Anda di halaman 1dari 2

Katsuobushi adalah bahan dasar kaldu yang disebut dashi dan merupakan bumbu dapur masakan Jepang yang

paling utama. Dalam bahasa Jepang, sanmai oroshi ( tiga potong, belah?) adalah cara membelah ikan menjadi 3 bagian, yang terdiri dari 2 bagian daging dan 1 bagian tulang yang tidak digunakan.

Cara pembuatan
1. Ikan cakalang dipotong, bagian kepala dibuang dan isi perut dikeluarkan 2. Ikan dibelah tiga menjadi 2 bagian daging dan 1 bagian tulang 3. Daging ikan dimasukkan ke dalam keranjang, direbus selama kira-kira 100 menit. Suhu rebusan sewaktu merebus harus benar-benar dijaga 4. Daging ikan diangkat, sisik ikan, lemak pada bagian perut dan tulang harus dibuang semuanya dan dibersihkan. Daging ikan yang diolah sampai tahap ini ada yang dijual sebagai produk akhir dan disebut Namaribushi. Dulunya Namaribushi merupakan makanan istimewa yang hanya bisa dinikmati di sentra-sentra industri ikan cakalang, tapi sekarang sudah banyak dijual oleh perusahaan yang menerima pesanan yang dikirim lewat paket pos. 5. Proses selanjutnya adalah mengeringkan daging ikan dengan proses pengasapan menggunakan kayu semacam pohon ek. Daging ikan dibolak-balik seperlunya selama proses pengasapan. Daging ikan yang diolah sampai tahap ini disebut arabushi yang setelah diserut dijual dengan nama hanakatsuo. 6. Permukaan daging ikan dibersihkan, dibuang bagian yang kotor dan dikeringkan lagi dengan menjemurnya di bawah sinar matahari. 7. Daging ikan dimasukkan ke dalam ruangan tertutup untuk menjalani proses pengapangan secara alami dengan kapang Aspergillus. 8. Kapang yang tumbuh di permukaan daging ikan dibuang 9. Proses nomor 7 dan nomor 8 terus diulang sampai daging ikan menjadi sangat kering dan keras seperti kayu sehingga kapang tidak bisa tumbuh lagi. Pada tahap ini, berat bersih produk akhir yang bernama Karebushi hanya tinggal seperlima dari berat bahan sebelum diproses. Karebushi berkualitas baik jika diadu satu sama lainnya akan mengeluarkan bunyi berdenting seperti kayu keras atau besi yang beradu. Pecahan Karebushi terlihat berwarna merah tua yang bening seperti rubi Cara pembuatan yang sama (biasanya sampai tahap arabushi) juga sering dilakukan terhadap berjenis-jenis ikan lain.

1. 2. 3. 4. 5.

Anggota tubuh ikan terdiri dari sirip. Sirip merupakan bangunan seperti selaput yang ditegakkan oleh jari-jari sirip. Fungsi sirip adalah untuk menjaga keseimbangan dalam air dan untuk berenang. Ikan mempunyai bermacam-macam sirip, yaitu: Sirip punggung (pina dorsalis) Sirip dada (pina dorsalis) Sirip perut (pina abdominalis) Pina analis Sirip ekor (Pina caudalis) Pada pina caudalis berdasarkan anatominya, terbagi menjadi 4:

1. Protosirkal, yaitu bila akhir kolumna vertebralis sampai pada ujung ekor dan ekornya berujung tumpul. 2. Difisirkal, bila akhir kolumna vertebralis sampai ujung ekor dan ekornya berujung meruncing. 3. Homosirkal, bila kolumna vertebralis berakhir tidak pada ujung ekor, tetapi sedikit membelok ke atas dengan ujung ekor terbagi menjadi dua bagian yang sama. 4. Heterosirkal, bila kolumna vertebralis berakhir menjorok ke salah satu ujung ekor yang membagi diri menjadi dua bagian yang tidak sama. Dibedakan menjadi episirkal dan hiposirkal.

Sumber : http://biologi-news.blogspot.com/2010/12/anatomi-comparativa-ikanmas.html#ixzz1hVA2Jq4r