P. 1
Menghubungkan dua jaringan menggunakan router

Menghubungkan dua jaringan menggunakan router

|Views: 4|Likes:
Dipublikasikan oleh M Arif Andri Gunawan
Jaringan Komputer Tugas 4
Jaringan Komputer Tugas 4

More info:

Published by: M Arif Andri Gunawan on Apr 01, 2013
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/11/2014

pdf

text

original

Jaringan Komputer

Disusun Oleh : M. Arif Andri Gunawan 0610 3070 1228

POLITEKNIK KEGERI SRIWIJAYA 2013

Pembuatan Jaringan A dan Jaringan B 1. Buka cisco packet tracernya. Tambahkan N-Device seperti berikut ini :

2. Klik pada router0 dan ubah physicall device nya seperti gambar berikut ini :

Pada bagian physicall, matikan router dan tambah perangkat WIC-1T pada router. Jika sudah klik OK. Lakukan juga hal tersebut untuk router1. 3. Hubungkan jaringan A terlebih dahulu, menggunakan kabel tipe automatically

Berikut ini adalah hasil dari penghubungan kabel tersebut :

4. Hubungkan router0 dan router1 dengan kabel serial DCE

5. Hubungkan jaringan B sama seperti jaringan A menggunakan kabel automatically. Gambar dibawah ini adalah hasilnya :

6. Setting IP address jaringan A PC0 Gateway : 192.168.0.1 : 192.168.0.254

PC2 Gateway

: 192.168.0.2 : 192.168.0.254

PC3 Gateway

: 192.168.0.3 : 192.168.0.254

7. Setting IP address PC0 Gateway : 192.168.100.1 : 192.168.100.254

PC2 Gateway

: 192.168.100.2 : 192.168.100.254

PC3 Gateway

: 192.168.100.3 : 192.168.100.254

8. Hasil tes ping jaringan A ke gateway

Setiap PC baik PC0, PC1 dan PC2 yang kita ping ke gateway, maka hasilnya akan sama seperti gambar diatas.

9. Hasil ping jaringan B ke Gateway

Pada langkah selanjutnya akan dijelaskan konfigurasi routernya, terdapat dua buah router yaitu Router1 dengan nama hostname R1 dan Router2 dengan Hostname R2, berikut ini konfigurasinya :

Konfigurasi Pada Router1 1. Pada langkah ini akan dijelaskan bagaimana cara setting IP address router dan melakukan routing melalui CLI, beerikut ini merupakan tampilan CLI pada router1.

2. Kita harus mengubah Display name dan hostname pada router, ubah pada tab config dang anti display name “Router!” dan Hostname “R1”.

Klik router1 dan klik tab CLI ketik perintah pada CLI tersebut.  Tekan enter dan akan tampil R1>  Ketik perintah enable sehingga akan berubah menjadi R1#  Ketik perintah hostname R1  Ketik perintah config t  Selanjutnya ketikkan perintah berikut ini  Int fa0/1  Ip address 192.168.0.254 255.255.255.0  No shutdown  Int Se0/1/0  Ip address 192.168.200.1 255.255.255.0  No shutdown  Exit  Ip route 192.168.100.0 255.255.255.0 192.168.200.2  Exit  Wr  Sh run

3. Ping di CLI tersebut Ping 192.168.0.1 Perintah-perintah diatas seperti gambar dibawah ini :

4. Berikut hasil ping melalui CLI tersebut.  Ketik sh run  Lalu ketik ping 192.168.0.1 , berikut ini adalah hasilnya :

Gambar diatas menunjukkan bahwa ping telah berhasil, ping ini ditujukkan dari router ke PC0 pada jaringan A, Selanjutnya kita akan menyetting untuk jaringan B, langkahnya sama seperti diatas.

Konfigurasi Pada Router2 Untuk konfigurasi router2, kita ubah terlebih dahulu display name dan hostname pada router2, untuk display name “Router2” dan hostname “R2”, seperti gambar dibawah ini :

1. Langkah-langkah konfigurasi :  Klik pada Router2, dan klik tab CLI  Tekan enter dan akan tampil R2>  Ketik perintah enable sehingga akan berubah menjadi R2#  Ketik perintah hostname R2  Ketik perintah config t  Selanjutnya ketikkan perintah berikut ini  Int fa0/1  Ip address 192.168.100.254 255.255.255.0  No shutdown  Int Se0/1/0  Ip address 192.168.200.2 255.255.255.0  No shutdown  Exit  Ip route 192.168.0.0 255.255.255.0 192.168.200.1  Exit  Wr

 Sh run

Perintah-perintah diatas seperti gambar dibawah ini :

 Selanjutnya, ketik sh run  Lalu ping 192.168.100.1  Maka hasilnya akan seperti gambar dibawah ini :

 Selanjutnya ping 192.168.100.2  Hasilnya akan seperi gambar dibawah ini :

 Selanjutnya ping 192.168.200.1 , dan hasilnya :

Selanjutnya kita akan mengatur clock rate dari masing-masing router untuk menambahkannya masuk kembali ke CLI config. Ketikkan perintah berikut ini:  Enable  Config t  Int Se0/1/0  No shutdown  Clock rate 64000  Exit Seperti gambar dibawah ini :

Lakukan juga pada router2. Pastikan clock rate nya sama.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->