Anda di halaman 1dari 5

MATEMATIKA DISKRIT 4, FUNGSI

Fungsi
Fungsi merupakan konsep penting dalam matematika diskrit. Fungsi digunakan utk mendefinisikan struktur-struktur diskrit seperti sequense dan string. Fungsi juga digunakan untuk mendiskripsikan lama waktu yang digunakan untuk memecahkan persoalan dengan komputer, atau Dalam ilmu komputer dikenal adanya fungsi rekursive, yaitu fungsi yang memanggil dirinya sendiri. Pada bagian ini akan dibahas konsep-konsep dasar fungsi yang dibutuhkan dalam matematika diskrit. Definisi 1. jika A dan B adalah himpunan, maka fungsi f dari A ke B akan memetakan ke tepat satu elemen B untuk setiap elemen A, ditulis f : A B

a b c d e e A Contoh fungsi

1 2 3 4 B

a b c d

1 2 3 4

Bukan fungsi

Definisi 2. o Jika F adalah fungsi A ke B, maka A adalah domain dari f dan B adalah codomain dari f. jika f(a) = b maka b dikatakan sebagai image dari a dan a adalah preimage dari b. o Range f adalah himpunan semua image dari elemen A. jika F adalah fungsi dari A ke B maka dikatakan bahwa F memetakan A ke B. Dalam c++ misalnya sebuah fungsi penjumlahan 2 bilangan integer dinyatakan sebagai : int jumlah (a:int, b: int) fungsi penjumlahan dua bilangan integer

Syandra Sari

Page 1 of 5

MATEMATIKA DISKRIT 4, FUNGSI domain fungsi : integer dan codomain fungsi adalah integer. tipe integer adalah bilangan bulat antara -32.768 sampai 32.767 double bagi( a: int, b: int) domain fungsi bagi adalah integer dan codomain-nya adalah double. tipe double dalam c++ adalah bilangan real antara 1.7 x 10-308 sampai 1.7 x 10+308 Definisi 3. jika f1 dan f2adalah fungsi dari A ke R maka f1 + f2 dan f1f2 juga fungsi dari A ke R yang didefinisikan oleh : (f1 + f2)(x) = f1 (x) + f2(x), (f1 f2)(x) = f1 (x) f2(x) contoh : f1 dan f2 adalah fungsi dari R ke R dimana f1 (x) = x.x dan f2 (x) = (x x.x) maka (f1 + f2) (x) = f1 (x) + f2 (x) = x.x + (x x.x) = x dan f1 f2 (x) = f1 (x) f2 (x) = xx(x xx) = x 3 x 4 . FUNGSI ONE TO ONE DAN ONTO: Definisi : fungsi f disebut one to one atau injective jika dan hanya jika f(x) = f(y) maka x = y untuk semua x dan y yang ada dalam domain f. Dalam fungsi one to one tidak ada anggota domain yang dipetakan ke suatu kodomain yang sama contoh : Tentukan apakah fungsi f dari {a, b, c, d} ke {1,2,3,4,5} dimana f(a) = 4; f(b) = 5; f(c) = 1; f(d) = 3 adalah one to one ? Jawab : dari definisi fungsi di soal diperoleh : dimana f(a) = 4; f(c) = 1; f(b) = 5; f(d) = 3 Tampak bahwa tidak ada satupun anggota domain yang memiliki nilai fungsi sama. Jadi fungsi tersebut adalah one-to one.

One to one

Bukan One to one function

Syandra Sari

Page 2 of 5

MATEMATIKA DISKRIT 4, FUNGSI

Definisi 6. fungsi f dengan domain dan codomain adalah subset dari bilangan real disebut strictly increasing jika f(x) < f(y) kapanpun x<y dan x,y ada dalam domain f. demikian juga f disebut strictly decreasing jika f(x) > f(y) pada saat x < y dan x,y ada dalam domain f. Dari definisi tersebut dapat disimpulkan bahwa fungsi yang strictly increasing dan strictly decreasing adalah fungsi one-to one. Definisi 7. fungsi f dari A ke B disebut onto (surjective) jika dan hanya jika untuk setiap elemen b B ada a A dimana f(a) = b. fungsi f disebut surjection jika fungsi tersebut onto. Pada fungsi yang onto, semua elemen codomain adalah image bagi elemen domain dari fungsi tersebut. Contoh : jika f adalah fungsi yang memetakan {a,b,c,d} ke {1,2,3} dimana f(a)= 3, f(b)=2 f(c) = 1 dan f(d) = 3. apakah f surjection? Jawab: Karena ketiga elemen codomain adalah adalah image dari elemen-elemen dalam domain maka f tersebut adalah onto(surjection). Definisi 8. fungsi f disebut korespondensi satu-satu atau bijection jika fungsi tersebut adalah one-to-one dan onto. Contoh : f adalah fungsi yang memetakan dari {a,b,c,d} ke {1,2,3,4} dengan f(a) = 4, f(b) = 2, f(c) = 1 dan f(d) =3. apakah f adalah bijection? Jawab: ?? Fungsi Inverse dan Komposisi Fungsi o Suatu fungsi dari A ke B yang berkorespondensi satu-satu merupakan fungsi yang onto dimana setiap elemen B merupakan image dari elemen di A. o Karena f juga merupakan fungsi yang one-to one, setiap elemen B merupakan bayangan yang unik dari elemen A. o Konsekuensinya, kita dapat mendefinisikan suatu fungsi baru dari B ke A yang merupakan kebalikan dari fungsi f. Definisi 9. Jika f adalah korespondensi satu satu dari himpunan A ke himpunan B, maka fungsi inverse dari f adalah fungsi yang memetakan elemen b dari Himpunan B ke elemen unik a yang merupakan anggota himpunan A dimana f(a) = b. o Fungsi inverse dari f atau dinyatakan dengan f -1. Jika f(a)= b maka f -1 (b) = a. o Jika f bukan fungsi yang berkorespondensi satu satu maka tidak dapat didefinisikan fungsi inverse dari f. o Fungsi yang tidak berkorespondensi satu-satu bisa jadi tidak memiliki sifat onto atau one to one. o Pada fungsi yang tidak onto, terdapat anggota codomain yang bukan image dari elemen di domain, sehingga tidak dapat didefinisikan fungsi yang memetakan elemen tersebut ke elemen di domain.

Syandra Sari

Page 3 of 5

MATEMATIKA DISKRIT 4, FUNGSI o Atau, jika fungsi tidak one to one, ada codomain yang merupakan image dari lebih dari satu elemen pada domain, sehingga tidak dapat didefinisikan suatu fungsi yang memetakan elemen pada codomain ke tepat satu elemen pada domain. o Korespondensi satu satu disebut juga invertible karena bisa didefinisikan inverse dari fungsi ini. o Fungsi tidak invertible jika bukan korespondensi satu satu karena tidak ada inverse dari fungsi yang semacam itu. Contoh : f adalah fungsi yang memetakan dari {a, b,c} ke {1,2,3} sehingga f(a) = 2, f(b) = 3 dan f(c) = 1. apakah f invertible? Jawab : f adalah fungsi yang one to one dan onto sehingga dapat disimpulkan bahwa f adalah fungsi yang yang invertibel karena f adalah korespondensi satu-satu. Contoh : Jika f adalah fungsi dari Z ke Z dimana f(x) = x.x apakah f invertibel? Jawab karena f(-1) = f(1) = 1 maka fungsi tersebut tidak one-to one sehingga dapat disimpulkan fungsi tidak invertible. Definisi 10. Jika g adalah fungsi dari himpunan A ke himpunan B dan f adalah fungsi dari himpunan B ke himpunan C. Komposisi dari fungsi f dan g dinyatakan sebagai (f o g) dimana (f o g) (x) = f(g(x)) Komposisi f o g tidak dapat didefinisikan kecuali jika jangkauan atau range dari g adalah subset dari domain f Contoh : g adalah fungsi dari himpunan {a, b,c} ke himpunan itu sendiri sehingga g(a)= b , g(b) = c dan g(c)= a. jika f adalah fungsi yang memetakan himpunan {a, b,c} ke {1,2,3} sehingga f(a) = 3, f(b) = 2 dan f(c)=1 maka apakah komposisi f o g dan gof? Jawab : Komposisi (f o g ) (x) = f(g(x)) f (g(a)) = f(b) = 2 Komposisi (g o f) tidak terdefinisi karena jangkauan dari f bukan subset dari domain dari g. g(f(a)) = g(3) = tidak terdefinisi; codomain dari f bukan domain dari g Fungsi fungsi Penting 1. fungsi floor x disebut juga fungsi integer terbesar, dimana jika x adalah bilangan real maka nilai fungsi adalah bilangan bulat terbesar pada bilangan x misalnya 0.5 = 0 ; 6 = 6 2. fungsi ceiling x ceiling dari bilangan x adalah bilangan bulat terkecil yang lebih besar dari atau sama dengan x misal nya 5.13 = 6; 7 = 7 Contoh penggunaan fungsi ceiling dan floor dalam masalah sehari-hari:

Syandra Sari

Page 4 of 5

MATEMATIKA DISKRIT 4, FUNGSI Contoh :Data tersimpan di disk atau yang ditransmisikan melalui jaringan biasanya direpresentasikan sebagai string dari byte. Setiap satu byte terdiri dari 8 bit. Berapa byte yang diperlukan untuk mengencodekan 100 bit data ? Jawab : untuk menentukan integer terkecil yang menunjukkan jumlah byte yang diperlukan untuk menyimpan 100 bit data digunakan fungsi ceiling , sehingga jumlah byte yang dibutuhkan adalah 100 / 8 = 12.5 = 13. Contoh: Pada asyncronous transfer mode(protokol komunikasi), data diorganisasikan dalam sel-sel berukuran 53 byte. Berapa sel ATM dapat ditransmisikan dalam 1 menit sepanjang koneksi yang mampu mentransmisikan data dalam kecepatan 500 kilobits per detik Jawab : dalam 1 menit koneksi dapat mentransfer data sebanyak 500 000 x 60 bit data = 30 000 000 bit data. Setiap sel ATM panjangnya 53 byte = 53 x 8 bit = 424 bit data. Untuk menentukan jumlah sel yang dapat terkirim per menit, harus diketahui bilangan bulat terbesar dari hasil pembagian 30 000 000 / 424 ; jadi jumlah sel yang dapat ditransfer adalah 30000000/424 = 70754,716981132075471698113207547 = 70754 sel.

Syandra Sari

Page 5 of 5