BAB I

PENDAHULUAN
Pemerintah Kabupaten Malang dibentuk berdasarkan

Undang-Undang Nomor 12 Tahun 1950 tentang Pembentukan Daerah-Daerah Kabupaten dalam lingkungan Provinsi Jawa Timur, sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang Nomor 2 Tahun 1965; dengan pusat pemerintahan berada di Kota Malang.

Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pemindahan Ibukota Kabupaten Malang dari Wilayah Kota Malang ke Wilayah Kecamatan Kepanjen yang sekaligus menjadi Ibukota Kabupaten Malang. Pemerintah adalah Kabupaten Malang periode 2010-2015

hasil pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah

Tahun 2010 yang disahkan dengan Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 131.35-803 Tahun 2010 tentang Pengesahan

Pemberhentian dan Pengesahan Pengangkatan Bupati Malang Provinsi Jawa Timur serta Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 132.35-804 tahun 2010 tentang Pengangkatan Wakil Bupati Malang Provinsi Jawa Timur. Sebagaimana diamanatkan Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional telah ditetapkan (RPJMD) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah

Kabupaten Malang Tahun 2010-2015

berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Malang Nomor 2 Tahun 2011 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD rencana Kabupaten Malang Tahun 2010-2015 sebagai arahan pembangunan tahun 2010-2015 yang dalam

serta menginformasikan Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (ILPPD) kepada masyarakat. Keterangan Pertanggungjawaban Daerah kepada DPRD. I Laporan Pertanggungjawaban Bupati Tahun 2011 2 . dan memberikan (LKPJ) kepada Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD). Dalam Peraturan Pemerintah Nomor 3 Tahun 2007 tentang Laporan Penyelenggaraan Laporan Pemerintahan Daerah kepada Kepala Pemerintah. dan Informasi Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah kepada Masyarakat. Pada pasal 17 ayat (1) dijelaskan lebih lanjut bahwa LKPJ Akhir Tahun Anggaran disampaikan kepada DPRD paling lambat 3 (tiga) bulan setelah tahun anggaran berakhir. Kegagalan dan keberhasilan pencapaian indikator kinerja akan dijadikan sebagai acuan tindakan perbaikan dalam pelaksanaan pembangunan Kabupaten Malang di tahun mendatang dalam rangka mewujudkan tujuan dan sasaran pembangunan. Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Kepala Daerah Akhir Tahun Anggaran merupakan amanah Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah yang telah diubah kedua kalinya dengan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2008 tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah. Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Akhir Tahun Anggaran pada dasarnya merupakan progress report atas kinerja pembangunan selama satu tahun dan menjadi kegiatan evaluasi terhadap pelaksanaan rencana pembangunan jangka menengah daerah. yang menyebutkan bahwa Kepala Daerah mempunyai kewajiban juga untuk memberikan Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD) kepada Pemerintah.implementasinya dijabarkan dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD).

Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah. DASAR HUKUM Landasan hukum sebagai dasar penyusunan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Bupati adalah: 1. 5. d) Penyelenggaraan tugas pembantuan. 6. dan Nomor 12 Tahun 2008 tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang I Laporan Pertanggungjawaban Bupati Tahun 2011 3 . Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2006 tentang Pelaporan Keuangan dan Kinerja Instansi Pemerintah. b) Pengelolaan keuangan daerah secara makro. 4. Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Kepala Daerah kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah.Sedangkan mengenai muatan LKPJ dijelaskan pada pasal 18 Peraturan Pemerintah Nomor 3 Tahun 2007 bahwa sekurangkurangnya menjelaskan: a) Arah kebijakan umum pemerintahan daerah. 3. Undang–Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara. c) Penyelenggaraan urusan desentralisasi. dan e) Penyelenggaraan tugas umum. Undang–Undang Nomor 12 Tahun 1950 tentang Pembentukan Daerah–Daerah Kabupaten dalam Lingkungan Provinsi Jawa Timur (Berita Negara Tahun 1950). A. 2. Undang–Undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004. termasuk pendapatan dan belanja daerah. Peraturan Pemerintah Nomor 3 Tahun 2007 Tanggal 4 Januari 2007 tentang Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah kepada Pemerintah.

GAMBARAN UMUM 1. 13. dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah. Kondisi Geografis Daerah Wilayah 112O17’10. I Laporan Pertanggungjawaban Bupati Tahun 2011 4 .11” 8O26’35.45” Lintang Selatan. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 54 Tahun 2010 tentang Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tahapan. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 59 Tahun 2007.90” Kabupaten –112O57’00. Tata Cara Penyusunan. Peraturan Daerah Kabupaten Malang Nomor 1 tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun 2011. Kabupaten Mojokerto dan Kabupaten Jombang.Informasi Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah kepada Masyarakat. Peraturan Daerah Kabupaten Malang Nomor 2 Tahun 2011 tentang (RPJMD) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kabupaten Malang Tahun 2010-2015. 11. Tata Cara Penyusunan. 7. 12. dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah. Peraturan Malang Daerah Kabupaten Malang Nomor 9 tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Tahun 2011.00” Malang Bujur terletak antara – Timur. Dengan batas wilayah administrasi terdiri dari: Sebelah Utara: Kabupaten Pasuruan. Pengendalian. Pengendalian. 7O44’55. 8. 10. Peraturan Bupati Malang Nomor 7 Tahun 2010 tentang Rencana Kerja Pemerintah Daerah Kabupaten Malang Tahun 2011. Kabupaten Probolinggo. Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tahapan. B. 9.

bagian timur dan utara dikelilingi oleh pegunungan. Kecamatan Jabung. Kecamatan Kasembon. Untuk pengembangan dibidang pertanian lebih diutamakan pertanian hortikultura dan perkebunan.2%. Kecamatan Poncokusumo. industri 0. 3. 12 dan Struktur penggunaan lahan meliputi : permukiman/kawasan terbangun 22. wilayah Kabupaten Malang terdiri dari 33 kecamatan. terdapat gunung-gunung yang aktif maupun tidak aktif serta sungai-sungai yang melintasi wilayah Kabupaten Malang. Topografi Kabupaten Malang meliputi dataran rendah. Secara administratif. Kecamatan Ampelgading dan Kecamatan Tirtoyudo.667 Rukun Tetangga (RT). sawah 13. Selain itu wilayah Kabupaten Malang mempunyai potensi pengembangan dibidang pertanian dan pariwisata.2%. maka wilayah Kabupaten Malang mempunyai potensi sebagai kawasan lindung khususnya bagi kawasan yang ada dibawahnya. Luas wilayah 353. 378 desa. Dengan kondisi topografi tersebut. Kecamatan Ngantang. Kabupaten Sedangkan Lumajang. dataran tinggi. di bagian Sebelah tengah Selatan: wilayah Samudera Indonesia. karena umumnya daerah-daerah dengan kelerengan tersebut mempunyai iklim (suhu) yang lebih sejuk dan sangat cocok untuk jenis tanaman sayuran dan tanaman perkebunan. dimana faktor sumberdaya alam tersebut mencakup aspek kondisi topografi yang besar pengaruhnya terhadap proses pembangunan. Wilayah Kabupaten Malang bagian barat. kelurahan.185 Rukun Warga (RW) 14.486 ha.Sebelah Timur: Kediri. Sebelah Barat: Kabupaten Blitar dan Kabupaten Kabupaten Malang berbatasan dengan Kota Malang dan Kota Batu. Kecamatan Wajak.5%. sehingga daerahnya cenderung terjal atau bergelombang dengan kelerengan diatas 40%. pertanian lahan I Laporan Pertanggungjawaban Bupati Tahun 2011 5 . Hal ini berdampak positif karena kelestarian tanah dan air dapat terjaga dengan baik. yang meliputi wilayah Kecamatan Pujon.

lain-lain 3.175 % 8.5%.kering 23.02 8. 2. tanah tandus/tanah rusak 1.280 jiwa (50%) perempuan 1.903.09% per tahun dengan rasio gender laki-laki 1. 2. tambang galian C 0.239. perkebunan 6.311 jiwa (50%).1 Jumlah Penduduk Berdasarkan Sebaran Kelompok Umur Tahun 2011 Kel.36 1.27%) perempuan 1.466.1% padang rumput/tanah kosong 0. Tabel 1.4%.3%.73%) dengan rata-rata kepadatan 692 jiwa/km2.591 jiwa dengan laki-laki 1.3%.6%.93 4. Sedangkan jumlah penduduk berdasarkan (Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil) hasil penghitungan akhir tahun 2011 adalah sebesar 2.420 (49.857 (50. I Laporan Pertanggungjawaban Bupati Tahun 2011 6 . penduduk Kabupaten Malang pada tahun 2011 sebesar 2.8%. rawa/waduk 0.450.09 6 105.2%.453.930 % 3.2%. hutan 28.24 % 4.226. Umur (Tahun) 0–4 5–9 No JENIS KELAMIN Laki-laki 101. Versi BPS menganggap penduduk Kabupaten Malang adalah orang-orang yang secara riil pada saat sensus dan atau sudah 6 bulan berdomisili di Kabupaten Malang sedangkan versi Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil berdasarkan jumlah Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK) yang diterbitkan.10 4. Kondisi Demografis Perkembangan (berdasarkan BPS).277 jiwa atau rata-rata pertumbuhan 1.822 206. Terjadinya perbedaan angka antara versi BPS dengan versi Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil disebabkan adanya pendekatan/metoda perhitungan yang berbeda.27 Perempuan 96.09 JUMLAH 197. tambak kolam 0.803 100.

76 7.921 30.481 7.337 74. 10 – 14 15 – 19 20 – 24 25 – 29 30 – 34 35 – 49 40 – 44 45 – 49 50 – 54 55 – 59 60 – 64 65 – 69 70 – 74 75> TOTAL 3 98.77 3.633 74.343 148.863 88.449 52.934 94.853 76.092 35.46 81.520 40.94 146.965 2.03 2.823 71.35 1.226.594 28.023 62.718 55.496 66.92 1 99. 5. 12.509 77.65 171.506 93.020 2.965 55.265 61.239.999 4.389 71.38 3.886 110.350 56.379 26.88 54.840 38.53 1.57 4.80 188.511 73.070 58.72 1.339 27.832 96. 6.706 95.925 191.075 42.88 3. 16.511 27.109 1.946 115.55 7.84 3.226 104.218 23.930 40.92 3.35 205.857 4.250 74.93 109.297 39.17 3.170 JUMLAH PENDUDUK 81.096 76.261 7.457 31.209 62.246 49.35 0.08 3.00 Sumber : Bappeda Kab.789 150. 11.556 57.198 77.00 3.520 37.936 30.235 49.447 46.277 100.846 115.690 57.031 55.920 38.638 86.73 210.425 95.091 124.669 58.743 30.95 1.557 66.736 94.466.144 5.391 35. 4.42 3.34 195.50 49.87 3.519 28.637 37.373 181.27 102.953 98. 8.859 37. 15.093 36.752 36.937 84.326 2.073 37.25 4.631 8.418 29.579 7.1 108. 7.917 92.90 2.077 6.52 2.57 2. 13.05 3. Malang Data Diolah Tabel 1.041 56. 14.803 132.215 29.223 3.06 50.632 30.19 63.99 3.81 3.29 70.11 1.420 4.597 47.787 73.24 1.016 57. 10.92 192. 9.700 62.699 33.855 38.78 4.2 Jumlah Penduduk per Kecamatan Tahun 2011 NO 01 02 03 04 05 06 07 08 09 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 KECAMATAN DONOMULYO PAGAK BANTUR SUMBERMANJINGWETAN DAMPIT AMPELGADING PONCOKUSUMO WAJAK TUREN GONDANGLEGI KALIPARE SUMBERPUCUNG KEPANJEN BULULAWANG TAJINAN TUMPANG JABUNG PAKIS PAKISAJI NGAJUM JENIS KELAMIN LAKI-LAKI PEREMPUAN 40.741 93.196 1.276 8.689 I Laporan Pertanggungjawaban Bupati Tahun 2011 7 .046 100.57 1.

490 30.888 92.811 33.903. sayuran. dan kacangkacangan. Unggulan tanaman pangan di wilayah Kabupaten Malang lebih didominasi oleh komoditi jagung. Bidang pertanian unggulan meliputi tanaman pangan.644 84. hortikultura dan perkebunan.453.452 72.334 37. daerah yang potensial adalah Wilayah Pengembangan Ngantang dimana komoditi sayuran di wilayah ini pemasarannya telah menembus supermarket-supermarket di Kota Malang. Potensi Unggulan Daerah 1) Potensi Pertanian Potensi pertanian di wilayah Kabupaten Malang sangat beraneka-ragam dan tersebar di seluruh kecamatan.468 27. Hortikultura unggulan yang memiliki ciri khas Kabupaten Malang adalah apel yang dan klengkeng dalam di taraf Kecamatan Poncokusumo.537 38. ketela pohon.311 98.452 122.882 33. Kondisi Ekonomi a.771 2.693 67. ubi jalar.900 16.329 45.630 32.494 32.895 183.022 48.594 16.007 90.410 35.845 61.21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 WAGIR DAU KARANGPLOSO SINGOSARI LAWANG PUJON NGANTANG KASEMBON GEDANGAN TIRTOYUDO KROMENGAN WONOSARI PAGELARAN TOTAL 50.980 54.450.591 Sumber : Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Malang 3. Sedangkan masih pengembangan I Laporan Pertanggungjawaban Bupati Tahun 2011 8 . padi.813 42.042 36. Untuk komoditi sayuran.871 76.525 62.280 48.831 42.141 46.035 31.607 61.470 91.093 32.094 24.512 27.928 24.183 1.723 64.588 1. adalah Kecamatan Tumpang dan Kecamatan Jabung.

Potensi pengembangan ternak kecil di Kabupaten Malang saat ini memungkinkan adanya pengembangan kawasankawasan peternakan pada areal-areal pertanian yang kurang produktif dengan skala besar melalui kerjasama antara pemilik modal (swasta) dan masyarakat (pemilik tanah pertanian) dengan sistem bagi hasil. Dilihat dari klimatologi. pengembangan ternak kecil dapat dialokasikan di seluruh kecamatan. Sedangkan perkebunan unggulan yang cukup cengkeh tinggi dan produksinya Dampit tebu. Dari terdapat di Wilayah berupa unggulan Pengembangan (seluruh kecamatan) komoditi-komoditi tersebut memungkinkan adanya peluang pengembangan industri pengolahan. Pujon. Sedangkan sapi perah pengembangannya sangat sesuai pada daerah berbukit atau pegunungan dengan suhu yang relatif rendah seperti di Kecamatan Kasembon. Jabung dan Wajak. 2) Potensi Peternakan Potensi peternakan di wilayah Kabupaten Malang meliputi ternak besar dan ternak kecil. alpukat di Kecamatan Wajak dan pisang di seluruh kecamatan. Sedangkan kawasan peternakannya sendiri dapat dialokasikan pada areal pertanian yang kurang produktif seperti tegalan. Tumpang. 3) Potensi Perikanan I Laporan Pertanggungjawaban Bupati Tahun 2011 9 . Ngantang. Ternak besar yang dominan keberadaannya dan pengembangannya sesuai di seluruh wilayah kabupaten adalah sapi potong dan kambing. pengembangan pasar Mantung di Kecamatan Pujon sebagai sub terminal agribisnis serta penyulingan minyak atsiri di Kecamatan Dampit.perkebunan apel di Kecamatan Pujon kemudian salak Suwaru dan pengolahannya di Desa Suwaru Kecamatan Pagelaran. Poncokusumo.

Lahor dan Kaligenteng (masih dalam tahap sosialisasi). Sedangkan perikanan laut sangat potensial dikembangkan pada daerah pantai Sendangbiru karena saat ini di wilayah tersebut aktivitas nelayannya paling tinggi untuk kawasan pantai selatan.10 Laporan Pertanggungjawaban Bupati Tahun 2011 . Karangploso.Pengembangan bidang perikanan darat dan laut sangat potensial dan prospektif karena dari segi hidrologi Kabupaten Malang banyak dilalui oleh sungai besar dan sungai kecil serta memiliki bendungan seperti Selorejo. jala apung dan sejenisnya. Bidang industri ini tumbuh pesat khususnya pada wilayah pengembangan lingkar Kota Malang seperti Kecamatan Pakisaji. wilayah perairan ini juga harus tetap dijaga kelestariannya. Bululawang. Meskipun sudah mulai dikembangkan sebagai pusat perikanan laut dan pusat aktivitas nelayan. Untuk pengembangan industri pada tahun-tahun mendatang harus diprioritaskan I . Dau dan Wagir . Pakis. Pantai Sendangbiru merupakan pensuplai perikanan laut terbesar untuk daerah Malang dan juga mensuplai wilayah Pasuruan. Singosari. 4) Potensi Industri Bidang industri di Kabupaten Malang berkembang pesat seiring dengan kemudahan aksesibilitas. Dengan kondisi tersebut maka di Sendangbiru sudah mulai dikembangkan sebagai pusat perikanan laut dan pusat aktivitas nelayan. Industri besar umumnya berlokasi pada jalan utama atau kolektor primer sedangkan industri kecil tersebar di kawasan permukiman penduduk. Badan-badan air tersebut sangat potensial dan dapat dimanfaatkan untuk budidaya dan pengembangan perikanan darat dengan menggunakan keramba. Sengguruh. Karangkates.

toseki. Ampelgading. zeolit. piropilit dan fospat. Gedangan. pasir batu. Dari segi geologis dan beberapa studi menyimpulkan bahwa potensi pertambangan yang ada di Malang Selatan memang cukup besar yaitu emas. Selain itu Kabupaten Malang juga kaya akan peninggalan sejarah yang memungkinkan pertumbuhan dan pengembangan wilayah Kabupaten Malang yang I .11 Laporan Pertanggungjawaban Bupati Tahun 2011 . industri nantinya dapat berupa pengolahan hasil tambang sebagai bahan dasar bangunan seperti semen. Adapun kecamatan yang menyimpan potensi tambang dan perlu penelitian lebih lanjut adalah: Kecamatan Donomulyo. Dampit. kalsit. sehingga membentuk bentangan-bentangan alam yang indah dengan patahan-patahan yang menyebabkan terjadinya air terjun. bentoit. marmer. Sumbermanjing Wetan dan Tirtoyudo. Kalipare. trass. Namun demikian potensi tambang yang cukup besar ini masih memerlukan penelitian lebih lanjut untuk mendapatkan manfaat bagi masyarakat Kabupaten Malang serta tidak mengabaikan fungsi kelestarian lingkungan hidup. hamparan pantai yang luas dan berpasir putih. 6) Potensi Pariwisata Kabupaten Malang memiliki geomorfologis yang terdiri dari wilayah pegunungan dan dataran serta perairan pantai. Bantur. feldspar.pada kawasan Malang dan Selatan untuk memeratakan Kegiatan pertumbuhan perkembangan wilayah. kapur dan marmer dimana bahan bakunya banyak tersedia di kawasan Malang Selatan. batu kapur. Pagak. 5) Potensi Pertambangan Kabupaten Malang memiliki potensi pertambangan yang cukup besar dan terdapat di Kawasan Malang Selatan. kaolin. pasir kuarsa.

810. hotel dan restauran 26. I .60%. 15.530. dengan ditunjang oleh sumberdaya alam dan bidang-bidang unggulan seperti peternakan. pengadaan sarana dan prasarana penunjang seperti hotel dan penginapan serta meningkatkan aksesbilitas dengan meningkatkan kondisi jalan dan menyediakan sarana transportasi menuju obyek wisata.-.698.584. bangunan 1.797. 12.94%. pertambangan dan penggalian 2.27% dan tahun 2011 sebesar 6.000.-. 35.60%.dan tahun 2011 sebesar Rp. pengembangan jalur wisata. b. 31.390. melalui pertambangan dan bidang pariwisata itu sendiri . dapat ditempuh industri.000.375.88%. pengangkutan dan komunikasi 3.dan tahun 2011 mencapai sebesar Rp. Berdasarkan hasil pendataan penduduk miskin Provinsi Jawa Timur tahun 2009-2010 oleh BPS Provinsi Jawa Timur.578. listrik dan air bersih 0. pada pariwisata.881.370. persewaan dan jasa perusahaan 4. Pertumbuhan ekonomi dalam kurun waktu yang sama yaitu pada akhir tahun 2010 sebesar 6.517.dan tahun 2011 mencapai sebesar Rp. Selanjutnya pendapatan perkapita tahun 2010 sebesar Rp. Sedangkan PDRB Atas Dasar Harga Konstan (ADHK) akhir tahun 2010 sebesar Rp.-. sektor Kontribusi sektoral pada tahun 2011 dapat dirinci sebagai berikut: sektor pertanian 29. Pengembangan pengadaan paket wisata.25%.000. keuangan. Pertumbuhan Ekonomi Perkembangan Produk Domestik Regional Bruto Atas Dasar Harga Berlaku (PDRB ADHB) pada tahun 2010 sebesar Rp.berbasis pertanian.300.04%. 14.51%.60%.967.67%.43% dan tahun 2011 sebesar 5.28% serta jasa-jasa 12.970. pariwisata perikanan. Industri Pengolahan 18.510.280.. Inflasi pada tahun 2010 sebesar 6. 14.12 Laporan Pertanggungjawaban Bupati Tahun 2011 .000. perdagangan.73%..

I .099 jiwa atau turun 1. Pada tahun 2010 terdapat 110 desa tertinggal dari desa/kelurahan atau 28%.5%. Sehingga dengan demikian berdasarkan Surat Kementerian Negara Pembangunan Daerah Tertinggal Nomor maka Kabupaten B.700 jiwa dan tahun 2011 diperkirakan 390 sebanyak 302. dengan tingkat ketertinggalan yang ringan terutama karena semakin tercukupinya sarana dan prasarana perdesaan.jumlah penduduk miskin Kabupaten Malang tahun 2010 sebanyak 306.025/Sesmen-PDT/I/2010 tanggal 29 Malang termasuk kategori Januari 2010 tentang Verifikasi dan Updating Status Desa Kabupaten Maju.13 Laporan Pertanggungjawaban Bupati Tahun 2011 .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful