BAB I

PENDAHULUAN
Pemerintah Kabupaten Malang dibentuk berdasarkan

Undang-Undang Nomor 12 Tahun 1950 tentang Pembentukan Daerah-Daerah Kabupaten dalam lingkungan Provinsi Jawa Timur, sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang Nomor 2 Tahun 1965; dengan pusat pemerintahan berada di Kota Malang.

Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pemindahan Ibukota Kabupaten Malang dari Wilayah Kota Malang ke Wilayah Kecamatan Kepanjen yang sekaligus menjadi Ibukota Kabupaten Malang. Pemerintah adalah Kabupaten Malang periode 2010-2015

hasil pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah

Tahun 2010 yang disahkan dengan Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 131.35-803 Tahun 2010 tentang Pengesahan

Pemberhentian dan Pengesahan Pengangkatan Bupati Malang Provinsi Jawa Timur serta Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 132.35-804 tahun 2010 tentang Pengangkatan Wakil Bupati Malang Provinsi Jawa Timur. Sebagaimana diamanatkan Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional telah ditetapkan (RPJMD) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah

Kabupaten Malang Tahun 2010-2015

berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Malang Nomor 2 Tahun 2011 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD rencana Kabupaten Malang Tahun 2010-2015 sebagai arahan pembangunan tahun 2010-2015 yang dalam

implementasinya dijabarkan dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD). Dalam Peraturan Pemerintah Nomor 3 Tahun 2007 tentang Laporan Penyelenggaraan Laporan Pemerintahan Daerah kepada Kepala Pemerintah. Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Kepala Daerah Akhir Tahun Anggaran merupakan amanah Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah yang telah diubah kedua kalinya dengan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2008 tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah. Keterangan Pertanggungjawaban Daerah kepada DPRD. dan memberikan (LKPJ) kepada Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD). dan Informasi Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah kepada Masyarakat. I Laporan Pertanggungjawaban Bupati Tahun 2011 2 . Kegagalan dan keberhasilan pencapaian indikator kinerja akan dijadikan sebagai acuan tindakan perbaikan dalam pelaksanaan pembangunan Kabupaten Malang di tahun mendatang dalam rangka mewujudkan tujuan dan sasaran pembangunan. Pada pasal 17 ayat (1) dijelaskan lebih lanjut bahwa LKPJ Akhir Tahun Anggaran disampaikan kepada DPRD paling lambat 3 (tiga) bulan setelah tahun anggaran berakhir. serta menginformasikan Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (ILPPD) kepada masyarakat. Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Akhir Tahun Anggaran pada dasarnya merupakan progress report atas kinerja pembangunan selama satu tahun dan menjadi kegiatan evaluasi terhadap pelaksanaan rencana pembangunan jangka menengah daerah. yang menyebutkan bahwa Kepala Daerah mempunyai kewajiban juga untuk memberikan Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD) kepada Pemerintah.

Undang–Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara. dan Nomor 12 Tahun 2008 tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang I Laporan Pertanggungjawaban Bupati Tahun 2011 3 . Peraturan Pemerintah Nomor 3 Tahun 2007 Tanggal 4 Januari 2007 tentang Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah kepada Pemerintah. d) Penyelenggaraan tugas pembantuan. A. dan e) Penyelenggaraan tugas umum. Undang–Undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004. Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2006 tentang Pelaporan Keuangan dan Kinerja Instansi Pemerintah. termasuk pendapatan dan belanja daerah. Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah. c) Penyelenggaraan urusan desentralisasi. 6.Sedangkan mengenai muatan LKPJ dijelaskan pada pasal 18 Peraturan Pemerintah Nomor 3 Tahun 2007 bahwa sekurangkurangnya menjelaskan: a) Arah kebijakan umum pemerintahan daerah. 5. DASAR HUKUM Landasan hukum sebagai dasar penyusunan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Bupati adalah: 1. 4. 3. b) Pengelolaan keuangan daerah secara makro. 2. Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Kepala Daerah kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah. Undang–Undang Nomor 12 Tahun 1950 tentang Pembentukan Daerah–Daerah Kabupaten dalam Lingkungan Provinsi Jawa Timur (Berita Negara Tahun 1950).

00” Malang Bujur terletak antara – Timur. 10. B. Peraturan Daerah Kabupaten Malang Nomor 2 Tahun 2011 tentang (RPJMD) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kabupaten Malang Tahun 2010-2015. 12. I Laporan Pertanggungjawaban Bupati Tahun 2011 4 . 8. 7O44’55. GAMBARAN UMUM 1. Pengendalian. Kondisi Geografis Daerah Wilayah 112O17’10. 9. Peraturan Malang Daerah Kabupaten Malang Nomor 9 tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Tahun 2011. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 59 Tahun 2007. dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah. Peraturan Bupati Malang Nomor 7 Tahun 2010 tentang Rencana Kerja Pemerintah Daerah Kabupaten Malang Tahun 2011. Tata Cara Penyusunan.45” Lintang Selatan.90” Kabupaten –112O57’00. Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tahapan. 7.Informasi Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah kepada Masyarakat. dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah. Tata Cara Penyusunan. Peraturan Daerah Kabupaten Malang Nomor 1 tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun 2011. Pengendalian. Dengan batas wilayah administrasi terdiri dari: Sebelah Utara: Kabupaten Pasuruan. Kabupaten Probolinggo. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 54 Tahun 2010 tentang Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tahapan.11” 8O26’35. 13. Kabupaten Mojokerto dan Kabupaten Jombang. 11.

Kecamatan Ampelgading dan Kecamatan Tirtoyudo. wilayah Kabupaten Malang terdiri dari 33 kecamatan. 3.486 ha. Kecamatan Jabung. terdapat gunung-gunung yang aktif maupun tidak aktif serta sungai-sungai yang melintasi wilayah Kabupaten Malang. Sebelah Barat: Kabupaten Blitar dan Kabupaten Kabupaten Malang berbatasan dengan Kota Malang dan Kota Batu. dimana faktor sumberdaya alam tersebut mencakup aspek kondisi topografi yang besar pengaruhnya terhadap proses pembangunan.185 Rukun Warga (RW) 14. Kecamatan Kasembon. Kecamatan Poncokusumo. Selain itu wilayah Kabupaten Malang mempunyai potensi pengembangan dibidang pertanian dan pariwisata. maka wilayah Kabupaten Malang mempunyai potensi sebagai kawasan lindung khususnya bagi kawasan yang ada dibawahnya. Dengan kondisi topografi tersebut.2%. Kecamatan Wajak. Hal ini berdampak positif karena kelestarian tanah dan air dapat terjaga dengan baik. industri 0. sawah 13. Kecamatan Ngantang.2%.Sebelah Timur: Kediri.667 Rukun Tetangga (RT). karena umumnya daerah-daerah dengan kelerengan tersebut mempunyai iklim (suhu) yang lebih sejuk dan sangat cocok untuk jenis tanaman sayuran dan tanaman perkebunan. dataran tinggi. Luas wilayah 353.5%. Wilayah Kabupaten Malang bagian barat. Untuk pengembangan dibidang pertanian lebih diutamakan pertanian hortikultura dan perkebunan. Secara administratif. kelurahan. di bagian Sebelah tengah Selatan: wilayah Samudera Indonesia. yang meliputi wilayah Kecamatan Pujon. Topografi Kabupaten Malang meliputi dataran rendah. 378 desa. 12 dan Struktur penggunaan lahan meliputi : permukiman/kawasan terbangun 22. pertanian lahan I Laporan Pertanggungjawaban Bupati Tahun 2011 5 . sehingga daerahnya cenderung terjal atau bergelombang dengan kelerengan diatas 40%. bagian timur dan utara dikelilingi oleh pegunungan. Kabupaten Sedangkan Lumajang.

penduduk Kabupaten Malang pada tahun 2011 sebesar 2. Sedangkan jumlah penduduk berdasarkan (Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil) hasil penghitungan akhir tahun 2011 adalah sebesar 2.3%.311 jiwa (50%).822 206. perkebunan 6. tambak kolam 0. tanah tandus/tanah rusak 1. rawa/waduk 0.930 % 3.857 (50.803 100.93 4. 2.4%.903.239.02 8. Kondisi Demografis Perkembangan (berdasarkan BPS).6%.3%.175 % 8.2%. hutan 28. Umur (Tahun) 0–4 5–9 No JENIS KELAMIN Laki-laki 101. Tabel 1.kering 23. Versi BPS menganggap penduduk Kabupaten Malang adalah orang-orang yang secara riil pada saat sensus dan atau sudah 6 bulan berdomisili di Kabupaten Malang sedangkan versi Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil berdasarkan jumlah Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK) yang diterbitkan.27%) perempuan 1.420 (49. tambang galian C 0.2%.450.453.24 % 4.1 Jumlah Penduduk Berdasarkan Sebaran Kelompok Umur Tahun 2011 Kel.226.10 4. lain-lain 3.466.280 jiwa (50%) perempuan 1.36 1.5%. I Laporan Pertanggungjawaban Bupati Tahun 2011 6 .09% per tahun dengan rasio gender laki-laki 1. 2.1% padang rumput/tanah kosong 0.27 Perempuan 96.09 6 105.277 jiwa atau rata-rata pertumbuhan 1.8%. Terjadinya perbedaan angka antara versi BPS dengan versi Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil disebabkan adanya pendekatan/metoda perhitungan yang berbeda.73%) dengan rata-rata kepadatan 692 jiwa/km2.09 JUMLAH 197.591 jiwa dengan laki-laki 1.

743 30.936 30.706 95.389 71.76 7.57 4.447 46.934 94.27 102.72 1.343 148.99 3.520 37.88 3.84 3.57 2.81 3.25 4.031 55.556 57.276 8. 16.557 66.92 192.632 30.823 71.94 146.373 181.05 3.08 3.246 49.46 81. 11.337 74.511 27.209 62.109 1.226 104.953 98. 9.250 74.73 210.020 2.420 4.917 92.88 54.092 35.689 I Laporan Pertanggungjawaban Bupati Tahun 2011 7 .50 49.506 93.920 38.379 26. 7.070 58.633 74.859 37.92 3.597 47.046 100.35 205.350 56.24 1.016 57.78 4.11 1.92 1 99. 8.95 1.921 30.466.90 2.930 40.19 63.041 56.03 2.886 110.55 7.198 77.226.752 36.391 35.29 70.023 62.925 191.832 96.638 86. 14. 15.519 28.718 55.496 66.853 76.235 49. 5.170 JUMLAH PENDUDUK 81.57 1.42 3.52 2.215 29. 13.218 23.65 171.741 93.855 38.937 84.35 1.699 33.789 150.579 7.223 3.00 Sumber : Bappeda Kab.594 28.449 52.00 3. 12.457 31.261 7.999 4.965 55.965 2.2 Jumlah Penduduk per Kecamatan Tahun 2011 NO 01 02 03 04 05 06 07 08 09 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 KECAMATAN DONOMULYO PAGAK BANTUR SUMBERMANJINGWETAN DAMPIT AMPELGADING PONCOKUSUMO WAJAK TUREN GONDANGLEGI KALIPARE SUMBERPUCUNG KEPANJEN BULULAWANG TAJINAN TUMPANG JABUNG PAKIS PAKISAJI NGAJUM JENIS KELAMIN LAKI-LAKI PEREMPUAN 40.339 27.075 42.669 58.1 108.17 3.637 37.93 109.196 1.736 94.481 7.144 5.509 77.265 61. 10.863 88.700 62.326 2.53 1.297 39.418 29.857 4.093 36.277 100.511 73.091 124.946 115.803 132.80 188.520 40.38 3.690 57.425 95. 6.096 76.631 8. 4.077 6.239.846 115.77 3.787 73. Malang Data Diolah Tabel 1.06 50.840 38.87 3. 10 – 14 15 – 19 20 – 24 25 – 29 30 – 34 35 – 49 40 – 44 45 – 49 50 – 54 55 – 59 60 – 64 65 – 69 70 – 74 75> TOTAL 3 98.34 195.073 37.35 0.

882 33.452 122.644 84.900 16.311 98.588 1.042 36.490 30.594 16.607 61. Hortikultura unggulan yang memiliki ciri khas Kabupaten Malang adalah apel yang dan klengkeng dalam di taraf Kecamatan Poncokusumo.895 183.512 27.813 42.183 1.723 64.21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 WAGIR DAU KARANGPLOSO SINGOSARI LAWANG PUJON NGANTANG KASEMBON GEDANGAN TIRTOYUDO KROMENGAN WONOSARI PAGELARAN TOTAL 50. ketela pohon.537 38. ubi jalar.630 32. daerah yang potensial adalah Wilayah Pengembangan Ngantang dimana komoditi sayuran di wilayah ini pemasarannya telah menembus supermarket-supermarket di Kota Malang.591 Sumber : Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Malang 3.035 31.141 46.811 33.831 42. Kondisi Ekonomi a.334 37. hortikultura dan perkebunan.450.453.928 24. Sedangkan masih pengembangan I Laporan Pertanggungjawaban Bupati Tahun 2011 8 .494 32. dan kacangkacangan.525 62. Potensi Unggulan Daerah 1) Potensi Pertanian Potensi pertanian di wilayah Kabupaten Malang sangat beraneka-ragam dan tersebar di seluruh kecamatan.888 92.410 35.871 76.280 48.470 91. Bidang pertanian unggulan meliputi tanaman pangan. adalah Kecamatan Tumpang dan Kecamatan Jabung. padi.094 24.007 90.452 72.771 2. sayuran.022 48. Unggulan tanaman pangan di wilayah Kabupaten Malang lebih didominasi oleh komoditi jagung.903.468 27.845 61.980 54.329 45. Untuk komoditi sayuran.693 67.093 32.

Dilihat dari klimatologi. 2) Potensi Peternakan Potensi peternakan di wilayah Kabupaten Malang meliputi ternak besar dan ternak kecil. alpukat di Kecamatan Wajak dan pisang di seluruh kecamatan. Potensi pengembangan ternak kecil di Kabupaten Malang saat ini memungkinkan adanya pengembangan kawasankawasan peternakan pada areal-areal pertanian yang kurang produktif dengan skala besar melalui kerjasama antara pemilik modal (swasta) dan masyarakat (pemilik tanah pertanian) dengan sistem bagi hasil. Jabung dan Wajak. Sedangkan sapi perah pengembangannya sangat sesuai pada daerah berbukit atau pegunungan dengan suhu yang relatif rendah seperti di Kecamatan Kasembon. Ngantang.perkebunan apel di Kecamatan Pujon kemudian salak Suwaru dan pengolahannya di Desa Suwaru Kecamatan Pagelaran. Dari terdapat di Wilayah berupa unggulan Pengembangan (seluruh kecamatan) komoditi-komoditi tersebut memungkinkan adanya peluang pengembangan industri pengolahan. pengembangan pasar Mantung di Kecamatan Pujon sebagai sub terminal agribisnis serta penyulingan minyak atsiri di Kecamatan Dampit. Sedangkan perkebunan unggulan yang cukup cengkeh tinggi dan produksinya Dampit tebu. 3) Potensi Perikanan I Laporan Pertanggungjawaban Bupati Tahun 2011 9 . pengembangan ternak kecil dapat dialokasikan di seluruh kecamatan. Ternak besar yang dominan keberadaannya dan pengembangannya sesuai di seluruh wilayah kabupaten adalah sapi potong dan kambing. Pujon. Tumpang. Sedangkan kawasan peternakannya sendiri dapat dialokasikan pada areal pertanian yang kurang produktif seperti tegalan. Poncokusumo.

Karangploso. Dengan kondisi tersebut maka di Sendangbiru sudah mulai dikembangkan sebagai pusat perikanan laut dan pusat aktivitas nelayan. Karangkates. Bidang industri ini tumbuh pesat khususnya pada wilayah pengembangan lingkar Kota Malang seperti Kecamatan Pakisaji. Lahor dan Kaligenteng (masih dalam tahap sosialisasi). Sedangkan perikanan laut sangat potensial dikembangkan pada daerah pantai Sendangbiru karena saat ini di wilayah tersebut aktivitas nelayannya paling tinggi untuk kawasan pantai selatan. Dau dan Wagir . Industri besar umumnya berlokasi pada jalan utama atau kolektor primer sedangkan industri kecil tersebar di kawasan permukiman penduduk.Pengembangan bidang perikanan darat dan laut sangat potensial dan prospektif karena dari segi hidrologi Kabupaten Malang banyak dilalui oleh sungai besar dan sungai kecil serta memiliki bendungan seperti Selorejo. Badan-badan air tersebut sangat potensial dan dapat dimanfaatkan untuk budidaya dan pengembangan perikanan darat dengan menggunakan keramba. Sengguruh. 4) Potensi Industri Bidang industri di Kabupaten Malang berkembang pesat seiring dengan kemudahan aksesibilitas. Bululawang. Singosari. wilayah perairan ini juga harus tetap dijaga kelestariannya. Meskipun sudah mulai dikembangkan sebagai pusat perikanan laut dan pusat aktivitas nelayan.10 Laporan Pertanggungjawaban Bupati Tahun 2011 . Pantai Sendangbiru merupakan pensuplai perikanan laut terbesar untuk daerah Malang dan juga mensuplai wilayah Pasuruan. Pakis. jala apung dan sejenisnya. Untuk pengembangan industri pada tahun-tahun mendatang harus diprioritaskan I .

bentoit. Adapun kecamatan yang menyimpan potensi tambang dan perlu penelitian lebih lanjut adalah: Kecamatan Donomulyo. Dampit. sehingga membentuk bentangan-bentangan alam yang indah dengan patahan-patahan yang menyebabkan terjadinya air terjun. kapur dan marmer dimana bahan bakunya banyak tersedia di kawasan Malang Selatan. kalsit. Ampelgading. 5) Potensi Pertambangan Kabupaten Malang memiliki potensi pertambangan yang cukup besar dan terdapat di Kawasan Malang Selatan.pada kawasan Malang dan Selatan untuk memeratakan Kegiatan pertumbuhan perkembangan wilayah. 6) Potensi Pariwisata Kabupaten Malang memiliki geomorfologis yang terdiri dari wilayah pegunungan dan dataran serta perairan pantai. Gedangan. trass. Bantur. Pagak. Sumbermanjing Wetan dan Tirtoyudo. Namun demikian potensi tambang yang cukup besar ini masih memerlukan penelitian lebih lanjut untuk mendapatkan manfaat bagi masyarakat Kabupaten Malang serta tidak mengabaikan fungsi kelestarian lingkungan hidup. batu kapur. Kalipare. feldspar. Dari segi geologis dan beberapa studi menyimpulkan bahwa potensi pertambangan yang ada di Malang Selatan memang cukup besar yaitu emas. piropilit dan fospat. pasir kuarsa. pasir batu.11 Laporan Pertanggungjawaban Bupati Tahun 2011 . Selain itu Kabupaten Malang juga kaya akan peninggalan sejarah yang memungkinkan pertumbuhan dan pengembangan wilayah Kabupaten Malang yang I . zeolit. industri nantinya dapat berupa pengolahan hasil tambang sebagai bahan dasar bangunan seperti semen. hamparan pantai yang luas dan berpasir putih. marmer. kaolin. toseki.

-. b. pengangkutan dan komunikasi 3.000.375. keuangan.60%. pertambangan dan penggalian 2.12 Laporan Pertanggungjawaban Bupati Tahun 2011 . Inflasi pada tahun 2010 sebesar 6. pariwisata perikanan.000. I . 31. persewaan dan jasa perusahaan 4. pengembangan jalur wisata.000.04%.berbasis pertanian.25%.. Pertumbuhan ekonomi dalam kurun waktu yang sama yaitu pada akhir tahun 2010 sebesar 6.-.73%. Selanjutnya pendapatan perkapita tahun 2010 sebesar Rp.300.810.970. hotel dan restauran 26.28% serta jasa-jasa 12.60%. 14.510. 14.530. dengan ditunjang oleh sumberdaya alam dan bidang-bidang unggulan seperti peternakan. listrik dan air bersih 0.370.797.578. perdagangan. melalui pertambangan dan bidang pariwisata itu sendiri . 12. pengadaan sarana dan prasarana penunjang seperti hotel dan penginapan serta meningkatkan aksesbilitas dengan meningkatkan kondisi jalan dan menyediakan sarana transportasi menuju obyek wisata.390.94%.dan tahun 2011 mencapai sebesar Rp.60%.000.280. Pertumbuhan Ekonomi Perkembangan Produk Domestik Regional Bruto Atas Dasar Harga Berlaku (PDRB ADHB) pada tahun 2010 sebesar Rp.-.. 35. Sedangkan PDRB Atas Dasar Harga Konstan (ADHK) akhir tahun 2010 sebesar Rp.517.88%.43% dan tahun 2011 sebesar 5. bangunan 1. sektor Kontribusi sektoral pada tahun 2011 dapat dirinci sebagai berikut: sektor pertanian 29. pada pariwisata. Industri Pengolahan 18. Berdasarkan hasil pendataan penduduk miskin Provinsi Jawa Timur tahun 2009-2010 oleh BPS Provinsi Jawa Timur.dan tahun 2011 mencapai sebesar Rp.881.698. Pengembangan pengadaan paket wisata.51%. 15.967.67%.dan tahun 2011 sebesar Rp.584. dapat ditempuh industri.27% dan tahun 2011 sebesar 6.

jumlah penduduk miskin Kabupaten Malang tahun 2010 sebanyak 306. Pada tahun 2010 terdapat 110 desa tertinggal dari desa/kelurahan atau 28%.700 jiwa dan tahun 2011 diperkirakan 390 sebanyak 302.099 jiwa atau turun 1.13 Laporan Pertanggungjawaban Bupati Tahun 2011 .025/Sesmen-PDT/I/2010 tanggal 29 Malang termasuk kategori Januari 2010 tentang Verifikasi dan Updating Status Desa Kabupaten Maju.5%. Sehingga dengan demikian berdasarkan Surat Kementerian Negara Pembangunan Daerah Tertinggal Nomor maka Kabupaten B. dengan tingkat ketertinggalan yang ringan terutama karena semakin tercukupinya sarana dan prasarana perdesaan. I .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful