P. 1
Presentasi Kasus Ujian - Oma Nh

Presentasi Kasus Ujian - Oma Nh

|Views: 21|Likes:
Dipublikasikan oleh Indra Hebat

More info:

Published by: Indra Hebat on Mar 31, 2013
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/08/2013

pdf

text

original

Presentasi Kasus Geriatri

Catherina Chandra 406117058

PRESENTASI UJIAN KASUS GERIATRI Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara Sasana Tresna Wedha - Cibubur
I. IDENTITAS
: Oma Nursatia Hutagalung : Perempuan : 80 tahun : Jl.Bungur IV no.12 RT/RW 005/05 Depok Jaya, Depok. : Kristen Protestan : SGA : guru SD : Tidak menikah

Nama lengkap Jenis kelamin Usia Alamat Agama Pendidikan terakhir Pekerjaan terakhir Status perkawinan

Tempat/tanggal lahir : Sibolga/2 Februari 1933

Tanggal masuk STW : 27 November 2000

II.

RIWAYAT MEDIS
Diperoleh dari autoanamnesa pada tanggal 21 Maret 2013

Keluhan Utama
Nyeri pada daerah panggul

Keluhan Tambahan
Nyeri pada kedua lutut kedua penglihatan berkabut

Riwayat Penyakit Sekarang
Sejak 5 bulan yang lalu, oma mengeluh nyeri pada daerah panggul yang dirasakan bertambah berat. Keadaan ini sudah diderita oma sejak awal tahun 2000. Nyeri dirasakan saat sedang duduk, tidak terasa bila dalam posisi tidur. Pada tahun 2000 sebelum oma masuk ke
1 Kepaniteraan klinik Ilmu Geriatri Fakultas kedokteran Universitas Tarumanagara Sasana Tresna Werdha - Cibubur Periode 4 Maret 2013 – 06 April 2013

Presentasi Kasus Geriatri

Catherina Chandra 406117058

STW, oma pernah jatuh di depan pintu kamar rumahnya karena terpeleset oleh air yang ada di depan kamar. Pada waktu jatuh, oma jatuh dalam posisi terduduk dan oma mengaku daerah sekitar panggulnya sakit sekali sehingga oma hanya dapat tidur di tempat tidur. Setelah itu, oma diantar oleh keluarganya ke tukang urut agar sakit di panggulnya dapat hilang. Setelah diurut dan minum ramuan obat dari tukang urut ±1 bulan, oma dapat bangun dan berjalan kembali seperti biasa, namun masih nyeri. Nyeri dirasakan pada saat berjalan, bangun dari tempat tidur atau ketika posisi ingin duduk. Oma kemudian berobat ke RS Pasar Rebo bagian ortopedi dan rutin kontrol setiap bulannya. Pada tahun 2002, oma juga mengeluh kedua lututnya sakit karena berjalan terlalu cepat mengikuti temannya. Nyerinya seperti ditusuk-tusuk. Pada tahun 2005 , oma jatuh dari ketinggian ± 50 cm sewaktu menyiram tanaman dengan posisi kedua lutut menahan badan. Setelah jatuh oma langsung berdiri dan mandi, oma merasakan sakit pada daerah panggul. Bulan November 2011, sepulang oma dari Rumah Sakit Pasar Rebo dengan naik bus, punggung oma terbentur pada kursi bus dan panggul terasa sakit. Setelah sampai di STW, panggul terasa makin sakit dan akhirnya oma tidak dapat bangun dari tempat tidur. Oma di rawat di bangsal di STW selama 3 hari, kemudian berobat ke dokter spesialis saraf dan rontgen pada panggul dan dinyatakan oleh dokter tersebut bahwa oma menderita saraf terjepit pada panggul. Kemudian oma dirawat selama ±20 hari namun merasa tidak ada perbaikan, sehingga pulang dari rumah sakit. Setelah pulang, oma hanya tiduran di tempat tidur hingga desember 2012. Sekarang, nyeri pada kedua lutut sudah jauh berkurang setelah fisioterapi, akupunktur, berobat ke RS Pasar Rebo dan minum obat. Sedangkan nyeri pada panggul masih dirasa terutama saat duduk lama dan berdiri. Oma dapat berjalan dengan alat bantu jalan walaupun sakit pada panggul. Hingga sekarang, oma masih berobat ke Rumah Sakit Pasar Rebo dan mendapat terapi antara lain: capsul racikan 2x1 caps, meloxicam 1x7,5 mg, osteocal (Ca carbonate) 1250mg 2x1 tab, sohobion (vit B1,B6,B12) 1x1 tab, aptor (asam acetylsalicylate) 1x100mg, nitrokaf (glyceryl trinitrate) 2x2,5mg, Adalat (nifedipin) 1x30mg, lisinopril 1x10mg, biscor (bisoprolol fumarate) 1x5mg.

2 Kepaniteraan klinik Ilmu Geriatri Fakultas kedokteran Universitas Tarumanagara Sasana Tresna Werdha - Cibubur Periode 4 Maret 2013 – 06 April 2013

tidak ada darah. padat. Sampai saat ini tidak pernah timbul keluhan. Riwayat Penyakit Dahulu 1.00 WIB kadang roti. Hiperkolesterolemia 2. Kalium iodidida 0. Meskipun sudah memakai kaca mata baca oma mengeluhkan pandangannya tetap kabur. tidak ada nyeri saat berkemih.075gram. Dalam satu hari oma mengatakan dapat menghabiskan 8-10 gelas air putih. Conjungtivitis ODS 3 Kepaniteraan klinik Ilmu Geriatri Fakultas kedokteran Universitas Tarumanagara Sasana Tresna Werdha . Natrium tiosulfat 0. Pada tahun 2001.075gram. Riwayat buang air besar Lancar. oma mengeluhkan penglihatannya seperti berasap di kedua matanya. Riwayat buang air kecil Lancar. namun belum dilakukan operasi dan hanya diberikan obat tetes mata yaitu catarlen (Cacl anhidrat 0.Cibubur Periode 4 Maret 2013 – 06 April 2013 .075gram. tahu. sehingga tekanan darahya cukup stabil dan terkontrol dengan baik. tidak ada lendir.00 makan nasi dan lauk pauk dari dapur STW . kuning jernih.00 dan malam hari pukul 19. kadang nasi / bubur sesuai selera dengan lauk pauk (tempe.3mg) 4x 2 tetes ODS per hari. Siang hari pukul 12. namun asap tersebut lebih tebal pada mata kanan oma. frekuensi 1-2 kali/hari. Pagi pukul 07. Vertigo 4. Fenilmerkuri nitrat 0. Kemudian pada tahun 2005 . dan selama ini oma minum obat anti-hipertensi dan diet rendah garam. tidak ada darah. Riwayat makan dan minum Klien makan sehari 3 kali. kuning coklat. oma bercerita tekanan darahnya mencapai 190/100 mmHg setelah makan sate kambing dan oma merasa pusing dan muntah-muntah. daging) dari dapur STW. tekanan darah oma juga pernah mencapai 180/100 mmHg setelah oma senam. frekuensi 5-6 kali/hari. Hiperuricemia 3. Kemudian oma berobat ke dokter spesialis jantung dan diberikan obat anti-hipertensi.Presentasi Kasus Geriatri Catherina Chandra 406117058 Oma mengeluh kedua penglihatan kabur sejak 2 tahun yang lalu. Oma sudah pergi ke dokter mata dan di diagnosis katarak pada kedua matanya.

: disangkal : disangkal : disangkal : disangkal III. diderita oleh adik Oma N.Presentasi Kasus Geriatri Catherina Chandra 406117058 Riwayat Penyakit Dalam Keluarga a. b. f. Kemudian oma melanjutkan pendidikannya hingga SGA (sekolah guru atas) pada zaman penjajahan Belanda selama 3 tahun setelah tamat SMP. c. e. d. Menurut Oma tidak ada masalah bermakna pada saat dan setelah lahir. Riwayat Perkawinan 4 Kepaniteraan klinik Ilmu Geriatri Fakultas kedokteran Universitas Tarumanagara Sasana Tresna Werdha . Riwayat prenatal.Cibubur Periode 4 Maret 2013 – 06 April 2013 .H. perinatal. Riwayat Kehidupan Pribadi 1. lahir di Sibolga pada tanggal 2 Februari 1933. Riwayat Pekerjaan  Oma N. dan oma menyukai pekerjaannya tersebut. Sampai masa remaja Oma mudah untuk bergaul dan mempunyai banyak teman. b. lahir dari keluarga yang berkecukupan. dikarenakan oma bercita-cita menjadi guru. Riwayat Pendidikan Oma N.H.H. Jantung Diabetes Melitus Hipertensi Glaukoma Gastritis Asma Alergi obat : disangkal : disangkal : diakui. c. memiliki jenjang pendidikan yang baik dari SD hingga SMP.H. Masa kanak-kanak Oma dirasa cukup bahagia. 2. bekerja sebagai guru SD selama 43 tahun sejak tahun 1951. g.H. Oma lahir sebagai anak ke-7 dari 10 bersaudara. Oma N. masa kanak-kanak dan remaja Oma N. Riwayat Masa Dewasa a.

Presentasi Kasus Geriatri Catherina Chandra 406117058 Oma N. tidak menikah. Oma merupakan jemaat yang rajin pergi ke gereja dan sering mengikuti kegiatan yang diadakan oleh gerejanya. Oma pandai bergaul dengan orang-orang disekitarnya dimana saja dan kapan saja.Cibubur Periode 4 Maret 2013 – 06 April 2013 . d. Adiknya juga tinggal di STW. Oma bercerita dalam keluarganya hanya dirinya dan adiknya yang tidak menikah. Riwayat Keluarga Oma N. Kedua orang tua Oma sudah meninggal karena penyakit tua. sedangkan ibunya seorang ibu rumah tangga dengan hobi memasak. apalagi oma merasa diusianya yang oma rasa sudah tua ini ia memerlukan 5 Kepaniteraan klinik Ilmu Geriatri Fakultas kedokteran Universitas Tarumanagara Sasana Tresna Werdha . oma A. f. Kadang-kadang oma suka dikunjungi oleh oma-oma lainnya yang berada di STW. karena merasa tidak menemukan pria yang cocok dengan dirinya. adalah anak ke-7 dari 10 bersaudara. karena tidak ingin merepotkan saudara dan keponakannya. Oma juga bercerita bahwa dulu banyak sekali pemuda yang mendekatinya. Ayah oma N. Riwayat Kehidupan Sosial Oma dikenal sebagai orang yang suka bergaul.H. Oma merasa cocok dengan agama yang dianutnya. mandiri. Oma satu kamar dengan adiknya. e.H. sehingga lebih banyak menghabiskan waktu di kamar. Riwayat Agama Kedua orangtua Oma beragama kristen protestan dan oma juga agama Kristen Protestan mengikuti kedua orang tua oma. g. Pada saat oma masih bekerja sebagai guru SD. Saat ini oma masih rajin mengikuti kegiatan keagamaan yang diadakan oleh STW. tidak suka tergantung dengan orang lain dan punya banyak teman. Sekarang oma sudah jarang bergaul dengan teman-teman di STW dikarenakan kondisi oma yang sakit bila duduk atau berjalan terlalu lama. Oma mengaku tidak menyesal tidak menikah dan menikmati statusnya tersebut. Oma juga ingin mandiri di STW karena sudah terbiasa hidup mandiri. Situasi Kehidupan Sekarang Saat ini Oma berada di Asrama Dahlia Sasana Tresna Werdha yang dihuni bersama banyak oma-oma lainnya. bekerja di perusahaan Belanda. Oma masuk ke Sasana Tresna Werdha atas keinginan sendiri.H.

tidak mudah dicabut. Tentang Diri dan Kehidupannya Oma merasa kurang puas dengan kehidupannya sekarang. Oma lebih banyak menghabiskan waktu tiduran di tempat tidur. oma sering merasa putus asa. PEMERIKSAAN FISIK Kepala : bentuk bulat. Persepsi Oma N.Cibubur Periode 4 Maret 2013 – 06 April 2013 . Oma sangat ingin agar sakit panggulnya bisa sembuh sehingga oma dapat beraktivitas seperti dulu lagi. PEMERIKSAAN DIAGNOSTIK LANJUTAN A. oma tidak bisa memasak dan berjalan-jalan keluar. h. tidak tampak kelainan pada kulit kepala. sehingga oma lebih banyak tiduran di kamar. Setiap paginya. oma berjemur matahari pagi selama ± 30 menit bersama adiknya. reguler : 24x/menit Thoraco-abdominal : belum dapat dinilai : 156 Cm : IMT = belum dapat dinilai B.H. terdistribusi merata. dan oma merasa tidak berdaya.Presentasi Kasus Geriatri Catherina Chandra 406117058 teman sebaya untuk diajak berkomunikasi. Setiap 2 x dalam seminggu oma mengikuti fisioterapi di STW. Oma merasa kehidupannya sekarang ini sangat membosankan karena Oma tidak bisa melakukan aktivitas seperti dulu lagi. rambut hitam sedikit beruban. Sekarang ini oma hanya bisa pasrah dengan kehidupannya. STATUS INTERNIS Keadaan umum Kesadaran Tekanan darah Nadi Pernapasan Berat badan Tinggi badan Status Gizi : Baik : Compos Mentis : 130/70 mm Hg : 80 x/menit. IV. Sejak sakit panggul. 6 Kepaniteraan klinik Ilmu Geriatri Fakultas kedokteran Universitas Tarumanagara Sasana Tresna Werdha . tidak teraba benjolan. Sejak sakit panggul. Bila memikirkan sisa hidupnya hanya berbaring di tempat tidur.

liang telinga lapang. konjungtiva anemis -/-.lensa keruh ( +/+ ).Presentasi Kasus Geriatri Catherina Chandra 406117058 Mata : bentuk normal. darah-/-. wheezing -/- Kesan : Pulmo dalam batas normal. tiroid tidak teraba. lensa keruh dan shadow test positif pada keduanya. tidak terdapat ronchi dan wheezing. pupil bulat. : bentuk normal. tampak arcus senilis . septum deviasi -. lidah kotor -. Ø3 mm. kebersihan mulut cukup. telinga. gangguan pendengaran -/-. faring hiperemis – tonsil T1/T1 tenang. nyeri tarik aurikula -/-. palpebra oedem -/-. depan belakang sama kuat : sonor pada kedua lapang paru : vesikuler. KGB pre infra-retro aurikula tidak teraba. Hidung Mulut : bentuk normal. isokor. shadow test +/+. tidak pucat. VOD 4/60. leher. refleks cahaya +/+. KGB supra dan infra klavikula. Jantung 7 Kepaniteraan klinik Ilmu Geriatri Fakultas kedokteran Universitas Tarumanagara Sasana Tresna Werdha . sclera tidak ikterik. ikterus -. sianosis -. warna kuning langsat. sekret -/-. tidak dijumpai struma. bibir kering -.Cibubur Periode 4 Maret 2013 – 06 April 2013 . Leher Kulit Kesan : trakea ditengah. ronkhi -/-. mulut. : Pada pemeriksaan kulit. letak uvula di tengah. dan kelenjar getah bening dalam batas normal. kepala. arkus senilis +/+ . simetris. THORAX Pulmo • Inspeksi • Palpasi • Perkusi • Auskultasi : simetris dalam diam dan pergerakan nafas : stem fremitus kanan dan kiri. Pada pemeriksaan mata. : keriput. suboksipitalis tidak teraba. sekret -/-. arkus faring simetris. serumen -/-. nyeri tekan tragus -/-. submandibularis. VOS 5/60 Telinga : bentuk normal. hidung.

nyeri tekan epigastrium -. 8x/menit Kesimpulan : Abdomen dalam batas normal. murmur ( . hepar dan lien tidak teraba. kaku kuduk b. oedem (-). pelebaran vena -. EKSTREMITAS Extremitas superior Extremitas inferior : Tak tampak kelainan. striae -. : Nyeri pada kedua lutut. Rangsang meningeal a.Cibubur Periode 4 Maret 2013 – 06 April 2013 . tidak ditemukan kelainan. : Timpani : Bising usus (+) normal. brudzinsky I : Compos Mentis . M=6.Presentasi Kasus Geriatri Catherina Chandra 406117058 • lnspeksi • Palpasi • Perkusi Batas atas jantung Batas kiri jantung : pulsasi ictus cordis tidak tampak : pulsasi ictus cordis teraba di ICS IV midklavikular line sinistra : redup : ICS II parasternal line sinistra : ICS V linea axillaris anterior sinistra : sternal line dekstra : Diafragma Batas kanan jantung Batas bawah jantung • Auskultasi Kesan : Cor kesan membesar : BJ I-II normal. STATUS NEUROLOGIS Kesadaran 1. jaringan parut : Abdomen supel. gallop (-) ABDOMEN • Inspeksi • Palpasi • Perkusi • Auskultasi : Abdomen simetris. eritem (-). deformitas (-) C.). regular. GCS 15 (E=4. V=5) :(-) :(-) :(-) 8 Kepaniteraan klinik Ilmu Geriatri Fakultas kedokteran Universitas Tarumanagara Sasana Tresna Werdha .

Pupil 4. biceps b. tonus (lengan.Presentasi Kasus Geriatri Catherina Chandra 406117058 c. Laseque e. kekuatan : 5555 5555 5555 5555 6. Reflek fisiologis a. triceps c. patella : baik : baik : baik : baik : baik : baik : baik : baik : tidak dapat dilakukan : baik :(+) : +/+ : +/+ : +/+ 9 Kepaniteraan klinik Ilmu Geriatri Fakultas kedokteran Universitas Tarumanagara Sasana Tresna Werdha . trofi (lengan. brudzinsky II d. tungkai) : baik b. isokor. propioseptif getar posisi 2. Nn. tumit-lutut 4. Sensorik a. Motorik :(-) :(-) :(-) :(-) : bulat. Peningkatan TIK 3. Fungsi cerebellum&koordinasi a.Cibubur Periode 4 Maret 2013 – 06 April 2013 . Ø 3mm. Fungsi luhur 5. tungkai) : baik c. Kernig 2. ekseroseptif raba halus raba tajam b. Cranialis 5. reflek cahaya +/+ : baik : baik a. telunjuk-hidung b. Sistem otonom 3.

Pembicaraan 10 Kepaniteraan klinik Ilmu Geriatri Fakultas kedokteran Universitas Tarumanagara Sasana Tresna Werdha . Reflek patologis a. suka bersosialisasi dengan teman-temannya di asrama. cara berpakaian rapi dan bersih. rossolimo h. Gordon f.H. Penampilan Seorang wanita berusia 80 tahun. 2. Oma setiap hari pergi berjemur bersama adinya dan oma lain di asram dahlia. klonus kaki 7. Perilaku dan aktifitas psikomotor Oma N. bersikap sangat kooperatif. tersisir rapi. Tanda regresi & dementia : +/+ :(-) :(-) :(-) :(-) :(-) :(-) :(-) :(-) :(-) :(-) :(-) :(-) Kesan: tidak ada gangguan neurologis V. klonus paha j. STATUS MENTAL a.H. tampak sesuai usianya. Deskripsi Umum 1. 3.Presentasi Kasus Geriatri Catherina Chandra 406117058 d. schaefer e. Ketika diwawancarai Oma N. sedikit bungkuk. rambut hitam sedikit beruban. Achilles 6. oppenheim g. berperawakan besar dan gemuk. chaddock d. babinski c. hoffman tromner b. mendel bechterew i.Cibubur Periode 4 Maret 2013 – 06 April 2013 .

4.Presentasi Kasus Geriatri Catherina Chandra 406117058 Oma N. Keserasian 6. dapat mengontrol gerakannya dengan baik dan sesuai kehendak. 8. Halusinasi auditorik 2. Pengendalian Motorik Oma N. 5.H.H. Gangguan Persepsi dan Gangguan Kognitif 1. dapat dipercaya. sangat kooperatif dan aktif terhadap pemeriksa.H. Ilusi 4. Halusinasi visual 3.H. Tingkat Kepercayaan Secara umum didapatkan bahwa perkataan Oma N. Mood c. Afek b. Kemampuan baca tulis Baik. Bicara jujur apa adanya dan tenang. : luas : eutimik : serasi dengan pikirannya (appropriate affect) 9. berbicara dengan suara wajar. Sikap terhadap pemeriksa Oma N. tidak ada kesulitan dalam membaca dan menulis. 7. perkataan dan kalimat jelas. Mood dan afek a. Depersonalisasi : tidak ada : tidak ada : tidak ada : tidak ada 11 Kepaniteraan klinik Ilmu Geriatri Fakultas kedokteran Universitas Tarumanagara Sasana Tresna Werdha . Oma lancar berbicara bahasa Indonesia.Cibubur Periode 4 Maret 2013 – 06 April 2013 .

H. Kemampuan visuospasial 10. Fungsi Intelektual 1. Oma N. Oma N. dapat membaca dan menulis dengan bantuan kacamata 9. Memori jangka sedang : baik. Memori segera : tidak ada : tidak ada : sesuai latar belakang pendidikan : baik (waktu. Taraf Pendidikan 2. tempat. Orientasi 3. Daya konsentrasi dan kalkulasi 8. Oma N. Agnosia 10. ingat menu sarapannya : baik. Apraksia 6. Tilikan dan Daya Nilai (discriminative insight dan judgment) Baik. ingat masa mudanya : baik : Oma N. Agnosia : Baik : Baik : Tidak diketemukan 11.Presentasi Kasus Geriatri Catherina Chandra 406117058 5. Memori jangka panjang 7. orang) : baik. Memori jangka pendek 5.H. Kemampuan baca dan tulis : baik. Oma N. dapat mengulang dengan benar 3dari 3 macam benda yang disebutkan oleh pemeriksa 4.H. tidak ada gangguan 12 Kepaniteraan klinik Ilmu Geriatri Fakultas kedokteran Universitas Tarumanagara Sasana Tresna Werdha . Kemampuan berbahasa 11. ingat kapan ia masuk Sasana Tresna Werdha 6.H.H.Cibubur Periode 4 Maret 2013 – 06 April 2013 .

Waham : tidak ada : tidak ada : tidak ada : tidak ada : tidak ada : tidak ada : tidak ada : tidak ada : tidak ada : tidak ada : tidak ada : baik : baik : tidak ditemukan kelainan Kesan : Ditemukan mood eutimik. Tanggal berapa ini ? 2. produktivitas pikiran baik.Cibubur Periode 4 Maret 2013 – 06 April 2013 . kontinuitas pikiran baik. Ambivalensi c. Pikiran a. Kompulsi d. Produktivitas b. Bentuk pikir a. memori segera. Isi pikir a. daya konsentrasi dan kalkulasi baik. Asosiasi longgar b. Verbigerasi f. Tidak terdapat masalah pada pemeriksaan status mental.Presentasi Kasus Geriatri Catherina Chandra 406117058 12. Hari apa sekarang ? jawaban : benar jawaban : benar 13 Kepaniteraan klinik Ilmu Geriatri Fakultas kedokteran Universitas Tarumanagara Sasana Tresna Werdha . SHORT PORTABLE MENTAL STATUS QUESTIONER (SPMSQ) 1. jangka sedang dan jangka panjang baik. Flight of ideas d. Perseverasi c. Arus pikir a. Kontinuitas pikiran c. Obsesi c. Hendaya dalam bahasa b. Inkoherensi e. Ideas of reference e. jangka pendek. afek luas. Fobia b.

Cibubur Periode 4 Maret 2013 – 06 April 2013 3 3 . (musim). (bulan). lemari. Berapa saudara yang anda miliki ? 8. Di mana tempat anda lahir 6. Apa nama tempat ini ? 4. Kapan anda lahir ? 5. pasien disuruh mengulangi nama benda tersebut 14 Kepaniteraan klinik Ilmu Geriatri Fakultas kedokteran Universitas Tarumanagara Sasana Tresna Werdha .Presentasi Kasus Geriatri Catherina Chandra 406117058 3. (rumah sakit). (tanggal). Siapa nama adik anda ? 10. Berapa umur anda ? 7. (hari) apa? Kita berada dimana? (negara). Kurangi 1 dari 10 dan seterusnya ? Total benar Salah 0-3 Salah 4-5 Salah 6-8 Salah 9-10 ? jawaban : benar jawaban : benar jawaban : benar jawaban : benar jawaban : benar jawaban : benar jawaban : benar jawaban : benar : 10 (tidak ada salah)  fungsi intelektual utuh : fungsi intelektual utuh : kerusakan intelektual ringan : kerusakan intelektual sedang : kerusakan intelektual berat MINI MENTAL STATUS EXAMINATION (MMSE) Item Tes Nilai Max Nilai ORIENTASI 1 2 Sekarang (tahun). kursi) tiap benda 1 detik. (propinsi). (lantai/kamar). 5 5 5 5 REGISTRASI 3 Sebutkan tiga buah nama benda (mobil. Siapa nama teman disebelah kamar anda ? 9. (kota).

bila. Dalam hal ini dibutuhkan pemeriksaan yang lebih rinci. nilai 1 untuk setiap jawaban yang benar. lipatlah menjadi dua dan letakkan dilantai.Cibubur Periode 4 Maret 2013 – 06 April 2013 .” 1 1 10 Pasien disuruh menulis dengan spontan. Pasien disuruh menggambar bentuk dibawah ini : 1 1 11 1 1 JUMLAH 30 30 Penderita dengan skor kurang dari 24 dapat dianggap terjadi gangguan kognitif. tanpa. 5 Pasien disuruh mengingat kembali 3 nama diatas. buku) Pasien disuruh mengulang kata-kata : namun. ATENSI DAN KALKULASI Kurangi 100 dengan 7. Atau disuruh mengeja kata “WAHYU” (nilai diberikan pada huruf sebelum kesalahan : misalnya UYAHW = 2 nilai. 4 hentikan setelah 5 jawaban.” 2 1 3 2 1 3 7 8 9 Pasien disuruh membaca dan melakukan perintah : “pejamkan mata anda. 3 3 5 5 BAHASA 6 Pasien disuruh menyebutkan nama benda yang ditunjukan (pensil. Nilai MMSE : 25-30 : tidak ada gangguan kognitif 20-24 : dicurigai ada gangguan kognitif 15 Kepaniteraan klinik Ilmu Geriatri Fakultas kedokteran Universitas Tarumanagara Sasana Tresna Werdha .Presentasi Kasus Geriatri Catherina Chandra 406117058 dengan benar dan catat jumlah pengulangan. Pasien disuruh melakukan perintah : “ambil kertas ini dengan tangan anda.

H. Apakah anda merasa kebanyakan orang lebih baik daripada anda? 16. Apakah anda penuh pengharapan akan masa depan anda? 17. Apakah anda pikir sekarang adalah waktu yang indah untuk hidup? 12. tidak ada gangguan kognitif. Apakah anda merasa penuh energi? 14. Apakah anda sering merasa tak berdaya? 9. Apakah anda takut sesuatu yang buruk akan terjadi pada anda? 7. GERIATRIC DEPRESSION SCALE (GDS) 1. Apakah anda sering gelisah dan gugup? 18. Apakah anda merasa bahagia di sebagian besar waktu anda? 8. utuh.Presentasi Kasus Geriatri Catherina Chandra 406117058 <20 : ada gangguan kognitif Kesan : dari hasil pemeriksaan short portable mental status questioner (SPMSQ) dan mini mental status examination (MMSE) didapatkan fungsi intelektual oma N. Apakah anda merasa kurang berharga? 13.Cibubur Periode 4 Maret 2013 – 06 April 2013 Ya/Tidak Ya/Tidak Ya/Tidak Ya/Tidak Ya/Tidak Ya/Tidak Ya/Tidak Ya/Tidak Ya/Tidak Ya/Tidak Ya/Tidak Ya/Tidak Ya/Tidak Ya/Tidak Ya/Tidak Ya/Tidak Ya/Tidak Ya/Tidak Ya/Tidak . Apakah anda memilih tinggal di rumah? 10. Apakah anda kerap kali khawatir terhadap masa depan anda? 19. Apakah anda merasa kehidupan anda hampa? 4. Apakah anda merasa mempunyai banyak masalah dengan daya ingat anda dibandingkan dengan kebanyakan orang? 11. Apakah anda bersemangat di sebagian besar waktu? 6. Apakah anda sering tawar hari dan merana? 16 Kepaniteraan klinik Ilmu Geriatri Fakultas kedokteran Universitas Tarumanagara Sasana Tresna Werdha . Apakah anda merasa situasi saat ini tidak ada harapan? 15.Apakah anda meninggalkan banyak kesenangan dan aktifitas-aktifitas anda? 3. Pada dasarnya puaskah anda dengan kehidupan anda? 2. Apakah anda sering bosan? 5.

Apakah anda menikmati tidur anda? 28. Apakah anda mudah untuk mengambil keputusan? 30.5. Apakah pikiran anda jernih? Total score :11 Penilaian GDS versi Indonesia Jawaban TIDAK untuk butir 1. Apakah anda sulit berkonsentrasi? 27.30 mendapat skor 1 Jawaban YA untuk butir 1. oma N.5.7. Apakah anda merasa dalam keadaan penuh semangat? 24.9. kemungkinan besar depresi 17 Kepaniteraan klinik Ilmu Geriatri Fakultas kedokteran Universitas Tarumanagara Sasana Tresna Werdha .19.Skor 10-19 : kemungkinan besar depresi .9. Apakah anda kerap kali menjadi kesal pada hal-hal sepele? 25.15.29.H. Apakah anda kerap kali ingin menangis? 26.30 mendapat skor 0 Ya/Tidak Ya/Tidak Ya/Tidak Ya/Tidak Ya/Tidak Ya/Tidak Ya/Tidak Ya/Tidak Ya/Tidak Ya/Tidak Ya/Tidak Butir-butir pertanyaan lainnya bila dijawab YA mendapat skor 1 dan bila TIDAK mendapat skor 0 .Skor 20-30 : depresi Catatan : jawaban pasien adalah yang dicetak tebal Kesan : dari hasil pemeriksaan geriatric depression scale (GDS) didapatkan hasil.Presentasi Kasus Geriatri Catherina Chandra 406117058 20. Apakah anda merasa berat memulai proyek baru? 23. Apakah anda khawatir terhadap masa lalu? 21.Cibubur Periode 4 Maret 2013 – 06 April 2013 .21.29.7.15.19. Apakah anda memilih menghindar dari perkumpulan sosial? 29.27. Apakah anda menemukan bahwa hidup ini sangat menggairahkan? 22.27.Skor 0-9 : tidak depresi .21.

MOBILISASI / BERJALAN 8. TOILETTING NILAI 0 1 2 0 1 2 0 1 0 1 2 0 1 2 0 1 2 3 0 1 2 3 0 1 2 0 1 2 KETERANGAN Incontinence Kadang incontinence Continence teratur Incontinence Kadang incontinence Continence teratur Butuh pertolongan orang lain Mandiri Tergantung orang lain Perlu pertolongan pada beberapa aktivitas Mandiri Tidak mampu Butuh pertolongan orang lain Mandiri Tidak mampu Butuh pertolongan orang lain Bantuan minimal 2 orang Mandiri Tidak mampu Bisa berjalan dengan kursi roda Berjalan dengan bantuan orang Mandiri Tergantung pertolongan orang Sebagian dibantu Mandiri Tidak mampu Butuh pertolongan Mandiri 5. BERPAKAIAN 9.Cibubur Periode 4 Maret 2013 – 06 April 2013 . BERPINDAH TEMPAT DARI KURSI KE TEMPAT TIDUR 7. MENGONTROL BAK 3.Presentasi Kasus Geriatri Catherina Chandra 406117058 INDEKS ADL BARTHEL FUNGSI 1. MEMBERSIHKAN DIRI (LAP MUKA. SISIR RAMBUT. MAKAN 6. MENGONTROL BAB 2. NAIK TURUN TANGGA 18 Kepaniteraan klinik Ilmu Geriatri Fakultas kedokteran Universitas Tarumanagara Sasana Tresna Werdha . SIKAT GIGI) 4.

0 1 13 Tergantung pertolongan orang Mandiri 11.19 : Ketergantungan ringan.9 50 1.Cibubur Periode 4 Maret 2013 – 06 April 2013 . : Ketergantungan total.000 5. terdapat ketergantungan ringan kepada orang lain.0/µL 0-30 mm/jam 0-1 % 2-4% 3-5 % 19 Kepaniteraan klinik Ilmu Geriatri Fakultas kedokteran Universitas Tarumanagara Sasana Tresna Werdha . Kesan : dari hasil pemeriksaan indeks ADL Barthel didapatkan oma N.1 35 3. 9. PEMERIKSAAN PENUNJANG Laboratorium ( 29 Oktober 2012) Pemeriksaan HEMATOLOGI Hemoglobin Hematokrit Eritrosit Trombosit Leukosit LED INR Hitung Jenis Basofil Eosinofil Batang Hasil 11.8 0. dalam melakukan aktivitas sehari-hari. VI.47 % 3.01 0 0 0 Nilai Acuan 11.11.11 : Ketergantungan sedang. 5.4 : Ketergantungan berat. MANDI TOTAL NILAI Nilai ADL: 20 : Mandiri.7 – 15.H.000-440.7 jt 291.2 jt/µL 150.6 .8 – 5.Presentasi Kasus Geriatri Catherina Chandra 406117058 10.000/µL 3.5 g/dL 35 .

5 – 0.Cibubur Periode 4 Maret 2013 – 06 April 2013 . mediastinum superior tak melebar 20 Kepaniteraan klinik Ilmu Geriatri Fakultas kedokteran Universitas Tarumanagara Sasana Tresna Werdha . Tidak tampak tanda fraktur tulang pelvis Struktur tulang baik Kesan : Tampak deformitas vertebra L4 dan L5 X-Foto Thorax PA (11 Maret 2009) Interpretasi : Tampak kesuraman basal paru kiri dan sinus kiri Cor dalam batas normal Aorta baik.Presentasi Kasus Geriatri Catherina Chandra 406117058 Segmen Limfosit Monosit KIMIA SGOT SGPT Asam Urat Ureum Creatinin Kolesterol Total Kolesterol LDL direk Kolesterol HDL Trigliserida 60 40 0 50-70 % 25-40 % 2-8 % 21 12 8.2 35 1.0 188 115 38 176 <32 <31 <5.7 mg/dL 10-50 mg/dL 0.9 mg/dL <200 mg/dL <100 mg/dL 35-45 mg/dL <150 mg/dL Pemeriksaan radiologi X Foto lumbosakral dan Genu (29 November 2004) Kesan : Osteoathritis genu bilateral Spondilithesis L4-L5 Kompresi Fraktur X-Foto Pelvis (4 Maret 2009) Interpretasi : Artic coxae. sacroiliaca joint dan simphisis pubis baik.

dan L5-S1 dg penekanan dural sac dan radix bilateral Bulging discus intervertebralis L1-2 dg pnekanan dural sac Fatty infiltration pada otot-otot yang terlihat EKG (15 April 2009 ) Interpretasi : 1. Irama 2. ST Segmen : Sinus : 68 x/menit : Reguler : Normal : Normal : Normal : Normal : Normal : Normal 21 Kepaniteraan klinik Ilmu Geriatri Fakultas kedokteran Universitas Tarumanagara Sasana Tresna Werdha . dan L5 Degeneratif Disc Disease dg HNP discus interertebralis L3-4. QRS Kompleks 8. L4.Cibubur Periode 4 Maret 2013 – 06 April 2013 . L4-5. Regularitas 4. Axis 5. Heart Rate 3. P Wave 6. PR Interval 7.Presentasi Kasus Geriatri Catherina Chandra 406117058 Curiga fraktur costae 6 lateral kiri Kesan : Pleuro-pneumonia sinistra ?? Curiga fraktur costae 6 lateral kiri X-Foto lumbosakral (20 Maret 2009) Kesan : Spor pada L1-L5 Kompresi Vertebra L2-L5 dan S1 Penyempitan discus L5-S1 Penyempitan discus foramen thorakal dan lumbal Kompresi corpus T12 MRI Lumbosacral (7 Desember 2011) Kesan • • • • : Spondyloarthrosis lumbalis dg kompresi korpus vertebra L2. QRS Interval 9.

4 = osteopeni BMD / Bone Mass Density Anlene (24 April 2007) T-score = – 0. T Wave Kesan : EKG normal : Normal BMD / Bone Mass Density Anlene (18 November 2005) T-score = – 2.5 = normal 22 Kepaniteraan klinik Ilmu Geriatri Fakultas kedokteran Universitas Tarumanagara Sasana Tresna Werdha .Presentasi Kasus Geriatri Catherina Chandra 406117058 10.Cibubur Periode 4 Maret 2013 – 06 April 2013 .

namun hingga kini sakit sudah berkurang. Pada waktu jatuh. tidak terasa bila dalam posisi tidur. oma merasakan sakit pada daerah panggul. Keadaan ini sudah diderita oma sejak tahun 2000. sehingga pulang dari rumah sakit. Kemudian oma dirawat selama ±20 hari namun merasa tidak ada perbaikan. oma jatuh dalam posisi terduduk dan oma mengaku daerah sekitar panggulnya sakit sekali. Setelah jatuh oma langsung berdiri dan mandi. oma pernah jatuh di depan pintu kamar rumahnya karena terpeleset oleh air yang ada di depan kamar. Pada tahun 2005 . oma diantar oleh keluarganya ke tukang urut agar sakit di panggulnya dapat hilang. Nyeri dirasakan saat sedang duduk. 23 Kepaniteraan klinik Ilmu Geriatri Fakultas kedokteran Universitas Tarumanagara Sasana Tresna Werdha . Nyerinya seperti ditusuk-tusuk. punggung oma terbentur pada kursi bus dan panggul terasa sakit dan tidak bisa bangun. Setelah pulang. sohobion (vit B1.Cibubur Periode 4 Maret 2013 – 06 April 2013 . oma hanya tiduran di tempat tidur hingga desember 2012. Setelah itu. Pada tahun 2002. osteocal (Ca carbonate) 1250mg 2x1 tab. biscor (bisoprolol fumarate) 1x5mg. tapi tetap merasa sakit meskipun berkurang.B6. oma masih berobat ke Rumah Sakit Pasar Rebo dan mendapat terapi : capsul racikan 2x1 caps. nitrokaf (glyceryl trinitrate) 2x2.5 mg. Oma kemudian berobat ke Rumah sakit Pasar Rebo bagian ortopedi. aptor (asam acetylsalicylate) 1x100mg. akupunktur. Bulan November 2011. Pada tahun 2000 sebelum oma masuk ke STW. sepulang oma dari Rumah Sakit Pasar Rebo dengan naik bus.B12) 1x1 tab. ±1 bulan setelah diurut. meloxicam 1x7. Nyeri dirasakan pada saat berjalan.Presentasi Kasus Geriatri Catherina Chandra 406117058 RESUME Riwayat Penyakit Sekarang Telah diperiksa seorang wanita berusia 80 tahun dengan keluhan nyeri pada daerah panggul yang dirasakan bertambah berat sejak 3 bulan yang lalu. lisinopril 1x10mg. Adalat (nifedipin) 1x30mg. Sekarang. bangun dari tempat tidur atau ketika posisi ingin duduk. oma jatuh dari ketinggian ± 50 cm sewaktu menyiram tanaman dengan posisi kedua lutut menahan badan. Hingga sekarang. nyeri pada kedua lutut sudah berkurang setelah fisioterapi.5mg. berobat ke RS Pasar Rebo dan menkonsumsi obat. oma dapat berjalan kembali seperti biasa. oma juga mengeluh kedua lututnya sakit karena berjalan terlalu cepat mengikuti temannya.

Oma sudah pergi ke dokter mata dan di diagnosis katarak pada kedua matanya. Kalium iodidida 0.3mg) 4x 2 tetes ODS per hari.Presentasi Kasus Geriatri Catherina Chandra 406117058 Oma mengeluh kedua penglihatan kabur dan berasap sejak 2 tahun yang lalu.Cibubur Periode 4 Maret 2013 – 06 April 2013 . sehingga tekanan darahya cukup stabil dan terkontrol dengan baik.075gram.H. oma bercerita tekanan darahnya mencapai 190/100 mmHg setelah makan sate kambing dan oma merasa pusing dan muntah-muntah. Kemudian oma berobat ke dokter spesialis jantung dan diberikan obat anti-hipertensi. 24 Kepaniteraan klinik Ilmu Geriatri Fakultas kedokteran Universitas Tarumanagara Sasana Tresna Werdha . Riwayat penyakit dahulu 1. dan selama ini oma minum obat anti-hipertensi dan diet rendah garam. Kemudian pada tahun 2005 . menderita hipertensi VII. Vertigo 4. Hiperkolesterolemia 2. Conjungtivitis ODS Riwayat Penyakit Keluarga Adik oma N. namun belum dilakukan operasi dan hanya diberikan obat tetes mata yaitu catarlen (Cacl anhidrat 0. karena seperti terkurung tidak bisa pergi sesuka hati. Psikologis :  Oma bosan tinggal di kamarnya.075gram. Sampai saat ini tidak pernah timbul keluhan. tekanan darah oma juga pernah mencapai 180/100 mmHg setelah oma senam. Fenilmerkuri nitrat 0. sejak sakit panggul. Natrium tiosulfat 0. Biologis : Oma sering merasakan sakit pada panggul 2. Pada tahun 2001. PERMASALAHAN SAAT INI 1.075gram. Meskipun sudah memakai kaca mata baca oma mengeluhkan pandangannya tetap kabur. Hiperuricemia 3.

c HNP discus intervertebralis L3-4. Lingkungan : tidak ada VIII. 6. Foto thorax 3. asam urat. DIAGNOSA KERJA DIAGNOSA UTAMA LBP e.5mg. Pemeriksaan BMD-Dexa 5. L5-S1 DIAGNOSA TAMBAHAN Osteoathritis genu bilateral Katarak imatur ODS Hipertensi grade II terkontrol dengan obat PEMERIKSAAN YANG DIANJURKAN 1. kolesterol HDL. PO.c HNP discus intervertebralis L3-4. Kontrol ke dokter spesialis orthopedi RENCANA PENATALAKSANAAN LBP e. Pemeriksaan ulang kolesterol total. dan kreatinin. sesudah makan 25 Kepaniteraan klinik Ilmu Geriatri Fakultas kedokteran Universitas Tarumanagara Sasana Tresna Werdha . PO.Cibubur Periode 4 Maret 2013 – 06 April 2013 . sesudah makan Ca carbonate 1250mg 2x1 tab. kolesterol LDL. dikunyah. Cek tekanan darah minimal sekali dalam sehari 2. EKG 4. L4-5. Trigliserida. L5-S1 dan Osteoathritis genu bilateral Farmakologi : • • Meloxicam 1x7. L4-5. ureum.Presentasi Kasus Geriatri Catherina Chandra 406117058  Oma sering kepikiran tentang penyakit panggul yang tidak kunjung sembuh sehingga oma banyak menghabiskan waktunya berbaring di tempat tidur. 3. Konsultasi ke dokter spesialis mata 7.

B6.5mg/hari Adalat (nifedipin) 1x30mg / hari Lisinopril 1x10mg/hari Valsartan (diovan/ARB/angiotensin receptor blocker) 80 mg. PO. 26 Kepaniteraan klinik Ilmu Geriatri Fakultas kedokteran Universitas Tarumanagara Sasana Tresna Werdha . Untuk keadaan emergency (misalnya tekanan darah tiba-tiba tinggi).1/2 tab/hari. sesudah makan Non Farmakologi : Menghindari aktivitas yang berlebihan pada lutut dan pinggang. Terapi bedah ini dilakukan bila katarak telah mengganggu pekerjaan sehari-hari.3mg) 4x 2 tetes ODS per hari.B12) 1x1 tab.Cibubur Periode 4 Maret 2013 – 06 April 2013 . 1 tab/hari Nitrokaf (glyceryl trinitrate) 2x2. Natrium tiosulfat 0. Hipertensi grade II (terkontrol dengan obat dan diet) Farmakologis • • • • • Bisoprolol fumarate (β-blocker) 5 mg.075gram.075gram. Fenilmerkuri nitrat 0. Memakai lumbosacral brace (korset) Menggunakan alat bantu jalan (walker) Katarak imatur ODS Farmakologi : • catarlen (Cacl anhidrat 0. Non Farmakologi : • terapi pembedahan. Minum susu tinggi kalsium.Presentasi Kasus Geriatri Catherina Chandra 406117058 • • • • • • • Sohobion (vit B1. Fisiotherapy. Kalium iodidida 0. Kurangi berat badan.075gram.

Istirahat yang cukup dan hindari stress yang berlebihan. L5-S1 : Ad vitam Ad sanationam Ad functionam : dubia ad bonam : dubia ad bonam : dubia ad bonam Osteoathritis genu bilateral : Ad vitam Ad sanationam Ad functionam Katarak imatur ODS: Ad vitam Ad sanationam Ad functionam : dubia ad bonam : dubia ad bonam : dubia ad bonam : dubia ad bonam : dubia ad bonam : dubia ad bonam Hipertensi grade II terkontrol dengan obat : Ad vitam Ad sanationam Ad functionam : dubia ad bonam : dubia ad bonam : dubia ad bonam 27 Kepaniteraan klinik Ilmu Geriatri Fakultas kedokteran Universitas Tarumanagara Sasana Tresna Werdha .Cibubur Periode 4 Maret 2013 – 06 April 2013 . Meningkatkan konsumsi buah dan sayur serta menurunkan asupan lemak jenuh. PROGNOSA LBP e. L4-5.c HNP discus intervertebralis L3-4.Presentasi Kasus Geriatri Catherina Chandra 406117058 Non farmakologi • • • • Olahraga yang teratur. Menurunkan asupan garam.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->