BAB I

PENDAHULUAN
Pemerintah Kabupaten Malang dibentuk berdasarkan

Undang-Undang Nomor 12 Tahun 1950 tentang Pembentukan Daerah-Daerah Kabupaten dalam lingkungan Provinsi Jawa Timur, sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang Nomor 2 Tahun 1965; dengan pusat pemerintahan berada di Kota Malang.

Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pemindahan Ibukota Kabupaten Malang dari Wilayah Kota Malang ke Wilayah Kecamatan Kepanjen yang sekaligus menjadi Ibukota Kabupaten Malang. Pemerintah adalah Kabupaten Malang periode 2010-2015

hasil pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah

Tahun 2010 yang disahkan dengan Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 131.35-803 Tahun 2010 tentang Pengesahan

Pemberhentian dan Pengesahan Pengangkatan Bupati Malang Provinsi Jawa Timur serta Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 132.35-804 tahun 2010 tentang Pengangkatan Wakil Bupati Malang Provinsi Jawa Timur. Sebagaimana diamanatkan Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional telah ditetapkan (RPJMD) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah

Kabupaten Malang Tahun 2010-2015

berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Malang Nomor 2 Tahun 2011 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD rencana Kabupaten Malang Tahun 2010-2015 sebagai arahan pembangunan tahun 2010-2015 yang dalam

I Laporan Pertanggungjawaban Bupati Tahun 2011 2 . Dalam Peraturan Pemerintah Nomor 3 Tahun 2007 tentang Laporan Penyelenggaraan Laporan Pemerintahan Daerah kepada Kepala Pemerintah.implementasinya dijabarkan dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD). serta menginformasikan Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (ILPPD) kepada masyarakat. Keterangan Pertanggungjawaban Daerah kepada DPRD. dan memberikan (LKPJ) kepada Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD). Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Akhir Tahun Anggaran pada dasarnya merupakan progress report atas kinerja pembangunan selama satu tahun dan menjadi kegiatan evaluasi terhadap pelaksanaan rencana pembangunan jangka menengah daerah. Pada pasal 17 ayat (1) dijelaskan lebih lanjut bahwa LKPJ Akhir Tahun Anggaran disampaikan kepada DPRD paling lambat 3 (tiga) bulan setelah tahun anggaran berakhir. yang menyebutkan bahwa Kepala Daerah mempunyai kewajiban juga untuk memberikan Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD) kepada Pemerintah. dan Informasi Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah kepada Masyarakat. Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Kepala Daerah Akhir Tahun Anggaran merupakan amanah Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah yang telah diubah kedua kalinya dengan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2008 tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah. Kegagalan dan keberhasilan pencapaian indikator kinerja akan dijadikan sebagai acuan tindakan perbaikan dalam pelaksanaan pembangunan Kabupaten Malang di tahun mendatang dalam rangka mewujudkan tujuan dan sasaran pembangunan.

Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah. 6. b) Pengelolaan keuangan daerah secara makro. Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Kepala Daerah kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah. A. dan Nomor 12 Tahun 2008 tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang I Laporan Pertanggungjawaban Bupati Tahun 2011 3 . Undang–Undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004. Peraturan Pemerintah Nomor 3 Tahun 2007 Tanggal 4 Januari 2007 tentang Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah kepada Pemerintah. termasuk pendapatan dan belanja daerah. Undang–Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara. dan e) Penyelenggaraan tugas umum. DASAR HUKUM Landasan hukum sebagai dasar penyusunan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Bupati adalah: 1. 3. c) Penyelenggaraan urusan desentralisasi. 2. d) Penyelenggaraan tugas pembantuan.Sedangkan mengenai muatan LKPJ dijelaskan pada pasal 18 Peraturan Pemerintah Nomor 3 Tahun 2007 bahwa sekurangkurangnya menjelaskan: a) Arah kebijakan umum pemerintahan daerah. 4. 5. Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2006 tentang Pelaporan Keuangan dan Kinerja Instansi Pemerintah. Undang–Undang Nomor 12 Tahun 1950 tentang Pembentukan Daerah–Daerah Kabupaten dalam Lingkungan Provinsi Jawa Timur (Berita Negara Tahun 1950).

Peraturan Bupati Malang Nomor 7 Tahun 2010 tentang Rencana Kerja Pemerintah Daerah Kabupaten Malang Tahun 2011.45” Lintang Selatan. 9. I Laporan Pertanggungjawaban Bupati Tahun 2011 4 . Kabupaten Mojokerto dan Kabupaten Jombang. dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah. Peraturan Malang Daerah Kabupaten Malang Nomor 9 tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Tahun 2011. Peraturan Daerah Kabupaten Malang Nomor 2 Tahun 2011 tentang (RPJMD) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kabupaten Malang Tahun 2010-2015.00” Malang Bujur terletak antara – Timur. Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tahapan. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 54 Tahun 2010 tentang Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tahapan. Peraturan Daerah Kabupaten Malang Nomor 1 tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun 2011. 8. Pengendalian. 11.11” 8O26’35. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 59 Tahun 2007. Kabupaten Probolinggo.Informasi Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah kepada Masyarakat. Pengendalian. Dengan batas wilayah administrasi terdiri dari: Sebelah Utara: Kabupaten Pasuruan. Tata Cara Penyusunan. 10. B. 7. GAMBARAN UMUM 1. 13. Tata Cara Penyusunan. 12. 7O44’55.90” Kabupaten –112O57’00. Kondisi Geografis Daerah Wilayah 112O17’10. dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah.

Hal ini berdampak positif karena kelestarian tanah dan air dapat terjaga dengan baik. Wilayah Kabupaten Malang bagian barat. Kecamatan Jabung. maka wilayah Kabupaten Malang mempunyai potensi sebagai kawasan lindung khususnya bagi kawasan yang ada dibawahnya.667 Rukun Tetangga (RT).185 Rukun Warga (RW) 14. 378 desa. sehingga daerahnya cenderung terjal atau bergelombang dengan kelerengan diatas 40%. dimana faktor sumberdaya alam tersebut mencakup aspek kondisi topografi yang besar pengaruhnya terhadap proses pembangunan. industri 0. kelurahan. Kecamatan Kasembon. Dengan kondisi topografi tersebut. pertanian lahan I Laporan Pertanggungjawaban Bupati Tahun 2011 5 . Kabupaten Sedangkan Lumajang. Kecamatan Poncokusumo. wilayah Kabupaten Malang terdiri dari 33 kecamatan. di bagian Sebelah tengah Selatan: wilayah Samudera Indonesia.2%.2%. sawah 13. Luas wilayah 353. 12 dan Struktur penggunaan lahan meliputi : permukiman/kawasan terbangun 22. dataran tinggi. Kecamatan Wajak. yang meliputi wilayah Kecamatan Pujon.Sebelah Timur: Kediri. Untuk pengembangan dibidang pertanian lebih diutamakan pertanian hortikultura dan perkebunan. Topografi Kabupaten Malang meliputi dataran rendah. Secara administratif. Selain itu wilayah Kabupaten Malang mempunyai potensi pengembangan dibidang pertanian dan pariwisata. Kecamatan Ngantang. Sebelah Barat: Kabupaten Blitar dan Kabupaten Kabupaten Malang berbatasan dengan Kota Malang dan Kota Batu.486 ha. Kecamatan Ampelgading dan Kecamatan Tirtoyudo. 3. terdapat gunung-gunung yang aktif maupun tidak aktif serta sungai-sungai yang melintasi wilayah Kabupaten Malang. bagian timur dan utara dikelilingi oleh pegunungan. karena umumnya daerah-daerah dengan kelerengan tersebut mempunyai iklim (suhu) yang lebih sejuk dan sangat cocok untuk jenis tanaman sayuran dan tanaman perkebunan.5%.

1 Jumlah Penduduk Berdasarkan Sebaran Kelompok Umur Tahun 2011 Kel.453.1% padang rumput/tanah kosong 0.466.27%) perempuan 1.09 6 105.09% per tahun dengan rasio gender laki-laki 1.803 100.5%.09 JUMLAH 197.277 jiwa atau rata-rata pertumbuhan 1. rawa/waduk 0.24 % 4. Versi BPS menganggap penduduk Kabupaten Malang adalah orang-orang yang secara riil pada saat sensus dan atau sudah 6 bulan berdomisili di Kabupaten Malang sedangkan versi Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil berdasarkan jumlah Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK) yang diterbitkan.591 jiwa dengan laki-laki 1.10 4. I Laporan Pertanggungjawaban Bupati Tahun 2011 6 .930 % 3.3%. Kondisi Demografis Perkembangan (berdasarkan BPS). Sedangkan jumlah penduduk berdasarkan (Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil) hasil penghitungan akhir tahun 2011 adalah sebesar 2. Umur (Tahun) 0–4 5–9 No JENIS KELAMIN Laki-laki 101. lain-lain 3.kering 23.2%.239. 2. penduduk Kabupaten Malang pada tahun 2011 sebesar 2. hutan 28. tambang galian C 0.36 1.822 206.93 4.226.6%. 2.450.27 Perempuan 96.420 (49.2%.903.73%) dengan rata-rata kepadatan 692 jiwa/km2.857 (50. tambak kolam 0.311 jiwa (50%).8%.02 8.4%. perkebunan 6. Terjadinya perbedaan angka antara versi BPS dengan versi Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil disebabkan adanya pendekatan/metoda perhitungan yang berbeda. Tabel 1.175 % 8.280 jiwa (50%) perempuan 1. tanah tandus/tanah rusak 1.3%.

077 6.239.95 1.511 73.379 26. 8.965 55. 12.391 35. 7.016 57. 10 – 14 15 – 19 20 – 24 25 – 29 30 – 34 35 – 49 40 – 44 45 – 49 50 – 54 55 – 59 60 – 64 65 – 69 70 – 74 75> TOTAL 3 98.699 33.506 93.196 1.339 27.276 8.42 3.846 115.700 62.447 46.509 77. 14.886 110.457 31.1 108.863 88.936 30.05 3.226 104.803 132.90 2.999 4.689 I Laporan Pertanggungjawaban Bupati Tahun 2011 7 .466.99 3.246 49.633 74.638 86.94 146.496 66.557 66.373 181.917 92.631 8.093 36.425 95.03 2.27 102.853 76.34 195.965 2.57 2.84 3.209 62.77 3.092 35.55 7.35 0.57 1.075 42.418 29.57 4.277 100.235 49.736 94.35 205.25 4.81 3.92 3.925 191.420 4.556 57.65 171.023 62.350 56.823 71.743 30.520 40.832 96.46 81.096 76.718 55.19 63. 4.594 28.00 3.946 115.226.326 2. 15.579 7.218 23.261 7.73 210.855 38.88 3.250 74.265 61.00 Sumber : Bappeda Kab.840 38.020 2.06 50.50 49.046 100. 9.76 7.937 84.519 28.934 94.091 124. 10.87 3.787 73.92 192.857 4.752 36.041 56.198 77.070 58.297 39.921 30.930 40.53 1.78 4. 13.859 37.031 55.637 37.741 93.72 1.511 27.789 150.109 1.690 57.92 1 99.520 37.29 70.632 30. 11.38 3.953 98.144 5. Malang Data Diolah Tabel 1.24 1.170 JUMLAH PENDUDUK 81.2 Jumlah Penduduk per Kecamatan Tahun 2011 NO 01 02 03 04 05 06 07 08 09 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 KECAMATAN DONOMULYO PAGAK BANTUR SUMBERMANJINGWETAN DAMPIT AMPELGADING PONCOKUSUMO WAJAK TUREN GONDANGLEGI KALIPARE SUMBERPUCUNG KEPANJEN BULULAWANG TAJINAN TUMPANG JABUNG PAKIS PAKISAJI NGAJUM JENIS KELAMIN LAKI-LAKI PEREMPUAN 40.17 3.597 47.706 95.80 188.449 52. 5.669 58.920 38.337 74.215 29.52 2. 16.343 148.08 3.481 7.389 71.93 109.223 3.88 54.11 1. 6.35 1.073 37.

183 1.470 91.280 48.512 27.410 35.895 183.468 27. Hortikultura unggulan yang memiliki ciri khas Kabupaten Malang adalah apel yang dan klengkeng dalam di taraf Kecamatan Poncokusumo.141 46.928 24. daerah yang potensial adalah Wilayah Pengembangan Ngantang dimana komoditi sayuran di wilayah ini pemasarannya telah menembus supermarket-supermarket di Kota Malang.811 33.525 62.607 61.831 42.644 84.845 61.093 32.980 54.591 Sumber : Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Malang 3. ubi jalar.723 64.871 76.900 16. Kondisi Ekonomi a. Bidang pertanian unggulan meliputi tanaman pangan.588 1. Unggulan tanaman pangan di wilayah Kabupaten Malang lebih didominasi oleh komoditi jagung.007 90.903. hortikultura dan perkebunan.21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 WAGIR DAU KARANGPLOSO SINGOSARI LAWANG PUJON NGANTANG KASEMBON GEDANGAN TIRTOYUDO KROMENGAN WONOSARI PAGELARAN TOTAL 50. ketela pohon.334 37. adalah Kecamatan Tumpang dan Kecamatan Jabung.035 31.630 32.042 36.888 92. Potensi Unggulan Daerah 1) Potensi Pertanian Potensi pertanian di wilayah Kabupaten Malang sangat beraneka-ragam dan tersebar di seluruh kecamatan.453.094 24. Sedangkan masih pengembangan I Laporan Pertanggungjawaban Bupati Tahun 2011 8 .494 32. dan kacangkacangan.771 2. padi.594 16.022 48.490 30.693 67.537 38.882 33. Untuk komoditi sayuran.452 72.450.311 98.452 122.329 45. sayuran.813 42.

Sedangkan kawasan peternakannya sendiri dapat dialokasikan pada areal pertanian yang kurang produktif seperti tegalan. Tumpang. alpukat di Kecamatan Wajak dan pisang di seluruh kecamatan. Potensi pengembangan ternak kecil di Kabupaten Malang saat ini memungkinkan adanya pengembangan kawasankawasan peternakan pada areal-areal pertanian yang kurang produktif dengan skala besar melalui kerjasama antara pemilik modal (swasta) dan masyarakat (pemilik tanah pertanian) dengan sistem bagi hasil. Ternak besar yang dominan keberadaannya dan pengembangannya sesuai di seluruh wilayah kabupaten adalah sapi potong dan kambing. pengembangan ternak kecil dapat dialokasikan di seluruh kecamatan.perkebunan apel di Kecamatan Pujon kemudian salak Suwaru dan pengolahannya di Desa Suwaru Kecamatan Pagelaran. pengembangan pasar Mantung di Kecamatan Pujon sebagai sub terminal agribisnis serta penyulingan minyak atsiri di Kecamatan Dampit. Dilihat dari klimatologi. Sedangkan perkebunan unggulan yang cukup cengkeh tinggi dan produksinya Dampit tebu. 2) Potensi Peternakan Potensi peternakan di wilayah Kabupaten Malang meliputi ternak besar dan ternak kecil. Sedangkan sapi perah pengembangannya sangat sesuai pada daerah berbukit atau pegunungan dengan suhu yang relatif rendah seperti di Kecamatan Kasembon. Pujon. Dari terdapat di Wilayah berupa unggulan Pengembangan (seluruh kecamatan) komoditi-komoditi tersebut memungkinkan adanya peluang pengembangan industri pengolahan. Poncokusumo. 3) Potensi Perikanan I Laporan Pertanggungjawaban Bupati Tahun 2011 9 . Jabung dan Wajak. Ngantang.

Karangploso. Dau dan Wagir . Bululawang. Bidang industri ini tumbuh pesat khususnya pada wilayah pengembangan lingkar Kota Malang seperti Kecamatan Pakisaji. Pantai Sendangbiru merupakan pensuplai perikanan laut terbesar untuk daerah Malang dan juga mensuplai wilayah Pasuruan.10 Laporan Pertanggungjawaban Bupati Tahun 2011 . Dengan kondisi tersebut maka di Sendangbiru sudah mulai dikembangkan sebagai pusat perikanan laut dan pusat aktivitas nelayan. Karangkates. Sengguruh. Industri besar umumnya berlokasi pada jalan utama atau kolektor primer sedangkan industri kecil tersebar di kawasan permukiman penduduk. Sedangkan perikanan laut sangat potensial dikembangkan pada daerah pantai Sendangbiru karena saat ini di wilayah tersebut aktivitas nelayannya paling tinggi untuk kawasan pantai selatan. Badan-badan air tersebut sangat potensial dan dapat dimanfaatkan untuk budidaya dan pengembangan perikanan darat dengan menggunakan keramba. 4) Potensi Industri Bidang industri di Kabupaten Malang berkembang pesat seiring dengan kemudahan aksesibilitas. Meskipun sudah mulai dikembangkan sebagai pusat perikanan laut dan pusat aktivitas nelayan. wilayah perairan ini juga harus tetap dijaga kelestariannya. Untuk pengembangan industri pada tahun-tahun mendatang harus diprioritaskan I .Pengembangan bidang perikanan darat dan laut sangat potensial dan prospektif karena dari segi hidrologi Kabupaten Malang banyak dilalui oleh sungai besar dan sungai kecil serta memiliki bendungan seperti Selorejo. Singosari. jala apung dan sejenisnya. Pakis. Lahor dan Kaligenteng (masih dalam tahap sosialisasi).

marmer. Pagak. pasir kuarsa. Dari segi geologis dan beberapa studi menyimpulkan bahwa potensi pertambangan yang ada di Malang Selatan memang cukup besar yaitu emas. Sumbermanjing Wetan dan Tirtoyudo. Selain itu Kabupaten Malang juga kaya akan peninggalan sejarah yang memungkinkan pertumbuhan dan pengembangan wilayah Kabupaten Malang yang I . Namun demikian potensi tambang yang cukup besar ini masih memerlukan penelitian lebih lanjut untuk mendapatkan manfaat bagi masyarakat Kabupaten Malang serta tidak mengabaikan fungsi kelestarian lingkungan hidup. hamparan pantai yang luas dan berpasir putih.pada kawasan Malang dan Selatan untuk memeratakan Kegiatan pertumbuhan perkembangan wilayah. 6) Potensi Pariwisata Kabupaten Malang memiliki geomorfologis yang terdiri dari wilayah pegunungan dan dataran serta perairan pantai. kalsit. industri nantinya dapat berupa pengolahan hasil tambang sebagai bahan dasar bangunan seperti semen. Gedangan. kapur dan marmer dimana bahan bakunya banyak tersedia di kawasan Malang Selatan. Adapun kecamatan yang menyimpan potensi tambang dan perlu penelitian lebih lanjut adalah: Kecamatan Donomulyo. zeolit. Ampelgading. Kalipare. Bantur. trass. toseki. feldspar. sehingga membentuk bentangan-bentangan alam yang indah dengan patahan-patahan yang menyebabkan terjadinya air terjun. Dampit. batu kapur. kaolin. bentoit.11 Laporan Pertanggungjawaban Bupati Tahun 2011 . 5) Potensi Pertambangan Kabupaten Malang memiliki potensi pertambangan yang cukup besar dan terdapat di Kawasan Malang Selatan. pasir batu. piropilit dan fospat.

pada pariwisata. perdagangan.73%. 14. Sedangkan PDRB Atas Dasar Harga Konstan (ADHK) akhir tahun 2010 sebesar Rp.27% dan tahun 2011 sebesar 6. listrik dan air bersih 0. keuangan.-. Industri Pengolahan 18.375.04%.67%. 14. 15. Berdasarkan hasil pendataan penduduk miskin Provinsi Jawa Timur tahun 2009-2010 oleh BPS Provinsi Jawa Timur. b.12 Laporan Pertanggungjawaban Bupati Tahun 2011 .280. sektor Kontribusi sektoral pada tahun 2011 dapat dirinci sebagai berikut: sektor pertanian 29.390. pengembangan jalur wisata.881.dan tahun 2011 mencapai sebesar Rp.-.94%.967.43% dan tahun 2011 sebesar 5.-. Pengembangan pengadaan paket wisata. dengan ditunjang oleh sumberdaya alam dan bidang-bidang unggulan seperti peternakan.dan tahun 2011 mencapai sebesar Rp.60%. 31.000. bangunan 1.810.60%. pengadaan sarana dan prasarana penunjang seperti hotel dan penginapan serta meningkatkan aksesbilitas dengan meningkatkan kondisi jalan dan menyediakan sarana transportasi menuju obyek wisata.970. Pertumbuhan Ekonomi Perkembangan Produk Domestik Regional Bruto Atas Dasar Harga Berlaku (PDRB ADHB) pada tahun 2010 sebesar Rp..000. dapat ditempuh industri.25%. pariwisata perikanan.300.51%. persewaan dan jasa perusahaan 4.28% serta jasa-jasa 12. Pertumbuhan ekonomi dalam kurun waktu yang sama yaitu pada akhir tahun 2010 sebesar 6. melalui pertambangan dan bidang pariwisata itu sendiri . hotel dan restauran 26..dan tahun 2011 sebesar Rp. Inflasi pada tahun 2010 sebesar 6. 12.000. 35. pertambangan dan penggalian 2. Selanjutnya pendapatan perkapita tahun 2010 sebesar Rp. I . pengangkutan dan komunikasi 3.60%.578.000.698.517.584.797.88%.370.510.530.berbasis pertanian.

Pada tahun 2010 terdapat 110 desa tertinggal dari desa/kelurahan atau 28%. Sehingga dengan demikian berdasarkan Surat Kementerian Negara Pembangunan Daerah Tertinggal Nomor maka Kabupaten B.025/Sesmen-PDT/I/2010 tanggal 29 Malang termasuk kategori Januari 2010 tentang Verifikasi dan Updating Status Desa Kabupaten Maju. dengan tingkat ketertinggalan yang ringan terutama karena semakin tercukupinya sarana dan prasarana perdesaan.5%.099 jiwa atau turun 1.jumlah penduduk miskin Kabupaten Malang tahun 2010 sebanyak 306.13 Laporan Pertanggungjawaban Bupati Tahun 2011 . I .700 jiwa dan tahun 2011 diperkirakan 390 sebanyak 302.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Special offer for students: Only $4.99/month.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Cancel anytime.