RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN Satuan Pendidikan : SMA MataPelajaran Materi Pokok Sub Materi Pokok Kelas/Semester Alokasi

Waktu A. Standar Kompetensi : Menerapkan konsep dan prinsip dasar kinematika dan dinamika benda titik. B. Kompetensi Dasar : Menganalisis besaran fisika pada gerak melingkar dangan laju konstan. C. Indikator : Mengidentifikasi sudut tempuh yang terdapat pada gerak melingkar dengan laju konstan. D. Tujuan Pembelajaran : Siswa dapat mengidentifikasi hubungan periode, frekuensi, kelajuan sudut dan.kelajuan linier E. Materi Pembelajaran : 1. Gerak melingkar Beraturan Roda sepeda motor atau mobil dapat dikatakan bergerak melingkar saat berjalan. Jika kecepatan putaran roda tetap, gerak yang terjadi disebut gerak melingkar beraturan. Dikatakan gerak melingkar karena lintasannya berupa lingkaran. Perhatikan gambar dibawah ini. Pada gerak melingkar, laju linier dititik A sama dengan di titik B (vA = vB). Akan tetapi, vektor kecepatan di titik A tidak sama dengan di titik B(vA ≠ vB). Karena ada perubahan kecepatan, dalam gerak melingkar pasti ada percepatan. Percepatan dalam gerak melingkar beraturan besarnya tetap. Hanya arahnya yang berubah. Arah percepatan selalu menuju pusat lingkaran. Arah percepatan seperti itu disebut percepatan sentripetal.Adanya percepatan sentripetal inilah yang menyebabkan sebuah benda dapat melakukan gerak melingkar pada bidang datar. : Fisika : Gerak Melingkar : Gerak melingkar beraturan dan gerak melingkar berubah beraturan : X/1 (Ganjil) : 2 x45 menit (Pertemuan I)

Pada gerak melingkar beraturan, kita mengenal adanya sudut yang ditempuh θ , kecepatan sudut ω , dan waktu t. Perumusan dalam gerak melingkar beraturan sama denganperumusan dalam gerak lurus beraturan.

θ

= ω .t

dimana ; θ = sudut yang ditempuh (rad)

ω
t

= kelajuan sudut (rad/s) = waktu (s)

2. Gerak melingkar berubah beraturan Pernahkah anda menonton pertandingan balap motor? Semua motor dalam keadaan siap dipacu. Pada keadaan tersebut, roda – roda motor tidak bergerak. Saat pertandingan dimulai, para pembalap memacu motornya dengan cepat. Dalam hal ini, roda – roda motor melakukan gerak melingkar berubah beraturan. Keadaan berubah dari keadaan diam menjadi berputar cepat karena roda mengalami percepatan sudut α Perumusan kelajuan, panjang lintasan, dan besar sudut yang ditempuh pada dasarnya sama dengan perumusan pada gerak lurus berubah beraturan (GLBB) Kelajuan dan panjang lintasan linier setelah t satuan waktu di rumuskan sbb:

ωt= ωo+ α t θ = ω ot +
1 2 αt 2

F. Langkah – Langkah Kegiatan Pembelajaran :
N o 1 Kegiatan Pembelajaran Guru Kegiatan Pendahuluan • Mengabsen dan mempersiapkan siswa Kegiatan Inti • Menjelaskan tujuan pembelajaran dan memotivasi siswa bagaimana gerak melingkar itu dalam kehidupan sehari-hari • Memberikan beberapa jenis masalah yaitu bagaimana gerak melingkar beraturan dan berubah beraturan terjadi dan aplikasinya dalam kehidupan - Setiap siswa memilih satu masalah dan mencoba mencari jawaban sesuai dengan masalah yang mereka pilih Informasi - Mendengarkan dan menyimak penjelasan guru Ceramah
Orientasi siswa kepada masalah (Fase I) Orientasi siswa kepada masalah (Fase I) Purwanto, Budi. 2004 hal 63-64

Metode Siswa

Model

Alokasi Waktu

Sumber Belajar

Mendengarkan guru mengabsen

Ceramah

5menit

5menit

Supiyanto. 2001. hal : 63 - 64

15menit

Purwanto.Memperhatikan dan menandai tugas rumah yang ditentukan guru disampaikan guru sebagai perbaikan kesalahan Ceramah dan informasi Menganalis is (Fase V) 20menit Penugasan mengevalu asi (Fase V) 5menit G. 2001. Informasi 2. • Menghimpun siswa memilih masalah yang sama kedalam satu kelompok dan meminta untuk mengkaji jawaban pemecahan masalah . Sumber Belajar: Supiyanto.sehari – hari.Mencatat hal yang • Menyempurnakan hasil diskusi siswa dengan memberikan informasi yang benar dan melakukan refleksi Kegiatan Penutup • Memberikan pekerjaan rumah (PR) kepada siswa sebagai pedoman untuk tindak lanjut dari LKS . Penugasan H. . Solo: Tiga serangkai pustaka mandiri. Jakarta: Erlangga. Budi. Fisika Dasar Teori dan Implementasinya. 2004. Evaluasi 4. Fisika Untuk SMU. Diskusi 3. Ceramah 1.Menyatukan jawaban sebelumnya dan berusaha menyempurnakan jawaban Diskusi Mengorgan isasikan siswa dalam kelompok untuk belajar (Fase II) 20menit .Menyerahkan • Meminta laporan hasil kerja tiap kelompok dam memeriksa kebenarannya laporan hasil kerja kelompok Evaluasi Mengemba ngkan/men yajikan hasil karya individu/ke lompok (Fase IV) 20menit . Model / Metode Pembelajaran: Model Pembelajaran : Problem Base Instruction (PBI) Metode Pembelajaran : 1.

R = 20 cm = 0. frekuensi.I. Bentuk Instrumen : Uraian Bebas Uraian Bebas. 1. Sudut yang ditempuh selama 10 sekon 100π = 50 rad/s 2π ω 50π 25 = = Hz 2π π π 1 π = s f 25 Kelajuan linier titik atau dop roda s = vt = 10 (10) = 100m Jumlah putaran selama 10 sekon θ = ω . Sebuah roda yang berjari – jari 20 cm berputar pada sumbunya dengan kelajuan 6000 π rpm. kelajuan sudut. kelajuan linier sebuah titik atau dop pada roda dan panjang lintasan titik yang ditempuh selama 10 sekon c. Teknik : Tugas individu 2.2) = 10m/s c. v= ω.t = 50 (10) = 500rad 1 putaran = 2 π rad sehingga jumlah putaran n adalah n= 500π 2π .2 m ω =2 π f f = T= ω = 6000 π rpm = 100 π rps = b. Hitunglah a. dan periodenya b. jumlah putaran dalam 10 sekon Penyelesaiannya : a. Penilaian : 1.R = 50 (0.

20 Juni 2009 Mengetahui : Dosen (Dra. Turnip.Medan. Mpd) Mahasiswi Imelda Dumaria Siahaan (061244220165) Maria Noviyanti Siregar (061244220107) . Betty M.

Materi Pembelajaran : Hubungan Roda – roda Untuk dua roda yang dihubungkan sepusat (satu poros). Untuk dua roda yang dihubungkan dengan tali. arah putaran dan kelajuan linier kedua roda adalah sama. Indikator : Menerapkan prinsip roda – roda yang saling berhubungan secara kualitatif. Tujuan Pembelajaran : Siswa dapat menerapkan hubungan roda – roda dalm kehidupan sehari – hari. sabuk. B. arah putaran keduanya berlawanan dan kelajuan linier keduanya sama. Kompetensi Dasar : Menganalisis besaran fisika pada gerak melingkar dangan laju konstan. Standar Kompetensi : Menerapkan konsep dan prinsip dasar kinematika dan dinamika benda titik. arah putaran dan kelajuan linier kedua roda adalah sama. D. sabuk atau rantai. maka arah putaran dan kecepatan sudutnya adalah sama v1 v = 2 R1 R2 : Fisika : Gerak Melingkar : Hubungan roda . C.RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN Satuan Pendidikan : SMA MataPelajaran Materi Pokok Sub Materi Pokok Kelas/Semester Alokasi Waktu A. E. v1 = v2 atau ω 1R1 = ω 2 R2 Untuk dua roda yang dihubungkan dengan tali. atau rantai. v1 = v2 atau ω 1R1 = ω 2 R2 .roda : X/1 (Ganjil) : 2 x45 menit (Pertemuan II) ω 1 = ω 2 atau Untuk dua roda yang dihubungkan bersinggungan.

2001. Langkah – Langkah Kegiatan Pembelajaran : N o 1 Kegiatan Pembelajaran Guru Kegiatan Pendahuluan • Mengabsen dan mempersiapkan siswa Kegiatan Inti • Menjelaskan tujuan pembelajaran dan memotivasi siswa bagaimana hubungan roda . • Menghimpun siswa memilih masalah yang sama kedalam satu kelompok dan meminta untuk mengkaji jawaban pemecahan masalah • Meminta laporan hasil kerja tiap kelompok dam memeriksa kebenarannya . 2004 hal 75 20menit 20menit • Menyempurnakan . Informasi 15menit Purwanto.rodaitu dalam kehidupan sehari-hari • Memberikan beberapa jenis masalah yaitu bagaimana hubungan roda-roda terjadi dan aplikasinya dalam kehidupan sehari – hari.Mendengarkan dan menyimak penjelasan guru Ceramah 5menit Ceramah Orientasi siswa kepada masalah (Fase I) Orientasi siswa kepada masalah (Fase I) 5menit Supiyanto. Budi.Setiap siswa memilih satu masalah dan mencoba mencari jawaban sesuai dengan masalah yang mereka pilih .Menyatukan jawaban sebelumnya dan berusaha menyempurnakan jawaban Diskusi Mengorgan isasikan siswa dalam kelompok untuk belajar (Fase II) Mengemba ngkan/men yajikan hasil karya individu/ke lompok (Fase IV) Metode Siswa Model Alokasi Waktu Sumber Belajar Mendengarkan guru mengabsen .Gambar : Hubungan roda – roda F. hal 73.Menyerahkan laporan hasil kerja kelompok Evaluasi .Mencatat hal yang disampaikan guru Ceramah dan Menganalis is 20menit .

2001. Menurut ilmu kesehatan. 1. berapa jari-jari minimum yang dapat dilakukan pilot ketika ia berbelok keatas tanpa membahayakan dirinya? Penyelesaiannya : 1. Evaluasi 5. Dik  1000m  1 jam    = 213. Purwanto. Penilaian : 1. Bila seorang pilot menerbangkan pesawatnya menukik kebawah dengan kecepatan 770 km/jam. Penugasan H. Sumber Belajar: Supiyanto.89 m/s : v = 770 km/jam = 770 km/jam   1km  3600 s  as = 9g = 9 (9. Ceramah 2. Diskusi 4. Budi.Memperhatikan dan menandai tugas rumah yang ditentukan guru Penugasan Mengevalu asi (Fase V) 5menit G. Solo: Tiga serangkai pustaka mandiri. Informasi 3. 2004.2 m/s2 . I. Bentuk Instrumen : Uraian Bebas Uraian Bebas. Jakarta: Erlangga. Fisika Dasar Teori dan Implementasinya.8 m/s2) = 88. Teknik : Tugas individu 2.hasil diskusi siswa dengan memberikan informasi yang benar dan melakukan refleksi Kegiatan Penutup • Memberikan pekerjaan rumah (PR) kepada siswa sebagai pedoman untuk tindak lanjut dari LKS sebagai perbaikan kesalahan informasi (Fase V) . tubuh kita dapat bertahan di dalam ruangan yang percepatan gravitasinya tidak lebih dari 9 kali percepatan gravitasi bumi. Model / Metode Pembelajaran: Model Pembelajaran : Problem Base Instruction (PBI) Metode Pembelajaran : 1. Fisika Untuk SMU.

Mpd) Mahasiswi Imelda Dumaria Siahaan (061244220165) Maria Noviyanti Siregar (061244220107) . Turnip.89m / s 2 v2 R= =  88.2m / s 2 as  = 518..70 m Medan. Betty M.? v2 R     Jawab : as =  213.Dit : R .. 20 Juni 2009 Mengetahui : Dosen (Dra.

D. frekuensi. C. Kompetensi Dasar : Menganalisis besaran fisika pada gerak melingkar dangan laju konstan. Materi Pembelajaran : Besaran – besaran dalam gerak melingkar : Fisika : Gerak Melingkar : Besaran – besaran dalam gerak melingkar : X/1 (Ganjil) : 2 x45 menit (Pertemuan III) Gambar : Benda bergerak melingkar beraturan Gambar menunjukkan suatu benda yang sedang bergerak melingkar beraturan. Pada gerak melingkar beraturan vektor kecepatan linier . Tujuan Pembelajaran : Siswa dapat mengidentifikasi hubungan periode.RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN Satuan Pendidikan : SMA MataPelajaran Materi Pokok Sub Materi Pokok Kelas/Semester Alokasi Waktu A. Jadi. Standar Kompetensi : Menerapkan konsep dan prinsip dasar kinematika dan dinamika benda titik. Arah kecepatan linier v benda pada suatu titik adalah searah dengan garis singgung lingkaran pada titik tersebut. kelajuan linier dan kecepatan sudut E. Indikator : Menganalisis besaran yang berhubungan antara gerak linier dan gerak melingkar pada gerak menggelinding dengan laju konstan. B.

maka kelajuan linier dirumuskan sebagai : V= 2πR atau v = 2 π Rf T 2π atau ω = 2 π f T v R Kecepatan sudut ω = Hubungan antara kelajuan linier dan kecepatan sudut v = ω R atau ω = F.Setiap siswa memilih satu masalah dan mencoba mencari jawaban sesuai Informasi Orientasi siswa kepada masalah (Fase I) Metode Siswa Model Alokasi Waktu Sumber Belajar Mendengarkan guru mengabsen . 2004 hal 66-67 . 2001. benda menempuh lintasan sepanjang busur s yang sebanding dengan sudut pusat θ .benda tidak tetap (karena arahnya berubah).Untuk membahas gerak melingkar beraturan secara detail. dan kecepatan sudut. kelajuan linier. Periode (T) dan frekuensi (f) Hubungan antara periode (T) dan frekuensi (f) dinyatakan oleh T= 1 1 atau f = f T Kelajuan Linier (v) dan kecepatan sudut ( ω ) Kelajuan linier ialah hasil bagi panjang lintasan yang ditempuh dengan selang waktu tempuhnya. 15menit Purwanto. hal 70. sedangkan kelajuan linier (besarnya kecepatan linier) tetap. frekuensi. Budi. Pada selang waktu tertentu. maka kita perlu memahami lebih dulu besaran – besaran yang terkait dengan gerak melingkar beraturan. antara lain : periode. Karena untuk menempuh satu keliling lingkaran (2 π R) diperlukan waktu tempuh satu periode (T).Mendengarkan dan menyimak penjelasan guru Ceramah 5menit Ceramah Orientasi siswa kepada masalah (Fase I) 5menit Supiyanto. Langkah – Langkah Kegiatan Pembelajaran : N o 1 Kegiatan Pembelajaran Guru Kegiatan Pendahuluan • Mengabsen dan mempersiapkan siswa Kegiatan Inti • Menjelaskan tujuan pembelajaran dan memotivasi siswa bagaimana hubungan periode dengan frekuensiitu dalam kehidupan sehari-hari • Memberikan beberapa jenis masalah yaitu bagaimana hubungan kelajuan linier dengan .

kecepatan sudut.Menyatukan Diskusi Mengorgan isasikan siswa dalam kelompok untuk belajar (Fase II) Mengemba ngkan/men yajikan hasil karya individu/ke lompok (Fase IV) 20menit • Menghimpun siswa memilih masalah yang sama kedalam satu kelompok dan meminta untuk mengkaji jawaban pemecahan masalah • Meminta laporan hasil kerja tiap kelompok dam memeriksa kebenarannya jawaban sebelumnya dan berusaha menyempurnakan jawaban . Penugasan H.Menyerahkan laporan hasil kerja kelompok Evaluasi 20menit . Informasi 3. . dengan masalah yang mereka pilih . Sumber Belajar: Supiyanto.Memperhatikan dan menandai tugas rumah yang ditentukan guru disampaikan guru sebagai perbaikan kesalahan Ceramah dan informasi Menganalis is (Fase V) 20menit Penugasan Mengevalu asi (Fase V) 5menit G. Jakarta: Erlangga. Evaluasi 5. 2001. Diskusi 4. Model / Metode Pembelajaran: Model Pembelajaran : Problem Base Instruction (PBI) Metode Pembelajaran : 1. Fisika Untuk SMU.Mencatat hal yang • Menyempurnakan hasil diskusi siswa dengan memberikan informasi yang benar dan melakukan refleksi Kegiatan Penutup • Memberikan pekerjaan rumah (PR) kepada siswa sebagai pedoman untuk tindak lanjut dari LKS . Ceramah 2.

Frekuensi. T . Frekuensi c.4 s .. Teknik : Tugas individu 2.? c . Kecepatan sudut Penyelesaiannya : 1.Purwanto. Fisika Dasar Teori dan Implementasinya. Budi. ω . Sebuah bola diikat dengan tali yang panjangnya 2 m dan kemudian diputar horizontal hingga bergerak melingkar beraturan. I.4 sekon b....? Jawab : a..5 Hz) = 5 π rad/s 1 1 = T 0. v . 1. f = = 2. Bentuk Instrumen : Uraian Bebas Uraian Bebas. 2004. Penilaian : 1. v = 2 π fR = 2 π (2. Periode b. Solo: Tiga serangkai pustaka mandiri. Kelajuan linier. T = 20 sekon x1 putaran 50 putaran Dik : R = 2m = 0. ω = 2 π f = 2 π (2.5 Hz c.5 Hz) (2m) = 10 π m/s d.? b.. Tentukan : a. Dalam 20 s terjadi 50 putaran.? d. Kelajuan linier d.. t = 20 s Dit : a.. Kecepatan sudut. Periode. f ..

Betty M. 20 Juni 2009 Mengetahui : Dosen (Dra.Medan. Turnip. Mpd) Mahasiswi Imelda Dumaria Siahaan (061244220165) Maria Noviyanti Siregar (061244220107) .

maka kita akan mengurangi kelajuan. Siswa dapat mendefenisikan pengertian kelajuan dan kecepatan. Materi Pembelajaran : Kelajuan dan Kecepatan Terdapat perbedaan antara kelajuan dan keceoatan. Seperti halnya jarak dan perpindahan. B. namun makna fisisnya berbeda. Kelajuan dan kecepatan merupakan karakteristik dari suatu benda yang sedang bergerak. D. Sedangkan pada saat berada pada jalan raya yang lurus dan sepi. benda yang sedang bergerak mempunyai kelajuan yang berubah – ubah tergantung pada kondisi lingkungan yang ada. sedangkan kecepatan merupakan vektor. Siswa dapat mengidentifikasi hubungan kelajuan dengan kecepatan. Kelajuan merupakan skalar.RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN Satuan Pendidikan : SMA MataPelajaran Materi Pokok Sub Materi Pokok Kelas/Semester Alokasi Waktu A. Kelajuan berkaitan dengan jarak dan waktu sedangkan kecepatan berkaitan dengan perpindahan dan waktu. E. Standar Kompetensi : Menerapkan konsep dan prinsip dasar kinematika dan dinamika benda titik. dimana suatu benda dinyatakan bergerak jika memiliki kelajuan dan kecepatan. : Fisika : Gerak : Kecepatan dan Kelajuan : X/1 (Ganjil) : 2 x45 menit (Pertemuan I ) . kita akan menambah kelajuan. Kompetensi Dasar : Menganalisis besaran fisika pada gerak dengan kecepatan dan percepatan konstan C. ketika kita mengendarai motor pada jalan yang sempit dan berliku. 2. Kelajuan rata – rata dan kecepatan rata – rata Pada umumnya. kelajuan dan kecepatan juga merupakan besaran yang memiliki dimensi yang sama. Tujuan Pembelajaran : 1. Indikator : Menganalisis besaran – besaran fisika pada gerak dengan kecepatan konstan. Misalnya.

Mencari anggota kelompok dan membentuk diskusi kecil Ceramah dan demonstrasi Menyajika n informasi (Fase II) Diskusi kelompok Mengordi nasikan siswa kedalam kelompok 10menit 20menit Purwanto.Menyambut salam dan menjawab absen • Menyampaikan materi pelajaran dan tujuan pembelajaran serta memotivasi siswa dengan cara ketika kita mengendarai motor pada jalan yang sempit dan berliku apa yang kita lakukan? Kegiatan Inti • Guru menyajikan materi kecepatan dan kelajuan melalui demonstrasi • Mengordinasikan siswa dengan memperhatikan jenis kelamin.Kelajuan rata – rata v didefenisikan sebagai jarak yang ditempuh s dibagi waktu yang diperlukan t selama gerakan. 2004. hal : 44 .Mendengarkan arahan dan menjawab pertanyaan guru Ceramah dan tanya jawab Menyamp aikan tujuan dan memotiva si (Fase I) 10menit Supiyant o. agama dan tingkat . ras. Budi. hal : 2122 .2001. Langkah – Langkah Kegiatan Pembelajaran : N o 1 Kegiatan Pembelajaran Guru Kegiatan Pendahuluan • Mengucapkan salam dan mengabsen siswa .Memperhatikan guru dalam penyajian materi melalui demonstrasi . v = s t Kecepatan rata – rata v = s 2 − s1 t 2 − t1 ∆x Kelajuan Sesaat v = lim ∆t ∆t →0 Kecepatan Sesaat v= lim ∆t ∆t →0 ∆s F.45 Metode Siswa Model Alokasi Waktu Sumber Belajar Ceramah 5 menit .

Penugasan H. 2004. Diskusi 4. . Fisika Dasar teori dan Implementasinya. 2001.Berpikir bersama untuk menyatukan pendapat terhadap jawaban dan menyakinkan tiap anggota mengetahui jawaban tersebut (Fase III) Membimb ing kelompok belajar (Fase IV) 20menit Evaluasi (Fase V) 10menit Memberik an pengharga an (Fase VI) 10menit 5menit Penugasan G. Evaluasi 5. Model / Metode Pembelajaran: Model Pembelajaran : Cooperatif Learning (NHT) Metode Pembelajaran : 1. Sumber Pembelajaran: Supiyanto.Salah satu anggota kelompok maju kedepan untuk menerima hadiah .kemampuan siswa • Mengajukan pertanyaan kepada siswa mengenai materi kecepatan dan kelajuan dan menyuruh siswa untuk mendiskusikan jawabannya • Memanggil perwakilan dari tiap kelompok untuk mengemukakan jawaban pertanyaan yang merupakan hasil diskusi kelompok • Memberi penghargaan pada kelompok siswa yang mempunyai kinerja yang bagus Kegiatan Penutup • Menyempurnakan hasil diskusi • Memberikan tugas . Jakarta: Erlangga Purwanto. Solo: Tiga Serangkai. Budi. Fisika Untuk SMU.Menyimak dan memperhatikan penjelasan guru Ceramah . Informasi 3.Menjawab pertanyaan sesuai dengan hasil diskusi Diskusi dan tanya jawab Diskusi . Ceramah 2.

20 Juni 2009 Mengetahui : Dosen (Dra. Hitunglah kelajuan dan kecepatan rata – rata partikel tersebut. Turnip.. Bentuk Instrumen : Uraian Bebas Soal : 1. Teknik Penilaian : Tes Individu. Penilaian : a. kedudukan partikel berada pada posisi 5 m. Betty M. Sebuah partikel bergerak sepanjang sumbu – X. dan setelah 8 s kedudukannya pada posisi 17 m.I. Setelah bergerak selama 5 s.. Dik : X1 = 5 m X2 = 17 m Dit : v. b.. Penyelesaiannya : 1.? v= = ∆x ∆t x 2 − x1 17 − 5 = = 3m / s t 2 − t1 8−5 Kelajuan partikel adalah 3 m/s dan kecepatannya 3 m/s dengan arah ke kanan Medan. Mpd) Mahasiswi Imelda Dumaria Siahaan (061244220165) Maria Noviyanti Siregar (061244220107) .

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN Satuan Pendidikan : SMA MataPelajaran Materi Pokok Sub Materi Pokok Kelas/Semester Alokasi Waktu A. maka percepatannya a dirumuskan sebagai : . Percepatan didefenisikan sebagai laju perubahan kecepatan terhadap waktu. Siswa dapat mendefenisikan pengertian perlajuan dan percepatan. Perlu dicatat bahwa kita konsisten untuk menggunakan kata percepatan. baik untuk benda yang kecepatannya bertambah maupun yang kecepatannya berkurang. Standar Kompetensi : Menerapkan konsep dan prinsip dasar kinematika dan dinamika benda titik. . Jika kecepatan awal benda vo dan berubah menjadi v selama interval waktu t. Siswa dapat mengidentifikasi hubungan perlajuan dengan percepatan. E. Kompetensi Dasar : Menganalisis besaran fisika pada gerak dengan kecepatan dan percepatan konstan C. dikatakan mengalami percepatan. 4.a = v − v0 t : Fisika : Gerak : Percepatan dan Perlajuan : X/1 (Ganjil) : 2 x45 menit (Pertemuan II ) Percepatan sesaat Percepatan suatu benda pada saat tertentu dinamakan percepatan sesaat. Suatu benda yang kecepatannya bertambah atau berkurang. Tujuan Pembelajaran : 3. B. Indikator : Menganalisis besaran – besaran fisika pada gerak dengan percepatan konstan. Materi Pembelajaran : Perlajuan dan Percepatan Didunia nyata. D. atau arahnya berubah. hanya sedikit benda yang bergerak dengan kecepatan konstan untuk lintasan yang sangat panjang.

2001. agama dan tingkat kemampuan siswa • Mengajukan pertanyaan kepada siswa mengenai materi percepatan dan perlajuan dan menyuruh siswa untuk mendiskusikan jawabannya • Memanggil Diskusi dan Evaluasi 10menit . ras. Budi. hal : 2122 . hal : 44 .45 .Mencari anggota kelompok dan membentuk diskusi kecil Ceramah dan demonstrasi Menyajika n informasi (Fase II) Diskusi kelompok Mengordi nasikan siswa kedalam kelompok (Fase III) Membimb ing kelompok belajar (Fase IV) 20menit 10menit 20menit Purwanto.Memperhatikan guru dalam penyajian materi melalui demonstrasi . Langkah – Langkah Kegiatan Pembelajaran : N o 1 Kegiatan Pembelajaran Guru Kegiatan Pendahuluan • Mengucapkan salam dan mengabsen siswa .Mendengarkan arahan dan menjawab pertanyaan guru Ceramah dan tanya jawab Menyamp aikan tujuan dan memotiva si (Fase I) 10menit Supiyant o.Berpikir bersama untuk menyatukan pendapat terhadap jawaban dan menyakinkan tiap anggota mengetahui jawaban tersebut Diskusi . apakah percepatannya masih sama? Kegiatan Inti • Guru menyajikan materi percepatan dan perlajuan melalui demonstrasi • Mengordinasikan siswa dengan memperhatikan jenis kelamin. 2004.Menyambut salam dan menjawab absen • Menyampaikan materi pelajaran dan tujuan pembelajaran serta memotivasi siswa dengan cara ketika kita mengendarai motor di jalan yang datar dengan jalan yang miring.a= a= lim ∆t atau ∆t →0 ∆v dv dt Metode Siswa Model Alokasi Waktu Ceramah 5 menit Sumber Belajar F.

Jakarta: Erlangga Purwanto. Fisika Untuk SMU.Menyimak dan memperhatikan penjelasan guru an pengharga an (Fase VI) 10menit 5menit Penugasan G.perwakilan dari tiap kelompok untuk mengemukakan jawaban pertanyaan yang merupakan hasil diskusi kelompok • Memberi penghargaan pada kelompok siswa yang mempunyai kinerja yang bagus Kegiatan Penutup • Menyempurnakan hasil diskusi • Memberikan tugas . I. Sumber Pembelajaran: Supiyanto.Menjawab pertanyaan sesuai dengan hasil diskusi tanya jawab (Fase V) Memberik . Ceramah 2. kecepatannya berubah menjadi 40 m/s. Demonstrasi 3. Model / Metode Pembelajaran: Model Pembelajaran : Cooperatif Learning (NHT) Metode Pembelajaran : 1. b. 2004. 2001. Penilaian : a. Penugasan H. Mobil bergerak dengan kecepatan awal 20 m/s. Budi.Salah satu anggota kelompok maju kedepan untuk menerima hadiah Ceramah . Teknik Penilaian : Tes Individu. Fisika Dasar teori dan Implementasinya. Tanya jawab 4. Setelah 10 sekon. Bentuk Instrumen : Uraian Bebas Uraian bebas : 1. Berapa percepatan yang dialami mobil tersebut? . Solo: Tiga Serangkai. Diskusi 5.

. Betty M. Dik t = 10 s Dit : a .. 20 Juni 2009 Mengetahui : Dosen (Dra.. Turnip.? v − v0 t 40m / s − 20m / s 20m / s = = 2m / s 2 10 s 10s Jawab : a= = : v0 = 20 m/s v = 40 m/s Medan.Penyelesaiannya : 1. Mpd) Mahasiswi Imelda Dumaria Siahaan (061244220165) Maria Noviyanti Siregar (061244220107) .

Materi Pembelajaran : Grafik gerak lurus dengan kecepatan konstan Dikatakan jika selang waktu tempuh diambil kecil sekali (mendekati nol).RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN Satuan Pendidikan : SMA MataPelajaran Materi Pokok Sub Materi Pokok Kelas/Semester Alokasi Waktu A. D. kelajuan rata – rata pada kondisi itu disebut kelajuan sesaat. : Fisika : Gerak : Grafik gerak lurus dengan kecepatan konstan : X/1 (Ganjil) : 2 x45 menit (Pertemuan III ) Gambar : Grafik kecepatan sesaat . Indikator : Menganalisis grafik gerak lurus dengan kecepatan konstan. Tujuan Pembelajaran : Siswa dapat mencari besar kecepatan partikel dan dapat menggambarkan grafik gerak lurus dengan kecepatan konstan E. Secara sistematis. Kompetensi Dasar : Menganalisis besaran fisika pada gerak dengan kecepatan dan percepatan konstan C. kelajuan sesat dan kecepatan sesaat dirumuskan sebagai berikut. Demikian juga dengan kecepatan rata – rata. Standar Kompetensi : Menerapkan konsep dan prinsip dasar kinematika dan dinamika benda titik. B.

2004. Pada titik ini dapat dibuat garis singgung.Mencari anggota kelompok dan membentuk diskusi kecil . tan α = v = lim ∆t ∆t → 0 ∆s F. Langkah – Langkah Kegiatan Pembelajaran : N o 1 Kegiatan Pembelajaran Guru Kegiatan Pendahuluan • Mengucapkan salam dan mengabsen siswa .Memperhatikan guru dalam penyajian materi melalui demonstrasi Ceramah Menyajika n informasi (Fase II) Diskusi kelompok Mengordi nasikan siswa kedalam kelompok (Fase III) Membimb ing kelompok belajar (Fase IV) 20menit 10menit 20menit Purwanto. agama dan tingkat kemampuan siswa • Mengajukan pertanyaan kepada siswa mengenai materi ini dan menyuruh siswa untuk mendiskusikan jawabannya • Memanggil .Mendengarkan arahan dan menjawab pertanyaan guru Ceramah dan tanya jawab Menyamp aikan tujuan dan memotiva si (Fase I) 10menit Supiyant o. Jika t0 ≈ t1 maka ∆t ≈ 0 dan kedua titik P dan Q akan bertemu pada satu titik. • Mengordinasikan siswa dengan memperhatikan jenis kelamin.45 Metode Siswa Model Alokasi Waktu Sumber Belajar Ceramah 5 menit . Kegiatan Inti • Guru menyajikan materi grafik gerak lurus dengan kecepatan konstan.Menyambut salam dan menjawab absen • Menyampaikan materi pelajaran dan tujuan pembelajaran serta memotivasi siswa dengan cara mengingatkan pelajaran sebelumnya. Berdasarkan grafik hubungan s sebagai fungsi t. Budi. hal : 44 .Pengertian limit dapat dijelaskan sebagai berikut. Gradien (kemiringan) garis singgung ini ( α ) menunjukkan besar kecepatan sesaat pada tititk itu.Menjawab pertanyaan sesuai Diskusi dan Evaluasi 10menit Diskusi . ras.2001.Berpikir bersama untuk menyatukan pendapat terhadap jawaban dan menyakinkan tiap anggota mengetahui jawaban tersebut . hal : 2122 .

Sumber Pembelajaran: Supiyanto. I. b. Budi.Salah satu anggota kelompok maju kedepan untuk menerima hadiah Memberik an pengharga an (Fase VI) 10menit Kegiatan Penutup • Menyempurnakan hasil diskusi • Memberikan tugas . Ceramah 2. Solo: Tiga Serangkai. Penugasan H. Model / Metode Pembelajaran: Model Pembelajaran : Cooperatif Learning (NHT) Metode Pembelajaran : 1. tentukan besar kecepatan partikel pada saat t = 1s dan t = 2s (v dalam m/s dan t dalam s). Sebuah partikel bergerak dengan kecepatan sebagai fungsi waktu v = 2t2 – 4. Fisika Untuk SMU. Fisika Dasar teori dan Implementasinya. Penilaian : a.perwakilan dari tiap kelompok untuk mengemukakan jawaban pertanyaan yang merupakan hasil diskusi kelompok • Memberi penghargaan pada kelompok siswa yang mempunyai kinerja yang bagus dengan hasil diskusi tanya jawab (Fase V) . Teknik Penilaian : Tes Individu. 2001. Jakarta: Erlangga Purwanto. Tanya jawab 3.Menyimak dan memperhatikan penjelasan guru Ceramah 5menit Penugasan G. 2004. Diskusi 4. Bentuk Instrumen : Uraian Bebas Uraian Bebas : 1. .

Mpd) Mahasiswi Imelda Dumaria Siahaan (061244220165) Maria Noviyanti Siregar (061244220107) . 20 Juni 2009 Mengetahui : Dosen (Dra.? Medan.Penyelesaiannya : 1. Dik Dit Jawab : v = 2t2 – 4 Untuk t = 1 s → v = 2t2 – 4 = 2 (1)2 – 4 = -2 m/s t = 2 s → v = 2t2 – 4 = 2 (2)2 – 4 = 4 m/s : v = 2t2 – 4 : besar kecepatan partikel .. Turnip... Betty M.