ANALISIS KESELAMATAN KERJA (JOB SAFETY ANALYSIS)/PROSEDUR JSA

Nomor dan Nama Pekerjaan Nomor dan Nama Jabatan Seksi/Departemen Jabatan Superior 068 & Memeriksa Alat pemadam api ringan (APAR) Safety Officer SHE SHE Section Head Tanggal Disusun Oleh Diperiksa Oleh Disetujui Oleh 28 Desember 2008 Tanda tangan Tanda tangan Tanda tangan No JSA : JSA/SHE/068 No Revisi Direview Tanda tangan 0 SHE

Alat Pelindung Diri Yang Harus Dipakai : 1. Wajib digunakan: Helm safety, sepatu safety, rompi reflektor, sarung tangan dan masker debu. 2. Disarankan untuk digunakan: --

Lokasi Kerja : Workshop, Office, Equipment

Urutan Dasar Langkah Kerja

Risiko yang terkait

Tindakan atau Prosedur Pencegahan yang direkomendasikan

Uraikan pekerjaan tersebut menjadi beberapa langkah kerja dasar

Identifikasi Risiko yang berhubungan dengan tiap-tiap langkah kerja tersebut terhadap kemungkinan terjadinya kecelakaan

Gunakan kedua kolom tadi sebagai pembimbing, tentukan tindakan apa yang perlu diambil untuk menghilangkan atau memperkecil Risiko yang dapat menimbulkan kecelakaan, cidera atau penyakit akibat kerja

1

Memeriksa dan memakai Alat Pelindung Diri (APD)

1.1

Kecelakaan fatal, terbentur, tertusuk, tergores

1.1.1 1.1.2

Hanya orang yang dalam keadaan sehat dan sudah mendapat pelatihan khusus penanganan APAR dan berpengalaman yang boleh melakukan pekerjaan ini. Alat Pelindung Diri (APD) harus diperiksa dan dipakai dengan baik dan benar sesuai dengan SOP yang berlaku.

ANALISIS KESELAMATAN KERJA (JOB SAFETY ANALYSIS)/PROSEDUR JSA
Urutan Dasar Langkah Kerja
2 Mengambil Alat Kerja 2.1

Risiko yang terkait

Tindakan atau Prosedur Pencegahan yang direkomendasikan
2.1.1 2.1.2 Perhatikan tempat berjalan dari ceceran barang di lantai. Pastikan penerangan ruangan cukup saat memilih dan mengambil alat. Pilih alat kerja yang dibutuhkan, periksa kondisi alat kerja dari kerusakan pegangan atau tangkai (palu. obeng dan alat bertukang, dsb.) harus dalam keadaan baik dan tidak kendor. Tempatkan alat kerja dalam kantong/kotak peralatan yang kuat. Hindari membawa-bawa peralatan di dalam kantong pakaian. Perhatikan tempat berjalan, amati lalu lintas orang dan barang terutama di daerah workshop. Jangan berjalan di daerah blind spot unit. Jika APAR yang diperiksa terletak di atas unit, naik/turun unit harus menggunakan teknik tiga titik, tangga/pijakan dan sepatu harus tidak licin. Singkirkan barang-barang apapun yang bisa menghalangi akses terhadap APAR tersebut. Hati-hati saat mengangkat/memindah barang, terutama pada tepian yang runcing/tajam. Turunkan APAR ke atas lantai, jika dalam keadaan tergantung. Lantai tempat pemeriksaan harus bersih dan rata jika perlu beri alas. Bersihkan bagian luar tabung dengan kemoceng atau kain lap lembab/majun.

Jatuh tersandung

2.2

Alat rusak

2.2.1

2.2.2 2.2.3 3 Berjalan Menuju/ke Lokasi APAR 3.1 Tertabrak 3.1.1 3.1.2

4

Memeriksa Kondisi Bagian Luar

Fisik

APAR

4.1 4.2

Tersandung Tergores

4.1.1 4.2.1 4.2.2 4.2.3 4.2.4

ANALISIS KESELAMATAN KERJA (JOB SAFETY ANALYSIS)/PROSEDUR JSA
Urutan Dasar Langkah Kerja
4.3

Risiko yang terkait

Tindakan atau Prosedur Pencegahan yang direkomendasikan
4.3.1 4.3.2 Hati-hati terhadap debu terbang, wajib pakai kacamata dan masker. Periksa kondisi fisik tabung secara keseluruhan. Pastikan tidak rusak, retak, karat, bocor, penyok atau cacat lainnya. Jika menemukan kondisi fisik tabung seperti itu, pisahkan. Periksa bagian pegangan selang nozzle, pin pengaman dan gauge pengukur tekanan (jika ada). Bersihkan dengan kain lembab. Bekerjalah dengan cermat. Hati-hati terhadap bagian yang tajam. Jangan sampai tabung jatuh atau terguling, sepatu safety harus dipakai. Jika alat pemadam api dilengkapi troli, periksa kelancaran putaran roda, beri pelumas jika perlu. Hatihati karena pemadam api yang dilengkapi troli cukup besar dan berat. Dorong hanya pada bagian pegangan troli. Jika APAR disimpan dalam lemari, periksa kondisi kaca dan kotaknya. Hati-hati karena kaca lemari relatif tipis dan tajam. Tabung rusak berisiko pada alat pemadam api jenis cairan/busa/hidrokarbon/tepung kering. Pemeriksaan harus dilakukan dengan tabung dalam keadaan tegak. Buka ulir tutup dengan perlahan. Jika macet jangan dipaksakan.

Terpajan debu

4.3.3 4.4 APAR jatuh 4.4.1 4.4.2 4.4.3 4.5.1

4.5

Kejatuhan

4.6

Tergores

4.6.1

5

Memeriksa Kondisi Isi APAR

5.1 5.2

Tabung rusak Isi tabung tumpah

5.1.1 5.2.1 5.2.2

ANALISIS KESELAMATAN KERJA (JOB SAFETY ANALYSIS)/PROSEDUR JSA
Urutan Dasar Langkah Kerja Risiko yang terkait Tindakan atau Prosedur Pencegahan yang direkomendasikan
5.2.3 5.2.4 5.2.5 5.2.6 5.2.7 5.2.8 Periksa volume isi alat pemadam. Pastikan terisi penuh dan baik. Periksa komponen pemadam api dari kemungkinan cacat, karat, lubang-lubang dsb. Lapisan pelindung/segel harus dalam keadaan baik. Pasang kembali tutup tabung. Pastikan tutup terpasang lurus sempurna. Tabung gas bertekanan harus terisi penuh, ditimbang sesuai berat tera. Saat menimbang, gunakan timbangan beban lantai (bukan gantung). Untuk alat pemadam api jenis pompa tangan, hal yang harus dilakukan:  Periksa mekanisme pompa dengan hati-hati, mekanisme pompa ini dibongkar dulu. Jangan memompa tuas dengan mekanisme pompa terpasang.  Periksa kondisi isi tabung dan timbang berat isinya. Untuk alat pemadam api ukuran besar, cukup diperiksa gaugenya dan dibersihkan mekanismenya. Perawatan tahunan dan lima tahunan alat pemadam api ringan (APAR) hanya boleh dilakukan oleh lembaga yang ditunjuk/orang yang berwenang. Rakit kembali alat pemadam api ringan (APAR) dengan urutan kebalikan pembongkaran kembalikan tuas-tuas ke posisi semula. Pasang kembali pin pengaman tuas pemadam, jangan gunakan segel jenis kawat dan timah. gunakan segel plastik. Hati-hati saat memasang segel pengaman, jangan sampai terjepit.

5.3 5.4

Kejatuhan tabung Tabung rusak

5.3.1 5.4.1

6

Memasang segel

6.1

Tabung rusak

6.1.1 6.1.2

6.2

Tergores

6.2.1

ANALISIS KESELAMATAN KERJA (JOB SAFETY ANALYSIS)/PROSEDUR JSA
Urutan Dasar Langkah Kerja
7 Mencatat hasil pemeriksaan 7.1

Risiko yang terkait

Tindakan atau Prosedur Pencegahan yang direkomendasikan
7.1.1 Jika hasil pemeriksaan baik dan APAR memenuhi syarat, gantungkan KIP (Kartu Inspeksi Peralatan) di tempat pemasangan APAR dan beri tanda pada periode yang sesuai dengan masa pemeriksaan. APAR yang tergantung harus benar-benar terpasang stabil. Jika dilengkapi dengan lemari tutup kembali lemari tersebut dan kunci. Jika hasil pemeriksaan baik, kembalikan APAR ke posisinya semula. Hati-hati saat mengangkat dan menggantungkannya kembali. Gunakan teknik menangani barang manual dengan benar. Pemadam api yang tidak memenuhi syarat harus dibawa ke kantor SHE di site dan dilengkapi dengan berita acara pemakaian/kerusakannya. APAR harus dibawa dengan hati-hati. Pemadam yang dilengkapi pegangan statis dibawa pada bagian pegangan statisnya bukan pada tuas semprotnya. Waspada terhadap lalulintas orang dan barang di sekitar. Gunakan teknik menangani barang secara manual yang benar dan aman. Jangan memukul, membenturkan atau menjatuhkan tabung pemadam.

Tidak ada bahaya yang berarti

8

Memasang kembali APAR

8.1

APAR jatuh

8.1.1 8.1.2

8.2

Kejatuhan

8.2.1

9

Mengangkat/Membawa APAR

9.1

Tabung rusak

9.1.1

9.1.2 9.2 9.3 9.4 Tertabrak Cedera punggung Tabung rusak 9.2.1 9.3.1 9.4.1

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful