P. 1
KERAJAAN KUTAI.docx

KERAJAAN KUTAI.docx

|Views: 20|Likes:
Dipublikasikan oleh Zharfan Aldo Slawat
5resdfsdf
5resdfsdf

More info:

Published by: Zharfan Aldo Slawat on Mar 31, 2013
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/08/2013

pdf

text

original

KERAJAAN KUTAI – Letak : di daerah Muarakaman tepi Sungai Mahakam, Kalimantan Timur.

– Sumber sejarah : tujuh buah prasasti yang tertulis pada Yupa, Yupa adalah tiang/tonggak kayu yang dipergunakan untuk menambatkan binatang kurban. Prasasti ini ditulis dengan bahasa Sansekerta dan tulisan Pallawa. Kerajaan Kutai merupakan kerajaan Hindu yang pertama di Indonesia dan mulai tumbuh sekitar tahun 400 M. agama Hindu yang tersiar di Kalimantan (Kutai) adalah dari India Selatan dengan bukti : – Prasasti dengan tulisan Pallawa, hanya digunakan di India Selatan. – Adanya kata Waprakeswara (lapangan suci Dewa Shiwa) yaitu suatu tempat suci yang berhubungan dengan Trimurti. – Penggunaan nama berakhiran Warman adalah kebiasaan orang India Selatan. • Sehingga dari prasasti tersebut kita dapat menyimpulkan : – Raja Kudungga memiliki seorang anak yang bernama Aswawarman. Asmawarman mempunyai tiga anak dan salah satunya adalah Mulawarman. – Pendiri keluarga kerajaan/Wangsakarta : Aswawarman. – Agama yang dipeluk berasal dari India. – Agama yang dianut raja Mulawarman : agama Siwa. • Raja Kudungga menggunakan nama asli Indonesia, sedang keturunannya memakai nama Hindu KERAJAAN TARUMANEGARA – Letak : antara sungai Citarum-Cisadane (prasasti) sedangkan Purbacaraka berdasarkan prasasti tugu, terletak di daerah Bekasi. – Sumber sejarah : a. Prasasti • b. Berita Cina • Sumber Prasasti ada 7 buah prasasti yang berhuruf Pallawa dan berbahasa Sansekerta. Tujuh prasasti tersebut adalah : – Prasasti Ciaruteun, pada prasasti ini didapatkan sepasang telapak kaki raja Purnawarman. – Prasasti Kebon Kopi, pada prasasti ini ditemukan pahatan gambar tapak kaki gajah yang disamakan dengan tapak kaki gajah Airawata. – Prasasti Jambu, prasasti ini menerangkan bahwa raja Purnawarman itu gagah, pemimpin yang termashur. – Prasasti Tugu, prasasti ini menerangkan tentang penggalian saluran Gomati dan sungai Candrabaga. – Prasasti Pasir Awi, prasasti ini ditemukan di daerah Bogor. – Prasasti Muara Cianten, ditemukan di daerah Bogor. – Prasasti Lebak, menerangkan tentang keperwiraan, keagungan dan keberanian Purnawarman.

Prasasti Dinoyo ditulis dengan huruf Jawa Kuno dan berbahasa Sansekerta. KERAJAAN KANJURUHAN Keterangan tentang kerajaan tertua di Jawa Timur ini dapat diketahui dari prasasti Dinoyo yang berangka tahun 760 M. Rakyat tunduk dan taat terhadap perintah Ratu. – Berita dari Dinasti Sui yang menyebutkan bahwa Tolomo (Taruma) mengirimkan utusan ke Cina pada tahun 528 M. • Berdasarkan berita Cina (catatan I Tsing) disebutkan bahwa temannya yang bernama Hui-Ning pada tahun 664/665 pergi ke Holing untuk mempelajari agama Budha dengan seorang pendeta bernama Jnanabhadra. hubungan perdagangan sudah dilakukan dengan pasar sebagai pusatnya. seorang musafir Cina menulis bahwa di Yepoti (Jawa Dwipa) hanya sedikit orang yang beragama Budha. Pemerintahannya sangat keras tetapi adil dan bijaksana. Juga disebutkan bahwa kerajaan Holing diperintah oleh seorang raja putri bernama Ratu Sima. Hal ini dibuktikan melalui : prasasti Kota Kapur (686 M) yang menyebut bahwa Sriwijaya sedang berperang dengan Bumi Jawa (Tarumanegara) karena tidak mau tunduk pada Sriwijaya dan sejak akhir abad ke-7 Cina tidak pernah menyebut adanya pedagangan dengan Tarumanegara (ToLo-Mo) KERAJAAN HOLING • Mengenai letak kerajaan Holing hingga kini belum diketahui dengan pasti hal ini disebabkan tidak diketemukannya catatan-catatan tertulis. • Pemerintahan dan Kehidupan Masyarakat • Kerajaan Tarumanegara berkembang abad ke-5 M dengan raja yang sangat terkenal yaitu Purnawarman. Agama yang dipeluk adalah Hindu. Prasasti Dinoyo ditemukan di desa Dinoyo di sebelah barat kota Malang. didirikan oleh Raja Gajayana. sedang berdasarkan berita Fa Hien. Budha dan kepercayaan Animisme. daerah kekuasaan meliputi Banten. Prasasti Dinoyo berisi pendirian sebuah bangunan suci untuk Dewa Agastya. dan Bogor. – Berita dari Dinasti Tang. Perkembangan kerajaan ini tidak dapat diketahui dengan jelas. di Tolomo ada 3 agama yaitu Hindu. dan 535 M. Bangunan suci itu sekarang dikenal dengan Candi Badut .• Sumber berita Cina – Tulisan Fa Hien. Jakarta. dimungkinkan pada abad ke-7 dihancurkan Sriwijaya. Kehidupan masyarakatnya sangat teratur. menyebutkan bahwa pada tahun 666 M utusan Tolomo datang ke China. tetapi kaum Brahmana lebih banyak.

KERAJAAN SRIWIJAYA Sumber sejarah : kerajaan Sriwijaya yang terletak di Sumatera keberadaannya dapat diperoleh dari bukti-bukti sebagai berikut : Sumber dalam negeri • a). Karang Birahi (686 M) Menunjukkan penguasaan daerah pedalaman di Jambi. Prasasti ini ditemukan di pulau Bangka. Prasasti Kota Kapur (686 M) Isi : Usaha penaklukan bumi Jawa.KERAJAAN MELAYU Letak : diperkirakan pusatnya di daerah ini di kanan kiri sungai Batanghari ditemukan peninggalanpeninggalan beruba candi-candi. • b). Berita Cina abad ke-5 menyebutkan bahwa negara Kan-To-Li (Sriwijaya) mengirim utusan ke Cina. .000 orang berhasil menundukkan Minangatamwan (daerah Binaga yang terletak di Jambi). Dari prasasti itu diusulkan bahwa pusat kerajaan Sriwijaya selalu berpindah-pindah dari Minangatamwan ke Palembang selain prasasti terdapat sumber sejarah berupa bangunan kelompok Candi Muara Takus (Bangkinang. Prasasti Telaga Batu Isi : Kutukan raja terhadap siapa saja yang tidak taat pada raja dan melakukan kejahatan. Riau) Sumber asing • a). Seorang musyafir Cina ITsing namanya menyebutkan di dalam bukunya bahwa pada bad ke-7 M. Arca dan peninggalan-peninggalan lainnya. Melayu telah dimasukkan ke dalam kekuasaan kerajaan Sriwijaya. Prasasti Talang Tuo (684 M) Isi : Pembuatan Taman Srikesetra atas perintah Raja Dapunta Hyang. Prasasti Kedukan Bukit (683 M) Isi : Raja Sriwijaya Dapunta Hyang membawa tentara 20. • b). • c). Berita I-Tsing bahwa kerajaan Sriwijaya negerinya dikelilingi oleh benteng abad ke-7 Sriwijaya merupakan pusat kegiatan ilmiah agama Budha. • e). • d).

• Beberapa faktor penyebabnya adalah sebagai berikut : – Negara-negara taklukan melepaskan diri (Ligor. Pahang. Kelantan. Berita India. Masa Keruntuhan Sriwijaya • Dari berita Cina. Kebesaran Kerjaan Sriwijaya didukung oleh faktor-faktor sbb : • Letaknya strategis • Runtuhnya kerajaan maritim Funan • Armada laut yang kuat • Menguasai daerah-daerah starategis (Selat Malaka. Tanah Genting Kra) • Melimpahnya hasil bumi • Pusat pendidikan agama Budha di Asia Tenggara Struktur Birokrasi kerajaan Sriwijaya Wilayah kekuasaan Sri Wijaya lebih banyak tertuju didaerah lautan maupun jalur dan pusat perdagangan yang strategis. Tanah Genting Kra. Sunda. Kekuasaan tertinggi ditangan raja bersifat langsung dalam pengawasan ditempat-tempat yang strategis. kerajaan Sriwijaya mengalami kemunduran mulai abad ke-10 sampai runtuhnya terjadi akhir abad ke-12. – Di bidang militer serangan terhadap Sriwijaya terjadi dari : – Raja Dharmawangsa (992 M) – Kerajaan Colamandala (1017 M) – Raja Kertanegara (Ekspedisi Pamalayu 1275) – Kerajaan Majapahit . Jawa Tengah.• c). berupa : – Prasasti Ligor (775 M) – Prasasti Nalanda (860 M) Dari berita India ini dapat diperoleh keterangan bahwa kerajaan Sriwijaya mencapai zaman keemasan saat diperintah oleh Balaputradewa seorang keturunan Dinasti Syailendra. dll) – Mundurnya perekonomian perdagangan karena bandar-bandar penting melepaskan diri.

KERAJAAN MATARAM KUNO Letak Kerajaan Mataram Kuno • Kerajaan Mataram Kuno terletak di Jawa Tengah bagian selatan. Mataram kuno banyak meninggalkan bangunan-bangunan candi baik yang bercorak Hindu (dari Dinasti Sanjaya) maupun yang bercorak Budha (dinasti Syailendra). – Sumber Sejarah • Prasasti Canggal (732 M) • Prasasti Kalasan (778 M) * • Prasati Kelurak (782 M) * • Prasasti Sri Kahulunan * • Prasasti Ratu Boko (856 M) * • Prasasti Nalanda (860 M) * • Prasasti Mantyasih (907 M) • Ket. * : Menerangkan keberadaan kekuasaan Dinasti Syailendra • Disamping prasasti. selain itu menyebutkan wilayah kekuasaan Sanjaya yaitu Medang ri poh pitu. • Rakai Mataram Sang Ratu Sanjaya • Sri Maharaja Rakai Panangkaran • Sri Maharaja Rakai Panunggalan • Sri Maharaja Rakai Warak Balitung • Sri Maharaja Rakai Garung • Sri Maharaja Rakai Pikatan • Sri Maharaja Rakai Kayuwangi • Sri Maharaja Rakai Watuhumalang • Sri Maharaja Rakai Watukura Dyah • . daerah intinya disebut Bhumi Mataram dengan ibu kota Medang Kamulan. • Sedang pada Prasasti Mantyasih disebut nama-nama raja Dinasti Sanjaya yang berkuasa atas Mataram Kuno.Dinasti Sanjaya • Dinasti Sanjaya berkuasa sekitar abad ke-7 dari prasasti Canggal disebutkan adanya pendirian Lingga yang merupakan lambang Dewa Syiwa. Pemerintahan Mataram .

Dia diganti putranya. pada tahun 1919 M. Pada tahun 924 Raja Wawa memerintah dibantu Mpu Sindok sebagai Mahamantri dan memindahkan pusat pemerintahannya ke Jawa Timur. . Sepeninggal Airlangga wilayah dibagi dua yaitu kerajaan Kediri dan Jenggala. Airlangga Ananta Wikramatungga-dewa. Kitab ini menggambarkan kehidupan Airlangga dan dirinya sebagai titisan Dewa Wisnu. Dia kawin dengan Lokapala punya anak bernama Makutawangsawardhana.Pada akhir abad 8 kekuasaan Dinasti Sanjaya terdesak oleh Dinasti Syailendra seperti disebutkan prasasti Kalasan (778 M) bahwa Raja Panangkaran membuat candi Budha. telah berhasil memindahkan pusat pemerintahan dari Jawa Tengah ke Jawa Timur. Sebagai bukti berhasil merebut kembali daerah-daerah yang pernah lepas dan menyatukan kembali kerajaan. • Pada tahun 1016 M. terjadi peristiwa Pralaya. tempat para pejabat tinggi kerajaan dan wilayah watak daerah-daerah dikuasai oleh para Rakai atau Pamgat juga sebagai pejabat tinggi kerajaan) KERAJAAN MEDANG • Kerajaan Medang dirintis oleh Mpu Sindok pendiri wangsa Isyana di Jawa Timur. karena mendapat serangan dari kerajaan Wura-wuri. • Bidang perekonomian dan budaya juga mengalami kemajuan. padahal dinasti Sanjaya memeluk agama Hindu. Kerajaan dibumihanguskan dan hanya Airlangga (putra Mahendratta) yang berhasil lolos disertai oleh Narottama. Pada tahun 1035 ditulis kitab Arjunawiwaha oleh Mpu Kanwa. Dia bergelar Sri Maharaja Rake Hino Sri Isyana Wikramadharmo Tunggadewa. istana raja. Dharmawangsa dengan gelar Sri Dharmawangsa Teguh Ananta Wikramatunggadewa. Sindok adalah menantu Wawa. Perwujudannya dapat dilihat Arca Wisnu naik Garuda di Candi Belahan. Narottama diberi jabatan Rakrayan Kanuruhan. Mpu Sindok digantikan putrinya yang bernama Sri Isyanatunggawijaya. Sistem Birokrasi • Wilayah dibagi : wilayah pusat (merupakan daerah pusat kerajaan.Dinasti Syailendra • Bhanu (752 – 775) • Wisnu (775 – 782) • Indra (782 – 812) • Samaratungga (812 – 833) • Pramodhawardhani (833 – 856) • Pernikahan Pramodhawardhani dengan Pikatan (Dinasti Sanjaya menyebabkan dinasti Sanjaya mulai kokoh kembali bahkan Mataram dapat dipersatukan. Antara lain dibuat bendungan Waringin Sapto utnuk pertanian. . masa pemerintahannya kerajaan mencapai kejayaan.

pada awalnya wilayah kekuasaan kerajaan Kediri meliputi daerah Kediri. melainkan berdasarkan tingkah lakunya. – Prasasti Kamulan (1194 M) tentang raja Kertajaya yang menyatakan bahwa Kediri berhasil mengalahkan musuh di Katang-katang. . • Raja-raja yang pernah memerintah : – Raja Jayawarsa (1140 M) – Raja Baweswara (117 – 1130 M) – Raja Jayabaya (1135 – 1157 M) – Raja Sarweswara dan Raja Aryeswara (tidak diketahui) – Raja Gandra (1181 M) – Raja Kertajaya (1190 – 1222 M) . .Kehidupan Sosial • Pada amasa Raja Jayabaya terdapat usaha utnuk memberikan perlindungan terhadap para ahli sastra seperti penyair dan pengarang sehingga mereka bisa mengembangkan kreatifitasnya.Sumber Sejarah – Prasasti Sirah Keting (1140 M) tentang pemberian hadiah tanah kepada rakyat desa oleh Jayawarsa. Hal ini dibuktikan dengan munculnya kitab Lubdhaka yang memberikan pelajaran moral tentang tinggi rendahnya martabat seseorang tidak ditentukan berdasarkan asal dan kedudukan. – Prasasti yang ditemukan di Tulung Agung Kertosono.KERAJAAN KEDIRI .Aspek Kehidupan politik • Pada abad ke-10 pusat pemerintahan di Jawa Tengah dipindahkan ke Jawa Timur karena ada suatu hal. berisi masalah keagamaan (Raja Bameswara 117 – 1130 M) – Prasasti Ngantang (1135 M) tentang Raja Jayabaya memberi hadiah rakyat desa Ngantang sebidang tanah bebas pajak. Madiun. – Buku Cina yang berjudul Chu Fan Chai karangan Chu Ju Kua (1220 M) yang mengambil cerita dari buku Ling Wai Taita (1778 M) karangan Chu Ik Fei tentang kerajaan Kediri pada abad ke-12 dan 13 M. – Prasasti Jaring (1181 M) tentang Raja Gandra yang memuat sejumlah nama-nama hewan seperti Kebo Waruga dan Tikus Janata. dan daerah bagian barat kerjaan Medang Kamulan.

• Hasil karya sastra : • Krisnayana. . – Letak kerajaan Kediri sangat strategis dalam pelayaran perdagangan antara Indonesia Timur dengan Indonesia Barat. berisi silsilah raja-raja Majapahit yang memiliki hubungan erat dengan rajaraja Singasari.Sumber Sejarah • Kitab Pararaton. Kerajaan Kediri banyak meninggalkan pelajaran untuk mengembangkan kerajaan diantaranya . tentang raja-raja Singasari • Kitab Negarakertagama. karangan Empu Sedah dan Empu Panuluh • Arjuna Wiwaha karangan Empu Kanwa • Hariwangsa karangan Empu Pamuluh • Bhamakarya pengarangnya tidak jelas KERAJAAN SINGASARI . – Barang dagangan yang laku di pasaran pada masa itu adalah emas. dsb. – Keadaan politik harus stabil agar kekuatan bangsa tidak kurang. ..Kehidupan Ekonomi • Kehidupan perekonomian rakyat Kediri menurut catatan para pedagang Cina yang dikumpulkan jadi kronik-kronik kerajaan yang disebutkan bahwa : – Kediri banyak menghasilkan beras. dari jaman pemerintahan Raja Jayawarsa • Bharatayuda. gading. perak. – Suatu negara bisa maju jika kondisi ekonomi stabil. dsb.Aspek Kehidupan Politik • Sebagai kerajaan Hindu pada waktu itu kerajaan Singasari pernah mencapai kejayaan dan merupakan cikal bakal kerjaan Majapahit. • Berita asing (Cina) tentang Kaisar Khubilai Khan (Cina) mengirim pasukannya untuk menyerang Singasari. . • Peninggalan-peninggalan berupa bangunan candi yang dijadikan makam dari Raja Singasari seperti Candi Kidal. Candi Jago.Kehidupan Budaya • Abad ke-12 M memiliki arti sangat penting dalam masa selanjutnya. kayu cendana. Candi Singasari. – Kehidupan kebudayaan harus diperluas. untuk menambah kejayaan bangsa.

Berikut raja-raja yang pernah memerintah di Singasari. Raganata diangkat menjadi Adhyaksa di Tumapel.Wisnuwardhana • Dengan dibantu Mahesa Cempaka yang bergelar Narasinghamurti Wisnuwardhana memerintah Singasari dari tahun 1248 – 1268 M. Dan berikut adalah usaha Kertanegara guna mencapai tujuan politiknya : – Politik Dalam Negeri – Mengadakan pergeseran pembantu-pembantunya seperti Mahapatih Raganata digantikan oleh Aragani. .Ken Arok • Pertemputan di dekat Ganter tahun 1222 M. Dan akhirnya Ken Arok memutuskan untuk membentuk dinasti baru yaitu dinasti Rajasa dan membangun kerajaan baru yaitu Singasari.Anusapati • Setelah Ken Arok dibunuh Anusapati. Walaupun pemerintahannya berlangsung lama tapi ternyata kematian Ken Arok pun pada akhirnya tercium oleh Tohjaya yang akhirnya dengan keris yang sama dia dibunuh Anusapati.Kertanegara • Raja Kertanegara (1268 – 1292 M) merupakan raja terakhir di Singasari dan dia berhasil melangkah ke luar wilayah Jawa Timur untuk mewujudkan cita-cita persatuan Nusantara dibawah panji kerajaan Singasari. – Memperkuat angkatan perang – Politik Luar Negeri • Untuk mencapai cita-cita politiknya itu. juga Banyak Wide yang berasal dari rakyat biasa diangkat menjadi Bupati Sumenep (Madura) – Berbudi baik pada lawan politiknya dengan mengangkat putra Jayakatwang (Raja Kediri) yang bernama Ardharaja menjadi menantunya dan Raden Wijaya (cucu Mahesa Cempaka) sebagai menantunya. . tahta kerajaan Singasari dipegang Anusapati (1227 – 1248 M). . pada tahun 1254 M Wisnuwardhana mengangkat putranya yang bernama Kertanegara sebagai yuvaraja (raja muda) dan Wisnuwardhana merupakan satu-satunya yang tidak terbunuh. . . Dengan bantuan Mahesa Cempaka dan Lembu Ampel akhirnya Ranggawuni berhasil merebut tahta kerjaan dengan gelar Wisnuwardhana.Tohjaya • Pemerintahan Tohjaya berlangsung singkat (1248 M) karena kematian Anusapati akhirnya diketahui oleh Raggawuni (putra Anusapati) dan dia menuntut hak atas tahta Singasari. Raja Kertanegara menempuh cara : – Melaksanakan ekspedisi Pamalayu (1275 dan 1286 M) untuk menguasai Kerajaan Melayu serta melemahkan posisi kerajaan Sriwijaya di Selat Malaka. – Menguasai Bali (1289 M) – Menguasai Pahang (Malaya) dan Tanjung pura (Kalimantan) . membawa nama Ken Arok semakin baik.

diperkirakan bahwa dia adalah putri dari Mpu Sindok (Dinasti Isyana) – Dharma Udayana Warmadewa (989 – 1022 M) pada masa ini penulisan prasasti-prasasti sudah dimulai dengan menggunakan huruf dan bahasa Jawa Kuno. maka sistem dan bentuk pemerintahannya tidak jelas. India (1042 M) tentang asal-usul Airlangga yaitu dari keturunan raja-raja Bali (dinasti Warmadewa). – Raja Ugrasena (915 – 942 M) meninggalkan beberapa prasasti tentang pembebasan pajak terhadap daerah tertentu serta pembangunan tempat suci. – Prasasti Calcuta. Somanhanda Senapati di Pangluapan. . – Sri Maharaja Sri Wijaya Mahadewi (983 M). kerjaan Bali tidak bisa bertahan dan akhirnya menjadi bagian kekuasaan Majapahit. – Raja Jaya Sadhu Warmadewa (tidak diketahui tahunnya). – Raja Tabanendra Warmadewa (tidak diketahui tahunya). . • Pejabat dari pusat sampai daerah-daerah diangkat dan diberhentikan oleh raja serta tunduk terhadap perintahnya. – Raja yang sakti (tidak diketahui secara jelas) – Raja Bedahulu (1343 M).Aspek Kehidupan Politik • Mengingat sumber bukti dari Kerajaan Bali tidak lengkap.934 M : Raja dalam menjalankan pemerintahanya dibantu oleh badan penasehat raja dan badan-badan lain seperti Panglapuan. – Raja Anak Wungsu (1049 – 107 M) Raja Bali yang berhasil memepersatukan seluruh Bali. .Struktur Birokrasi Kerajaan Bali • Disebutkan dalam prasasti bertahun antara 882 M.Sumber Sejarah – Prasasti Sanur (839 C/917 M) tentang adanya kekuasaan raja-raja dari Wangsa / Dinasti Warmadewa. • Ketika dilancarkan ekspedisi Majapahit dibawah pimpinan Gajah Mada di Bali. • Raja-raja Bali yang pernah berkuasa : – Raja Sri Kesari Warmadewa (835 C / 913 M) adalah raja pertama dan pendiri dinasti Warmadewa.KERAJAAN BALI . – Raja Marakarta (1025 M) memerintah tidak lama karena meninggal duni dan sistem pemerintahannya tidak diketahui secara jelas. raja terakhir Bali Kuno. Raja Airlangga terlahir dari raja dayana (Bali) dengan Mahenradrata (putri kerjaan Medang Kamulan adik raja Dharmawangsa).

di daerahdaerah dikuasai oleh Syah Bandar yang mewakili raja didaerahnya masing-masing.Horren sering tidak merasa aman. karena adanya gangguan musuh dari arah barat (kemungkinan kerajaan Pajajaran) – Prasasti Citasih (1030 M) dibuat atas perintah Raja Jayabhupati untuk memperingati bangunan Sang Hyang Tapak sebagai tanda terima kasih raja terhadap pasukan Pajajaran.Sumber Sejarah – Prasasti Rakryan Juru Pangambat (923 M) ditemukan di Bogor memuat mengenai pengembalian kekuasaan Raja Pajajaran (kemungkinan kerajaan Pajajaran pernah dikuasai oleh kerajaan-kerajaan di Jawa Timur atau Sriwijaya) – Prasasti Horren (dari Majapahit) tentang penduduk dari kampung . – Kitab Carita Parahyangan menceritakan mengenai pengganti Raja Sri Baduga setelah perang Bubat bernama Hyang Wuni Sola.KERAJAAN PAJAJARAN . – Kitab Carita Kidung Sundayana menceritakan kekalahan pasukan Pajajaran dalam pertempuran di Bubat (Majapahit) dan tewasnya Raja Sri Buduga beserta putrinya. berhasil memenangkan perang melawan pasukan dari Swarnabumi. Untuk persiapan penggantian raja diangkat seorang putra Mahkota. Aspek Kehidupan Politik • Raja-raja yang pernah berkuasa : – Maharaja Jayabhupati – Rahyang Niskala Wastu Kencana – Rahyang Dewa Nishala – Sri Baduga Maharaja (1357 M) – Hyang Wuni Sola – Ratu Samian / Prusu Surawisesa – Prabu Ratu Dewata Struktur Birokrasi • Kekuasaan tertinggi ditangan raja dalam menjalankan tugas dibantu oleh Mangkubumi. – Prasasti Astanagede (di Kawali – Ciamis) tentang perpindahan pusat pemerintahan dari Pakwan (Pakuan) Pajajaran ke Kawali. .

maling.Aspek Kehidupan Politik • Kekuasaan kerjaan majapahit merupakan suatu massa yang paling mengesankan dalam sejarah Indonesia. Kehidupan ekonomi – Perdagangan laut – Perdagangan darat Kehidupan kebudayaan • Pengaruh agama Hindu rakyat Sunda Jawa Barat dapat diketahui dari : – Arca-arca Wisnu di daerah Ci Buaya dan arca-arca Rajarsi. – Kitab carita Parahyangan dan kitab Sanghyang Siksakandra. karena pada masa ini Indonesia terdapat suatu kerajaan besar yang disegani oleh banyak negara asing dan membawa keharuman nama Indonesia sampai jauh keluar wilayah negara Indonesia. – Cerita-cerita dalam sastra Sunda Kuno bercorak Hindu. begal.Kehidupan Sosial • Kehidupan masyarakat Pajajaran digolongkan menjadi : – Golongan seniman – Golongan petani – Golongan pedagang – Golongan yang dianggap jahat. Wijaya ketika menghadapi musuh dari kediri dan tahun awal perkembangan Majapahit. dsb. tukang tampus. yaitu tukang copet. Wijaya setelah ia naik tahta yang memuat peristiwa keruntuhan kerajaan Singasari dan perjuangan Raden Wijaya untuk mendirikan kerajaan. – Kidung Harsawijaya dan Kidung Panji Wijayakrema menceritakan R. KERAJAAN MAJAPAHIT Sumber Sejarah – Prasasti Butak (1294 M) dikeluarkan R. . – Kitab Pararaton menceritakan tentang pemerintahan raja-raja Singasari dan Majapahit. • Kitab Negarakertagama menceritakan tentang perjalanan raja Hayam Wuruk ke Jawa Timur .

Ligor. Dia memerintah dan mendirikan Kerajaan Majapahit dengan gelar Kertarajasa Jayawardhana.Nambi – Lembu Sora . Setelah Kediri jatuh (Jayakatwang dan putranya dibawah Raden Wijaya berbalik menyerang Tartar. Melanjutkan usaha Kertanegara berhasil menggalang kerjasama dengan negara tetangga (Mitreka Strategi) Birma. Campa. Wijaya diterima kembali oleh Jayakatwang serta akhirnya diberi tanah Tarik. – Struktur Birokrasi • Sifat kekuasaan kerajaan teritorial dan desentralisasi. masa pemerintahan Sri Jaya Negara (Kalagemet) diwarnai pemberontakan-pemberontakan : – Ronggolawe . Anam. • Serangan Khubilai Khan ke Jawa dimanfaatkan Raden Wijaya untuk mengatur siasat menyerang Kediri. Kamboja.Kuti • Saat pemberontakan Kuti itulah muncul peranan Gajah Mada tahun 1328 M. Raja memegang kekusaan tertinggi (sebagai penjelmaan dewa) dalam menjalankan tugas dibantu oleh beberapa pejabat kerajaan antara lain dewan pertimbangan kerajaan. Rajasanegara. Mangkubumi dan pejabat dibidang keagamaan • Perjuangan Raden Wijaya • Sejak serangan Jayakatwang atas Singasari Raden Wijaya berhasil melarikan diri ke Arya Wiraraja di Madura. Saat itulah gajah Mada diangkat Patih Mangkubumi Majapahit dan mengucapkan Sumpah “Tan Amukti Palapa”. dengan gelar. Mangkubumi dan pejabat dibidang keagamaan Perjuangan Raden Wijaya • Sejak serangan Jayakatwang atas Singasari Raden Wijaya berhasil melarikan diri ke Arya Wiraraja di Madura. • Serangan Khubilai Khan ke Jawa dimanfaatkan Raden Wijaya untuk mengatur siasat menyerang Kediri. Politik dalam negeri ditempuh dengan memusatkan kegiatan politik dan stabilitas di Majapahit.– Struktur Birokrasi • Sifat kekuasaan kerajaan teritorial dan desentralisasi. Dan dengan diperistrinya putri Kertanegara maka dia telah mempersatukan keluarga besar Ken Arok. Setelah Kediri jatuh (Jayakatwang dan putranya dibawah Raden Wijaya berbalik menyerang Tartar. Pengganti Jayanegara adalah Tribuana Tunggadewi (putri Gayatri 1328 – 1350 M) yang berhasil ditumpas oleh Gajah Mada. Dia memerintah dan mendirikan Kerajaan Majapahit dengan gelar Kertarajasa Jayawardhana. Majapahit mencapai puncak kejayaan pada masa pemerintahan Hayam Wuruk yang naik tahta pada usia 16 tahun.. . • Pada tahun 1309 M. Kertarejasa digantikan Kalagemet hingga 1328 M. Atas jasa Wiraraja. sedangkan politik luar negerinya adalah persatuan wilayah Nusantara. Jayanegara di bawah Banyu Tanca yang berhasil dibalas juga oleh Gajah Mada. Raja memegang kekusaan tertinggi (sebagai penjelmaan dewa) dalam menjalankan tugas dibantu oleh beberapa pejabat kerajaan antara lain dewan pertimbangan kerajaan. dan Srilangka. Atas jasa Wiraraja. Dan dengan diperistrinya putri Kertanegara maka dia telah mempersatukan keluarga besar Ken Arok. Wijaya diterima kembali oleh Jayakatwang serta akhirnya diberi tanah Tarik.

Ligor. dengan gelar.Nambi – Lembu Sora . Saat itulah gajah Mada diangkat Patih Mangkubumi Majapahit dan mengucapkan Sumpah “Tan Amukti Palapa”. Politik dalam negeri ditempuh dengan memusatkan kegiatan politik dan stabilitas di Majapahit. Kediri) • . Majapahit mencapai puncak kejayaan pada masa pemerintahan Hayam Wuruk yang naik tahta pada usia 16 tahun. Kertarejasa digantikan Kalagemet hingga 1328 M.Candi Sumberjati (Blitar) • .• Pada tahun 1309 M. masa pemerintahan Sri Jaya Negara (Kalagemet) diwarnai pemberontakan-pemberontakan : – Ronggolawe . Jayanegara di bawah Banyu Tanca yang berhasil dibalas juga oleh Gajah Mada.. Rajasanegara. Pengganti Jayanegara adalah Tribuana Tunggadewi (putri Gayatri 1328 – 1350 M) yang berhasil ditumpas oleh Gajah Mada.Candi Penataran • .Canti Tikus (Trowulan) . Kamboja. Kehidupan Budaya Candi : • . Anam.Candi Egalwangi dan Surawana (Pare. kerajaan Majapahit memegang dua peranan yang sangat penting : – Sebagai kerajaan produsen – Sebagai kerajaan perantara • Dengan demikian. hubungan kerajaan Majapahit dengan negara tetangga telah membawa keuntungan besar bagi kerajaan Majapahit. sedangkan politik luar negerinya adalah persatuan wilayah Nusantara. dan Srilangka. Melanjutkan usaha Kertanegara berhasil menggalang kerjasama dengan negara tetangga (Mitreka Strategi) Birma.Candi Suwentar (Blitar) • .Kuti • Saat pemberontakan Kuti itulah muncul peranan Gajah Mada tahun 1328 M. Campa. Kehidupan Ekonomi • Dalam dunia perdagangan.

– Kitab Usana Bali.Sastra zaman Majapahit awal. Seiring dengan runtuhnya kerajaan Hindu Budha tersebut maka tradisi Hindu Budha juga mengalami kemunduran. • Tradisi Hindu Budha ikut berkembang juga dimasyarakat. Bali oleh Gajah Mada dan Arya Damar. . pemindahan Keraton Majapahit ke Gelgel dan penumpasan Raja yang bernama Maya Denawa.Sastra . tentang penaklukan P.BUDHA DI INDONESIA • Faktor-faktor yang mempengaruhi runtuhnya Hindu Budha • Pertumbuhan dan perkembangan kerajaan Hindu-Budha sangat besar pengaruhnya terhadap aspek kehidupan masyarakat. RUNTUHNYA TRADISI HINDU . – Kitab Usana Jawa. • Hal-hal yang menyebabkan keruntuhan kerajaan Hindu Budha. tentang kekacauan di Pulau Bali akibat keganasan Maya Denawa yang akhirnya dibunuh oleh dewa-dewa. diantaranya : – Kitab Negara Kertagama karangan Mpu Prapanca – Kitab Sutasoma karangan Mpu Tantular – Kitab Arjunawiwaha karangan Mpu Tantular – Kitab Kunjarakarna tidak diketahui pengarangnya – Kitab Parthayajna. tetapi akhirnya kerajaan-kerjaan Hindu Budha tersebut mengalami kemunduran bahkan kehancuran.Sastra zaman Majapahit akhir : – Kitab Pararaton mengenai riwayat raja-raja Singasari dan Majapahit – Kitab Sudayana mengenai peristiwa bubat – Kitab Solandaka mengenai pemberontakan Semi – Kitab Ranggalawe mengenai pemberontakan Ranggalawe – Panji Wijaya Krama mengurangi riwayat Raden Wijaya sampai menjadi raja. tidak diketahui pengarangnya . • masuknya agama islam yang mudah dipelajari dan diterima oleh masyarakat • munculnya kekuasaan (kerajaan baru yang beragama Islam) • kepemimpinan di kerajaan Hindu-Budha yang mulai melemah • banyaknya kerajaan-kerajaan /adipati yang melepaskan diri dari pemerintahan pusat (pengaruh Islam) terutama daerah pesisir • perang saudara karena perebutan tahta • lemahnya perekonomian/ perdagangan militer kerajaan-kerajaan Hindu Budha.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->