Anda di halaman 1dari 13

Kita awali materi dari Klas 1 ( di UN : 11 soal ) Keaneka Ragaman Mahkluk Hidup 1. Klasifikasi caranya dibagi 3 : 1.

Alamiah didasarkan atas pengelompokan yang dilakukan oleh alam / habitat , tumbuhan biji , perdu , semak , ( kecoa - burung merpati , ubur - hiu dll ) 2. Buatan / Artifisial dibuat oleh manusia ( kecoa, belalang dalam kelompok insekta dll Jadi klasifikasi Buatan mendasarkan ke cirri tubuh: anatomi , reproduksi , fisiologis , cara reproduksi dll, sehingga menyederhanakan obyek studi . 3. Phillogenik ) : hubungan evolusi mis kera dan manusia 2.URUTAN TAKSON PIKOFAGES / DIKOFAGES artinya semakin kearah spesies maka - semakin banyak persamaan - sedikit perbedaan - sedikit anggotanya dan sangat dekat hubungan kekerabatannya Pencarian jenis mahkluk hidup yang belum diketahui namanya dapat menggunakan KUNCI DETERMINASI kunci yang dikotomis berisi uraian 1 a - 2b dst yang digunakan untuk mencocokkan nama species tersebut sehinnga bisa diberi nama , lihat soal di blog ini pada analisa skl 1 CARA MUDAH - Tentukan cara mengurutnya dari no yang paling belakang kedepan , janagan memulai dari nomer 1a atau 1b - Pencocokan dari nomor yang besar ke nomor kecil pasti di jamin benar. 3. Arti dua tumbuhan pada Sacaharum officinarum dg Sacharum spontaneum menunjukkan Genusnya sama species beda yaitu sama sama Genus Sacharum ini terjadi karena struktur GEN yang berbeda untuk m.h nya ( merah , pink , putih) ! perhatikan penulisan species Karakter penulisan ilmiah pada species dan karakter pada takson misal Species ditulis dua nama )nomenclature binomial) , genus dengan satu nama yaitu nama depan species , family pada tumbuhan berakhiran ceae , ordo tumbuhan berakhiran ales dll ( detailnya juga bisa dilihat bdi blog ini) 4. Keaneka Ragaman Mahkluk hidup ada 3 1 - Keaneka ragaman genetic : dikawinkan Fertil : kelapa apa saja namun jangan ikut kelapa sawit , mangga apa saja , pisang apa saja dll yang tidak bisa Jeruk /Ganggang apa saja ( keaneka ragaman ini disebut pula keaneka ragaman dalam satu species) 2 - Keaneka ragaman Species dikawinkan Steril : sapi , kerbau , anjing dll 3 - Keaneka ragaman Ekosistem : keaneka ragaman pada lingkungan nya : Gurun , Hutan Tropis , Taiga , Tundra , pantai dll Hutan : , Kanopi . Liana , Tanaman hetrogen , Iklim mikro di dasar hutan dan makro di tajuk kanopi tumbuhan Gurun : Xerophyt , interval suhu siang malam tinggi , evaporasi tinggi maka . Pantai berlumpur : Bakau / mangrove yang punya akar nafas ( Lumpur hasil dari penguraian sampah sehingga BOD ( Biological Oxygen Demand) naik , DO ( Desolve Oksigen) turun sehingga bakau menggunakan akar nafas) Taiga : Konifer ( Tumbuhan berdaun jarum ) Tundra : Lichenes, ( padang es ), dll 5. Pelestarian Insitu Berarti : disitu , ditempat aslinya : Badak bercula satu diujung kulon sedang eksitu diluar habitatnya , bunga Raflesia di kebun raya bogor dll yang jelas exsitu itu untuk upaya penelitian yang kebanyakan berupa kebun 2 nggak di aslinya 6. Kingdom Virus Reproduksi Virus :

1. Lisis ( APEAL : Adsorbsi-Penetrasi-Eklipase/Replikasi-Asembling-Lisis) dan 2. Lisogenik ( virus menumpang hidup di sel inang membentuk PROFAGE)inang tetap hidup dan membelah namun suatu saat melisis juga ) Tumbuhan : Tungro ( padi kerdil) , CVPD ( jeruk ) , Mosaik ( TMV/tembakau ) Hewan : Rabies , Flu burung ( H5N1/Myxovirus ) FMD ( sapi ) Manusia : Demam berdarah ( Dengue) Polio , Cacar ,Hepatitis, Rabies, Trachoom, Campak , Herpes , Morbili , Kutil pada manusia pohon Dede , Gondong , Flu, Aids , Sars , Ebola dll Ciri virus : dpt dikristalkan ( spt benda mati), DNA or RNA ( mampu reproduksi ) , Parasit obligat , hanya bisa dikultur / dikembang biakkan di jaringan m.h misal di embryo telur dll nggak bisa dikembangkan di media bakteri misal agar dll Pembunuh Virus ampuh yaitu INTERFERON 7. Kingdom Monera ( Bakteri dan Ganggang Biru ) Bakteri : Dinding sel ( Peptidoglikan ), peptidoglikan tebal pada kelompok gram + sebaliknya ,Prokaryotik ( inti tanpa selaput ) digolongkan Monera, bentuk cocus, basilus, vibrio, spirillium , mesosom pengganti mitocondrianya , reproduksi Amitosis (biner atau membelah diri) bergerak dengan flagel ( mi-li- am- per ) : Monotrik , Lopotrik, Ampitrik , Peritrik koloninya bisa Streptococus, Stapilococus , Sarkina , Diplococus , Diplobacillus etc Respirasi bisa aerob dan aerob serat fakultatif ataupun obligat , bisa autotrop maupun heterotrop , Thermofil , Psikrofil , dengan reproduksi vegetatif amitosis maupun generatif dengan paraseksual ( konjugasi transduksi, transformasi ) Peran /guna bakteri untuk - Fiksasi N2 / pengikat N2 ( Rhizobium , Azotobacter , Clostridium pasteurianum ) - Nitrifikasi ( NS dan NC membuat nitrit ( HNO2) dan NB membuat nitrat (HNO3) dengan meng oksidasi nitrit ( Nitrosococus , Nitrosocoocus, Nitrobacter ) bakteri ini aerob :perlu O2 - Teknik plasmid ( Rekombinan gen ) / pembusukan di usus, buat vitK ( Esherichia colly ) - Yogurt ( Lactobacillus bulgaricus ) Bioinsektisida / BT ( Bacillus Thuringiensis ) - Biometalurgi ( Thiobacilus ferooksidan) , SCP ( Methilophyllus ) - Biogas methan ( Methanobacterium ) dll Penyakit bakteri : Tiphes , Disentri , Sipilis, TBC , Pes, Dipteri , Radang paru (pneumonia), Tetanus , Kolera , Antraks, Gonoroe (menghafalkannya Disebutkan bakterinya : bakteri TBC) 8.Kingdom Fungi Jamur OZABD jamur ini mempunyai karakter : Oomicotina ( jamur air : Phytoptora), Zygomicotina (Rhizopus ) , Ascomicotina ( Ascus spt beruas ruas Penisillium dan Asergillus dan Sacharomyces ) Basidiomycotina ( Basidium berpayung ) Volvariela volvacea , Auricularia dll , Deuteromicotina : Monilia sitophyla ( Oncom) Dengan Prinsip Reproduksi dari Spora Hifa Micellium Sporangium Spora Mendapatkan makanan makanan secara heterotrop menguraikannya secara eksternal dengan mengeluarkan enzim keluar / kesubstrat. Makanan kesel sudah sederhana. Jamur Merugikan Aspergilus flavus racun aflatoxin , Pucinia ( Padi ) , Ustilago ( Gandum) , Phytoptora infestan (kentang ) Aspergilus fumigatus ( paru paru burung) Jamur Menguntungkan : Rhizopus ( tempe ) , Aspergilus wentii ( kecap), Sacharomyces cerevisae (alcohol), Monilia sitophyla ( Oncom) Volvariela volvacea , Auricularia ( jamur berukuran besar dimakan Basidiokarpnya ( badan buah) ,Basidium penghasil Basidiosporanya Lichenes ( simbiosis mutualisme jamur dan Ganggang ) : sebagai tumbuhan perintis 9. Kingdom Protista ( Ganggang(protista tumbuhan)dan Protozoa(protista hewan) - Algae Ganggang hijau. keemasan,coklat dan merah ( Chloro, Crisso, Phaeo dan Rhodophyta ) dengan urutan pigmen chlorofil, karoten/xantofil dan fikoXantin dan FikoErythrin). Adaptif terhadap air , Autotrop Peran Spirulina (biru SCP ),Anabaena (biru -fiksasi niyrogen),Chlorella (hijau

SCP),Diatomae / Navicula (keemasan isolasi dinamit),Laminaria (coklat/pirangmengandung asam alginate untuk tekstil, kapsul kosmotik ),Euchema spinosum , Glacilaria, Gelidium (EGG) (merahagar agar dengan pasta dr telur (EGG) Protozoa ( RSCM ) - Rhizopoda ( kaki semu / psudopoda ) : Amuba , Foraminifera (indicator minyak bumi ) - Sporozoa ( tanpa alat gerak ) : Plasmodium ( malaria ) dibawa nyamuk Anoples (STMGZOO) - Ciliata ( Bulu getar /Cilia) : Paramaecium caudatum ( indicator air jernih ) - Mastigopora/Flagelata (Bulu cambuk) : Tripanosoma ( penyakit tidur ) Euglena (berklorofil) 10. Hewan ( Animalia ) : P C P N A M M A E C P & C : Diploblastik , P : Triploblastik Acoelomata , N : Triploblastik Pseudocoelomata , A C : Triploblastik Coelomata P (CHD) : Calcarea , Hextinelida, Demospongia ( Ascon , Sycon , Leucon ) terdapat Sel koanosit (pencernaan ) Amubosit (mengedarkan makanan ) C (HAS) : Hidrozoa , Antozoa , Schipozoa ( Hydra , Lilia Laut , Ubur ubur ) P (CTT) : Cestoda , Trematoda , Turbelaria ( C. Pita , C Hati , C. Planaria ) N(OTAWA) : Oxyuris vermicularis , Trichinella, Ascaris lumbricoides, Wucheria, Ankilostoma duodenale ( C. Kremi , C. Otot , C . Perut , C. Filaria , C. tambang ) A (POH) : Polychaeta , Oligochaeta, Hirudinea ( C. wawo , C. Tanah , Lintah ) M (CGP) : Chepalopoda , Gastropoda , Pelecypoda (Cumi , gurita , Siput , Kerang) A ( CAIM) : Crustacea , Aracnoida , Insekta dan Myriapoda ( kaki 5 4 3 2/1 Psg) ( Udang , Laba laba /Kalajengking , serangga, Kaki seribu / Kelabang ) E (OACEH) :Ophiuroidea , Asteroidea , Crinoidea , Echinoidea , Holothuroidea (Bintang Ular , Bintang Laut , Anemon , Bulu Babi , Teripang ) C (PARAM) : Pisces , Ampibia , Reptil , Aves , Mamalia ( ikan , katak , salamander , ular , buaya , unggas , menyusui ) Pisces ( Agnatha , Chondrictyes , Osteichtyes ) Ampibia ( Apoda, Anura , Urodella) Reptil ( Squamata, Chelonia ,Crocodilia , Ophidia ) , Mamalia( Chiroptera, Marsupialia, Monotremata , Cetacea , carnivore dll+)

11. Reproduksi Hewan 1. Pada Platihelmintes - Cacing Pita : (Telur Hexacant Cisticercus C dws Taenia Solium (babi ), T saginata (sapi) ,Echinococus granulosus (anjing) Masuk tubuh makan daging yangada Cisticerkus. 2. Cacing Hati ( Fasciola hepatica ) : TuMiSiR Calon MC ( Telur Mirasidium- SporosisRedia- Cercaria- MetaCercaria) mirasidium kesiput , keluar metacercaria lerumput Ternak C, Dewasa Manusia , Cacing hati Ikan Clonorsis sinensis 3. Coelenterata : Zygot Planula- Polip (skifistoma) Efira Medusa muda Dewasa( Ubur ubur ) Generasi generatif Medusa Dewasa karena menghasilkan zigot ) 4. Cacing Tambang ( Ankilostoma ) Telur Larva Rhabditiform Filariform menembus kulit - pembuluh darah hati- jantung - paru mulut kerongkongan usus (anemia) 5. Cacing Wucheria /filaria : Telur larva microfilaria (nyamuk culex) Elephantiasis (menyumbat kelenjar limfe , Limfe turun ke kaki jadi bengkak ) 6. Anelida : Cacing tanah : telur diletakkan di KLITELUM ruas yang menebal ,hermaprodit 7. Arthropoda Pada Arachnoida : Kelisera dimulut ( Racun) , Pedipalpus ( capit) memgang , memasukkan sperma Insekta : Metamorfosis sempurna ( Holometabola ) : T-L-P-I : kupu , nyamuk , lalat Hemimetabola : T-N-I: Belalang , kecoa,jangkrik 8. Molluska ( CGP) Chepalopoda ( kaki di kepala ): tanpa cangkang kec Nautilus , Gastropoda ( kaki di perut ) cangkang satu : siput ( bekicot , Lymnea ) Pelecipoda ( kaki pipih ) /Bivalvia (cangkang sepasang)/Lamelibranchiata (insang berlapis

lapis) : kerang Lapisan cangkang dari luar ke dalam berurutan Periostrakum ( gelap / hijau ) , Prismatik dan nakreas (mengkilat ) PPN Mutiara buatan : batu kecil diletakan di antara Mantel dan Nakreas 9 Echinodermata : OACEH yang bisa dimakan Holothuroidea : teripang semua bergerak dengan kaki ambulakral (diawali dari lubang madreporit ke mulut melalui pembuluh) 12 PLANTAE LUMUT (Bryophyta) dan PAKU (Pterydophyta) dan SPERMATOPHYTA PAKU ( PS) : di bawah (sporofit ) 2n ada daun sporofil sporogonium sporangium LUMUT ( LG ) : diatas (Gametofit ) yang kromosomnya haploid ada alat kelamin anteridium ( jantan) dan arkegonium (betina) Ciri Lumut : - Gametofitnya :Tumbuhan lumut . Sporofitnya :Sporogonium (Bryophyta) - Akar Rhizoid , belum punya Berkas pengangkut Xilem dan Floem ,Gametofit lebih lama hidupnya dibanding sporofitnya Sporogoniumnya : terdapat Seta (tangkai) , Apofisis (ujung tangkai yang melebar ) , kaliptra (tutup sporogonium) Dibagi 1. Lumut Daun ( Musci) contoh Spagnum ( berumah satu) 2. Lumut Hati ( hepaticae) contoh Marchantia polymorpha untuk penyembuh hepatitis dengan batabng tak namapak dibungkus daun Ciri Paku : Gametofitnya : Protalium Sporofitnya : Tumbuhan Paku (Pterydophyta) Akar serabut , ujung daun muda menggulung, berkas pengangkut ada konsentris , daun berspora karena ada Sporogonium ( ada indusium , sporangium , annulus) pada daun sporofil di bagaina bawah Klasifikasi Paku : 1. Paku homospora ( spora ukuran , bentuk dan jenis sama ) : paku kawat ( Licopodium ) 2. Paku Heterospor homospora ( spora ukuran , bentuk dan jenis beda : paku rane ( Selaginela) semanggi ( Marsilea crenata ) 3 Paku Peralihan (spora ukuran ,bentuk sama & jenis beda) Paku Ekor Kuda ( Equisetum debile) Spermatophyta ( kormophyta Berbiji ) Gymnospermae : Biji Terbuka : pembuahan tunggal , belum ada bunga namanya Strobilus Ex : Pinus, Melinko, Damar, Conifer , Gingko biloba, Pakis haji Angispermae ( Mono dan Dikotil) : pembuahan ganda , berbunga ( monokotil kelipatan 3 , dikotil kelipatan 5 ) , Pembuahan ganda IG 1 dengan Ovum jadi Zygot (2n), IG2 dengan IKLS jadi Endosperm ( 3n) 13. Lingkungan ( Ekologi ) Polusi Udara : CO2 : Efek Rumah Kaca ( penghijauan ) SO2 dan NOx : Hujan Asam ( diberi kapur ) CFC : Berlubang Ozon ( Global Warning) Polusi Air dan Tanah Sampah Organik : Biological Oxygen Demand naik , Desolve Oxygen turun Pupuk /Deterjen : Eutrofikasi ( Blooming eceng gondok ) : BOD naik , DO turun terjadi pula Pendangkalan Polusi Suara : Suara diatas 80 dB Suksesi Suksesi Primer : Ada hilang Ada : ada lagi diawali dengan urutan vegetasi Lichenes lumut / paku rumput semak perdu pohon

Suksesi sekunder : Ada Rusak Ada : hutan terbakar cirri Vegetasi sama dari sebelumnya Rantai makanan Nichia /Niche : Status Jabatan m.h (kompetisi terjadi jika , Tempat dan Niche sama) Tingkat tropi I : Produsen ( fitoplankton , tumbuhan hijau ) Konsumen I : Herbivora ( Zooplankton , sapi ) Dasar piramida : Produsen Rantai Perumput : dimulai dari Produsen Rantai Detritus : dimulai dari sissa m.h dimakan detritivor ( Cacing , Belatung ) Perpindahan energi pada rantai makanan : energi terkecil di Konsumen terakhir , karena terjadi pengurangan 90 % yang menjadi Egesta, ekresta, aktifitas , jadi yang untuk tuimbuh 10% Insektisida ( DDT) yang bersifat Non Bio Degradable tercemar di perairan Kandungan DDT terbesar Konsumen terakhir Hg tercemar di perariran Hg akan mengendap ke dasar sehingga kandungan terbesar di Kerang yang berupa kehidupan bentos . menyebabkan Minamata Predasi : Predator dengan yang dimangsa Komensalisme : Anggrek dan mangga , Liana ( rotan ) yang merambat dengan pohon BioGeoKimia : suatu siklus materi berupa unsur /senyawa kimia dari MH bio) kelingkungan ( geo) contoh siklus O2 CO2 pada respirasi dan fotosintesis , sikus Nitrogen dalam nitrifikasi, fiksasi dan penguraian sisa sisa oleh bakteri dll SUKSESI lINGKUNGAN dibagi 2 suksesi 1. Suksesi Primer dan 2. sujsesi srkundet Untuk Latihan materi klas X ini dapat secara detail klik isharmanto Di blog ini juga tersedia materi teori yang detail ,jika anda masih ada waktu untuk membaca , jika waktu sangat mepet buka saja Prediksi UN 2010 dibaca pasti OK.hehehe KLAS XI (11 soal) 1. Gambar Sel Sel Tumbuhan : ada Dinding sel , Chloroplast dan Vacuola besar Sel Hewan : ada Lisosom dan Sentriol Mitocondria (respirasi sel ) , Ribosom ( sintesa protein ) , RE ( transportasi protein) Nucleus ( pengatur aktifitas sel ), Membrane sel (mengatur transportasi ), Mikro filamen (penggerak otot) mikrotubulus ( penyusun benang spindle /kerangka sel , badan golgi ( sebagai kelenjar , penghasil enzim) , Peroksisom ( badan mikro) penghasil katalase pengurai H2O2 , Lisosom dihasilkan badan golgi untuk ( autofagi, Autolisis , endositosis , eksositosis ) , Chloroplast ( Reaksi terang dan Gelap ), Sentrosom menentukan arah pembelahan sel 2. Penampang daun : Epidermis , Parenkim palisade (untuk fotosintesis) Parenkim spons (penyimpan sementara hasil fotosintesis) , X/ F dan Ep bawah dengan stomata Penemapang Batang : Epidermis, kortex , ada lingkaran cambium keluar dan kedalam (Floem dan Xilem sekunder ) paling dalam stele Penampang akar : Epidermis, kortex , endodermis , perisikel/perikambium , Floem diluar perisikel dan Xilem didalam , stele ( silinder pusat ) Jika direndam Eosin warna merah : warna merah hanya dijumpai di Xilem saja pada batang setelah diiris , untuk membuktikan bahwa air diangkut oleh Xilem 3. Jaringan pada manusia Epithel dengan bentuk pipih, silingris ,kubus gimana tempatnya diapalin Otot meliputi 1. lurik /rangka ( inti banyak ditepi,serabut gelap terang, sadar /volunter , cepat menerima rangsang ,cepat lelah 2. polos /involunter kenalikan lurik : bentuk seperti gelendong ada di orhan dalam 3. Jantung ( myocardium bentuk seperti lurik hanya bercabang dengan satu inti sifat kerja seperti polos ) Syaraf .neuron : benang pendek Dendrit (penerima rangsang , benang panjang Akson ( neurit ) penerus rangsang ada myelin ,sel schwann , nodus ranvier, sedang bulat dengan inti dikenal

badan sel Tulang : kartilago (rawan ) ada Hyalin ,elastin dan fibrosa , osteo ( tulang sejati) ada saluran havers , lakuna 3 . Sistem Gerak : Diartrosis : sendi Engsel di Siku/ lutut/ ruas jari , Peluru di bahu /pinggul , Pelana di pergelangan tangan , Putar di leher (Atlas dan tengkorak , Luncur di tulang belakang Sinarthrosis : Hubungan antar tulang tak bisa digerakkan : Sinfibrosis : cranium kepala sambungan tulang pipih membentuk SUTURA , Sinchondrosis : Rusuk Otot Bisep berkontraksi membuat siku bengkok Fleksi , dan Trisep berkontraksi siku Lurus ( Ekstensi ) , otot antagonis lain , Supinasi (menengadah) dan Pronasi (menelungkup) . Abduksi dan Adduksi ( dekat ) , Elevasi dan Depresi ( turun ) Penyakitnya : bisa kesalahan tulang belakang ; skoliosis, kifosis dan Lordosis (melihat Lord (tuhan) , bisa fraktura , fisura 4. System Transportasi 1. Penyumbatan Arteri disebut Sclerosis Ateroskleroasis: lemak ( fat), Arteriosclerosis kapur /calsium 2. Pelebaran Vena : Varises jika di betis, Hemoroid/ wasir jika di Anus Penyumbatan 3. kapiler jantung disebut : Trombus : padat , Embolus udara Peredaran besar : jantung tubuh jantung ( bilik kiri aorta tubuh vena kava serambi kanan) Peredaran kecil : jantung paru paru jantung ( bilik kanan arteri pulmonalis paru vena pulmonalis serambi kiri ) Vena : masuk jantung , lemah tekanan , dipermukaan ,dinding tipis kaku , kecuali vena pulmonalis semua vena penuh CO2) Erytrocyt (tak berinti ,5 juta/cc, Hb ) : anemia jika kurang Leucocyt ( LyMBEN) ; membunuh kuman dan antibody . 6-9 ribu /cc berinti , ada kemampuan diapedesis (menembus pembuluh darah nanah) leukemia (lebih) Leukopenia ( kurang ) Trombosit (keeping darah ) kecil tak berbentuk : pembekuan 200- 300 ribu / cc kurang demam berdarah Pembekuan darah : Trobocyt-trombokinase-protrombintrombin-fibrinogen benang fibrin 5 System Respirasi Mekanisme Respirasi dada : memakai OATR dan terjadi gerakan rusuk naik turun Respirasi Perut : memakai Otot Diafragma dan perut dan terjadi gerakan Diafragma Inspirasi Dada : OATR kontraksi Rusuk naik Rongga dada besar Paru besar inspirasi Inspirasi Perut : otot diafragma berkonmtraksi , difragma lurus, Paru besar udara masuk Asfiksi : keadaan darah kurang oksigen : ini karena diudara banyak CO/CN , TBC, di Pegu nungan tinggi , tenggelam paru penuh air, semua membuat difusi oksigen terhenti Fisik paru paru : Alveolus : tipis ,penuh pembuluh darah, mudah terjadi difusi , epitel pipih selapis Trachea Bronchus : cincin tulang rawan , otot polos , epitel bersilis Bronchiolus ; otot polos saja Respirasi Hewan :Cacing tanah : Difusi kulit di punggung (dorsal ) , laba laba : paru paru buku serangga : trakea , burung terbang : kantong hawa ., ikan waktu Ekspirasi di insang 6. System Pencernaan Mulut : Ptialin : amilum disakarida / glukosa ada kelenjar ludah parotis , bawah lidah Lambung : Enzim Pepsin Pencernaan protein jadi peptone Enzim Renin mengubah caseinogen pada susu menjadi casein (protein susu ) HCl : disinfektan , membuka klep pylorus, menutup klep dua belas jari , mengubah pepsinogen jadi pepsin , menurunkan pH , mengaktifkan hormone sekretin dan koleosistokinin Dua belas Jari : ada getah dari Pancreas ( TLA, Interokinase , NaHCO3 dan empedu Terjadi penguraian peptone jadi asam amino oleh Tripsin Pengemulsian lemak oleh getah empedu kemudian oleh lipase pancreas (steapsin) lemak dijadikan asam lemak dan gliserol

Disacharida : MLS ( maltosa , Laktosa , Sukrosa) oleh amylase disakarase diurai Pankreas : aktif karena hormone sekretin , Empedu aktif krn : Koleosistokinin , Dua hormone diatas keluar dirangsang oleh HCl dari Lambung Usus halus : Erepsin menguraikan Protein menjadi asam amino , dan terjadi penyerapan Usus besar hanya terjadi penyerapan air dan pembusukan oleh Bakteri E coly Makanan mengandung Glukosa di Test dengan Benedict : merah bata Protein di Test dengan Biuret : Violet ( ungu) Amilum / KH dengan Luhol : Biru tua Gangguan di lambung : Ulkus , Kolik , Gastritis . Usus Besar : konstipasi , usus buntu : apendisitis , kelenjar ludah : Gonding _( Parotitis) 7. System Ekskresi Nefron ginjal : Filtrasi ( Glomerulus ), Reabsorbsi ( TCP) , Augmentasi ( TCD) Filtrasi : buat urine primer /filtrate glomerulus : masih berguna ada glukosa tanpa asam amino Reabsorpsi : Buat urine II /filtrate tubulus : urine tak ada lagi glukosa ada penambahan urea Augmentasi : Buat urine benar dengan bantuan ADH dari hipofise posterior Urin primer dibuat di glomerulus ada di TCP , Urine sekunder dibuat di TCP ada di TCD Penambahan urea, pengurangan / penambahan air air di TCD (ingat ADH) Diabetes Incipidus : kencing terus karena ADH dari hipofise berkurang Albuminaria : Kencing mengandung ada protein , Uremia : ada kencing di darah Nefritis : infeksi nefron Anuria : gagal ginjal Jalan urine dari Ginjal (Pelvis renalis) Ureter Kantong Kemih - Urethra Ekskresi Hewan : Cacing tanah: Nefridium , Insekta : Buluh malphigi ( spt rambut / benang di ususnya) Laba laba : Coxae , Planaria (cacing pipih ) : Sel api , Udang : kelenjar hijau 8. System Reproduksi Laki : Testes ( buat sperma dan Testosteron) epididimis ( pematangan ) vas deferens kantung sperma ( vesica seminalis ) penampungan uretra ( jalan terakhir baik sperma /urin Wanita : Ovarium ( produksi ovum dan estrogen , progesterone ) fimbrae tuba falopii / oviduct ( terjadi fertilisasi ) Uterus ( tempat bayi) karena ada endometrium disisi tepinya servix ( leher rahim ) vagina Siklus menstruasi Manusia ( FELP ) ; FSH Estrogen LH Progesteron Hipofise kirim FSH ke ovarium membuat folikel besar ( FDG) FDG menghasilkan Estrogen Estrogen membuat endometrium uterus menebal dan mebuat FSH terhenti dan mamcu keluarnya LH , LH di ovarium membuat FDG matang dan pecah terjadi Ovulasi ovum ke oviduct FDG berubah jadi Korpus luteum ( Badan kuning ) yang menghasilkan Progesteron , Progesteron membuat endometrium kuat dan berpembuluh darah , Semakin lama waktu Korpus luteum berubah jadi korpus albicans ( badan putih ) , telur tak dibuahi , progesterone didarah sedikit luruh endometriumnya terjadilah kisah Menstruasi FDG Korpus Luteum Korpus Albicans 9. System Koordinasi Gerak Refleks : Reseptor - Sensorik Tlg Belakang Motorik Effektor (otot ) Pedoman : sampai di sumsum tulang belakang selalu neuron lewat akar dorsal (atas ) baru bawah Jadi neuron sensorik dari reseptor ada di atas motorik di bawah ke effektor (berupa otot Jika Gerak sadar ke OTAK dari sumsum tulang belakang Bagian neuron : Dendrit : penerima rangsang ( benang pendek ) kebadan sel Neurit /Akson : penerus rangsang dari badan sel ke neuron lain , pusat di akson ada myelin (pembungkus ) nodus Ranvier (melancarkan jalan syaraf), Schwann ; memberi makan , ujung aksomn yang berhubungan dengan sinapsis Otak dibungkus Meninges tersusun 3 lapisan : Durameter Arachnoid Piameter (DAP) 10. Sistem Indra 1. Mata ( Fotoreseptor Retina ) Sclera ( lapisan luar bola mata ), Coroid (lapisan tengah ada pembuluh darah ) , Retina

( lapisan dalam peka cahaya) , Cornea ( meneruskan cahaya ke lensa , Iris (pigmen mata), pupil ( pintu masuk cahaya ke lensa , Lensa (Fokus cahaya) Di retina ada bagian peka cahaya terang berupa Sel Conus mengandung Iodopsin yang tersusun atas Opsin dan retinin) dan Sel Basilus (special gelap mengandung Rodopsin terdiri Opsin & Vitamin A) Myopi ( cahaya jatuh didepan retina ) dibantu lensa cekung ( negative ) Hipermetropi ( cahaya jatuh dibelakang retina ) dibantu lensa Cembung ( + ) Presbyopi ( mata tua) cahaya jatuh dibelakang retina Astigmat ( silindris ) lensa mata tidak rata Hemeralopia (Rabun senja ) , Xeropthalmia ( Kornea kering ), Keratomalasi semua akibat kekrungan Vitamin A 2. Telinga ( Phono reseptor Organ korti ) Ada daun Telinga -saluran telinga luar gendang telinga (membrane thimpani) tulang pendengaran di area tengah : MLS ( martil ,landasan , sanggurdi ) tingkap oval saluran limped an berakhir ke koklea yang penuh Organ korti yang ditepel syaraf no 8 Auditory diatas Coclea ada Saluran setengah lingkaran ( sakulus- utrikulus - semisirkularis ) berupa alat keseimbangan yang ditempeli syaraf dibawa ke otak kecil 3 Kulit ( Tangoreseptor ) Selain alat ekskresi juga alat Indra perasa ( P-T , K D , R P , M PRS ) Pacini Tekanan , Krause Dingin , Rufini Panas , Meisner Perabaan dan Sentuhan , Sebagai alat ekskresi karena terdapat kelenjar keringat ( Glandula Subrudorifera) yang pembuluhnya memutar mutar mengatur suhu tubuh . Kulit terdapat 2 lapisan yaitu Epidermis dan Dermis Epidermis ( KLGG) mempunyai 4 lapisan yaitu Korneum ( proteksi/ zat tanduk) Lusidum (bening pemisah) , Granulosum ( Pigmen kulit ) Germinativum ( Regenerasi kulit) Dermis terdapat kelenjar keringat , minyak , pembuluh darah , ujung syaraf , lemak , rambut KLAS XII ( 18 soal ) PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN Perkecambahan diawali dulu dengan biji Dormancy sehingga mengering ini membuat tekanan osmotic biji tinggi , karena adanya air terjadi imbibisi air yang masuk membuat Giberelin aktif dan menggiatkan Enzim amylase aktif amylase menghidrolisis amilum pada cadangan makanan biji amilum-glukosa adanya glukosa menjadi embryo /calon individu mendapatkan makanan sehingga tumbuh dan memecahkan kulit biji yang udah lunak karena terendam air . jika perkecambahan itu di tempat gelap maka akan cepat karena Auksin aktif tanpa cahaya memacu daerah apical tumbuh cepat (Etiolasi ) namun jika tanpa cahaya terus akan mati seiring dengan habisnya makanan di cadangan makan karena tidak segera digantikan dengan makanan dari hasil fotosintesis , jika ada sinar matahari tumbuh aktiflah dia ( Begitu kisah perkecambahan ) Hormon penting pertumbuhan yaitu 1. Etilin : pemasakan buah , buah tua akan mengeluarkan gas membuat kulit masak 2. Kalin : pembentukan Organ Batang, Bunga, Daun, Akar, (Kaulo,Antho, Filo,Rhizokalin) 3. Traumalin : Penyembuhan luka ( trauma) dari goresan sehingga kalus terbentuk kembali . 4. Absisin : menguranngi aktifitas besar (bertahan hidup) karena diluar kondisi kurang baik 5. Auksin ( IAA) pertumbuhan apical keatas / bengkok 6 .Giberelin : pertumbuhan raksasa , buah partenocarpi ( tanpa biji) 7. Sitokinin : pembelahan sel 2. ENZIM Sifat enzim Fisik : Berupa getah eksokrin , mengandung protein , biokatalisator Kerja : Specific , keylock , berulang ulang , bolak balik , menurunkan enrgi pengaktifan Pengaruh : Dipengaruhi suhu , pH , kadar substrat , inhibitor , jumlah produk , jumlah enzim

Pasa percobaan kerja enzim katalase ( dengan menggunakan hati ) - substrat : H2O2 - produk O2 dan H2O - Test PH dengan HCL ( asam) dan NaOH ( basa) - Test Suhu dengan Es dan dipanaskan Konklusi : Enzim ini bekerja baik di pH netral dan suhu 37 derajat RESPIRASI SEL ( KATABOLISME) PROSES TEMPAT BAHAN PROSES HASIL REAKSI TERANG (energi sinar matahari) Tilakoid / Grana Pada Khloroplast H2O (Tanah Xilem Akar) Foton klorofil ( Fotosistem 1 &2)- eksitasi electron fotolisis air menjadi H + dan O2 H+ diikiat NADP NADPH2 ATP Oksigen (O2 ) Dari Produk fotolisis REAKSI GELAP Calvin Benson ( energi dari NADPH- ATP hasil akhir Reaksi Terang Stroma Pada Khloroplast CO2 (Udara - Stomata ) 1 Fiksasi RuBP mengikat CO2 menjadi PGA 2. Reduksi PGA berikatan dengan H+ dari NADPH membentuk PGAL 3. Regenerasi PGAL Glukosa sebagian membentuk RuBP Glukosa - Amilum FOTOSINTESIS PROSES TEMPAT BAHAN HASIL Glikolisis Sitoplasma ( Anaerob) Glukosa (C=6) 2 Asam Piruvat ( C= 3) 2 NADH 2ATP Dekarboksilasi Oksidatif Membrane luar mitokondria Asam Piruvat ( C=3) 2 asetil Co A ( C= 2 ) 2 NADH 2 CO2 Siklus Krebs Matriks mitokondria Asetil CoA ( C = 2 ) 4 CO2 6NADH

2FADH 2 ATP Transport elektron Membran dalam mitokondria dengan bantuan enzim Sitokrom Oksigen ( O2) 34 ATP 6 H2O Percobaan Fotosinresis 1. Sachs : untuk mengetahui amilum dan fotosintesis perlu cahaya , pakai daun dibungkus kertas alumunium , dan alcohol yang digunakan melarutkan klorofil test dengan Lugol positif warna biru tua untuk daun yang tidak dibungkus , dibungkus pucat 2. Ingenhous : pakai hidrilla . Oksigen keluar dalam fotosintesis dengan tanda ada gelembung 3. Engelmann : dengan spirogira mengetahui cahaya yang cocok panjang gelombangnya dan bakteri aerob Fermentasi ( Respirasi An Aerob ) 1. ASam Laktat Suasana An aerob , Bahan Glukosa , Produk Asam Laktat dan 2 ATP , Penerima ion H + nya Asam Piruvat menjadi asam laktat , Membuat pegal pegal ,. Terjadi di otot ketika kurang oksigen 2, Alkohol ( C2H5OH) Suasana Anaerob , Bahan Glukosa , Produk Alkohol , 2 ATP , 2 CO2 , tidak menghasilkan air , Penerima iob H+ Asetal dehide menjadi Alkohol , terjadi pada mikroorganime ( Sacharomyces ) . 3. Fermentasi Asam Cuka ( CH3COOH ) Suasana Aerob , bahan Alkohol , Produk Asam Cuka , H2O , penerima H+ adalah Oksigen sehingga terbentuk Air , terjadi di mikroorganisme ( Acetobacter aceti). Kemosintesis : Membuat bahan kompleks ( Organik ) dari sederhana (an Organic) dengan nergi dari hasil Reaksi kimia :, Misal 1. Nitrifikasi ( pembentukan nitrat (NO3) dari amoniak (NH3) / Amonium NH4OH) dengan bantuan Bakteri NS, NC dan NB 2. Sulfurikasi : ( Pembentukan Glukosa ) dari H2S dilakukan oleh Thiobacillus sulfurikans Pembongkaran Nitrat menjadi NH3 /N2 bebas ke udara lagi disebut Denitrifikasi oleh Thiobacillus denitrifikans REPRODUKSI SEL Pembelahan MIOSIS pada Spermatogenesis ( pembentukan Sperma berurutan Spermatogonium / induk sel sperma (2n) tumbuh jagi Spermatocyt I ( 2n ) membelah miosis jadi dua Spermatocyt II (n) pada miosis I membelah mitosis jadi Spermatid ( n ) pada Miosis II tumbuh ekor disebut Sperma(n) Pada Spermatogenesis : 4 sperma semua fungsional , pada Oogenesis ; hanya 1 hidup , 3 polosit /badan kutub 9polar) mati karena tanpa inti Pedoman 1. Fasenya : Metafase : di equator ; Anafase, di kutub : Telofase: Terbentuk sekat pembelahan ( Urutannya IPMAT) interfase bukan repr sel . Interfase ada fase G1 S G2 2. Perbanyakan DNA ( Replikasi DNA ) di interfase : fase Sintesa 3. Profase Miosis I ada lima fase ( LeZiPaDiDi) : Leptoten . kromosom tebal , Zygoten : Sinapsii ( searching) , Pakhiten Mengganda ( 4 n) , Diploten : Crossing Over / pindah silang , Diakinesis : membrane inti dan anak inti hilang, sentrosom jadi 2 sentriol kekutub. PEMBEDA MITOSIS MIOSIS ( Reduksi) Terjadi Sel tubuh ( somatic )/ meristem Kelenjar kelamin ( Testes , Ovarium) Tujuan Pertumbuhan Membentuk sel kelamin ( haploid) Sifat sel anakan Sama dengan induk (2n menjadi 2n juga) Berbeda dg induk ( 2n- n) Jumlah sel anakan 2 ( mitosis hanya sekali membelah ) 4 ( pembelahan terjadi 2 X Fase Interfase Ada interfase diantara pembelahannya Tak ada Interfase

EVOLUSI Urutan Kuda : Eohippus Mesohippus Merryhippus Pliohippus Eohippus ( SoRy ) Eohippus Messohippus Merryhippus Pliohippus Equus 56 juta yang lalu 36 juta yg ll 25 juta yg ll 12 juta 2 juta sekarang Jari 5 3 3 2 1 Ukuran Kucing 0,8 m 1m 1,2 M 1,6 M Zaman Eosin Oligosin Miosin Pliosen Plistosin Evolusi Darwin : seleksi alam ( jerapah 2 jenis panjang dan pendek , pendek terseleksi mati ) Lamarck : Adaptasi ( Use and dis Use ) organ digunakan terus akan berkembang dan diwariskan George Cuvier : Zaman diakhiri kehancuran (kataklisme): antar zaman tidak berhubungan Kupu Biston betularia sayap putih > sayap gelap sebelum industri , sebaliknya setelah revolusi industri putih lebih sedikit karena terseleksi oleh predator burung karena lingkungan terpolusi Bukti evolusi : Fosil , Homologi , Perbandingan embryo vertebrata (ontogeni), organ Rudimenter , Varisai , dan isolasi geografi Homologi ; Pedomannya Asal sama , setelah itu fungsinya nya beda Terjadi pada Tungkai depan / Anggota gerak depan ( hewan Vertebrata ) yaitu Tangan manusia , Kaki depan kuda, Sirip depan paus , Sayap burung . tungkai depan itu dulunya sama tersusun atas tulang lengan , pengumpil pergelangan , jari namun karena fungsinya di mahkluk hidup menjadi berbeda Tangan memgang , kaki depan untuk jalan , sirip dada untuk renang , sayap untuk terbang Analogi : tidak memasalahkan asalnya namun fungsinya harus sama , Sayap burung dari bahan tulang , kupu dari kulit namun bisa untuk terbang Ontogeni : perkembangan pada mahkluk hidup dari embryo lahir mati Phillogeni : perkembangan pada mahkluk hidup dari sederhana sampai sempurna Organ rudimenter : Kelenjar susu laki laki , usus buntu , rambut dada laki , gigi taring , otot penggerak telinga , tulang ekor MUTASI Mutasi gen ( mutasi kecil / Point Mutation ) Perubahan terjadi pada Nukleotida / DNAyang ada di dalam gen meliputi : - Insersi ( basa nitrogen menyisip ) kerangka bergeser kebelakang , jadinya asam amino berubah - Delesi ( basa nitrogen hilang ) kerangka bergeser kedepan jadinya asam amino berubah - Substitusi ( terjadi pergantian basa nitrogen) meliputi Transisi : pergantian A dengan G atau T dengan S Transversi : Pergantian A ( purin) oleh T miliknya Pirimidin Mutasi Kromosom : mutasi besar / Gross Mutation ) : Prinsipnya terjadi perubahan pada kromosom ( jumlahnya atau bagian yang ada didalam kromosom mis gen ) ada 3 : 1. Abrasi ( Kerusakan kromosom ) : perubahan gen : Delesi , Duplikasi , Translokasi , Inversi , katenasi ( lihat buku dan soal ) 2. Aneusomi ) set kromosom normal ( 2n) hanya pada nomer tertentu hilang jadi atau tambah Contoh : Sindrom Down ( 45 A XX/45AXY) ada penambahan kromosom di no :21 Sindrom Turner ( 44AXO) kromosom no 23 hilang satu jenis wanita steril spt laki , Ovarium degenerasi Sindrom Klinofelter ( 44AXXY) kromosom no 23 tambah satu jenis laki steril spt wanita , testes degenerasi ( Testisculorum degeneration ) Sindrom Jacobs : ( 44AXXY) kromosom no 23 tambah satu jenis laki 3, Aneuploidi : set khomosom memang sudah tigak normal lagi ( tidaj 2n) misal triploid, haploid ,polyploid ; ini yang sering dibiaakan untuk bibit unggul pada tanaman Faktor yang menjadikan mutasi disebut Mutagen meliputi : factor Fisika : suhu , radiasi , factor kimia : cairan kimia ; nitrit , Cholchisin Factor biologi : virus

EVOLUSI KIMIA Harold Urey : Atmosfer purba mengandung gas H2O , H2 , NH3 ( Amoniak ) dan CH4 ( metana ) karena petir terbentuk senyawa yang merupakan cikal bakal organisme Stanley miler dicoba dalam tabung ( lihat gambar di soal 2) : mencoba hipotesa urey zat dihasilkan asam amino Oparin : terjadi evolusi dilaut setelah Gas H2O , H2 , NH3 ( Amoniak ) dan CH4 ( metana ) menjadi asam amino sederhana protein ( makromolekul ) sop purba koaservart terbungkus membrane mh prokaryotic dst Abiogenesis : Aristoteles , dan Antroni leuwenhoek ( rendaman jerami penuh paramaecium) Biogenesis : Redi ( daging dengan belatungnya ) Spalanzani ( kaldu keruh dengan spora bakteri dari udaranya ) Louis Pasteur ( tabung leher angsa ) dengan bisa meyakinkan pengikut abiogenesis dengan teori Omne Vivum ex Ovo , Omne ovum ex Vivo dan Omne vivum ex vivo Genetika 1. Gamet dicari dengan rumus 2n dimana n ; yang heterozygote Contoh AaBbCC : 4 ( 2 2 ) 2. Jika disuruh mencari NPS ( nilai pindah silang) : Cari yang aneh ( dua yang sedikit per total x100%) 3. Jika Terjadi perkawinan Heterozygot dengan Heterozygot - Mendel normal ( 9 : 3 : 3 : 1 ) ( 9 yang 2 gede , 3 gedenya 1 , 3 gedenya 1 , 1 ( tak punya gede) - Epistasis : 12 : 3 : 1 ( 12 ungu menang mengalahkan , 3 yang dikalahkan 9hipostasis) 1 putih 4 Jika ada pertanyaan lethal : jawabnya langsung yang lethal 25 % contoh genotif ThTh : thalesemia mayor : lethal , Siclemia ( ss ; lethal ) 5.Yang Linkage di X sehingga menulisnya harus dengan huruf X dulu pada wanita dan prianya adalah Hemopili , buta warna , warna mata lalat , ex : wanita buta warna : XcbXcb , Pria : XcbY 6. Jika tidak linkage langsung hurufnya mis Albino ( aa ) , Thalesimia ( Thth) Siclemia ( Ss) dll Jadi tidak perlu ditulis dengan menggunakan XX atau XY 7. Pada Golongan darah ada Rh Positif ( RhRh/Rhrh) Asia dan Rhesus negative : rh rh (Eropa) 8. Ibu untuk menurunkan anak yang Erythroblastosis fetalis harus Rhesus negative , kawin denga pria Rh + , maka anak I selamat , anak kedua mati (Erythroblastosis fetalis 9. ayam Walnut ( R-P-) Rose ( R-pp) Pea ( rrP-) single /nilah (rrrpp) 10 Bunga Ungu ( A-B- ) amtosianin dalam keadaan basa , Merah ( A-bb) punya antosiani namun asam , putih tanpa antosiani ( aaB- / aabb) Hardy Weinberg Syarat : Populasi besar , perkawinan acak , Viabilitas dan fertilitas sama , tidak ada migrasi , seleksi , Rumus p + q = 1 --- ( P+Q )2 Pedoman Cari yang tidak berteman di akarin ketemu Q , masukkan persamaan awal P +Q = 1 Selalu nilai yang diketahui harus diperkan seluruhnya kec dalam persen . misal 30 dari 10000 pend albino berarti Q2 = 30 /10000 . OK Cari heterozygote 2 pq . masukin hasil Bioteknologi Teknik hibridoma dua sel disatukan ; Antibody monoclonal ( Sel kanker (Myolema) dan Lymposit ) Teknik Plasmid (ekombinan Gen) plasmid bakteri dambil dipotong Endonuklease Restriksi , Disambung dengan enzim Ligase , Kultur Jaringan : memproduksi keturunan yang SERAGAM , cepat dan banyak Biometalurgi : thiobacillus ferooksidan , Bioinsektisida ( Bacillus Thuringiensis ) Pupuk ( Rhizobium) , Rhizopus : tempe Sacharomyces : minuman alkohol , roti, tape Lactobacillus bulgaricus : Yogurt Aspergillus wentii : kecap Acetobacter xilinum ( Axe) : nata de coco Axetobacter aceti : asam cuka

Penicillium yang berakhiran ty : keju ( P camemberty , requoforty) Penicillium yang berakhiran um : antibiotic pinisilin ( chrisogenum , notatum) Propioni bacterium : keju chedar / keju keras Streptococus thermophillus : mentega Neurospora sitophylla : onxom Eschericia coly : teknik plasmid buat insulin Streptococus griceus : antibiotic streptomisin Aspergillus niger : enzim pencernaa , asam sitrat Bacillus subtilis : enzim amilase Aspergillus oryzae : Tauco Thiobacillus ferooksidan : pemisah logam Bacillus thuringiensis : Bio insektisida