Anda di halaman 1dari 2

Dampak Internet terhadap Pengendalian Manajemen Revolusi informasi dimulai dengan penemuan telepon.

Kemudian pesatnya revolusi informasi dipercepat dengan penemuan komputer yang memperoleh momentum besar pada tahun 1990-an dengan hadirnya internet. Manfaat utama internet yaitu : 1. Akses secara mudah dan cepat Sejumlah besar data dapat dikirimkan pada setiap orang, dimana pun dalam hitungan detik. 2. Komunikasi multi-target Internet memiliki jangkauan yang luas sehingga dapat menjangkau jutaan orang. 3. Komunikasi berbiaya rendah Komunikasi langsung tertuju kepada pelanggan melalui internet membuat seluruh biaya seperti gaji pegawai telepon atau operator dan panggilan bebas pulsa dapat dihilangkan. Sehingga mengeluarkan biaya lebih rendah. 4. Kemampuan menampilkan citra tertentu Web dapat membuat konsumen dapat melihat produk yang sedang ditawarkan untuk dijual. 5. Pergeseran kekuatan dan kendali kepada individu Konsumen memegang kendali dalam mengakses dan menggunakan situs web selama 24 jam sehari tanpa diinterupsi atau dipengaruhi oleh agen penjualan. Dengan manfaat ini, internet telah mengubah aturan permainan dalam bisnis ke sektor konsumen individual. Contohnya terjadi pada situs web Amazon.com. sebelum tahun 1995, sebagian besar buku dijual dalam toko buku atau dari buku katalog. Bulan Juli 1995, Amazon.com mulai menawarkan penjualan buku melalui situsnya dan hasilnya pada tahun 1999, lebih dari 10 juta pelanggan membeli buku dan CD melalui situs ini. Hingga kini, Amazon.com telah memiliki posisi kuat di bidang ritel online dan beberapa ritel utama yang offline menjalin kerja sama dengan Amazon.com untuk mengatur dan mengelola eksistensi mereka secara online. Internet sangat berpengaruh atas pengendalian manajemen dalam sebuah organisasi. Sistem pengendalian manajemen meliputi informasi, dan organisasi memerlukan sebuah infrastruktur untuk memproses informasi tersebut. Internet menyediakan infrastruktur tersebut, sehingga membuat pemrosessan informasi menjadi lebih mudah dan lebih cepat dengan kesalahan yang lebih sedikit. Internet memfasilitasi koordinasi dan pengendalian melalui pemrosesan informasi yang efisien dan efektif tetapi internet tidak dapat menggantikan proses fundamental yang melibatkan pengendalian manajemen. Ini disebabkan karena penerapan strategi melalui pengendalian manajemen secara esensial merupakan proses sosial, sehingga tidak dapat diotomatisasikan secara penuh. Ketersediaan akses data secara elektronis ke data base hanya memberikan kontribusi kecil pada penilaian yang diperlukan untuk mendesain dan mengoperasikan sistem pengendalian yang optimal. Penilaian tersebut meliputi :

1. Memahami nilai relatif dari pentingnya keanekaragaman dan terkadang bersaing dalam, tujuan yang mendorong individu untuk bertindak. 2. Penyelerasan tujuan dari beragam individu dengan organisasi. 3. Pengembangan tujuan tertentu melalui unit bisnis, area fungsional dan departemendepartemen yang akan dinilai. 4. Mengomunikasikan strategi dan tujuan kinerja yang spesifik untuk keseluruhan organisasi. 5. Menjelaskan variabel kunci yang akan diukur dalam penilaian kontribusi individual terhadap tujuan organisasi. 6. Mengevaluasi kinerja aktual relatif terhadap ukuran standar dan pembuatan kesimpulan tentang kinerja manajer. 7. Menyelenggarakan pertemuan untuk meninjau kinerja yang produktif. 8. Mendesain struktur penghargaan yang tepat. 9. Mempengaruhi individu untuk mengubah perilaku mereka.