P. 1
Bab 1 Pendahuluan

Bab 1 Pendahuluan

|Views: 96|Likes:
Dipublikasikan oleh gebleh

More info:

Published by: gebleh on Apr 01, 2013
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/24/2014

pdf

text

original

BAB I

PENDAHULUAN
Pemerintah Kabupaten Malang dibentuk berdasarkan

Undang-Undang Nomor 12 Tahun 1950 tentang Pembentukan Daerah-Daerah Kabupaten dalam lingkungan Provinsi Jawa Timur, sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang Nomor 2 Tahun 1965; dengan pusat pemerintahan berada di Kota Malang.

Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pemindahan Ibukota Kabupaten Malang dari Wilayah Kota Malang ke Wilayah Kecamatan Kepanjen yang sekaligus menjadi Ibukota Kabupaten Malang. Pemerintah adalah Kabupaten Malang periode 2010-2015

hasil pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah

Tahun 2010 yang disahkan dengan Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 131.35-803 Tahun 2010 tentang Pengesahan

Pemberhentian dan Pengesahan Pengangkatan Bupati Malang Provinsi Jawa Timur serta Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 132.35-804 tahun 2010 tentang Pengangkatan Wakil Bupati Malang Provinsi Jawa Timur. Sebagaimana diamanatkan Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional telah ditetapkan (RPJMD) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah

Kabupaten Malang Tahun 2010-2015

berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Malang Nomor 2 Tahun 2011 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD rencana Kabupaten Malang Tahun 2010-2015 sebagai arahan pembangunan tahun 2010-2015 yang dalam

serta menginformasikan Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (ILPPD) kepada masyarakat.implementasinya dijabarkan dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD). Pada pasal 17 ayat (1) dijelaskan lebih lanjut bahwa LKPJ Akhir Tahun Anggaran disampaikan kepada DPRD paling lambat 3 (tiga) bulan setelah tahun anggaran berakhir. yang menyebutkan bahwa Kepala Daerah mempunyai kewajiban juga untuk memberikan Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD) kepada Pemerintah. Keterangan Pertanggungjawaban Daerah kepada DPRD. Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Kepala Daerah Akhir Tahun Anggaran merupakan amanah Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah yang telah diubah kedua kalinya dengan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2008 tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah. Kegagalan dan keberhasilan pencapaian indikator kinerja akan dijadikan sebagai acuan tindakan perbaikan dalam pelaksanaan pembangunan Kabupaten Malang di tahun mendatang dalam rangka mewujudkan tujuan dan sasaran pembangunan. I Laporan Pertanggungjawaban Bupati Tahun 2011 2 . dan memberikan (LKPJ) kepada Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD). Dalam Peraturan Pemerintah Nomor 3 Tahun 2007 tentang Laporan Penyelenggaraan Laporan Pemerintahan Daerah kepada Kepala Pemerintah. Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Akhir Tahun Anggaran pada dasarnya merupakan progress report atas kinerja pembangunan selama satu tahun dan menjadi kegiatan evaluasi terhadap pelaksanaan rencana pembangunan jangka menengah daerah. dan Informasi Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah kepada Masyarakat.

termasuk pendapatan dan belanja daerah. 5. Undang–Undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004. 3. 4.Sedangkan mengenai muatan LKPJ dijelaskan pada pasal 18 Peraturan Pemerintah Nomor 3 Tahun 2007 bahwa sekurangkurangnya menjelaskan: a) Arah kebijakan umum pemerintahan daerah. 2. dan Nomor 12 Tahun 2008 tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang I Laporan Pertanggungjawaban Bupati Tahun 2011 3 . 6. b) Pengelolaan keuangan daerah secara makro. d) Penyelenggaraan tugas pembantuan. Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah. Peraturan Pemerintah Nomor 3 Tahun 2007 Tanggal 4 Januari 2007 tentang Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah kepada Pemerintah. Undang–Undang Nomor 12 Tahun 1950 tentang Pembentukan Daerah–Daerah Kabupaten dalam Lingkungan Provinsi Jawa Timur (Berita Negara Tahun 1950). c) Penyelenggaraan urusan desentralisasi. dan e) Penyelenggaraan tugas umum. Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Kepala Daerah kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah. A. DASAR HUKUM Landasan hukum sebagai dasar penyusunan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Bupati adalah: 1. Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2006 tentang Pelaporan Keuangan dan Kinerja Instansi Pemerintah. Undang–Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara.

GAMBARAN UMUM 1. 13. Kabupaten Mojokerto dan Kabupaten Jombang. dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah. Tata Cara Penyusunan. Tata Cara Penyusunan. 9. Dengan batas wilayah administrasi terdiri dari: Sebelah Utara: Kabupaten Pasuruan.11” 8O26’35. 7O44’55.45” Lintang Selatan. 12. 11. Peraturan Malang Daerah Kabupaten Malang Nomor 9 tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Tahun 2011. I Laporan Pertanggungjawaban Bupati Tahun 2011 4 . 10.00” Malang Bujur terletak antara – Timur. Kabupaten Probolinggo. Peraturan Daerah Kabupaten Malang Nomor 1 tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun 2011. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 54 Tahun 2010 tentang Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tahapan. 8.Informasi Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah kepada Masyarakat. Pengendalian. dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah. Kondisi Geografis Daerah Wilayah 112O17’10. Peraturan Daerah Kabupaten Malang Nomor 2 Tahun 2011 tentang (RPJMD) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kabupaten Malang Tahun 2010-2015. Peraturan Bupati Malang Nomor 7 Tahun 2010 tentang Rencana Kerja Pemerintah Daerah Kabupaten Malang Tahun 2011. 7.90” Kabupaten –112O57’00. Pengendalian. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 59 Tahun 2007. B. Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tahapan.

bagian timur dan utara dikelilingi oleh pegunungan. yang meliputi wilayah Kecamatan Pujon. Selain itu wilayah Kabupaten Malang mempunyai potensi pengembangan dibidang pertanian dan pariwisata. Kecamatan Jabung. Secara administratif. Wilayah Kabupaten Malang bagian barat. pertanian lahan I Laporan Pertanggungjawaban Bupati Tahun 2011 5 .2%. Kecamatan Ampelgading dan Kecamatan Tirtoyudo. Sebelah Barat: Kabupaten Blitar dan Kabupaten Kabupaten Malang berbatasan dengan Kota Malang dan Kota Batu. Hal ini berdampak positif karena kelestarian tanah dan air dapat terjaga dengan baik. Kecamatan Ngantang. 12 dan Struktur penggunaan lahan meliputi : permukiman/kawasan terbangun 22. Kabupaten Sedangkan Lumajang. wilayah Kabupaten Malang terdiri dari 33 kecamatan.486 ha. Untuk pengembangan dibidang pertanian lebih diutamakan pertanian hortikultura dan perkebunan. Dengan kondisi topografi tersebut. dimana faktor sumberdaya alam tersebut mencakup aspek kondisi topografi yang besar pengaruhnya terhadap proses pembangunan.5%. di bagian Sebelah tengah Selatan: wilayah Samudera Indonesia. 378 desa. industri 0.2%. Luas wilayah 353. maka wilayah Kabupaten Malang mempunyai potensi sebagai kawasan lindung khususnya bagi kawasan yang ada dibawahnya. kelurahan. sawah 13. karena umumnya daerah-daerah dengan kelerengan tersebut mempunyai iklim (suhu) yang lebih sejuk dan sangat cocok untuk jenis tanaman sayuran dan tanaman perkebunan. dataran tinggi. Kecamatan Wajak.185 Rukun Warga (RW) 14. Topografi Kabupaten Malang meliputi dataran rendah. Kecamatan Kasembon. 3.Sebelah Timur: Kediri. Kecamatan Poncokusumo. terdapat gunung-gunung yang aktif maupun tidak aktif serta sungai-sungai yang melintasi wilayah Kabupaten Malang.667 Rukun Tetangga (RT). sehingga daerahnya cenderung terjal atau bergelombang dengan kelerengan diatas 40%.

Sedangkan jumlah penduduk berdasarkan (Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil) hasil penghitungan akhir tahun 2011 adalah sebesar 2. tambang galian C 0.903. 2.10 4.857 (50.8%.4%.6%. penduduk Kabupaten Malang pada tahun 2011 sebesar 2.93 4. Tabel 1.420 (49. 2. tanah tandus/tanah rusak 1.5%.803 100.02 8.1% padang rumput/tanah kosong 0.36 1.2%. I Laporan Pertanggungjawaban Bupati Tahun 2011 6 .kering 23. perkebunan 6.3%.239. Versi BPS menganggap penduduk Kabupaten Malang adalah orang-orang yang secara riil pada saat sensus dan atau sudah 6 bulan berdomisili di Kabupaten Malang sedangkan versi Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil berdasarkan jumlah Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK) yang diterbitkan.822 206.3%.450.24 % 4.930 % 3.280 jiwa (50%) perempuan 1.226.09% per tahun dengan rasio gender laki-laki 1.27%) perempuan 1.277 jiwa atau rata-rata pertumbuhan 1. rawa/waduk 0. Umur (Tahun) 0–4 5–9 No JENIS KELAMIN Laki-laki 101.175 % 8. Terjadinya perbedaan angka antara versi BPS dengan versi Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil disebabkan adanya pendekatan/metoda perhitungan yang berbeda.2%.466.311 jiwa (50%).09 JUMLAH 197. tambak kolam 0.73%) dengan rata-rata kepadatan 692 jiwa/km2.591 jiwa dengan laki-laki 1.453. lain-lain 3. Kondisi Demografis Perkembangan (berdasarkan BPS).1 Jumlah Penduduk Berdasarkan Sebaran Kelompok Umur Tahun 2011 Kel.09 6 105. hutan 28.27 Perempuan 96.

506 93.19 63.226.2 Jumlah Penduduk per Kecamatan Tahun 2011 NO 01 02 03 04 05 06 07 08 09 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 KECAMATAN DONOMULYO PAGAK BANTUR SUMBERMANJINGWETAN DAMPIT AMPELGADING PONCOKUSUMO WAJAK TUREN GONDANGLEGI KALIPARE SUMBERPUCUNG KEPANJEN BULULAWANG TAJINAN TUMPANG JABUNG PAKIS PAKISAJI NGAJUM JENIS KELAMIN LAKI-LAKI PEREMPUAN 40.690 57.57 4. 15. Malang Data Diolah Tabel 1.391 35.25 4.041 56. 8.50 49.669 58.921 30. 11.65 171.215 29.631 8.339 27.277 100.077 6.05 3.511 27.226 104.55 7.936 30.092 35.170 JUMLAH PENDUDUK 81.965 55.741 93.481 7.699 33.72 1.594 28.90 2.93 109.46 81.35 205.418 29.06 50.239.95 1.934 94.425 95.08 3.297 39. 10.579 7.250 74.689 I Laporan Pertanggungjawaban Bupati Tahun 2011 7 .020 2.457 31.511 73.999 4.556 57.859 37.235 49.718 55.276 8.557 66.73 210.1 108.917 92.337 74. 6.420 4.946 115.016 57.77 3.80 188.218 23.57 2.27 102. 9.03 2.449 52.070 58. 14.88 54.57 1. 13.00 Sumber : Bappeda Kab.209 62.937 84.81 3.093 36.637 37.53 1.840 38.35 0.99 3.886 110.466.075 42. 12.855 38.930 40.509 77.326 2.17 3.261 7.496 66.803 132.00 3.633 74.24 1.35 1.736 94.953 98.853 76.29 70.920 38.11 1. 4.787 73.857 4.031 55.52 2.78 4.096 76.832 96.520 37.823 71.92 192.789 150.92 3.223 3.706 95.88 3.109 1.246 49.34 195.925 191.84 3.389 71.091 124.046 100. 16. 5.379 26.144 5.350 56.023 62.94 146.638 86.846 115. 10 – 14 15 – 19 20 – 24 25 – 29 30 – 34 35 – 49 40 – 44 45 – 49 50 – 54 55 – 59 60 – 64 65 – 69 70 – 74 75> TOTAL 3 98.863 88.520 40.597 47.87 3.447 46.965 2.42 3.343 148. 7.519 28.198 77.265 61.76 7.38 3.700 62.752 36.196 1.92 1 99.632 30.743 30.373 181.073 37.

888 92.141 46.845 61.450.903.093 32.094 24.280 48.882 33. hortikultura dan perkebunan.537 38. Bidang pertanian unggulan meliputi tanaman pangan.630 32.329 45.470 91. ubi jalar.007 90.591 Sumber : Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Malang 3. padi. dan kacangkacangan. Untuk komoditi sayuran.644 84.042 36.693 67.900 16. ketela pohon.490 30.452 122.525 62. daerah yang potensial adalah Wilayah Pengembangan Ngantang dimana komoditi sayuran di wilayah ini pemasarannya telah menembus supermarket-supermarket di Kota Malang. Kondisi Ekonomi a.334 37.494 32.512 27.928 24.594 16. sayuran.980 54.022 48. Hortikultura unggulan yang memiliki ciri khas Kabupaten Malang adalah apel yang dan klengkeng dalam di taraf Kecamatan Poncokusumo.895 183.723 64.871 76. adalah Kecamatan Tumpang dan Kecamatan Jabung.21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 WAGIR DAU KARANGPLOSO SINGOSARI LAWANG PUJON NGANTANG KASEMBON GEDANGAN TIRTOYUDO KROMENGAN WONOSARI PAGELARAN TOTAL 50.771 2. Unggulan tanaman pangan di wilayah Kabupaten Malang lebih didominasi oleh komoditi jagung.183 1.311 98.831 42. Sedangkan masih pengembangan I Laporan Pertanggungjawaban Bupati Tahun 2011 8 .813 42.811 33.410 35. Potensi Unggulan Daerah 1) Potensi Pertanian Potensi pertanian di wilayah Kabupaten Malang sangat beraneka-ragam dan tersebar di seluruh kecamatan.588 1.452 72.453.035 31.468 27.607 61.

2) Potensi Peternakan Potensi peternakan di wilayah Kabupaten Malang meliputi ternak besar dan ternak kecil. Dari terdapat di Wilayah berupa unggulan Pengembangan (seluruh kecamatan) komoditi-komoditi tersebut memungkinkan adanya peluang pengembangan industri pengolahan. Dilihat dari klimatologi. Sedangkan kawasan peternakannya sendiri dapat dialokasikan pada areal pertanian yang kurang produktif seperti tegalan. Pujon. Sedangkan sapi perah pengembangannya sangat sesuai pada daerah berbukit atau pegunungan dengan suhu yang relatif rendah seperti di Kecamatan Kasembon. Tumpang. Poncokusumo. pengembangan ternak kecil dapat dialokasikan di seluruh kecamatan.perkebunan apel di Kecamatan Pujon kemudian salak Suwaru dan pengolahannya di Desa Suwaru Kecamatan Pagelaran. alpukat di Kecamatan Wajak dan pisang di seluruh kecamatan. Sedangkan perkebunan unggulan yang cukup cengkeh tinggi dan produksinya Dampit tebu. Ternak besar yang dominan keberadaannya dan pengembangannya sesuai di seluruh wilayah kabupaten adalah sapi potong dan kambing. Potensi pengembangan ternak kecil di Kabupaten Malang saat ini memungkinkan adanya pengembangan kawasankawasan peternakan pada areal-areal pertanian yang kurang produktif dengan skala besar melalui kerjasama antara pemilik modal (swasta) dan masyarakat (pemilik tanah pertanian) dengan sistem bagi hasil. pengembangan pasar Mantung di Kecamatan Pujon sebagai sub terminal agribisnis serta penyulingan minyak atsiri di Kecamatan Dampit. 3) Potensi Perikanan I Laporan Pertanggungjawaban Bupati Tahun 2011 9 . Ngantang. Jabung dan Wajak.

4) Potensi Industri Bidang industri di Kabupaten Malang berkembang pesat seiring dengan kemudahan aksesibilitas. Karangploso.10 Laporan Pertanggungjawaban Bupati Tahun 2011 . wilayah perairan ini juga harus tetap dijaga kelestariannya. Dengan kondisi tersebut maka di Sendangbiru sudah mulai dikembangkan sebagai pusat perikanan laut dan pusat aktivitas nelayan. Karangkates. Singosari. Lahor dan Kaligenteng (masih dalam tahap sosialisasi). Sedangkan perikanan laut sangat potensial dikembangkan pada daerah pantai Sendangbiru karena saat ini di wilayah tersebut aktivitas nelayannya paling tinggi untuk kawasan pantai selatan. Bululawang. Pantai Sendangbiru merupakan pensuplai perikanan laut terbesar untuk daerah Malang dan juga mensuplai wilayah Pasuruan. Badan-badan air tersebut sangat potensial dan dapat dimanfaatkan untuk budidaya dan pengembangan perikanan darat dengan menggunakan keramba.Pengembangan bidang perikanan darat dan laut sangat potensial dan prospektif karena dari segi hidrologi Kabupaten Malang banyak dilalui oleh sungai besar dan sungai kecil serta memiliki bendungan seperti Selorejo. Sengguruh. Industri besar umumnya berlokasi pada jalan utama atau kolektor primer sedangkan industri kecil tersebar di kawasan permukiman penduduk. Dau dan Wagir . Meskipun sudah mulai dikembangkan sebagai pusat perikanan laut dan pusat aktivitas nelayan. Bidang industri ini tumbuh pesat khususnya pada wilayah pengembangan lingkar Kota Malang seperti Kecamatan Pakisaji. Pakis. Untuk pengembangan industri pada tahun-tahun mendatang harus diprioritaskan I . jala apung dan sejenisnya.

Dari segi geologis dan beberapa studi menyimpulkan bahwa potensi pertambangan yang ada di Malang Selatan memang cukup besar yaitu emas. batu kapur. kalsit. trass.11 Laporan Pertanggungjawaban Bupati Tahun 2011 . Namun demikian potensi tambang yang cukup besar ini masih memerlukan penelitian lebih lanjut untuk mendapatkan manfaat bagi masyarakat Kabupaten Malang serta tidak mengabaikan fungsi kelestarian lingkungan hidup. Selain itu Kabupaten Malang juga kaya akan peninggalan sejarah yang memungkinkan pertumbuhan dan pengembangan wilayah Kabupaten Malang yang I . Bantur. 5) Potensi Pertambangan Kabupaten Malang memiliki potensi pertambangan yang cukup besar dan terdapat di Kawasan Malang Selatan.pada kawasan Malang dan Selatan untuk memeratakan Kegiatan pertumbuhan perkembangan wilayah. Sumbermanjing Wetan dan Tirtoyudo. Dampit. pasir batu. marmer. feldspar. zeolit. industri nantinya dapat berupa pengolahan hasil tambang sebagai bahan dasar bangunan seperti semen. toseki. kapur dan marmer dimana bahan bakunya banyak tersedia di kawasan Malang Selatan. Pagak. hamparan pantai yang luas dan berpasir putih. pasir kuarsa. 6) Potensi Pariwisata Kabupaten Malang memiliki geomorfologis yang terdiri dari wilayah pegunungan dan dataran serta perairan pantai. Adapun kecamatan yang menyimpan potensi tambang dan perlu penelitian lebih lanjut adalah: Kecamatan Donomulyo. bentoit. Ampelgading. Kalipare. sehingga membentuk bentangan-bentangan alam yang indah dengan patahan-patahan yang menyebabkan terjadinya air terjun. kaolin. Gedangan. piropilit dan fospat.

970.60%. pengembangan jalur wisata. I .-.. 12.28% serta jasa-jasa 12. 31.berbasis pertanian. persewaan dan jasa perusahaan 4. pariwisata perikanan.73%. sektor Kontribusi sektoral pada tahun 2011 dapat dirinci sebagai berikut: sektor pertanian 29. dengan ditunjang oleh sumberdaya alam dan bidang-bidang unggulan seperti peternakan. Selanjutnya pendapatan perkapita tahun 2010 sebesar Rp. Berdasarkan hasil pendataan penduduk miskin Provinsi Jawa Timur tahun 2009-2010 oleh BPS Provinsi Jawa Timur. melalui pertambangan dan bidang pariwisata itu sendiri .510. Inflasi pada tahun 2010 sebesar 6.-.517.43% dan tahun 2011 sebesar 5. pengangkutan dan komunikasi 3. Pertumbuhan ekonomi dalam kurun waktu yang sama yaitu pada akhir tahun 2010 sebesar 6. keuangan. Pertumbuhan Ekonomi Perkembangan Produk Domestik Regional Bruto Atas Dasar Harga Berlaku (PDRB ADHB) pada tahun 2010 sebesar Rp. 15.390. hotel dan restauran 26. Industri Pengolahan 18. pada pariwisata.584. 14.94%.000.dan tahun 2011 mencapai sebesar Rp. Sedangkan PDRB Atas Dasar Harga Konstan (ADHK) akhir tahun 2010 sebesar Rp.12 Laporan Pertanggungjawaban Bupati Tahun 2011 .-. 14. b.280.dan tahun 2011 sebesar Rp.370..698.04%.27% dan tahun 2011 sebesar 6.000.dan tahun 2011 mencapai sebesar Rp.88%. listrik dan air bersih 0. Pengembangan pengadaan paket wisata. pertambangan dan penggalian 2.881.300. pengadaan sarana dan prasarana penunjang seperti hotel dan penginapan serta meningkatkan aksesbilitas dengan meningkatkan kondisi jalan dan menyediakan sarana transportasi menuju obyek wisata.530.578.797.810.51%. dapat ditempuh industri.60%.000.375.67%.25%.60%.967. bangunan 1. 35. perdagangan.000.

I . Sehingga dengan demikian berdasarkan Surat Kementerian Negara Pembangunan Daerah Tertinggal Nomor maka Kabupaten B.13 Laporan Pertanggungjawaban Bupati Tahun 2011 .5%. Pada tahun 2010 terdapat 110 desa tertinggal dari desa/kelurahan atau 28%.jumlah penduduk miskin Kabupaten Malang tahun 2010 sebanyak 306.025/Sesmen-PDT/I/2010 tanggal 29 Malang termasuk kategori Januari 2010 tentang Verifikasi dan Updating Status Desa Kabupaten Maju.099 jiwa atau turun 1. dengan tingkat ketertinggalan yang ringan terutama karena semakin tercukupinya sarana dan prasarana perdesaan.700 jiwa dan tahun 2011 diperkirakan 390 sebanyak 302.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->