BAB I

PENDAHULUAN
Pemerintah Kabupaten Malang dibentuk berdasarkan

Undang-Undang Nomor 12 Tahun 1950 tentang Pembentukan Daerah-Daerah Kabupaten dalam lingkungan Provinsi Jawa Timur, sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang Nomor 2 Tahun 1965; dengan pusat pemerintahan berada di Kota Malang.

Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pemindahan Ibukota Kabupaten Malang dari Wilayah Kota Malang ke Wilayah Kecamatan Kepanjen yang sekaligus menjadi Ibukota Kabupaten Malang. Pemerintah adalah Kabupaten Malang periode 2010-2015

hasil pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah

Tahun 2010 yang disahkan dengan Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 131.35-803 Tahun 2010 tentang Pengesahan

Pemberhentian dan Pengesahan Pengangkatan Bupati Malang Provinsi Jawa Timur serta Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 132.35-804 tahun 2010 tentang Pengangkatan Wakil Bupati Malang Provinsi Jawa Timur. Sebagaimana diamanatkan Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional telah ditetapkan (RPJMD) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah

Kabupaten Malang Tahun 2010-2015

berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Malang Nomor 2 Tahun 2011 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD rencana Kabupaten Malang Tahun 2010-2015 sebagai arahan pembangunan tahun 2010-2015 yang dalam

serta menginformasikan Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (ILPPD) kepada masyarakat. I Laporan Pertanggungjawaban Bupati Tahun 2011 2 .implementasinya dijabarkan dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD). dan Informasi Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah kepada Masyarakat. Keterangan Pertanggungjawaban Daerah kepada DPRD. Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Akhir Tahun Anggaran pada dasarnya merupakan progress report atas kinerja pembangunan selama satu tahun dan menjadi kegiatan evaluasi terhadap pelaksanaan rencana pembangunan jangka menengah daerah. yang menyebutkan bahwa Kepala Daerah mempunyai kewajiban juga untuk memberikan Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD) kepada Pemerintah. Pada pasal 17 ayat (1) dijelaskan lebih lanjut bahwa LKPJ Akhir Tahun Anggaran disampaikan kepada DPRD paling lambat 3 (tiga) bulan setelah tahun anggaran berakhir. Dalam Peraturan Pemerintah Nomor 3 Tahun 2007 tentang Laporan Penyelenggaraan Laporan Pemerintahan Daerah kepada Kepala Pemerintah. Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Kepala Daerah Akhir Tahun Anggaran merupakan amanah Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah yang telah diubah kedua kalinya dengan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2008 tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah. dan memberikan (LKPJ) kepada Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD). Kegagalan dan keberhasilan pencapaian indikator kinerja akan dijadikan sebagai acuan tindakan perbaikan dalam pelaksanaan pembangunan Kabupaten Malang di tahun mendatang dalam rangka mewujudkan tujuan dan sasaran pembangunan.

Sedangkan mengenai muatan LKPJ dijelaskan pada pasal 18 Peraturan Pemerintah Nomor 3 Tahun 2007 bahwa sekurangkurangnya menjelaskan: a) Arah kebijakan umum pemerintahan daerah. Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2006 tentang Pelaporan Keuangan dan Kinerja Instansi Pemerintah. dan Nomor 12 Tahun 2008 tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang I Laporan Pertanggungjawaban Bupati Tahun 2011 3 . c) Penyelenggaraan urusan desentralisasi. dan e) Penyelenggaraan tugas umum. DASAR HUKUM Landasan hukum sebagai dasar penyusunan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Bupati adalah: 1. Undang–Undang Nomor 12 Tahun 1950 tentang Pembentukan Daerah–Daerah Kabupaten dalam Lingkungan Provinsi Jawa Timur (Berita Negara Tahun 1950). 5. 6. 4. d) Penyelenggaraan tugas pembantuan. Undang–Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara. 3. b) Pengelolaan keuangan daerah secara makro. 2. Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah. Peraturan Pemerintah Nomor 3 Tahun 2007 Tanggal 4 Januari 2007 tentang Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah kepada Pemerintah. Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Kepala Daerah kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah. A. Undang–Undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004. termasuk pendapatan dan belanja daerah.

Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 54 Tahun 2010 tentang Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tahapan. 13.11” 8O26’35. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 59 Tahun 2007. GAMBARAN UMUM 1. 7. Kabupaten Probolinggo. Peraturan Daerah Kabupaten Malang Nomor 2 Tahun 2011 tentang (RPJMD) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kabupaten Malang Tahun 2010-2015. Peraturan Daerah Kabupaten Malang Nomor 1 tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun 2011. dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah. Pengendalian.45” Lintang Selatan. Peraturan Malang Daerah Kabupaten Malang Nomor 9 tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Tahun 2011. 9. 7O44’55. Tata Cara Penyusunan. 8. 11. B. dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah. Kabupaten Mojokerto dan Kabupaten Jombang. Pengendalian. Tata Cara Penyusunan.00” Malang Bujur terletak antara – Timur. Dengan batas wilayah administrasi terdiri dari: Sebelah Utara: Kabupaten Pasuruan.Informasi Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah kepada Masyarakat. Kondisi Geografis Daerah Wilayah 112O17’10.90” Kabupaten –112O57’00. Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tahapan. 12. Peraturan Bupati Malang Nomor 7 Tahun 2010 tentang Rencana Kerja Pemerintah Daerah Kabupaten Malang Tahun 2011. I Laporan Pertanggungjawaban Bupati Tahun 2011 4 . 10.

Topografi Kabupaten Malang meliputi dataran rendah. Kecamatan Ngantang. sehingga daerahnya cenderung terjal atau bergelombang dengan kelerengan diatas 40%. Sebelah Barat: Kabupaten Blitar dan Kabupaten Kabupaten Malang berbatasan dengan Kota Malang dan Kota Batu. Kecamatan Ampelgading dan Kecamatan Tirtoyudo. sawah 13. Kecamatan Kasembon. industri 0. di bagian Sebelah tengah Selatan: wilayah Samudera Indonesia. 12 dan Struktur penggunaan lahan meliputi : permukiman/kawasan terbangun 22. Kecamatan Wajak.667 Rukun Tetangga (RT). Secara administratif.185 Rukun Warga (RW) 14. 3. bagian timur dan utara dikelilingi oleh pegunungan. terdapat gunung-gunung yang aktif maupun tidak aktif serta sungai-sungai yang melintasi wilayah Kabupaten Malang. pertanian lahan I Laporan Pertanggungjawaban Bupati Tahun 2011 5 .2%. wilayah Kabupaten Malang terdiri dari 33 kecamatan. karena umumnya daerah-daerah dengan kelerengan tersebut mempunyai iklim (suhu) yang lebih sejuk dan sangat cocok untuk jenis tanaman sayuran dan tanaman perkebunan. Selain itu wilayah Kabupaten Malang mempunyai potensi pengembangan dibidang pertanian dan pariwisata. maka wilayah Kabupaten Malang mempunyai potensi sebagai kawasan lindung khususnya bagi kawasan yang ada dibawahnya. Wilayah Kabupaten Malang bagian barat. Hal ini berdampak positif karena kelestarian tanah dan air dapat terjaga dengan baik.Sebelah Timur: Kediri. Kecamatan Poncokusumo.2%. yang meliputi wilayah Kecamatan Pujon. dataran tinggi.5%. Untuk pengembangan dibidang pertanian lebih diutamakan pertanian hortikultura dan perkebunan. kelurahan. 378 desa. Dengan kondisi topografi tersebut. Kabupaten Sedangkan Lumajang. Kecamatan Jabung.486 ha. Luas wilayah 353. dimana faktor sumberdaya alam tersebut mencakup aspek kondisi topografi yang besar pengaruhnya terhadap proses pembangunan.

Versi BPS menganggap penduduk Kabupaten Malang adalah orang-orang yang secara riil pada saat sensus dan atau sudah 6 bulan berdomisili di Kabupaten Malang sedangkan versi Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil berdasarkan jumlah Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK) yang diterbitkan.239.175 % 8. tambak kolam 0. 2.5%.73%) dengan rata-rata kepadatan 692 jiwa/km2. Kondisi Demografis Perkembangan (berdasarkan BPS).450. Tabel 1.02 8.420 (49. tanah tandus/tanah rusak 1.591 jiwa dengan laki-laki 1.kering 23.36 1.4%.93 4.822 206.903. Terjadinya perbedaan angka antara versi BPS dengan versi Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil disebabkan adanya pendekatan/metoda perhitungan yang berbeda.466.09 JUMLAH 197.280 jiwa (50%) perempuan 1.2%.1 Jumlah Penduduk Berdasarkan Sebaran Kelompok Umur Tahun 2011 Kel.2%. 2.27 Perempuan 96. Umur (Tahun) 0–4 5–9 No JENIS KELAMIN Laki-laki 101.27%) perempuan 1. I Laporan Pertanggungjawaban Bupati Tahun 2011 6 . Sedangkan jumlah penduduk berdasarkan (Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil) hasil penghitungan akhir tahun 2011 adalah sebesar 2.09 6 105.10 4. tambang galian C 0. lain-lain 3.3%. rawa/waduk 0.803 100. hutan 28.8%. penduduk Kabupaten Malang pada tahun 2011 sebesar 2.277 jiwa atau rata-rata pertumbuhan 1. perkebunan 6.930 % 3.226.09% per tahun dengan rasio gender laki-laki 1.1% padang rumput/tanah kosong 0.24 % 4.6%.857 (50.3%.311 jiwa (50%).453.

170 JUMLAH PENDUDUK 81.031 55.925 191.886 110.466.023 62.209 62.689 I Laporan Pertanggungjawaban Bupati Tahun 2011 7 .594 28.35 1.519 28.093 36.276 8.343 148.78 4.520 37. 10.261 7. 10 – 14 15 – 19 20 – 24 25 – 29 30 – 34 35 – 49 40 – 44 45 – 49 50 – 54 55 – 59 60 – 64 65 – 69 70 – 74 75> TOTAL 3 98.579 7.196 1.95 1.556 57.803 132.632 30.297 39.930 40.832 96.046 100.999 4.633 74.418 29.936 30.52 2.699 33.90 2.637 37.787 73. 15.690 57.391 35.496 66.87 3.99 3.198 77.520 40.373 181. 8.94 146.846 115.00 Sumber : Bappeda Kab.92 1 99.481 7.863 88.953 98.92 3.46 81.246 49.741 93.020 2.920 38.03 2.57 4.917 92.743 30.38 3.42 3.339 27.638 86.070 58.752 36.449 52.389 71.557 66. 7.144 5.27 102.326 2.073 37.226.855 38.077 6.265 61.075 42.379 26.016 57.853 76.1 108.57 1. 12.700 62. 4.08 3.921 30.81 3.84 3.718 55.597 47. Malang Data Diolah Tabel 1.93 109. 16.337 74.350 56.2 Jumlah Penduduk per Kecamatan Tahun 2011 NO 01 02 03 04 05 06 07 08 09 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 KECAMATAN DONOMULYO PAGAK BANTUR SUMBERMANJINGWETAN DAMPIT AMPELGADING PONCOKUSUMO WAJAK TUREN GONDANGLEGI KALIPARE SUMBERPUCUNG KEPANJEN BULULAWANG TAJINAN TUMPANG JABUNG PAKIS PAKISAJI NGAJUM JENIS KELAMIN LAKI-LAKI PEREMPUAN 40. 13.736 94.823 71.19 63.706 95. 14.215 29.29 70.05 3.511 27.88 3.965 2.55 7.88 54.937 84. 6.420 4.934 94.239.80 188.25 4.447 46.857 4.218 23. 5.76 7.35 0.457 31.226 104.250 74.77 3.223 3.35 205.425 95.11 1.73 210.096 76.72 1.511 73.041 56.840 38.235 49. 11.34 195.506 93.65 171. 9.109 1.946 115.57 2.17 3.669 58.092 35.06 50.277 100.50 49.965 55.631 8.509 77.92 192.00 3.789 150.091 124.859 37.24 1.53 1.

Bidang pertanian unggulan meliputi tanaman pangan.888 92.183 1.468 27.895 183.450. hortikultura dan perkebunan.900 16.630 32.042 36. daerah yang potensial adalah Wilayah Pengembangan Ngantang dimana komoditi sayuran di wilayah ini pemasarannya telah menembus supermarket-supermarket di Kota Malang.093 32. padi.980 54.329 45.831 42.723 64.588 1. Kondisi Ekonomi a.470 91.007 90.607 61.094 24.452 122.537 38.845 61.452 72.453.21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 WAGIR DAU KARANGPLOSO SINGOSARI LAWANG PUJON NGANTANG KASEMBON GEDANGAN TIRTOYUDO KROMENGAN WONOSARI PAGELARAN TOTAL 50.280 48. ubi jalar.644 84. sayuran.903. Sedangkan masih pengembangan I Laporan Pertanggungjawaban Bupati Tahun 2011 8 .928 24. adalah Kecamatan Tumpang dan Kecamatan Jabung.811 33.771 2.693 67.141 46.334 37.022 48.490 30. Potensi Unggulan Daerah 1) Potensi Pertanian Potensi pertanian di wilayah Kabupaten Malang sangat beraneka-ragam dan tersebar di seluruh kecamatan.494 32.512 27.871 76. Hortikultura unggulan yang memiliki ciri khas Kabupaten Malang adalah apel yang dan klengkeng dalam di taraf Kecamatan Poncokusumo. dan kacangkacangan.813 42.410 35. Untuk komoditi sayuran.035 31.591 Sumber : Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Malang 3.882 33.311 98. ketela pohon. Unggulan tanaman pangan di wilayah Kabupaten Malang lebih didominasi oleh komoditi jagung.525 62.594 16.

2) Potensi Peternakan Potensi peternakan di wilayah Kabupaten Malang meliputi ternak besar dan ternak kecil.perkebunan apel di Kecamatan Pujon kemudian salak Suwaru dan pengolahannya di Desa Suwaru Kecamatan Pagelaran. Tumpang. alpukat di Kecamatan Wajak dan pisang di seluruh kecamatan. Ngantang. Poncokusumo. pengembangan pasar Mantung di Kecamatan Pujon sebagai sub terminal agribisnis serta penyulingan minyak atsiri di Kecamatan Dampit. Jabung dan Wajak. pengembangan ternak kecil dapat dialokasikan di seluruh kecamatan. Sedangkan perkebunan unggulan yang cukup cengkeh tinggi dan produksinya Dampit tebu. Sedangkan kawasan peternakannya sendiri dapat dialokasikan pada areal pertanian yang kurang produktif seperti tegalan. Dari terdapat di Wilayah berupa unggulan Pengembangan (seluruh kecamatan) komoditi-komoditi tersebut memungkinkan adanya peluang pengembangan industri pengolahan. Potensi pengembangan ternak kecil di Kabupaten Malang saat ini memungkinkan adanya pengembangan kawasankawasan peternakan pada areal-areal pertanian yang kurang produktif dengan skala besar melalui kerjasama antara pemilik modal (swasta) dan masyarakat (pemilik tanah pertanian) dengan sistem bagi hasil. 3) Potensi Perikanan I Laporan Pertanggungjawaban Bupati Tahun 2011 9 . Sedangkan sapi perah pengembangannya sangat sesuai pada daerah berbukit atau pegunungan dengan suhu yang relatif rendah seperti di Kecamatan Kasembon. Pujon. Dilihat dari klimatologi. Ternak besar yang dominan keberadaannya dan pengembangannya sesuai di seluruh wilayah kabupaten adalah sapi potong dan kambing.

Karangploso. Badan-badan air tersebut sangat potensial dan dapat dimanfaatkan untuk budidaya dan pengembangan perikanan darat dengan menggunakan keramba. Lahor dan Kaligenteng (masih dalam tahap sosialisasi). 4) Potensi Industri Bidang industri di Kabupaten Malang berkembang pesat seiring dengan kemudahan aksesibilitas. Untuk pengembangan industri pada tahun-tahun mendatang harus diprioritaskan I .10 Laporan Pertanggungjawaban Bupati Tahun 2011 . Sedangkan perikanan laut sangat potensial dikembangkan pada daerah pantai Sendangbiru karena saat ini di wilayah tersebut aktivitas nelayannya paling tinggi untuk kawasan pantai selatan. Pakis. Dengan kondisi tersebut maka di Sendangbiru sudah mulai dikembangkan sebagai pusat perikanan laut dan pusat aktivitas nelayan. Singosari. Sengguruh.Pengembangan bidang perikanan darat dan laut sangat potensial dan prospektif karena dari segi hidrologi Kabupaten Malang banyak dilalui oleh sungai besar dan sungai kecil serta memiliki bendungan seperti Selorejo. jala apung dan sejenisnya. Pantai Sendangbiru merupakan pensuplai perikanan laut terbesar untuk daerah Malang dan juga mensuplai wilayah Pasuruan. Karangkates. wilayah perairan ini juga harus tetap dijaga kelestariannya. Dau dan Wagir . Bidang industri ini tumbuh pesat khususnya pada wilayah pengembangan lingkar Kota Malang seperti Kecamatan Pakisaji. Industri besar umumnya berlokasi pada jalan utama atau kolektor primer sedangkan industri kecil tersebar di kawasan permukiman penduduk. Bululawang. Meskipun sudah mulai dikembangkan sebagai pusat perikanan laut dan pusat aktivitas nelayan.

trass. sehingga membentuk bentangan-bentangan alam yang indah dengan patahan-patahan yang menyebabkan terjadinya air terjun. Dampit. pasir batu. Dari segi geologis dan beberapa studi menyimpulkan bahwa potensi pertambangan yang ada di Malang Selatan memang cukup besar yaitu emas. Bantur. Gedangan. industri nantinya dapat berupa pengolahan hasil tambang sebagai bahan dasar bangunan seperti semen. piropilit dan fospat. kapur dan marmer dimana bahan bakunya banyak tersedia di kawasan Malang Selatan. marmer. toseki. Sumbermanjing Wetan dan Tirtoyudo. feldspar. Kalipare. Pagak.pada kawasan Malang dan Selatan untuk memeratakan Kegiatan pertumbuhan perkembangan wilayah. pasir kuarsa. Ampelgading. kaolin. kalsit. bentoit. 5) Potensi Pertambangan Kabupaten Malang memiliki potensi pertambangan yang cukup besar dan terdapat di Kawasan Malang Selatan. Namun demikian potensi tambang yang cukup besar ini masih memerlukan penelitian lebih lanjut untuk mendapatkan manfaat bagi masyarakat Kabupaten Malang serta tidak mengabaikan fungsi kelestarian lingkungan hidup. batu kapur. Adapun kecamatan yang menyimpan potensi tambang dan perlu penelitian lebih lanjut adalah: Kecamatan Donomulyo. hamparan pantai yang luas dan berpasir putih. Selain itu Kabupaten Malang juga kaya akan peninggalan sejarah yang memungkinkan pertumbuhan dan pengembangan wilayah Kabupaten Malang yang I . zeolit.11 Laporan Pertanggungjawaban Bupati Tahun 2011 . 6) Potensi Pariwisata Kabupaten Malang memiliki geomorfologis yang terdiri dari wilayah pegunungan dan dataran serta perairan pantai.

pengangkutan dan komunikasi 3. Pertumbuhan ekonomi dalam kurun waktu yang sama yaitu pada akhir tahun 2010 sebesar 6. listrik dan air bersih 0. dengan ditunjang oleh sumberdaya alam dan bidang-bidang unggulan seperti peternakan.517. I .000.dan tahun 2011 mencapai sebesar Rp. Sedangkan PDRB Atas Dasar Harga Konstan (ADHK) akhir tahun 2010 sebesar Rp.. 14.67%.000.04%..25%.578.dan tahun 2011 sebesar Rp.530.698. pertambangan dan penggalian 2. perdagangan.967. b.810.797. hotel dan restauran 26.881.12 Laporan Pertanggungjawaban Bupati Tahun 2011 .-. 12.375. pengembangan jalur wisata.28% serta jasa-jasa 12. Inflasi pada tahun 2010 sebesar 6. 14.-. persewaan dan jasa perusahaan 4.60%.43% dan tahun 2011 sebesar 5.88%. Berdasarkan hasil pendataan penduduk miskin Provinsi Jawa Timur tahun 2009-2010 oleh BPS Provinsi Jawa Timur. 15. 35.-.390. pengadaan sarana dan prasarana penunjang seperti hotel dan penginapan serta meningkatkan aksesbilitas dengan meningkatkan kondisi jalan dan menyediakan sarana transportasi menuju obyek wisata. sektor Kontribusi sektoral pada tahun 2011 dapat dirinci sebagai berikut: sektor pertanian 29.27% dan tahun 2011 sebesar 6.000. Pengembangan pengadaan paket wisata. Industri Pengolahan 18. dapat ditempuh industri.60%.94%.300.dan tahun 2011 mencapai sebesar Rp. pada pariwisata. bangunan 1. keuangan.73%.berbasis pertanian.51%. 31. Pertumbuhan Ekonomi Perkembangan Produk Domestik Regional Bruto Atas Dasar Harga Berlaku (PDRB ADHB) pada tahun 2010 sebesar Rp.584.280.000.370.60%. melalui pertambangan dan bidang pariwisata itu sendiri . Selanjutnya pendapatan perkapita tahun 2010 sebesar Rp.510. pariwisata perikanan.970.

099 jiwa atau turun 1.025/Sesmen-PDT/I/2010 tanggal 29 Malang termasuk kategori Januari 2010 tentang Verifikasi dan Updating Status Desa Kabupaten Maju. Sehingga dengan demikian berdasarkan Surat Kementerian Negara Pembangunan Daerah Tertinggal Nomor maka Kabupaten B. I . Pada tahun 2010 terdapat 110 desa tertinggal dari desa/kelurahan atau 28%.jumlah penduduk miskin Kabupaten Malang tahun 2010 sebanyak 306.700 jiwa dan tahun 2011 diperkirakan 390 sebanyak 302.13 Laporan Pertanggungjawaban Bupati Tahun 2011 . dengan tingkat ketertinggalan yang ringan terutama karena semakin tercukupinya sarana dan prasarana perdesaan.5%.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful