PENDAHULUAN IRIGASI DAN DRAINASE

PROF.DR.IR. ZAENAL KUSUMA

Irigasi dan Drainase

Irigasi : kegiatan mengalirkan air dari sumber (waduk atau sungai) mulai saluran primer, sekunder, primer dan cacingan) untuk memenuhi kebutuhan air tanaman di lahan pertanian ( petak primer, sekunder , tersier dan kuarter) Drainase : kegiatan mengalirkan kelebihan air di lahan pertanian ke saluran pembuang (sungai )

FUNGSI IRIGASI
Fungsi utama: Memenuhi kebutuhan air tanaman
Fungsi spesifik: 1. mengambil air dari sumber (diverting) 2. Membawa/mengalirkan air dari sumber ke lahan pertanian (conveying) 3. mendistribusikan air kepada tanaman (distributing) 4. mengatur dan mengukur aliran air (regulating and measuring)

Lanjutan

   

Menambah sejumlah air di lahan yang kurang ( Etc > Hujan Efektif) Melunakkan tanah Meningkatkan tinggi muka air Menurunkan suhu tanah Menurunkan kadar garam di lahan

Tujuan Drainase
Mengalirkan kelebihan air di petak sekunder, tersier dan kuarter Menggelontor kelebihan garam dan residu polutan di petak sekunder, tersier dan kuarter

PERMASALAHAN
TEKNIS :  Berapa jumlah air irigasi yang harus diberikan ke tanaman dan petak  Bagaimana mendistribusikan air dari sumber/sungai ke petak a. Metoda pemberian b. Effisiensi irigasi SOSIAL EKONOMI DAN BUDAYA : Kelembagaan , kewenangan, Operasional dan Pemeliharaan (O dan M)

Menentukan jumlah air tanaman dan irigasi
 

Tanaman : iklim, tanaman dan tanaman Irigasi : tanaman , luas lahan, jumlah air di waduk, debit andalan di sungai

Penampilan Irigasi
Tergantung pada teknis : tanaman, tanah, iklim, metode, saluran Tergantung pada sosial ekonomi dan budaya : kebijakan, kelembagaan, ekonomi masyarakat dan budaya

Irigasi Alur (Furrow)

alur

alur

Pola pembasahan

Irigasi Surjan

Irigasi Surjan

Tabukan: Tanaman: palawija

Ledokan Tanaman: padi

Terimakasih

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful