PURA KAHYANGAN JAGAT PUCAK TINGGAH ANGSERI

DESA ANGSERI KEC.BATURITI KAB.TABANAN
Tlpn.No.081934351119 / 081337256229

Angseri, 8 Oktober 2011 Nomor Lampiran Perihal : 27/Pan.PT./2011 : 1 (satu) Gabung : Mohon Bantuan Kepada Yth. Kepala Wilayah PT (Persero) PLN Cabang Bali-Nusra di Denpasar

Om Suastyastu, Sesuai dengan data Pengkajian Tempat Ibadah (Pura) yang dikeluarkan Bappeda Kabupaten Tabanan tahun 2001, dinyatakan bahwa Pura Kanyangan Jagat Pucak Tinggah Angseri, disamping sebagai Pura Kahyangan Jagat, juga sebagai Pura Ulun Suwi yang mewilayahi Subak Angseri, Tinungan, Kambangan, Senganan, Bunutin, Pemanis, Payangan, serta Penyiwi Bakti meliputi Kabupaten Tabanan, Badung, Gianyar, Denpasar, Bangli, dan Negara. Adapun fungsi Pura tersebut adalah sebagai tempat memohon kemakmuran, peneduh jagat dari segala hama penyakit, ketahanan/keamanan, dan tempat pesucian Tapakan Ida Bhatara. Pura Kahyangan Jagat Pucak Tinggah erat kaitannya dengan Pura Pucak Beratan, Terate Bang, Pucak Bukit Sangkur, Pucak Padang Dawa, Pucak Srinadi, Pucak adeng, Pucak Kedaton (Batukaru), Dalem Peed, dan Pucak Semeru Agung Jawa Timur. Pada saat piodalan yang jatuh pada setiap Purnamaning Jiyestha, menurut tradisi banyak Tapakan Ida Bhatara rawuh ngelunganin ikut katuran piodalan dengan diiringi oleh pamedek / panyiwi bakti selama 3-7 hari. Melihat kondisi dan perkembangan pamedek dari tahun ke tahun terus bertambah, namun disisi lain masih ada bangunan (palinggih) yang perlu diadakan perbaikan dan pengembangan, yaitu Natar Lingga Jati, Natar Puseh, dan Natar Bale Agung. Untuk itu, kami Bendesa Adat dan Prajuru Pura saat ini sedang melaksanakan renovasi bangunan dengan rincian sebagai berikut : 1. Pembuatan Pondasi Penataran Lingga Jati, Puseh, dan Bale Agung sepanjang 215 m, tinggi 2 m dengan dana Rp. 172.000.000 2. Pembuatan Senderan Penataran Agung sepanjang 40 m, tinggi 3 m dengan dana Rp. 42.000.000 3. Pembangunan Pelinggih yang terdiri dari : Padmasana 3 unit, Taksu 4 unit, Gedong 1 unit, dan Apit Lawang 6 unit dengan anggaran yang dibutuhkan Rp. 125.500.000 4. Pembuatan Candi Kurung 3 unit dengan anggaran yang dibutuhkan Rp. 135.000.000 5. Pembuatan Candi Bentar 3 unit dengan anggaran yang dibutuhkan Rp. 75.000.000

000. atas perhatian dan bantuan Bapak. 309. mohon kepada Bapak untuk bisa membantu. 854. Pembuatan Tembok Panyengker 215 m2 dengan anggaran yang dibutuhkan Rp.300. Perbekel Desa Angseri Camat Baturiti Drs.000 (delapan ratus lima puluh empat juta tiga ratus ribu rupiah) RAB dan Gambar terlampir. Taksu 3 buah.300.Msi NIP. 283.000 Jadi kebutuhan anggaran keseluruhan yaitu Rp. 010264765 Pangelingsir Jero Oka Marga A.300.000 = Rp.6. 283. I Made Biasa I Made Suarnata. I Nyoman Sudiana I Made Sumerta Yasa.000. Om Santih Santih Santih Om PANITIA PEMBANGUNAN PURA KAHYANGAN JAGAT PUCAK TINGGAH Bendesa Adat Angseri Prajuru Pura Kahyangan Jagat Pucak Tinggah Ketua Panitia Drs. SSTP.A Alit Dutasana . 854.000. dan 1 buah Gedong dengan anggaran yang dihabiskan Rp.000.300. Dari kebutuhan anggaran tersebut diatas sudah dilaksanakan secara swadaya oleh Krama Pangemong berupa pembuatan Pondasi Penataran dan Palinggih Padmasana 2 buah.000 – Rp. Demikian permohonan ini kami sampaikan. kami sampaikan terima kasih. Sedangkan kekurangan anggaran untuk pembangunan tersebut diatas sebesar Rp. SE Mengetahui. 571.

000.000 854.000 (delapan ratus lima puluh empat juta tiga ratus ribu rupiah) PANITIA PEMBANGUNAN PURA KAHYANGAN JAGAT PUCAK TINGGAH Bendesa Adat Angseri Prajuru Pura Kahyangan Jagat Pucak Tinggah Ketua Panitia Drs.000 5.000.000 75.000 1. M2 400.Gedong 1 Pembuatan Candi Kurung 3 Pembuatan Candi Bentar 3 Pembuatan Tembok 215 Penyengker JUMLAH TOTAL Buah Buah Buah Buah Buah M2 Jumlah Anggaran yang dibutuhkan Rp.000 4.000 M2 350. BALE AGUNG PURA KAHYANGAN JAGAT PUCAK TINGGAH DESA PEKRAMAN ANGSERI.500.000 135.000 42.000 40.000 HARGA SATUAN (Rp) JUMLAH HARGA (Rp) 2 3 4 5 6 Pembuatan Podasi Penataran 430 Lingga Jati.300.500.000 309.000 25. TABANAN NO 1 JENIS PEKERJAAN VOLUME SAT.000 172.000.000 45. BATURITI.000.000. SE . Bale Agung Pembuatan Senderan 114 Penataran Agung Pembuatan Pelinggih .000.500.300.300.500.000.Taksu dan Apit Lawang 9 . Puseh.Padmasana 3 .000 25. I Made Biasa I Made Suarnata.500. PUSEH.000. 854.000 75.000 5. KAB. KEC.RENCANA ANGGARAN BIAYA (RAB) PEMUGARAN/RENOVASI PENATARAN LINGGA JATI.

Prasasti Angseri A bahwa huruf/bahasa yang dipakai Bahasa Bali Kuno pada jaman Ratu Sri Ugrasena yang menjadi Raja di Bali tahun 837 atau 915 Masehi dan terdapat tempat suci Hyang Api b. Prasasti Angseri C kondisinya sangat rusak sehingga tidak bisa dibaca II. Hal ini dapat dibuktikan dengan adanya mata air yang beraneka ragam jenisnya (seperti air . yang saat ini Beliau bersetana di Pura Pucak Semeru Agung Dengan bukti di Pura Pucak Tinggah ada Pelinggih pesimpangan Pucak Semeru Agung. Pada waktu Ida Hyang Pasupati ke Pulau Bali beliau juga pernah besetana di Pura Pucak Tinggah. 2. Disebutkan juga pada prasasti ini bahwa Kaki Hyang Tatwa Adnyana menghadap Sri Maha Raja Curadipa Mahesan mengenai tempat suci/pertapaan di Desa Suka Martha yang pernah dijadikan tempat suci oleh Raja Sri Aji Tagendra Warmadewa c. R Goris pada catatan tersebut dijelaskan bahwa prasasti ini terdiri dari tiga kelompok yang oleh beliau diberi nomor 007 Angseri A. Sebaliknya Prasasti 508 Angseri B dan 1009 Angseri C adalah kelopok prasasti yang dikeluarkan beberapa ratus tahun setelah prasasti 007 diatas. Dimana penelitian ini dilanjutkan oleh musium bali (Putu Budiastra) pada tanggal 28 Desember 1977 dengan kesimpulan : I. Adapun sumber/ acuan yang dipakai dalam penulisan ini adalah berdasarkan prasasti dan bukti-bukti lain yang tersimpan di Pura Kayangan Jagat Pucak Tinggah. BERDASARKAN PRASASTI : a. 3. 508 Angseri B. serta cerita dari tokoh-tokoh masyarakat yang mana bukti disebut masih belum sempurna oleh karena sebagaian besar dari dari prasasti tersebut agak rusak. dikeluarkan sejaman dengan prasasti yang ditemukan di desa Gobleg. Ujung. Namun dari catatan yang kami terima bahwa prasasti ini telah pernah diteliti oleh sarjana Belanda DR. Pura Pucak Tinggah merupakan pertemuan Betara Wisnu dengan Betara Brahma. serta 1009 Angseri C. BERDASARKAN CERITA DARI TOKOH-TOKOH MASYARAKAT Berdasarkan cerita dari tokoh-tokoh masyarakat Peneliti ada beberapa hal yang dapat ditulis: 1. ditinjau dari bentuk huruf dan bahasa yang dipergunakan dapat disimpulkan bahwa ketiga prasasti diatas dikeluarkan pada waktu yang tidak bersamaan. kami mencoba untuk menyajikan tentang sejarah Pura Kayangan Jagat Pucak Tinggah Angseri. dan beberapa prasasti Bali Kuno lainnya. Prasasti 007 misalnya adalah kelompok prasasti tertua diantara ketiga kelompok diatas dengan menggunakan bahasa dan aksara Bali Kuno.SEJARAH PURA KAHYANGAN JAGAT PUCAK TINGGAH ANGSERI OM SUASTIASTU Atas Rahmat Ida Hyang Widi Wasa/ Tuhan Hyang Maha Esa. Bahwa pada waktu Rsi Markandya datang ke Pulau Bali beliau pernah bersetana di Pura Pucak Tinggah. Prasasti Angseri B dibuat pada masa pemerintahan Raja Cri Curadipa tahun caka 1041 Kadi sira Prahbu Sakti Wisnumurthi jagat padukanya yang diibaratkan seperti Bulan dan Matahari beliau memberikan sinar pada semua yang ada dalam prasasti tersebut juga berisi penjelasan tentang Desa Sukha Martha (Angseri).

III. dan Negara. Karena pada saat Beliau Ratu Gede Sakti Mas Mecaling lunga ke Bali sempat tinggal di Pura Kahyangan Jagat Pucak Tinggah Angseri. Tinungan. air suam kuku) dan rasanya (seperti air asam. Gianyar. Badung. dan air rasa tawar). 5. Pura Pucak Tinggah merupakan perpaduan pengaruh jaman Rsi Markandya dan Mpu Kuturan. Besar harapan kami Bapak atau yang terkait yang memahami tentang Purana maupun sejarah Bali dapat membantu kami dalam proses penyusunan Purana yang mendekati Prasasti yang ada di Pura Kahyangan Jagat Pucak Tinggah. Bunutin. air panas. serta Penyiwi Bakti meliputi Kabupaten Tabanan. Ini dapat dilihat dari keberadaan Pura Pucak Tinggah dimana Pura ini ada Pura Tri Kahyangan dan Batur Jati. Denpasar. air rasa belerang. air rasa amis/anyir. Adapun fungsi Pura tersebut adalah sebagai tempat memohon kemakmuran dan peneduh jagat. Pura Kahyangan Jagat Pucak Tinggah juga erat kaitannya dengan Pura Penataran Dalem Ped. Bangli. Demikianlah beberapa hal yang dapat kami tulis tentang sejarah Pura Kahyangan Jagat Pucak Tinggah Angseri yang barang tentu masih jauh dari sempurna karena terbatasnya sumber/informasi baik berupa lontar maupun literature lainnya yang bisa dipakai acuan dalam penulisan ini. Kambangan. Senganan. juga sebagai Pura Ulun Suwi yang mewilayahi Subak Angseri. BERDASARKAN PENGKAJIAN TEMPAT IBADAH OLEH BAPPEDA KABUPATEN TABANAN TAHUN 2001 Bahwa Pura Kahyangan Jagat Pucak Tinggah Angseri disamping sebagai Pura Kahyangan Jagat. 4. Payangan. Serta merupakan penyatuan Siwa dan Budha. Pemanis.dingin. OM SANTIH SANTIH SANTIH OM .

Anak Agung Ngurah Gede Kencana 13. Drs. I Made Putra 17. Pengelingsir Puri Kukuh Belayu 10. Jero Istri Taman Sanur 15. M.SUSUNAN PANITIA PEMBANGUNAN PURA KAHYANGAN JAGAT PUCAK TINGGAH ANGSERI DESA ANGSERI. I Made Suartika. PENASEHAT : 1.Si 14. SEKSI PERENCANAAN PEMBANGUNAN KETUA WAKIL KETUA : Ir. Pengelingsir Puri Carang Sari 4. 16. IP : I Wayan Suarsana : I Nyoman Artana Putra : I. 3. MM. MT : I Gusti Ngurah Saputra . Jero Pandita KETUA UMUM KETUA I KETUA II SEKRETARIS I SEKRETARIS II BENDAHARA SEKSI-SEKSI : Drs. Pengelingsir Puri Agung Tabanan 2. Drs. KABUPATEN TABANAN PELINDUNG : 1. I Gusti Bagus Oka. KECAMATAN BATURITI. 5. Jero Mangku I Wayan Sudiarsa. Pengelingsir Puri Perean 5. Pengelingsir Puri Pupuan Mengwi 8. 8. Pengelingsir Puri Oka Marga 3. S. Pengelingsir Puri Kawan Carangsari 12. Pengelingsir Puri Gede Mengwi 7.Sos. 6. 4. S. S. Pengelingsir Puri Agung Saren Kelod Ubud 6. Bapak Gubernur Bali Ibu Bupati Tabanan Bapak Ketua DPRD Kabupaten Tabanan Bapak Kepala Departemen Agama Tabanan Bapak Camat Baturiti Bapak Kapolsek Baturiti Bapak Danramil Baturiti Perbekel Desa Angseri Kab.Si 18.E : I Ketut Antara : I Nyoman Sarka Arsana. I Made Biasa ( Bendesa Adat ) : I Made Suarnata. Pengelingsir Puri Singapadu 11. 7. M. Pengelingsir Puri Kedaton Kesiman 9. I Nyoman Adi Wiryatama. 2.

I Made Madiana PANITIA PEMBANGUNAN PURA KAHYANGAN JAGAT PUCAK TINGGAH ANGSERI Bendesa Adat Angseri Prajuru Pura Kahyangan Jagat Pucak Tinggah Ketua Drs. I Made Lendra Yasa. M. Bapak Putu Sukadana I Gst Ngurah Hari Pawitra. Putu Pariyasa 5. Ibu Nyoman Suki 9. Putu Oka Nurija 6.ANGGOTA : 1. I Made Sadguna 3. I Made Sarba.Pd : 1. I Ketut Sulawa III. Jero Mangku Nyoman Suparsa 4. SE : I Putu Suta Wijaya. SE . I Made Biasa I Made Suarnata. I Ketut Rena 2. dr. S. S. ST A. Drs. I Wayan Purna Yasa 8.A Raka Sarjana I Gede Yoga Subrata II. I Wayan Geria 4. SEKSI PENGGALIAN DANA KETUA WAKIL KETUA ANGGOTA : I Wayan Sukada.P : I Wayan Sumawa.Sn : 1. 3. S. 4. Ir. Dr. A.Pd 3. 2. I Made Karyawan 7.A Rai Wirajaya 2.Pd 5. S. SEKSI HUBUNGAN MASYARAKAT KETUA WAKIL KETUA ANGGOTA : I Nyoman Dira Yasa. I Wayan Semer Atmaja 10.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful

Master Your Semester with Scribd & The New York Times

Special offer for students: Only $4.99/month.

Master Your Semester with a Special Offer from Scribd & The New York Times

Cancel anytime.