Candra Bakti Putra Wahyu Trianto Jumransyah Dhewi Violetta Delfi Intan Dwi Febriana

Terjadinya Minyak dan Gas Bumi
 Hidrokarbon (minyak dan gas bumi) berasal dari organisme darat ataupun laut. Setelah mati, terakumulasi dalam batuan sedimen yang halus seperti lempung dan karbonat.

Dalam keadaan terawetkan dan lingkungan yang reduksi (karena terkena overburden pressure), kemudian mengalami diagenesis, yaitu proses kompaksi dan konsolidasi. Pada saat ini, ikatan kimia dalam jasad-jasad organik sebagian akan terputus dan fluida yang terkandung didalamnya akan terdorong keluar. Jasad-jasad organik ini akan berubah menjadi

Reservoir 3. Batuan Induk (Source Rock ) 2. Jebakan (Trap ) 5. Migrasi 4. Batuan Penutup (Seal / Cap Rock ) .PETROLEUM SYSTEM 1.

Batuan Karbonat (Carbonates).(Ginanjar & Latief. Contoh: Batuan Lempung (Claystone). 2006) 1. Batuan Induk (Source Rock ) Batuan Induk (Source Rock) adalah batuan tempat minyak atau gas bumi terbentuk. atau Shalestone yang kaya akan material organik . 65 % 21 % 12 % 2% Shale/Clay Marl .

Resevoir Reservoir adalah batuan yang mempunyai porositas atau rekahan (fracture) dan permeabilitas yang baik. Porositas menggambarkan akumulasi hidrokarbon pada trap. Batuan yang mengalami rekahan (fracture). Batuan Karbonat (Carbonate ). Sandstone 1% 39 % Carbonate Fracture rock (Ginanjar & Latief. Permeabilitas tergantung hubungan antar rongga pori yang menggambarkan kemampuan batuan dalam 60 % mengalirkan hidrokarbon Macam-macam reservoir: • • • Batuan Pasir (Sandstone ).2. 2006) .

Patahan (Fault ) ketika aktif. Migrasi Sekunder adalah migrasi minyak atau gas bumi dari batuan reservoir menuju Jebakan (Trap ). .3. Migrasi Jenis-jenis Migrasi berdasarkan pembagian jalan: • • Migrasi Primer adalah minyak atau gas bumi dari Batuan Induk (Source Rock ) menuju reservoir. 2. Jenis-jenis Migrasi berrdasarkan jalurnya: 1. Migrasi vertikal antar lapisan batuan.

4. Jebakan (Trap ) Jebakan (Trap ) adalah suatu kondisi dimana hidrokarbon tidak dapat bergerak kesemua jalur manapun. .

Batuan Penutup (Cap Rock / Seal ) Batuan penutup (Cap Rock / Seal ) adalah batuan yang tidak bisa ditembus hidrokarbon. 65 % 33 % 2% Clay/Shale Salt Carbonate (Limestone&Dolomit (Ginanjar & Latief. .5. sehingga tidak dapat bergerak lagi.

Jebakan (Trap )  Perangkap minyak bumi sendiri merupakan tempat terkumpulnya minyak bumi yang berupa perangkap dan mempunyai bentuk konkav ke bawah sehingga minyak dan gas bumi dapat terjebak di dalamnya. .

Jebakan Kombinasi (Combination Trap) 4. Jebakan Struktur (Structural Trap) 2. Jebakan Stratigrafi (Stratigraphic Trap) 3. Macam-macam Jebakan: 1. Jebakan Hidrodinamik (Hydrodynamic Trap) .

Jebakan Struktur (Structural Trap)  Terbentuk karena deformasi batuan reservoir seperti antiklin (anticline ) atau patahan (fault ) a. Jebakan Antiklin c. Jebakan Struktural lainnya . Jebakan Patahan b.

. kemudian gerakan pada formasi ini berhenti dan pada saat yang bersamaan minyak bumi mengalami migrasi dan terjebak pada daerah patahan tersebut. Jebakan ini terjadi bersama dalam sebuah formasi dalam bagian patahan yang bergerak.Jebakan Struktur (Structural Trap)  Jebakan Patahan Jebakan patahan merupakan patahan yang terhenti pada lapisan batuan.

.Jebakan Struktur (Structural Trap)  Jebakan Antiklin Jebakan yang antiklinnya melipat ke atas pada lapisan batuan. yang memiliki bentuk menyerupai kubah pada bangunan.

.Jebakan Struktur (Structural Trap)  Jebakan Struktural lainnya Contoh dari perangkap struktur yang lain adalah Tilted fault blocks in an extensional regime. marupakan jebakan yang berasal dari Seal yang berada diatas Mudstone dan memotong patahan yang sejajar Mudstone.

Jebakan Struktur (Structural Trap) .

sungai purba channel (river channel ).Jebakan Stratigrafi (Stratigraphic Trap)  Terbentuk karena deposisi batuan reservoir seperti batu karang (reef ). . erosi dari batuan reservoir seperti ketidakselarasan yang membentuk sudut (angular unconformity).

Jebakan Stratigrafi (Stratigraphic Trap) .

Jebakan Stratigrafi (Stratigraphic Trap) .

.Jebakan Kombinasi (Combination Trap) Terbentuk karena elemen Struktur dan Stratigrafi. .Dimana pada perangkap jenis ini merupakan faktor bersama dalam membatasi bergeraknya atau menjebak minyak bumi.

Jebakan Kombinasi (Combination Trap) .

Jebakan Hidrodinamik (Hydrodynamic Trap)  Jebakan ini sangat jarang karena dipengaruhi oleh pergerakan air. . Pergerakan air ini yang mampu merubah ukuran pada akumulasi minyak bumi atau dimana jebakan minyak bumi yang pada lokasi tersebut dapat menyebabkan perpindahan.

Jebakan Hidrodinamik (Hydrodynamic Trap) .

Contoh Petroleum System .