Anda di halaman 1dari 42

Biomassa adalah energi yang dapat diperbaharui yang berasal dari makhluk hidup (tumbuhan).

Sumber energi biomassa


Kayu Residu pertanian, contohnya sekam beras, jerami, serabut dan tempurung kelapa, ampas tebu, karet.

Pemanfaatan energi biomassa


Sebagai bahan bakar 1. Domestik memasak dan pemanasan 2. Industri pemanasan dan pengeringan produk akhir 3. Aplikasi modern : - bahan bakar cair (etanol) sebagai bahan bakar mobil - bahan bakar diesel sintetik cair

Pemanfaatan biomassa sebagai bahan bakar cair (etanol) untuk mobil


Komponen utama kayu yakni selulosa, hemiselulosa,dan lignin. Selulosa dan hemiselulosa mengandung gula yang dapat dikonversimenjadi etanol dengan proses Saccharification and Fermentation

Prosesnya yakni sebagai berikut

Produksi Bahan Bakar Diesel Sintetik Cair


dilatarbelakangi oleh polusi udara oleh PM, Nox, dan Sox, dari penggunaan mesin diesel yang semakin memburuk kemudian muncul permintaan untuk produksi bahan bakar diesel yang bebas sulfur dan bau. Kemudian dihasilkan BTL dengan gasifikasi. Proses Gasifikasi, yakni proses pemanasan kayu dalam oxygen-starved environment sampai gas-gas pyrolysis volatil (karbon monoksida dan hidrogen) dilepaskan dari kayu

Prosesnya sebagai berikut

Keuntungan Energi Biomassa


Keuntungan pengunaan energi biomassa dapat dilihatdari beberapa aspek, meliputi: 1. Ekonomi Kayu dan tipe biomassa lain secara luas di gunakan sebagai bahan bakar dalam sektor industri dan domestik karena lebih murah dari pada bahan bakar lain. 2. Lingkungan penggunaan energi biomassa yang tepat membantu mengelola lingkungan lokal

3. Sosial yakni dengan membuka peluang usaha 4. Pencampuran energi

Keterbatasan
Miskonsepsi Data dan perencanaan Teknologi

Apakah yang dimaksud dengan Energi Gelombang???


Energi gelombang merupakan salah satu bentuk energi yang bisa dimanfaatkan dengan mengetahui tinggi gelombang, panjang gelombang, dan periode waktunya.

Kapasitas Energi Gelombang


Deretan ombak di pantai Selandia baru dengan tinggi rata-rata 1 meter dan periode 9 detik mempunyai daya sebesar 4, 3 kW/meter panjang ombak sedangkan ntuk tinggi 3 meter dayanya sebesar 39 kW/meter panjang ombak. Indonesia memiliki ombak dengan ketinggian di atas 5 meter,maka potensi energi gelombangnya perlu di teliti lebih jauh

Macam-macam Teknologi yang digunakan dalam pemanfaatan gelombang laut


1. Pompa Gelombang Flap Horisontal Pompa gelombang ini digunakan untuk memindahkan air laut ke tempat yang lebih tinggi yang selanjutnya digunakan menggerakkan generator listrik.

2. Permanent Magnt Linear Buoy, Prinsip dasar buoy penghasil listrik tersebut yaitu dengan mengapungkannya dipermukaan. Gelombang laut yang terus mengalun dan \ berirama bolak-balik dalam buoy ini akan diubah menjadi gerakan harmonis listrik. Sekilas bila dilihat dari bentuknya, buoy ini mirip dengan dinamo sepeda. Bentuknya silindris dengan perangkat penghasil listrik pada bagian dalamnya. Buoy di apungkan di permukaan laut dengan posisi sebagian tenggelam dan sebagian lagi mengapung.

Kelemahan Energi Gelombang


sangat tergantung dengan karakteristik gelombang yang kadang-kadang bisa menghasilkan energi yang besar terkadang tidak, sehingga pemilihan lokasi harus diperhitungkan dengan tepat. Lokasi yang ideal adalah yang memiliki gelombang konsisten besar dan Harus dilengkapi dengan peralatan yang tahan terhadap cuaca yang buruk.

Energi Pasang Surut


Energi pasang surut merupakan energi yang memanfaatkan aat dimana laut pasag dan laut surut. Daerah di Indonesia yang potensial adalah sebagian Pulau Sumatera, Sulawesi, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Barat, Papua, dan pantai selatan Pulau Jawa, karena pasang surutnya bisa lebih dari 5 meter.

Teknologi Energi PasangSurut


Terdapat dua sistem pemanfaatan energi pasang surut. Kedua sistem pemanfaatnya yakni sebagai berikut: Kolam tunggal, pada sistem pertama energi pasang surut dimanfaatkan hanya pada perioda air surut (ebb period) atau pada perioda air naik (flood time).

Turbin dan saluran terletak dalam satu bendungan (dam) yang memisahkan kolam dan laut. Sewaktu air pasang permukaan air di kolam sama dengan permukaan laut. Sewaktu air mulai surut terjadilah perbedaan tinggi air (head) antara kolam dan laut yang menyebabkan air mulai mengalir ke arah laut dan memutar turbin

Kolam ganda, memanfaatkan energi saat pasang maupun surut. Tahap kerjanya 1. turbin akan berkerja dalam dua arah aliran. 2. Kedua kolam dipisahkan oleh satu bendungan (dam) yang didalamnya terdapat turbin dua arah, masing-masing kolam memiliki saluran yang menghubungkan dengan laut.

3. Meskipun turbin bekerja terus-menerus tetapi kecepatannya bervariasi, selain dengan perbedaan tinggi permukaan air di kolam dan permukaan laut. Perbedaan tinggi antara permukaan air di kolam dan permukaan air laut di tempat-tempat energi pasang surut berkisar beberapa meter sampai 13 meter.

Pemanfaatan energi Pasang Surut


Pada pemanfaatan energi ini diperlukan daerah yang cukup luas untuk menampung air laut (reservoir area). sisi positifnya adalah tidak menimbulkan polutan bahan-bahan beracun baik ke air maupun udara. Berdasarkan estimasi kasar jumlah energi pasang surut di samudera seluruh dunia adalah 3.106 MW. Khusus untuk Indonesia beberapa daerah yang mempunyai potensi energi pasang surut adalah Bagan Siapi-api, yang pasang surutnya mencapai 7 meter,

Energi Surya
Segala bentuk energi yang didapatkan dengan memanfaatkan secara langsung partikel foton cahaya matahari yang sampai ke bumi. Pemanfaatannya secara garis besar dapat dibagi ke dalam dua cara.

Cara pertama: penggunaan cermin

Cara kedua: sel fotovoltaik

Kelebihan energi surya: Sumber energi tidak terbatas dan sangat besar Merupakan salah satu sumber energi yang paling ramah lingkungan Mudah diterapkan ke dalam berbagai perangkat

Kendala Pengembangan
Pemilihan lahan yang tepat Investasi yang besar Perawatan Efisiensi masih relatif kecil Tergantung cuaca

Di Indonesia

Di Jerman
Kapasitas 22 GigaWatt, 20x PLTN normal

BioEthanol
Ethanol diproduksi dari bahan baku tanaman yang mengandung karbohidrat (pati) seperti ubi kayu, ubi jalar, jagung, ganyong, dan sagu melalui Fermentasi.

Proses Produksi
Persiapan Bahan Baku, Liquefikasi dan Sakarifikasi, Fermentasi, Distilasi, dan Dehidrasi.

Kelebihan Bioethanol Bahan dasar beragam Memanfaatkan limbah pertanian: tetes tebu, batang padi, tongkol jagung, dsb. Pembakaran sempurna Digunakan sebagai pengganti minyak tanah Limbahnya dapat digunakan sebagai pupuk atau briket

Kendala Pengembangan Bioethanol


Bahan dasar.
Malaysia: produksi singkong 150 ton Indonesia: produksi singkong 6 ton

Karena mudah dibuat dan rentan disalahgunakan menjadi minuman keras, proses perizinan tidak mudah didapatkan

BioDiesel
Ekstraksi minyak dari tumbuhan tertentu yang dapat digunakan sebagai pengganti bahan bakar mesin diesel. Di Indonesia kebanyakan diproduksi dari sawit dan jarak.

Kelebihan Biodiesel
Pengembangannya didukung Peraturan Presiden No 5/2006 selama 25 tahun Di Indonesia terdapat > 40 tanaman yang berpotensi Tidak perlu konversi mesin Dalam skala kecil dapat dibuat dari limbah minyak goreng

Kendala Pengembangan
Diperlukan teknik yang baik jika kualitas biodiesel kurang baik dapat merusak mesin Kepercayaan masyarakat Bahan baku konversi lahan