Anda di halaman 1dari 16

Kasus 1 Wanita 40 tahun, datang dengan keluhan pipi bengkak.

Riayat penyakit sekarang keluhan sakit pada gigi rahang bawah kiri, kemudian timbul bengkaka pada pipi, bengkak mula dirasakan 4 hari yang lalu, sudah minim obat dari toko obat tapi tidak ada perubahan dan sakit tidak berkurang. Pada pemeriksaan didapatkan: EO: terdapat asimetri muka oleh karena bengakak pada rahang bawah kiri, radang (+), fluktuasi (-) , batas tidak tegas, pinggir rahang tidak teraba. IO: trismus (-) gigi 46 gangren pulpa, lipatan mukobukal dalam batas normal, banyak kalkulus pada gigi geligi. 1. Diagnosis paling mugkin untuk kasus diatas adalah: a. b. c. d. e. Kista Tumor Abses sub kutan Abses bukal Abses perimandibula

2.

Untuk menegakkan penyebab kasus diatas, pemeriksaan yang diperlukan adalah: a. b. c. d. e. Darah rutin CT Scan Ro Foto panoramic Pungsi Foto Elser

3.

Dari diagnosis diatas rasa sakit diawali dari: a. b. c. d. e. Pulpitis Gigi impaksi Trauma Sinusistis Abses dentoalveolar

4.

Perawatan pada kasus diatas adalah: a. b. c. d. e. Insisi Eksplorasi Ekstraksi dan antibiotika Insisi dan antibiotika Insisi, ekstraksi dan antibiotika

5.

Gambaran klinis infeksi odontogenik akut adalah: a. b. c. d. e. Rasa tidak nyaman Sakit sedang Pus dengan fistel Bengkak tiba-tiba Demam ringan

6.

Factor-faktor yang mempengaruhi penyebaran infeksi a. b. c. d. e. Jenis dan virulensi kuman Daya tahan tubuh Jenis dan posisi gigi Adanya potensial space Semua benar.

Datang seorang pasien wanita 20 tahun dengan keluhan gigi atas depan berlubang dan mengeluh sakit. Pasien juga mnejadi tidak percaya diri karena penampilannya terganggu. Keluhan sudah dirasakn sejak 1 minggu yang lalu, namun saat ini ada tidak ada keluhan sakit. 7. Jika pada saat ini dilakukan pemeriksaan inspeksi Nampak adanya karies disisi palatal 11, sondasi: karies pulpa (+), perkusi (+), palpasi( +), ekstraoral: tidak ada asimetri muka, intra oral: gingival terdapat fistel, diagnosis kasusu ini adalah: a. b. c. d. e. Abses subgingiva Periodontitis apikalis Pulpitis kronis Hiperemi pulpa Kista radikuler

8.

Penatalaksanaan yang tepat untuk kasus diatas adalah: a. b. c. d. e. Ekstraksi Konservasi Analgetik Pembuatan protesa Antibiotika

9.

Seandainya kasus diatas harus dilakasanakan ekstrkais, saraf yang harus dianestesi adalah: a. b. Maksilaris Infraorbitalis

c. d. e.

Alveolaris superior anterior Nasopalatinus Palatine mayor

10. Bila terjadi infeksi pada gigi 11 disertai pembengkakan maka potensial space yang mungkin terkena adalah: a. b. c. d. e. Sublingual space Palatal space Mandibular space Submandibular space Bukan salah satu diatas

11. Tanda-tanda pasien plegmon adalah: a. b. c. d. e. Lidah terangkat Bangkak tapi tidak sakit Trismus Malaise Adan D benar

12. Jenis-jenis bakteri penyebab infeksi odontogenik adalah; a. b. c. d. e. Bakteri aerob Bakterio anaerob Semua benar Streptococcus Staphylococcus

13. Gigi yang sering menyebabkan terjadinya plegmon mandibula adalah: a. b. c. d. e. M3 RA M3 RB M2RB M1RB M2RA

14. Osteomilietis tulang rahang adalah: a. b. c. Infeksi yang melibatkan seluruh space Infeksi yang terjadi pada pemberian terapi radiasi Infeksi yang melibatkan korteks pada sumsum tulang

d. e.

Selalu terjadi fraktur patologis Infeksi yang disebabkan jamur

15. Plegmon dasar mulut adalah: a. b. c. d. e. Melibatkan seluruh space bukal Dapat menyebabkan asfiksia Melibatkan otot lidah Selalu trakeostomi Malibatkan 3 space

16. Periodontitis apikalis jika tidak dirawat dapat berkembang menjadi: a. b. c. d. e. Kista radikuler Granuloma apikalis Abses dentoalveolar Semua benar Semua salah

17. Penyebab terbanyak komplikasi dari plegmon dalah: a. b. c. d. e. Sesak nafas Serangan jantung Sepsis Pneumonia Gagal ginjal

18. Penatalksanaan abses sub kutan yaitu: a. b. c. d. e. Drainase Pasang tampon roll kassa Inisis Insisidan drainase A, B, C benar

19. Insisi pada abses subkutan adalah menggunakan sclpel no: a. b. c. d. e. 5 11 15 22 11 dan 15

20. Tindakan pengambilan gigi impksi dengan cara dibelah adalah: a. b. c. d. e. Splitektomi Odontektomi Odontotomi Apikoektomi Apeks reseksi

21. Komplikasi setelh tindakan ododntektomi yang paling sering adalah; a. b. c. d. e. Bengkak Infeksi Susah makan A dan B benar A,B,C benar

22. Usia yang paling dianggpa ideal untuk pengambilan gigi impaksi adalah: a. b. c. d. e. 14-16 tahun 16-20 tahun 20 tahun keatas 17 sd 20 tahun 15 sd 17 tahun

23. Alat yuang digunakan untuk membebaskan tulang dari mukosa (flap) disebut a. b. c. d. e. f. Pean Curetase Rasparatorium Langenback Curetase Arteri klem

24. Komplikasi yang paling sering terjadi pada gigi impaksi sebagian adalah: a. b. c. d. e. Plegmon Abses mandibula Tumor Kista Pericocronitis

25. Tindakan pengambilan sebagian mukosa yang menutupi permukaan gigi yang impkasi adalah; a. b. c. d. e. Perikoronitis Operkulektomi Apikoekstomi Apeks reseksi Gingivektomi

26. Alat yang digunakan untuk menjahit pada tindakan odontektomi adlah: a. b. c. d. e. Needle holder Pean holder Neddle saja Cromic cut gut Benag shade

27. Obat-obat yang diberikan pada pasien post odontektomi untuk mencegah infeksi dalah; a. b. c. d. e. Analgesic Antibiotika Analgesic dan antibiotika Kortikosteroid Semua benar

28. Post tindkan odontektomi bila menggunakan benang yang tidak bisa diresorb, pengambilan benang dapat dilakukan pada hari ke: a. b. c. d. e. 3-7 hari pos operasi 7- 10 hari post operasi 5-6 hari post operasi 4-6 post operasi BSSD

29. Posisi gigi M3 impaksi yang paling sering ditemukan dipoliklinik adalah: a. b. c. d. e. Distoangular Vertical Horizontal Mesiodistal Mesisoangular

30. Perikoronitis disebabkan oileh:

a. b. c. d. e.

Bakteri Terjebaknya makanan Kerena flora normal Karena infeksi B dan C benar

31. Gigi yang paling sering menyebabkan trauma pada perikoronitis M3RB adalah a. b. c. d. e. M2RA M2RB M3RA M3RB A dan C benar

32. untuk membedakan kista dengan granuloma adalah, kista dentigerous ditegakkan bila ukurannya a. b. c. d. e. >5mm <3mm >3mm <5mm Semua salah

33. Penyebabterjadinya komplikasi fraktur akar gigi pada operasi odontektomi adalah: a. b. c. d. e. Osteoporosis Jenis kelamin Hormonal Bentuk akar bengkok B dan C benar

34. Untuk mencegah terjadinya fraktur akar pada tindakan odontektomi adalah: a. b. c. d. e. Membuat undercut Bila masih keras waktu diungkit jangan dipaksa Bila masih keras diseparasi sja B dan C benar A dan B benar

35. Macam-macam foto Rontgent yang digunakan untuk membantu menegakkan diagnosis kelainan region maksilofacila adalah: a. Foto panoramic dapat digunakan untuk mendeteksi gigi yang mengalami erupsi dificicllis

b. c.

Oclusal view untuk melihat adanay diskontinuitas korteks tulang Foto SPN (sinus paranasal) untuk membantu menegakkan diagnosis apakah gigi impaksi terletak pada sisi labial atau palatal

36. Foto dental (periapikal) a. b. c. Lebih sesuai untuk menegakkan apakah didalam sinus terdapat gigi yang mengalami impaksi Gambar yang diperoleh dalam medan yang terbatas untuk beberapa gigi dan jaringan pendukung. Untuk menentukan apakah ada kelainan kontinuitas korteks tulang

37. Shift sketch adalah: a. b. c. Foto yang paling jelas untuk melihat apakah ada serpihan tulang/ gigi yang terdapat dalam alveolus Salah satu cara untuk menentukan apakah gigi caninus terletak disisi labial ataua palatal arcus dentalis. Mahal biaya karena penderita harus membayar film denagn ukuran lebar

38. Untuk mencari pakah terdapat fokla infeksi pada penderita yang secara klinis gigi geliginy tampak sehat adalah: a. b. c. Dilakukan pengambilan gambar foto AP lateral Tidak diperlukan pengambilan foto Ro Foto panoramic masih merupakan pilihan pengambilan gambar

39. Pengambilan gambar yang lebih detail untuk mengetahui danya kelainan pada region maksilofacial a. b. c. CT scan 3 dimensi dengan atau toidak dengan kontras Ro foto waters Foto TMJ

40. Foto OPG a. Dikenal juga sebagai foto panoramic yang berguna untuk melihat seluruh gigi geligi, tulang maksilofaciel dan banguinan2 yang dibentuknya. b. c. Tidak dapat digunakan untuk melihat apakah reposisi dan rekonstruksi terjadi malunion Penderita harus menggigit filmnya

41. Foto AP lateral a. Sering dikerjakan oleh dokter umum didaerah untuk melihat kecurigaan terjdinya patah rahang akan tetapi gmabar yang didapat terjadi superimpose gambaran rahang kanan dan rahang kiri. b. c. Juga untuk melihat terjadinya patah apeks gigi. Sangat cocok untuk fase gigi campuran karena tampak jelas benih gigi geligi yang akan tumbuh

42. MRI (magnetic resonance imaging) a. Digunakan untuk membantu diagnosis apakah terjadi kelainan jarinagn lunak atau keras menggunakan resoinansi gelombang magnet. b. c. Untuk mengetahui pertumbuhan gigi geligi yang mengalami impaksi Sering digunakan membantu menegakkan diagnosis terjadinya fraktur dentolalveolar

43. Foto TMJ adalah a. Cara mudah untuk memebantu mendiagnosis kelainan sendi TMJ, gambarnya jelas karena menggunakan gelombang magnet b. c. Foto yang spesifik untuk kelainan sendi temporomandibular Teknik ini sudah ketinggian, sehingga sudah tidak dipakai lagi

44. Ameloblastoma a. b. c. Pada hakekatnya sebagai tumor ganas Tumor kistik ini bersifat infiltrative sehingga bersifat ganas meluas ke jaringan sekitar Sevara klinis didapati fluktuasi sub kutan karean terdapat penimbinan cairan

45. Ameloblastoma a. Tumor ini merusak tulang dan merusak jaringan sekitarnya sehingga apkes gigi pun dapat mengalami kerusakan. b. c. Pada umumnya penderita merasakan nyeri yang tajam. Diagnosis banding sebagai pungling ranula

46. Secra klinis ameloblatoma adalah a. b. c. Hanya terjadi pada rahang atas, tumor ini sangat destruktif sehingga tulang maksila akar habis. Banyak terjdi pda rahang bawah dan pada umumnya pada korpus hingga angulus mandibula Selalu ditandai adanya impaksi

47. Gambaran radiologis ameloblastoma: a. b. c. Kesan tampak seperti sarang tawon Slelu lusen berkesan monolokuler Apeks gigi tidak tampak resorbsi

48. Kista odontogen a. b. c. Secara klinis dengan rabaan dapat terkesan fenomena bola pingpong Tidak pernah terkesan asimetri wajah Bila kondisi tubuh baik garnuloma apical gigi akan berkembang menjadi kista

49. Kista radikuler a. b. Dapat berkemabnag kerah maligna Bila tindakan pencabutan gigi tidak diketahui bahwa terdapat kista disekitar apkes gigi akn berkembang menjadi kista residual. c. Secara radiologis apeks gigi tampak resorbsi

50. Pernyataan yang benar a. b. c. Kista dentigerous terasa nyeri, gigi tidak erupsi akan tetapi selalu dibarengi proses keganasan Kista dentigerous terinfeksi sehingga akan terjadi fistula ekstraoral Kista dentigerous terjadi kapsul kista melingkupi gigi yang mengalami impaksi dengan dinding kapsul bersifat semipermeabel sehingga cairan intrakapsuler semakin banyak

51. Gambarn rontgent kista a. b. c. Tulang tampak lusen, difus, terjadi fraktur dengan tampak diskontinuitas korteks tulang. Tampak gambaran lusen berkesan buble soap appearance Lusern berbatas tegas denagn tepi kavitas tampak opak

52. Bila dibedakan denagn infeksi, gambarn rontgent kista: a. b. c. Lusen kista tampak berkesan bayangan seperti kapas Lusen yang berbetas tegas dengan tepi tulang sehat sedang gambarn infeksi lusennya tampak difus Pada kista tampak difus, dengan apeks gigi resorbsi dan gigi dalam kedaan periodontitis

53. Keganasan dirongga mulut banyak terjadi dinegara: a. b. c. d. e. Maju India Berkembang Indonesia AS

54. Kematian yang disebabkan oleh kanker rongga mulut sangat tinggi karena a. b. c. d. e. f. Tajut berobat Kurangnya deteksi dini Gagalnya mengontrol lesi primer Adab B benar B dan C benar Semua benar

55. Cara pengendalian kanker rongga mulut adalah sebagai berikut: a. b. c. d. e. Mencegah paparan zat karsinogenik Deteksi dini kanker rongga mulut Tidak mengkonsumsi MSG Adab B benar Tidak menggunakan plastic

56. Factor local sebagai etiologi kanker rongga mulut adalah: a. b. c. d. e. Gigi sulung yang persistensi Gigi gangrene diekstraksi OH baik Restorasi Iritasi kronis protesa

57. Gen anti onkogen adalh gen yang membantu proses: a. b. c. d. e. Nekrosis sel Meningkatkan pertumbuhan sel Apoptosis Menghambat pertmubuhan B dan C benar

58. 20 % kanker lidah terletak pada: a. b. c. d. e. 1/3 posterior lidah 2/3 anterior lidah 1/3 anterior lidah 2/3 lateral anterior lidah A dan B benar

59. Orang yang mempunyai kebiasaan menginang sering terjadi kanker rongga mulut di: a. b. c. d. e. Gingiva Dasar mulut Palatum A dan C benar B dan C benar

60. Pemeriksaan yang dilakukan untuk mengetahui suatu lesi ganas atau tidak adalah: a. Biopsi

b. c. d. e.

Sitologik Insisi Eksisi Semua benar

61. Cara yang paling penting untuk mengetahui metastase suatu carcinoma rongga mulut: a. b. c. d. e. Ro panoramic CT scan Biopsi Ro thorax A dan B benar

62. Alat sikat Oral CDx yang digunakan untuk mengidentifikasi kanker rongga mulut secara dini digunakan oleh: a. b. c. d. e. Sciubba (1999) Lynn (1994) Pedersen (1996) Bolden (1982) Nelson(1993)

63. Lesi pada lidah yang sudah 2 minggu tidak sembuh2 tapi berpindah pindah tempat kita curiga sebagai: a. b. c. d. e. Lesi pre kanker Kanker Stomatitis aftosa Leukoplakia A dan B benar

64. Lesi ukuran kurang dari 1 cm, pembesaran limponodi unilateral,hasil ro throx tidak ada metastase: a. b. c. d. e. T1N1Mx TONOMO T1N1M0 T2N1M0 T1N0Mx

65. Pemeriksaan lanjutan yang harus dilakukan drg bila menemukan tanda-tanda sbb: a. b. Luka bekas cabutan yang tidak sembuh2 Pendarahan gingival karena gingivitis

c. d. e.

Ulkus yang menetap dan lebih dari 2 minggu tidak sembuh2 A,B dan C benar A dan C benar

66. Kanker rongga mulut terjadi pada wanita sekitar : a. b. c. d. e. 2% dari seluruh kanker 5% dari seluruh kanker 7% dari seluruh kanker 3% dari seluruh kanker 9% dari seluruh kanker

67. Gen yang mengatur apoptosis adalah: a. b. c. d. e. Gen yang mengatur nekrosis Gen yang mengatur pertumbuhan sel Gen yang mengendalikan kematian sel2 Gen penghambat gen penghambat

Seorang dokter akan memberitahukan kepada pasiennya bahwa kanker mulut yang dideritanya sudah memasuki fase terminal dengan prognosis yang sangat buruk. 68. Ketika anda menyampaikan berita tersebut ,hal pertama yang harus anda lakukan adalah membuat: a. b. c. d. e. Rapport Empati Status Diagnosis Pengobatan

69. Dalam penyampaian berita buruk tersebut ada baiknya apabila pasien tersebut didampingi oleh : a. b. c. d. e. Dokter Perawat Psikolog Keluarga Sahabat

Pasien demgan penyakit terminasi seringkali memiliki harapan bahwa penyakitnya akan membaik karena ia sudah sering berobat dan ditangani oleh dokter ahli. Ketika akan menyampaikan berita buruk, ada baiknya dokter

menanyakan mengenai persepsi pasien terhadap penyakitnya. 70. Pengetahuan pasien terhadap penyakitnya termasuk dalam persepsi pasien mengenai: a. b. c. d. Kondisi medis Harapan pasien Keinginan keluarga Informasi dokter

71. Perkiraan pasien terhadap perawatan yang sudah atau sedang berjalan merupakan: a. b. c. d. Kondisi medis Harapan pasien Keinginan keluarga Informasi dokter

Setelah diagnosis ditegakkan kemudian pasien divonis mengenai penyakitnya bahwa penyakit tersebut memiliki kesempatan yang sangat kecil untuk disembuhkan. Reaksi pasien terhadap berita tersebut adalah tidak menerima kenyataan dan menyalahkan tim dokter, menganggap dokter melakukan salah diagnosis. 72. Jika pasien marah dan mengancam akan membunuh dokter yang mendiagnosisnya, berarti ia berada dalam fase: a. b. c. d. e. Denial Anger Bargaining Depression Acceptance

73. Sebelum meninggal pasien dengan penyakit terminasi membuat daftar 100 hal yang ingin saya lakukan sebelum saya meninggal. Fase ini merupakan: a. b. c. d. e. Denial Anger Bargaining Depression Acceptance

74. Identifikasi risiko komplikasi radioterapi ditentukan hal-hal dibawah ini: a. Kebersihan mulut, penyakit periodontal, umur pasien

b. c. d. e.

Tipe keganasan, penyandang DM, penurunan jumlah trombosit Area radiasi, cara pemberian kemoterapi, hasil Ro foto panoramic A,B dan C benar A dan B benar

75. Ekstraksi pada pasien dengan program radioterapi, sebaiknya dilakukan pada: a. b. c. d. e. 2-3 minggu sebelum radiasi 1 hari sebelum radiasi Pada saat radiasi 1 hari sesudah radiasi 2-3 minggu sesudah radiasi

76. Cara mempercepat penyembuhan ekstraksi pada preventif radioterapi,adalah: a. b. c. d. e. Atraumatik, antibiotika Atraumatik, suturing, analgetika Suturing, analgetika, antiinflamasi Atraumatik, suturing, antibiotika, analgetika Atraumatik, suturing, antibiotika, analgetika, antiinflamasi

77. Komplikasi awal program radio/kemoterapi adalah: a. b. c. d. e. Karies Ulserasi Mukositis Xerostomia Osteoradionekrosis

78. Komplikasi radioterapi yang tidak berhubungan dengan xerostomia adalah: a. b. c. d. e. Karies Trismus Ulserasi Mukositis Kandidiasis

79. Dipilihnya pengganti saliva pada penanganan pasien dengan xerostomia pasca radiasi, karena bersifat: a. b. c. Unlubricated Durasi pendek Pleasant taste

d. e.

Menurunkan pH saliva Memperbaiki reseptor sel acinar

80. Soal selanjutnya pelajari kisi2 soal ujian drg oentoro yang fraktur,,, silahkan lihat dfbmf ga bisa ketikin, coale q g bsa bcanya, tkut salahmkacih..^_^ 81. Soal dari 101-120 tidak ada yang mencatat (pelajari kulpa drg joko karena soalnya drg joko.)