.POSISI RESEPTOR Reseptor : 1. Dalam Sitoplasma b. Dalam sel : a. .

Sinaptik Penyampaian sinyal dapat dilakukan dengan cara protein dari suatu sel berikatan langsung dengan protein lain pada sel lain. Parakrin Mediator local Mempengaruhi sel target tetangga lalu dirusak oleh suatu enzim ekstraselular atau diimobilisasi oleh ECM. . Endokrin Sel target jauh Hormon dibawa melalui pembuluh darah.PENYAMPAIAN MOLEKUL SINYAL 1. 3. Autokrin Sel responsif terhadap substansi yang dihasilkan oleh sel itu sendiri. 2. 4.

pergerakan. . ekspresi gen.RESPON SEL TERHADAP SINYAL A. 1 sinyal 1 tipe reseptor aneka efek pada berbagai sel: bentuk sel. metabolisme.

.RESPON SEL TERHADAP SINYAL B. Setiap sel memiliki beragam reseptor spesifik untuk aneka sinyal sel memberi Respon misalkan efek untuk kelulusan hidup. diferensiasi.

d. Sinyal ligand transformasi sinyal ke molekul lain.PENYAMPAIAN SEL Sinyal disampaikan melalui molekul intrasel melalui jalur kaskade sinyal : a. Sinyal berikatan dengan ligan. c. Amplifikasi sinyal yang diterima. . Distribusi sinyal untuk pengaruhi beberapa efek secara paralel. b.

Sinyal : hormon yang larut lemak: estrogen. Reseptor : di dalam sitoplasma atau inti. . progesteron. asam retinoat.RESEPTOR SINYAL INTRASELULER A. B. testosteron.

AKTIVASI RESEPTOR PADA PERMUKAAN SEL 1. Ion channel linked receptor Ligand – reseptor perubahan konformasi reseptor aliran ion tertentu ubah potensial elektris pada membran sel. Reseptor terikat protein G Ligand – reseptor aktifasi protein G aktivasi/hambat suatu enzim yang mengaktivasi ion channel atau second messenger. Contoh reseptor asetilkolin . 2.

reseptor yang berikatan dengan tirosin kinase. Reseptor tidak memiliki aktivitas katalitik. Contoh : faktor tumbuh AKTIVASI RESEPTOR PADA PERMUKAAN SEL 4. Reseptor yang memiliki aktivitas enzimatik intrinsik Reseptor memiliki aktivitas katalitik intrinsik. Contoh : reseptor insulin .3. Ligand – reseptor stimulasi dimerisasi reseptor interaksi dengan protein tirosin kinase pada sitosol. Ligand – reseptor katalisasi GTP cGMP atau berperan sebagai protein fosfatase mengkatalisasi pelepasan fosfat dari dari fosfotirosin (reseptor tirosin kinase).

Kaskade sinyal intrasel berperan sebagai seperangkat saklar molekul. Terjadinya penambahan gugus fosfat pada molekul. Terjadinya pengikatan GTP. A. B. .

JALUR SINYAL INTRASEL .

ion Ca2+ terikat calmodulin. . C. Istirahat ion Ca2+ sitosol rendah. B. C. tekanan. Suhu tinggi & humiditas rendah. pelepasan asam absisat (ABA) ion channel Ca2+ terbuka Ca2+ masuk Ca2+ sitosol naik ion K+ keluar sel tekanan turgor turun.Pengaturan konsentrasi ion Ca2+ : A. Ion Ca2+ sel penutup – mengatur diameter stomata. AKTIVASI RESEPTOR TERIKAT ION CHANNEL PADA TUMBUHAN Stomata A. respons terhadap cahaya. B. Diameter mengecil jika tekanan turgor turun pada sel penutup. konsentrasi hormon : abscisic acid.

SINYALING PADA TUMBUHAN .

.

SITOKININ SINYALING .

ABA & GA SINYALING .

KOMUNIKASI PADA SAAT TERJADI INFEKSI PATOGEN .

Kep. Sebagai Pembimbing Terima kasih kepada orang tua tercinta dan seluruh civitas UEU Dipersembahkan oleh: Bella Karunia .. M.Terima kasih kepada Allah SWT Mira Asmirajanti.Kep. S.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->